Disclaimer Masashi Kishimoto.
Warning Love story, pair Nagato, Konan, Yahiko, Au, My first fanfic.
arigato.
Pagi pun tiba Nagato pun sudah siap untuk misi menculik Konan.
"Ayo semuanya kita berangakat!" Nagato memberi komando.
"Hosh!" sahut Cobex dan para preman.
Nagato pun berangkat ke Rumah Sakit dengan menyamar sebagai pasien.
"Dok, tolong aku, ada temanku sakit di sebelah sini," kata Bandit.
"Iya ayo," kata Konan mengikuti Bandit.
Setelah di pojok Rumah Sakit, tiba-tiba Nagato pun membekap Konan, tapi Konan segera memencet alarm.
tttwwiii ttwwwiitttt
*Bunyi alarm Rumah Sakit*
"Ah sial," decak Nagato kesal.
Semua pun berlari keluar dan mencari dokter Konan.
"Hah, dokter Konan disekap oleh para penjahat, aku harus telepon polisi," ucap seorang suster dengan panik.
"Halo pak, gawat dokter Konan di culik," kata suster tadi pada orang di seberang.
Yahiko terkejut dan segera menyuruh teman-temannya untuk segera ke Rumah Sakit. wwiiiww wwiiiiww wwwiiiiww
*Bunyi mobil polisi tiba di Rumah Sakit*
"Bandit kita siapkan senjata," perintah Nagato menyuruh temen-temennya untuk bersiap. "Sebelum terlambat, lebih baik kalian menyerah saja!" teriak Yahiko pake toa.
sret sret sret
*Para bandit menyiapkan senjata di jendela*
"Semuanya ayo tembak!" Yahiko memberi komando pada para pasukannya.
desing desing
*Bunyi peluru berterbangan*
Satu persatu polisi dan para bandit mati.
"Suster ayo antar aku ke ruangan rahasia," kata Yahiko.
"Ayo pak! lewat pintu belakang," ucap suster tadi menuntun melewati jalan.
Yahiko berlari untuk menyelamatkan Konan. Di sisi lain Nagato menelepon kakek Konan.
"Cepat antarkan 100 juta ryo. kalau tidak cucumu ini mati," Nagato mengancam.
"Baiklah tapi ku mohon jangan sakiti cucuku," pinta kakek memohon.
Beberapa menit kemudian, sang kakek pun tiba dengan menggunakan helikopter.
"Ini uangnya," kata kakek menyerahkan permintaan Nagato.
"Bagus," ucap Nagato puas.
"Jangan kek," kata Konan.
Lalu tiba-tiba ada peluru mengenai satu bandit
jleb
*Bandit itu pun mati*
"Pak polisi terima kasih," kata kakek.
Lalu perang tembakan pun terjadi.
desing desing desing.
"Sekarang tinggal kau sendiri polisi bodoh," ucap Nagato dengan senyum kemenangan. Lalu sang polisi menembakan peluru ke arah Nagato.
treng treng
*Nagato menahannya dengan ikat kepala*
"Hah itu itu-itu kan ikat kepala yang ku berikan pada nagato," Konan terkejut.
"Nagato?" dan semuanya pun ikut terkejut.
"Aaa-k-k-kuu ak-ku memang Nagato, jadi apa kau yang ku sandera adalah Konan?" tanya Nagato bingung.
"Iya-iya," jawab Konan.
Lalu Cobex menembakan peluru ke arah Konan.
desing.
sleb,
Pas mengenai jantung Konan.
"Tttttiiiidddddaaaakkkk!" Nagato pun berteriak.
"Ada apa denganmu Nagato, apa karena kau mengenal mereka jadi kau kasihan?" kata Cobex merendahkan.
jleb
Nagato menusuk bandit dengan pedang.
"Sialan kau penghianat," kata Cobex.
Nagato berlari ke arah Yahiko, "Apa kau Yahiko?" tanya Nagato.
"Iya," jawab Yahiko.
"Aku yang memulai semua ini terjadi, dan aku yang harus mengakhirinya," ucap Nagato.
"Ini senjata untukmu," kata Yahiko menyerahkan sebuah pistol pada Nagato.
Perang peluru pun tejadi kembali.
Satu peluru bandit mengenai sang kakek, sang kakek pun mati terbunuh.
"Sialan!" teriak Yahiko marah.
Yahiko berlari sambil menembak mendekati Cobex. Tiba tiba peluru menghujam tubuh Yahiko, Yahiko jatuh.
bruk.
Nagato pun menembak Cobex sampai tewas. Lalu Nagato menghampiri Konan.
"Konan bangunlah," ucap Nagato lirih.
"Aakkhh aakkhh sepertinya aku akan mati," Konan mulai kehabisan nafas.
Nagato mencabut peluru yg mengenai Konan.
"Untung peluru ini tertahan oleh ikat kepala satu lagi yang kau berikan padaku," ucap Nagato lega.
Konan lalu berdiri dengan dipapah oleh Kagato.
"Nagato di mana kakek?" tanya Konan.
"Kakek sudah mati, begitu juga dengan Yahiko." kata Nagato.
Konan menangis sedih.
Tiba-tiba suara Yahiko yang memanggili Konan terdengar. Konan pun menghampiri Yahiko bersama Nagato.
play Sadnes and Sorrow.
"Konan sebelum aku mati aku mau bilang kalau aku sayang padamau," kata Yahiko.
"Yahiko-kun janagan berkata seperti itu donk," kata Konan makin sedih.
"Konan aku memang akan mati," ucap Yahiko tenang.
"Nagato," Yahiko memanggil Nagato.
"Iya Yahiko," jawab Nagato sambil memegang tangan Yahiko.
"Tolong jaga Konan dan bahagiakan Konan ya, itu adalah permintaan terakhirku padamu dan kau Konan ku minta kau jaga perasaan Nagato," kata Yahiko.
"Baiklah Yahiko-kun," ucap Nagato sambil menangis.
Sebulan kemudian Nagato menikahi Konan dan hidup bahagia selamanya.
"Nagato-koi," panggil Konan.
"Apa Konan-koi?" balas Nagato.
Konan pun memeluk Nagato dan mencium bibir Nagato.
THE END
