a/n : kata yang dikurung dan bercetak tebal itu kata-kata dari Author... Selamat menikmati

"Takaba Jiromaru's Birthday"

Malam ini seorang pria tinggi dengan rambut panjang dan berwarna hitam sedang didalam tendanya bersama dengan adiknya yang sudah tidur duluan, pria ini biasa dipanggil Ryo dan adiknya Jiromaru. Ryo tidak bisa tidur, karena ia memikirkan besok hari ulang tahun adiknya yang jatuh pada tanggal 25 Maret. Ryo berpikir akan merundingkan masalah ini dengan para anggota Victorys lainnya dan akhirnya Ryo bisa tidur juga.

(KEESOKAN HARINYA)

Pagi ini Ryo pergi ke Lab Prof. Tsuchiya tanpa Jiromaru untuk membicarakan hal yang menurutnya penting.

"Jadi begitu ya ?", tanya Tokichi sambil meminum secangkir teh setelah mengdengar penjelasan dari Ryo. Ryo hanya menganguk saja.

"Lalu kau mau melakukan apa ?", tanya Go yang melanjutkan pembicaraannya.

"Bagaimana kalau kita berikan superase kepada Jiromaru", usul dari J yang ikut-ikutan berbicara.

"Caranya ?", tanya Retsu yang hanya menyebutkan satu kata saja. Semuanya terdiam sejenak memikirkan rencana, yang pertama kali menemukan ide adalah Tokichi.

"Aku ada akal !", teriak Tokichi sambil mengacungkan jarinya.

"Apa rencanamu ?", tanya Ryo dengan nada sedingin es. Kemudian Tokichi membisikan rencananya kepada semuanya, semuanya mengerti rencana Tokichi dan akan dimulai dari detik ini juga. Kemudian orang yang sedang dibicarakan datang dan menyapa semua anggota Victorys, tetapi tidak dihiraukan oleh mereka.

"Jiromaru, apa kau mau membuatkan kami makanan ?", tanya Retsu dengan lembut.

"Ya, kami lapar !", kata Go melanjutkan kalimat Retsu. Jiromaru menganguk dan pergi kedapur (memang ada ya dapur di Lab Dr. Tsuchiya). Semuanya tertawa kecil terkecuali Ryo karena sebenarnya ia tidak mau melakukan rencana dari Tokichi, itu juga terpaksa (Ryo yang malang). Jiromaru pun keluar sambil membawa banyak omigiri yang kelihatannya nikmat dimakan (Haduh, jadi pengen makan).

"Ini dia...Omigiri Special dari Jiromaru...Silakan menikmati", ucap Jiromaru dengan nada riang sekali. Semuanya mengambil omigiri tersebut dan mereka pun memakannya... Dan apakah yang terjadi ?

"UEHK...Rasanya tidak enak !", bentak Go sambil memuntahkan makanan yang telah masuk kedalam mulutnya.

"Benar !", kata Tokichi yang ikut berbicara juga. Tiba-tiba saja Jiromaru langsung sedih.

"Itu tidak benar kan ?", tanya Jiromaru dengan pasang raut wajah sangat sangat sedih.

"Aku sependapat dengan Go dan Tokichi", kata Retsu yang semakin memperburuk keadaan.

"J, apa kau sependapat dengan mereka ?", tanya Jiromaru lagi yang sudah mulai menangis. J menganguk dengan santai. "Kalau kakak ?", Jiromaru bertanya lagi yang menahan menangis.

Ryo tidak mau mengatakan bahwa makanan buatan Jiromaru itu tidak enak, padahal rasanya lezat. Tapi kali ini dia harus berbohong kepada adiknya (Itu baru kakak yang baik). Ia mengepalkan tangannya yang menahan kesal. Tapi, Tokichi memberi sinyal pada Ryo yang artinya "Ayo, katakan cepat. Kalau tidak, kami tidak akan memaafkanmu !". Akhirnya Ryo membuka mulutnya.

"Tidak enak" , kata Ryo sambil menutup matanya.

Kemudian petir menyambar, Jiromaru sangat terpukul dan ia pergi meninggalkan Lab Dr. Tsuchiya sambil menangis. Baru pertama kali makanan buatanya dibilang tidak enak, dia pikir bisa memuaskan para anggota Victorys. Setelah Jiromaru pergi dari Lab, semuanya makan omigiri buatan Jiromaru yang masih tersisa banyak.

"Uh...Rasaya lezat", kata Go memuji makanan itu.

"Tadi katanya tidak enak ?", tanya Retsu dengan santai.

"Itu kan hanya untuk membohongi Jiromaru saja", jawab Tokichi yang berbicara sambil makan.

"Apa selanjutnya ?", tanya Ryo dengan nada sedikit marah karena ia ingin selesai juga rencananya Tokichi.

"Tenang dulu Ryo, jangan terbawa oleh emosi !", ucap J yang menenagkan hati Ryo.

"Aku akan menghipnotis dia. Untung saja aku telah belajar menghipnotis seseorang", kata Tokichi sambil bergaya seperti biasa.

"Aku yakin dia kembali ke tendanya.", kata Go yang asal menebak.

"Ayo apa yang kalian tunggu... LET'S GO...!", perintah Retsu dengan jiwa seorang captain yang bersemangat.

Semuanya menurut dan pergi ke tempat Jiromaru sedang bersedih. Disaat yang bersamaan, Jiromaru sedang menangis didalam tendanya. Perasaannya benar-benar terpukul karena dia mengdengar kata-kata dari TRF Victorys. Kemudian dia mengdengar suara ranting diinjak dan ia pun keluar untuk melihatnya, dan Tokichi pun muncul untuk menghipnotis Jironaru. Ia berhasil dihipnotis olehnya dan Tokichi membuat Jiromaru didalam mimpi terburuknya. Sementara itu semuanya mempersiapkan kejutan untuk Jiromaru. 2 jam telah berlalu dan Jiromaru pun sadar dari mimpi buruknya dan...

"HAPPY BIRTHDAY JIROMARU TAKABA", semuanya serempak memberikan ucapan selamat.

"Jadi kalian berbohong soal makanan buatanku tidak enak ya ?", bentak Jiromaru yang mengeluarkan setetes air mata. Semuanya menganguk dan mereka tertawa bersama.

~END~

Aurhor : Akhirnya selesai juga ! (sambil loncat keatas kasur)

Go : Woy, kami digaji enggak atas peran di fic lu yang konyol itu ?

Author : Enggaklah

Tokichi : Loh, kok begitu ?

Author : Gua belum punya uang...! (berteriak)

J: Lu kan gak usah berteriak seperti itu !

Jiromaru : Benar, berisik tahu ! (mebahan emosi)

Author : Iya iya iya

Retsu : Lalu, kami kapan digaji ?

Ryo : Aku lebih memilih tidak usah digaji aja oleh lu !

Author : Ryo, lu memang yang terbaik ! (sambil meluk Ryo dengan erat)

Tokichi, Retsu, Go, Jiromaru, J : Huh... (aku disorakin)