HARD LIFE and LOVE

Disclaimer : Belong to SM, God, and theirselves :D This story is mine. Not for commercial.

Author : Lee Rae Ra / Iqlima

Genre : General, Romance

Rate : T

Length : Sequel

Summary : Sungmin adalah anak bungsu dari Presiden Direktur Tan Group. Manja sekali. Tapi di saat dia bertemu Kyuhyun, seorang penyanyi di cafe, dia jatuh cinta pada Kyuhyun. Untuk mendekati Kyuhyun, akhirnya dia menyembunyikan identitasnya. KyuMin Genderswitch! Ada ZhouRy, SiBum, 2Min tapi hanya sebagai selingan saja :D

AN : Ada yang bilang kalo ini ceritanya muter-muter. Hahahaha karena aku pengen ceritanya jadi panjang :P

HARD LIFE and LOVE

FLASHBACK

Sehari setelah Sungmin pulang ke rumahnya, Taemin datang menemuinya dan mengatakan akan menceritakan sesuatu yang penting padanya.

"Ada apa, Taemin?" tanya Sungmin setelah mereka berdua ada di kamarnya yang terkunci rapat.

"Sungmin unnie sudah tahu tentang Victoria unnie kan?" tanya Taemin sambil melihat-lihat isi lemari baju Sungmin.

Sungmin mengangguk. "Ya, memangnya kenapa?"

"Unnie kuceritakan sesuatu ya, tapi unnie jangan bilang pada Oppa kalau aku menceritakan ini pada unnie. Wah, baju yang ini bagus sekali!" kata Taemin sambil menarik keluar sebuah gaun berwarna merah marun.

"Tentu saja. Oh, itu aku beli di Perancis waktu itu."

"Unnie tahu kan kalau Vic unnie punya adik?" tanya Taemin, mengembalikan gaun itu ke dalam lemari baju Sungmin yang super besar.

"Ya, Krystal kan? Aku tak mengenalnya sebaik aku mengenal Vic unnie karena dia pendiam sekali."

"Victoria unnie dulu berpacaran dengan Oppa bukan dengan cara yang wajar. Dulu, Oppa bersahabat dengan adik Vic unnie, yaitu Krystal unnie. Mereka dekat sekali, aku pun sangat menyukai Krystal unnie. Tapi kemudian Oppa bertemu dengan Vic unnie dan mereka berdua jadi dekat. Oppa meninggalkan Krystal unnie. Lalu Oppa berpacaran dengan Vic unnie dan Krystal unnie marah. Dia pergi ke Amerika." Jelas Taemin, duduk di tepi tempat tidur Sungmin.

"Singkatnya, Krystal menyukai Kyuhyun?"

Taemin menjentikkan jarinya. "Tepat! Dan waktu Oppa putus dengan Vic unnie, aku membuka Twitternya Krystal unnie dan dia menulis tweet banyak sekali yang menyatakan kegembiraannya. Dan sekarang dia pasti tahu Vic unnie sudah kembali ke Korea dan Krystal unnie tidak akan pernah membiarkan Oppa jatuh ke pelukan Vic unnie lagi. Dua bersaudara itu akan perang besar memperebutkan Kyuhyun Oppa. Aku tahu karena lagi-lagi dia menulis di Twitternya yang menyatakan dia akan mendapatkan Oppa dengan cara apa pun. Dan kesimpulannya, dicampakkan oleh Oppa dan Vic unnie telah menimbulkan pribadi berbeda pada dirinya. Aku sudah berusaha mengenal teman-temannya di Amerika sana melalui Twitter dan mereka semua bilang Krystal unnie itu licik." Kata Taemin kesal.

"Yah, dan keduanya tidak tahu kalau Kyuhyun sudah punya kekasih." Kata Sungmin dengan muka muram.

"Maka dari itu kita harus bekerja sama menjauhkan Oppa dari kedua nenek sihir itu! Mati pun aku tidak rela kalau Oppa jatuh ke pelukan salah satu dari mereka!" seru Taemin berapi-api.

"Tentu saja aku akan menjaga Kyuhyun! Dia milikku sekarang dan dua orang itu hanya masa lalunya!" kata Sungmin tegas.

Kyuhyun miliknya, dan sekali miliknya akan tetap menjadi miliknya.

FLASHBACK END

Kyuhyun yang panik segera membawa Krystal turun dari panggung entah menuju ke mana. Siwon bangkit tapi dicegah oleh Sungmin.

"Apa? Oppa mau ke sana sekarang dan menonjoknya!" seru Siwon.

"Oppa, tak bisakah Oppa lihat gadis itu siapa?"

"Memangnya siapa?"

"Krystal Song!"

Siwon terpaku. Kibum dengan lembut langsung menariknya untuk duduk kembali. Kemudian pelayan datang dan membawakan pesanan mereka.

"Dia akan merebut Kyuhyun lagi, Oppa. Dia tidak mau Kyuhyun jatuh ke tangan Victoria unnie lagi." Kata Sungmin.

"Krystal juga mantan kekasih Kyuhyun? Waw anak itu benar-benar hebat. Victoria dan Krystal.." tanya Siwon.

Sungmin menggeleng. "Bukan, Oppa. Krystal itu sahabatnya Kyuhyun, tapi Krystal menyukai Kyuhyun. Tapi Kyuhyun pacaran dengan kakaknya, Krystal marah dan dia pergi ke Amerika, kan? Dia tahu Vic unnie telah kembali ke Korea jadi dia kembali ke Korea untuk memastikan Kyuhyun tidak berpacaran dengan Vic unnie lagi. Dia ingin Kyuhyun menjadi miliknya." Jelas Sungmin panjang lebar.

"Kau tahu dari mana?" tanya Kibum.

"Taemin." Jawab Sungmin singkat lalu mulai menyantap spaghettinya.

"Dan apa yang akan kau lakukan?" tanya Kibum penasaran.

Sungmin mengangkat bahunya. "Aku hanya akan tetap mempertahankan Kyuhyun dan aku tidak peduli jika Krystal akan melakukan segala cara untuk merebut Kyuhyun. Kyuhyun sekarang milikku dan aku tidak akan melepaskannya."

: HARD LIFE and LOVE :

"Gantikan aku menyanyi dulu!" kata Kyuhyun pada salah satu anggota band nya.

Kyuhyun bergegas membawa Krystal ke ruang karyawan yang untungnya sepi.

"Yaa! Apa yang kau lakukan?!" tanya Kyuhyun marah.

Krystal tersenyum licik. "Apa yang aku lakukan? Aku hanya berterimakasih karena kau telah menyanyikan lagu yang indah untukku. Endless Love.. Tahukah kau bahwa impianku adalah ada seorang lelaki menyanyikan lagu itu hanya untukku?

Kyuhyun mendecih. "Untukmu? Sudahlah Krystal jangan bermimpi! Kita tak ada apa-apa."

"Mimpi? Kyu, aku menunggumu selama bertahun-tahun dan sekarang kau mau membuangku begitu saja? Tidak akan Kyu, tidak akan!" seru Krystal marah.

"Dengar, aku minta maaf atas apa yang terjadi dulu, denganku dan Victoria. Tapi kumohon sekarang jangan ganggu aku lagi!"

Krystal tertawa hambar. "Masalahmu dengan kakakku yang licik itu? Dia licik sekali, sekali lihat langsung merebutmu. Dan mati pun aku tidak akan membiarkan kau jatuh lagi pada kakakku! Apa aku terlambat? Apa memang benar kau sudah punya kekasih?"

"Tentu saja! Apa kau pikir aku berbohong! Aku tidak licik sepertimu!" seru Kyuhyun marah.

"Dengar ya! Aku mencintaimu sejak kita mulai bersahabat dan aku masih sangat mencintaimu sampai sekarang! Sudah bertahun-tahun! Aku tetap mencintaimu kan? Walaupun kau sempat berpacaran dengan kakakku! Tidakkah kau bisa memberiku kesempatan untuk bersama denganmu lagi? Bukan sebagai sahabat tetapi sebagai kekasih?"

Kyuhyun menggeleng tegas. "Kita masi bisa bersahabat, Krystal. Tapi kita tidak bisa menjalin cinta. Aku sudah memiliki seorang kekasih dan aku sangat mencintainya. Aku tidak mau melepaskannya hanya demi dirimu!"

"SIAPA GADIS ITU? KENAPA KAU LEBIH MEMILIH GADIS DESA RENDAHAN DARIPADA AKU? SEORANG KRYSTAL SONG ANAK KONGLOMERAT TERNAMA?!" seru Krystal marah, amarahnya meledak-ledak.

Kyuhyun menghela nafas lelah. "Krys, sudahlah. Kau tidak ada urusan dengannya.."

"AKU ADA URUSAN DENGANNYA! BERANINYA DIA MEREBUTMU DARIKU! AKU HARUS ME – "

"Dia Sungmin." Potong Kyuhyun.

Krystal menghentikan omelannya. "Sungmin? Sungmin siapa maksudmu? Bukan Tan Sungmin kan?" tanya Krystal cepat.

Kyuhyun mengangkat kedua bahunya. "Memang siapa lagi Sungmin yang kau kenal?"

Krystal menggelengkan kepala cepat-cepat dan Kyuhyun bisa melihat dengan jelas ekspresi ketidakpercayaan di wajah Krystal.

"Tidak mungkin! Sungmin? Tidak mungkin kau pacaran dengannya! Bagaimana kau mengenalnya? Tidak, tidak mungkin!"
"Terserah kalau tidak percaya. Aku mau ke depan, band ku membutuhkanku." Kata Kyuhyun sembari meninggalkan Krystal.

Kyuhyun kembali ke panggung. Untung saja saat itu band nya sudah selesai menyanyikan sebuah lagu.

"Saya kembali lagi, maafkan atas ketidaknyamanan tadi." Kata Kyuhyun meminta maaf.

Kyuhyun menatap ke arah Sungmin dan tersenyum manis, yang dibalas Sungmin dengan senyum dan lambaian tangan.

"Aku mencintaimu, Sungmin." Kata Kyuhyun pelan, lalu memberi kode pada band untuk memulai lagu.

: HARD LIFE and LOVE :

Meskipun bukan seorang mahasiswa di Kyunghee University, tapi tak ada salahnya kan, jika Sungmin berjalan-jalan di Kyunghee? Sungmin sangat menikmati perjalanannya di Kyunghee University, yang dianggap sebagai universitas paling indah di Korea. Dan Sungmin mengakui julukan itu benar adanya. Saat pertama kali masuk dia hampir mengira bahwa dia salah masuk, karena dikiranya Kyunghee University adalah deretan hotel berbintang lima. Maklum, setiap jalan-jalan Sungmin tidak pernah memperhatikan apa yang ada di sepanjang jalan.

Mengingat kepribadian Sungmin yang berubah drastis setelah seminggu menjalani hidup sendirian, kini Sungmin tak mau lagi menghabiskan waktunya hanya untuk hal-hal yang tidak berguna. Tiap hari ada saja yang dilakukannya. Misalnya mengunjungi perpustakaan kota dan mengunjungi setiap panti asuhan di Seoul, menjadi donatur tetap di beberapa panti asuhan.

Beberapa orang mahasiswa yang melihat Sungmin pun segera berbisik-bisik heboh. Tentu saja kini mereka mengenal Sungmin lebih baik. Jangan lupakan saat Sungmin di rumah sakit dan berita di TV dipenuhi oleh Sungmin dan mengapa dia bisa sakit.

Niat Sungmin mengunjungi Kyunghee karena dia ingin masuk ke universitas ini tahun ajaran depan. Tentunya di jurusan yang sama dengan kekasihnya yaitu Post Modern Music. Dia sudah membicarakan ini dengan Ayah dan Ibunya yang mereka menyetujuinya. Sungmin pun sudah memperdalam kemampuannya bermusik demi masuk Kyunghee University.

Sungmin mendekati dua orang mahasiswa yang sedari tadi sibuk berbisik-bisik sambil melihat ke arahnya.

"Permisi.. Gedung Fakultas Musik ada di mana ya?" tanya Sungmin sopan.

Gadis yang memakai sweater pink langsung menjawab. "Mau kami antarkan?"

Sungmin mengangguk. "Tentu saja."

"Anda Tan Sungmin kan?" tanya gadis yang memakai hoodie biru saat mereka bertiga berjalan.

Sungmin kembali mengangguk. "Ya. Aku Tan Sungmin."

"Tak kukira anda cantik sekali.." kata Gadis Hoodie Biru.

Sungmin tersenyum. "Terima kasih."

"Apa yang anda lakukan di sini?" tanya Gadis Sweater Pink.

"Aku ingin melihat-lihat Kyunghee karena aku ingin kuliah di sini untuk tahun ajaran baru, beberapa bulan lagi."

"Benarkah? Fakultas apa?" tanya Gadis Sweater Pink dengan penuh antusias.

"Musik."

"Musik? Masuk ke fakultas musik sangat susah. Aku pernah ikut tesnya dan aku gagal. Jadinya aku masuk di Seni dan Desain." Kata Gadis Hoodie Biru.

"Tekadku sudah bulat untuk masuk ke Fakultas Musik dan aku harus bisa." Kata Sungmin tegas.

Mereka bertiga meneruskan perjalanan. Sepanjang perjalanan kedua gadis itu terus ribut memberitahukan pada Sungmin segala sesuatu yang ada di Kyunghee. Sungmin sangat menikmatinya, rasanya seperti tur mengelilingi Kyunghee.

Ketika akhirnya mereka sampai di depan Gedung Fakultas Musik, Sungmin mengucapkan terima kasih pada mereka dan kemudian dia masuk ke dalam gedung.

Begitu Sungmin masuk ke dalam gedung, sontak saja semua yang ada di dalam gedung langsung berbisik-bisik. Sungmin jadi sebal sendiri karena dia tidak bisa pergi ke mana pun tanpa diperhatikan.

Sungmin belok ke kanan dan menyusuri koridor, siapa tahu dia bisa bertemu Kyuhyun. Tapi bukan Kyuhyun yang ditemuinya, melainkan Krystal.

"Sungmin!" pekik Krystal.

Sungmin yang tidak menyangka akan bertemu Krystal hanya bisa tersenyum kaku. Dia tahu Krystal ini licik dan dia harus berjaga-jaga.

"Kau sedang apa di sini? Kau kuliah di sini? Katanya kau belum mau kuliah!" Krystal memberondong Sungmin dengan pertanyaan.

"Lebih tepatnya belum. Tahun ajaran baru aku mau kuliah di sini." Jawab Sungmin.

"Wah, fakultas apa? Musik ya?"

Sungmin mengangguk.

"Kita satu fakultas kalau begitu!" pekik Krystal senang.

Sungmin tersenyum tipis. Dia tahu keramahan Krystal ini hanya topeng semata. Di balik topeng itu telah menunggu sosok Krystal yang asli. Yang licik dan jahat, tentu saja.

"Jadi kau ke sini untuk meninjau universitas begitu? Tenang, kau tidak akan kecewa karena Kyunghee keren sekali! Mulai dari bangunannya, dosennya, mata kuliahnya, sampai mahasiswanya semua keren!" seru Krystal.

"Jadi itu alasanmu meninggalkan Columbia dan malah ke Kyunghee? Kenapa banting setirnya jauh sekali? Kan di Columbia kau ada di Teknik dan Sains Terapan Yayasan Fu ke Musik." Tanya Sungmin.

Krystal tersenyum. Memang dasarnya Krystal ini tidak bodoh. Dia bahkan jauh lebih pintar dari kakaknya. Mungkin karena bidang mereka berdua berbeda. Krystal menekuni Sains dan Teknik sedangkan Victoria menekuni bidang Fashion Design. Entah siapa nanti yang akan meneruskan Song Group jika kedua pewarisnya saja sama sekali tidak tahu soal bisnis.

Yang membuat Sungmin heran adalah Krystal sama sekali tidak mengerti musik tapi dia masuk ke Jurusan Post Modern Music. Alasannya hanya satu, Kyuhyun. Dan dia masuk ke Kyunghee bukan karena kepintarannya tapi karena Ayahnya membayar sejumlah uang pada Kyunghee.

"Yah, aku ingin mencoba sesuatu yang beda saja." Kata Krystal.

"Kau tak ada kelas? Kenapa kau malah bebas berjalan-jalan denganku?"

Krystal melirik jam tangan Rolex yang melingkar di pergelangan tangan kirinya. Dia memekik pelan.

"Ah! Aku ada kelas! Aku duluan, ya!" seru Krystal sambil berlari meninggalkan Sungmin.

Sungmin mengangkat bahunya tak peduli dan mulai melanjutkan turnya. Tapi sudah hampir satu jam dia berputar-putar mengelilingi gedung yang luas itu dan dia masih belum menemukan Kyuhyun. Bahkan sekarang Sungmin tidak bisa menemukan pintu keluar.

Karena kelelahan, Sungmin duduk di salah satu kursi dan mengeluarkan ponselnya, menulis pesan untuk Kyuhyun.

To : Kyunnie

Kyunnie di mana?

Lima menit kemudian, barulah Kyuhyun membalas.

From : Kyunnie

Aku ada di kelas, baru saja selesai. Memangnya kenapa? Ingin bertemu denganku?

To : Kyunnie

Aku di Kyunghee sejak dua jam yang lalu T.T Aku ada di gedung fakultasmu.

From : Kyunnie

APA? KAU ADA DI MANA SEKARANG? MEMANGNYA KAU TAHU SELUK BELUK GEDUNG?

Sungmin memutar kepalanya melihat ke sekeliling.

To : Kyunnie

Aku ada di depan kelas bertuliskan Ruang 6B. Dari tadi aku berkeliling tapi aku tidak menemukan jalan keluar. Bagaimana ini T.T

From : Kyunnie

Ya sudah aku ke sana sekarang! Tunggu aku di sana!

Sungmin menghela nafas. Dia mengeluarkan earphone dan mulai mendengarkan musik di ponselnya.

: HARD LIFE and LOVE :

Kyuhyun membaca pesan dari Sungmin dan kemudian dia bergegas berdiri.

"Mau ke mana?" tanya Yesung.

"Kekasihku ada di sini! Dia tidak tahu seluk beluk gedung! Katanya dia tidak bisa menemukan jalan keluar!" seru Kyuhyun panik.

Donghae, Eunhyuk, dan Yesung ikut berdiri.

"Ikut ya!" kata Yesung.

Mereka bertiga bergegas mengikuti Kyuhyun. Sesampainya di bagian tengah gedung, mereka menemukan seorang gadis tengah menunduk.

"Minnie!" seru Kyuhyun.

Sungmin mendongakkan kepalanya. Donghae, Eunhyuk, dan Yesung kaget begitu melihat Sungmin.

Sungmin memeluk Kyuhyun sekilas lalu berpaling menghadap Donghae, Eunhyuk, dan Yesung.

"Annyeong! Kalian pasti sahabat Kyu ya? Kyu sudah cerita banyak tentang kalian. Tentang Donghae dan Eunhyuk yang suka menari dan juga tentang Yesung yang suka menyanyi." Kata Sungmin panjang lebar.

Eunhyuk maju mendekati Sungmin. "Waw.. Kau ternyata cantik sekali. Lebih cantik dari TV atau di fotomu.." kata Eunhyuk kagum.

Sungmin tertawa. "Ah, kau ada-ada saja. Kata Kyu kau pintar menari, nanti ajari aku ya?"

Eunhyuk mengangguk semangat. "Tentu saja!"

Sungmin berpaling ke arah Kyu. "Kyu, apa kalian sudah selesai kuliah?"

Kyuhyun mengangguk. "Tentu saja."

"Temani aku makan ya? Aku lapar sekali, sejak pagi tadi aku belum makan. Bersama Donghae, Eunhyuk, dan Yesung juga. Aku yang bayar." Pinta Sungmin.

"Aku boleh bawa kekasihku?" tanya Yesung tiba-tiba.

Sungmin menatap Yesung. "Ah, ajak saja dia!"

"Ya sudah, aku telepon dia dulu agar menemuiku di parkiran."

"Ayo kita makan di restoran Jepang. Hanayaka." Ajak Sungmin.

Mereka berlima berjalan menuju tempat parkir untuk mengambil motor. Sesampainya mereka di tempat parkir, sudah menunggu seorang gadis cantik bertubuh mungil di samping motor Yesung.

Kyuhyun dan Sungmin menuju ke motor milik Kyuhyun. Donghae dan Eunhyuk menuju ke motor milik Donghae. Sedangkan Yesung menghampiri motornya.

Motor Kyuhyun memimpin. Iring-iringan tiga motor sport itu menuju ke arah timur. Setelah sepuluh menit perjalanan, mereka pun berhenti di depan sebuah rumah makan Jepang yang mewah.

"Sungmin, kau yakin? Ini mewah sekali." Tanya Kyuhyun.

Sungmin mengangguk. "Tentu saja. Aku sering kok makan di sini. Yuk."

Mereka berenam masuk dan duduk di pojokan. Pelayan membawakan menu dan mereka pun mulai memilih menu.

: HARD LIFE and LOVE :

Kyunhyun yang memesan paling banyak makanan menyelesaikan makannya paling akhir. Sungmin tersenyum melihat Kyuhyun yang kekenyangan.

"Oh iya, Ryeowook kau kuliah di jurusan apa?" tanya Sungmin.

"Sebenarnya aku juga mau masuk Post Modern Music, tapi Seni dan Desain lebih menarik minatku." Jawab Ryeowook.

"Tahun ajaran baru nanti aku mau masuk Post Modern Music. Kalau saja nanti kau juga di sana, kita berenam kan bisa bersama-sama." Kata Sungmin.

"Aku memang berencana akan pindah jurusan. Tapi aku juga belum tahu, aku masih mencintai Seni dan Desain."

"Jurusan ganda saja bisa kan?"
"Bisa sih tapi susah, konsentrasiku bisa terbagi."

Sungmin membuka tasnya dan mengeluarkan dompetnya.

"Aku mau bayar dulu. Kita mau di sini dulu atau langsung pulang?" tanya Sungmin.

"Pulang saja."

: HARD LIFE and LOVE :

Setelah memarkir motornya di garasi, Kyuhyun segera masuk ke dalam rumah dan menemukan Taemin yang sedang berlatih dance di ruang tamu.

"Latihan dance di ruang tamu lagi? Kamarmu kenapa?" tanya Kyuhyun.

"Berantakan. Tadi teman-teman ke sini dan jadinya berantakan. Aku malas membersihkannya jadi aku latihan saja di sini." Jawab Taemin sambil tetap menari.

Kyuhyun mengangkat bahunya lalu menuju ke kulkas. Kemudian suara Leeteuk terdengar dari tempat favoritnya, dapur.

"Tadi main dulu ya? Oh iya tadi bosmu menelepon katanya hari ini dan besok kau libur."

"Benarkah? Memang ada apa?" tanya Kyuhyun senang.

"Katanya kafe mau disewa untuk acara ulang tahun. Kakak beradik, ulang tahunnya berbeda sehari. Mereka akan membawa band sendiri." Jawab Leeteuk.

Kyuhyun bersorak senang. Kebetulan sekali besok dan lusa dia tidak ada jadwal kuliah. Ini berarti dia bisa menghabiskan dua hari penuh bersama Sungmin!

Kyuhyun bergegas naik ke atas, ke kamarnya. Kyuhyun membuka laptopnya kemudian membuka akun Skype nya. Sialnya, Krystal sedang online dan Krystal langsung mencoba untuk melakukan video call dengan Kyuhyun, yang langsung ditolak oleh Kyuhyun.

Kyuhyun menutup laptopnya karena tidak mau lama-lama berurusan dengan Krystal. Kyuhyun mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Sungmin.

"Annyeong, Minnie?"

"Ya Kyu. Ada apa?"

"Besok dan lusa ada acara tidak?"

"Tidak ada, memangnya kenapa?"

"Aku ingin mengajakmu kencan. Mau kan?"

"Benarkah? Tentu saja! Jemput aku di rumah ya besok!"

"Tentu, tunggu aku!"

Kyuhyun menutup telepon dan mendengar suara bel pintu. Tak lama kemudian Taemin muncul di depan pintu kamarnya.

"Oppa, Minho datang ke sini! Bersama Jessica unnie!"

"Lalu?"

"Oppa tidak mau berkenalan dengan Jessica unnie? Dia baik! Ayo turun dan berkenalan dengannya!"
Dengan malas-malasan Kyuhyun ikut Taemin turun. Sebenarnya Kyuhyun sudah malas berurusan dengan gadis konglomerat. Tiga gadis konglomerat dalam hidupnya sudah sangat membuatnya pusing apalagi ini ditambah seorang lagi.

Kyuhyun masuk ke ruang tamu dan menemukan Taemin dan Minho serta seorang gadis cantik yang tentunya adalah Jessica. Jessica langsung berdiri begitu melihat Kyuhyun.

"Ah, kau pasti Kyuhyun kekasihnya Krystal! Bolehkah aku memanggilmu Oppa?" kata Jessica senang.

Raut wajah Kyuhyun langsung berubah. Dia sudah bisa menebak kalau Jessica adalah teman Krystal dan Krystal pasti memberitahunya jika Kyuhyun adalah kekasihnya.

Kyuhyun duduk di sofa. "Maaf, tapi aku bukan kekasih Krystal. Kau bisa memanggilku Oppa."

Jessica ikut duduk. "Bukan? Tapi Krystal berkata padaku kekasihnya bernama Kim Kyuhyun, mantan kekasih dari Victoria unnie. Dan ketika Minho bercerita bahwa kakak kekasihnya bernama Kim Kyuhyun, aku langsung bersemangat untuk bisa bertemu denganmu."

Kyuhyun menggeleng. "Krystal membohongimu habis-habisan. Aku bukan kekasihnya. Aku sudah punya kekasih dan itu bukan Krystal."

"Lalu siapa?" tanya Jessica penasaran.

"Kau kenal Tan Sungmin?" tanya Kyuhyun sambil tersenyum lebar.

Jessica melongo tak percaya. "Kekasihmu Sungmin?"

"Oh, kau mengenal Sungmin?"

"Tentu saja kalau begitu! Hell, jadi Krystal berbohong? Kurang ajar sekali dia." Kata Jessica sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Aku kan sudah bilang pada noona, Kyuhyun hyung itu berpacaran dengan Sungmin noona." Timpal Minho.

Jessica mengacak-acak rambut Minho. "Ah, iya iya. Maaf noona tidak mempercayaimu."

"Jadi, sudah disewa brand mana lagi?" tanya Kyuhyun.

Jessica tertawa. "Aku memutuskan untuk cuti sebentar dari dunia hiburan agar aku bisa menghabiskan waktu lebih banyak dengan adikku tercinta. Taemin bercerita banyak padaku kalau Minho ingin menghabiskan waktu denganku."

Minho langsung menyenggol kaki Jessica karena malu. "Noona sudahlah, jangan membuatku malu di depan hyung."

Kyuhyun tertawa. "Tak apa."

"Aku akan ke rumah Sungmin setelah ini. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya. Aku rindu sekali padanya!" kata Jessica.

"Kalau begitu aku titip salam untuknya ya!"

: HARD LIFE and LOVE :

Sungmin menekan-nekan tombol pada remote TV nya dengan bosan. Acara di TV tidak ada yang menarik.

Pintu kamar Sungmi diketuk.

"Masuk."

Pintu kamarnya terbuka dan masuklah seorang pelayan.

"Nona Jessica Jung menunggu anda di ruang tamu."

Sungmin melempar remote nya karena kaget.

"Jessica? Kau pasti bercanda!"

Sungmin segera berlari keluar dari kamarnya dan dengan semangat menuruni tangga. Dia menjerit senang begitu melihat Jessica, begitu pun Jessica.

Sungmin langsung memeluk Jessica senang. Mereka berdua berpelukan dan berteriak-teriak. Sedangkan Minho hanya geleng-geleng kepala melihat kelakukan dua gadis yang seperti tidak pernah merasakan bangku Taman Kanak-Kanak.

"Sudah lama sekali tidak bertemu!" seru Sungmin senang.

"Aku jug! Lihatlah dirimu, kau cantik sekali! Kau seharusnya jadi model bersama denganku! Akan kubilang pada Sooman sajangnim kalau seharusnya dia merekrutmu menjadi model!" seru Jessica semangat,

Sungmin tertawa. "Kau ada-ada saja! Ayo duduk!"

Mereka berdua duduk dan Minho mendecih.

"Seperti tidak pernah mengalami masa Kanak-Kanak saja." Sindir Minho.

"Ah, kau ini! Wajar kan kalau seperti itu, kami kan sudah lama tidak bertemu!" balas Sungmin. "Kenapa kau bisa di sini? Kukira kau sudah melupakanku!" tanya Sungmin pada Jessica.

"Aku bertemu dengan Krystal dan dia mengatakan Kyuhyun adalah kekasihnya. Aku menemani Minho ke rumah kekasihnya untuk bertemu Kyuhyun dan Kyuhyun mengatakan bahwa kau adalah kekasihnya. Kau sudah besar sekarang, sudah punya kekasih!"

"Lalu kau bagaimana? Aku tidak pernah mendengar kisah cintamu dengan siapa pun!" tanya Sungmin penasaran.

Jessica mencondongkan badannya ke arah Sungmin. "Jangan bilang siapa-siapa ya.. Sebenarnya aku sudah berpacaran dengan Jung Yunho."

"JUNG YUNHO?" tanya Sungmin keras.

Jessica meletakkan jari telunjuknya di depan mulut. "Sssst diam! Hubungan kami ini belum dipublikasikan, hanya beberapa saja yang tahu."

Sungmin menggeleng-gelengkan kepalanya. "Kau pakai mantra apa sehingga kau bisa menarik Jung Yunho? Demi Tuhan dia sangat tampan dan kau lihat abs nya? Seksi sekali! Aku bahkan punya poster besar Yunho topless yang kupajang di kamarku."

Jessica mengerucutkan bibirnya. "Kenapa semua wanita di negeri ini tergila-gila pada kekasihku? Ini tidak bisa dipercaya!"

Sungmin tertawa. "Jung Yunho adalah pria idaman tiap wanita di seluruh dunia! Makanya cepat publikasikan hubunganmu dengannya, kujamin banyak wanita patah hati!"

"Aku belum siap dicaci maki." Kata Jessica pelan.

"Itu kehidupan pribadi kalian dan para fans kalian tidak berhak menganggunya. Kalian punya kehidupan sendiri." Kata Sungmin.

Jessica menggeleng. "Nanti sajalah kalau aku sudah siap."

"Sungmin noona, dapat salah dari Kyuhyun hyung." Sela Minho.

Sungmin menatap Minho. "Benarkah?" tanyanya senang.

Minho mengangguk. "Sebenarnya Kyuhyun hyung titip salam lewat noona. Tapi noona terlalu asyik membahas Yunho hyung."

"Seenaknya saja kau!" seru Jessica.

: HARD LIFE and LOVE :

Sungmin merebahkan badannya di atas ranjang. Dia menatap langit-langit kamarnya yang dihiasi warna pink. Dia merindukan Kyuhyun.

Mungkin terdengar seperti remaja yang baru jatuh cinta, tapi Sungmin tak mengingkarinya. Tadi siang dia baru bertemu Kyuhyun dan sekarang dia sudah merindukan Kyuhyun setengah mati.

Sungmin menatap wallpaper ponselnya yang dihiasi fotonya bersama Kyuhyun. Sungmin tersenyum melihatnya.

Tapi kerinduan Sungmin sedikit terobati mengingat besok dan lusa dia akan berkencan seharian penuh dengan Kyuhyun.

"Kyu.. Aku ingin besok cepat datang."

.

.

To Be Continued...

.

.

Itu aku nulisnya asal ya.. soalnya aku gak tau kalo Kyunghee bisa disogok apa gak :P

Buat pembaca My Teacher Is My (Ex)Boyfriend, tunggu ya ini lagi diketik chap 7 nya..