FANFICTION

Tittle : Kris, I'm Not The Right Person For You.

Author : baboNamja

Pair n cast : Kris x Tao (EXO M) Xiumin Chen Baekhyun Chanyeol BaekYeol

Summary : Tao dijadikan seorang pelacur karena Perusahaan milik keluarganya jatuh bangktut dan Ayah Tao selaku direktur utama dari perusahaan tersebut terlibat hutang yang sangat besar dengan kelompok Yakuza yang paling ditakuti di China, Kris adalah seorang Kepala Penyunting baru Disebuah majalah Gosip yang sedang mengadakan pesta disebuah Diskotik...

Bagaimana tao dan Kris dipertemukan ? akan kah Kriss menerima Tao? akankah segalanya terselesaikan ?

Warning : Author Pemula , Yaoi , Claffie FF , Slash, Bondage (typo dimana mana)

Rate : T

Copytight : Cerita Milik Author, No Plagiarizm No Copas No No No !

Disclaimer : Tokoh merupakan milik diri mereka masing masing dan milik orang tua mereka .

Episode Sebelumnya :

KRISS TOLONG AKUUU!


Chapter 4

Kriss POV

Kriss Tolong Aku !

Teriakan Tao terus berdenging ditelingaku, Tapi kenapa mataku tidak bisa dibuka?, Sial Tubuhku terasa berat, Aku tidak bisa merasakan jari jari tanganku.

Aku terus berusaha untuk bangkit, sial aku benar benar tidak bisa bangkit.

Perlahan mataku terbuka, aku terbaring ditanah, didekat bangku taman, Matahari mulai menmerah menandakan waktu sudah menjelang malam.

Sedikit demi sedikit aku berusaha bangkit dengan menopang tubuhku dengan tanganku.

Sial pukulan pria pria tadi membuat kepalaku sedikit pusing.

*Glek ! TAO ... tiba tiba ingatan tentang Tao muncul dikepala ku, mendadak seluruh kekuatanku kembali.

Aku bangkit bermaksud berusaha mengejar Tao dan Kelompok mafia tadi, Aku mendapati boneka tangan yang aku belikan untuk Tao tercecer tidak jauh dari tempatku berdiri, Aku mengambilnya "Tao, I'll protect you" dan segera menuju mobil.

Kriss POV End


"Tapi Dimana aku harus mencarinya?" gumam Kriss dalam Hati.

Drtt Drttt... Tiba Tiba ponsel Kriss bergetar.

"Kriss ! kemana saja kau, Kau melewati Rapat penting dengan Perdana mentri Xiah Junsu(?) yang akan menjadi Top Person yang ditampilkan dimajalah kita Minggu ini, Perdana mentri sangat marah karena kau tak kunjung datang. Karir mu akan berakir Kriss" from chen

Kriss menatap malas layar ponselnya, Kriss tidak begitu terkejut dengan pesan Chen, karena sekarang yang ada difikirannya hanyalah Tao, Bahkan Kriss rela kehilangan segalanya asal dapat menyelamatkan Tao.

"Baiklah , aku akan pergi ketempat aku dan tao pertamakali bertemu" Kata kriss pelan dan mulai memacu kecepatan mobilnya secepat yang ia bisa (janganngebutngebutKriss)

Sesampai diDiskotik tempat pertamakali Kriss dan Tao bertemu, Kriss segera menuju pintu masuk. saat ini Diskotik itu sedang tutup, pintu masuknya terkunci tapi sangat jelas memang ada beberapa orang didalamnya.

Kriss terus mencari celah untuk melihat apa yang sedang terjadi didalam.

Saat Kriss berada disekitar pintu masuk belakang diskotik, Kriss melihat dua orang Penjaga bersenjata menjaga pintu itu dengan ketat.

"Ah... Sial, Bagaimana aku bisa masuk?" umpat Kriss.

Kriss pun berinisiatif untuk melakukan sebuah strategi.

Kriss menghidupkaan Alarm Otomatis Mobilnya, Kedua Penjaga itu terkejut mendengar alarm mobil milik Kriss yang hidup tiba tiba , sontak kedua penjaga itu beranjak menuju pintu depan , hingga sekarang pintu belakang tidak ada satupun orang yang menjaga.

Dengan mudah Kriss memasuki diskotik itu melalu pintu belakang.


TAO POV

"Kriss,,, Tolong aku..." aku terus menyebut nama Kriss dalam hati , berharap Kriss akan datang membantu ku.

Aku tidak tau harus bagaimana, Mereka telah mebunuh adik ku May sejak sebulan yang lalu dan tidak mengatakannya padaku. dan terus menjadikan may sebagai alat untuk mengancamku. padahal mereka sudah membunuh May. Cihhh dasat Mafia biadap.

"Apa yang kau fikirkan Eoh?" Tanya Mr Kurt si Bos besar Mafia yang sedang memegang pisau belati miliknya, aku tidak tau apa yang akan dia lakukan.

Aku hanya diam tidak menjawab pertanyaannya. Perlahan Mr Kurt berlajan mendekati ku dan membuka satu persatu kancing kemeja ku. setelah melepas semua kancing kemejaku, Mr kurt menempelkan pisau belatinya didadaku.

"Sepetinya kau akan menyusul Ayah Ibu dan Adikmu dineraka anj"ng Kecil" begitu biasa dia menyapaku. Sedikit demi sedikit dia menusukan pisau belatinya ke dadaku, Rasanya begitu sakit, aku terus menggigit bibir bawahku sambil menahan airmataku yang terus memaksa untuk keluar.

Sialnya pria ini tidak benar benar menusuk dadaku dengan pisau itu, Tapi dia menghujamkan pisau Belatinya sedalam satu centimeter dan menorehkannya kesekujur tubuhku seperti anak kecil yang sedang mewarnai.

"Ahhhh... LEPASKAAAN!" jerit ku kesakitan.

TAO POV END


Melihat Kejadian itu , Kriss benar benar tidak sanggup melihat pandanya yang tersiksa. Kriss segera berlari menuju Bos Mafia itu dan mengeluarkan Jurus tendangan Berputarnya (?) Tepat mendarat dikepala Bos Mafia Sialan itu. (HOREE)

"K..Kriss...?" SeruTao Lirih, dada Tao terus mengalirkan Darah. tangannya diikat keatas.

"TAO... " Kriss berjalan mendekati Tao dan Berusaha melepaskan Ikatan ditangan Tao.

"Kriss terimakasih"... Tao menyandarkan dagunya dibagu Kriss.

"Ayo Segera kita pergi dari sini" Kata Kriss sambil membopong Tubuh Tao...

Tapii...

"Kalian tidak akan bisa keluar dari sini Hidup Hidup." Seru Bos Mafia Laknat yang terbaring di lantai tadi sambil mengarahkan pistolnya kearah Kriss dan Tao.

Kriss dan Tao menoleh kearahnya dengan Terkejut. Tiba Tiba sesosok Pria muncul dari belakang mereka merebut Tao dari Kriss, Pria tersebut adalah Anak buah dari mafia itu. dia mengunci Leher Tao dengan lengannya dan Mengarahkan Pistol Keperut Tao.

Melihat Kejadian Ini Kriss hanya Bisa terkejut dan mematung karena memang tidak ada yang bisa dilakukan lagi.

Tiba Tiba ...

"Dorrrrr..." Suara Pistol berbunyi dan ternyata peluru panas itu menembus Kepala si Bos Mafia itu.

"Kriss Selamatkan Namja Itu sekarang !" seru Seorang Namja yang perlahan muncul dari Kegelapan.

Kriss segera berbalik dan merebut Tao dari cengkraman anak buah Mafia tadi. dan Kriss berhasil menyelamatkan Tao.

"Dorrrr... Sebuah tembakan Mendarat dikepala Anak buah mafia tadi dan masih berasal dari Pria yang berdiri didalam kegelapan itu. Bos mafia dan anak buahnya terbaring dilantai sambil mengucurkan darah dari kepalanya masing masing.

"Tao... " Kriss memeluk Tao yang lemah erat karena telah kehilangan banyak darah..

"Kriss..." Tao mengusap pipi Kriss dengan tangannya yang berlumuran darah dari dadanya.

"Kriss segera bawa Namja itu ke rumah sakit" Seru Namja yang berjalan mendekati Kriss dan Tao dari kegelapan.

Ternyata namja itu adalah CHEN !

"Chenn... Kenapa kk.. kau bb?"" Tanya Kriss terkejut.

"Aku mengikutimu, saat aku pulang dari kantor aku melihat mobilmu melaju kencang jadi.. aku ikuti, beruntung pistol milik ayahku yang seorang polisi ini ketinggalan dimobil ku. dan ternyata Les menembak yang aku pelajari sejak kecil ini beguna" Chen Bicara panjang lebar..

"Ayoo aku bantu mengangkat nya." Chen membantu Kriss membopong Tao ..


"ANAK KECIL TIDAK SEMUDAH ITU" Seru Bos Mafia tadi yang ternyata masih belum mati walaupun kepalanya telah tertembak sambil berdiri dengan penampilan layaknya Zombiee.. sambil menarik petikan senapannya dan menembakannya kearah TAO...

"DOOOOOORRRRRRRRRRR..."

"Agkhhhhhhhhhhh..." Dada Tao terkena tembakan Pria itu, Sontak Chen kembali menembak bos Madia yang sangat sulit dimatikan ini berkali kali dikepala.

"Tao !" Kriss yang Shock melihat Tao yang ternyata benar benar tertembak didadanya, Tubuh Tao semakin memberat tapi Kriss terus berusaha membopongnya.

"LEKAS BAWA DIA KEMOBIL ! " Sorak Chen ,, segera mereka berdua membawa Tao kemobil Kriss . Chen mengendarai Mobil Tersebut sedangkan Kriss dan Tao dibelakang.


Tao berbaring diatas paha Kriss sambil terus memegangi dadanya yang tertembak.

"TAO Bertahanlah... Sebentar lagi kita sampai dirumah sakit" Kriss berusaha membuat Tao tetap Sadar.

"Kriss.. awalnya ku kira kau adalah malaikat maut, tapi ternyata kau terlalu tampan untuk seorang malaikat maut. kau lihat? malaikat maut sepertinya sedang duduk bersama kita, dan wajahnya tida setampan wajah mu " Kata Tao dengan Lemah.

"Tao ! pabo.. jangan bicara seperti itu, Kau harus tetap hidup, dan Menemani ku..." Jawab kriss cemas

"Kriss,, aku bukan orang yang baik untuk mu... you deserve a better person.. uhukk.. uhuk.." Tao berkata sambil batuk batuk yang mengeluarkam darah.

"Tao... bertahanlah... saranghaeyoooo" Kata kriss sambil menitikan Air mata.

"Kriss.. Aku merasa senang sekarang... Kau membuatku merasakan bagaimana rasanya mencintai sesorang, dan ini pertama kalinya sesorang mengatakan kalau dia mencintaiku" Jawab Tao lemah sambil tersenyum.

"Aku mencintai mu Tao, Aku mencintaimu apa adanya (GOMBAL). tak peduli apapun kau dan bertapa buruknya kehidupanmu... ak" Belum sempat Kriss menyelesaikan Kata Katanya,,, Tao membungkamnya dengan meletakan jari terlunjuknya yang berlumuran darah didepan bibir kriss..

"Sttt... Kau membuat Malaikat Maut yang duduk disana memasang wajah sebal karena pekerjaannya harus tertunda, diamlah dan biarkan aku pergi bersamanya." Kata Tao sambil menitikan air mata.

"tidak... tidak akan kubiarkan..aku akan membuatnya membatalkan rencanya" Kata Kriss dan segera mengecup bibir Tao..

"Emhh..." Tao mendesah karena susah bernafas, Kriss terus menguatkan ciumannya.

"Kita sudah sampai .. Segera bawa dia ke UGD" Seru Chen yang cuma bisa geleng geleng melihat kejadian dibelakangnya.

Kriss melepaskan ciumannya...benang saliva terlihat menghubungkan bibir mereka berdua.

"aku sudah banyak melakukan ciuman dengan banyak orang, Tapi ciumanmu adalah yang paling manis dan membuat jantungku Malaikat maut merencanakan sesuatu saat kita berciuman." Jawab Tao sambil sedkit tersenyum

"Jangan bodoh Tao..Kau akan tetap hidup begitu juga aku." Kata Kriss sambil membopong Tubuh Tao ke UGD...

"Kriss... Malaikat maut itu terus mengikuti kita.. tapi dia tersenyum kepadaku dan terus memegangi bahumu" Kata Tao.

"Apa katamu" ...

... ...


Disanalah Kriss.. berdiri disamping sebuah Gundukan tanah yang bertaburan bunga dan masih tercium bau wangi mengenakan setelan Jass Hitam dengan Kemeja Putih..

Gundukan Tanah itu memiliki nisan bertuliskan nama TAO ..(mian Author ga tau nama lengkap Tao panda)
Kriss terus menggenggam Boneka panda yang dibelikannya untuk Tao dikebun binatang.

"Tao... Kenapa kau meninggalkan ku?" kata Kriss pelan sambil meletakan rangkaian bunga berwarna Putih disamping Nisan Tao.

Drttt.. Drtttt... Ponsel Kriss bergetarr..

sebuah pesan "Kriss segera kembali ke kantor, Kita ada meeting lima menit lagi dengan kepala redaksi" dari CHEN

Kriss memasukan ponselnya ke saku Jas dan berdiri sambil tersenyum.

Saat ini Kriss sedang berdiri disebuah Trotoar.. Kriss melihat sebuah Mesin Kopi disebrang Jalan. saat ini jalan sagat sepi mobil tapi cukup banyak pejalan kaki.

"Hmm.. Aku mau membeli Kopi disana dulu," Kriss tersenyum sambil memandangi boneka Panda yang ada ditangannya.

Kriss menyebrang perlahan


Tap .. Tap.. Tap .. Tap... "Pluk..." Boneka tangan Milik Kriss terlepas dari tangannya dan tergeletak dijalan, Kriss jongkok dan mengambilnya...

"BRUAAAAAAKKKKKKKK..."

Sebuah Mobil Menabrak Kriss yang sedang mengambil boneka tangan pandanya ...

Kriss Tertabrak dengan sangat Keras.. sehingga semua pejalan kaki berjalan mendekat.

Kriss terbaring dijalan raya dengan jasnya yang berlumuran darah. Kriss terus menggenggam boneka pandanya yang Sekarang Juga berlumuran darah. Mata Kriss tetap terbuka melihat kearah langit. Telinganya tidak dapat mendengar suara orang disekitar dengan jelas lagi. tapi dia melihat sosok Pria dengan Jubah hitam yang perlahan muncul diatas kepalanya .

Pria itu tersenyum dan menyodorkan tangannya kearah kriss.. Tanpa melawan Kriss menggenggam tangan Pria itu.

Tiba Tiba semuanya Gelap.


Kriss POV

Kriss gege ... Kenapa kau bisa ada disini?

Suara ini ,, Suara yang sangat kurindukan.

Suara Tao?
Aku membuka mataku perlahan.. dan alangkah terkejutnya aku melihat Tao yang sedang duduk dihadapanku sambil tersenyum.

"T..TAO? " Tanya ku Heran.

"Kriss gege kau membawakanku boneka panda yang kau belikan dulu.." Jawab Tao sambil tersenyum

"Ah... Ne.." jawabku sambil melihat boneka panda yang ada ditangan ku sambil menyerahkannya pada Tao.

Tao terlihat senang. Aku heran .. dimana ini.. aku dan tao berada disuatu padang Rumput indah dengan pepohonan dan udaranya yang sejuk. kami berdua mengenakan piyama Putih.

"Tao.. dimana kita ?" tanya ku...

"Dimana kita ?aku juga tidak tau.. setelah aku menutup mataku saat kriss gege menggendongku aku tersadar ditempat ini , aku kira Kriss gege meninggalkan dan mencampakannku , tapi aku senang Kriss gege sekarang ada disni , Terserah dimana kita yang penting sekarang kita bersama." Jawab Tao, sambil memelukku erat.

Benar , Aku tidak peduli, yang penting sekarang aku dan tao bersama.

"Ayo kita ke rumah... " Tao menarik tanganku, Kami berdua bangkit dan menyusuri padang rumput indah ini menuju sebuah rumah kecil berwarna Putih yang terletak didekat danau indah yang memancarkan cahaya seperti pelangi.

"Kriss gege ,, Sekarang kita akan selamanya bersama.." Kata Tao..

"Tapi kenapa kriss gege tiba tiba ada disini..." Tanyanya Heran

"Ah.. aku juga tidak peduli bagaimana bisa aku ada disini, yang penting sekarang kau dan aku bersama." Jawab Ku Sambil tersenyum.

Aku memeluk Tao dari belakang dan mengaitkan kedua tangan ku didepan perut tao sambil menyandarkan kepalaku dibahunya. Tao membalas dengan menggenggam tangan ku.

"saranghaeyoo Tao"

"Nado Saranghae Kriss gege"

Chu ~~

_END_


Yeahhh END ,,, Begimana Reader ? Suka ga endingnya ? walaupun keduanya Menninggal tapi akirnya tetap bersatu dialam Baka. (#Tragis)

Author ga tega bikin Kriss kesepian jadi begini deh...

Author Kaga bisa bikin adegan NCan Soalnya Hari ini Author Puasa (hehehe) Jadi Author takut kurang pahalanya karena menghayal this and that... (AUTHORINSYAF)

OH Iyaa., Chen Keren Kan? jadi Pahlawan Di Akir akiir :D

Semoga Reader Suka... Terima kasih buat yang Review ,, Reviewan Reader Bikin Author dapet banyak Inspirasi

Keep Review and Keep supporting me

RNR

~LOVE baboNamja