HARD LIFE and LOVE

Disclaimer : Belong to SM, God, and theirselves :D This story is mine. Not for commercial.

Author : Lee Rae Ra / Iqlima

Genre : General, Romance

Rate : T

Length : Sequel

Summary : Sungmin adalah anak bungsu dari Presiden Direktur Tan Group. Manja sekali. Tapi di saat dia bertemu Kyuhyun, seorang penyanyi di cafe, dia jatuh cinta pada Kyuhyun. Untuk mendekati Kyuhyun, akhirnya dia menyembunyikan identitasnya. KyuMin Genderswitch! Ada ZhouRy, SiBum, 2Min tapi hanya sebagai selingan saja :D

HARD LIFE and LOVE

Victoria dan Krystal menoleh ke arah suara. Mereka terkejut begitu menemukan Ayah mereka, Jungmo.

"Dad!" seru Victoria dan Krystal tak percaya.

Jungmo tersenyum. "Kalian pikir aku akan membiarkan kedua anakku berebutan satu lelaki dan mereka dihalangi oleh Tan Sungmin? Tentu saja tidak. Kalian berdua bisa mendapatkan Kyuhyun sekarang, tanpa Tan Sungmin."

"Dad! Bagaimana bisa kau melakukan ini?! Sungmin itu temanku, Dad!" seru Victoria frustasi.

Seorang lelaki muncul. Victoria dan Krystal terperangah melihatnya.

"Aku membantu, tentu saja." Kata Nickhun.

Victoria menganga. Nickhun adalah lelaki yang dekat dengannya saat di Perancis dulu. Mereka berdua begitu dekat, bahkan gaya hidup mereka sudah seperti orang barat. Mereka tinggal satu apartemen dan seringkali mereka melakukan hubungan suami-istri. Nickhun sangat mencintai Victoria. Tapi walaupun mereka sudah sangat dekat, Victoria tidak mempunyai perasaan apapun terhadap Nickhun. Hanya sebatas sahabat saja.

"Khun.. Kau tidak mungkin melakukan ini.. Kau tidak mungkin membantu Dad untuk membunuh Sungmin.." kata Victoria.

"Khun Oppa?" tanya Krystal tak percaya.

"Kau tak perlu mendapatkan Kyuhyun, Krystal bisa mendapatkannya. Kau bersamaku saja, Vic." Kata Nickhun lembut.

Victoria menggelengkan kepalanya cepat. Otaknya masih berusaha mencerna apa yang terjadi. Sedangkan Krystal hanya diam.

"Kalian merencanakan pembunuhan pada Sungmin?" tanya Krystal hampa.

"Tentu saja! Kalau dia meninggal, tak ada yang bisa menghalangi kalian, kan?" kata Jungmo.

"Dad, tapi bukan begitu caranya! Kami tidak menggunakan kekerasan! Kasihan Sungmin!" seru Krystal hampir menangis.

Jungmo tertawa. "Terserah, yang penting aku sudah berusaha membunuh Tan Sungmin dan tak ada lagi yang bisa menghalangi kalian untuk Kyuhyun. Eh, Kyuhyun buatmu saja, Krys. Victoria biarlah bersama Nickhun."

"Dad! Kau benar-benar iblis!" seru Victoria dan Krystal bersamaan, mereka marah.

: HARD LIFE and LOVE :

Dua buah mobil berwarna hitam berhenti tepat di depan Blings CD, tempat penjualan kaset favorit yang ada di daerah Seoul National University. Beberapa lelaki bertubuh kekar keluar dari dalam dua mobil tersebut.

Dari mobil pertama keluarlah Hangeng dan dari mobil kedua keluarlah Zhoumi serta Siwon. Mereka semua memasuki Blings.

"Apakah dia bekerja di sini?" tanya salah seorang bodyguard sambil meletakkan foto penusuk Sungmin di atas meja.

Beberapa karyawan mengangguk ketakutan. Mereka takut dan kaget karena tiba-tiba toko diserbu serombongan lelaki berbadan kekar.

"Sekarang dia ada di mana?"

"Sebentar lagi dia akan datang, shift nya sebentar lagi.." jawab seorang karyawan gemetaran.

"Ada apa ini? Kenapa ramai-ramai begini?" tanya sebuah suara.

Mereka menoleh ke asal suara. Wajah Hangeng berubah geram begitu mengetahui asal suara. Hangeng maju dan menerjang pemuda itu.

"Kau, kau yang menusuk anakku kan?! Kau yang berusaha membunuh anakku kan?!" tanya Hangeng marah.

Pemuda itu panik, berusaha melepaskan cengkeraman Hangeng. Tapi sia-sia saja karena para bodyguard memeganginya.

"Katakan siapa yang menyuruhmu! Katakan!" seru Hangeng.

"Song Jungmo! Song Jungmo!" jawabnya panik.

Hangeng melepaskan cengkeramannya. "Kali ini kau kuampuni, tapi entah nanti kalau aku menemukan Song Jungmo."

Mereka keluar dari Blings. Hangeng menyuruh supir untuk pergi ke kediaman keluarga Song. Siwon dan Zhoumi ada di mobil pertama bersama Hangeng. Mereka marah, tetapi mereka ingin menenangkan Hangeng yang seakan siap untuk membunuh Song Jungmo.

"Apa yang diinginkannya? Kami tidak pernah berseteru dalam bisnis tapi mengapa dia malah mencelakai Sungmin?" tanya Hangeng gusar.

Zhoumi diam dan berpikir. Song Jungmo adalah Ayah dari Victoria dan Krystal, dua orang yang sangat menginginkan Kyuhyun.

"KYUHYUN!" seru Zhoumi tiba-tiba.

Hangeng dan Siwon menatapnya heran, menuntut penjelasan.

"Song Jungmo adalah Ayah dari Victoria dan Krystal. Kita berdua sama-sama tahu kalau mereka sangat mengingkan Kyuhyun. Song Jungmo akan melakukan apapun untuk kedua anak yang sangat dimanjakannya! Termasuk dengan cara kotor sekaligus. Dia benar-benar jahat sampai dia tega untuk berusaha membunuh Sungmin, hanya demi kedua putrinya yang sama liciknya." Kata Zhoumi mengungkapkan pemikirannya.

"Kau betul juga." Kata Hangeng.

"Jadi ini semua karena Kyuhyun? Sebenarnya apa pesona yang dia punya, sehingga tiga gadis cantik dan kaya jatuh ke dalam pesonanya?" tanya Siwon heran.

Zhoumi menonjok bahu Siwon pelan. "Jangan remehkan anak itu. Semenjak dia datang dalam kehidupan keluarga kita, banyak peristiwa besar terjadi."

: HARD LIFE and LOVE :

Kyuhyun menyanyikan sebuah lagu sambil mengelus-elus rambut Sungmin lembut. Sungmin mendengarkan Kyuhyun dalam diam. Sungmin sangat suka mendengar suara Kyuhyun yang merdu. Mendengar suara Kyuhyun sangat menentramkan hatinya.

Sungmin tak pernah bosan mendengar Kyuhyun bernyanyi. Mereka berdua sering berduet. Kadang Sungmin ikut bernyanyi, tapi dia lebih suka bermain keyboard.

Di sofa, Heechul, Henry, dan Kibum sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Heechul mengurusi masalah perusahaan dengan laptopnya. Henry sibuk mengirim e-mail ke sana kemari untuk mengurusi pernikahannya. Sedangkan Kibum, seperti biasa dia hanya diam dan membaca buku yang tebalnya seperti Kamus Oxford.

"Kyu, lagi.." pinta Sungmin begitu lagunya selesai.

Kyuhyun tersenyum. "Kau tak mau biarkan aku minum dulu? Capek, menyanyi terus."
Sungmin tertawa. "Ya sudah, minum saja!"

Kyuhyun beranjak untuk mengambil minum dari dispenser. Setelah minum air satu gelas penuh, dia kembali ke sisi Sungmin dan mulai menyanyi lagi.

Waw! Fantastic Baby ~

Ponsel Kibum berbunyi tanda ada pesan masuk. Kibum mengambil ponselnya. Pesan dari Siwon. Dahinya berkerut saat membaca pesan itu, kemudian dia memekik keras.

"Ada apa?" tanya Henry langsung.

"Yang merencanakan pembunuhan Sungmin itu Song Jungmo!" seru Kibum.

Mereka semua tersentak. Apalagi Sungmin dan Kyuhyun.

"Yah, dia tak ingin aku jadi penghalang antara Kyuhyun dan anak-anaknya." Kata Sungmin muram.

Heechul menggeleng-gelengkan kepalanya tak percaya. Selama ini dia dekat dengan Jungmo, karena istri Jungmo sudah meninggal. Dia dan Jungmo ada di beberapa klub yang sama, seperti klub pengusaha atau klub gym. Dia tidak percaya Jungmo bisa melakukan hal sekeji itu pada Sungmin.

"Sekarang mereka sedang menuju ke rumah keluarga Song." Kata Kibum lagi.

"Kuharap mereka baik-baik saja. Tidak baik menyelesaikan masalah dengan kekerasan." Kata Henry pelan.

Heechul mengangguk setuju. "Yang aku tahu, mereka tidak menyukai kekerasan.."

"Aku tidak percaya, Kyu.." kata Sungmin pelan.

Kyuhyun mencium kening Sungmin. "Tidak apa-apa, Sungmin. Aku juga tidak percaya, tapi itulah yang terjadi. Pasti Ayah dan kakakmu bisa menyelesaikannya, pasti mereka bisa."

: HARD LIFE and LOVE :

Satpam kediaman Song bergegas membuka pintu gerbang begitu melihat ada dua mobil mewah yang mendekat. Dia tak menanyakan siapa mereka dan apa keperluan mereka, karena dari dulu dia diajari jika ada mobil mewah yang mau masuk, tinggal masuk saja. Karena mobil mewah berarti orang kaya.

Kedua mobil itu berhenti tepat di depan rumah keluarga Song yang besar. Mereka turun dan mendobrak masuk.

"Song Jungmo! Apa yang kau lakukan pada anakku?!" teriak Hangeng begitu memasuki rumah bernuansa putih itu.

Jungmo yang sedang menonton televisi di ruang tengah pun kaget melihat Hangeng ada di rumahnya, berserta bodyguard-bodyguardnya.

"Hei, hei, ada apa ini?" tanya Jungmo panik.

"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu, brengsek! Kenapa kau berusaha membunuh anakku hah?! Salah apa dia padamu?! Salah apa?!" seru Hangeng. "Kalau kedua putrimu ingin mendapatkan Kyuhyun, mereka harus bersaing secara sehat! Bukan seperti ini!"

Jungmo tertawa. "Kau pikir aku akan membiarkan dua gadisku bertengkar untuk seorang lelaki? Tentu saja tidak. Makanya aku suruh seseorang untuk membunuhnya."

"Kau keterlaluan!" seru Siwon marah.

"Lalu, apa yang kalian lakukan? Toh, tidak ada buktinya." Kata Jungmo meremehkan.

Zhoumi tersenyum licik. Dia mengeluarkan tape recorder dari saku jasnya, membuat Jungmo menjadi pucat. Dia memencet tombol stop dan kemudian memilih sebuah file.

"Kau, kau yang menusuk anakku kan?! Kau yang berusaha membunuh anakku kan?! Katakan siapa yang menyuruhmu! Katakan!"

"Song Jungmo! Song Jungmo!"

Zhoumi memencet tombol next.

"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu, brengsek! Kenapa kau berusaha membunuh anakku hah?! Salah apa dia padamu?! Salah apa?! Kalau kedua putrimu ingin mendapatkan Kyuhyun, mereka harus bersaing secara sehat! Bukan seperti ini!"

"Kau pikir aku akan membiarkan dua gadisku bertengkar untuk seorang lelaki? Tentu saja tidak. Makanya aku suruh seseorang untuk membunuhnya."

Zhoumi memencet tombol stop. Dia memberi kode pada seorang bodyguardnya agar mendekat. Bodyguardnya mengeluarkan sebuah kamera perekam kecil.

"Ada audio, dan ada video." Kata Zhoumi enteng.

"Dengan bukti ini, tanpa ada sidang, kau langsung masuk penjara dan perusahaanmu akan segera gulung tikar. Tak akan ada yang mau bekerja sama dengan seorang pembunuh." Kata Siwon.

Hangeng tersenyum puas. "Kita pergi, anak-anak. Kita akan ke kantor polisi sekarang."

Wajah Jungmo yang sudah pucat menjadi semakin pucat. Rasanya dia tak punya kekuatan untuk berbicara, karena dari itu dia tak sanggup mencegah kepergian rombongan itu. Dia hanya tahu, dia akan hancur.

: HARD LIFE and LOVE :

"Apakah kamu, Tan Zhoumi, bersedia menerima dia, Henry Lau sebagai istrimu, dalam suka maupun duka, sakit maupun sehat, dan kaya maupun miskin?" tanya Pendeta.

"Saya bersedia." Ucap Zhoumi mantap.

Air mata Henry menetes. Pendeta beralih menatap Henry.

"Apakah kamu, Henry Lau, bersedia menerima dia, Tan Zhoumi sebagai suamimu, dalam suka maupun duka, sakit maupun sehat, dan kaya maupun miskin?"

Henry terdiam. Air mata masih membanjiri wajahnya. Zhoumi panik, dia takut jika tiba-tiba Henry membatalkan pernikahan ini.

"Saya bersedia."

"Dan sekarang kalian berdua sah menjadi sepasang suami-istri." Kata Pendeta.

Mereka berdua berhadapan dan saling memasangkan cincin di jari manis masing-masing, setelah itu mereka berciuman lembut diiringi oleh musik dan tepuk tangan para pengunjung.

Heechul berkali-kali menyeka air matanya. Hangeng tersenyum bangga. Mereka sangat bahagia, melihat anaknya sekarang menikah. Rasanya waktu cepat sekali berjalan. Rasanya baru kemarin mereka dikaruniai Zhoumi sebagai anak pertama, dan sekarang Zhoumi sudah menikah.

Di samping mereka, Siwon dan Kibum berciuman lembut.

"Kita menyusul setelah ini, aku janji. Kita akan segera menikah." Kata Siwon pada Kibum.

Kibum hanya diam karena Siwon bahkan belum melamarnya. Padahal Kibum sangat ingin dilamar oleh Siwon agar mereka bisa meresmikan hubungan mereka. Tapi kemudian, suasana yang tadinya ramai pun menjadi sepi karena Siwon tiba-tiba berlutut di depan Kibum sambil menyorongkan sebuah cincin permata. Musik masih mengalun, memainkan instrumen romantis.

"Maukah kau, Kim Kibum, wanita yang selama ini telah menemaniku dalam suka dan duka, wanita yang selama ini telah mencintaiku dengan tulus, wanita yang mencintaiku apa adanya, untuk menikah denganku? Aku tahu aku tidak sempurna, tapi aku mencintaimu apa adanya dan aku mencintaimu setulusnya. Apakah kau mau menjadi Ibu dari anak-anakku kelak dan untuk menjadi pendamping hidupku selamanya?"

Kibum menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Air mata mulai membanjiri wajahnya yang cantik.

"Aku mau.."

Para tamu yang hadir langsung bertepuk tangan. Kebahagiaan Hangeng dan Heechul bertambah dua kali lipat. Bagaimana tidak, di hari anak pertama mereka menikah, di hari itulah anak kedua mereka melamar pujaan hatinya.

Sungmin berangkulan dengan Kyuhyun. Keduanya tersenyum senang melihat adegan itu.

"Hari ini benar-benar hari yang sangat membahagiakan.." kata Sungmin.

Kyuhyun tersenyum. "Tapi kau jangan banyak bergerak dulu, bekas jahitanmu masih basah." Tegur Kyuhyun yang melihat Sungmin asyik bermain dengan balon dan pita.

: HARD LIFE and LOVE :

Di sebuah penjara pengap nan sepi, Jungmo tersenyum. Tadi Victoria mengunjunginya dan berkata dia akan menikah dengan Nickhun. Nickhun bebas dari hukuman apapun karena Jungmo yang memintanya. Sedangkan Krystal, dia mendapat seorang pacar yang tak kalah kerennya dari Kyuhyun.

Perusahaan Jungmo bangkrut, tapi Jungmo tidak peduli. Dia menyadari kesalahannya dan dia turut berbahagia karena anaknya akan menikah. Dia sangat menyayangi kedua putrinya, kedua permatanya, tapi dia juga bersedih. Dia tidak tahu apakah dia bisa menyaksikan pernikahan Victoria, karena Victoria belum berhasil mendapat izin untuk Jungmo.

Tapi jauh di dalam lubuk hatinya, Jungmo bahagia. Jungmo bahagia melihat anak-anaknya bahagia.

: HARD LIFE and LOVE :

Sementara itu, di pinggir pantai, dua orang remaja tampak asyik berlarian kesana-kemari. Sang remaja lelaki mengejar si remaja perempuan yang seakan tak ada capeknya.

"Hei, kau jangan lari terus! Apa tidak capek?!" seru Minho.

Taemin tertawa. "Tidak akan!"

Minho mempercepat larinya dan akhirnya dia berhasil menangkap Taemin. Mereka berdua terjatuh dan berguling-gulingan di air. Mereka tertawa bersama.

"Hei Taemin." Panggil Minho.

"Ya?"

"Kau tahu?"

"Apa?"

"Aku sangat menyukaimu."

Taemin tersenyum. "Aku selalu tahu."

"Aku ingin kita seperti ini selamanya, sampai kita menikah nanti. Kau mau kan? Kau harus janji padaku." Kata Minho.

"Janji! Aku janji!"

"Kita akan menikah delapan tahun lagi!" seru Minho.

: HARD LIFE and LOVE :

Di suatu pulau sepi yang berstatus sebagai pulau pribadi milik Hangeng, terlihat Hangeng dan Heechul sedang berjalan-jalan di pinggir pantai. Mereka saling berangkulan dengan mesra.

Mereka sangat menikmati saat-saat seperti ini karena mereka jarang mendapat waktu berdua, mengingat kesibukan dan tempat mereka tinggal pun berbeda.

Hangeng sangat menikmatinya. Hanya berdua saja bersama istrinya, itu sudah merupakan anugerah yang sangat indah. Hangeng suka memandangi wajah cantik Heechul yang seakan tak lekang dimakan oleh usia.

Begitu pula Heechul. Heechul sangat suka memandangi wajah tampan Hangeng. Mereka berdua benar-benar sehati, karena wajah mereka berdua seakan tak lekang dimakan usia. Masih terlihat muda di usia mereka yang sudah hampir mencapai setengah abad.

Hangeng mencium pipi Heechul. "Kau bahagia?"

Heechul tersenyum dan mengangguk. "Bahagia sekali.. Zhoumi sudah menikah dan sekarang Henry sudah hamil. Siwon dan Kibum akan menikah seminggu lagi. Kyuhyun dan Sungmin juga semakin mesra saja. Aku tak sabar menunggu mereka menikah. Keluarga kita akan semakin besar dan akan semakin ramai. Aku tak sabar untuk segera menimang cucu. Anak-anak Zhoumi, Siwon, dan Sungmin. Aku tak sabar menanti mereka datang ke dunia ini."

"Aku sangat mencintaimu.." kata Hangeng pelan. "Terima kasih telah melahirkan mereka, telah melahirkan permata-permataku yang paling berharga di dunia. Terima kasih karena kau telah melahirkan Zhoumi, Siwon, dan Sungmin. Entah dengan kata apa lagi kuungkapkan rasa cinta dan terimakasihku padamu yang tak akan pernah ada habisnya."

"Aku mencintaimu selalu, dan aku berterimakasih padamu karena kita berhasil membesarkan anak kita. Semuanya sudah jadi orang besar sekarang. Mereka sukses dan berkelakuan baik, ini semua juga karena kau.." balas Heechul.

"Jika nanti mereka sudah punya cucu, aku akan mengajak mereka ke sini. Pulau pribadi pertamaku, yang kubeli dengan hasil jerih payahku bekerja. Kita akan menghabiskan banyak waktu bersama anak dan cucu kita, chagi."

"Ya, dan kita tak akan berpisah sampai ajal memisahkan kita.."

"Aku mencintaimu."

"Aku juga mencintaimu."

: HARD LIFE and LOVE :

Henry menatap pantai dan deburan ombak dari balkon rumah. Pemandangan matahari terbenam di saat senja sungguh indah, dan Henry sangat suka melihat matahari terbenam. Dari belakang, Zhoumi memeluknya dan mencium lehernya.

"Pulau ini benar-benar indah, Zhoumi." Kata Henry kagum.

Saat ini, mereka berdua sedang berada di tempat mereka berbulan madu dulu. Pulau pribadi hadiah dari Hangeng. Mereka kembali ke sini karena Henry sangat ingin ke sini lagi, apalagi dia juga sedang hamil. Sepertinya ini keinginan dari sang bayi.

"Apa kau bahagia?" tanya Zhoumi.

Henry tersenyum. "Pertanyaanmu itu benar-benar bodoh. Tentu saja aku bahagia. Dengan adanya kau dan calon anak kita, hidupku sempurna. Tidak kurang suatu apapun."

Henry berbalik dan menghadap Zhoumi. Zhoumi merendahkan badannya hingga kepalanya ada di depan perut Henry yang membesar.

"Halo, halo? Ini Appa berbicara. Bagaimana kabarmu di sana? Apa kau baik-baik saja? Kau mendapatkan makanan dan gizi yang cukup kan?" tanya Zhoumi sambil mengelus-elus perut Henry.

Zhoumi sangat bahagia. Dia bahagia dengan kehidupannya dan dia juga bahagia akan kehidupan keluarganya. Rasanya hidup ini sangat sempurna.

: HARD LIFE and LOVE :

Siwon tersenyum mengamati Kibum yang sedang fitting gaun pengantin untuk pernikahan mereka seminggu lagi. Rasanya makin hari, Kibum makin bertambah cantik.

"Bagaimana? Sudah cocok dan cantik, kan?" tanya Kibum sambil memutar badannya di depan Siwon.

Siwon mengangguk. "Cantik sekali. Cantik sekali."

Kibum tersenyum. Siwon berdiri dan mengelus perut Kibum.

"Ya! Kau jangan seperti itu! Nanti orang-orang mengiraku sudah hamil!" gerutu Kibum sambil menyingkirkan tangan Siwon dari perutnya.

"Tak apa, kan?"

"Kau pikir aku mau melihat majalah dan infotaiment yang nanti isinya tentang aku hamil sebelum menikah?! Tentu saja tidak!"

Siwon tak peduli. Dia memegang perut Kibum lagi.

"Di sini nanti, akan tumbuh anak-anakku. Jagoan-jagoan kita, penerus keluarga Tan. Mereka nanti akan tumbuh di sini, dan aku berjanji aku akan segera membuatnya begitu kita menikah."

Kibum menjitak pelan kepala Siwon. "Kau ini mesum sekali, kau tahu?" katanya kesal.

Siwon tertawa. "Tapi kau tetap mencintaiku, kan?"

Kibum tersenyum. "Selalu. Dan nanti jika anak-anak kita sudah ada, aku berjanji aku akan menjaga mereka sampai mereka lahir dengan sehat. Aku janji aku akan membesarkan mereka dengan baik agar mereka bisa menjadi penerus keluarga Tan yang sempurna."

Siwon mencium lembut bibir Kibum. "Aku mencintaimu, sangat mencintaimu."

"Aku lebih mencintaimu.

: HARD LIFE and LOVE :

Sungmin mendengus kesal. Untuk kesekian kalinya, Kyuhyun mengacuhkannya demi sebuah benda berwarna hitam yang bernama PSP itu.

Sungmin tidak pernah melarang Kyuhyun bermain PSP, tapi rasanya makin hari Kyuhyun semakin lengket dengan PSP nya dan melupakan Sungmin. Karena itulah Sungmin jadi kesal.

Apalagi sekarang, saat mereka sedang kencan, malah Kyuhyun sibuk bermain dengan PSP nya. Sungmin menatap iri pasangan-pasangan lain yang ada di sekitar mereka. Saat ini mereka sedang berada di sebuah restoran yang memiliki area outdoor yang ada di pinggir pantai. Mereka berdua sedang berada di Jeju.

Sungmin mendengus keras, lalu dia berdiri dan meninggalkan Kyuhyun. Dia tak mempedulikan Kyuhyun yang berseru memanggil namanya.

Sungmin melepas high heel nya lalu berlari. Kyuhyun di belakanganya berusaha mengejar Sungmin. Karena kecepatan Kyuhyun, dia berhasil menangkap Sungmin.

"Ada apa?" tanya Kyuhyun.

Sungmin memalingkan wajahnya. Dia menangis dan dia tak mau Kyuhyun melihatnya menangis.

"Ah, kau menangis?" tanya Kyuhyun lagi. "Oh, maafkan aku, Sungmin." Kyuhyun merengkuh Sungmin dalam pelukannya.

Sungmin menangis terisak dalam pelukan Kyuhyun. Kyuhyuh hanya diam sambil sesekali mengecek jam tangannya.

"Jangan menangis, sebentar lagi akan ada kejutan buatmu." Kata Kyuhyun.

Benar saja, kembang api langsung meluncur ke langit dan membentuk tulisan SARANGHAEYO TAN SUNGMIN. Semua orang yang ada di pinggir pantai langsung bertepuk tangan heboh melihatnya.

Sungmin tertawa bercampur menangis sekarang. Dia senang sekali karena diberi kejutan seindah ini.

"Aku sengaja mengacuhkanmu, tapi ternyata kau malah marah dan lari. Kau menghancurkan semua rencana romantisku." Gerutu Kyuhyun kesal.

Sungmin tertawa. "Salahmu sendiri. Kau selalu berselingkuh dengan benda laknat itu."

Kyuhyun mempererat pelukannya. "Tapi kan kau tahu, kalau aku hanya mencintaimu dan akan selalu mencintamu.

"Begitu pula aku."

Cup ~

END

MIANHAE JEONGMAL MIANHAE!

Maaf update nya lama, karena seminggu ini author sakit jadi gak ada passion buat nulis..

My Teacher Is My (Ex)Boyfriend kemungkinan di update nanti malam ya.

Dan ff abal ini pun berakhirlah sudah.. Maaf jika endingnya pendek karena bener-bener buntu ini otak.

FF ini udah selesai, dan semakin cepat diriku untuk hiatus...