Obrol-obrol
To:
Quenna: Bisa donk. Soalnya ide gila Mile. Wkwkwk..
haruki1244: Hahah. Thank's haruki! Yup! Rukia belum tau klo yang di pungutnya itu cowok. ^^
ojou-chan: Mile baru mau panjangin klo yang reviewnya banyak =p *plak, d gampar para readers.
jee-eugene: Hehe.. Thank's.
My Beautiful Boy
Inspirasi: Bertapa di gunung JayaWijaya.
Disclamire: Bleach itu punya Om Tite Kubo.
Genre:. Humor
Warning: Masih ga bermutu, aneh, typo (maybe), ngebosenin, etc.
Don't like? Silahkan kubur komputer anda :p –JK-
"Umm.." gumam Rukia pelan. "Aku dimana ya? Koq hangat dan empuk?" Rukia membuaka kedua matanya perlahan dan.. Ternyata ia sedang tertidur di atas pangkuan cowok itu.
"Waa!" Reflex Rukia segera bangkit dan mendorong cowok itu agar menjauh darinya.
"Ao!" Pekik cowok itu. Rukia memandang wajah cowok itu yang sedang ke sakitan.
"Eh, kayanya aku kenal dia." Batin Rukia.
"Ah! Kamukan Gin Ichimaru!" Kata Rukia sembari megacungkan telunjuknya kepada cowok itu.
"Yup. That's me."
"Ya ampun.. Beneran Gin Ichimaru.." Batin Rukia senang. Dan "Bruk!" Rukia pingsan lagi dan jatuh ke pangkuan Gin lagi.
"Ini anak kayanya alergi sama aku.. Perasaan dari tadi pingsan terus pas ngeliat aku.." Batin Gin rada frustasi di sertai sweet drop.
Gin lmenghela nafas dan memandang Rukia yang sedang tidur -pingsan aslinya-
"Hmm.. Tapi anak ini manis juga ya.." Gin mengelus rambut Rukia.
"Kruyuuk..~" Perut Gin berbunyi minta di isi sesuatu.
"Aduh.. Dari semalam belum makan apa-apa. Laper.. Cari makan dulu deh di luar." Gin memindahkan Rukia yang tertidur ke kamarnya.
"Hup" Gin menggendong Rukia ala orang kawinan. "Ondemande.. Ni anak berat banget. Makannya apa sih? Perasaan kalo di liat enteng. Pas di angkat berat banget.. Berat karena dosa kali ini anak.."
Gin meletakkan Rukia di atas kasurnya dan meninggalkan sepucuk surat. Lalu pergi cari makan.
Di restoran..
"Eh eh, itu Gin Ichimarukan?" Kata seorang gadis dengan setengah berbisik.
"Mana mana" Tanya gadis yang satu lagi.
"Itu! Di sebelahmu!"
Gadis itu memalingkan wajah dari temannya lalu BINGOO! Gadis itu semaput di tempat setelah melihat Gin minum teh dengan anggunnya. (Mile: Seperti Mile..~ Byakuya: Ehm! -Maksudnya Byakuya deh.. *Kecewa..)
"KYAAA! Gin Ichimaru!" Teriak salah seorang gadis yang memperhatikan Gin dari tadi.
Gin hampir tersedak lalu menoleh. "Ondemande! Kenapa bisa ketahuan?" Gin lalu mengambil cermin kecil yang berada di sakunya. "Ya ampun.. Jelas aja aku ketahuan. Wong aku lupa nyamar.." Gin sweet drop.
"Gin!" Sapa dan peluk seorang gadis dari belakang.
Gin syock dan kaget "Nooooo! It's time to RUUN!"
"WUUUSSH!" Gin berlari sekuat tenaga.
"Kyaaaa! Gin tunggu!" Teriak histeris para fansnya yang dengan ganas bin napsu mengejar Gin. (Kayanya Gin banyak utangnya makanya di kejar-kejar *Mile di gaplok Gin).
"Ya Tuhan.. Aku punya salah apa? Why this must be happen to me?"
Akhirnya, terjadilah kejar-kejaran ala India antara Gin dengan para fansnya.
Meanwhile Rukia..
"Umm.. " Rukia membuka matanya lalu duduk dengan malas di atas kasurnya. "Ah.. tadi sepertinya hanya mimpi.." Batin Rukia rada sedih.
"Srek!" Rukia segera melirik apa yang di sentuh tangannya.
"Surat?" Rukia mulai membaca surat itu.
Suratnya berbunyi..
"Aku keluar sebentar. Jangan cari aku."
Gin Ichimaru.
Senyum langsung mengembang di muka Rukia yang manis. "Yeeey! Berarti aku ga bermimpi!" Rukia langsung lompat ke girangan. "Aku bisa melihat Gin Ichimaru bukan hanya di televisi. Tetapi di kehidupan nyata. Aku bisa melihat dia makan, minum, dan tid-.. Eh, tunggu dulu.. Kemarin aku tidur dengan seorang perempuan dan ternyata perempuan itu cowok.., dan cowok itu Gin Ichimaru.."
1..
2..
3..
"Tidaaak! Aku tidur dengan seorang cowok!" Rukia langsung menjadi panik.
Sementara Rukia perang batin. Gin..
"Hah hah.." Nafas Gin tersenggal-senggal gara2 lari2 ala India -di kejar- dengan para fansnya "Gila.. Fansku ganas-ganas.." Gin merinding.
"Gin! Gin! Buka pintunya!" Teriak para fansnya dari luar pintu kamar mandi.
Mile: Yup, Gin ngumpet di kamar mandi sebagai P3KF (Pertolongan Pertama Pada Kejaran Fans).
"HUAAAAAA! Aku harus bagaimana?" Batin Gin histeris stadium 3C.
-TBC-
-Vote-
Hmm.. Mile mau mengadakan vote. Sebaiknya, Gin dan Ichigo menjadi monster (werewolf, vampire, frakenstein, etc.) apa ya? (for my new story).
Mind to review?
