HARD LIFE and LOVE
Disclaimer : Belong to SM, God, and theirselves :D This story is mine. Not for commercial.
Author : Lee Rae Ra / Iqlima
Genre : General, Romance
Rate : T
Length : Sequel
Summary : Sungmin adalah anak bungsu dari Presiden Direktur Tan Group. Manja sekali. Tapi di saat dia bertemu Kyuhyun, seorang penyanyi di cafe, dia jatuh cinta pada Kyuhyun. Untuk mendekati Kyuhyun, akhirnya dia menyembunyikan identitasnya. KyuMin Genderswitch! Ada ZhouRy, SiBum, 2Min tapi hanya sebagai selingan saja :D
HARD LIFE and LOVE
"Perkenalkan, nama saya Krystal Song. Senang berkenalan dengan kalian dan mohon bantuannya."
Donghae langsung menepuk bahu Kyuhyun pelan. Kyuhyun menoleh ke belakang, menatap tiga sahabatnya yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan itu dengan tatapan tak percaya.
"Kenapa DIA juga ada di sini?" bisik Eunhyuk.
Kyuhyun menggeleng dan menunduk lemas. Dilihat dari nama marganya saja sudah bisa diketahui Krystal adalah adik dari Victoria. Dan perlu digarisbawahi, Kyuhyun juga pernah mengalami hubungan percintaan dengan Krystal.
Sebenarnya tidak tepat disebut hubungan percintaan, karena mereka berdua tidak sempat berpacaran. Kyuhyun bersahabat dengan Krystal sejak kelas 2 Sekolah Menengah Pertama. Krystal adalah adik kelas Kyuhyun. Itu semua dikarenakan Kyuhyun bersekolah di SMP yang berbeda dengan Donghae, Eunhyuk, dan Yesung sehingga Kyuhyun tidak punya sahabat. Kemudian dia menemukan Krystal dan mereka bersahabat. Mereka berdua sangat akrab sampai dikira berpacaran. Keluarga Kyuhyun pun sangat menyukai Krystal.
Tapi apa daya, ketika kelas 1 Sekolah Menengah Atas, untuk pertama kalinya Kyuhyun bertemu dengan Victoria yang selama ini bersekolah di Perancis. Dan entah mengapa, tali persahabatan antara Kyuhyun dan Krystal perlahan-lahan mulai renggang. Kyuhyun lebih akrab dengan Victoria. Krystal pun sudah mulai menjauh dari keduanya. Dan sampai setahun setelahnya, Victoria menyatakan cintanya pada Kyuhyun dan Kyuhyun pun menerimanya dengan senang hati.
Krystal yang kecewa pun memutuskan pergi dari Korea menuju ke Amerika Serikat, jauh meninggalkan Victoria dan Kyuhyun. Awal Krystal pergi, Kyuhyun sangat terpukul karena kehilangan sahabatnya. Dia juga sangat merasa bersalah karena menyebabkan Krystal sedih dan akhirnya meninggalkannya. Tapi bujuk rayu Victoria yang bak setan bisa mengatasi semuanya dan Kyuhyun pun bisa melepaskan Krystal walau ada bagian dari hatinya yang tidak rela.
Saat Kyuhyun putus dengan Victoria, Kyuhyun benar-benar berharap Krystal akan kembali. Tapi Krystal tak pernah kembali dan akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk menjalani hidupnya tanpa Victoria maupun Krystal, sampai akhirnya dia bertemu Sungmin.
Dan kini di saat dia sudah punya Sungmin, Victoria dan Krystal malah sama-sama datang dan keduanya berpotensi besar menghancurkan hubungan Kyuhyun dan Sungmin yang sudah susah payah mereka bangun.
"Tuhan benar-benar memberiku cobaan.." kata Kyuhyun lirih.
Yesung menepuk-nepuk punggung Kyuhyun, mencoba memberinya semangat, tapi sepertinya sia-sia saja karena Kyuhyun tetap diam.
"Kyu, kau harus semangat." Bisik Yesung.
: HARD LIFE and LOVE :
Mata kuliah aransemen musik pun selesai. Kyuhyun bergegas menarik ketiga sahabatnya keluar dari kelas sebelum Krystal sempat menyapanya. Kyuhyun mengajak ketiga sahabatnya ke tempat favorit mereka, atap gedung.
Atap gedung adalah tempat favorit pertama mereka di kampus. Saat menjadi mahasiswa baru, saat mengalami masa-masa orientasi, Kyuhyun pernah dihukum dan dia memutuskan kabur. Kaki Kyuhyun akhirnya membawanya ke atap dan dia menemukan kedamaian di atap. Walaupun akhirnya seniornya berhasil menemukan Kyuhyun dan menghukumnya habis-habisan.
Di atap, Kyuhyun hanya diam sambil menatap langit. Donghae, Eunhyuk, dan Yesung hanya menatapnya prihatin.
"Kenapa dia baru kembali sekarang? Kenapa bukan dulu?!" seru Kyuhyun frustasi. "Aku sudah punya Sungmin sekarang! Aku tidak perlu dua Song itu lagi!" serunya lagi.
Kemudian Kyuhyun menjerit. Meluapkan segala perasaan yang ada di hatinya. Sedih, kecewa, marah, dan senang bercampur menjadi satu. Kyuhyun benar-benar tidak bisa mengungkapkan perasannya yang abstrak.
"Lalu aku harus bilang apa pada Sungmin? Sungmin bisa mengerti masalah Victoria tetapi dia tidak akan bisa mengerti masalah Krystal! Dia akan menganggapku laki-laki brengsek!"
Eunhyuk yang notabene adalah satu-satunya perempuan di dalam geng itu mendekati Kyuhyun dan memeluknya dari belakang. Donghae yang merupakan kekasih Eunhyuk agak sedikit tersentak, tapi dia diam saja karena dia tahu hanya itulah cara untuk membuat Kyuhyun tenang. Dipeluk dari belakang.
"Kita bisa atasi semuanya, Kyu.. Kita bisa.." kata Eunhyuk lembut.
Kyuhyun terisak pelan dalam pelukan Eunhyuk. Bersahabat dengan Eunhyuk sejak Taman Kanak-Kanak telah membuatnya percaya pada Eunhyuk dan mempercayakan begitu banyak hal pada Eunhyuk.
"Kita bisa jelaskan pada Sungmin pelan-pelan. Aku, Donghae, dan Yesung akan membantumu. Sungmin pasti bisa mengerti.." kata Eunhyuk lagi.
Kyuhyun mengangguk pelan. "Kumohon, kalian harus bantu aku. Aku benar-benar tidak bisa menghadapinya sendirian. Aku takut Sungmin akan marah padaku."
"Tentu, Kyu.. Tentu.."
Donghae dan Yesung hanya bisa melihat dalam diam, membantu dengan doa. Bersahabat dengan Kyuhyun sejak Taman Kanak-Kanak membuat mereka mengerti Kyuhyun luar-dalam. Kyuhyun memang seseorang yang tegar dan kuat, tetapi jika dihadapkan dengan masalah cinta, dia akan lemah.
: HARD LIFE and LOVE :
Sungmin merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Rumah sepi sekali. Hangeng, Zhoumi, dan Henry sudah kembali ke China. Sedangkan Heechul dan Siwon tentu saja sedang berada di kantor dan Kibum pasti sedang kuliah.
Kini Sungmin menyesali mengapa dia tidak masuk kuliah di tahun ajaran lalu. Biasanya dia menghabiskan hari hanya bersantai di depan televisi, shopping seharian, atau berada di salon menghabiskan waktu untuk mempercantik dirinya sendiri.
Sungmin meraih ponselnya dan mengetik sebuah pesan untuk Kyuhyun. Dia benar-benar bosan sampai-sampai lupa kalau Kyuhyun sedang kuliah.
To : Kyunnie
Kyu, aku bosan T.T Biasanya aku sedang bekerja di Perpustakaan.. Tapi sekarang aku hanya bisa tiduran di rumah saja. Datanglah ke rumah bersama Taemin, kita bisa bermain bersama!
Sungmin menekan tombol "send" dan dalam beberapa detik saja pesan itu sudah terkirim. Kemudian ponselnya bergetar tanda ada pesan masuk.
From : Kyunnie
Aku sedang kuliah, chagi ^^ Kita bisa bertemu nanti malam, datanglah ke kafe. Kutunggu!
Sungmin tersenyum membaca pesan dari Kyuhyun yang menurutnya romantis, padahal itu adalah kata-kata yang biasa.
Pintu kamar Sungmin diketuk.
"Masuk."
Pintu kamar terbuka dan masuklah seorang pelayan. Dia membungkuk sopan pada Sungmin.
"Ruang tengah sudah disiapkan, nona." Katanya sopan.
Sungmin mendengus. "Aduh, aku malas menonton film. Aku ingin main di luar. Oh ya, begini saja! Kau kumpulkan seluruh pelayan dan suruh mereka berkumpul di halaman belakang! Kita akan main basket!" seru Sungmin senang.
Pelayan wanita itu mengangguk dan sekali lagi menunduk sebelum dia keluar dari kamar Sungmin.
Sungmin bergegas mengganti bajunya dengan seragam basketnya saat SMA. Baju basket itu adalah baju basket istimewa karena milik Sungmin beda sendiri dengan milik temannya yang lain. Milik Sungmin memang sama-sama berwarna putih, tapi di pinggirannya diembos dengan warna emas dan nama serta nomor punggungnya pun ditulis dengan warna emas.
Setelah siap, Sungmin turun ke bawah dan menuju ke ruang olahraga yang isinya lengkap. Sungmin mengambil jaring yang berisi delapan bola basket dan dengan susah payah membawanya ke halaman belakang.
Di halaman belakang, hampir semua pelayan sudah berkumpul. Beberapa pelayan laki-laki membantu Sungmin membawakan bola basket.
"Nah, karena semua sudah berkumpul, mari kita bermain basket!" seru Sungmin senang.
: HARD LIFE and LOVE :
Kyuhyun menghela nafas panjang. Kuliahnya sudah berakhir. Donghae dan Eunhyuk sudah pergi karena ada latihan dance, sedangkan Yesung seperti biasa pergi ke petshop, entah untuk membeli makanan kura-kura atau sekadar melihat-lihat kura-kura.
Kyuhyun memasukkan bukunya ke dalam tas. Saat dia baru akan berdiri, sebuah suara memanggilnya.
"Kyu ~"
Krystal menghambur memeluk Kyuhyun. Sedangkan Kyuhyun hanya diam saja. Kejadiannya sama persis ketika Victoria yang datang dan memeluknya. Sepertinya kedua kakak beradik ini memang mempunyai banyak kemiripan walau mereka berdua tak mau mengakuinya.
"Kyu, ini aku Krystal! Apa kau tidak ingat padaku?" tanya Krystal setelah dia melepaskan pelukannya.
Kyuhyun menggeleng. "Tentu saja aku masih mengingatmu, Krystal-ssi. Bagaimana bisa aku melupakanmu?"
"Ah, kenapa panggil begitu! Panggil Kryssi saja seperti dulu." Rajuk Krystal.
Kyuhyun mengulum senyum tipis. "Kita sudah lama tidak bertemu, Krystal. Aku tidak mau dianggap tidak sopan."
Krystal menepuk pelan lengan Kyuhyun. "Ah, kau ini! Seperti pada siapa saja. Biasa saja, panggil Kryssi saja!"
"Oh, baiklah kalau begitu."
"Apa kau sudah bertemu kakakku? Dia kembali lebih dulu dari pada aku." Tanya Krytal.
Kyuhyun mengangguk. "Ya, aku bertemu dengannya dan aku berharap aku tidak akan bertemu dengannya lagi."
"Mengapa?"
"Simpel. Hubungan cinta antara aku dan dia sudah berakhir. Memang kami bisa menjadi teman, tapi sifat kakakmu membuatku risih."
Krystal tertawa pelan. "Vic unnie bisa marah besar jika mengetahuimu mengatakan ini."
"Dia tidak akan mengetahui ini, asal kau tidak mengadukannya."
Krystal tertawa dan menggeleng. "Tentu saja tidak, Kyu! Aku bahkan belum bertemu dengannya sejak aku kembali kemarin!"
"Apakah dia tidak pulang?"
"Katanya dia tidur di hotel."
Kyuhyun mengangguk mengerti. Keluarga Song memang mempunyai jaringan hotel mewah yang bagus dan tersebar di seantero Korea.
"Bagaimana kabarmu sekarang? Kulihat kau masih bersama geng mu?" tanya Krystal.
"Ya, tentu. Aku baik-baik saja bersama mereka. Dan juga bersama seseorang yang membuatku bahagia setiap waktu." Kata Kyuhyun tegas.
Krystal tertegun. "Seseorang?"
Kyuhyun mengangguk. "Kekasihku sekarang. Dan kalau boleh aku permisi, aku mau pulang dulu. Adikku menunggu dijemput."
Kyuhyun meninggalkan Krystal sendirian. Dia tidak pernah tahu kalau Krystal bisa lebih licik dari pada kakaknya.
: HARD LIFE and LOVE :
Kyuhyun menghentikan motornya di depan gerbang sekolah Taemin. Dia mengirim pesan pada Taemin dan tak berapa lama kemudian Taemin pun keluar bersama Minho.
"Maafkan aku, 'Min, aku tak bisa mengantarkanmu." Kata Minho penuh sesal.
Taemin menggeleng. "Tak apa, lagi pula ada Kyuhyun Oppa. Aku aman ada di tangannya. Kau konsentrasilah pada pekerjaanmu! Semangat!"
Taemin menerima helm dari Kyuhyun dan kemudian naik ke atas motor.
"Kami duluan, Minho!" seru Kyuhyun, lalu melajukan motornya.
Lima belas menit kemudian mereka sampai di rumah. Taemin bergegas masuk ke dalam rumah meninggalkan Kyuhyun yang masih sibuk dengan motornya.
Setelah Kyuhyun selesai dengan motornya, dia menyusul Taemin masuk ke dalam rumah. Tapi kali ini dia tidak langsung masuk ke kamarnya melainkan masuk ke kamar Taemin.
"Aish, Oppa! Ketuk dulu!" gerutu Taemin kesal.
Kyuhyun tidak menjawab, melainkan langsung tiduran di ranjang Taemin. Taemin yang melihat ada yang aneh pada kakaknya pun ikut berbaring di samping kakaknya.
"Ada apa, Oppa?"
"Dia kembali."
Sebagai saksi hidup dari perjalanan cinta Kyuhyun, tentunya Taemin sangat mengerti seluk-beluk cerita percintaan Kyuhyun. Dan kini, dia mengerti maksud Kyuhyun.
"Maksud Oppa, Krystal unnie?" tanya Taemin hati-hati.
"Ya. Dan dia jadi murid di Kyunghee, satu jurusan denganku. Taemin, aku benar-benar frustasi. Donghae, Eunhyuk, dan Yesung sudah berjanji akan membantuku untuk menjelaskan pada Sungmin. Tapi aku sendiri masih tak mengerti bagaimana cara aku akan menjelaskan pada Sungmin." Kata Kyuhyun panjang lebar.
"Oppa, Oppa sudah mengenal Sungmin unnie kan? Dia bukan gadis yang susah, kau hanya perlu memanjakannya sedikit dan dia pasti akan luluh. Kau beritahu baik-baik, jangan dengan ekspresi muka menyedihkan. Beritahu padanya dengan ekspresi muka yang gembira, nanti kan dia meresponnya dengan gembira juga."
"Begitu?"
"Tentu saja! Oppa harus coba itu. Dari pada nanti dua Song bersaudara itu menganggu hubungan Oppa dengan Sungmin unnie. Pilih mana coba?"
Kyuhyun diam. "Tentu saja aku pilih cara pertama."
"Oppa harus semangat. Jujur aku lebih suka punya Sungmin unnie sebagai kakak ipar dari pada Victoria unnie atau pun Krystal unnie."
Kyuhyun mengangguk. "Kau harus doakan Oppa mu yang tampan ini agar aku bisa menggapai cita dan cintaku."
"Selalu, Oppa."
: HARD LIFE and LOVE :
Setelah menghabiskan satu jam penuh bertapa di kamar mandi, Sungmin mematut dirinya di depan cermin. Memastikan bahwa penampilannya sudah cantik dan rapi. Dress warna putih selutut dan pita pink yang dia pasang di rambutnya membuatnya semakin terlihat cantik.
Ada apakah gerangan Sungmin ribut di depan cermin dan menghabiskan waktu lama di kamar mandi? Itu karena hari ini Sungmin akan pergi ke Rainbow Cafe, sesuai permintaan Kyuhyun. Dan karena tadi dia menghabiskan waktu dengan bermain basket, tentunya bau keringat melekat pada tubuhnya dan dia membutuhkan waktu lama untuk menghilangkan bau keringat itu. Sungmin tidak ingin Kyuhyun mencium bau keringatnya.
Tapi kali ini dia tidak akan pergi sendiri. Karena saat Sungmin berkata pada Kibum lewat telepon dia akan ke Rainbow Cafe, Kibum langsung menjerit minta ikut. Alasannya, waktu pertama kali dia datang ke Rainbow Cafe, dia tidak sempat menikmati apa-apa karena Sungmin terlanjur pingsan. Nah, kalau Kibum ikut tentu saja Siwon juga ikut. Sungmin harus menerima kenyataan bahwa Siwon dan Kibum adalah satu paket.
"Sungmin, sudah?" tanya Kibum yang tiba-tiba muncul di ambang pintu.
Sungmin mengangguk dan menyambar tas tangannya. "Yuk."
Bersama-sama mereka berdua turun dan menemukan Siwon sudah menunggu di dalam mobil. Sungmin masuk ke kursi belakang dan membiarkan Kibum duduk di samping Siwon. Tentunya Sungmin cukup tahu diri untuk tidak meminta duduk di depan seperti yang biasanya dia lakukan.
Siwon mulai mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. Dua puluh menit kemudian mereka sampai di Rainbow Cafe. Di bagian luar kafe sudah banyak mobil dan motor berjajar. Mereka bertiga turun setelah memarkir mobil dan berjalan masuk ke kafe.
Pelayan kafe yang notabene sudah mengenal Sungmin langsung membawa mereka ke salah satu meja yang enak dan strategis. Sekarang setelah identitasnya terbongkar, sifat semua karyawan kafe langsung berubah seratus delapan puluh derajat. Mereka yang tadinya meremehkan Sungmin kini malah menghormati dan mengagung-agungkannya.
Sungmin sendiri tidak terlalu ambil pusing dengan sikap semua pelayan di kafe. Seminggu bergaul dengan mereka membuat Sungmin bisa menilai tipe seperti apa mereka itu. Ada yang tulus berteman dengannya tapi banyak juga yang menghormatinya karena ingin mendapatkan cipratan sedikit dari kekayaan Tan Group.
"Mau pesan apa?" tanya Kibum.
"Spaghetti bolognaise dan minumnya chocolate float." Kata Sungmin cepat, menyebutkan menu favoritnya.
Kibum buru-buru menuliskan pesanan di kertas pesanan dan memberikannya pada salah satu pelayan yang lewat.
Jam menunjukkan pukul enam dan kemudian para anggota band sudah mulai muncul. Sungmin melambai pada Kyuhyun dan Kyuhyun balas melambai sambil tersenyum.
"Ah, dasar kalian seperti sepasang kekasih yang lama tak berjumpa." Kata Kibum.
Sungmin tertawa kecil. "Ah, biarlah!"
"Makanya jangan ganggu mereka, Kibum. Anak kecil kalau pacaran kan lucu." Goda Siwon.
Sungmin memukul pelan lengan kakaknya yang berotot sambil tersenyum.
"Oppa jahat."
"Kali ini saya akan menyanyikan lagu khusus untuk kekasih saya yang datang hari ini. Ini adalah lagu cinta barat favoritnya, yaitu Endless Love." Kata Kyuhyun.
Sontak suasana riuh pun langsung tercipta di dalam kafe. Kyuhyun yang melihat itu hanya tertawa dan meminta agar band segera memainkan musiknya.
Mata Sungmin tak pernah lepas dari Kyuhyun selama Kyuhyun menyanyikan lagu favoritnya, Endless Love. Dia tak ingin kehilangan momen sekecil apa pun.
Setelah Kyuhyun menyanyikan Endless Love, tiba-tiba saja Krystal maju. Kyuhyun terkejut karena dia tidak tahu Krystal datang. Dia bahkan tidak tahu kalau Krystal mengetahui di mana dia bekerja.
"Terima kasih untuk kekasih saya Kyuhyun yang telah menyanyikan lagu ini untuk saya. Bukankah dia sangat romantis?" kata Krystal.
Kyuhyun bergegas merebut mikrofon dari Krystal.
"Aduh, bukan bukan! Ini salah paham!"
Seluruh kafe langsung riuh. Tapi lain suasananya dengan meja nomor 25 yang diliputi dengan aura suram.
"Sialan, dia punya kekasih lain?" kata Siwon geram.
"Aish! Kyuhyun menyebalkan!" seru Kibum.
Sedangkan Sungmin hanya bisa diam dan menatap marah ke arah Krystal, karena dia tahu siapa Krystal sebenarnya dan dia tahu bagaimana hubungan Krystal dengan Kyuhyun dahulu.
.
.
.
To Be Continued..
.
.
Terima kasih sekali buat kalian yang di chap kemarin sudah mengucapkan selamat ulang tahun buat aku walaupun aku baru ulang tahun hari ini :)
Semoga semuanya jadi nyata ya, Amin!
Btw aku baru 15th hahaha :D
Maafkan chapter ini pendek karena aku sudah capek banget dan ini juga nyambi nulis My Teacher Is My (Ex)Boyfriend.
