Chapter 6
My Life Your Life
GS Kyumin
Pairing : My beloved couple Kyumin (Kyuhyun x Sungmin)
Cast : Member SJ
Rating : T to M
Warning : Don't bash my Pair.. Oke..
Summary : Sungmin yeoja yang periang mempunyai seorang eomma yang terbaring dirumah sakit karena penyakit yang menyerang saraf pada otaknya. Sungmin berusaha mendapatkan uang dengan berbagai cara hingga ia masuk perangkap seorang Cho Kyuhyun yang akhirnya menjadikannya pembantu dan pemuas nafsunya. Bagaimana cerita mereka berdua hingga hati mereka dipersatukan oleh sebuah kata yang tak pernah habis "cinta"
Chapter sebelumnya
.
"Shit" Kata Kyuhyun menghentikan aksinya dan melepaskan rok Sungmin hingga celana dalamnya yang basah itu. Tak lupa ia juga melepas celana yang ia pakai hingga mereka berdua benar-benar full naked
"Kyuuuuh..." kata Sungmin menelungkupkan wajahnya yang memerah karena malu di dada Kyuhyun dengan nada manja
"Min... Saranghae... Jeongmal Saranghae..." Kata Kyuhyun menangkup pipi Sungmin
"Eh"
.
Pleaseee... If You Dislike, Don't Read Ok..
.
Happy Reading^^
.
Normal POV
.
Sungmin membulatkan matanya saat Kyuhyun mengucapkan kata itu, hingga ia tersenyum dan mengecup singkat bibir tebal yang ada dihadapannya.
"Aku anggap itu sebagai jawaban" Kata Kyuhyun sambil mengangkat tubuh Sungmin yang full naked keatas ranjangnya.
.
Kyuhyun mendidih tubuh polos Sungmin dengan tubuhnya yang juga tak tertutup sehelai benang pun.
"Min..." Kyuhyun mengusap pipi bulat itu dengan ibu jarinya
"Hmm... Eunghhh..." Sungmin tak bisa mengontrol dirinya sendiri saat Kyuhyun mulai menggesekkan juniornya pada vagina Sungmin, tangannya sedang berpegangan kuat pada bahu Kyuhyun
.
Kyuhyun menatap wajah Sungmin yang pasrah di bawahnya, ia dekatkan bibirnya ke telinga Sungmin dan mulai menjilati telinga tersebut perlahan hingga mulai ia kulum dengan penuh nafsu. Sungmin hanya bisa menikmati sambil mencengkram bahu Kyuhyun dengan kuat, pergerakan gesekan dibagian bawah tubuh mereka tetap berlangsung dengan gerakan lambat hingga membuat gairah Sungmin tak pernah padam.
.
.
Kyuhyun sudah tak bisa mengontrol dirinya, ia kecup dahi itu dengan penuh cinta, dua kelopak mata Sungmin, ujung hidung, dua pipi kenyal yang memerah dengan alami, dagu, hingga bibir M yang sedikit terbuka karena horny itu.
CUP
CUP
Kyuhyun terus mengecup singkat bibir shape itu hingga mulai menghisap dan mencumbunya dengan penuh gairah hingga hanya terdengar ciuman yang menggairahkan yang diiringi kecipak-kecipak tanda mulut mereka yang saling beradu berusaha mendominasi. Tangan Kyuhyun tak tinggal diam, sejak lama ia benar-benar mengagumi dada Sungmin. Hal ini tak ayal tak disia-siakan Kyuhyun, tangan kanannya menopang tubuhnya yang berada diatas Sungmin, sedangkan tangan kirinya meremas pelan dada itu seirama dengan ciumannya di bibir Sungmin.
Eungh... Ahhh... Kyuhhhh...
Sungmin berusaha lepas dari ciuman Kyuhyun karena ia benar-benar membutuhkan udara saat ini. Kyuhyun yang mengertipun segera melepasnya dan menghisap saliva Sungmin yang sedikit keluar dari sudut bibirnya.
.
Ia mengamati wajah Sungmin yang sudah benar-benar memerah. Sungmin terlihat menggigit bibirnya karena malu ditatap Kyuhyun, ia ikut menatap mata Kyuhyun yang penuh cinta itu sambil mengumpulkan kembali oksigen yang hilang dari paru-parunya.
Kyuhyun benar-benar dibuat gila oleh wajah Sungmin yang seperti ini, ia pelintir niple Sungmin yang sudah sangat mengeras itu sambil mengamati wajah Sungmin.
.
Eunghhh... Enghhh... Desah Sungmin sambil menggigit bibir bawahnya berusaha agar tidak mengeluarkan desahan. Wajah Sungmin saat ini seperti kepiting rebus karena Kyuhyun tak berhenti menatapnya.
.
Perlahan Kyuhyun mengelus dada Sungmin dengan gaya erotis, diciumnya payudara Sungmin yang menganggur dengan lembut.. Ia kecup sekeliling dada itu dengan pelan membuat Sungmin gelinjangan karena saat inipun gesekan dibagian privatnya tak berhenti dari tadi... Kyuhyun mulai memasukkan payudara kanan Sungmin kedalam mulutnya, dihisapnya dengan cepat membuat Sungmin terlonjak-lonjak nikmat, terkadang ia gigit kecil dengan gemas ujung niplenya dan ia jilat ujung niplenya tanpa menghentikan remasan tangannya di dada Sungmin sebelah kiri.
.
"Ooooh... Kyuuuuh... Emmh.. Eunghh.." Sungmin perlahan melengkungkan badannya membuat Kyuhyun menikmati leher Sungmin yang terekspose itu. Bagian bawah Sungmin sudah benar-benar basah karena Kyuhyun sangat pintar merangsang nafsu Sungmin. Ia tak henti-hentinya mengganti tangannya untuk meremas dada Sungmin dengan gemas seakan tak ingin dada itu lepas dari tangannya.
.
Sesuatu dibawah sana sudah terlihat sangat tegang dan sudah begitu basah.
"Min..." kata Kyuhyun dengan pelan ditelinga Sungmin, ia benar-benar sudah tidak bisa menahan hasratnya seperti biasa saat ini
"Eumhh.. " Sungmin hanya menyahut dengan nafas yang naik turun sambil menatap Kyuhyun dengan sedikit menunduk, ia benar-benar malu menatap wajah Kyuhyun
"Mianhe..." ucap Kyuhyun seraya memposisikan juniornya di kemaluan Sungmin yang sudah sangat basah
"Saranghae..." kata Kyuhyun hingga ia memasukkan juniornya kedalam vagina Sungmin dengan pelan
JLEB
"Ahhhh... Kyuuuu sakit..." Sungmin meringis sambil meremas sprei. Terlihat ada darah yang keluar dari vaginanya
"Min... Tahan sebentar, aku akan melakukannya dengan pelan!" Kyuhyun usap pipi Sungmin pelan. Sungmin terlihat kaget melihat ekspresi Kyuhyun yang khawatir dengan keadaannya, akhirnya ia peluk Kyuhyun dalam pelukannya berusaha menyampaikan bahwa ia sudah menyerahkan semuanya pada Kyuhyun, ia lingkarkan tangannya di leher Kyuhyun pasrah.
Kyuhyun angkat wajah Sungmin dan mengecup bibir itu singkat dan pelan... "Saranghae Min... Jeongmal saranghae..."
.
Sungmin mengangkat wajahnya melihat mata Kyuhyun yang berbinar tajam dan lembut sekaligus dalam satu waktu. Ia tak menemukan yang lain, hanya ketulusan yang ada dalam mata itu.
Sungmin sudah tak bisa menguasai dirinya, ia benar-benar sudah horny berat saat Kyuhyun mulai meremas dadanya lagi dan mengecup membuat tanda di setiap jengkal leher dan dada Sungmin
.
"Eunghh... Kyu..." Sungmin menggerakkan pinggulnya dan Kyuhyun yang mengerti mulai menggerakkan juniornya keluar masuk dari vagina Sungmin.
.
"Ahhh... Ahhh... Ahh..."
"Eungh... Ahmmm... Ahhh..."
"Kyuuuh..."
.
Kyuhyun terus menggenjot tubuh Sungmin, bergerak secara teratur sambil terus meremas dada sungmin bergantian. Ia benar-benar sudah tidak bisa mengontrol dirinya, ia begitu menyukai saat Sungmin mendesahkan namanya dengan wajah yang begitu menahan nikmat.
"Ah... Ah... Anghh..." Bulir keringat sudah keluar dari dahi mereka, nafas tersengal-sengal terdengar bersahutan dari dalam kamar yang suhunya sangat panas itu.
.
"Ahhh.. Aaahh.. Kyu... Aku hampir sampai.."
"Disinikah Min?" Kyuhyun melesakkan juniornya dalam dan tepat mengenai gspot Sungmin
"Eungh.. Eeeghh... Ahhh... Kyuuuuh..."
Sungmin benar-benar baru merasakannya, kenikmatan tiada tara saat cairannya keluar dan membasahi junior Kyuhyun yang masih tertanam dalam liangnya.
.
"Min... Aku sedikit lagi... Ahhhh..." Kyuhyun terus menggenjot tubuh Sungmin hingga tubuhnya tersentak sentak dan mendongakkan kepalanya keatas saat puncak kenikmatannya datang. Ia tindih tubuh Sungmin pelan hingga dadanya menempel di dada Sungmin.
.
"Oh Tuhan... Min aku ingin lagi, kau begitu nikmat" Kyuhyun berujar menatap wajah Sungmin
BLUSH
Sungmin memalingkan wajahnya berusaha menyembunyikan wajahnya yang merah padam karena malu, entah ia merasa sangat tersanjung saat Kyuhyun mengatakan itu. Kyuhyun mulai menggerakkan pinggulnya lagi saat sudah mulai menetralkan nafasnya yang tersengal
.
"Kyuuuh..." kata Sungmin memajukan bibirnya
"SHIT... Mianhe Min, aku begitu menginginkanmu lagi" junior Kyuhyun mulai menegang lagi saat Sungmin mempoutkan bibirnya.
"Kyu... Eummphhh..." suara Sungmin terputus akibat cumbuan Kyuhyun pada bibirnya, ia lesakkan lidahnya ke bibir Sungmin yang masih tertutup rapat dan mengetuk gigi-gigi yang tersusun rapi itu. Sungmin hanya bisa pasrah dan membukakan jalan pada lidah Kyuhyun. Lidah itu mulai beradu, menyesap isi mulut masing-masing, mengabsen setiap inci yang ada didalamnya, menggelitik langit-langit Sungmin hingga Sungmin meremas rambut Kyuhyun pelan.
.
Hanya suara kecipak adu lidah yang terdengar dikamar itu, Sungmin berusaha mengimbangi walau akhirnya ia memang harus kalah dari Kyuhyun. Kyuhyun melepas tautan bibirnya, hingga ia hanya melihat pemandangan yang begitu indah. Sungmin yang terlihat tersengal dengan bibirnya yang terbuka dan wajah sayunya yang begitu menggairahkan Kyuhyun.
.
"Ahhh... Ahhh... Eunghh..." Kyuhyun mulai menggerakkan pinggulnya lagi.. Memasukkan dan mengeluarkan juniornya yang sudah sangat tegang itu.
"Ahh... Min.. Tubuhmu sangat sensitif" terus dan terus, Kyuhyun membawa Sungmin kedalam kenikmatan dunia yang sama-sama belum pernah mereka rasakan sebelumnya
"Eunghhh... Kyuuuuh... Aku.. Aku akan..."
"Bersama Min..."
"Ahhh... Eunghh... Eunghh.. Ah.. Ah... Ah..." Kyuhyun mempercepat gerakan in out nya, ia lesakkan juniornya dengan cepat dan dalam hingga membuat Sungmin hanya mendesah dan mengerang nikmat
"Ahhh... Kyuuuuuuuuh..."
"Minnnn...ahhhh..." terdengar erangan yang keras saat mereka berdua kembali klimaks untuk yang kedua kalinya.
"Kyu.. Aku lelah..." Kata Sungmin menatap Kyuhyun dengan rengekkannya..
"Ne..." kata Kyuhyun memalingkan wajahnya dan membaringkan tubuhnya, memeluk tubuh Sungmin hingga mereka berhadapan begitu possesive tanpa melepaskan tautan antara kemaluan mereka. Sungmin hirup aroma tubuh Kyuhyun, ia letakkan kepalanya di lekuk leher Kyuhyun.
.
.
"Tidurlah Min..." Kata Kyuhyun lembut sambil mengelus rambut Sungmin dan menarik selimut yang ada disampingnya.
Sungmin hanya mengangguk dalam dadanya, nafas mereka masih tidak teratur, dan degub jantung mereka terdengar bersahutan merdu menyampaikan betapa sebenarnya saling menyayanginya mereka berdua hingga nafas mereka benar-benar teratur menandakan mereka sudah tertidur.
.
"Kyuuuuh..." Sungmin menepuk pelan pipi Kyuhyun, ia sedikit mendongakkan kepalanya untuk melihat wajah Kyuhyun
"Euuum... " Kyuhyun membuka matanya di saat larut malam dan mendapati wajah Sungmin yang terlihat memelas
"Ada apa?" kata Kyuhyun khawatir
"Aku haus... Aku ingin minum Kyu... Aku ingin kedapur!" kata Sungmin sambil membelai dada Kyuhyun agar Kyuhyun mengizinkannya
"Kau terlalu banyak mengerang dan mendesah, sana kedapurlah!" kata Kyuhyun agak ketus sambil memalingkan wajahnya
BLUSH
"Sungmin menepuk-nepuk pipinya yang mulai memanas" hingga ia tersadar sesuatu "tapi Kyu... Kita masih... Eumh...eumh..." Sungmin sedikit bingung mengatakannya pada Kyuhyun
"Eh ada apa?" kata Kyuhyun terdengar khawatir dan kembali menatap Sungmin
"Itu... Itu..belum kau lepas" Kata Sungmin sambil menunjukkan sesuatu yang masih bertaut di bagian bawah tubuh mereka
DEG
"Ah iya.." kata Kyuhyun gugup sambil menggaruk bagian belakang kepalanya
PLOP
"Uhhh... Ssssshhhh..." kata Sungmin meringis pelan
"Apa begitu sakit?"
"Ah... Aniya... Hanya sedikit perih" kata Sungmin sambil mengambil handuk yang ada disamping bed mereka. Wajah Kyuhyun dan Sungmin benar-benar memerah saat ini
.
Sungmin bergegas pergi ke dapur walau dengan gerakan yang pelan mengingat bagian bawah tubuhnya yang masih sedikit perih. Ia tersenyum mengingat betapa Kyuhyun menghabisi tubuhnya dengan wajah yang terlihat frustasi tak bisa menahan keinginannya. Sungmin rasa 1 puzzle kembali bisa ia satukan dalam memorynya. Air yang masuk kedalam kerongkongannya serasa begitu nyaman, sungguh ia sangat malu saat Kyuhyun berkata ia terlalu banyak mendesah.. Hei.. Ia mendesah karena Kyuhyun yang tak henti-hentinya menggenjot tubuhnya.
.
CKLEK
Sungmin kembali masuk kedalam kamar itu. Bau khas setelah bercinta sangat tercium jelas di ruangan itu. Ia melihat Kyuhyun merentangkan tangan kirinya dengan lebar. Sungmin tersenyum dan segera membaringkan tubuhnya di samping Kyuhyun yang sudah terlihat membungkus tubuhnya dengan selimut sampai kepalanya.
.
"Eh..." Sungmin terbelalak kaget saat Kyuhyun membuka selimutnya dan melepas kaitan handuk yang ia pakai. Mereka berdua kembali sama-sama full naked.
GREB
Kyuhyun memeluk Sungmin hingga Sungmin hanya ternganga merasakan tubuh mereka yang kembali berdempet tanpa sedikitpun jarak pemisah. Ia tarik selimut yang tadi menutup mereka berdua hingga tubuh full naked itu kembali tertutup sampai batas dada mereka yang saling berpelukan. Sungmin mengeratkan pelukannya hingga mereka berdua kembali tertidur pulas.
.
.
Pagi itu Sungmin berangkat kerja terlebih dahulu tanpa membangunkan Kyuhyun seperti biasanya. Ia sengaja berangkat lebih awal agar tidak harus bertatap muka dengan Kyuhyun. Ia menyibukkan diri di kantor agar tidak ada moment yang bisa terjadi antara mereka.
.
Sungmin POV
.
Aku benar-benar berusaha menghindarinya, aku benar-benar sudah gila. Aku ingat saat aku yang menariknya kedalam pelukan saat seperti biasa ia menghindariku bila keadaan kami mulai canggung. Entah apa yang kurasakan, dia mengucapkan kata itu dengan jelas dan entah berapa kali, lidahku kelu untuk membalasnya... Haisss bodohnya kau Lee Sungmin.
.
"Min... Kau kenapa?" aku mendongakkan wajahku pada Wookie yang terlihat mencemaskanku dari tadi "Kau masih sedih?"
"Ne... " aku menjawab seadanya, aku memang masih sedih setelah ditinggalkan eomma. Saat ini aku tidak punya siapa-siapa lagi, entah pada siapa lagi aku harus berlindung
"OMONAAAA... LEE SUNGMIN!" aku terjingkrak kaget saat mendengar teriakan Wookie yang sangat melengking itu
"YAK...! Sudah kubilang jangan berteriak padaku"
Aku merasa tanganku ditarik Wookie ke pojok ruangan, ia menatap mataku.. Ah bukan... Ia menatap..eungh.. Leherku.. Astaga mati aku...
"Apa yang diperbuat tuan muda Cho itu padamu Min? Apa yang telah kalian lakukan hingga bercak merah itu ada dilehermu?" pertanyaannya benar-benar menyudutkanku, tubuhku tegang seketika
"Ahh... I..itu..aku digigit serangga Wookie" kataku mencari alasan
"Aku bukan anak kecil yang bisa kau bohongi LEE SUNGMIN...! Huhh... Seharusnya aku tidak percaya pada Yesung oppa, aku akan benar-benar menghajar Cho itu" aku lihat ia mulai menyingsingkan lengan bajunya hingga melihatkan lengan kecilnya itu
"Haisss... Sudahlah Wookie, aku bukan anak kecil lagi... Lagipulaaa... Lagipulaaa a..a..aku yang bersalah" kataku sambil menundukkan kepalaku
"Mwooo... Haishhhh... Oemmonim... Mianhe.. Aku tak bisa menjaga Minnie dengan benar" katanya menautkan jarinya sambil menatap keatas seolah bicara dengan eomma
.
.
"Lee Sungmin"
Aku dan Wookie serempak mengalihkan penglihatan kami kearah namja yang sedang membawa sebuah berkas.
"Ah.. Kepala divisi.. Wae?" Aku segera beranjak mendekat, setidaknya aku tertolong dari interogasi Wookie
"Antarkan berkas ini pada Tuan Cho, aku akan segera berangkat, jadi aku harap kau yang mengantarkannya..."
DEG
Astaga aku benar-benar gugup sekarang, aku menoleh kearah Wookie dan yang kulihat hanya wajah masamnya yang terus menatapku. Akhirnya dengan langkah gontai aku langkahkan kakiku menuju ruangannya. Aku berusaha menetralkan jantungku yang entah kenapa berpacu dengan cepat. Langkah kakiku terhenti saat suara seseorang menginterupsi lamunanku.
.
"Sungmin ah.. Apa kau baik-baik saja?" aku kenal benar suara ini, suara yang selalu ada di sekelilingku dengan anehnya... aku menatap wajahnya dengan dingin...
"Ya.. Aku tidak pernah sebaik ini..." kataku dingin
.
Entah penglihatanku yang salah atau tidak ia melihat kearah leherku sama dengan apa yang Wookie tadi lakukan padaku. Ia terlihat mengepalkan tangannya, kali ini sungguh aku tak salah lihat wajahnya berubah jadi merah padam dan meninggalkanku dengan cepat.
.
TAP TAP TAP
Aku melangkahkan kakiku keruangannya,
"Huhh... Padahal aku berusaha menghindarinya, tapi kenapa malah begini" aku bergumam pelan hingga terdengar suara yang agak kencang dari ruangannya
.
"Kau... Bodoh Kyu...!"
"Aku memang bodoh jika berhadapan dengannya hyung..."
"Kau bahkan tidak memakai pe...ng man..."
"Mana... a... tau... .. hal... rti... tu... Hyung.."
Suara mereka terdengar terputus-putus karena intonasi
.
.
"Permisi sajangnim..." aku langsung masuk keruangannya, aku kaget melihat ekspresi mereka berdua yang seperti melihat hantu, aku mengerjapkan mataku berapa kali karena bingung. Selama beberapa saat 2 pasang mata itu membulat tak percaya saat melihatku, entah apa yang mereka fikirkan, aku benar-benar gugup sekarang
"LEE SUNGMIN! kenapa tidak ketuk pintu...? Dan apa kau sudah lama ada disana?"
Hei kenapa suaranya terdengar gugup begitu, walaupun yah.. Dia tetap membentakku, kulihat Yesung sajangnim menyikut tangannya
"Ah mianhe... Pintunya memang tidak tertutup Kyu..." kataku masih mengerjapkan mataku dengan bingung
.
Yesung sajangnim terlihat melirik kearahku dan melihat Kyuhyun dengan tatapan dinginnya seakan ingin menguliti monster itu dengan tatapannya hingga akhirnya keluar dari ruangan meninggalkan aku berdua dengannya
DEG
DEG
.
"Ada apa...?" huhh... Nadanya kembali dingin dan ketus padaku, Oh Tuhan.. Apakah anak ini tidak bisa berubah setelah malam tadi... Ah lupakan
"Ini.. Keapala divisi menyuruhku mengantarkan ini padaku Kyu... Ah... Sajangnim" kataku merutuki kebodohanku sendiri memannggilnya dengan nama pendek itu dikantor ini.
"Ahh... Ne... Letakkan saja dimejaku" aku melihat wajahnya terlihat serius menatap berkas yang ada di hadapannya, dia terlihat sangat tampan saat serius seperti itu
Aku jadi teringat kejadian malam tadi, namja itu pasti akan mencelakai Kyuhyun
"Kyu..." kuberanikan diriku memanggilnya
"Hmmm..."
"Bisakah kau berhati-hati.. Jaga dirimu baik-baik..." aku menundukkan kepalaku malu saat mengatakannya
aku merasa dia berjalan mendekatiku, benar saja.. Ia mengangkat daguku pelan dan tersenyum dengan hangat
"Kau kenapa? Kau yang jaga dirimu baik-baik, mungkin akhir-akhir ini aku akan sangat sibuk..." katanya pelan seraya mengusap rambutku
"Tapi Kyu..."
GREB
Suaraku tertahan saat tubuhnya mendekap tubuhku
"Kau begitu harum..." aku rasa dia sedang menyesap aroma yang keluar dari rambutku, ia menggesekkan hidungnya di pucuk kepalaku "Aku bisa menjaga diriku Min... Kau yang harus jaga dirimu..Ne?"
"Ne..!" hanya itu yang bisa kuucapkan saat ia membawaku kedalam pelukan yang hangat disiang ini
.
.
.
Normal POV
.
"Apa kau benar? Dia menjadikan Sungmin pelayan nafsunya?"
"Sungmin bahkan sudah hampir 2 bulan tinggal di apartemen Cho Kyuhyun itu tuan..!"
"Apa Sungmin tak berontak?"
"Sungmin diancam tuan... Jika tidak memuaskan bedebah itu ia akan dipecat dari perusahaan, Sungmin akhir-akhir ini juga terlihat murung... Dia juga telah merebut kewanitaan Sungmin tuan"
Namja itu menjelaskan lewat handphone dengan tangan yang mengepal kuat dengan garis wajah yang mengeras dan memerah
"Habisi namja itu... Sore ini...! Perintahkan anak buah bawahanku tapi kau harus tetap mengawasinya"
"Baik Tuan...!"
Garis wajah namja itu terlihat mengendur dan tersenyum puas
"Habis kau Cho Kyuhyun...!"
.
.
Sungmin melangkahkan kakinya di lorong rumah sakit sore itu, ada banyak dokter, perawat, atau keluarga pasien yang datang. Suasana rumah sakit entah kenapa sedikit ramai di sore ini. Sungmin melangkahkan kakinya ke sebuah ruangan, ia mengetuk pintu yang ada dihadapannya.
Tok Tok
"Masuk..."
DEG
Siwon terlihat tersenyum saat melihat Sungmin yang ada di balik pintu itu.
"Masuklah Sungmin ah..."
"Wonnie... Apa aku mengganggumu?
Siwon melepaskan kaca mata yang bertengger di hidungnya, ia berdiri menghampiri Sungmin, menarik tangan mulus itu pelan dan membawanya duduk di sebuah sofa panjang yang ada di ruangannya.
"Tidak sama sekali.. Aku hanya memberi tanda tangan pada beberapa berkas" Siwon berkata tanpa melepaskan pandangannya dari wajah Sungmin yang terlihat gugup
"Apa saat ini kau sibuk? Aku ingin mengajakmu ke kafe dekat sini" kata Sungmin menengadahkan kepalanya untuk melihat wajah tampan yang sedang tersenyum hangat itu
"Apa kau ingin berusaha menyampaikan sesuatu dengan baik agar tidak menyakitiku? Hahahaha" Siwon menebak sambil tertawa, tak ia sangka wajah Sungmin terlihat terkejut dengan keringat yang mulai jatuh dari pelipisnya "Eh.. Benar ya...? Wajahmu mudah ditebak Min..." Sungmin terlihat menatap Siwon dengan tatapan bersalah "Kajja kita ke kafe, apa kau yang mentraktirku?he..." Siwon berdiri dan melepas jas putihnya seraya menarik Sungmin keluar dari ruangan itu menuju sebuah kafe
.
.
Sementara itu di apartemen Wookie
"Wookie aku pergi dulu.. Keadaan lagi berbahaya" Yesung beranjak dari duduknya setelah mendapatkan telpon dari Donghae
"Ada apa oppa? Kau terlihat sangat pucat?" jari Wookie terlihat mengapus bulir keringat yang keluar dari dahinya
"Jangan khawatir, semua akan baik-baik saja.. Percayalah...!" ia mengecup dahi Wookie pelan
"Oppa... Apa Kyuhyun benar-benar mencintai Sungmin?"
"Kkkkk... Aku sudah menjaminnya kan, dia sangat mencinta Sungmin.. Kau bahkan sudah melihatnya dengan mata kepalamu sendiri Wookie..."
"Tap...Eummh...eunghh.. Ahhhh..."
Suara Wookie teredam karena Yesung langsung menyambar bibir kecil itu dan melumatnya kasar. Mereka sangat menikmati ciuman itu, tangan Yesung bahkan sudah masuk kedalam baju Wookie untuk meremas sesuatu yang menggantung di dadanya
"Eungh... Op...ahmmm..." Wookie memukul pelan dada Yesung hingga akhirnya ia lepaskan ciuman itu
"Kau jangan terlalu khawatir, saranghae...! Aku pergi dulu..."
CUP
Satu ciuman mendarat kembali di dahi Wookie hingga namja bermata sipit itu pergi dari apartemen Wookie
.
Drrrt..
"Yeobseyo.. Ne nae dongsaeng...?"
"..."
"Aku tak mungkin salah mengira orang kibumie... Ciri-ciri yang kau ceritakan sama persis dengan dokter tinggi itu"
"..."
"Kau mau saja dijadikannya cadangan, Sungmin tak akan menerimanya, dia pasti akan menghubungimu setelah ditolak Sungmin
"..."
"Huh...! Kasian sekali nasibmu, menunggu kepastian seorang namja, setelah namja itu meminta kepastian dari seorang yeoja"
"..."
"Ne..ne...ne... Baiklah...! Aku akan selalu mendukungmu"
PIP
"Hahhhhh..." hanya desahan panjang yang terdengar setelah sambungan handphone itu dimatikannya.
.
.
.
Sementara itu disebuah kafe terlihat seorang namja dan yeoja sedang bercengkrama sambil tertawa.
"Ahahaha Wonnie aku tak menyangka ternyata kau tak sesedih ini tidak aku terima, padahal aku sudah merasa sangat bersalah padamu..."
"Sebenarnya aku juga sedikit ragu saat ingin mengatakannya padamu, aku tidak bisa mengartikan aku masih mencintaimu atau tidak, karena jujur aku juga menyukai seorang yeoja..." kata Siwon sambil membelai rambut Sungmin pelan lalu mengacaknya
"YAK.. Jangan mengacak rambutku, Hahhhh... Kau benar jahat Wonnie, beraninya mengungkapkan perasaan padaku saat kau juga menyukai yeoja lain... Malang sekali nasib yeoja itu... Kkkkkk... "
Mereka tertawa bersama melupakan kecanggungan yang sempat ada. Sungmin merasa Siwon seperti sosok kakak yang selalu memberikan dia ketenangan saat bersamanya. Siwon meletakkan tangannya dibahu Sungmin untuk merangkul Sungmin sambil duduk di kafe itu.
.
Tawa Sungmin akhirnya redam saat ia melihat sosok namja tampan dengan kulit pucat sedang menatapnya dingin dari arah luar kafe. Sungmin kaget dan berusaha menggeser badannya sedikit dari Siwon. Wajah namja itu terlihat memerah dan berusaha meredam amarah yang akan meledak. Tanpa fikir panjang Sungmin berdiri dari tempatnya dan berusaha mengejar namja itu. Siwon terlihat bingung dan ikut melihat arah tatapan Sungmin.
.
"Kyuuu... Tunggu..." yang dipanggil hanya berlalu dan mempercepat langkahnya
"Min... Kau mau kemana...?" Siwon berteriak sambil berusaha mengikuti Sungmin. Sungmin akhirnya menoleh kearah Siwon dengan wajah memelas berusaha menyampaikan ucapan maafnya. Sungmin kembali fokus mencari Kyuhyun, tapi ia sudah tak melihat sosok namja bertubuh jangkung itu dari penglihatannya.
"Huffhhh..." Sungmin menghela nafasnya berat dan berbalik mendekati Siwon "Wonnie ayo kita pulang, kau tak usah mengantarku.. Ada tempat yang harus aku datangi" kata Sungmin dengan wajah lesunya
"Min... Ada apa dengan temanmu tadi?"
"Eh.. Kau mengenalnya Wonnie?" kata Sungmin menatap Siwon dengan bingung
"Mmmh.. Beberapa kali aku pernah melihatnya di rumah sakit untuk menjenguk ibumu" kata Siwon sambil mengetuk-ngetuk dahinya pelan berusaha menajamkan ingatannya.
"Mwo...?" Sungmin membulatkan matanya terkejut "Kyuuu..." wajahnya terlihat sendu sambil menggumamkan nama Kyuhyun. Sungmin meninggalkan Siwon begitu saja dan berlari menuju apartemen Kyuhyun
.
.
Kyuhyun terlihat memarkir mobilnya di basement perusahaan, ia memukul setirnya dengan gemas. Ia tidak tau apa yang membawanya kesini, suasana basement sangat sepi karena hari yang sudah beranjak malam. Sebenarnya Kyuhyun sedang membeli sesuatu di dekat kafe, ia turun dari mobilnya dan tak sengaja melihat Sungmin dan Siwon yang sedang bercengkrama. Dadanya merasa sesak saat melihat Sungmin bisa tertawa lepas bersama namja lain.
Ia turun dari mobil dan mulai melangkahkan kakinya. Setelah beberapa langkah ia berjalan ia mendengar bunyi langkah kaki yang bergesekan dengan lantai basement dari arah dinding samping kirinya dan
DORR
"Ahhh... " Kyuhyun terlihat meringis memegang kakinya.
"Kyuuu... Maaf aku terlambat!" Yesung dengan sigap membopong tubuh Kyuhyun dan membawanya masuk kedalam mobil menuju rumah sakit, sementara itu di basement
BRAKK...
"Arrghhh... Katakan siapa yang menyuruhmu?" Donghae terlihat meletakkan pisau di leher seorang namja yang baru saja berlari terengah-engah sambil membawa sebuah pistol
Jika kau masih diam, maka maafkan aku.. Kau tak akan bisa melihat keluargamu lagi dalam hitungan detik setelah ini
"Lee...Lee Yongwoon..."
"Bagus...! Aku akan melepaskanmu.. Apa namja yang sedang berada di dalam mobil yang terparkir di depan perusahaan sedang mengawasi kerjamu?"
"Ne..ne... Tolong lepaskan aku...Arrghhh..."
"Karena kau bisa diajak kerja sama aku akan melepaskanmu"
BRUKK...
Donghae terlihat mendorong tubuh namja itu hingga jatuh ke lantai..
"Gomawo..." ia menyeringai meninggalkan basement yang sunyi itu
.
.
CKLEK
"Kyu pelan pelan..."
TUK
Kyuhyun menyentil kepala besar Yesung dengan pelan. Ia sedang memapah Kyuhyun masuk kedalam apartemennya
"Aku bukan anak kecil hyung...! Lagipula aku sempat menghindar, ini hanya tergores peluru itu sedikit"
"Apanya yang sedikit... Ini lumayan dalam... Kau jangan sok kuat bocah!"
"Aku memang kuat hyung..."
"Apa Donghae berhasil mendapatkan informasinya hyung?"
"Ne..."
"Baguslah, biar penyelidikan Donghae yang urus, kau bantu aku mengurus perusahaan, kita harus ke jepang beberapa hari ke depan..."
"Huh.. Pulihkan kondisimu dulu Kyu, aku tak mau dimarahi Tuan Cho gara-garamu"
Yesung dan Kyuhyun hanya terus berdebat sampai sesojok yeoja terlihat keluar dari kamar Kyuhyun
.
DEG
DEG
"Kyu... Astaga... Kau kenapa?" Sungmin menghampiri Kyuhyun dan melihat kakinya yang terluka "kyu apa yang terjadi pada kakimu?" Sungmin terlihat sangat khawatir
GREB
"Kyu... Hiks..." dengan cepat Sungmin memeluk Kyuhyun yang hanya dibalas Kyuhyun dengan wajah yang terkejut
Yesung dengan pelan menyentuh pundak Kyuhyun mengisyaratkan dia yang akan pergi dan dibalas Kyuhyun dengan anggukan kecil
.
"Min... Min kau kenapa?" melihat Sungmin yang menangis membuat Kyuhyun khawatir, ia melupakan kekesalannya saat melihat Sungmin dan Siwon yang sedang tertawa bersama yang juga sempat merusak moodnya hari ini.
Kyuhyun mengelus surai panjang Sungmin, menarik dagu Sungmin dan menghapus air mata itu dengan pelan
CUP
CUP
Ia daratkan sebuah ciuman pelan di kedua kelopak mata Sungmin dengan penuh kasih sayang. Sungmin menutup matanya, merasakan betapa tulusnya ciuman Kyuhyun.
"Kenapa menangis? Hmmm..."
"Maafkan aku Kyu... Sudah kubilang kau harus berhati-hatikan.. Hiks..." air mata Sungmin masih mengalir dengan sendirinya. Kyuhyun tangkupkan tangannya di kedua pipi Sungmin
"Kau tau sesuatu?" Kyuhyun mengernyitkan alisnya dan menatap kedalam mata Sungmin dalam...
"Kyu... Aku...aku..."
BRUK
"Lee Sungmin...!"
TBC
Huwwwa maaf kalo NC nya gagal dan ga HOT yah... Author pemula ini bikin yang ginian.. Mianhe rada telat update, author kemarin sakit gigi jadi kerjaannya istirahat doang...
Oh iya buat yang nanya pas Ming mau tidur yang diliat Ming itu foto Kyu sekeluarga bukan foto ama Won
Gumawo udah review, soal cerita sekali lagi minta maaf ga bisa ngasih bocoran.. Yang jelas happy ending ko.. Nikmati saja FF author ini, nanti teka tekinya bakal kebuka satu-satu, moga readers pada ngerti jalan ceritanya ya...
Thanks to^^
Fennyfenny, Gst Irma Yhantye, cho sung hyun, Kyuminsimple, cho han kyo 137, Cul ah, , bunyming, apriliya hernaa, dessykyumin, reaRelf, nannaa, audrey musaena, KMS Kyuminshiper, kyumin forever, Kang eun seok, clouds54, ibchoco, is0live89, Erry Evilamingkyu, kyuminnnnnn, angelKYUMIN, mingi, Momoshfly2401, NaeKyu, HeeYeon, Lee Aurin, NaruKyumin, vicsparkyu4ever, sasya darena, KyoKyorae, Vhentea, leekyuhyuk, riririskaa, Margareth Pumpkins, Park Min Rin, Dadjoe Pranatha, revaelf, ELFINHA, Monnom, thiafumings, Namevey900128, coffeewie kyumin, Liaa Kyuminelf, aiichan, Aey raa kms, ChoKyunnie, yunteukwon, fariny, Keys47, BiniCHO, desi2121, HyunMinChan, Leeeunsan, DANHOBAKMING, kyuminalways89, Kyurin Minnie, nandaLJ1307, yumiewooki, min190196, WineKyumin137, cho minyu, min190196 dan ada 3 nama yang ga kebaca di email... Buat yang ga ketulis bisa protes, mianhe karena authornya rada ga teliti
