Chapter 11
My Life Your Life
GS Kyumin
Pairing : My beloved couple Kyumin (Kyuhyun x Sungmin)
Cast : Member SJ
Rating : T to M
Warning : Don't bash my Pair.. Oke..
Summary : Sungmin yeoja yang periang mempunyai seorang eomma yang terbaring dirumah sakit karena penyakit yang menyerang saraf pada otaknya. Sungmin berusaha mendapatkan uang dengan berbagai cara hingga ia masuk perangkap seorang Cho Kyuhyun yang akhirnya menjadikannya pembantu dan pemuas nafsunya. Bagaimana cerita mereka berdua hingga hati mereka dipersatukan oleh sebuah kata yang tak pernah habis "cinta"
Chapter sebelumnya
.
BRAKKK...!
"KIM JUNGMOOOO...! HENTIKAN! BEDEBAH...!"
.
.
Pleaseee... If You Dislike, Don't Read Ok..
.
Happy Reading^^
.
.
Normal POV
.
BUGH
BUGH
DUAGH
Ahh...! BUGH
DUAGH
.
Perkelahian itu benar-benar tidak bisa di elakkan lagi, warna merah yang mendominasi wajah dua namja berbeda umur itu membuat Sungmin semakin menangis dengan kencang.
"Appa... Hiks..."
.
DUAGH
"Kau benar-benar bodoh Kim Jungmo..! Apa kau tidak berterima kasih padaku Hahh..? Aku sudah berbaik hati untuk tidak menyakitimu saat memecatmu karena kau sudah begitu banyak membantuku.."
BUGH
"Tapi apa yang kau lakukan Hahh..? Kau mau melukai Sungmin? Tak akan kubiarkan kau menyentuhnya sedikitpun..!"
BUGH
"Ouuuh..." Jungmo hanya bisa memegang perutnya yang sakit karena pukulan, tendangan dan tinju yang begitu kuat dari namja paruh baya yang bertubuh tambun itu. Darah segar juga terlihat menetes dari hidung dan sudut bibirnya. Tubuhnya benar-benar tidak bisa menandingi kekuatan Kangin walau umurnya yang lebih muda dari Kangin. Ia merasa beberapa tulang rusuknya terasa patah, hingga ia kesusahan untuk berdiri.
"Kau tak tau diri!"
BUGH..
Sekali lagi Kangin menendang tubuh Jungmo yang terduduk lemah di dinding kamar sambil memegang perutnya yang sakit.
"Appa...! Cukup... Hiks... Dia kesakitan...hiks"
Kangin memandang keadaan Sungmin yang mengenaskan, wajahnya yang biasanya memerah dan riang itu terlihat pucat dengan air mata yang masih membasahi pipinya. Baju Sungmin yang robek di bagian atas, kaki dan tangannya yang masih terikat membuat ia berhenti menyerang Jungmo yang terduduk lemas.
"Min..." Kangin menatap Sungmin sendu, ia merasa sangat bersalah karena Sungmin mengalami hal ini juga di karenakan dia. Kangin mendekati Sungmin yang sudah terduduk di atas tempat tidur dan segera melepaskan ikatan di tangan dan kaki Sungmin, melepaskan jaketnya dan memakaikannya di bahu Sungmin dengan tangan bergetar.
"Appa menyayangimu Min..." katanya dengan nada bergetar menatap wajah Sungmin yang pucat
"Appa... Hiks... Minnie takut... Hiks..."
Kangin mendekat dan akan memeluk Sungmin hingga teriakan Sungmin terdengar memekikkan telinganya.
"Appppaaaaa... Awaaaaasss...!"
.
.
Sungmin POV
.
Seluruh darah yang mengalir di tubuhku seakan berhenti, jantungku juga seakan berhenti memompa darah keseluruh tubuhku, udara yang ada diparu-paruku seakan tak bergerak, otakku seakan behenti berfungsi, seluruh syaraf yang ada ditubuhku seakan mati saat melihat Jungmo sudah ada di belakang Appa dengan tubuh yang sudah merah karena darah itu bisa berdiri dan mengangkat vas bunga yang terbuat dari kaca kearah belakang kepala Appa yang sedang duduk di atas ranjang tempat aku berada.
Aku menutup mataku dengan kencang, hingga aku mendengar suara kesakitan
BUGH
DUAGH
"AGHH..! PRANGGG..!" Aku mendengar suara Jungmo yang memekik kesakitan diikuti bunyi pecahan kaca vas bunga yang aku yakin jatuh ke lantai kamar.
.
Aku membuka mataku dan menemukan Appa yang terlihat tercengang menoleh ke arah belakangnya. Kulihat Jungmo sudah terdampar di lantai dengan kondisi mengenaskan. Aku yakin dia masih hidup, dan bisa kupastikan dia hanya pingsan karena mendapat serangan baru yang sangat keras. Terlihat dari wajah sang pemukul yang terlihat begitu geram dengan tangan yang terkepal kuat.
.
"Kyuu... Hiks..." Aku berdiri dan berlari untuk memeluk tubuhnya "Aku takut Kyu... Kau kemana saja? Aku benar-benar takut..!"
"Mianhe Min... Maaf aku terlambat" Aku merasa tenang saat berada dipelukannya, ia mengusap rambutku pelan dengan penuh cinta serta dapat kurasakan beberapa kecupan manis mendarat di dahiku.
.
Normal POV
.
Kangin terlihat menatap sendu sepasang kekasih yang sedang berpelukan itu. Tangis Sungmin terdengar semakin kencang, tubuhnya bergetar dalam dekapan Kyuhyun. Ia merasa dirinya begitu tidak pantas disebut Appa oleh Sungmin. Tubuh kangin serasa di beri beban yang begitu berat, ia bangkit dari tempat tidur itu dengan susah. Begitu ingin ia memeluk tubuh mungil yang sedang menangis itu, mengelus pelan bahu Sungmin seperti yang Kyuhyun lakukan untuk berusaha menenangkan tubuh yang bergetar itu.
.
Kangin berlalu melewati Sungmin dan Kyuhyun, ia tersenyum hangat dan menepuk pelan bahu Kyuhyun dan berkata dengan pelan.
"Jagalah dia..."
.
"Kyuhyun ah...!" Suara dua namja yang terdengar dengan nafas tersengal itu masuk ke dalam kamar dan seketika terdiam melihat apa yang ada di hadapan mereka.
"Hyung... Tolong urus Jungmo dan beberapa anak buahnya yang ada di depan pintu depan" Kata Kyuhyun tanpa menolehkan kepalanya ke belakang mengetahui siapa yang baru saja datang.
"Tidak usah...! Aku yang akan mengurusnya, aku yang menghajar mereka jadi aku yang bertanggung jawab.. Kau bawa Sungmin dari sini dan tenangkan dia!" Kata Kangin dengan tegas, terlihat beberapa anak buah Kangin yang masuk ke dalam kamar itu dan membawa tubuh Jungmo keluar dari kamar. Kangin pun terlihat meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin dengan wajah di tunduk lemas.
Donghae dan Yesung yang melihat kecanggungan yang ada di ruangan itupun dengan perlahan juga pergi dari kamar itu.
.
"Min... Apa aku terlambat? Apa yang dilakukan Jungmo padamu?"
"Hmm.. Aniyo.. Dia tidak sempat melakukan apapun padaku" Kata Sungmin yang sudah mulai tenang dalam pelukan Kyuhyun. Kyuhyun menangkupkan kedua tangannya di wajah Sungmin. Ia gesekkan hidungnya dengan hidung Sungmin, ia cium dan hirup pelan pipi kenyal itu.
CUP
Ia kecup singkat bibir Sungmin yang memerah itu dan kemudian menatap Sungmin dengan penuh cinta.
"Kejarlah Ayahmu, dia sepertinya sangat merindukanmu... Bukankah kau akan memperbaiki hubunganmu dengannya?"
"Ne..." Kata Sungmin dengan pelan
CUP
Kini Sungminlah yang memberikan kecupan mesra itu di bibir tebal Kyuhyun.
"Gomawo... Saranghae Kyu..."
"Mmmh.. Nado chagi.. Kajja..! Temuilah Appamu..." Kata Kyuhyun membenarkan letak jaket yang ada di tubuh Sungmin
.
.
.
"Appa...! Hiks..." Sungmin merengkuh dan memeluk tubuh Kangin dengan erat dari belakang "Mianhe... Maafkan aku.. Selama ini aku..."
"Sssttt... Jangan meminta maaf" Potong Kangin membalikkan tubuhnya dan memeluk Sungmin erat "Appa yang salah... Tidak bisa mempertahankan Eomma dan dirimu yang sangat berharga..." Kangin memeluk tubuh Sungmin dengan tangis yang tak bisa dihindarinya. Lama mereka berpelukan untuk melepas kerinduan yang sudah membubuk tinggi di hati mereka masing-masing.
"Kajja.. Kau pulanglah dengan Kyuhyun!" Kata Kangin memandang lekat wajah Sungmin, gadis kecilnya yang sangat disayanginya.
Sungmin menoleh kebelakang dan melihat ke arah Kyuhyun seakan bertanya bolehkah aku bersama Appa malam ini?
Kyuhyun tersenyum dan menganggukkan kepalanya, sungguh betapa ia rindu senyum sumringah Sungmin saat ini. Entah sudah berapa lama Kyuhyun tidak melihat senyum itu dari bibir Sungmin, mungkin setelah Ibunya meninggal ia tak pernah melihat senyum itu dari bibir Sungmin.
Kangin melihat kearah Kyuhyun dan mengernyitkan dahinya kemudian menatap mata Sungmin penuh arti.
"Kau minta izin padanya?" Kata Kangin dengan dingin pada Sungmin
DEG
Wajah Kyuhyun seketika mengeras, ada guratan ketakutan dari wajah tampan itu. Sorotan mata Kangin padanya seakan mengoyak berapa banyak kesalahan dan kepengecutannya pada Sungmin selama ini.
.
Menyadari kecanggungan yang terjadi di ruangan itu Yesung dengan sigap memecah ketegangan yang tercipta.
"Kyu.. Tuan Cho menghubungiku, dia mengabariku untuk menyuruhmu pulang malam ini..!"
Kyuhyun seakan terbangun dari mimpi buruknya mendengar suara Yesung dan menatap Yesung dengan mata yang berbinar seakan berterima kasih karena telah menyelamatkannya dari kondisi buruk yang dihadapinya.
"Min... Kau ikutlah dengan tuan Lee... Aku akan menginap di rumah malam ini!"Kata Kyuhyun tersenyum dan meninggalkan Sungmin dan Kangin dengan gugup.
.
.
.
"Hufhhh... Hyung gomawo" Kata Kyuhyun saat sudah berada di dalam mobil bersama Yesung dan Donghae. Kyuhyun memang pergi menggunakan taksi saat menuju apartemen Jungmo agar tidak menimbulkan kecurigaan jika ada anak buah Jungmo yang menguntitnya.
"Kau tau Kyu... Lee Yong Woon bukan orang sembarangan, dia juga salah satu relasi Ayahmu, karena itu selama ini kita tidak berani mengambil tindakan lebih dahulu. Kita tau dia yang menyelidikimu melalui Jungmo, tapi kita tak berani melakukan hal banyak terlebih dahulu sebelum dia yang bergerak terlebih dulu. Kau sudah melakukan kesalahan besar mencari gara-gara dengan anaknya... Hahahaha.." Tawa Yesung begitu menggelegar saat melihat perubahan Wajah Kyuhyun yang terlihat memucat.
"Aku juga pernah bilang padamu Kyu, harusnya kau mendekati Sungmin dengan cara yang wajar... Ahahaha... Yesung hyung..! Aku akan menempelkan kamera pengintai di rumah Tuan Lee itu, aku akan merekam wajah ketakutan Kyuhyun saat ia melamar Sungmin nanti..." Donghae menambahkan ucapan Yesung dan mereka tertawa bersama dengan terbahak-bahak tak menyadari aura setan di tubuh Kyuhyun sudah semakin membakar diri untuk membakar keadaan sekitarnya.
"Diam kalian...! Kupastikan jika kalian terus menambah beban fikiranku tak akan kubiarkan kalian punya waktu sedikitpun bersama yeojachingu kalian!"
ucapan Kyuhyun yang meninggi membuat tawa keras itu berganti seketika dengan suasana sepi di dalam mobil itu.
"Kalian harusnya membantuku, bukan malah menyalahkanku..." Kata Kyuhyun sedikit ketus.
"Lee Yong Woon adalah orang yangat disegani, walau mempunyai perusahaan besar dan banyak ia terkenal tidak pernah melakukan kecurangan pada setiap kerjanya, karena itu dia sangat dihormati. Dia sangat menjunjung tinggi kejujuran, dia tipe orang yang tegas, setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah harga mati bagi setiap rekan kerjanya, karena itu aku sempat kaget saat menyelidikinya dan mengetahui masa lalunya dengan Eomma Sungmin" Kata Donghae berusaha mencairkan suasana hati Kyuhyun.
"Kau hanya perlu jujur saat bicara dengannya, dan siapkan mentalmu bocah nakal" Kata Yesung mengacak rambut Kyuhyun.
"YAK...! Jangan hancurkan rambutku! Antar aku ke rumah.. Aku ingin bertemu Appa dan Eomma... Aku tau kau berbohong saat bilang Appa mencariku hyung.."
.
.
.
Hari berat itu terlalui, cinta itu tersempurnakan dengan senyum hangat dan menyejukkan hati. Tapi ada banyak kegundahan yang masih belum mereka utarakan. Cinta yang menggunung tinggi itu seakan hanya seonggok pasir saat kata cinta itu belum kau utarakan dengan mulutmu sendiri dengan sebuah kesungguhan dan bisa meyakinkannya. Cinta itu tidak terasa lengkap saat tak ada kata yang biasa mereka ucapkan tak terdengar lagi di gendang telinga mereka. Cinta itu terasa begitu menggundahkan saat tak ada kepastian yang belum mereka ungkapkan dengan mulut mereka.
.
Semuanya semakin terasa sunyi saat suara merdu itu tak ada dipendengarannya, semua semakin terasa hampa saat tawa lucu itu tak ada di harinya, senyum manis yang menyejukkan hati, tawa kecil yang membuatnya seakan ingin melambung tinggi, serta rengekan manis yang selalu membuatnya menahan diri untuk tidak menerkam gadis manis itu saat itu juga.
.
.
.
Kyuhyun menatap langit-langit kamarnya dalam diam, malam ini adalah malam terakhir perjanjiannya dengan Sungmin akan berakhir. Sudah beberapa hari sejak Sungmin pergi bersama Kangin ia tidak pernah lagi menghubungi Kyuhyun. Beberapa kali Kyuhyun menghubungi Sungmin namun Sungmin masih tidak bisa dihubungi.
.
Kyuhyun membaringkan tubuhnya dengan gelisah, kadang membalikkan tubuhnya ke kiri dan ke kanan. Ia baru saja tiba dari kantornya dan setelah membersihkan tubuh ia hanya bisa berdiam diri di kamar. Rasanya hidupnya begitu hampa tanpa Sungmin di sisinya, tak ada tawa dan senyum manis dari bibir indah itu membuatnya seperti mayat hidup beberapa hari ini. Yesung bahkan hampir menghubungi Nyonya Cho jika Kyuhyun tidak mengetahuinya.
.
Dengan wajah yang sendu Kyuhyun berjanji pada dirinya sendiri akan mengumpulkan keberaniannya untuk menemui Sungmin di rumah Tuan Lee besok hari sesuai dengan apa yang ia rencanakan. Apapun yang akan terjadi dia akan menjelaskan betapa ia mencintai Sungmin dan akan melamar Sungmin dihadapan namja tambun itu. Ia benar-benar merindukan Sungmin saat ini, ia bahkan selalu menghirup aroma baju Sungmin yang terlipat rapi di lemarinya saat ia begitu merindukan sosok mungil dan cantik itu.
.
.
"Kyuu..."
Dengan kaget Kyuhyun membuka matanya dan mencari sumber arah suara hingga ia melihat sosok yang beberapa hari ini ia rindukan.
"He... Aku membawa kunci duplikat yang ada di apartemen ini.. Kkkkk" Kata Sungmin terkikik geli saat Kyuhyun terus menatapnya dengan tak percaya.
"Min..." Kyuhyun masih saja mematung sambil terduduk di atas tempat tidurnya.
"He... Aku masih ingat perjanjian kita, maaf beberapa hari ini aku sibuk liburan bersama Appa.." Kata sungmin menghampiri Kyuhyun dan duduk menghadap Kyuhyun di atas tempat tidur itu.
"Min..." Kyuhyun menatap mata indah itu seakan tak percaya, ia elus pipi Sungmin dengan punggung tangannya.
"Hehehe... Kau tak ingin memelukku Tuan muda Cho?" Kata Sungmin merentangkan tangannya yang disambut Kyuhyun dengan pelukan hangat darinya.
"Aku merindukanmu.. Kufikir kau tak akan kemari lagi.." Kata Kyuhyun sambil menyesap aroma tubuh Sungmin yang begitu ia rindukan dari leher yeoja manis itu.
"Hei..."
PLETAK
"AWW Min..." Kyuhyun terlihat mengusap kepalanya yang dijitak Sungmin
"Kau jahat sekali berfikiran seperti itu Kyu..." Sungmin mulai memajukan bibirnya dan mengusap kepala Kyuhyun yang baru saja ia jitak dengan sayang.
"Saranghae..."
"Nado.. sarang...Eummmhhhppp..."
.
Tak ada yang bisa menggambarkan betapa membuncah bahagianya hati Kyuhyun saat ini, menyesap bibir Sungmin, melumatnya perlahan hingga Sungmin juga mulai membalas perlakuannya, membuka mulutnya membiarkan Kyuhyun mengeksplorasi semua yang ada di mulutnya hingga lenguhan kecil kembali keluar dari bibir mungilnya.
"Eunghhh.. Kyuh... ses..Eummph.. Sak..." Kata Sungmin di antara ciumannya.
Sungguh oksigen adalah hal yang sangat dibenci Kyuhyun di saat seperti ini, bagaimana tidak disaat kau sedang begitu menikmati bibir dan mulut kekasihmu, oksigen adalah salah satunya alasan mengapa ia harus melepas pagutan mesra itu.
.
.
Kyuhyun benar-benar tak bisa menahan hasratnya saat ini, menatap mata Sungmin dalam, mengelus pipi bulat itu dengan telunjuknya dan dengan sendirinya dua tubuh itu terbaring dengan Kyuhyun yang memeluk Sungmin erat di atas tubuhnya.
"Apakah kita akan melakukannya lagi? Aku merindukanmu" Kata Sungmin menggesekkan hidung mungilnya di hidung mancung Kyuhyun.
Sungmin yang memang memakai dress tipis di atas lutut membuat Kyuhyun bisa melihat jelas bagaimana dada itu menempel dan menekan di dadanya. Ia menelan ludahnya dengan susah payah dan menahan nafas berat yang mulai menyerangnya.
"Aku bahkan jauh lebih merindukanmu...! Emmh... Jika kau tak keberatan...?" Kata Kyuhyun mulai membelai pinggang belakang Sungmin.
"Kkk.. Aku faham sekali dengan perubahan raut wajahmu ini, jika sudah seperti ini kau pasti tak bisa menahannya" Kata Sungmin sambil terkekeh pelan.
.
"Eummpphh..." Sungmin menutup matanya saat benda yang basah menyentuh bibirnya dan kembali melumatnya. Kyuhyun membalikkan posisi mereka dengan pelan tanpa melepas tautan bibir mereka.
"Euuumhhh.. Ahhh... Heummpphh..."
Cup Cup Cup
Kecupan kecil mengakhiri lumatan penuh gairah itu di wajah Sungmin. Kyuhyun menatap wajah Sungmin yang sudah memerah, matanya yang sayu dengan mulut yang sedikit terbuka itu membuat Kyuhyun frustasi tak bisa menahan gejolak yang ada ditubuhnya untuk menikmati tubuh indah Sungmin.
.
"Shit... Maafkan aku Min.. Aku menginginkanmu.." Kata Kyuhyun bangun dan melepas seluruh pakaiannya dengan tergesa dan kembali menindih tubuh Sungmin.
"Aku.. Juga menginginkanmu" Kata Sungmin sangat pelan walau masih bisa di dengar Kyuhyun, wajahnya memerah dan berusaha memalingkan wajahnya yang malu. Beberapa kali melakukan ini dengan Kyuhyun membuat Sungmin tetap merasa malu dan berdebar tak karuan. Melihat tubuh polos Kyuhyun yang berkulit pucat itu menindihnya dengan junior yang belum menegang sempurna membuat wajahnya sukses semakin memerah.
.
Kembali, Kyuhyun melumat bibir Sungmin dan menikmati ciuman penuh cinta itu sambil melepas seluruh pakaian Sungmin, terkadang melepas ciumannya sekedar untuk memudahkan melepas dress itu dari tubuh Sungmin. Kyuhyun melakukannya dengan pelan, berusaha membuat Sungmin senyaman mungkin dengan perlakuannya.
.
Kini dua tubuh polos itu kembali menindih satu sama lain. Kyuhyun mulai mengecupi seluruh bagian wajah Sungmin dari dahi, kelopak mata, hidung hingga melumat bibir yang memabukkan itu dengan tempo pelan hingga sedikit cepat.
"Ahmmm...Eunghhhh.. Eumppph... Ahhhh..."
Kyuhyun menurunkan ciumannya ke leher Sungmin saat Sungmin sudah mulai kehabisan nafasnya. Ia ciumi leher itu dengan penuh nafsu, menjilatinya walau tidak meninggalkan tanda. Menuruni leher itu hingga mencapai dua gundukan yang menggoda, menciuminya pelan
CUP
CUP
Hingga memasukkannya kemulutnya, ia hisap payudara Sungmin dengan penuh nikmat, terkadang digigitnya pelan niple yang sudah menegang itu yang membuat Sungmin melenguh dan menggerakkan tubuhnya dengan tak teratur menerima kenikmatan yang begitu memabukkan di tubuhnya. Tangan Kyuhyun yang menganggur juga tidak mengabaikan payudara Sungmin yang menganggur, ia remas dan kadang memelintir niplenya dengan tempo pelan hingga membuat gairah Sungmin memuncak dan melengkungkan tubuhnya tak tentu arah.
.
"Euuuuh... Hooooh... Sshhhh..."
"Anghhhh... Ahhhh"
Kyuhyun menengadah dan melihat wajah Sungmin yang begitu menggairahkan menerima perlakuannya, ia juga tak sanggup lagi melihat wajah yang begitu horny di bawahnya. Kyuhyun kembali melumat bibir Sungmin dengan kedua tangannya yang meremas dada Sungmin dengan tempo yang lumayan cepat. Ia pun mulai menggesekkan kedua bagian privat mereka hingga membuat Sungmin melenguh dan mendesah dengan nada yang lumayan keras karena 3 titik di tubuhnya yang di kerjai Kyuhyun.
"Ouuuuuh... Kyuuuu... Euummphhh..."
"Kau begitu membuatku kehilangan kendali Min" Kata Kyuhyun saat melepas ciuman di bibir Sungmin
Tak berapa lama ia mulai mengecup dagu Sungmin, belahan dada Sungmin, perut dan tak lupa meninggalkan jejak kemerahan disetiap bagian tubuh yang ia kecup hingga di perut yang rata itu. Kyuhyun mulai menundukkan kepalanya dan mencium lembut kemaluan Sungmin.
"Ouuuh.. Kyuuuuh... Ap..apa.. Yang.. Eunghhh.. Ouuuh.. Sssshhh.." ucapan Sungmin tertahan saat Kyuhyun mulai menciumi kemaluannya dan melumat kemaluannya dengan pelan.
"Ouuuh... Anghhhh... Kyuuuu.. Ini... Aaahhhhh... nikmat..Sssssh... Oouuh.."
Kyuhyun terus memainkan klitoris Sungmin, mengemut kemaluan yang sudah basah itu dengan sedikit buas. Hingga ia lesakkan lidahnya ke dalam lubang hangat yang biasanya memanjakan juniornya itu dengan perlahan.
"Ahhhh.. Anghhh.. Kyuuuuh..." Dengan refleks Sungmin mendorong kepala Kyuhyun agar lebih memperdalam lidahnya di dalam lubangnya. Kyuhyun mengangkat kepalanya dan menyeringai ke arah Sungmin yang mempoutkan bibirnya begitu manja. Hingga ia masukkan kembali lidahnya kedalam kemaluan Sungmin, menggigit-gigit kecil klitorisnya hingga Sungmin benar-benar tidak bisa menahan puncak kenikmatan yang menderanya.
"Oooouuuhh... Ahhhhhhhhhhhhhhh Kyuuuuuuu" teriak Sungmin sambil melengkungkan tubuhnya.
SRUP
"Cairanmu manis sayang" Kyuhyun menelan cairan hangat yang baru saja keluar dari kemaluan Sungmin dan menjilat-jilat kemaluan Sungmin untuk membersihkan dari cairan yang baru saja dikeluarkannya.
"Oh.. Kyuuuh... Geli...Asshh.. Kemari sayang...!"
Kyuhyun kembali mensejajarkan wajahnya dengan wajah Sungmin yang terlihat sudah mulai rileks setelah puncak kenikmatan menderanya, nafasnya yang berat bisa Kyuhyun rasakan karena menerpa kulit wajahnya.
"Hei... Kenapa kau begitu pintar sekarang Kyu?" Kata Sungmin sambil mengalungkan tangannya di leher Kyuhyun walau dengan nafas yang belum stabil.
"Hei... Aku namja dewasa, jangan memperlakukanku seakan aku masih anak-anak seperti Eomma..! Sekarang teknologi canggih Min, ada banyak cara untuk belajar hal yang seperti ini"
"Oouhh.." Sungmin melenguh kaget karena Kyuhyun dengan meremas dadanya tanpa sepengetahuannya.
"Kau sangat sensitif Min..." Dengan perlahan Kyuhyun memasukkan juniornya ke dalam kemaluan Sungmin.
"Ouuh.. Kyuuuuh..Ssssh..." Kyuhyun mendiamkan juniornya di dalam kemaluan Sungmin. Ia mengelus pelan wajah Sungmin dan menatap mata itu penuh cinta.
"Min... Rasanya aku ingin memperpanjang perjanjian kita... Bolehkah?" Kata Kyuhyun terus sambil mengelus pipi mulus itu.
"Hmmm... Waaahh... Seberapa lama?" Kata Sungmin sambil bercanda
"Jika seumur hidupku, aku harus membayarnya berapa banyak?"
Sungmin mengetukkan telunjuknya di dagunya sambil berfikir dan terus berfikir hingga membuat Kyuhyun gugup sendiri..
"Aaaghh" Sungmin melenguh saat Kyuhyun menggerakkan pinggulnya sekali dorongan
"Hehe... Cepat jawab Min...!" Kekeh Kyuhyun setelah berhasil mengerjai Sungmin
"Tak akan cukup 500 juta Won, tak akan cukup 1 Milyar Won... Tak akan cukup... Eunghhh..." Kata Sungmin berfikir
"Aaaahhhh...Anghhh.." Sungmin kembali melenguh saat Kyuhyun kembali menggenjot Sungmin sebentar kemudian mendiamkannya lagi dengan cepat.
"YAK... Kau mempermainkanku..!" Kata Sungmin sebal karena Kyuhyun menggenjotnya hanya sampai 1 hingga 2 kali gerakan.
"Kkkkk... Kau yang mengulur waktunya, cepat katakan sayang..!"
"Bagaimana jika kau harus membayarnya dengan selalu berada di sampingku, menjagaku seumur hidupmu, mencintaiku seumur hidupmu, dan takkan berpaling dariku? Deal?" Kata Sungmin mengedipkan matanya dan mengalungkan tangannya pada leher Kyuhyun
"Deal...!"
.
"Ahhhh... Aaashhh.. Ouuuh... Kyuuuuh... Pelaaaannn... Aaaahhh.. Anghhhh..." Sungmin hanya bisa mendesah nikmat saat tubuhnya terus di masuki dan digenjot Kyuhyun dengan tempo cepat.
"Ahhhh... Min...kau sempit, ini nikmat.. Ooouh... Aah.. Ahhh.." Kata Kyuhyun terbata karena berusaha fokus dengan apa yang dilakukannya sekarang.
"Ouuuh Kyuu... Asshhh... Faster..."
"Yeah..."
"Ahhh... Anghhh.. Sssshh.. Ouuhh..."
Sungmin begitu menyukai saat seperti ini, menatap Kyuhyun yang terlihat bekerja keras diatasnya dengan keringat yang ada ditubuhnya berusaha memberikan kenikmatan pada dirinya, terus menyebut namanya dengan sedikit tersengal karena tubuh yang terlonjak karena gerakan in out di bagian bawah tubuhnya adalah pemandangan yang begitu indah dimata Sungmin.
.
Kyuhyun remas dada Sungmin dengan gemas tanpa menghentikan pergerakan bagian bawah tubuhnya.
"Ouuh Kyu... Ssshhhh... Ahhh..."
"More Kyuuuh... Aku hampir sampai"
"Ahhh... Ahhhh... Anghhh..."
"Ssshh... Ouuuuh... Ahhhh..."
Kyuhyun semakin mempercepat gerakan in outnya hingga Sungmin melenguhkan namanya dengan keras dan dengan tubuh yang menegang di saat yang bersamaania juga memuntahkan seluruh cairan yang dari tadi sudah tak sabar ingin keluar dari tubuhnya.
"Kyuuuuuh... Aaahhhhhhh..."
"Miiiinnnn... Aaaaaahhhhhhhhhhhhhhhh'
"Hah hah hah hah..."
Hanya terdengar sahutan nafas mereka yang terputus-putus setelah mencapai kenikmatan yang tak bisa di gambarkan.
.
.
"Besok aku akan ke rumahmu..." Kata Kyuhyun sambil membenarkan poni Sungmin. Mereka kini terbaring berhadapan dengan bagian tubuh bagian bawah yang masih saling bertautan.
"Eh...!"
"Aku sudah bicara dengan Appa dan Eomma, aku akan menemui ayahmu dan melamarmu besok..."
Sungmin membulatkan matanya tidak percaya, ia menutup mulutnya yang terbuka dengan satu tangannya.
"Jinjayo...?"
"Ne... Aku begitu gugup, untung kau datang... Aku sedikit merasa tenang" Kata Kyuhyun mengecup pelan bibir Sungmin
"Eh tunggu...! Kau percaya diri sekali Kyu, besok kau akan menemui Appa tapi kau belum melamarku.. Belum tentu aku mau menikah dengan bocah monster sepertimu!" Kata Sungmin menyentil hidung mancung Kyuhyun
.
Kyuhyun tersenyum penuh arti, tangannya berusaha mengambil sesuatu yang tersimpan di bawah bantalnya. Sebuah kotak berwarna hitam ada di tangan Kyuhyun, ia buka kotak itu hingga memperlihatkan sebuah cincin manis dengan berlian yang berkilau ditengahnya.
"Sebenarnya aku akan memberi kejutan ini besok pagi, tapi aku sedikit takut saat kau berkata seperti tadi..." kata Kyuhyun sedikit gugup dengan nada terkekeh.
"Sungguh ini begitu aneh saat posisi dan keadaan kita masih seperti ini" Sungmin terkekeh pelan "Kau benar-benar tak romantis Kyu...hehehe"
"Min... Would You... Euuumhhppp..." ucapan Kyuhyun terpotong karena bibirnya terkunci dengan bibir Sungmin.
.
.
Kecupan dan lumatan itu kembali terjadi lagi, menyesap nikmat seakan tak akan ada lagi ciuman di hari esok.
"Min... Mau mencoba dogy style?"
"Terserah yang kau mau.." Kata Sungmin tersipu mendengar pertanyaan Kyuhyun
Kyuhyun balikkan tubuh mungil itu hingga kedua tangan Sungmin bertumpu pada bed yang sudah tak berbentuk lagi. Kyuhyun cium pelan tengkuk Sungmin, menyusuri tulang belakang Sungmin dengan lidahnya hingga ia kocok juniornya yang sudah menegang itu dan ia masukkan kedalam kemaluan Sungmin.
"Ouuuh... Kyuuu... Ahhhh..." Kyuhyun belai pelan hingga ia remas butt Sungmin dengan gaya seduktif tanpa menurunkan tempo genjotannya pada tubuh Sungmin.
"Aaahhhh... Ahhhh... Sshhh..."
"Nggghhhh... Ouuuh... Kyuuu... Fasterrr..."
"Ahhhh... Ahhh ahhhh... Depper Kyuuuuuh..."
"Ouuuuh..."
"Min... Ahhh..."
Sungmin benar-benar belingsatan menikmati kenikmatan yang tiada tara, seluruh sendinya serasa melemas, nikmat yang ia rasakan seakan membuatnya terbang entah kemana. Yang ia fikirkan hanya bagaimana caranya memberikan kepuasan yang serupa pada namja yang ada dibelakangnya saat ini.
Kyuhyun gapai dada Sungmin yang menggantung kebawah, ia tumpukan tangannya pada dada yang bergoyang erotis itu menggantikan remasan pada butt indahnya.
"Aaaahhh Kyuuuh... Oooouuuh... Nikmat..." Sungmin merasa junior Kyuhyun semakin membesar di dalam lubangnya, junior yang keras dan basah itu tak henti-hentinya menerjang titik kelemahannya di dalam sana hingga ia seakan tak mampubanyak berbuat apalagi selain mendesahkan nama Kyuhyun.
"Ahhh... Ouuh... Kyuuuh..."
"Ssshhhh... Ahhh ahhhh... "
Kyuhyun terus menggenjot tubuh Sungmin, hingga ia akhirnya tak bisa menahan rasa yang akan meledak dibagian bawah perutnya. Seakan berjuta kupu-kupu menggelitik dan berusaha terbang dari tempatnya saat puncak kenikmatan mendera tubuh mereka lagi.
"Aaaaahhhh Miiin..."
"Ouuuh Kyuuuuuuh..."
Mereka kembali tersengal bersahutan, Kyuhyun lepaskan tautan tubuh bagian bawah tubuhnya dan ia balikkan tubuh Sungmin hingga Sungmin berada di atasnya. Ia peluk tubuh Sungmin dengan posesif.
"Aku lelah Kyuu..."
"Ne... Gomawo.. Min..." Kyuhyun elus rambut Sungmin yang basah karena keringat, badan mereka terlihat lengket karena keringat dan cairan yang tercampur.
Kyuhyun ambil selimut yang ada disampingnya, ia tutup tubuh polos mereka dan ia sedikit memiringkan tubuh Sungmin berusaha menyamankan posisi istirahat mereka.
.
"Sekarang ceritakan padaku, apa yang terjadi pada kau dan ayahmu saat beberapa hari ini" Kata Kyuhyun menyesap aroma rambut Sungmin.
"Aku benar-benar bahagia Kyu... Appa dan aku liburan selama 2 hari di Busan..!" Kata Sungmin terdengar begitu Sumringah
"Tidak dengan Nyonya Lee?" Kata Kyuhyun
"Tidak... Aku sudah mengajaknya walaupun Appa tidak mengajaknya, tapi dia menolak.. Ternyata Appa sangat dingin pada wanita itu, aku sempat kasihan melihatnya... Aku yakin Appa tak pernah menyentuh wanita itu sejak menikah dengannya... Taukah kau Kyu? Appa sangat setia dan menyayangi Eomma... Eomma sangat beruntung"
"Hmmm.." Kata Kyuhyun mendengarkan cerita Sungmin, ia begitu bahagia saat melihat senyuman itu terlukis dari bibir Sungmin.
"Tapi aku kasihan dengan yeoja itu, benar kata eomma.. Dia seperti wanita yang sangat lemah, namun aku dengar dari Shin ahjussi di rumah Appa yeoja itu menjadi periang dan sering tersenyum saat Appa kembali berbaikan denganku..."
"Kau tau kenapa?" Kata Kyuhyun memotong ucapan Sungmin, sementara Sungmin hanya bisa memiringkan kepalannya tanda tidak tau.
"Karena kau itu seperti cahaya putih yang bisa membuat orang disekitarmu merasakan sinar bersihnya, karena kau seperti bunga yang ada di sebuah taman.. Memberikan warna dan kebahagiaan pada orang yang ada di sekitarmu.. Tapi karena kau terlalu berharga kau harus dijaga.. Dan yang bisa menjaga kau cuma aku..." Kata Kyuhyun mencubit pelan pipi Sungmin.
"Yak..! Kau menggombal...! Aku tau Appa juga mencemaskan yeoja itu, aku tau dari wajah Appa ia seperti selalu berusaha melindungi yeoja itu... Aku jadi semakin bisa merasakan mengapa Eomma tidak pernah marah pada Appa dan Yeoja itu... Bukankah Eomma seperti malaikat Kyu?"
"Ne..." Kata Kyuhyun mengelus pelan wajah Sungmin.
.
.
"Ahhh.. Ada satu lagi Kyu... Aku kemarin bertemu Wookie dan Hyukki.. Mereka terlihat bahagia dengan Yesung hyung dan Donghae... Aku senang teman-temanku akhirnya menemukan orang yang tepat..."
"Mereka terkadang suka menyusahkanku Min..." Kata Kyuhyun protes mengingat bagaimana Yesung dan Donghae selalu merepotkannya karena hampir tidak bisa menemani Kyuhyun seperti biasanya karena yeojachingunya masing-masing.
"Ahhh... Kau tau Kyu... Aku juga mendapat ilmu baru dari Hyukki" Kata Sungmin mengedipkan sebelah matanya.
"Huhh... Apa itu?"
Sungmin mulai menyibak selimut yang menutupi tubuh mereka berdua, ia merangkak dan menindih tubuh pucat Kyuhyun.
"Ahhh..." Desah Kyuhyun saat Sungmin mencium pelan nipple Kyuhyun. Sungmin mulai meremas junior Kyuhyun yang masih lemas berusaha membangunkannya lagi.
"Min... Apa yang kau... Ahhhh... Ouuuh... Min..." Kata Kyuhyun tak bisa meneruskan katanya saat Sungmin mulai mengocok juniornya yang sudah menegang.
Ia baru sadar dengan posisi Sungmin diatas membuatnya benar-benar cepat horny, karena bisa melihat wajah Sungmin yang mulai horny dengan dada yang menggantung itu membuatnya tak bisa menahan nafas beratnya yang mulai datang.
Sungmin memposisikan lubangnya di atas junior Kyuhyun dan berusaha memasukkannya dengan pelan. Namun ia terlihat kesusahan karena memang ia tidak pernah melakukannya. Sementara Kyuhyun yang dari tadi sudah sangat tegang hanya bisa tersenyum melihat wajah Sungmin yang terlihat bingung.
"Ahh... Kyuuuh..." Kata sungmin yang juga sangat horny
"Aku akan membantumu sayang, lain kali belajar yang serius dengan Hyukki" Kata Kyuhyun mengedipkan matanya
BLUSH
Seketika wajah Sungmin memerah dan memanas mendengar ucapan Kyuhyun
"Aaaahhh... Ouuuh..." Kata Sungmin saat Kyuhyun memajukan pinggulnya dan menarik butt Sungmin hingga penyatuan tubuh itu kembali terjadi.
"Ahhh... Ssshhh... Ahhh..."
"Ooooouuuh... Ahhhhhhhhhhh.. Anghhh..."
Kyuhyun mengangkat pinggulnya berusaha memberi kenikmatan pada Sungmin hingga suara desahan mereka berdua juga bercampur dengan suara tubrukan pinggul mereka yang bersatu berlawanan arah menuju satu puncak kenikmatan.
"Aaaaaaaaaaahhhhhhh Kyuuuuuuu"
"Aaaaaaaaaaaaaaaahhhhh Miiinnnnnnnnn"
"Saranghae..."
"Nado saranghae..."
"Kita lanjutkan perjanjian kita Min...Deal"
"Deal"
Hanya senyuman tulus penuh cinta yang mengakhiri kegiatan mereka malam itu hingga menuju mimpi dengan wajah yang tersenyum mengingat betapa rumitnya jalan yang mereka tempuh hingga mendapatkan 1 kata "cinta".
END
Huwwwa mari kita salaman dulu reviewers... Maaf jika part akhirnya mengecewakan, author sudah berusaha...
Tidak ada sequel juga ya... Author lagi fokus mau buat FF baru...
Author minta maaf jika ada reviewers yang udah review tapi ga ada di thanks to.. Author juga sedih sebenernya.. Jadi di email author setiap review yang masuk itu juga bakal masuk.. Tapi kadang ada nama reviewers yang ga ada namanya, cuma ada Guest gitu.. Makanya author biasanya selalu bilang dan juga beberapa reviewers yang ga kebaca namanya di email author...
Thanks to^^
ChoKyunnie, , Monnom, nurwakhidah93, mingi, cheyzee, lia, mayasiwonest everlastingfriends, audrey musaena, kyuqiemin, kyumin forever, dessykyumin, Fennyfenny, nurichan4, Erry evilamingkyu, thiafumings, is0live89, clouds54, Jessica imnida, nannaa, hima sakusa-chan, sha, Cho Kyuri Mappanyukki, DANHOBAKMING, reaRelf, vey900128, Iam ELF an JOyer, bunyming, KMS kyuminshiper, Kim kinan, Silver Bullet 1412, Lee vanhae, kimjulia220799, nandaLJ137, KimMYongiNAra, Sasya, Zhang Ary, cherrizka980826, gdtop, kyuminnnnnn, Momoshfly2401, desi2121, SazkiaSiwonestELF, kyuminalways89, Aey raa kms, liaa kyuminelf, yunteukwon, meyy chaan, QQ KyuminShipper, cho dhinie, Cho KyuLi, DadjoePranatha, 137Line, min190196, Margareth pumpkins, HeeYeon, Ragil P, YuyaloveSungmin, I'm Minhyun (mianhe.. Biasanya namanya emang ga ada.. Mungkin nama kamu di salah satu Guest yang ga kebaca namanya.. Mianhe ya...), MinGYU, intandoojoon, Devinzkyumin dan ada beberapa reviewers yang namanya ga kebaca di email author...
Gomawo udah mau review, karena selama ini review kalianlah yang buat author semangat buat nyelesain FF ini... Kyaaaa... Doakan otak author buat dapet ide bikin FF baru lagi ya... Ada sih yang YAOI tapi masih belum yakin, takut ceritanya ga bagus... Tapi tunggu aja ya...
Aku sayang kalian
