Haunted School
By:Hikary_Cresenti_Ravenia
Disclaimer : Bleach punya Tite Kubo
Rated :T
Warning :OOC,Gajeness,Mistypo,alur beantakan,Bad EYD
Enjoy My Fic
Keesokan harinya
"Woi.. Kai,Ren,Ichi.. Bangun.. " panggil seorang cowok berambut spike hitam, Hisagi Shuuhei
"Aduh, bentar lagi ya,Shu. Gue ngantuk banget nih," gumam Kaien lalu kembali menenggelamkan diri ke dalam hangatnya selimut tersebut.
"Iya,nih," gumam Ichigo yang masih dalam keadaan setengah sadar. Sedang Renji? Dia masih berada di alam mimpinya yang aman,damai,dan tenang.
"Woi! Bangun baka!" maki Hisagi mengguyur tiga mahluk yang masih tidur tersebut dengan air es yang diambil entah dari mana.
"Adoh.. His! Lo tega bener!" gerutu Kaien yang sudah bangun
"Iya nih,emang jam berapa sekarang?" tanya Ichigo
"Jam 7 dodol! Kita masuk jam setengah delapan!" kata Shuuhei lagi
"APA!" sontak ketiga mahluk tersebut langsung kocar-kacir dan bersiap-siap. Sedang Shuuhei hanya menghela nafas dengan kelakuan teman-temanya itu.
Kini mereka berempat telah bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah tersebut.
"Wah.. nggak sabar gue untuk ketemu dengan para gadis-gadis manis bagaikan bidadari," kata Renji berbunga-bunga
Shuuhei hanya menghela nafas dengan kelakuan Renji yang tidak jelas dan tidak bermutu itu.
Pada pukul 07.30
Mereka berempat masuk ke sebuah kelas,dan kelas yang berisi hanya siswi cewek itu langsung ricuh seketika.
"Kya! Tampan!"
"Keren!"
Seperti itulah sorakan para siswi-siswi di kelas tersebut,dan langsung mengerubungi mereka. Shuuhei dan Ichigo yang ngeh alias nggak betah dikerumunan tersebut, langsung keluar dari kerumunan tersebut dan memilih untuk menjauh. Sedang Kaien dan Renji malah betah dengan situasi seperti ini.
"Hai,loe murid baru ya?" tanya seorang cewek berambut spiky raven
"Eh.. ya " kata Shuuhei
"Siapa nama lo? Gue Arisawa Tatsuki," kata cewek itu sambil menjulurkan tangan
"Gue Hisagi Shuuhei,senang berkenalan dengan lo," kata Shuuhei menjabat uluran tangan tersebut
"O jadi lo salah satu anak baru yang di bilang itu ya," kata Tatsuki
"Maksud lo?" tanya Shuuhei bingung
"Itu udah kemarin ada keramaian gitu,gue pikir Kaisar Jepang yang datang," kata Tatsuki terkekeh
"Lo berlebihan, gue cuma gurunya aja kog," kata Shuuhei
"Tatsuki chan~~!" teriak seorang cewek berambut orange,dengan mata bewarna abu-abu
"Ah, Orihime!" kata Tatsuki tersenyum
"Dia siapa Tatsuki-chan?" tanya Orihime sambil melirik Shuuhei
"Oh,dia anak baru namanya-"
"Ah, Kurosaki-kun!" kata Orihime lalu menghampiri Ichigo
"Inoue? Apa yang kau lakukan disini?" tanya Ichigo kaget
"Aku sekolah disini Kurosaki-kun," kata Orihime sambil tersenyum
"O begitu, lah.. Tatsuki?" kata Ichigo kaget plus shock
"Ichigo? Lah,gimana lo bisa disini?" tanya Tatsuki bingung
"Itu pertanyaan gue, bukanya lo di SMA Karakura?" tanya Ichigo kaget
"Ya pada awalnya,tapi gue memutuskan untuk disini saja,"kata Tatsuki
"Ichigo,jadi loe kenal mereka?" tanya Shuuhei yang masih bingung
"Begitulah, mereka ini teman gue pas SD," kata Ichigo
"Oh, childhood friend ne, Chi-chan? Atau wah, jodoh memang tidak kemana ya~ "goda Shuuhei sambil terkekeh
"Diam lo!" maki Ichigo
Sedang Shuuhei bukanya diam malah semakin terkekeh.
"Jadi dia teman lo, Ichigo?" tanya Tatsuki
"Ya begitulah, oya Shu ini Inoue Orihime, lalu disebelahnya-"
"Gue tau Arisawa Tatsuki kan? Gue udah kenalan tadi. Oya, Arisawa-san jadi lo yang jadi runner up pertandingan taekwondo itu kan?" tanya Shuuhei
"Eh, tau dari mana?" tanya Tatsuki
"Ya jelas dia tau,Tat. Dia ini juga maniak Taekwondo," kata Ichigo lagi
"Enak aja lo bilang maniak! Ini hobi bego!" maki Shuuhei
"Ya,ya whatever lah. Nah dia ini Hisagi Shuuhei, kapten dari klub Taekwondo waktu di SMP gue," kata Ichigo lagi
"Wah,Ichi!Shu! udah gede ya? Pada dating segal-BUAK" Kaien hanya meringis dengan lemparan Kursi tersebut
"Bawel lo," kata Ichigo
"Chi,siapa nona-nona manis ini?" tanya Renji
"O ini Inoue Orihime, disebelahnya Arisawa Tatsuki," kata Ichigo
"Hai,salam kenal, Gue Abarai Renji," kata Renji
"Gue Shiba Kaien,Yoroshiku. "kata Kaien
"Wah anak baru ya? Kenalin gw Senna," kata cewek berambut ungu,dengan mata bewarna orange
Maka pagi itu mereka sibuk berkenalan dengan para penghuni kelas tersebut. Hingga tiba-tiba terdengar jeritan
"KYA!" jerit seorang cewek
"Ada apa tuh?" tanya Kaien
"Nggak tau, ayo kita lihat. "kata Ichigo
Lalu Ichigo,Kaien,Renji dan Shuuhei segera berlari meninggalkan ruangan kelas tersebut dan menuju ke belakang gedung olahraga. Di sana tergantung tubuh seorang pria, dan sebuah kolam darah tepat dibawahnya.
"Kuchiki-san ada apa?" tanya Renji
"It-it-itu.. " kata Rukia seraya menunjuk seseorang yang meninggal karena gantung diri.
"Di-dia.." kata Kaien kaget
"Pak Aizen,yang kepala sekolah kan?" kata Ichigo kaget
"Iya.. "kata Shuuhei
"Ya udah,Shu lo bantu gue untuk turunin jenazahnya dulu, Chi lo panggil guru-guru deh," kata Kaien
"Baik," kata mereka
Ichigo langsung pergi ke kantor guru,sedang Shuuhei membantu Kaien untuk menurunkan tubuh Pak kepala sekolah itu.
"Gimana Kai?" tanya Shuuhei
"Sepertinya dia meninggal kemarin malam," kata Kaien lagi
"Tapi kenapa tidak ada yang tau?" kata Renji
"Ntahlah," kata Kaien
Lalu Ichigo datang bersama 2 orang guru, yaitu Bu Unohana,Bu Hinamori dan Pak Ukitake.
"Astaga! Bagaimana bisa?!" kata Ukitake kaget
"Kami tidak tau,Pak. Saat kami sampai dia sudah seperti ini," kata Kaien
"Astaga,berarti dia kembali lagi," kata Bu Unohana
"Begitulah ," kata Bu Hinamori
"Sabar ya,Hinamori." Kata Pak Ukitake
"Iya,Pak. Semoga saja tidak ada korban yang lain," kata Bu Hinamori
"Baiklah,kalian jangan katakan tentang hal ini. Kami tidak mau ada masalah lain," kata Pak Ukitake
"Baik,Pak. "kata mereka
"Nah,kalian kembalilah ke kelas," kata Ukitake
"Baik," lalu mereka kembali ke kelas
Di perjalanan mereka masih bingung
"Berarti benar rumor tentang dilarang keluar itu,"gumam Rukia
"Jadi, itu bukan hanya peraturan?" tanya Shuuhei
"Tidak,setiap orang yang tidak berada di kamarnya saat pukul 11 akan meninggal secara tragis," kata Rukia lagi
"Bagaimana bisa?" tanya Kaien bingung
"Aku tidak tau pasti,bukan hanya itu saja peraturan yang lain juga begitu," kata Rukia
"Maksudmu?" tanya Ichigo penasaran
"Yang melanggar peraturan disini akan meninggal, tapi sepertinya ada sesuatu yang ditutupi di sekolah kita ini," gumam Rukia
Lalu mereka kembali ke kelas, dan bersikap biasa-biasa saja. Hingga karena mengantuk dan hampir tertidur saat pelajaran Pak Kurotsuchi,Shuuhei memutuskan untuk permisi keluar.
"Pak,permisi," kata Shuuhei mengangkat tangan kananya
"Baik,silahkan. "kata Pak Kurotsuchi
Lalu Shuuhei pun keluar kelas dan menuju ke toilet.
Shuuhei Pov`s
Aku berjalan meninggalkan kelas,dan menuju ke toilet yang terletak di samping UKS. Di depan toilet terdapat seorang cewek yang sepertinya juga membolos. Seorang cewek berambut merah mencolok, ia duduk di depan WC sambil merokok.
"Hei, lo bolos juga?" tanyanya
"Nggak, gue hanya ke toilet," kata ku
"Udah,bolos aja,untuk apa juga lo masuk pelajaran si Freak itu," kata cewek itu
"Makasih atas saranya,tapi bukanya merokok itu dilarang?" tanyaku
"Ah,selama pihak sekolah tidak tau,nggak masalah deh. Lo mau?" tawarnya
"Nggak makasih,gue bukan perokok," kataku lalu masuk ke wc.
Ku basuh mukaku dengan air ,hingga tiba-tiba terdengar jeritan.
"KYA! TOLOng!" teriak seseorang
"Jangan-jangan cewek yang tadi, gue harus cepat!" gumamku lalu segera keluar , tapi ia tidak ada di sana. Aku berusaha mencarinya tapi nihil.
"Aneh,kemana dia?" gumamku
Hingga terlihat sebuah jejak darah yang samar-samar karena keramiknya juga yang bewarna merah darah. Kuikuti jejak darah itu dan, aku langsung kaget. Di salah satu kamar Wc cewek itu terduduk di kloset,darah mengalir dari lehernya.
Dengan susah payah aku menelan ludah,lalu berlari menuju ke kantor guru.
"Loh,Hisagi-kun? Bukanya ini jam pelajaran?" tanya Bu Unohana
"Ano.. Bu.. "ku tenangkan nafasku lalu melanjutkan kata-kataku.
"Begini bu,saya hanya ke toilet, lalu di salah satu kamar wc,terdapat seorang siswi yang meninggal," kataku lagi
"Apa!" kata Unohana kaget
"Dia pasti melanggar peraturan,siapa dia?" tanya Bu Hinamori
"Saya tidak kenal bu, yang pasti rambutnya merah," kataku
"O dia Riruka Dokugamine," kata Unohana
"Riruka?" kataku bingung
"Ya begitulah,dia itu preman sekolah ini. Pasti dia merokok, padahal sudah ku ingatkan," kata Unohana lagi
"Jadi bagaimana?" tanyaku
"Sudahlah,saya suruh saja penjaga sekolah untuk memindahkan mayatnya," kata Unohana
"Bu Hinamori,ada apa sebenarnya?" tanyaku
"Tidak ada apa-apa," kata Hinamori
"Tolong bu,saya tau. Pasti ada sesuatu yang terjadi disini,"kataku lagi
"Sudahlah,kembalilah ke kelas. Dan jangan bilang apapun tentang kejadian ini," kata Bu Hinamori lalu pergi
'Sial! Ada apa ini!' umpatku dalam hati
Lalu aku kembali ke kelas. Bukanya konsentrasi tapi malah semakin tidak konsentrasi. Aku masih memikirkan kejadian yang terjadi berturut-turut pagi ini.
'Kalau masalah Pak kepala sekolah,mungkin bisa jadi dia dirampok,tapi Riruka-san? Nggak mungkinkan dirampok? Mana ada perampok siang hari begini?! Ini tidak masuk akal! Pasti ada sesuatu,tapi apa? Tunggu dulu,kenapa yang meninggal ini "selalu melanggar peraturan sebelumnya?" Aneh.. " gumamku dalam hati
'Tunggu dulu,mungkin ada baiknya aku cari informasi dengan ikut klub Taekwondo,ya. Itu dia!' kataku
Tanpa ku sadari,jam pelajaran berahir.
End Of Shuuhei Pov`s
"Shu? Lo lama bener tadi ke Wc?" tanya Ichigo
"O itu, tadi gue nyasar hehehe," kata Shuuhei nyengir
"Dasar,maunya bikin peta ya," kata Kaien tertawa
"Oya Arisawa,gue mau ikut klub Taekwondo," kataku
"Eh,yang bener? Wah baguslah, anggotanya hanya tinggal gue," kata Tatsuki
"Eh? Kog bisa?" tanya Shuuhei bingung
"Itu mereka semua meninggal,ada yang jatuh dari lantai 2,ada yang bunuh diri dengan terjun dari atap,dan sebagainya," kata Tatsuki lagi
"O begitu," kata Shuuhei
Sore Harinya
Ichigo Pov`s
'Kenapa ya? Shu dia sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan. Tapi apa? Apa terjadi sesuatu lagi?' gumamku dalam hati. Sambil berjalan keluar dari ruangan klub basket, tiba-tiba disalah satu dinding terdapat bayangan yang aneh. Terlalu aneh untuk sebuah bayangan. Ku perhatikan bayangan aneh tersebut.
"Lo liatin apa Chi?" tanya Tatsuki
"Eh,Tatsu,nggak ini dinding ini kenapa?" tanyaku
"Gue juga nggak tau,tapi biasanya kadang jumlah bayanganya bertambah,jika ada siswi yang meninggal," gumam Tatsuki
"Eh?" kataku bingung
"Terkadang,ada yang menghilang secara misterius,dan 3 hari kemudian baru di temukan di ruangan ini,wah bayanganya bertambah. Tapi siapa lagi yang kali ini meninggal?" kata Tatsuki lagi
"Riruka Dokugamine," kata seseorang
"Shu! Ah elo! Bikin kaget aja, lo ngapain disini?" kataku kaget
"Gommen,gw hanya masih kepikiran tentang insiden hari ini," gumam Shuuhei lagi
"Maksud lo insiden kepsek itu? Paling-paling dia kerampokan," kata ku
"Bukan yang itu,err.. nggak jadi deh. Ya udah gue duluan," kata Shuuhei lalu pergi
"Woi!Shu! argh! Tuh anak kenapa lagi sih?" gerutuku
"Mungkin ada sesuatu yang terjadi lagi,dan mungkin korbanya Riruka Dokugamine,kalau tidak mana mungkin dia bisa tau. Lagian lo ingat alasanya lama ke toilet? "Nyasar?" Nggak logis banget kan," kata Tatsuki lagi
"Iya,tapi kenapa dia nggak cerita? Gue kenal Shu itu bukan orang yang tertutup,atau apapun," kata ku lagi
Saat berjalan ke luar gerbang ku lihat Shuuhei berbicara dengan Bu Hinamori.
"Ada apa ya?" kataku
"Ayo,kita nguping," kata Tatsuki
Lalu kami pun menguping pembicaraan mereka.
End Of Ichigo Pov`s
Shuuhei Pov`s
"Bu Hina,tolong Bu. Pasti ada sesuatu yang ibu rahasiakan," kataku
"Tidak ada apa-apa," kata Bu Hinamori
"Aduh, ibu bisa membohongi semua orang,tapi tidak saya. Saya tau pasti ada sesuatu ya kan? Hal ini tidak mungkin," kataku lagi
"Sudahlah,kau berlebihan Hisagi-kun. Sebaiknya kau pulang dan istirahat," kata Bu Hinamori lalu pergi
"Bu.. Bu.. aduh.. " gerutuku kesal sambil mengacak rambutku.
"Shu!"
Aku menoleh,dan ku lihat Ichigo dan Tatsuki menghampiriku.
"Loh ada apa?" tanyaku
"Ada apa Shu? Ada sesuatu lagi?" tanya Ichigo
"Udah sore neh, ayo pulang," kataku santai
"Woi.. " gerutu Ichigo
Di depan Wc bisa kulihat sebuah sosok wanita berambut panjang dengan baju seragam Sma ini. Dengan sikap cuek,aku mengajak temanku pulang. Aku hanya tidak ingin mereka kenapa-kenapa .
Lalu kami pun sampai di dorminotori alias asrama.
"Aduh,kalian lama bener," gerutu Kaien
Disana bukan hanya Kaien, tapi juga Rukia, dan Orihime.
"Lah,kalian ngapain disini?" tanyaku bingung
"Shu,sekarang lo jujur,gue tau lo bohong. Ada apa sebenarnya?" tanya Ichigo lagi
"Nggak ada apa-apa kog," kataku santai
"Kalau tidak ada apa-apa siapa itu Riruka Dokugamine? Dari mana lo kenal?" tanya Ichigo lagi
Aku hanya menelan ludah. Setelah memperhatikan sekeliling dan memastikan aman, aku menarik nafas. Lalu menutup pintu kamar asrama itu.
"Dia meninggal, karena... gue juga nggak tau. Tapi kematianya janggal banget. "kataku
"Eh,maksud lo,riruka yang preman itu?" tanya Rukia kaget
"Iya, waktu ke Wc, gue ketemu sama dia. Dan sempat mengobrol sebentar,tapi gue nggak tau namanya. Sesaat setelah gue masuk,terdengar jeritan,maka gue pun langsung keluar dan mencarinya tapi tidak ketemu. Hingga gue liat ada jejak darah samar-samar dan semakin jelas,di kamar wc nomor 3,dia terduduk di kloset,darah mengalir dari bekas sayatan di lehernya," kataku mengahiri cerita
End Of Shuuhei Pov`s
"Mungkin aja dia berkelahi Shu," kata Kaien
"Nggak mungkin deh,dia itu unbeatable. Dan dia juga mantan anggota taekwondo sabuk hitam loh," kata Tatsuki lagi
"Makanya Chi,tadi gue ngejar Bu Hina,sepertinya ada yang disembunyiin disini," kata Shuuhei lagi
"O gitu.. "kata Ichigo
"Oya,Renji mana?" tanyaku saat tidak menyadari kehadiran pria tersebut.
"Katanya sih tadi,jalan-jalan sama Senna. "kata Kaien
"O gitu," kata Shuuhei
"Wah,udah jam 7 kita pergi dulu ya," kata Tatsuki
"Eh,ya." Kata Kaien
Setelah Rukia,Orihime,dan Tatsuki pergi kini tinggal mereka bertiga disini.
Ichigo Pov`s
"Aneh banget ya,kenapa tidak ada yang bertindak atas kejadian ini?" gumamku
"Mungkin mereka terlalu takut untuk bertindak," kata Shuuhei
"Iya juga," kataku
"Udah jam 10 nih? Renji kemana sih?!" gerutu Kaien
"Udah biar gue telepon deh," kata Shuuhei lalu mengeluarkan Hpnya.
"Moshi-moshi Ren, lo kemana?" tanya Shuuhei
"Moshi-moshi Shu? Gue lagi nikmatin malam sambil lihat bulan," kata Renji
"Aduh,udah malam nih,lo buruan balik deh," kata Shuuhei
"Aduh,Shu lo takut dengan peraturan itu? Tenang aja,gue buktiin kalau itu hanya omong kosong," kata Renji terkekeh
"Woi,Baboon udah lo pulang dulu, bukan masalah peraturan. Gue hanya hawatir dengan sikap lo yang mesum,ntar malah lo perkosa anak orang," gurau shuuhei
"Tenang aja bro lo nggak usah hawatir deh," kata Renji
Ting.. Tong.. Ting.. Tong...
Jam tua di kamar itu berbunyi,menandakan waktu telah jam 11 malam.
"Aneh,dimana-mana jam bunyi pukul 12 malam,bukan 11 malam. " Kata Kaien
"Hehehe entahla-"
"Gya!" terdengar teriakan seorang cewek
"Woi! Ren.. lo kenapa?" teriak Shuuhei dari hpnya
"..."
Tidak ada jawaban hanya langkah kaki
End Of Ichigo Pov`s
Renji Pov`s
Ku langkahkan kakiku secepat mungkin,berusaha untuk lari dari kejaran mahluk yang berusaha mencekeku ini.
"Ren!Ren! jawab gue!" terdengar suara shuuhei dari hp yang masih ku genggam
Aku saat itu ingin minta tolong,tapi tidak bisa. Suaraku seakan tidak bisa keluar. Setelah cukup jauh,dan kulihat dia tidak mengikutiku lagi,aku hanya menghela nafas lega. Tiba-tiba dari tangga ada seorang siswi berlari,dia jatuh dari tangga darah mengalir dari kepalanya. Aku benar-benar semakin shock. Tapi tiba-tiba dia bangun dan tersenyum. Senyum yang sangat mengerikan.
Aku kembali berlari,tidak ada jalan lain,segera kunaiki elevator untuk kabur ke tempat aman.
"Ren!Ren!" teriak Shuuhei
"Shu.. "kataku terengah-engah
"Lo kemana aja! Lo nggak apa-apa bro?" tanya Shuuhei, dari nada bicaranya ia terlihat hawatir
"Tenang aja,gue.. Uwargh!" teriakku
Saat sesosok mahluk kembali mencekikku. Samar-samar kembali kudengar suara Shuuhei,sebelum kesadaranku hilang.
End Of Renji Pov`s
Shuuhei Pov`s
"Ren!Renji! Woi! "teriakku panik
"Shu,lo tenang dulu,mungkin dia bercanda," kata Kaien
"Nggak,Kai. Gue mau cari dia dulu," kataku lalu meraih jaketku dan keluar
"Woi,tunggu,kita ikut," kata Kaien dan Ichigo
Lalu kami segera keluar dan menuju sekolah tersebut. Waktu menunjukkan pukul 12 malam.
Kami langsung kaget,saat melihat seorang cewek berambut ungu,dalam keadaan mengenaskan. Lehernya telah putus.
"Se-Senna.. "kata Ichigo shock
"Ayo kita cari Renji," kata Kaien
"Lalu kami pun melacak Renji dengan menelepon Hpnya. Hingga ringtone yang tidak asing itu,terdengar.
"Dari arah elevator. Ayo buka ," kata Ichigo
Lalu Kaien menekan tombol di elevator tersebut,sehingga pintu pun terbuka. Kami langsung shock.
Di elevator itu, Renji dengan mata yang masih terbuka,tubuhnya terbaring di elevator. Leher mengallir dari lehernya. Ada bekas cekikan di lehernya.
"Re.. Renji... " gumamku shock
Bukan hanya aku,tapi Kaien dan Ichigo juga. Kami langsung terduduk lemas di depan elevator tersebut,memandangi jasad teman kami yang telah meninggal dalam keadaan tragis.
TBC...
"Yey! Ahirnya update juga! Gommen kalau masih kurang horornya, yang entah kenapa jadi Angst ya?" kata Hikary
"Dasar. "gerutu Hisagi
"Oke Minna makasih banyak buat yang sudah Read and Review. Apalagi yang sampai ngefave, saya ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya. Yang mau ngasih kritik,saran atau flame di persilahkan. Saya Pasrah," kata Hikary
"Oke Minna don`t foeget to RNR please!" kata semuanya
