Because of you, I got Insomnia!

Cast:

Cho Yun Ai: Yeoja

Kim Ryeowook: Namja

Cho Kyuhyun: Oppa dari Yun Ai

Choi Siwon: Appa dari Yun Ai

Kim Heechul: Eomma dari Yun Ai

Summary Note: Oke, kita ketemu lagi di chapter 2! Gimana sama Chapter pertamanya? Terlalu singkat, ya? Iya, begitulah Kanari. Kalau buat one shoot kadang takut kepanjangan, tapi kalau buat chapter, satu chapter-nya malah jadi sedikit banget! Mianhaeyo, ne Chingudeul! RnR Please, but never flame!

#Yun Ai POV

Beberapa yeoja menghampiri mejaku sambil menanyakan berbagai macam tentangku. Mereka menanyakan hal-hal menarik yang membuatku jadi dekat dengan mereka. Belum sampai satu jam di sekolah, aku sudah punya lebih dari 10 teman. Ya, walaupun teman namja ku baru 1 saja, Ryeowook.

"Yun Ai, nanti saat istirahat kau mau tidak main dengan kelompokku di taman sekolah? Mungkin teman-temanku akan memasukkan kau ke kelompok kami." Kata seorang sahabat baruku yang bernama Kim-Faa-Shi. Dia anak yang baik dan ramah. Saat para Yeoja menghampiri mejaku, dialah yang pertama menanyakan semua hal tentangku. Tapi, sayangnya aku harus menolak ajakannya ini karena aku ada janji dengan teman namjaku itu.

"Ah, mianhae. Bukannya aku tidak mau, tapi aku sudah terlanjur janji juga oleh chingu baruku." Kataku sambil melirik kedepan, ke meja Ryeowook yang juga dihampiri beberapa namja.

"Dengan siapa? Apakah dia juga dekat denganmu, hah? Dia Yeoja atau Namja? Siapa namanya?" Tanya Faa Shi penasaran. Aku tersentak karena aku tidak mau mengatakan nama Ryeowook didepannya. Nanti, dia malah mengira Ryeowook adalah namja cinguku.

"Ah, dia Yeoja. Aku belum mengetahui pasti siapa namanya, karena itu dia mengajakku bertemu di taman sekolah untuk berkenalan." Kataku gugup. Aku masih menatap ragu kedepan, ke meja Ryeowook yang masih dipenuhi namja yang sepertinya sedang meledeknya.

"Huh, ya sudahlah. Mungkin lain waktu kita bisa berkumpul bersama dengan kelompokku." Katanya sambil meninggalkan mejaku. 15 menit yang sepertinya berjalan dengan lambat, lambat-laun akhirnya usai juga dan bel masuk kelas segera berbunyi. Aku langsung duduk tegak dan melihat kearah pintu kelas, menunggu guru baruku masuk.

Ternyata, guru baruku itu seorang namja yang sudah agak tua. Mungkin umurnya sudah 30 tahunan keatas. Tapi, sepertinya dia masih kelihatan segar. "Oh, Annyeonghaseyo murid-muridku!" Ujar guru itu sambil tersenyum cerah ke seluruh muridnya, "Ne, seperti yang bapak dengar, sepertinya ada murid baru, ya? Nah, tolong yang murid baru itu, bisakah maju dan memperkenalkan dirimu didepan?"

Aku tersentak kaget dan berdiri dari mejaku. Beberapa murid yang sudah kukenal tersenyum kepadaku, sedangkan yang belum kukenal menatapku bingung. Aku berjalan sampai ke depan kelas, dimana guruku berdiri. Lalu, setelah mendengar aba-aba dari guruku, aku langsung memperkenalkan diriku, "Namaku Cho Yun Ai, tapi kalian dapat memanggilku Yun Ai. Aku pindahan dari Kyoto, Jepang tapi aku asli orang Korea. Umurku sekarang 16 tahun, aku lahir pada tanggal 7 February, Gomawo. Mohon bantuannya…" Kataku sambil membungkukkan badan. Beberapa murid ada yang menepuk tangan, tapi ada juga yang masih menatapku heran. Aku tidak ambil pusing soal itu dan mulai berdiri tegak lagi. Setelah mendengar aba-aba dari guruku lagi, aku langsung kembali ke bangkuku dan duduk tenang.

"Sekarang bapak ingin memberi materi pelajaran sejarah Korea. Mungkin kalian sudah ada yang tahu, tapi untuk menambah ilmu dan wawasan, ya tidak apa-apa. Mohon dicatat dibuku catatan kalian, ya." Semua murid segera mengeluarkan buku catatan sejarah mereka, dan aku juga mengeluarkan buku catatan baruku. Sebenarnya, saat pak guru menjelaskan, banyak yang belum kuketahui karena aku tinggal lama di Jepang, jadi tidak begitu banyak tahu tentang Korea. Tapi, aku tetap mengikuti pelajaran dengan baik sampai bel tanda istirahat berbunyi.

#Yun Ai POV End

#Ryeowook POV

Aku menunggu kedatangannya di taman sekolah, tepatnya di dekat air mancur. Agak lama aku menunggu disitu, mungkin ia masih berbincang-bincang dengan chingu barunya. Kira-kira, aku harus menunggu 8 menit di air mancur itu sampai ia datang.

"Mianhae, Wookie. Aku lama. Tadi beberapa Yeoja menghadangku untuk mengajak berkenalan, jadi mian kalau agak lama." Kata Yun Ai saat dia sudah tiba di taman sekolah. Aku tidak marah, aku hanya membalas perkataannya dengan senyumanku.

"Ne, tidak apa-apa. Duduklah. O,ya. Alamat rumahmu dimana? Bolehkah aku tahu?" Tanyaku sambil duduk di tepi air mancur. Untungnya hari ini air mancurnya tidak mengeluarkan air begitu deras, jadi bajuku tidak basah karena terpercik air.

"Ah, apakah kau begitu ingin tahu? Tapi melihat ekspresimu, sepertinya kau sangat berharap, ya? Ha..Ha..Aku bercanda. Ini kartu namaku, alamatku ada disitu." Katanya sambil menyerahkan selembar kertas karton kecil yang sebenarnya adalah kartu nama. Aku menerimanya sambil tersenyum. Saat aku lihat alamatnya, aku langsung tahu bahwa dia adalah anak orang kaya.

"Gomawo, ya. Bagaimana, apakah kau ingin tahu alamatku juga?" Kataku sambil mengeluarkan buku catatanku yang kecil dan pulpen dari dalam sakuku.

"Ne, wookie! Mungkin lain waktu aku bisa mengunjungi rumahmu bersama Oppaku atau sendirian." Aku lalu menuliskan alamatku di secarik kertas yang sudah kusobek dari buku catatanku.

"Ini alamatku. Mian karena aku tidak bisa memberikan kartu nama seperti yang kau lakukan. Alamat ini tidak jauh kok dari rumahmu. Mungkin berkisar 500 meter." Kataku sambil tersenyum.

#Ryeowook POV End

Ya ampun, Mianhae Chingu kalau akhirnya itu mungkin gak terlalu bagus… Soalnya, Kanari lagi gak konsen, digangguin sama chingu-nya Kanari yang kebetulan main ke rumah. Kalau Chingudeul gak gitu puas, bisa kasih kritik or saran pake review. Tapi, kalau chingudeul suka, jangan nge-flame. Mungkin dari saran dan kritik chingudeul, chapter 3 nya bisa lebih baik. Doain Kanari ya, chingudeul… Dan, sekali lagi Kanari betul-betul minta maaf sama kalian semua kalo FF ini banyak typo atau kesalahan.

With Love

-Kanari Amai