Disclaimer Masashi Kishimoto.
Warning Love story, pair Nagato, Konan, Yahiko, Au, My first fanfic.
arigato.
Konan tumbuh menjadi seorang dokter cantik di rumah sakit terbesar di Amegakure dan Yahiko menjadi polisi yang gagah di kepolisian Amegakure. Tapi malang dengan nasib Nagato setelah kematian Pak Pao Nagato pun menjadi nganggur dan kebingungan mencari pekerjaan lain.
"Uh aku harus mencari kerja dimana nih," Kata Nagato. Nagato pun berjalan sendiri di kegelapan malam.
Kkkkeerr kkkeerr
*efek bunyi hujan*
"Wah hujannya deras, aku harus berteduh," Kata Nagato.
Sementara di lain pihak, "Wah kalau hujan begini jadi inget masa kecil dulu sama Nagato dan Yahiko," Kata Konan.
"Wah aku akan berteduh di gubuk itu saja," Kata Nagato. Lalu tiba-tiba segerombolan preman datang mendatangi Nagato.
"Hey ini tempat kami," Kata Cobek agak membentak.
"Aku hanya menumpang meneduh saja," Balas Nagato.
"Hah senga sekali dia bos," Bandit ikut menyela.
"Kita hajar saja!" Perintah Cobex.
Bak bik bek
*Nagato dipukuli oleh para preman itu*
Nagato bangkit dan berkata, "Dasar manusia bodoh hanya berani keroyokan saja!" Bentak Nagato emosi.
Pertempuran seru terjadi dan Nagato memakai serangan ala Vino g. sebastian.
Duak dak duak
Satu persatu para preman tumbang oleh Nagato.
"Maaf, maafkan kami kau sangat kuat aku rela menjadi anak buahmu," Kata Cobex ampun.
devil smile, "Hhaaa hhaaaaa," Nagato tertawa.
Nagato pun menjadi brandal dan pekerjaannya mencuri, merampok, dan menculik.
"Bos Nagato sepertinya kita harus menculik orang terpandang di Ame agar kita masuk criminal class s," Kata Cobex memberi ide.
"Boleh juga, tapi kita mau menculik siapa di negara miskin ini?" Tanya Nagato.
"Bos bos bos," Sambil berlari bandit membawa photo seorang cewek.
"Bandit. Ada apa?" Tanya Nagato.
"Ini bos orang terkaya dan terpandang di Ame," Kata Bandit sambil menunjukkan photo yang ia bawa tadi.
"Bagus kita bisa menculiknya dan meminta tebusan besar," Kata Nagato mulai tersenyum puas.
Di tempat lain Yahiko dan Konan sedang makan malam di sebuah restoran.
"Konan aku aaakkkuuu…" Yahiko dengan nada gagap.
"Apa Yahiko kun?" Tanya Konan.
"Aaakkuu aakkuu, aku mau bilang kalau aku tuh suka sama sammmaaa…" Yahiko hamper sampai.
aaatttaaii kkaaaraaaa…
*bunyi dering hp Konan*
"Halo ada apa ya suster?" Tanya Konan pada suara di seberang.
'ada pasien kritis dok,' Kata suster.
"Oke aku segera ke rumah sakit," Kata Konan.
"Konan aku antar ya?" Tanya Yahiko berharap.
"Oke, ayo cepat," Jawab Konan.
Di tempat lain Nagato sedang merencanakan sesuatu.
"Aku sendiri yang akan mematai orang ini," Kata Nagato.
"Terus tugas kami?" Tanya Codex mendelik.
"Tunggu perintahku nanti," Jawab Nagato.
Nagato pun berangkat ke rumah sakit yang diinformasikan bahwa wanita itu kerja disana.
sssrrettt,
Mobil Yahiko tiba di rumah sakit. "Yahiko aku pergi dulu ya," Kata Konan segera berlain ke dalam Rumah Sakit.
"Iya," Balas Yahiko.
'Ah sial padahal tadi aku mau menembak Konan tuh,' inner Yahiko.
"Oh itu orangnya, lumayan cantik juga, tapi pengawalnya polisi," Bisik Nagato. Seusai mematai-matai Nagato pun kembali ke markas.
"Aku sudah menemukannya," Kata Nagato pada teman-temannya.
"Terus bagaimana selanjutnya?" Tanya Cobex.
"tapi misi akan sulit karena dia punya pengawal dan pengawalnya polisi," Lanjut Nagato.
"Wah kita harus menyusun rencana nih," Sela Bandit.
"Ayo kita buat rencana criminal class s kita berhasil," Kata Nagato sambil tertawa nista.
"Hhhaaaa hhhaaaaaaaa. akhirnya selesai juga," Kata Konan.
Konan pulang ke rumah. Tiba-tiba dia kaget karena di depan rumahnya ada seseorang yang sedang menunggu sambil memegang setangkai bunga mawar. Konan pun menghampirinya.
"Selamat ulang tahun ya Konan," Kata Yahiko.
"Oh iya sekarang hari ultahku," Kata Konan. "Thanks ya Yahiko kun," Kata Konan dengan senang menerima hadiah dari Yahiko.
"Konan aku mau jujur padamu," Ucap Yahiko.
"Ada apa Yahiko?" Tanya Konan sambil mencium bunga yang diberikan Yahiko.
"Aku aku ku mencintaimu dan maukah kau menjadi pacarku?" Tanya Yahiko berharap.
"Hhaaa… hhhaaa… jangan bercanda ah Yahiko," Kata Konan sambil tertawa.
"Aku serius Konan chan," Kata Yahiko mulai menatap Konan.
"Eeemm tapi aku masih menunggu Nagato jadi aku tidak bisa menerimamu," Jawab Konan.
"Tapi keberadaan Nagato sampai saat ini pun tidak ada kabar kan?" Tanya Yahiko berusaha menyadarkan Konan dari penantiannya.
"Memang tapi aku akan setia menunggunya," Jawab Konan tersenyum tipis.
"Cih, mungkin saja dia sudah mati," Decak Yahiko kesal.
"Apa, tak kusangka kau begitu Yahiko," Konan sambil menangis.
"Maaf kan aku Konan," Kata Yahiko.
Konan berlari masuk ke rumah sambil menangis.
"Nagato aku merindukanmu," Konan terisak.
Di markas Nagato sedang melamun.
"Boss kau kenapa dari tadi aku liat melamun terus?" Tanya Bandit.
"Hari ini adalah hari teman kecilku Konan berulang tahun," Jawab Nagato.
"Ouh," Kata Bandit.
ssserrr seerr
hujan turun.
"Oh indah sekali hujan ini…" Desah Nagato.
"Hah hujannya sangat indah," Kata Konan. Konan pun melihat ke jendela sambil mengingat masa lalu "Aku jadi ingat waktu berduaan dengan Nagato kalau melihat hujan seperti ini,"
"Aku kangen kamu Konan," Bisik Nagato pelan...
TBC
