Author : Mashashi Kishimoto - sensei, pinjem tokoh tokoh naruto dong,

Mashashi Khishimoto - sensei : Nggak boleh *Ngelirik lirik kesel.

Author : please yah, yah *kitten eyes no jutsu mode : on

Masahashi Kishimoto - sensei : Nggak .

Author : Iya deh, Naruto CS punya sensei always deh, tapi plot cerita ini punyaku. *kitten eyes no jutsu mode : masih on.

Mashashi Kishimoto - sensei : bagus , bagus.

Okey deh setelah mohon mohon dengan jurus kitten eyes no jutsu - karena cuma itu jurus yang author punya - langsung aja ke cerita ...


Title : My Love Enemy \^0^/.

Genre : Romance and apa aja yang cocok deh

Pair : SasuSaku. Sasuke - Sakura.

Rated : T

okey lah nggak usah basa basi ntar basi beneran ...

langsung aja ke ceritanya -Author bingung mau nulis apaan lagi - .


Seketika pandangan kami bertemu.

'Dia' Gumamku dalam hati dengan ekspresi yang biasa saja pastinya.

'Dia' Gumam sakura dalam hati dengan ekspresi yang agak terkejut. Namun ia segera memalingkan wajahnya ke arah lain dan menyapu pandangannya ke seluruh bagian kelas.

"Baiklah perkenalkan dirimu," Kata Kakashi-sensei.

"Nama saya Sakura Haruno,"

"Baiklah silahkan duduk di tempat kosong sebelah sana,"

Ia pun duduk di tempat duduk kosong di sebelah murid yang memiliki tato merah di keningnya itu,Gaara. Tepatnya duduk di depanku. Gaara memang selalu duduk sendiri dan jarang orang mendekatinya atau berbicara dengannya. Mungkin karena tampangnya yang terlihat tidak ramah dan sangat pendiam. Paling paling Cuma Naruto saja yang ngajak bicara yah karena sifatnya yang suka SKSD dan hanya ditanggapi cuek oleh Gaara.

Aku lihat sepertinya Sakura mulai mengajak bicara Gaara. Tapi aku rasa Gaara tidak akan menanggapinya dengan baik.

"Namaku Sakura, "

"Sudah tau,"

"Mmm, boleh aku tau namamu?"

"Panggil saja Gaara,"

"Oh, iya Gaara,"

"Oh ya, hai Sakura namaku Ino, salam kenal ya," Kata seorang murid berambut pirang dan di kuncir satu di depan Sakura.

"Iya, salam kenal," Balas Sakura sambil tersenyum.'Eh manis juga senyum Sakura, eh apaan sih' Kata ku dalam hati.

"Baiklah kita mulai pelajaran hari ini," Kata Kakashi-sensei memulai pelajaran.

(SKIP TIME)

TENG! TONG! TENG!

Bel istirahat berbunyi. Murid murid bersorak dan berhamburan keluar.

"Baiklah anak anak sampai jumpa minggu 2 hari lagi, oh ya anak anak sebelum keluar saya akan memberikan tugas kepada kalian, buat sebuah makalah tentang olahraga, ingat makalahnya harus lengkap ya, di kumpul 2 hari lagi, ini tugas kelompok, jadi kalian atur sendiri siapa aja anggota kalian, masing masing kelompok 5 orang" Kata Kakashi – sensei sambil berjalan meninggalkan kelas.

Seisi kelas langsung ribut. Sibuk menentukan siapa yang akan jadi anggota mereka.

"Eh, teme kita mau masuk kelompok mana?"

"Terserah lo,"

"Ya udah, gue yang pilih ya, tapi lo jangan protes,"

"Hm," Jawabku masih sibuk dengan komik dan earphone-ku.

"Sakura, salam kenal. Nama gue Naruto elo masuk kelompok gue ya,"

"Oke,"

"Eh Naruto, gue mau sekelompok dengan Sakura," Kata Ino.

"Ya udah gue sama Ino masuk kelompok lo ya Naruto,".

"Oke, oh ya Gaara, elo masuk kelompok kami ya, elo kan pintar," Ajak Naruto pada Gaara.

'Uh, memangnya gue nggak pintar' Gumamku dalam hati.

"Oke, Dobe udah dapet, Lo , gue, end,"

"Nggak salah?"

"hehe maksud gue, lo, gue, Gaara, Ino, dan Sakura?"

'Huh ternyata anak itu juga di ajak ama Naruto'.

"Oh ya udah," Kata lalu beranjak dari tempat duduk, lalu keluar.

"Mau kemana lo, dasar si teme," Gerutu Naruto.

"Eh lo," Kataku.

"Gue?" Kata wanita berambut pink yang ku tunjuk. Lalu aku menengadahkan tangan (tanda meminta sesuatu) padanya.

"Oh salam kenal ya," Katanya sambil menyalami tangan ku.

"Bukan itu maksud gue. Mana uang ganti?"

"Uang?" Tanyanya sepertinya ia masih belum ngerti.

"Uang kemaren di toko buku,"

"Idih masih di tagih aja,"

"Mana?"

"Nggak gue nggak mau ngasih,"

"Cepetan gue nggak ada waktu lagi," Lalu terdengar suara ribut ribut dari belakang.

"Sasuke sasuke !,"

'Mampus fansgirl cyco gue' Aku pun kabur demi menghindari fansgirl ku yang cyco itu. Sedangkan Sakura yang masih terbengong bengong gara gara kejadian itu aku tarik tangannya dengan tiba tiba. Lalu kami lari menuju tempat persembunyian.

"Eh, ngapain sih narik narik gue kesini?" Katanya kesal.

"Lo mau kena cakar mereka?"

"Ya nggak lah,"

"Urusan kita belum selesai,"

"Apaan sih?"

"Mana ? cepet,"

"Ih itukan komik lo, ya elo yang bayar dong , elo yang mau beli kok,"

"Enak banget ya lo ngomong, lo yang nyobek kok,"

"Nggak gue nggak mau ganti,"

"Ganti," Kataku menarik keras tengannya.

"Apaan sih," Katanya mencoba melepaskan tangannya.

Tiba tiba. "Klik" .

Apa yang terjadi ya? Hehe … kita lihat di chapter selanjutnya aja , dah …

-Author Ngacir-


TBC

(Tuberculosis 'eh maksudnya To Be Continued)


Gaje? Aneh? Jelek? Mohon maaf yaa…

Silahkan Komentarnya lewat review ….

\^0^/ ...