Epilog My Life Your Life
Our Promise
GS Kyumin
Pairing : My beloved couple Kyumin (Kyuhyun x Sungmin)
Cast : Member SJ
Rating : T to M
Warning : Don't bash my Pair.. Oke..
Summary : cinta mereka berkembang, cinta mereka tumbuh dengan subur, memberikan keindahan pada siapa saya yang melihatnya. Cinta itu semakin sempurna karena kehadiran peri kecil yang selalu ada di samping mereka.
Karena banyak yang protes Author jadi merasa bersalah dan ga bertanggung jawab ama reviewers yang pengen sequel.. Karena itu Author udah bikinin sequelnya nih.. Walau pendeeeeeeeeeeeek ya.. Terima kasih buat yang udah review..
Pleaseee... If You Dislike, Don't Read Ok..
.
Happy Reading^^
.
.
Normal POV
.
5 Tahun Kemudian
.
"Eommaa... Lihat Appa... Appa mengambil makanan Minhyun..." Minhyun.. Yah yeoja kecil berusia 4 tahun itu berteriak dengan keras saat sang ayah mengambil telur yang ada di piringnya.
"Kyu... Jangan menggoda anakmu...!" Kata Sungmin sambil membereskan alat dapur yang ia gunakan untuk memasak sarapannya pagi ini.
Kyuhyun hanya terkekeh gemas melihat wajah protes sang anak yang kelihatan begitu menggemaskan.
"Eomma... Lihat... Appa mentertawaiku... Appa benal-benal menyebalkan Eomma..." Kata Minhyun memajukan bibirnya dan menggoyangkan kakinya dengan keras hingga kursi makan yang ia pakai terlihat bergoyang.
"Ne..ne... Appa minta maaf, hati-hati sayang... Jangan menggoyangkan kursi seperti itu, nanti Minhyun jatuh dan kaki Minhyun akan sakit ne?" Kyuhyun akhirnya angkat bicara karena anaknya mulai melancarkan aksi ngambek yang berbahaya.
"Ne... Jangan mengambil makanan olang lain sembalangan Appa, ibu gulu di sekolah mengajalkan Minhyun untuk tidak suka mengganggu teman..." Ia berkata dengan tenang sambil memakan sarapannya seolah dia lebih dewasa dari sang ayah.
Sungmin hanya tersenyum melihat tingkah suami dan putri kecilnya. Ia tak menyangka kebahagiaan akan menghampiri hidupnya walau tak sesempurna yang ia fikirkan karena Oemmanya yang meninggal 5 tahun yang lalu.
Tuhan memang adil, ia menyiapkan kebahagiaan yang berlipat setelah memberi cobaan yang sangat berat. Tuhan memberikan malaikat kecil setelah mengambil malaikat pelindungnya yang paling berharga. Tuhan memberikan kebahagiaan itu asal manusia itu bisa bersabar dengan keadaan yang dihadapinya.
Sungmin duduk di samping Minhyun dan mengelus rambutnya, sementara itu ia melihat Kyuhyun yang tersenyum penuh kehangatan dan cinta yang tak pernah luntur sejak mereka merasakan cinta beberapa tahun yang lalu.
"Molning... Eomma..." Kata Kyuhyun penuh canda yang duduk diseberang Minhyun pada Sungmin meniru gaya bicara Minhyun.
"YAK Appa... Appa menilu ucapan Minhyun.. Jangan pelnah menilu Minhyun lagi alla?"
"Ne...ne... Arraseo...!" Jawab Kyuhyun menahan tawanya melihat ekspresi bentakan Minhyun yang terlalu imut.
"Kyu... Jangan membuat Minhyun merengek, nanti aku yang repot... Bukankah kau akan segera ke kantor? Jadi habiskan sarapanmu sayang..."
Kyuhyun menatap Sungmin dalam diam, ia tak pernah bermimpi akan mendapatkan kebahagiaan seperti ini. Hidup dengan Sungmin dan putri kecil mereka adalah kebahagiaan yang paling indah yang diberikan Tuhan padanya.
"Kyu... Kau melamun?"
"Tidak..." ucap Kyuhyun seraya tersenyum dan bangkit dari duduknya.. "Aku sudah selesai.. Apa putri Appa sudah selesai sarapan?"
"Ne... Appa... Mali kita belusaha...!" Ucap Minhyun seraya bangkit dan memakai tasnya. Kyuhyun dan Sungmin hanya tertawa melihat tingkah polos Minhyun yang terlihat sok dewasa.
Kyuhyun gendong Minhyun dan ia kecup bibir Sungmin singkat hingga Minhyunpun melakukannya.
"Kami pergi eomma..." Kata Kyuhyun akan meninggalkan dapur itu hingga suara Minhyun mencegat kaki Kyuhyun yang akan bergerak.
"Eomma... Appa... Malam ini aku akan menginap di rumah Yewook... Aku sudah beljanji dengannya, jadi Appa harus mengantalkan Minhyun ke lumah Yewook ne?"
"Eh... Ada apa sayang?" Kata Sungmin dengan penuh tanda tanya
"Kata Appa... Minhyun harus membelikan waktu yang banyak pada Appa dan Eomma untuk beldua jika Minhyun ingin punya dongsaeng, besok ada tugas yang halus dikumpulkan di sekolah.. Jadi.. Minhyun akan mengeljakannya dengan Yewook... Kalena Minhyun satu kelompok dengannya Eomma..."
"Kyuuuu..." Kata Sungmin menatap Kyuhyun dengan mata yang sedikit dibuat seram yang hanya di balas Kyuhyun dengan kekehan
"Jangan malahi Appa Eomma... Minhyun ingin punya dongsaeng kecil seperti Eunhae" Kata Minhyun mempoutkan bibirnya
"Arraseo..." Kata Sungmin akhirnya mengecup pipi Minhyun yang masih dalam gendongan Kyuhyun
"Aku mana...?" Ucap Kyuhyun menunjuk bibirnya
"Haiisss... Dasar..!"
CUP
"Saranghae..."
"Nado Saranghae..."
.
.
.
Flashback 5 tahun yang lalu
Kyuhyun langkahkan kakinya dengan berat dan dengan seluruh kekuatan yang ada di dalam dirinya ia masuk ke rumah yang hampir sama besarnya dengan rumah yang orang tuanya miliki.
Perasaan gugup yang ia rasakan saat ini melebihi rasa gugup yang pernah ia rasakan seumur hidupnya. Melebihi gugup saat ia harus sidang tugas akhir kuliahnya, melebihi gugup saat ia berhasil mendapatkan keperawanan Sungmin atau bahkan melebihi gugupnya saat membohongi Sungmin bahwa ia sama sekali tak mengenali Sungmin, mengacuhkannya dan bertindak bodoh bahkan menjadi seorang pengecut pada Sungmin.
.
Kyuhyun memasuki rumah besar itu diikuti Cho Hankyung dan Cho Heechul. Mereka di sambut Shindong Ahjussi yang tersenyum ramah dan Nyonya Lee yang baru saja menyambut mereka.
.
"Anneyong... Silahkan masuk Tuan dan Nyonya Cho, Ah... Kyuhyun? Masuklah...!" Kata Taeyeon dengan senyum sumringahnya.
Kyuhyun memang akan melamar Sungmin secara resmi pada Kangin Siang ini. Kyuhyun masih ingat benar percakapannya dengan Sungmin pagi tadi saat Sungmin masih di apartemennya.
.
Flashback On
"Kyu kau yakin akan ke rumah Appa siang ini?"
"Ne..." Kata Kyuhyun sambil menyantap sarapan yang di buat Sungmin
"Aku hanya takut Appa sedang sibuk Kyu, kau bahkan akan datang dengan kedua orang tuamu.. Aku hanya takut akan mengecewakanmu karena Appa sedang sibuk. Kata Nyonya Lee... Eumm.. Eomma maksudku Appa tidak bisa diganggu saat sibuk dengan pekerjaannya" Kata Sungmin menyeruput tehnya pagi itu.
"Kau tak perlu khawatir sayang... Setelah ini kau ke rumah Ayahmu, dan tunggu aku... Sungguh aku benar-benar gugup... Donghae telah menyelidiki jadwal Ayahmu, kebetulan sekali hari ini jadwal Ayahmu kosong..." Kata Kyuhyun menghabiskan makanannya dengan tidak penuh selera.. "Ahhh... Aku benar-benar gugup" Ucapnya lagi sambil menepuk pelan dadanya.
"Omoooo Kyuuuu..." Mata Sungmin membulat tak percaya saat melihat ada tanda merah di leher Kyuhyun, bukan hanya satu.. Bahkan ada tiga tanda sekaligus.
"Haisss... Jangan berteriak..! Ada apa Min?" Ia tangkupkan tangannya di kedua telinganya mendengar teriakan Sungmin
"I..ituu..." Kata Sungmin terbata menunjuk leher Kyuhyun
"Oh... Ini... Kau yang membuatnya, aku tak sempat menolaknya... Karena di akhir ronde malam tadi kau benar-benar buas" Kata Kyuhyun sambil mengedipkan satu matanya pada Sungmin.
BLUSH
Wajah Sungmin memerah sempurna bahkan jika digambarkan mungkin akan ada asap yang sedikit mengepul dari atas kepalanya karena memanas menahan malu.
"Apa kau juga membuatnya di leherku?" Tanya Sungmin polos
"Tidak ada...! Sama saja aku bunuh diri membuat tanda di lehermu saat hari ini aku akan menemui orang tuamu Min..." Kata Kyuhyun santai
"YAK CHO KYUHYUN... Kenapa tidak bilang padaku...?"
"Sudah kubilang, aku tak sempat menghentikanmu.. Sudahlah tak apa... Itu akan sedikit memudahkanku..." Kata Kyuhyun enteng tak menyadari bagaimana murkanya Sungmin saat ini "Dan sepertinya ini tak mudah hilang Min.. Perlu beberapa hari hingga memudar..."
PLETAK
"Awww Min..."
"Haisss... Aku pulang saja..." Kata Sungmin mulai meninggalkan ruang makan dengan wajah yang masih memerah karena malu.
"Hei... Min... Aku hanya bercanda... Orang tuamu atau orang tuaku tak akan ada yang menyadarinya sayang..." Kata Kyuhyun mengikuti Sungmin dari kamar hingga ruang depan untuk meninggalkan apartemen Kyuhyun.
"Ne... Ne... Sudahlah... Kalau bisa kau pakai syal atau apa Kyu..." Rengek Sungmin sambil mengalungkan tangannya pada Kyuhyun yang kini di hadapannya.
"Ne... Sayang... Tunggu aku di rumah Ayahmu ne?"
"Ne..."
CUP
Flashback Off
.
.
.
Tubuh Kyuhyun hanya semakin memucat saat melihat seorang namja paruh baya yang beberapa hari lalu di tolongnya duduk di hadapannya dengan angkuh.
"Tuan Cho... Sudah lama kita tidak bertemu..." Kata Kangin menyapa Hankyung, sementara Heechul hanya duduk dengan elegan di sampingnya tanpa melepas kaitan tangannya di tangan Hankyung.
"Ahh... Biasanya kita bertemu untuk urusan perusahaan, aku tak menyangka kita bertemu dalam suasana seperti ini.." Kata Hankyung tersenyum ramah.
Sungmin dan Kyuhyun masih terdiam mendengar perbincangan ayah mereka. Sungmin menatap wajah Kyuhyun yang terlihat memucat, entah apa yang difikirkan Sungmin, ia benar-benar menyukai ekspresi ketakutan Kyuhyun yang sangat langka seperti ini.
"Kyuhyun anak yang baik... Aku sudah melihatnya dan membuktikannya, dia bisa menjaga Sungmin dengan baik.." Kata Kangin dengan senyum di bibirnya
"Eh.." Ucap Kyuhyun tak percaya dengan apa yang di dengarnya
"Wae...?" Kata Heechul ketus pada Kyuhyun yang sedikit terkejut
"Aniyo..." Kyuhyun menggelengkan kepalanya dan mengusap sedikit dadanya pertanda kekacauan mungkin tak akan terjadi
"Jadi..." Kata Kangin menatap mata Kyuhyun intens
"Tuan Lee... Aku memang bukan namja yang sempurna, aku mungkin bukan namja yang kau harapkan untuk menjadi pendamping Sungmin, aku masih banyak kekurangan..tapi aku sangat mencintai dan menyayangi Sungmin.." Kyuhyun mengatakannya dengan nada bergetar namun matanya memancarkan ketulusan dan kejujuran yang siapa saja bisa melihatnya "Aku ingin menikahi Sungmin... Aku ingin menjadikannya istriku dan ibu dari anak-anakku jika kau tak keberatan... Tolong restui kami... Aku akan menjaganya dan melindunginya sampai akhir hidupku..." Kata Kyuhyun dengan lembut, entah kemana rasa gugupnya saat ini, ia merasa memang harus mengatakan apa yang ia rasakan pada Sungmin. Sementa Sungmin hanya bisa tersenyum tulus mendengar ucapan Kyuhyun hingga ia menutup mulutnya dan merasakan ada sesuatu yang berontak ingin keluar dari mulutnya.
"Hooeeeek... Hoeeeek..."
"Sungmin ah gwaenchana.?" Tanya Taeyeon pada Sungmin
"Eomma... Aku ke belakang sebentar..."
Heechul hanya tertawa pelan melihat Sungmin yang bergegas ke kamar mandi sambil berusaha menahan keluar apa yang ada di mulutnya.
"Well... Aku rasa itu jawabannya.." Kata Kangin menatap Kyuhyun dengan dalam
DEG
Ia memojokkan Kyuhyun dengan tatapannya, sementara Kyuhyun kembali di buat gugup dengan tatapan Kangin. Mata kangin kembali membulat saat melihat tanda merah di leher Kyuhyun.
DEG
Kini degupan keras jantung itu bukan berasal dari Kyuhyun, melainkan milik namja paruh baya diseberangnya.
Heechul kembali tersenyum penuh arti, sementara Hankyung hanya menggelengkan kepalanya melihat ekspresi Heechul
"Jadi tuan Lee.. Kurasa kita hanya perlu mengurus tanggal pernikahan mereka segera" Kata Hankyung merubah suasana canggung di ruangan itu
"Aku rasa lebih cepat lebih baik" Ucap Kangin tersenyum
"Aegyooo... Aku akan segera menimang cucu..." Ucap Heechul tertawa senang diikuti Hankyung, Kangin dan Taeyeon... Sementara Kyuhyun hanya menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.
.
.
.
Flashback 5 tahun yang lalu Off
.
.
.
"Jangan mengajarkan Minhyun yang tidak-tidak Kyu..!" Kata Sungmin mengelus dada Kyuhyun yang ada di hadapannya. Mereka berdua sedang berpelukan di atas bed sambil menikmati kehangatan tubuh pasangan mereka masing-masing.
"He..." Kyuhyun hanya tertawa pelan mendengar ocehan Sungmin.
"Kyu... Kau tau kabar Jungmo?" Kata Sungmin mendongakkan kepalanya menatap wajah tampan Kyuhyun.
"Appa tidak memenjarakannya, Appa yang galak itu ternyata juga sangat baik..he.. Dia mengirimkan Jungmo keluar kota, dia memaafkan Jungmo asal Jungmo tak berbuat kesalahan yang sama lagi... Kudengar dari Donghae, Jungmo baru saja menikah dengan yeoja yang bernama Tiffany..." Ucap Kyuhyun mengecup dahi Sungmin penuh cinta.
"Hei sayang... Berhenti bercerita.. Bukankah kita disini ingin mengabulkan permintaan Minhyun?" Canda Kyuhyun sambil mengedipkan matanya.
BLUSH
Wajah merah Sungmin mungkin bisa mewakili bagaimana perasaannya saat ini.
"Haiiisss... Kyu"
"Hei... Sudah berapa lama kita menikah, kau masih saja semalu ini... Dan segugup ini" Kata kyuhyun meletakkan tangannya di dada Sungmin yang berdegub kencang.
PUK
"Kau fikir kau tidak..!" Ucap Sungmin sambil memukul lengan Kyuhyun dan meletakkan telinganya di dada Kyuhyuun.
"Hehe... Min.. Bukankah Minhyun bilang ingin punya adik seperti Yewook? Bagaimana kita membuatnya sekarang?" Kyuhyun balikkan badannya hingga menindih Sungmin.
"Huh... Kau bahkan sudah sering melakukannya? Huh.. Aku benar-benar membangunkan evil di tubuhmu, aku kau perkosa bahkan hampir tiap hari" Kata Sungmin seolah merajuk.
"Hei... Mana ada yeoja yang diperkosa mendesah dengan keras Arrghh... Ahhh... Anghh.. Kyuuuu... More...faster... Ahhh.. Ahh..." Ledek kyuhyun menirukan gaya Sungmin dengan wajah yang serupa.
BLUSH
"YAK..!"
"Kkkkkk... Kau sudah berhenti program bukan? Aku yakin setelah ini kau akan hamil lagi sayang... Kita akan punya anak kedua seperti Yesung hyung dan Wookie.. Aku fikir Donghae dan Hyukki juga akan segera menyusul..."
"Se... Eummmphhhh..." dan kembali Kyuhyun tak pernah puas dengan bibir indah itu, melumatnya dengan pelan dan penuh cinta adalah aktivitas yang paling disukainya bersama Sungmin sebelum ke menu utama mereka. Melepaskan tautan bibir itu saat paru-paru mereka berteriak dengan keras.
CUP
Dan mengakhirinya dengan sebuah kecupan kecil
"Kau tak lupa janji kita?"
"Ne... Aku akan selalu menyayangimu Kyu..."
"Saranghae Cho Sungmin"
"Saranghae... Yeoboooooo..." Ledek Sungmin dengan suara imutnya sambil mengalungkan tangannya.
"Let's making love honey..."
.
.
END
Oke ini bener-bener eon pemirsah... Aku ga fokus nulis FF baru saat email masuk dan yang tertulis adalah reviewers yang minta sequel atau epilog.. Jadi author buatkan epilog pendek ini untuk memuaskan reviewers..
Huwwa mudahan puas aja, kalo ga puas timpukin saya... Huwwwa
Trus yang request FF pairing utamanya bukan Kyumin author minta maaf karena ga bisa bikin.. Yang Kyumin aja takut ga dapet feelnya.. Apalagi yang bukan Kyumin, author takut ga dapet feelnya karena author masih newbie bikin FF kaya gini.. Mianhe ya...
Yang request Eunhae ato Yewook juga minahe ya.. Moga di FF selanjutnya author bisa banyakin moment mereka...
Thanks to
Nurwakhidah93, Monnom, clouds54, nandaLJ137, Aey raa kms, dessykyumin, nurichan4, clouds1309, YuyaLovesungmin, yunteukwon, is0live89, thiafumings, hima sakusa-chan, nannaa, kyumin forever, ChoKyunnie, Cho Kyuri Mappanyukki, 137line, audrey musaena, KMS Kyuminshiper, lia, reaRelf, kyuminnnnnn, Erry evilamingkyu, HeeYeon, 7ia, dewi3424, Ragil P, May AngelBunny, desi2121, clouds1489, cho han kyu 137, Fariny, cho yunhie, sha, Jmjm, liaa kyuminelf, Lee vanhae, bunyming, vey900128, vherrizka980826, mayasiwonest everlastingfriends, Margareth Pumpkins, Sasya, DANHOBAKMING, SazkiasiwonestELF, dan ada beberapa reviewers yang ga kebaca namanya.
Terakhir review ya...^^ biar author makin sayang ama kalian... Kkkkk
