Chapter 9
My Life Your Life
GS Kyumin
Pairing : My beloved couple Kyumin (Kyuhyun x Sungmin)
Cast : Member SJ
Rating : T to M
Warning : Don't bash my Pair.. Oke..
Summary : Sungmin yeoja yang periang mempunyai seorang eomma yang terbaring dirumah sakit karena penyakit yang menyerang saraf pada otaknya. Sungmin berusaha mendapatkan uang dengan berbagai cara hingga ia masuk perangkap seorang Cho Kyuhyun yang akhirnya menjadikannya pembantu dan pemuas nafsunya. Bagaimana cerita mereka berdua hingga hati mereka dipersatukan oleh sebuah kata yang tak pernah habis "cinta"
Chapter sebelumnya
.
Kyuhyun mengucek matanya yang sudah sangat mengantuk, ia kelihatan sangat lelah setelah urusannya di Jepang selesai, ia akan membuka cabang baru di Jepang.. Karena itu ia sangat sibuk, bahkan untuk menelpon Sungminpun sangat susah. Ia membuka Hpnya dan dengan mata yang membulat ia berteriak
"Mwoo? Eommmmmaaaa... Apa yang kau lakukaaaaaaaaaaan"
.
Happy Reading^^
.
Normal POV
.
"Hyung...Yesung hyung... Cepat bangun..." Kyuhyun menggoyangkan tubuh Yesung ke kiri dan ke kanan
"Haiss... Kau berisik Kyu... Ada apa?" Yesung mengucek matanya dan bangun dari tidurnya mendengar Kyuhyun yang berteriak histeris
"Eomma...Eomma..."
"Ada apa dengan Nyonya Cho itu..."
"Lihat ini..." Kyuhyun memberikan Handphonenya dan memperlihatkan 1 buah email yang baru saja masuk ke emailnya. Terlihat dengan jelas foto Heechul yang sedang memeluk Sungmin dengan satu tangan, sedang tangan lainnya memegang Handphone dari atas. Senyum yang merekah dari bibir heechul dengan memiringkan sudut bibirnya keatas hingga memperlihatkan giginya sangat membuat Kyuhyun ketar ketir, senyumnya seakan bicara "Lihatlah Kyun-ah, eomma sedang bersama Sungminmu.. Jika kau mulai berani melawan Eomma dan Appa, aku tak segan-segan membocorkan keburukanmu dulu pada yeoja manis ini. Karena itu bekerjalah yang benar, jangan pernah berfikir untuk berani melawan kami dan tidak mau melanjutkan perusahaan ayahmu"
"Hahh.. Aku fikir apa... Sudahlah Kyu.. Bukankah kau sudah bersedia melanjutkan perusahaan ayahmu, bukankah kau sudah jadi anak yang baik dan mau bersosialisasi..?" Yesung kembali membaringkan tubuhnya diatas bed yang sama dengan Kyuhyun.
"Aku takut Eomma akan bercerita yang tidak-tidak dengan Sungmin hyung..."
"Sudahlah... Lagipula Sungmin menyayangimu dan sepertinya dia tak akan percaya dengan ucapan Nyonya Cho, dia sudah melihat buktinya kan.. Kau bahkan sudah berani menyentuh wanita Kyu... Sudahlah... Kau tidur saja Kyu... Aku mengantuk.. Sungmin juga kelihatannya terlalu polos Kyu..."
"Dia sangat pintar hyung, jangan menyamakannya dengan kekasih kecilmu itu" Kyuhyunpun akhirnya membaringkan tubuhnya di kasur dengan rasa ketakutan yang masih menggerogotinya. Yesung membuka selimut dan bangun dari posisi tidurnya sekedar untuk menaikkan suaranya.
"Eh... Apa kau bilang tadi... JANGAN MENGATAI KEKASIHKU DAN KAU CEPAT TIDUR, JANGAN MENGGANGGUKU CHO KYUHYUN!"
"YAK... JANGAN BERTERIAK!"
Akhirnya hanya keheningan dan deru nafas yang teratur yang menutup perdebatan dua namja tampan yang sedang berbaring dengan tenang itu.
.
.
.
Keesokan harinya
"Tadaaaa... Eonni..." Suara melengking terdengar membahana di apartemen Wookie
"Bummiee...? Kapan kau datang, Hei jahat sekali tak memberitahuku kalau kau akan pulang ke Korea..!"
PLETAK
"Awww... Eonni inikah cara penyambutanmu pada dongsaeng mu yang cantik ini" Kibum terlihat mengusap kepalanya yang baru saja dijitak Wookie
"Haiassh... Kesini" Wookie merentangkan tangannya dan dengan segera menyambut pelukan Kibum
"Kyaaaa... Aku merindukanmu, Eonni... Apa apartemen sebelah masih ditempati Sungmin Eonni?" kata Kibum sambil melepaskan pelukannya
"Sudah tidak lagi Bumie.. Sepertinya dia akan selamanya tinggal di tempat orang itu, eonni sering kesepian saat Sungmin sudah pindah ke apartemen Suaminya itu" Wookie mengangkat koper Kibum ke dalam kamarnya dan diikuti Kibum
"Tenang Eonni... Aku liburan selama 2 bulan, jadi kau tak akan kesepian lagi sementara waktu ini... Eh tunggu... Sungmin Eonni sudah menikah ya? Haiss... kau tak menyuruhku pulang Kim Ryeowook...!"
"YAK... Sopan sedikit bicaramu KIM KIBUM!"
CKLEK
"Wookie... Sepertinya aku harus segera pu..."
"KYAAAAAAAA... Eonniiiiiii apa yang kalian lakukan?" Kibum menutup wajahnya karena melihat seorang namja yang sedang bertelanjang dada keluar dari kamar mandi kakaknya.
"Bumie...Bumie... Tung.. ... Aku bisa jelaskan..." Wookie terlihat sangat panik saat melihat Kibum dengan wajah memerah berusaha meredam malu, marah, kaget bercampur jadi satu dari wajahnya. Betapa tidak, Kibum baru saja melihat Yesung keluar dari kamar mandi sang kakak dengan bertelanjang dada.
"Haiiis Eonni.. Apa yang kau lakukan selama aku belajar ke luar negeri? Oh Tuhan... Dan siapa kau? Berani-beraninya melakukan hal yang tidak-tidak pada saudaraku?"
Kibum melakukan serangan balik dengan mempertanyakan siapa Yesung. "Pakai bajumu namja sipit dan temui aku di ruang tamu.. Kalian harus menjelaskan ini padaku!" Dengan wajah datarnya Kibum menunjuk hidung Yesung dan Wookie kemudian meninggalkan kamar Wookie menuju ruang tamu.
.
"Jadi..." Kibum melipat kedua tangannya. Wookie baru saja akan berbicara, hingga namja tampan disampingnya menepuk pelan kakinya, dan dengan senyum manisnya tatapan mata namja itu seakan bicara biar aku yang akan menjelaskannya chagi.
.
"Yesung imnida.. Kau Kibum? dongsaeng Wookie?" Yesung bicara dengan senyum manis yang tak pernah pergi dari bibir tipisnya
"Ne...!" Kibum hanya membalas pertanyaan Yesung dengan nada jengah, hei siapa yang tidak marah melihat eonninya yang begitu polos sekelas Wookie sekarang terlihat bersama seorang namja aneh bermata sipit di dalam apartemennya. Namja itu keluar dengan tanpa pakaian yang menutupi badannya dari kamar mandi yang ada di kamar Wookie, semua orang pasti akan berfikir macam-macam tentang hal itu.
"Aku namjachingu Wookie..." Kibum membulatkan matanya dan mengalihkan pandangannya pada sosok Wookie yang terlihat mengerjapkan matanya lucu pada Kibum dengan warna kemerahan yang menghiasi pipi kecilnnya. "Kau jangan salah faham, aku baru saja datang di Jepang barusan.. Wookie membuatkan aku minuman dan tanpa sengaja ia menjatuhkan minuman itu dibajuku.. Karena itu aku akan mengganti bajuku di kamar mandinya" Yesung kemudian melanjutkan penjelasannya.
.
Kibum hanya ber oh dengan santai dan memberi Wookie deathglare seakan berkata kau hutang penjelasan denganku eonni.
"Baiklah Chagi aku pulang saja, aku harus istirahat sebentar di rumah, mungkin aku tidak akan ke kantor hari ini..." Yesung mengelus pelan rambut Wookie
"Ne.. Oppa..." Wookie hanya tersenyum mendapat perlakuan seperti itu dari Yesung
"Bummie... Oppa pulang dulu.. Istirahatlah! Kau pasti lelah setelah bepergian jauh.." tak lupa, Yesung selalu berkata dengan lembut dan diiringi senyum manis yang tak hentinya dari bibirnya.
.
.
.
Sementara itu di apartemen lain seorang namja bertubuh jangkung dengan tergesa-gesa memasuki apartemennya. Ia begitu merindukan sosok manis yang selalu mengisi mimpinya hampir setiap malam.
CKLEK
"Min... Eh" Kyuhyun sangat terkejut saat memasuki apartemennya, ia akan menuju kamarnya sebelum melihat seorang yeoja manis tengah memakai apron pink sedang sibuk membuat makanan. Aroma makanan yang tercium lezat sangat memenuhi dapur apartemen Kyuhyun.
Sungmin terlihat begitu sibuk sampai tak melihat kedatangan Kyuhyun, ia terus fokus pada makanan yang dibuatnya. Ada banyak makanan yang ia buat untuk sarapan hari ini.
GREB
Sungmin kaget saat sepasang lengan kekar telah mengurung tubuhnya, memeluk tubuhnya dari belakang dengan sangat posesiv. Lengan itu melingkar di bagian perutnya, Sungmin tersenyum ia sangat hafal aroma maskulin yang keluar dari tubuh namja yang sedang memeluknya ini. Sungmin masih berusaha fokus pada masakannya, mengingat apakah ada bahan yang belum ia masukan dan apakah rasa pada masakannya sudah pas di lidahnya.
Kyuhyun mengeratkan pelukannya dan meletakkan dagunya di bahu Sungmin. Menghirup aroma manis dari tubuh Sungmin adalah suatu hoby barunya yang ia dapat 2 bulan hidup bersama Sungmin.
"Kau tak merindukan ku Min?" Kyuhyun akhirnya membuka suaranya
"Kkkkk..." Sungmin terkekeh ringan mendengar pertanyaan Kyuhyun "Pabo...! Apa kau harus menanyakan itu? Kau sudah jelas-jelas tau apa jawabannya..!" Sungmin masih fokus dengan masakan yang ada di hadapannya tanpa menghiraukan Kyuhyun yang kini mulai menggesekkan hidungnya di leher Sungmin.
.
"Kyu..." Sungmin mulai merengek saat Kyuhyun tak hanya mulai menggesekkan hidungnya, tetapi sudah mulai berani menciumi lehernya dan meniupkan nafas hangat ke lehernya
"Hmm... Kau bahkan tak memberiku ucapan selamat datang..."
"Hei.. Kau tak seperti Kyuhyun yang biasanya, mulai berani eoh...?"
Kyuhyun mulai menghisap tengkuk Sungmin, memberi tanda kepemilikan di leher belakangnya. Tangannya tak ikut diam, tangannya yang melingkar di perut Sungmin mulai menaik keatas mencari dua gundukan favoritnya.
"Kyuuuh... Euungh..." Sungmin melepaskan aktivitasnya, ia sudah tidak fokus pada masakan yang ada di hadapannya. Sungmin menolehkan wajahnya ke kiri dan disambut ciuman yang berubah lumatan pada bibirnya. Tangan Kyuhyun yang sudah berada di gundukan Sungminpun mulai mengelus pelan 2 gundukan itu dengan kedua tangannya yang bebas. Posisi mereka masih sama dengan Kyuhyun yang memeluk Sungmin dari belakang.
CUP! Lumatan itu berakhir dengan kecupan manis dan singkat di bibir Sungmin.
.
"Ingin ucapan selamat datang Kyu?" Sungmin mengecilkan api pada kompor gas yang ada dihadapannya dan membalikkan tubuhnya menghadap pada Kyuhyun. Ia kalungkan tangannya ke leher Kyuhyun
"Hmmm..." Kyuhyun hanya menjawabnya dengan deheman dan menempelkan dahinya pada dahi Sungmin, menarik pinggul Sungmin untuk mendekat padanya dengan satu tangan yang bebas yang mengelus belakang Sungmin naik turun.
"Hei.. Kau kenapa?" Sungmin bertanya dengan nada yang sedikit parau, elusan tangan Kyuhyun pada bagian nelakangnya dengan dua kemaluan yang saling menempel membuat Sungmin merasa panas.
"Aku merindukanmu chagi..."
CUP
Kyuhyun mulai menempelkan lagi bibirnya di atas bibir M merah muda itu, melumatnya dengan pelan dan berubah seiring nafas mereka yang saling memburu menuntaskan kerinduan yang ada dalam diri mereka, menyalurkannya melalui lumatan yang sedikit berubah ganas.
"Eunghh Kyu..." Sungmin membuka sedikit bibirnya, membiarkan lidah Kyuhyun masuk ke dalam mulutnya. Kyuhyun mulai mengabsen semua isi mulut Sungmin, menggelitik langit-langit Sungmin dan bergulat dengan lidah Sungmin
"Eunghmm... Ahhh..." hanya terdengar sedikit desahan diantara kecipak adu mulut mereka yang sama-sama memagut mesra seakan tak ingin terlepas. Sungmin menyalurkan kenikmatannya dengan meremas rambut Kyuhyun dengan pelan, sementara Kyuhyun masih memeluk Pinggang ramping Sungmin berusaha terus menempelkan tubuh mereka hingga tak ada sedikitpun jarak antar mereka, tangannya yang bebas meremas butt Sungmin dengan pelan hingga lenguhan Sungminpun semakin keras terdengar. Suasana dapur pagi itu sangat panas karena dua insan yang saling memagut mesra itu.
.
"Kyu... Masakan Sungmin akan hangus jika kau terus menciumnya seperti itu!"
DEG
Suara jeoya paruh baya menginterupsi kegiatan panas mereka di dapur pagi itu.
Sontak mata Kyuhyun dan Sungmin membulat, refleks mereka melepas tautan bibir mereka. Sungmin dengan tergesa kembali melanjutkan kegiatan memasaknya dengan wajah yang memerah sempurna. Sementara Kyuhyun terlihat merapikan rambutnya yang berantakan dan mendengus kesal kearah ibunya yang merusak kesenangannya pagi ini.
"Eomma sejak kapan ada disitu?" Kyuhyun bertanya dengan nada ketus dan meninggalkan dapur menuju kamarnya
"Kkkkkk... Oooooh Kyun-ah... Oemma senang sekali kau memilih yeoja yang tepat... Sungmin sangat mempesona dan errrr menggairahkan bukan?" kata Heechul seraya mengikuti Kyuhyun kearah kamarnya.
BLUSH
Sungmin hampir menjatuhkan sebuah piring yang ada di tangannya mendengar Heechul berkata seperti itu. Ia sangat malu, ia bahkan dengan gemetar menyusun makanan yang baru saja dimasaknya.
.
Kyuhyun POV
Aku baru tau Eomma menginap di sini ternyata, aku sungguh malu Eomma melihat kejadian barusan, karena itu dengan segera aku menuju kamar dengan wajah dinginku. Aku merasa dia mengikutiku, setelah memastikan Eomma masuk aku menutup pintu kamar dan menguncinya.
KLEK
"Ommooo... Kyu kau sekarang sudah sangat hebat, kau bahkan bisa membuat Sungmin horny dengan sekejap.. Hei aku tak percaya ini, kemana Kyuhyun yang dulu?" Ia menepuk-nepuk pipiku dengan sedikit agak kasar hingga kutepis tangan itu saat kurasa pipiku mulai merah dan sakit karena ulahnya
"Eomma... Aku bukan anak kecil lagi, dan dari dulu aku normal Eomma... Jangan perlakukan aku seakan dulu aku tidak normal seperti pemikiran eomma..!" kataku
"Haisss... Jangan berkata kasar dengann eomma" Eomma terlihat menatap wajahnya di cermin yang ada di kamar ini "Eomma kesini hanya ingin membuktikan perkataan Donghae! apakah benar kau sudah tidak kaku lagi dengan yeoja, jangan berfikiran buruk tentang Eomma chagi.. Kau sudah jadi anak baik sekarang Kyunie..." Ia mendekat kearahku dan hei ia masih saja mengecup dahiku singkat...
"Eommma..." Aku protes karena ia masih memperlakukanku seperti anak kecil dari dulu "Apa yang Eomma katakan pada Sungmin saat aku tidak ada?"
"Tidak ada... Hanya sedikit bicara dengannya, dia terlihat sangat gugup bila kuajak bicara.. Dia sangat manis... Hehe.." aku sedikit tidak percaya dengan kata-katanya, Appa memang yang hanya bisa diandalkan saat Eomma berulah
"Kajja! Kita ke dapur..! Masakan Sungmin pasti sangat lezat, setelah sarapan Eomma akan pulang.. Dan Eomma harap kau melanjutkan kegiatanmu yang sempat tertunda tadi Kyu.."
DEG
BLUSH
Wajahku memerah mendengarnya, Hei adakah Eomma sepertinya di dunia ini? Aku mengganti pakaianku sebentar dan menyusul Eomma kearah dapur.
.
Suasana ruang makan menjadi sangat canggung, kulihat Sungmin terlihat gugup. Wajahnya terlihat masih memerah, Oh Tuhan aku benar-benar tidak bisa menahan nafsuku saat tadi. Aku merindukannya... Sangat.. Sangat merindukannya... Aku sudah sangat merindukan wajah itu, senyuman manis itu, dan tawa hangatnya di telingaku.
"Kyu... Jangan memandang Sungmin dengan lapar seperti itu"
DEG
Selalu saja, Eomma bagai setan yang keluar untuk merusak moment menatap Sungmin yang sedang makan.
"Eh..." kudengar suara kecil Sungmin yang kemudian menatap wajah Eomma dengan senyuman manisnya
"Aku akan segera pulang Min.. Kau harus berhati-hati dengan Kyuhyun, jangan terlalu percaya padanya.. Kau jangan membangunkan evil yang ada dalam tubuhnya.."
"Eomma..." Aku protes dengan ucapannya yang terdengar begitu menakutkan, hei.. Dia fikir aku anak siapa...
"Ah Min... Masakanmu sangat lezat..."
"Beda dengan masakan seseorang, kau harus tahu Min..." belum selesai aku berkata, aku lihat Eomma memberi deathglare padaku dengan garpu yang mengarah padaku dari tangannya
GLEK
"Ahh... Lanjutkan saja makannya Min" aku menelan makanan yang ada dimulutku dengan susah payah melihat wajah Eomma. Kami melanjutkan makan kami disertai tawa renyah dari Sungmin dan Eomma.
.
"Aku pulang Sungmin ah.." aku dan Sungmin melepaskan Eomma yang akan pulang, semoga saja dia tidak sering-sering ke sini
"Ne.. Eomma.. Sering-seringlah ke sini.. Aku akan merindukanmu Eomma" Sungmin terlihat menundukkan kepalanya, aku rasa dia mulai merindukan ibunya.
"Aegyooo... Ne baiklah Min.. Asalkan kalian memberikan eomma cucu ne? Hahahaha" Eomma terlihat pergi sambil tertawa dan melambaikan tangannya
DEG
.
.
.
Normal POV
Sementara itu seorang namja paruh baya sedang sibuk dengan pekerjaannya. Dibalik pintu seorang yeoja paruh bayapun terlihat mengintip dari tempatnya.
Ddrtttt
"Yeobseyo..."
"..."
"Jinja? Kau melihat Jungmo? Ikuti terus kemana anak itu pergi, jangan sampai hilang? Kau faham?"
"..."
"Baguslah... Lanjutkan pekerjaanmu..!"
.
Namja paruh baya itu melepaskan kaca mata yang bertengger dihidungnya, dan melirik sekilas kearah yeoja yang terlihat mengintipnya.
"Taeyeon ah... Jangan berlaku bodoh lagi... Jangan mengintipku seperti itu, hentikan kebiasaan burukmu itu"
DEG
Taeyeon menutup mulutnya, ia tak menyangka kebiasaannya selama ini diketahui sang suami.
"Jangan kau temui Sungmin lagi.. Dia sudah besar, dia bisa menentukan apa yang baik untuknya, jangan hirau kan aku..." Taeyeon menampakkan tubuhnya dari balik pintu itu
"Yeobo..." lirih Taeyeon
"Jangan pernah berfikir untuk pergi dariku, jaga kesehatanmu dan jangan paksakan dirimu, aku sudah berjanji pada Ayahmu dan..." kangin sedikit memberi jeda pada ucapannya "dan... Jung Soo untuk menjagamu".
DEG
.
.
.
"Huhh...! Kau bilang kesepian karena Sungmin Eonni sudah tidak tinggal di apartemenku, aku tak yakin kau kesepian... Sepertinya namja itu.. Siapa namanya.. Ahhh Yesung oppa selalu menemanimu...".
"Haissss sudah kubilang jangan bicara yang aneh, dia namja yang baik.. Tidak seperti Siwonmu itu...!" Kata Wookie yang terlihat tidak suka saat sang adik menjelekkan Yesung... "Bagaimana kabarmu dengan Siwon?"
"Dia sudah resmi jadi pacarku Eonni, minggu lalu dia sudah resmi jadi namjachinguku.."
"Huhh... Setelah dia ditolak Sungmin, baru dia menjadikan kau Yeojachingunya.. Kasian sekali kau.."
"Hei.. Bukankah Eonni bilang akan mendukungku.. Dia hanya tidak sadar, bahwa perasaannya pada Sungmin tidak lebih dari teman kecil yang dulu sangat dekat.. Dia tidak sadar bahwa begitu mencintaiku..." Kibum bicara dengan mata yang penuh keyakinan pada Wookie
"Hahhh... Sudahlah..."
.
.
.
Kyuhyun terlihat membaringkan tubuhnya di atas bed ber sprei pink itu. Kyuhyun tak menyadarinya, entah setelah sudah hampir 3 bulan bersama Sungmin ia baru sadar benda-benda yang ada di dalam kamarnya sudah mulai di penuhi dengan warna kesukaan Sungmin itu.
Kyuhyun terlihat menyamankan tubuhnya setelah selama seminggu tidak tidur di tempat favoritnya ini.
GLEK
Kyuhyun menelan ludahnya dengan susah payah melihat Sungmin yang mendekatinya, ia duduk di pinggir tempat tidur Kyuhyun dan mengusap kepala Kyuhyun dengan pelan. Sungmin hanya memakai anduk yang melilit sampai dadanya, bisa Kyuhyun pastikan saat ini Sungmin tidak memakai celana dalam dan bra pada tubuhnya.
"Kyu... Istirahatlah..! Kau tak usah ke kantor hari ini, kau terlihat kelelahan.. Aku akan mandi lalu berangkat kekantor..."
"Hmmm..." Kyuhyun hanya berdehem dengan mata yang tertutup menikmati sentuhan Sungmin di atas kepalanya.
.
Sungmin berdiri menuju kamar mandi hingga langkahnya terhenti saat sebuah lengan kekar memeluknya dari belakang dengan erat.
GREB
"Kyuuuuh..." entah apa yang membuat Sungmin memanggil Kyuhyun dengan nada seseduktif itu, mungkin karena merasa kegiatan mereka di dapur saat itu harus terhenti. Bahkan saat ini kemaluan Sungminpun masih basah karena kegiatan mereka di dapur tadi.
"Jika aku tidak ke kantor, maka kau harus menemaniku..." Kyuhyun mencium tengkuk Sungmin dan mulai menjilati leher mulus itu dengan sangat perlahan
"Eunghh... Kyu.." sebuah lenguhan kecil terdengar lolos dari bibir kecil Sungmin.
Kyuhyun mulai menaikkan tempo lumatannya pada leher Sungmin, menjilat telinga Sungmin dengan peralahan hingga membuat tubuh Sungmin menegang seketika. Tangan Kyuhyun kini ambil bagian, ia lepaskan lilitan handuk yang melingkar di dada Sungmin
"Euunghh Kyu... Eunghhh..." Sungmin terlihat lepas kendali dan membiarkan tangan Kyuhyun yang mulai meremas dadanya dengan tempo pelan. Kini Sungmin sudah benar-benar Full Naked, sementara Kyuhyun masih dengan boxer yang menutupi area bawah tubuhnya.
.
Sungmin benar-benar tak bisa menahan nafsunya saat ini, ia membalikkan tubuhnya dan menatap wajah Kyuhyun yang mungkin sama dengannya sedang memerah menahan gejolak mereka masing-masing.
"Kyu..."
"Hmmm"
"Kau mulai berani eoh?'
"Kau yang menggodaku, mengapa hanya memakai anduk huh..!"
"Hei.. Aku tak meng... Eummmph..."
Kyuhyun mengunci mulut itu dengan bibirnya, di lumatnya perlahan hingga Sungmin melenguh kembali, ia lepaskan ciumannya saat Sungmin sudah membutuhkan oksigen dan ia tundukkan sedikit badannya untuk mengemut gundukan yang menjuntai dan niple yang menegang itu dengan nikmat. Tangannya ia gunakan untuk melepas satu-satunya penutup yang ada di tubuhnya dan setelah selesai ia mainkan tangannya untuk memelintir 1 gundukan lain yang bebas, sedangkan tangan kanannya ia gunakan untuk meremas butt Sungmin
"Ooooh... Ahhhh Kyuhh... Eunghhh.. Ahhh..." Sungmin menggelinjang nikmat saat Kyuhyun terus memainkan dadanya, mengemut dan memelintir dadanya secara bergantian, ia remas rambut Kyuhyun untuk menyalurkan betapa tubuhnya kini sangat menikmati apa yang Kyuhyun perbuat pada tubuhnya.
Setelah puas dengan dada Sungmin, Kyuhyun kembali melumat bibir M itu dengan agak brutal "Eumpphhh... Ahh... Kyuuuh...". Kyuhyun menghentikan aktifitasnya dan menempelkan dahinya di dahi Sungmin
"Min... Saranghae..."
"Euumh... Anhhh... Ahhh... Na..nadoo.. Kyuuh.." Sungmin menjawabnya dengan terbata karena Kyuhyun tak menghentikan aktifitas tangannya di dada Sungmin
"Min..." Bisik Kyuhyun pelan di telinga Sungmin
"Ne...? Eumhh... Ahh..." Sungmin tak henti-hentinya melenguh karena merasa jari panjang Kyuhyun mulai bergerak di daerah kewanitaannya
"Kita akan melakukannya lagi.. Apakah kau tak keberatan sayang?"
"Euuumh... Anghhhh.. Ahhh Kyuuuh.. Ne..." Sungmin hampir kehilangan keseimbangannya saat jari Kyuhyun mulai masuk dan memainkan klitorisnya
.
Kyuhyun kembali melumat bibir Sungmin, berjalan dengan perlahan tanpa melepaskan tautan bibir mereka menuju tempat tidur yang akan menjadi saksi kedua kalinya penyatuan tubuh itu.
.
Kyuhyun baringkan tubuh Sungmin di tempat tidurnya dengan pelan, ia tindih tubuh Sungmin. Tangan kanan Kyuhyun mulai membelai bibir Sungmin, pipi, hidung, dan leher Sungmin dengan lembut. Ia sesekali mendaratkan kecupan-kecupan ringan di bagian yang telah ia belai membuat Sungmin menahan nafas merasakan sentuhan yang diberikan Kyuhyun.
Lagi, Kyuhyun melumat bibir yang sudah hampir membengkak itu dengan sedikit agak kasar. Sungmin benar-benar terbuai, tubuhnya dieksplorasi sedemikian rupa oleh Kyuhyun, tak ada bagian tubuhnya sedikitpun yang terlewati Kyuhyun. Meraba gundukan itu kembali dengan pelan hingga meremasnya dan membuat Sungmin menggeliat menahan hasrat.
"Min... Aku benar-benar merindukanmu dan sangat mencintaimu" Kyuhyun mulai menggesekkan juniornya di kemaluan Sungmin yang benar-benar sudah basah, ia mainkan sebentar ujung juniornya di lubang Sungmin.
"Oooouuh... Kyuuuh..." Sungmin hanya bisa mendesah sambil meremas ujung bantal berusaha melepaskan hasrat yang sungguh ingin ia salurkan sekarang juga. Tak menunggu lama Kyuhyun segera menekan masuk juniornya hingga seluruhnya tertanam di vagina Sungmin
"Argghhh... Arrhhmmmm... Ouhhhh... Sssshhhhh..." Sungmin mengerang sedikit keras saat benda tumpul itu menembus kembali liangnya yang sudah licin itu. Vagina Sungmin memijat junior Kyuhyun yang sudah bersarang di dalamnya, perasaan hangat yang berubah panas menguar dari tubuh Kyuhyun dan Sungmin.
Kyuhyun mendiamkan sebentar juniornya hingga ia mulai menggerakkan pinggulnya dengan perlahan. Kaki Sungminpun sudah terbuka dengan sendirinya, mempersilahkan namja tampan yang sedang ada di atasnya ini menggenjot tubuhnya untuk mencapai kenikmatan yang tiada tara. Sungmin memandang wajah Kyuhyun yang sudah tidak sabar, terlihat jelas dari wajahnya yang memerah menahan nafsu yang bergejolak. Nafas mereka terdengar sama-sama memburu, mencoba sabar dengan apa yang akan mereka rasakan nanti, kenikmatan yang hanya mereka dapat jika melakukannya dengan orang yang sangat mereka sayangi.
.
"Ahhh... Angghhh... Ahhh..." desah Sungmin saat Kyuhyun mulai menggenjot dan mempercepat gerakan in out juniornya pada kemaluan Sungmin. Ia juga mulai kembali menghisap leher Sungmin dengan kedua tangannya yang bertumpu di samping tubuh Sungmin.
"Ahhh... Ssshhhhh... Anghhhh... Ahhh.. Kyuuuuh.. Oooh.." Sungmin mulai kehilangan kendali saat mulai merasakan kenikmatan yang menjalar tubuhnya, ia letakkan kedua tangannya di bahu Kyuhyun, meremas daging itu pelan saat Kyuhyun mulai dengan kencang melesakkan juniornya di dalam tubuhnya "Oouuh... Ah ahhh.. Ahhhnnn..."
"Ohhss... Sshh... Min, mengapa tubuhmu begitu nikmat.. Shit.. Desahanmu Min" Kyuhyun dengan cepat kembali menggerakan tubuhnya menggenjot tubuh Sungmin.
"Ahhng...!" desahan keras Sungmin dengan tubuhnya yang melengkung membuat Kyuhyun yakin disanalah Gspot Sungmin, dengan sedikit tergesa Kyuhyun mulai mempercepat gerakannya dan melesakkannya tepat di Gspot Sungmin
"Aaahhhh..a ssshh... Kyu... Oohh... Kyuuuhh..." Sungmin lalu melingkarkan tangannya di leher Kyuhyun saat menerima kenikmatan itu.
"Faster Kyuh... Aaaanghhh ahh lebih cepat! Aa..aaku hampir sampai... Enghhh.. Ahh..."
Kyuhyun mempercepat gerakannya dan sebelah tangannya mulai meremas dada Sungmin yang terlihat menggairahkan naik turun karena genjotannya pada tubuh Sungmin.
"Aaaahh... Nghhh... Aa...aku..." Sungmin melengkungkan tubuhnya saat merasakan sesuatu yang meronta untuk keluar dari tubuhnya. Kyuhyun memasukkan juniornya kembali dengan sangat dalam hingga Sungmin berteriak keras tanda klimaksnya telah sampai
"Bersama Min..." Kata Kyuhyun dengan nada terengah "Aaaaaahhhhnnn..." desah mereka bersamaan. Sungmin merasakan kehangatan merasuki vaginanya, sepertinya Kyuhyun melesakkan cum yang lumayan banyak di dalam tubuhnya. Kyuhyun membaringkan tubuhnya disamping Sungmin tanpa melepas tautan tubuh mereka dibawah sana. Ia mendekap tubuh Sungmin dengan gaya menyamping dari arah belakang. Kyuhyun meniup pelan belakang Sungmin berusaha meredam panas yang mereka rasakan saat ini. Nafas mereka masih terdengar tersengal bersahutan..
.
"Minn..."
"Hmmm..."
"Apa kau lelah?"
"Wae...?"
"Aku ingin lagi..."
"Mwoooo haissh... Sepertinya aku benar-benar membangunkan sisi evilmu.."
.
Sungmin akan membalikkan tubuhnya, namun dicegah Kyuhyun...
"Wae...?"
"Kau mau mencoba dengan gaya seperti ini?"
"Eh?"
.
"Eeeeenghhh... Ahhhh... Kyuuuh... Ooouuh..." Sungmin terdengar mendesah kembali saat Kyuhyun mulai menggerakkan tubuh bagian bawahnya, menggenjot tubuh Sungmin perlahan, Kyuhyun sedikit mengangkat sebelah kaki Sungmin untuk memudahkan pergerakan juniornya.
"Anghhh... Ahhhh... Kyuuu..ssshhh.." Sungmin mendesah nikmat saat junior Kyuhyun kembali menghantam dinding vaginanya. Kyuhyun terus menggenjot tubuh Sungmin yang terlihat tersentak akibat genjotannya, ia merasakan kenikmatan tiada tara karena juniornya terasa dijepit, dipijat dengan kencang dan hangat di dalam tubuh Sungmin
"Kau sempit Ming... Ouuh.. Ini sangat nikmat Min..." Tubuh mereka berdua terlihat basah karena keringat yang keluar dari tubuh mereka.
"Oooh... Ahhhh Kyuuh.. Aku akan sampai lagi, faster Kyuuuh ahhhhh..."
"Aku juga sayang..." Dengan tenaga sepenuhnya Kyuhyun menggenjot tubuh Sungmin hingga Sungmin kembali melenguh meneriakkan namanya bertepatan dengan keluarnya cairan Sungmin dan mengguyur junior Kyuhyun yang ada di dalamnya.
"Ahhhhh... Kyuuuuh... Ssshhh... Ahhhh..." tak lama berselang Kyuhyunpun terdengar meneriakkan nama Sungmin dengan keras "Aaahhhhhh... Miiin..."
"Hah..hah... Hah..." hanya terdengar sahutan nafas berat mereka yang tersengal dan detak jantung yang berdetak cepat.
.
Kyuhyun membalikkan tubuh Sungmin menghadapnya dan melepas tautan tubuh bagian bawah mereka. Mendekap tubuh Sungmin erat, mencium pucuk kepala Sungmin dengan pelan.
.
"Kyuuuuh..."
"Hmmm..."
"Kita istirahat ne?"
"Ne...!"
.
Kyuhyun jangkau selimut yang sudah tergeletak manis di bawah tempat tidur mereka. Ia tutup tubuh polosnya dan Sungmin..
"Aku benar-benar lelah Kyu..."
"Hei.. Bahkan baru 2 ronde.. Istirahatlah.. Aku juga mengantuk sejak malam tadi di pesawat..."
"Saranghae Kyunie..."
"Nado Minnie..." Dan mereka berduapun langsung tertidur dengan cepat karena kelelahan. Sungmin sebenarnya sangat susah tidur malam tadi karena tidur bersama Heechul, sedangkan Kyuhyun memang tidak bisa tidur setelah Heechul mengirimkan fotonya bersama Sungmin. Wajah tidur mereka berdua terlihat damai dengan senyum yang menghiasinya.
.
.
.
Ddrrrttt...
"Eunghh..." Sungmin melenguh pelan saat mendengar getaran yang sedikit berisik dari arah meja dekat tempat tidurnya. Ia jangkau Handphonenya, sejenak ia melihat kearah jam yang juga terletak di atas meja tersebut. Sungmin membulatkan matanya terkejut saat melihat sudah jam 12 siang.
"Yeobseyo..."
"Min... Kyaaa... Benarkah kau yang memberikan nomorku pada Donghae?"
"Ne..." Sungmin hanya menyahut pelan takut membangunkan Kyuhyun yang ada disampingnya
"Benarkah Donghae teman Kyuhyun kekasih monster mu itu?"
"YAK... Jangan sebut Kyuhyun seperti itu...!"
"Huwwwwa... Gomawo Min.. Dia sangat tampan, senyumannya membuatku mati seketika.. Kau memang hebat memilihkanku namja.."
"Kyuhyun yang menyuruhku, jadi berterima kasihlah pada Kyuhyun..." Sungmin merengut kesal dan mempoutkan bibirnya
.
"Eunghh... Kyuuuh.. Aku masih menerima telpon" Sungmin sedikit tersentak saat Kyuhyun terbangun dan mulai menciumi bahunya pelan
.
"Yak.. Min.. Apa kau tidak ke kantor? Kyuhyun sudah datang? Hei apa yang kalian sedang lakukan?" Hyukki bertanya dengan menyipitkan matanya dari seberang telpon
"Aa..a.. Aku sedang merawat Kyuhyun Hyuk... Su..sudah ya.. Semoga Euunghhh... Kyuuuh berhenti kubilang..."
"Awwww Min..."
"Sudah ya Hyuk, semoga hubunganmu dengan Donghae berjalan lancar!"
PIP
.
.
"Haisssh... Kyu... Kau ini, berhentilah.. Lihat sudah jam 12, aku mulai lapar Kyu..." Sungmin kembali mengeratkan pelukannya pada Kyuhyun
"Kita pesan makanan saja ne?"
"Ne..." Kyuhyun mengambil Hp yang ada di bawah bantalnya dan memesan beberapa makanan delivery
"Kyu... Sekarang ceritakan, sejak kapan kau menyukaiku.. Aku begitu penasaran..." Kini Kyuhyun menaikkan tubuhnya hingga bersandar pada tempat tidurnya dengan Sungmin yang memeluknya dari samping. Sungmin membenarkan letak selimut yang masih menutupi tubuh polos mereka.
"Aku menyukaimu sejak pertama kali melihatmu"
"Sejak kapan?" Sungmin makin bertanya sedangkan Kyuhyun hanya mengeratkan pelukannya pada pinggang Sungmin
"Apa kau ingat? Aku yakin kau lupa.. Dulu aku pernah ke kantor, saat itu aku masih sekolah.. Aku melihatmu, aku jatuh cinta padamu saat pandangan pertama kali aku melihatmu... Hei.. Setelah ini jangan pukul aku, taukah kau Min? Aku langsung menegang saat melihat wajahmu. Eomma melihat perubahan wajahku dan ia langsung tertawa saat setibanya kami dirumah... Ia mengatakan aku tak akan mudah bisa bergaul dengan perempuan karena sejak kecil aku tak bisa bersosialisasi dengan orang lain. Aku hanya mengurung diri di rumah, hanya Yesung hyung dan Donghae yang menjadi temanku. Eomma memarahiku, aku bahkan dididiknya untuk meneruskan perusahaan ayah, sebelumnya aku tak mau.. Tapi setelah bertemu denganmu aku jadi punya semangat tersendiri untuk menghadapi tantangan tanpa bantuan orang lain... Dan bodohnya aku, aku menjeratmu dengan sebuah perjanjian bodoh dan memanfaatkan kelemahanmu untuk mendekatimu.. Aku pengecut Min...!" kata Kyuhyun menjelaskan sambil membelai punggung Sungmin yang terekspos dengan wajah yang menyesal.
"Hei... Entahlah... Aku malah jatuh cinta padamu karena sikapmu yang plin plan itu.. Kau kadang mengerikan, tapi justru akan begitu lembut padaku. Dari matamu aku melihat kebohongan.. Hanya ada kasih sayang yang ada di matamu untukku.. Sejak saat itu aku percaya dan menyadari, aku mulai jatuh untuk mu Kyu..."
.
Kyuhyun dan Sungmin menghentikan cerita mereka saat mendengar bel berbunyi. Kyuhyun keluar dari selimut dan memakai baju handuk dengan cepat, ia berjalan menuju pintu luar dan membawa uang cash untuk membayar petugas yang mengantar makanan delivery mereka.
.
Kyuhyun terlihat kembali ke kamar setelah meletakkan pizza di atas meja ruang santai. Ia kembali ke kamar dan terkejut saat melihat Sungmin terlihat berjalan masih dengan keadaan polos ingin mengambil baju handuknya yang tergantung di dinding kamar mereka.
"Min...!"
"Kyuuu... A..astaga... Kukira kau.. Masih di de..depan..." kata Sungmin sambil menutup area vitalnya dengan tangan kanannya dan tangan kirinya berusaha menutup dua payudaranya.
"Min... Aaah.." Kyuhyun mengacak rambutnya frustasi "Kau menggodaku lagi, jangan salahkan aku jika aku tak bisa menahannya"
"Kyuuu... Euummpphhh..."
Kyuhyun kembali melumat bibir itu dengan pelan, membawa kembali tubuh Sungmin yang polos itu ke atas ranjang.
.
Kyuhyun kembali menindih tubuh Sungmin, Sungmin hanya bisa pasrah dan melebarkan kakinya untuk memudahkan Kyuhyun yang akan memasukinya.
"Kyuuu... Euunghhh..." Sungmin mendesah saat Kyuhyun mulai menggesekkan ujung juniornya yang sudah sangat menegang hingga
JLEB
"Ahhhh... Kyuuuuh... Ahhh... Ssshhhh..." Kyuhyun menggerakkan pinggulnya dengan pelan namun menghentaknya dengan keras dan dalam hingga membuat Sungmin menengadahkan wajahnya dan mendesah keras ketika titik sensitifnya di sentuh seperti itu, dengan lembut dan kasar sekaligus. Bahkan dada Sungminpun kembali di remas dan di emut oleh Kyuhyun.
"Ahhh... Eunghhh... Ohh Kyuuuh... Ini nikmat..."
"Min.. Mengapa kau senikmat ini, aku bisa gila...Oooh... Aahhh.. Ahh Min" Kyuhyun benar-benar membuat Sungmin menggelinjang nikmat, Kyuhyun benar-benar bisa membuatnya melayang dengan sentuhannya. Hingga puncak kenikmatan mereka tiba kembali secara bersamaan, mengecup pelan wajah Sungmin sambil mengucapkan kata cinta yang tak hentinya keluar dari bibir tebal itu.
"Aku yakin Ayahmu akan membunuhku lagi jika ia tau kita seperti ini Min.. Kkkkk"
"Kyu kau tau ayah yang mencelakaimu?"
"Hmmm..."
"Kau tak marah?"
"Ne..."
"Aku tak akan membiarkannya membunuhmu Kyu..." Kata Sungmin menggesekkan hidungnya dengan hidung Kyuhyun
"Aku akan bertanggung jawab, aku akan segera merubah margamu Cho Sungmin"
.
"Ohhh Kyuuuh... Aku semakin lapar..." Kata Sungmin saat pergumulan mereka sudah berhenti dengan lepasnya tautan bagian bawah tubuh mereka. Kyuhyun mengelus pelan bahu Sungmin dan mengecup puncak kepala Sungmin.
"Kita mandi dulu ne?"
"Eh kita?"
"Ne..." Kata Kyuhyun menyeringai sambil mengangkat tubuh Sungmin ala brydal style
"YAK.. Kyu.. Jangan bilang kau ingin melakukannya lagi di kamar mandi..!"
"Kau semakin pintar sayang..."
CUP
Kyuhyun mendaratkan ciumannya di bibir Sungmin
"Eomma Chullie... Aku benar-benar membangunkan sisi evilnya.. Oh Tuhaan..." Gerutu Sungmin saat dalam gendongan Kyuhyun. Ia hanya tersenyum, entah ia kesal atau senang.. Sungmin semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Kyuhyun yang sedang menggendongnya.
.
Dan terjadi lagi.. Penyatuan tubuh dua insan yang sedang di landa cinta itu kembali menyatu lagi. Kyuhyun yang membuka kaki Sungmin saat sudah berada dalam bathub, memasukkan juniornya lagi pada kemaluan Sungmin dengan sensasi dilingkupi air di seluruh tubuh mereka. Mendesah dan melenguh nikmat.. Hanya itu yang bisa Sungmin dan Kyuhyun lakukan saat in out junior Kyuhyun mengakibatkan air yang ada dalam bathub keluar dari dalam bathub. Saling memeluk saat klimaks itu datang menghampiri mereka lagi. Entah bagaimana caranya Kyuhyun juga berhasil mendapatkan 1 rondenya lagi saat mereka mengguyur tubuh mereka di bawah shower.
.
.
Hari telah sore, kini mereka berdua terlihat duduk di depan TV sambil memakan pizza yang Kyuhyun pesan.
"Kau lelah Min..?" Kata Kyuhyun membelai bahu Sungmin yang bersandar pada bahunya
"Huhh..! Tentu saja..." Kata Sungmin terdengar dengan nada merajuk
"Saranghae..." kata Kyuhyun menatap bola mata Sungmin
"Nado Kyu... Jangan pernah tinggalkan aku...Ne...?"
"Ne... Tentu sayang..."
CUP
.
.
.
Sementara itu seorang namja terlihat begitu marah saat seseorang yang menemuinya baru saja pergi
"Cho Kyuhyun... Beraninya kauuuu..."
"Sungmin hanya akan jadi milikku..."
.
TBC
Huwwwa maaf banget kalo ga hot yah.. Author emang ga ahli buat yang beginian..
Mianhe rada telat yah updatenya, mungkin chapter depan ato 2 chapter lagi bakal end.. Lihat SIKON deh ya
Oke buat yang nanya, siapa yang ngasih tau kibum ttg informasi SiMin itu coba buka chap 6 deh ya.. Setelah yewook moment ada percakapan telpon itu kan.. Dan dia nyebut nae dongsaeng pada kibum.. So kalo yang ingat chap 2 ada di sebutin kalo Wookie punya adik yang namanya Kibum... Jadi yang telponan ama Kibum itu Wookie ya...
Trus buat reader yang minta akun twitter mianhe author ga bisa ngasih.. Sumpah ini pengalaman pertama author buat nulis, temen2 author itu author FF kyumin hebat semua.. Aku kan newbie.. Rasanya belum siap buat bongkar jati diri aku.. Hahaha... *ga pede banget kan ya.. Kalo mau contact aku tinggal email aja ke dhakyumin at gmail dot com
Thanks to^^
Putri Hylee, Cho Kyuri Mappanyukki, cherrizka980826, thiafumings, SazkiaSiwonestELF, Sasya, Erry Evilamingkyu, ryeosomNia14, kyuqiemin, , Kyunnie minnie, Aickha, kyumin forever, nannaa, nurwakhidah93, desi2121, chanmoody, cottoncandyme, ai chan, bunyming, Keys47, audrey musaena, leekyuhyuk, Vhentea, Lee vanhae, meyy-chaan, Vey900128, is0live89, hima sakusa-chan, KMS kyuminshiper, Lee Aurin, LiiYANI1004, Jmjm, choi minhwa, Cul Ah, reaRelf, 137line, cho dhinie, kyuminnnnnn, kim ryeosa wardhani, ChoKyunnie, Monnom, dessykyumin, Parapa, oko yunjae, Aey raa kms, Fennyfenny, Qniee love nest, sha, clouds54, cho han kyo, Margareth Pumpkins, min190196, KimMyongiNara, DANHOBAKMING, lia, Zhang Ary, han yong won, lee minji elf, Silver Bullet1412, nandaLJ137, Kim Kinan, Fariny, yunteukwon, liaa kyuminelf, Momoshfly2401, cho minyu, Kyurin Minnie, 333LG, MoNnom, Ragil P, Fennyfenny dan ada beberapa reviewers yang ga kebaca namanya di email author padahal udah ngasih tau obat sakit gigi pula...
Terakhir review pleaseeee... Aku sayang kalian semua, review kalian adalah penyemangatku buat lanjutin FF ini
