Tittle :Life
Genre :Crime/romance/friendship/family/angst
cast : Lee sungmin
Choi kyuhyun
Kim Kibum
Choi Siwon
Lee Donghae
Lee soo man
Disclaimer :Suju dan artis SMent bukana milik author,tapi milik diri mereka sendiri
Warning :GanderSwitch,Typos…mau tidak mau pasti selalu ada T.T,Ide yang pasaran.
Rated : T
Summary :Hidup..ya..aku melakukan apapun agar mereka yang kucintai bisa bertahan hidup,bahkan perasaan dan jiwa orang lainpun akan aku korbankan. Tidak peduli tangan dan hati ini menjadi kotor dan berlumuran cairan pekat berwarna merah sekalipun./ Tapi kemudian namja itu datang dan perlahan mengisi kekosongan dalam hatiku ini
Chapter 9 part B
Spencer and Assassin
Masih flasback.
"Dia menuju kemari..ishh ayo pergi,aku malas bertarung dengannya"Ujar Bunny yang sudah siap-siap beranjak pergi dari tempat sampai keduanya berhasil keluar dari gedung museum,sipencuri sudah ada tepat dihadapan Bunny dan Snow.
"Cepat sekali."Kagum dua orang yeoja ini pada pergerakan sipencuri.
"Itu seperti ninjutsu atau jutsu?"Tanya Bunny entah pada siapa.
Ia jadi ingat dengan film anime favoritenya,Naruto,ketika melihat gerakan sipencuri seperti ninja.
"dilawan atau lanjutkan perjalanan?"Tanya Kibum tanpa ada rasa taku sedikitpun.
"Aku cape kalau harus berkelahi Snow"Sungmin mengerucutkan bibirnya kesal .
"So what?"Kibum mulai kesal dengan sobatnya ..dia juga cape dan ingin segera kembali ke hotel lalu tidur di ranjang yang empuk.
Tapi MASALAHNYA,di hadapannya kini berdiri tegap seorang pencuri yang menjabat sebagai pembunuh juga-melihat dia sudah menghabisi lebih dari lima orang penjaga museum ini,jadi tidak salahkan kalau Kibum menyebutnya sebagai seorang pembunuh juga.
Di lihat dari postur tubuhnya kemungkinan besar orang ini adalah yeoja.
Tubuhnya terlampau langsing dan pinggang ramping itu-mana mungkin dimiliki seorang namja.
Dari sanalah Kibum dan Sungmin dapat menyimpulkan gender sipencuri.
Apalagi dengan adanya dua tonjolan di daerah dadanya yang membuat semakin yakin kalau orang ini adalah yeoja wajahnya tidak dapat terlihat karena memakai masker yang menutupi sampai hidungnya namun hal itu tidak menjadikan kesulitan bagi mereka dalam menganalisis sipencuri.
Sipencuri juga mengamati dengan cermat dari atas sampai bawah dua orang di depannya.
Alisnya sedikit terangkat kala tidak melihat ketakutan pada gesture tubuh dua orang ini.
Dilihat dari pakaiannya,mereka berdua jelas-jelas bukan penjaga ataupun polisi, pakaian yang digunakan sama mencolok dengan yang ia gunakan-
hitam-ketat dan menutupi hampir seluruh tubuh kecuali bagian kepala,tangan dan kaki.
Oh..ditambah dengan topeng yang menutupi wajah keduanya-dia yakin topeng tersebut pasti anti peluru dan tidak mudah untuk dihancurkan juga dilepas kecuali oleh penggunanya,dan warna rambut yang benar-benar mencolok itu-yang satu berwarna pirang dan satunya lagi putih?wth!hh..mau pamer fashion style heh?jengkelnya dalam hati.
"Hei.. your style is so unique and I like it.
Where did you get a mask like that?It's beautiful"Si pencuri bertanya dengan pandangan mata yang tidak bisa beralih dari topeng yang digunakan Kibum dan Sungmin.
Orang lain mungkin mengira dua topeng yang digunakan mereka hanyalah topeng biasa dan berfungsi sebagai pelindung wajah.
Tapi bagi sipencuri yang hidup diantara benda seni dan memiliki mata seorang seniman sejati,dua topeng itu adalah maha karya dari seorang pemahat dan pelukis hebat.
Dari setiap goresan warna yang menghiasi pinggiran topeng keduanya tidak ada keraguan sama ,prespektif baik dan perpaduan antara warna dengan ukiran yang rumit itu-oh sungguh indah.
"Why?You want my mask heo?But this is not for sale and me and my friend that made it."Sungmin tersenyum bangga,ah… ternyata ada orang yang mengerti keindahan dari topeng yang dibutnya ini.
"You..?"Si pencuru memandang skeptis"Ha ha ha I don't know and I not believe."
"Who are you?"Kibum mulai jengah dan tidak sabar dengan pertemuan yang diluar rencananya ini,walau begitu dirinya bersiaga penuh dan otaknya merencanakan berbagai hal yang dapat membuat dia bersama sikelinci dapat pulang kejepang dengan selamat .
"Me?Oh I forget to introduce myself.I a thief with name 'Spencer'and you?."Ada rasa bangga dan kepercayaan diri besar yang Kibum tangkap saat si spencer ini memperkenalkan dirinya-satu hal lagi yang benar-benar diluar rencana dan ,Kibum,sama sekali tidak mengira,dari sekian ribu penjahat didunia,kini dia dan sobatnya harus bertemu dengan 'Spencer'.Seorang pencuri berhati dingin yang tidak pernah diketahui dan dilihat oleh siapapun,walaupun ada yang pernah melihatnya namun orang itu dengan sadis akan segera dibunuh oleh yang bersangkutan.
Sialnya,Kibum dan Sungmin dengan tidak sengaja telah melihat sosok yang ada dipikirkan Kibum saat ini,adalah Si spencer, akan menghabisi nyawanya juga Sungmin.
"Bunny,you can call me Bunny and my partner Snow"Sungmin mengambil Jeda dan melihat kearah Kibum.
"Our Assassin."Lanjut Sungmin.
Kini tidak ada senyum sok ramah tamah yang diperlihatkan Sungmin dan si spencer dari balik maskernya itu.
Ketiga orang ini tersenyum iblis dengan pandangan meremehkan satu sama lain.
Tidak ada rasa terintimidasi maupun ketidak percayaan diri.
Sipencuri dan dua assassin saling menyelami mata lawan.
Dan mencari waktu yang pas untuk memulai serangan pertama.
~O~O~O~O~O~
"Bukannya kau bilang tidak ingin bertarung?"Sungmin menatap kesal Kibum yang baru saja mempertanyakan keputusan yang diambilnya.
"Pada awalnya memang begitu,tapi sekarang?situasinya sudah berbeda!"
Mana bisa mereka berdua keluar tanpa melawannya.
Orang ini terlalu pintar untuk dibodohi,tapi juga terlalu kuat untuk dilawan.
Kibum seakan mengerti dengan tatapan Sungmin itu,dengan cekatan diambilnya sebuah pistol dari balik sepatu dan mengarahkan tepat pada Spencer.
Sungmin sendiri sudah bersiap dengan jarum-jarumnya dan sispencer sendiri terlihat tengah memegang pisau kecil dikedua tangannya.
Serangan pertama dimulai dari Bunny,dengan cepat ia berlari kearah samping spencer,lebih tepatnya sebelah kanan dan melempar dua jarum beracun sekaligus kearahnya.
Spencer dengan lihai menghindari dan menangkis jarum-jarum tersebut,dengan satu pisau yang dipegang tangan kirinya,ia tangkis dua jarum tersebut dan meloncat mundur –lalu memulai serangan balasan pada Bunny dengan melempar satu pisau kearah Bunny dan menendang bagian perut lawan.
Bunny berhasil mengelak dari serangan pertama namun diserangan kedua pertahanannya roboh.
Buk.. tubuh mungilnya mundur beberapa meter dari tempat awalnya.
Tendangan yang kuat tapi tidak cukup kuat untuk menjatuhkan Bunny.
Bunny atau Sungmin tidak tinggal diam,di arahkannya pistol ke arah Spencer dan
Dor..dor …dor
Tiga tembakan sekaligu ia luncurkan.
Seperti adegan slow motion-spencer menghindari satu persatu timah peluru itu dengan lihai dan tanpa ada gerakan sia-sia.
'Ck dia cepat 'Ujar Kibum dan Sungmin saat melihat gerakan spencer.
'Lumayan juga.'Di balik maskernya siSpencer menyeringai senang.
Ah...sudah lama ia tidak pernah bertarung seperti ini.
Buk,Spencer mencoba memukul Snow,namun dapat ditangkis oleh tangan kiri Kibum yang pada saat itu tidak memegang pistol.
Ia tidak hanya menangkis namun Kibum juga meluncurkan aksi serangan berupa tendangan cepat kedaerah perut spencer yang tidak mungkin dihindari.
Lalu langsung memukul punggung spencer dengan kuat membuat spencer terperosok jatuh kelantai.
Ugh ..sebuah erangan keluar dari mulut Spencer.
dibalik maskernya,Spencer menyeringai.
Keingin membunuhnya semakin kuat .Dengan sekali hentakan kaki,ia berdiri tegap dan langsung menyerang Kibum dan Sungmin secara bergantian.
Pukulan,tendangan dan tembakan tidak dapat dihindari.
dengan tehnik dan kekuatan luar biasa,bahkan kecepat mereka bertiga saat melancarkan serangan-serangan maupun menangkis serangan akan sulit ditangkap oleh mata biasa.
Tanpa ketiganya sadari diluar museum para polisi yang jumlahnya hampir lima puluh orang ditambah lagi dengan penjaga keaman museum yang tidak bisa dikatakan sedikit itu tengah bersiap-siap.
Senjata dan berbagai artibut keamanan digunakan mereka.
Informasi mengenai adanya penyusup yang telah membunuh kepala keaman dan beberapa orang penjaga membuat mereka harus berhati-hati agar tidak bertindak ceroboh.
Dengan mengendap-ngendap para polisi memasuki lantai pertama museum.
Brak… bugh… dor…..
Suara ribut terdengar dari lantai dua,si pemimpin pasukan mengisaratkan pada anak buahnya untuk pergi kearah suara itu.
Dengan masih mengendap-ngendap layaknya maling para polisi tersebut menaiki tangga yang mengarah kelaintai dua.
"Stop!"Tiga yeoja itu berhenti saling menyerang dan berseru satu kata 'stop'.
Seakan itu merupakan aturan dari permainan bertarung mereka,Baik spencer,Bunny dan Snow tidak ada yang melancarkan serangan apapun.
Ketiga yeoja itu berdiri diam-Dipertajamnya indra pendengaran mereka.
"Arah jam ,sepuluh,lima belas,dua..duapuluh dua orang menuju kemari."Ucap Kibum.
"Polisi sialan!."Geram si Spencer karena ada orang yang berani-benarninya mengganggu.
Yeoja-yeoja itu saling berpandangan satu sama lain-lalu ketiganya menganggukan kepala berbarengan dan berlari keluar dari Museum melewati jendela yang berada di dekat mereka.
'Prang'
Suara pecahan kaca yang terdengar nyaring itu membuat para polisi semakin mempercepat langkahnya dan saat mereka berada ditempat asal suara,para polisi itu hanya menemukan pecahan kaca yang berasal dari jendela-berserakan dimana-mana.
Dan setangkai mawar biru.
Flashback off.
~O~O~O~O~O~~O~
Begitulah pertemuan mereka bertiga.
Dari musuh menjadi teman dan akhirnya sahabat.
Kisah ketiganya yang berakhir menjadi sahabat itu akan terlalu panjang bila di ceritakan,mungkin mereka bertiga dapat menjalin ikatan tersebut karena factor persamaan dan kebutuhan.
Yang pasti ikatan ini terjalin karena ada sebab musababnya.
~O~O~O~O~O~O~
"Hei sungmin!Ming!".Hukjae memanggil-manggil nama Sungmin,karena sedari tadi Sungmin bediam diri tanpa melakukan apapun.
"AH..NE ne ada apa?"
"Ada apa-ada apa dengkulmu!"
"Ishh...sebenarnya apa yang sedang kau pikirkan Minnie?".Sungmin tersenyum lembut"Bukan apa-apa kok"Hyukjae mengembungkan pipinya kesal sedang Kibum tersenyum memaklumi.
"Lebih baik kita kekantin saja yuk,dari tadi malam aku belum makan nih..laparrr".Seru Eunhnyuk keras membuat Kibum maupun Sungmin telonjak kaget.
~~O~O~~O~O~O~O~O`
Mereka duduk di sebuah bangku besar ditengah tengah kantin.
Karena ini adalah hari pertama masuk jadi belum ada kegiatan belajar mengajar dan seluruh murid di bebaskan,jadi tidak mengherankan kalau ketiga yeoja itu sudah ada di kantin dengan makanan mereka masing-masing padahal jam baru menunjukan pukul 11.00,yang tentu saja belum waktunya untuk istirahat.
"Ah bukankah itu Donghae oppa?kebetulan sekali"
Eunhnyuk yang melihat Donghae baru saja memasuki kantin bersama tiga orang namja lainnya dan seorang yeoja imut yang tidak ia kenal langsung melambai-lambaikan tangannya sembari memanggil Donghae.
"OPPA!Donghae oppa!"
Panggilan Eunhnyuk yang tidak bisa dibilang tidak keras itu membuat orang-orang,juga yang dimaksud menoleh mencari asala suara.
"Hyukie?"Donghae segera berjalan cepat kearah meja Eunhnyuk,di ikuti empat orang lainnya.
"Kau kenal Donghae oppa?."Eunhnyuk mengangguk mengiyakan pertanyaan dari Sungmin.
"Kau juga?"Kini giliran Eunhnyuk yang bertanya pada Sungmin.
"Ne"Jawabnya Singkat.
"ini terlalu ramai."Desisi Kibum dengan nada tidak suka yang sama sekali tidak dipedulikan dua sobatnya.
"Annyeong..Hyukie,Kibum ah,Sungmin ah.
HM..Boleh kami duduk di sini?"Sapa Donghae tersenyum lebar,yang tentu saja dijawab dengan anggukan Kibum,Hyukjae dan Sungmin.
"Gomawo ne."Setelahnya Donghae,Siwon Kyuhyun dan dua orang asing yang belum di kenal atau disadari keberadaaannya duduk di meja yang memang cukup menampung dua belas orang itu.
Oh..kecuali si magnae.
Evil itu tanpa babibu langsung menghampiri Sungmin dan memeluknya dari belakang.
Grep
Sungmin yang untungnya sudah menelan bubur makan siangnya itu kaget akan pelukan tiba-tiba dari Kyuhyun.
"O..OPPA!Ya!sudah kubilang jangan main peluk sembarangan."
"Minnie bogosshipo,kau tau sebulan ini kita tidak bertemu,apa kau tidak rindu padaku heo?"Kyuhyun berkata manja.
Sedang Sungmin menundukan kepalanya dalam-dalam.
Perasaan hangat dan debaran jantung yang tidak terkendali itu kembali ia rasakan saat Kyuhyun memeluknya seperti ini.
"Ne,aku juga merindukan oppa,tapi tidak begini juga kan!sekarang lepas."Kyuhyun tersenyum,senyum hangat yang jarang ia perlihatkan(Biasanya senyum evil alias menyeringai -.-)mendengar pernyataan Sungmin.
Tanpa disadarinya ada dua orang yeoja yang memandang tajam penuh dengan rasa membunuh dan aura tidak mengenakan dari mereka.
"SIALAN!LEPASKAN TANGANMU ITU ATAU AKU POTONG. !"Eunghnyuk dan Kibum berseru bersamaan sambil menunjuk jari mereka kearah Kyuhyun.
Uhuk..uhuk.
Namja berkepala..ehm cukup besar yang duduk di sebelah Siwon dengan tidak elitnya tersedak minuman yang baru saja ia minum saat mendengar teriakan menggelegar dari dua orang yeoja yang ia dengar bernama Kibum dan Hyukie.
"Omona oppa gwencehana?."Yeoja imut bernama Kim Ryewook dengan cepat menepuk-nepuk perlahan punggung si namja berharap namaja yang terdesak itu sedikit lebih lega.
"Ne..oppa tidak apa."Yesung mengelap bagian mulutnya yang belepotan karena air.
Dalam hati ia mengutuk dua yeoja,yang membuatnya terlihat tidak elit dihadapan yeojachingunya
"Gomawo ne wookie".Ryewook tersenyum simpul dan kembali ketempat duduknya.
Tepat setelah Si namja menyebutkan nama yeoja yang membantunya,Sungmin dan Kibum langsung menolehkan kepala mereka cepat kearah sinamja dan Yeoja.
Terkejut .Tentu saja,bagaimanapun yeoja yang sedang makan bersama,ternyata adalah Kim/Lee Reyewook,adik dari Sungmin.
Namun keterkejutan itu hanya seperkian detik,karena dengan mudahnya Kibum maupun Sungmin mengubah ekspresi mereka sebelum yang lainnya sadar.
Oh mungkin pengecualian untuk Hyukie dan Yesung yang memiliki kepekaan di atas rata-rata.
Meski begitu Yesung dan Hyukie sama sekali tidak menggubris hal tersebut dan lebih memilih focus pada makanan di hadapannya.
"Kyu oppa duduk di kursimu,kalau kau memelukku aku tidak bisa makan oppa."Rengek Sungmin sekaligus memasang puppy eyesnya yang selalu sukses melumpuhkan siapapun.
"Aish..ne ne aku duduk"Akhirnya si evilpun duduk di tempatnya dengan manis.
"Oh ya aku lupa mengenalkan dua teman baru dia teman kami sewaktu di Yesung dan Kim Ryewook,yeoja chingunya."Siwon dengan riang memperkenalkan dua orang asing tadi.
"Hm lalu,Hae kau tidak mau memperkenalkan yeoja itu?"Tunjuk Siwon pada Eunhnyuk.
"Ah,ne,dia Lee Hyukjae-
Kami baru berkenalan tadi pagi."Jelas Donghae yang diangguki oleh Eunhnyuk.
"Wookie,perkenalkan aku Lee Sungmin."Sungmin tersenyum sangat lembut dan manis saat memperkenalkan dirinya dan dengan malu-malu Ryewook memperkenalkan dirinya secara individual pada Sungmin.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Eunhnyuk dan Kibum.
Saat semuanya tengah makan sambil sesekali bercanda,Ryewook yang pada dasarnya memang penasaran dan ingin tahu menanyakan sesuatu yang menurutnya cukup mengganjal.
"Ano..Sungmin Eonnie kenapa hanya makan bubur?"Tanyanya polos.
Semua orang yang mendengar pertanyaan itu menghentikan kegiatnnya dan memasang tatapan yang sama sama ingin tau juga.
Jujur saja,Siwon,Donghae dan Kyuhyun selama ini juga sanagat pensaran dengan makanan Sungmin selama Satu tahun ini,setiap kali mereka makan siang bersama Sungmin selalu memesan bubur saja dan segelas air putih.
"Hm,itu…karena aku memang hanya bisa makan bubur saja"Jawab Sungmin dengan watadosnya.
"HEH?"Semuanya,kecuali Kibum,Eunhnyuk dan Sungmin sendiri berseru tidak puas dengan jawaban Sungmin.
"ISh..bagaimana menjelaskannya ya?"Sungmin bingung sendiri kalau di tatap oleh belasan mata yang penuh intimidasi.
Di liriknya Kibum dan Hyukjae meminta bantuan.
"Ehm,jadi begini,alasan Sungmin selama ini hanya makan Bubur saja,itu karena saluran pencernaannya..hm..yah katakanlah tidak lancar sehingga yang bisa dicerna hanya makanan cair dan lembek"Jelas Hyukjae.
"Juga kondisi hatinya yang rusak-
Dan itu semua gara-gara anak itu mengkonsumsi alcohol berlebihan!"Kibum menambahkan dalam hati sembari menatap Sungmin sendu.
"MWO..Jadi karena itu!pantas saja waktu aku beri coklat kau menolaknya?"Seru Kyuhyun.
Sungmin hanya mengangguk dan melanjutkan makannya tanpa mempedulikan tatapan yang lain.
Tanpa disadarinya,Ryewook masih menatap Sungmin.
Adahal lain,tapi dia tidak tau apa mengenai Sunbaenya yang cantik itu.
Dia merasa familiar dengan Sungmin,padahal ini adalah pertemuan pertamanya.
Apakah karena namanya?Pikir Ryewook yang dibarengi gelengan kepalanya."Itu tidak mungkin"Lirih Ryewook.
~O~O~O~O~O~O~O~O~
"Minnie,Ada panggilan dari pusat!"Kibum membawa sebuah amplop memasuki rumah,ia lalu duduk disebuah sofa sambil memperlihatkan isi amplop yang ternyata adalah surat dan dua tiket pesawat menuju jepang.
"Ini?"Sungmin menghela nafas berat saat membaca surat tersebut."Ah padahal kita baru masuk sekolah,tapi harus pergi absen,menyebalkan!"
"Memang itu apa"Tanya Hyukie yang baru selesai memakan cemilan.
"Undangan untuk menghadiri rapat khusus besok malam di jepang"Eunhnyuk beroh ria mendengar hal itu.
Yah,dia memang tau kehidupan lain dari sobatnya itu dan sebaliknya mereka juga tau kehidupan lain Eunhnyuk.
"So,kapan kalian berangkat?"
"Malam ini"Ucap Kibum singkat.
"Penerbangan terakhir-sekitar pukul 11.00 malam."Tambah Sungmin melengkapi.
"Mwo!hh..padahal kita baru bertemu"
"menyebalkan!"Sungmin tertawa geli mendengar gerutuan dia juga sependapat dengan Eunhnyuk,tapi mau bagaimana lagi.
Keduanya tidak bisa absen begitu saja dari rapat kali ini.
Karena pada surat kiriman sudah jelas di tuliskan ini adalah rapat khusus yang mana setiap anggota yang menerima amplop undangan wajib menghadiri tanpa ada pengecualian.
"Mianhe hyukie,tapi kami berdua hanya sebentar kok.
"Paling juga satu hari disana"Sungmin menjelaskan sembari memeluk erat Eunhnyuk yang dibalas pelukan juga olehnya
"Huf,baiklah aku ikhlaskan kepergian kalian ..semoga kalian berbahagia Dialam sana dan semoga Tuhan mengampuni dosa- "
'BLetak'
Kibum dengan indahnya menjitak kepala Eunhnyuk tanpa rasa belas kasih sama sekali membuat yang bersangkutan meringis kesakitan sembari memegang kepalanya.
"Ya!kau ini berkata seperti kami sudah mati saja!Dasar monkey sarap."Kesal kibum karena perkataan Hyukjae.
Simonkey hanya nyengir dengan wajah watados mendengar perkataan temanya.
"He he kau merasa ya."Kibum mendelik tajam,menghadiahi simonkey tatapan super dingin melebihi kutub utara."Tentu saja Pabbo!".
"HWEE..Akukan hanya bercanda. Minnie Kibummie menganiayayaku dan menindasku..huewww"Eunhnyuk dengan lebay mengadu pada Sungmin sembari bersimbah air mata buaya.
"YA..YA..Siapa yang menindas dan menganiayayamu hah?!Minnie jangan percaya ucapan si pencuri gadungan itu!"Kibum secepat kilat berlari menuju arah Eunhnyuk dan Sungmin lalu setelah tepat berada di belakang Eunhnyuk dengan cepat dibekapnya mulut simonkey yang ember dan ngaco.
Sungmin tersenyum bahagia melihat pertengkaran konyol kedua temannya.
Sudah lama ia tidak melihat pemandangan seperti ini.
Kita tidak tau sampai kapan ketenangan dan kebahagian ini karena itu selagi ada kesempatan dan waktu,Biarlah kali ini kita nikmati kebersamaan ini.
-Lee Sungmin
TBC…
Curco Blue:Blue gak update lama lho...(Bangga)
He he setidaknya gak sampai satu bulan kan?Hm mianhe kalau chapter ini rada-rada gj =="
buat chapter depan,kayaknya bakalan penuh ama Konflik.
so..moment2 antara Kyumin,Sibum and Haehyuknya ditunda dulu ne :)
Lagian Blue masih belum biasa nulis adegan Romantisnya.
Bingung harus kayak gimana.-_-
Balasan Riview
Tania3424
Gommawo buat riviewnya chingu XD
Ne,Hyukie udah datang sekarang masing-masing udah punya pasangan.
Ryewooknya gimana ya..ha ha kayaknya ia deh,Blue bakal buat interaksi Sungmin and Ryewooknya jadi lebih deket.
flashback langsung tbc?Soalnya kalau gak ceritanya bakalan panjang buanget….jadi mau tidak mau Blue buat tbc hi hi..(Pinjem Smirk-Kyu oppa)
And udah lanjuut XD
BIG THANK TO
Tania3424, tyararahayuni , Guest, ANEmonE, hyuknie , Chikyumin, Fariny audrey musaena Vhentea , nodomi, Rilianda Abelira , Blue-EvilsAegyo137 ,sparkyumin, asahi, 1812, adinda dinda nafisah , siapa ya?, gheeaaa ajh, 21, kyumin13, MinnieGalz, nahanakyu, Sasya, Hyeri, HanAiren , nikyunmin , HeeYeon , MINGswife.
p.S :Makin banyak yang riview makin cepet update XD(Peace ^o^v)
Sampai ketemu di chap depan...By..^^/
