Ummm,,,

Moshi2, minna!

Maaf ya kalo update'a lama, harap maklum, tugas sekolah yang numpuk, praktek yang banyak, dan parahnya memasuki minggu2 ulangan, well, kalo mau cepet update doa'in Wikkey biar cepet update deh!

Oya, Wikkey nulis fict ini juga sesuai sikon lho! Biasanya nunggu hujan, (?) kenapa? Nggg… no reason! Oya jg harus dengar lagu2 ballad, mungkin biar feel'a dapet, biar greget! Biasanya Wikkey dengar lagu'a namie amuro – get myself back again, SS501 – love ya, ayumi hamasaki – HANABI ep II, Utada… mmmfff (author dibekeb karena kebanyakan curhat)

Well, terima kasih untuk semua yang udah baca apalagi nge-review fict saya! (loncat2 kayak anak TK) gomen untuk kekurangan sebelumnya! Wikkey berusaha untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, well, maaf kebanyakan curhat, now enjoy!

.

.

.

Disclaimer: Kishimoto Masashi

Pairing: Neji x Gaara x Itachi

Rated: T

Warning : shounen ai, OOC

.

.

.

Sudah hampir beberapa menit aku seperti ini, masih menangis di pelukan Itachi. Walaupun udara di sekitarku benar-benar dingin namun aku merasa hangat dalam pelukan Itachi. Itachi memeluk diriku erat tanpa bertanya apapun lagi, ia tetap diam memeluk dan membelai rambutku dengan tangannya yang hangat, kupikir ia tak ingin menambah kesedihan diriku dengan menanyakan apa yang terjadi sehingga menyebabkan diriku menangis saat ini.

_ Neji side

Aku terduduk lemah, kepalaku benar-benar pening, tubuhku lemas bergetar, rasanya sulit untuk bangkit, jadi aku mencoba menyamankan posisi diriku disini, terjebak hujan didalam box telephon, namun lebih tepatnya aku terjebak hatiku yang sakit serasa disayat.

Aku terus memegangi kepalaku yang pening karena kejadian tadi, kata kata yang diucapkan oleh Gaara tadi masih terus terngiang di kepalaku, tak mudah untuk melupakannya. Benarkah yang diucapkannya? Bagaimana bisa, Itachi sahabatku sendiri? Kapan ia pulang? Ada hubungan apa ia dengan Gaara? Kenapa Gaara meninggalkan diriku? Bagaimana bisa Itachi MENGKHIANATIKU? Arrgghh!

BUKKK!

Aku meninju lantai yang agak basah oleh tetesan air, tanganku sedikit terluka, namun hatiku lebih terluka lagi. Aku tidak bisa mundur, aku ingin memiliki Gaara SEUTUHNYA.

_Itachi side

Aku masih memeluk Gaara dengan erat, berharap tangisannya segera berhenti. Aku menduga ia telah bertemu Neji kembali. Aku tak akan menyembunyikan-nya lagi dari Neji, mungkin secepatnya aku harus berbicara dan menjelaskan tentang hubungan kami berdua, aku-dan-Gaara kepada Neji.

Neji mungkin ia memang benar sahabatku yang paling berharga, namun kini ada yang lebih berharga dari itu dan aku harus menjaganya sebaik-baiknya. Aku akan berbagi semua yang kumliki dengan Neji, semua, kebahagiaanku, kesedihanku, namun tidak dalam hal ini, aku tak akan membiarkan Gaara kembali kepadanya.

Rintikan hujan mulai mereda, Gaara-pun nampaknya mulai menghentikan tangisannya, namun ia masih membenamkan kepalanya di dadaku, belum mau melepaskannya. Akhirnya aku mencoba untuk bicara,

"Gaara…"

"…" ia masih diam.

"Gaara kau tahu? Memikirkan seseorang tanpa henti hanya bisa dilakukuan oleh orang yang hatinya sakit, aku tahu hatimu masih sakit… karena itu, aku ada di sini untukmu… hanya untukmu… Gaara…"

Ia melepaskan pelukannya dan beralih menatapku, matanya sembab karena menangis, aku menjulurkan tangaku untuk menghapusnya. Ia menggenggam tanganku erat. Aku tersenyum. Membantunnya berdiri.

"Gaara, lihat! Pelangi…"

Pelangi yang indah terlukis di hadapan kami berdua, namun akhirnya aku melihat sesuatu yang benar-benar lebih indah dari pelangi. Gaara tersenyum, ia merangkul tanganku lebih erat lagi dan menyandarkan kepalanya di pundakku.

"Terima kasih… Itachi-san… aku bersyukur bertemu denganmu…"

Aku memandangnya sejenak, lalu memeluknya, ia membalas pelukanku,

"Gaara, aku mencintaimu…"

TBC

Kyaaa! Ngebayanginnya jadi blushing sendiri, adegan yang so sweet bgt, ini menurut Wikkey, hahaha… Maaf kalo bagi pembaca sekalian kurang memuaskan, tapi tenang aja! Wikkey akan berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnnya! Well akhirnya please review!