Meet and Greet season 1

"Kyahoo people.. I'm back! Maap kalau aku gak bisa muncul secepatnya untuk menjawab pertanyaan kalian. Tapi disinilah aku.. Mari gak usah basa-basi lagi, kita buka tirai-nya..~"

Tirai-pun terbuka dan keempat super star kita duduk disana. Dalam keadaan mati. Karena tidak diberi makan selama masa hiatus.

"Heee??? Hidup!! Kalian hidup lagi!!", author yang sedang ngetik di laptop menghidupkan keempat super star naas tersebut.

"Are..?", Lavi membuka mata duluan, mukanya udah kaya zombie hangover. Yang lain menyusul membuka mata.

"Anoo.. harusnya kita udah mati kelaparan..?", Allen ngelirik kiri kanan.

"Kalian udah kuhidupin lagi. Udah gak usah di bahas. Kita mesti ngejawab pertanyaan dari fans kalian..", keempat super star itu merasakan aura sadistic Leverrier dari Ran.

"Ok Timcanpy! Buka mulut..", sembilan buah surat mucul dari mulut Tim. "Whoa.. banyak ya? Sesuai peraturan, aku baca tiga dulu.."

"First letter: Rin

Numpang nanya nih buat Allen-chan. Jujur deh kalau pasangan Yaoi enaknya dipasangin sama siapa? Plus alasan. Senengnya jadi seme atau uke?Arigatou Gozaimasu.."

"Ok Allen, silahkan di jawab.", semua ngelirik ke Allen.

"Ethoo.. Yaoi tuh apa ya?"

...

...

...

"Heee?! Kamu gak tau apa itu yaoi?!", Ran panik. Apa di dunia Allen tak ada nama Yaoi?! Eh tunggu.. emang -man komik yang ber-genre yaoi? Enggak sih.. berarti bener kalau Allen tak tau..

"Iya bener tuh.. Yaoi apaan emang?", tanya Lavi. Kanda sama Tyki ngangguk-ngangguk.

Ran sweatdropped, "Eng..Jadi.. Yaoi itu adalah sebutan untuk percintaan boyxboy."

"Oh.. boyxboy..", Allen ngangguk-ngangguk. Abis itu dia mikir sebentar. Lama-lama dia panik sendiri. "Tunggu!! Berarti Rin tanya aku lebih suka bareng Kanda, Lavi atau Tyki?! Seme sama uke apaan??"

"Seme buat yang berperan jadi 'cowo'. Kalau uke yang berperan jadi 'cewe'", jawab Ran santai.

"What the?", Tyki sweatdropped.

"Oi.. oi.. serius dong.. kita keseret ke dunia apa si?", Kanda mulai merinding setelah denger penjelasan dari Ran.

"Selamat datang di fandom DGM Indo.. kalian sudah terjebak di antara lautan fujoshi.. tee hee..", Ran ketawa bak maniak.

"No!!!!", Allen berontak di kursi-nya, karena mereka semua masih dalam posisi terikat.

"Udah deh Moyashi-chan.. pasrah aja.."

"Bener kata Lavi.. jawab aja pertanyaan nya..", Ran mendekat ke Allen dan berbisik. "Kalo kamu gak jawab, ntar gak ku kasih mitarashi dango loh..?"

"Aaa! Jangan!! Oke! Aku jawab!! Kalo ditanya aku pengen di pasangin sama sapa.. mm..", Allen ngelirik ke samping-sampingnya.

"Kamu bingung Allen? Aku sih sukanya Tyki sama Kanda.. Tapi sekarang aku lagi ngerjain Tyki Allen.", Ran grin pervertly.

"Kamu serius masangin aku sama Noah? Sarap..", komentar Kanda.

"Thanks..", senyum Ran.

"Eng.. kalo gitu.. semuanya juga boleh..", Allen blushing.

"Eh?! Allen?! Kamu mau foursome ??", Ran kaget. Si innocent Allen minta foursome..

"Ya terserah sebutannya. Terus soal seme uke.. Jelas aku pengen jadi seme! Aku ada harga diri sebagai cowo!"

"Moyashi.. sampai kakek-kakek pun mukamu tetep uke..", komentar Kanda.

"Maksudmu apa, BaKanda?!", teriak Allen.

"Maksud Kanda, mukamu imud Allen..", akhirnya Kanda sama Allen diam plus blushing. Kelihatan pair nya siapa?

"Oke, lanjut ke pertanyaan kedua!", Timcanpy membuka mulutnya lagi.

"Second letter: Aurora Fujimine

Ya ya! Auro tanya dong! Untuk Lavi-san, seandainya Lavi-san jadian sama Tyki-san. Sapa yang jadi seme, sapa yang jadi uke? Jujur aja untuk yang satu ini Auro rada bingung. Kufufu.."

"Hh.. Jadi kita juga di pasangin nih?", Tyki ngelirik ke Lavi.

"Yang bener aja..", Lavi merinding sendiri.

"He em.. sebutan buat kalian Lucky atau LavixTyki..", Ran berpikir sebentar. "Ok, buat yang satu ini, biar aku aja yang jawab."

"Biasanya kalau kita menamakan pairing, seme pasti diletakan di depan. Contoh: Yullen, maka Kanda adalah seme. Arekan, maka Allen menjadi seme. Nah untuk kasus Lucky, memang nama Lavi yang diletakkan di depan, tapi kenyataan-nya, dimana-mana yang menjadi seme di pair Lucky adalah Tyki. Jadi Tyki lah yang menjadi seme."

"Eh?!! Masa aku jadi cewe-nya! Ogah!", Lavi protes.

"Ok.. gini deh. Coba mari berpikir pervert sejenak.", Ran mulai mengajarkan hal yang tidak baik. "Kalo semisal, ehem.. mereka di atas ranjang..", Ran bersyukur story ini adalah rated T. "Bisa kebayang gak kalau Tyki menjadi uke lalu teriak kesakitan plus blushing-blushing? Kesannya crack sekali.. Mudah-mudahan Auro sudah jelas soal ini.." Ran berkedip ke Auro.

Ran ngelirik ke super star-nya, "Oi!! Kok kalian nosebleed semua?? Yang di atas ranjang gak usah di bayangin!! Ah! Surat selajutnya!"

"Third letter: Rii-chan the 12th

Hi! (lagi numpang lewat). Aku punya pertanyaan buat Kanda.. Kalau Allen atau Lavi adalah cewe yang hot, kamu mau nikahin yang mana? (maap pertanyaan nya gombal dan nista banget) Udah deh, cuma itu aja, thank you!"

"Oke Kanda.. ini buat mu..", Ran ngelirik ke Kanda.

"Eh? Kalo Allen atau Lavi cewe ya..? konyol banget..", Kanda ngasi death glare jarak jauh ke Rii-chan.

"Oi.. udah jawab aja.. jangan pasang tampang serem dong.. nanti Rii-chan pingsan..", Ran geleng-geleng.

"Che..", Kanda pun berpikir. Di bayangannya, kalau Lavi dan Allen cewe sexy bak gitar Rhoma Irama, pake mini skirt, gaya imud dan kawan-kawan.. aku mau married ama sapa ya? Dan Kanda pun menjawab..

"Oi Ran, poligami boleh gak?"

...

...

...

"Hee??", semua orang teriak bareng-bareng dan langsung mengkrubuti Kanda buat ngecek apakah dia demam atau tidak.

"Ok.. kuharap Rii-chan puas dengan jawaban yang sangat unsayed dari Kanda.. Sampai jumpa di season dua...~", Ran membungkuk dan menutup tirainya. "Disc, I own nothing!"