~##**''**##~

Disclaimer : Bleach © Noriaki "Tite" Kubo

Genre : Romance / Friendship / Humor (bit of it…)

Rate : T, just for save aja, ya?

Character : Rukia K.

Summary : Jika kamu menjadi manajer sepertiku, dan harus berhadapan dengan 5 dari 7 pemain futsal asuhanku, terlebih lagi mereka cukup tampan, siapa yang akan kamu pilih? Rukia x IchiHitsuGrimmAshidoKai. Onegai?

Warning : bit of OOC, AU, cukup panjang, butuh motivasi.

A/N : Yap! Kali ini saya akan berjuang menyelesaikan multi-chapter di fandom tercinta!

~##**''**##~

Skandal Futsal? AH!

~##**''**##~

Nomor Punggung Tiga : Ms. Manager!

~##**''**##~


Baiklah, sekarang, kukira mereka benar-benar menginginkanku menjadi manajer mereka. Mereka sampai mengirimku surat segala! Duh, mungkin aku juga kurang sopan, kali ya? Aku sudah kabur di tengah-tengah perkenalan… dan… kenapa sih aku pas banget pakai celana Hibird? Huwee~ mungkin aku akan membaca surat yang satu lagi di kamar, ah, Unohana-san menghampiriku lagi, ada apa ya, kira-kira? "Rukia-sama, apakah anda sudah makan?" ah ya,aku belum makan sejak tadi siang.

"Belum, tante. Tante bisa masakkin aku makanan nggak?" tanyaku dengan puppy eyes no jutsu yang entah-kapan-aku-belajar-jurus-itu.

"Tentu! Kalau sudah selesai, akan tante panggilkan, jadi kamu ke atas dulu, ya? Bersih-bersih dan ganti baju," aku pun mengangguk. Dan aku pun berjalan menaiki tangga rumahku yang cukup 'megah' itu. Kuharap dia cepat-cepat berlari ke arahku, karena dia itu sangat penting bagiku sekarang! Hanya dia yang dapat membangkitkan semangatku, apa? Kalian penasaran siapa dia itu? Dia itu…

Tap! Tap! Tap!

"Chappy!" seruku dengan riang. Yap! Dia adalah my precious usagi, Chappy! Dengan bulunya yang halus sehalus sutra, dan perawakannya yang riang… uuhh~ siapa sih yang tidak terikat dengan pesona indahnya? "Chappy! Apa kabarmu?"

Dia masih saja menggeliat di dalam pelukanku, bulu-bulunya yang halus… menenangkanku, "sekolahku hari ini sangat aneh! Mulai dari aku masuk ke sebuah klub aneh, dan anggotanya yang berambut aneh! Hahahaha… lalu, mereka memiliki manajer pengganti yang menyamar menjadi perempuan! Juga pelatih yang lebih pendek dariku, tapi ternyata sudah bersuami! Dan impian mereka…" aku menundukkan kepalaku.

.Natalizio Cup, itulah impian mereka…

"…dan aku akan menjadi manajer mereka! Keren, 'kan?" keputusanku sudah bulat, aku akan membantu Hibari Guns meraih impiannya, dengan menjadi manajer…

"Ah, Chappy, bagaimana kalau kita masuk ke kamar?" aku pun membawa Chappy masuk ke kamarku yang beraksen biru langit dan awan, aku memang sangat menyukai langit dan awan! Ah, tapi kalau di Katekyo Hitman Reborn!, aku tidak suka pairing 1827, ya! Aku pendukung TsunaKyoko dan D18, okay? Hehehe… ketahuan, aku ini fujoshi tapi untungnya aku masih amatir, jadi masih bisa tobat! Lihat saja Senna! Dia itu fujo banget! Dia nonton dan baca Sekai'ichi Hatsukoi dan Junjou Romantica, ckckck… eh, kok malah melantur, ya?

Nah, sebaiknya aku menaruh surat yang satu lagi dan mandi dulu, aku harus membersihkan badanku yang kotor karena berlari-lari. Jangan ikuti aku, ya! Ntar Kokyu-san bisa nangis-nangis. Hmm… nanti pakai baju apa, ya? Mini dress ungu muda dengan 2 tali sebagai lengannya, dan aksen renda putih, atau… kaus ungu muda dan celana jogging berwarna putih dengan garis-garis merah? Mini dress saja kali, ya? Aku 'kan penggemar warna ungu!

(waktu mandi tidak diberi lihat, nanti jadi rate M! Nah, untuk sementara, mari kita lihat apa yang sedang ditonton Chappy di TV pribadi (wuih!) milik Rukia…)

'Midori tanabiku Nanimori mo~' oww! Ternyata yang ditonton adalah Hibird yang nangkring di pundak Hibari yang lagi tidur sambil nyanyi! (yang nyanyi tentu Hibird, ada yang pernah lihat Hibari nyanyi selain Sakura Addiction dan One Night Star?) Chappy, Chappy, like owner like pet, ne?

"Chappy, kamu sudah makan?" tanyaku setelah mengganti bajuku, kulihat Chappy sedang menonton KHR, ckckck… mungkin aku terlalu sering memperlihatkan KHR, kali, ya? Tapi dia mengangguk, artinya dia sudah makan. "Kalau begitu, aku turun makan dulu, ya? Tadi 'kan Tante Unohana sudah memanggilku," aku pun melangkah keluar ruangan dan menutup pintu kamarku.

"Tante Unohana, terima kasih ya!" aku pun berterima kasih kepada tante, dan mulai memakan makanan yang dimasaknya untukku, Katsudon dan Ocha hangat, yum! "iya, sama-sama, Rukia-sama!" Tante Unohana membalasku dengan senyuman hangatnya.

"Umm… tante," aku memberanikan diriku untuk menanyakan sesuatu kepada Tante Unohana.

"Ya, Rukia-sama?" jawabnya dengan nada biasanya, nada yang terdengar sangaaat bijak.

"Menurutmu, apakah tou-sama memperbolehkanku mengikuti kegiatan… klub?" tanyaku dengan menatap ke arahnya, tepat ke arah mata Tante Unohana.

Dia agak terkaget, dan kemudian tersenyum lembut kepadaku, "tentu, Rukia-sama. Tuan Byakuya pasti memperbolehkan, apalagi Hisana-sama, dia pasti memperbolehkan anda. Nah, sekarang, tolong habiskan makanan anda, oke, Rukia-sama?" Tante Unohana pun tersenyum. Aku mengangguk dan menghabiskan makananku, aku tidak sabar memberitahu tou-sama dan haha.

~##**''**##~

Keesokan harinya, saat istirahat siang, aku kembali menghampiri ruang olahraga (alias gym) untuk Klub Futsal—Hibari Guns, mereka adalah tim, bukan klub—dan aku berencana untuk meminta maaf atas kejadian kemarin. Kuharap mereka belum menemukan manajer lain, fuu…

Srek!

"P-permisi…" ugh! Kulihat anggota yang lain menatap mata mereka ke arahku, a-ada yang aneh, ya? A-apa aku sudah tidak diterima? "M-maaf, kurasa kalian tidak membutuhkanku lagi, permisi…" duh, malu aku! Masa aku berharap mereka masih berbaik hati menerimaku?

"Chotto matte kudasai!" eh? Ada yang menarik tanganku, saat kulihat, dia… siapa? Rambut hitam jabrik… mirip dengan Kaien-senpai, tapi, dia memiliki tato 69 di pipi kirinya, by the way, bukankah tidak boleh memiliki tato di sekolah ini?

"Eh? A-ada apa?" tanyaku, jangan-jangan dia penculik atau teroris, lagi! "Kamu… manajer baru, 'kan? Masuk saja, tidak apa-apa, tadi kamu membuka pintunya cukup keras dan membuat semua orang kaget, jadi semua orang spontan melihat ke arahmu, jangan-jangan, dia penculik, pemerkosa, gyaa! Urr.. kenapa aku selalu berpikir yang tidak-tidak mengenai klub ini?

"Kuchiki-san," HItsugaya-san menghampiriku.

"Hi… Tsu… Hitsugaya-san!" aku menyapanya.

"Hisagi, kamu boleh melepaskannya, kok," Hisagi-san pun melepaskan genggamannya yang tadinya ada di lenganku. "Kuchiki-san, sudah menetapkan pilihanmu? Ini semua terserah pilihanmu, kok." Hitsugaya-san pun tersenyum kepadaku, senyum yang tulus dan menenangkan.

"Hoo~ si Hibird kembali rupanya, sudah menetapkan pilihanmu, nak?" kulihat Hiyori-sensei menghampiriku dengan seragamnya yang biasa, geta dan jersey dan celana jogging merah, dan jerseynya tidak diresleting dan didalamnya ada kaus putih polos.

"Iya, Hiyori-sensei, Hitsugaya-san." Jawabku.

"Baiklah, mulailah dengan memperkenalkan para pemain, aku akan mengumpulkan semuanya untuk perkenalanmu, dan kali ini tidak main-main dan secara formal, deal?" senyumku mengembang, "deal!"

Dan sensei beserta Hitsugaya-san mengumpulkan semua anggota klub—tim Hibari Guns yang ternyata hanya sedikit. Dan diambang hampir sekali tidak dapat ikut. Hanya 7 orang. Nah minimal 1 tim harus memiliki 7 orang anggota; 5 orang pemain utama dan 2 orang pemain cadangan. Belum termasuk pelatih dan manajer, tentunya.

"Namaku Rukia. Kuchiki Rukia, silahkan panggil aku Rukia—mulai hari ini aku akan menjadi manajer tim Hibari Guns. Maaf kemarin aku kabur karena shock. Tolong dimaklumi." Aku membungkuk ke arah anggota tim Hibari Guns. "Nah, anak-anak, perkenalkan diri kalian masing-masing! Jangan lupa posisi kalian, ya!" Hiyori-sensei memerintah anggota tim untuk memperkenalkan diri mereka kepadaku.

"Kurosaki Ichigo, posisiku striker—dan kapten tim, kelas 3-A."

"Ishida Uryuu—sayap kiri, kelas 3-A juga."

"Grimmjow Jaegerjaques, kipper! Aku di 3-B!"

"Ichimaru Gin, sayap kanan, kelas 3-A sama seperti megane-kun dan kapten."

"Kano Ashido, aku di posisi back—ah, aku juga kipper cadangan/pengganti, kelas 3-C!"

"Hisagi Shuuhei, aku juga di back—kipper pengganti jugadan duduk di kelas 3-C seperti Ashido-kun."

"Hitsugaya Toushiro, posisi gelandang dan di kelas 3-B, selamat datang, Kuchiki-san."

Aku tersenyum sebentar sebelum menjawab; "Kuchiki Rukia, manajer baru Hibari Guns, kelas 2-D!" aku tersenyum lagi, "Mohon bantuan dan arahannya!"

Hiyori-sensei menepuk pundakku dan tersenyum, kali ini bukan senyuman sinis, tapi tersenyum tulus, "Sarugaki Hiyori, panggil saja Hiyori-sensei, aku adalah guru olahraga yang menjadi pengawas serta pelatih tim Hibari Guns. Selamat datang, Rukia." Aku mengangguk.

"Nah, ayo kita latihan! Manajer, awasi latihannya! Dan ingat, half break pertama adalah 20 menit! Kita akan bagi 2 tim, oke? Satu tim 3 orang, yang tidak ikut latihan kali ini adalah…" saat Hiyori-sensei akan menunjuk siapa yang tidak akan ikut latihan, semuanya tegang. Mereka memang memiliki niat berlatih menjadi lebih baik!

"…karena menurut data yang paling sering berlatih dan sepertinya terlalu memaksakan diri adalah Kurosaki, jadi, Kurosaki, duduk. Kalau sudah second half, kamu akan main. Untuk sementara, tolong duduk di bench bersama dengan manajer, kalau bisa, bantu dia." Hiyori-sensei menunjuk Kurosaki Ichigo. Dan dia terlihat kesal, hahaha…

"Jadi, tim baju keluar adalah Ishida dan Ichimaru, ah, ya, kipper… Ashido, kamu gabung dengan duo 'I' itu. Oke? Nah, tim baju masuk antara lain adalah Hitsugaya, Grimmjow, dan Hisagi—kipper. Bolanya… kita tentukan dengan koin." Hiyori-sensei mengambil koin dari kantong celanannya, dan menengok ke arah Hitsugaya-san dan Kano-san, yang sepertinya secara—tidak—langsung ditunjuk menjadi kapten dari dua kubu kecil ini. "Kano, pilih."

"Kepala." Jawabnya dengan cool.

"Bunga." Jawab Hitsugaya-san di saat yang sama dengan nada serius.

"Oke, siap di posisi masing-masing! Kano di kiri, Hitsugaya di kanan!" Hiyori-sensei berteriak tanpa menggunakan toa, hebat!

Aku terkesima dengan Hiyori-sensei, sampai aku merasa ada yang menusuk-tusuk lenganku yang kututupi dengan jaket Hibari Guns, ah, kurasa aku lupa bilang, tapi jaket Hibari Guns berwarna biru langit dengan lambang Hibird yang memakai topi koboi dan memegang pistol khas koboi dengan ukiran keren membentuk tulisan 'Hibari Guns'. Jersey yang keren banget, 'kan? Kalau seragam timnya itu berwarna biru muda dengan garis putih di bagian lengannya, di baliknya ada nomor punggung pemain. Keren banget!

—Kembali lagi, ada yang menusuk-tusuk lengan kananku, ternyata itu Kurosaki Ichigo. "Ya, ada apa, Kurosaki-kun?" jawabku dengan senyum manis, "Panggil saja Ichigo, dan jangan lupa, tulis pengamatanmu, dan kesenangannya akan dimulai, jangan bengong, oke?" dia tersenyum kepadaku kembali, duh! Kok aku deg-degan, sih?

Hiyori-sensei melempar koinnya, dan dia menangkapnya lagi, "…bunga." Hitsugaya-san mendapat bola itu setelah dilempar oleh Hiyori-sensei. "First half; start!"

Pertama, Hitsugaya-san menggiring bola itu ke bagian lapangan yang lainnya, kemudian, saat Ichimaru-san mendekatinya, Hitsugaya-san dengan lincahnya mengelabui Ichimaru-san, tapi, Ichimaru-san menyadarinya dan mencoba merebut bola itu dari Hitsugaya-san dengan cara sliding ke arah Hitsugaya-san dan bola, saat menyadari hal itu, Hitsugaya-san melompat sambil mengapit bolanya, lalu dia berhadapan dengan Ishida-san yang ternyata berada di belakangnya, bolanya direbut dengan lihainya.

Saat Ishida-san berbalik arah, ada Grimmjow-san yang akan merebut bolanya, Ishida-san pun terlihat terpojok dan terpaksa berlari-lari sambil menggiring bolanya. Ichimaru-san, di lain pihak, sedang berlari ke arahnya Ishida-san tapi dihalangi oleh Hitsugaya-san. Karena terpojok, Ishida-san mundur dan dia tidak sengaja menginjak garis batas dengan bola yang ikut tergeser ke belakang garis pembatas yang berada di dekat gawang, dengan sigap, aku mengambil peluit yang dipercayakan oleh Hiyori-sensei—yang sedang ke WC—untuk menjadi wasti dadakan.

"PRIIIIT!" bunyi nyaring peluit itu mengagetkan semua pemain, "Ishida-san, keluar garis. Silahkan kipper tim baju masuk, silahkan diambil bolanya." Tim baju masuk—yang diwakilkan oleh Hisagi selaku kipper mengambil bolanya dan bersiap-siap melempar bolanya.

…dan begitulah yang terjadi terus menerus selama first half, dan hasil akhirnya adalah 2-3 dan dimenangkan oleh tim baju masuk, gol pertama dicetak oleh Hitsugaya-san, kedua oleh Grimmjow-san, dan ketiga—dengan cara pinalti—oleh Hitsugaya-san lagi. Sementara di tim baju keluar, gol pertama dan kedua oleh Ichimaru-san, karena Ichimaru-san dan Ishida-san menggiring dengan hebat.

Kucatat hasilnya di atas buku biru muda berisi hasil latihan mereka selama ini.

Setelah latihan, kubawakan minuman dingin berupa air putih, karena yang kutahu—dan kudengar, air putih itu bagus untuk kesehatan! Dan aku juga memberikan handuk untuk mereka semua. Mereka terlihat senang karena sudah latihan semampu mereka.

Tiba-tiba, Hiyori-sensei datang dengan berlari, dari yang kulihat dari ekspresi wajahnya, sepertinya ini penting. "Berita buruk." Semuanya pun memperhatikan dengan seksama.

"Pra-penyisihan Natalizio Cup akan dimulai. Dan kita akan melawan tim Barragan Scorpion," dari yang kulihat, mereka menyemburkan air yang mereka minum—kecuali Ishida, Kano, dan Hitsugaya, tentunya. Apakah Barragan Scorpion kuat?

"…3 hari lagi…" semuanya makin kaget. Yang benar saja, 3 hari lagi?


…Kurasa, dunia futsal itu penuh dengan kejutan…

Dan aku akan menghadapinya, bersama dengan mereka...


End of Chapter - Author's Note:

A/N : Hiks! Minna! Makasih banyak, ya! Sudah mau review! Saya makin semangat nih... nah, di chapter ini Rukia menjadi manajer Hibari Guns! Dan mereka akan bertanding melawan Barragan Scorpion di penyisihan buat Natalizio Cup. Hayoo~ bisa nebak anggota dan sang manajernya siapa aja? Yang pasti si kakek tua Barragan *dijitak* tidak bakal main! Mau dia encok, apa? Nah, maaf bagi yang sudah review, saya tidak bisa membalesnya dalam PM, jadi disini aja, ya! Thanks to: metsfan101 (aaww... thanks!), Shirouta Tsuki (baik! Saya sudah update dan masuk poll!), are tea9 (tentu! Apa saja untukmu, senpai!), Ai-chan Kobayashi males login (hehe... makasih sudah baca dan masuk poll!), Tsuki-chan (capek nggak sih pake angka & symbol nulisnya? Ah ya, makasih sudah masuk poll!), Ya-chan (oke! Makasih sudah masuk poll~), Akane Ukitake (gapapa review terus~ yap! Ada Shugo Chara!, makasih sudah masuk poll~), kurohana (yap! Ada HitsuRuki, tapi cuma hint. Okee~ makasih sudah vote!), ruu (hehe~ review 2 kali, tapi beda, masuk poll! Dan makasih, jadi malu~). Makasih ya, semuanya! Nah, ini [APA POSISIMU?]

02. Apa posisimu? File 02:
02 :
Kurosaki Ichigo—Hibari Guns—striker & captain

Nah, vote-nya sementara:

IchiRuki : 6
HitsuRuki : 4
GrimmRuki : 0
AshiRuki : 2
KaiRuki : 0
[tambahan] UlquiRuki : 1

IchiRuki unggul! Mana nih penggemar HitsuRuki? GrimmRuki? AshiRuki? KaiRuki? UlquiRuki? Jangan mau kalah! Suarakan pairing favourite kalian!

P.s: di chapter berikutnya, Ulquiorra muncul! Hint-pairing IchiRuki dan HitsuRuki, ah, sedikit pairing lain, oke?

JANGAN LUPA SUARAKAN PAIRING FAVOURITE ANDA DAN CHARA APA POSISIMU SELANJUTNYA!