Me: Ara! Prepare yourself! Your coming!
Ara: YAAAAAAAAAYYY! AKHIRNYA!
Aisha: jadi apa peran Ara?
Me: dia jadi sepupu jauh Raven :D
Raven: kenapa?
Me: Karena rambut kalian warnanya sama :D
Raven, Ara: =,=
Aren: what about me?
Me: owh tenang. Akan terjadi deja vu disini *evil smile*
Rena: jangan pasang muka itu... mana kantong muntahnya?
Raven: nih *ngasih kantong muntah*
Rena: Thanks... H-!*dan suara yang akan membuat anda mual tidak akan di tayangkan karena bisa membuat anda terkena osteokinesis (?) #penyakit apa itu? Well doesn't matter now*
Me: DAN! Sudah kupustuskan! Aku akan munculkan OC ku! *buka tirai*
Switch, Mirai: apaan?
Me: ya ini first debut kalian :D silahkan dinikmati :D
Switch: not interest
Mirai: Boring
Me: please... aku kasih cookies :3 *kingkong eyes*
Switch, Mirai: oke fine... *sigh* nyusahin nih anak (lha? Gue creator elo!)
Raven: seperti biasalah... balas riview. Tunggu dulu... Oi Switch!
Me, Switch: ape?
Raven: maksud gue yang ada OON nya dibelakang
Me: apean seh?
Raven: bayar berapa lu sama gua bales riview mulu?
Me: 1000
Raven: 1000 ED?!
Me: Rupiah
Raven: =,= yaudah saya bacain saja dengan ikhlas karena muka saya yang kiyut kiyut ini tidak boleh di kotori dengan dosa-dosa *lah terus siapa yang jadi sawan dan ngebunuh orang gak bersalah?*. ini balasannya:
Hospes: untuk jawaban chapter 5:Well tetot XP... kedua orang itu adalah! Jeng jeng jeng! Yang 1 Aisha Demonic Side. Yang satu lagi Cuma rahasia saya sama yang diatas XD! *tebar balon*. Untuk jawaban chapter 6: nope Cuma beberapa aja yang bisa make keduanya. This is it chapter 7 ala chef Raven si anak sawan (lho?). maksudnya SwitchON :D
xColorlessQueenx bisa disingkat jadi Au atau bisa dibilang nama lainnya Au atau- mphmhphm *disumpel*: YEAH! *high 2 setengah (karena high five sudah terlalu mainstream?)*. Ini sudah update :D. Dan saat memikirkan DAT POKER FACE. Saya langsung merinding... brrr. Ini dia chapter 7 :D
Kurogane Billy: UPDATE KILAT?! GAK MAU! NTAR DI SANTET GLEDEK! (emang bisa?) *disamber gledek*. Silahkan dinikmati menu spesial malam ini: Feita Highschool dengan saus Chapter 7 *ngiler sendiri*
Chung: langsung mulai ceritanya!
Ara: Sakra Devanam
Aren: Wild Blader
Switch: Sword of Aura
Mirai: Elemental Priest
Kalo mau tau detail Switch sama Mirai, silahkan lihat di profil saya :D
Feita Highschool: Newcomer
Raven POV:
"Raven! Cepatlah bangun! Ara sudah bersiap!", kata ayahku dari bawah. "ya ayah! Aku segera turun!", kataku dan langsung turun. Kami sarapan dalam keadaan hening. "ayah kami berangkat!", kataku dan berangkat sekolah bersama Ara.
Ara POV:
Saat sudah sampai di gerbang sekolah, posel Raven berbunyi. Dia angkat ponselnya dan setelah ia selesai berbicara dengan orang di ponsel itu, dia bilang dia ada urusan. Jadi dia meninggalkanku disini. Sendiri... Raven BAKAAA! Teriakku dalam hati karena kesal. Terpaksa aku harus mencari ruang guru sendiri. Huh... menyebalkan.
Aku tidak tahu jalan mana yang harus kutempuh. Dan tanpa sadar saat dibelokan aku menabrak seseorang. BRUK! "ugh... hey, kau tidak apa-apa?", kata orang yang kutabrak dan dia mengulurkan tanganya (N: Deja vu! YESSSSSS *gak penting*). "ugh... ya aku tidak apa-apa. Terima kasih", kataku dan tersenyum kepadanya. Dia memiliki rambut hitam dan mata biru. "um... ngomong-ngomong... sepertinya aku belum pernah melihatmu. Apa kau anak baru itu? Siapa amamu?", kata dia. "umm... ya aku anak baru, dan namaku Ara, salam kenal", kataku tersenyum dan mengulurkan tanganku untuk berjabat tangan denganya. "oh jadi kau anak baru itu? Kebetulan kau sekelas denganku. Namaku Aren salam kenal", katanya dan menerima jabatan tanganku. Seketika wajahku terasa panas. Kenapa ini?. Pikirku. "yasudah ku antar kau ke ruang guru", katanya. "baiklah terima kasih", kataku dan tersenyum.
Saat sampai di ruang guru, dia bilang dia akan langsung ke kelas. Aku dipanggil oleh seorang guru. "hey kau! Kau anak barukan? Kau di kelas 1-C. Ayo ikut aku ke kelas. Namaku Ms. Camilla. guru matematika. Kata Ms. Camilla dan kami langsung pergi ke kelas.
Saat sampai di kelas aku memperkenalkan diriku. "anak-anak... kalian sudah tau berita tentang anak baru itu kan? Nah ini dia. Silahkan perkenalkan dirimu", kata Ms. Camilla. "perkenalkan semuanya namaku Ara. Mohon bantuannya", kataku dan membungkuk. "baiklah Ara kau bisa duduk disana. Disamping Aren", kata Ms. Camilla. "hehe... lucky", kata Aren dan aku tertawa kecil. Di depanku duduk gadi berambut berwarna biru yang mencapai punggungnya yang sedang membaca sebuah buku. Dan disebelahnya duduk laki-laki berambut Hazel acak-acakan yang sedang tertidur. "baiklah anak-anak, kita mulai pelajarannya", kata Ms. Camilla. Aku mulai menyimak pelajaran Ms. Camilla.
Waktu istirahat tiba gadis yang duduk di depanku berbalik badan dan mengarah kepadaku. "hey namaku Mirai! Salam kenal!", katanya dan tersenyum padaku. "huuhh... sampai kapan kau akan selalu sok kenal begitu", kata laki-laki berambut Hazel. Mirai memukul kepalanya dengan keras. "perkenalkan dirimu baik-baik pada orang baru BAKA!", kata Mirai. "oh ya kau benar, namaku Suichi. Tapi orang-orang memanggilku Switch", kata laki-laki berambut Hazel. "salam kenal semuanya", kataku dan tersenyum.
Aren berdiri dari tempat duduknya dan hendak pergi. "Aren mau kemana kau?", tanyaku. "aku ingin ke kantin. Kalian mau ikut?", jawabnya. "tidak terima kasih aku sudah membawa bekal. Dan sekarang masalahnya aku harus mencari kakakku", kataku dan menghela nafas. "kakakmu? Siapa kakakmu?", tanya Switch. "Raven", kataku.
Diam sejenak... "RAVEN?!", kata mereka bertiga berbarengan. "hmm? Kalian terlihat terkejut. Memangnya kenapa dengan kakaku? Apa dia selalu melakukan hal yang buruk? Kalau iya akan kupatahkan tulangnya", kataku. "b-b-bukan tahan dulu Ara, kau salah paham. Raven itu pria paling populer di sekolah. Dia mempunyai wajah tampan, nilai yang bagus, dan tubuh yang sangat atletis!", kata Mirai dan mulai berfantasi. "ya baguslah itu bukan hal buruk. Jadi, dimana aku bisa menemukan kakakku?", tanyaku. "kurasa kakakmu dan teman-temannya ada di atap, aku sering melihat dia keatap. Ku antar kau. Kesana", kata Aren. "ummm... boleh kami ikut? Kami bosan", kata Switch. "tentu saja ayo", kataku dan kami pergi ke atap.
Chung POV:
"jadi ku sarankan untuk 3 hari kedepan ini, kita tidak usah ke He-", sebelum aku menyelesaikan kata-kataku, pintu atap terbuka. Dan keluar 4 orang. Siapa mereka? "Ara? Apa yang kau lakukan disini?" kata Raven. "kakak bodoh! Meniggalkanku sendiri di depan gerbang sekolah!", kata gadis yang dipanggil Ara itu. Diam sejenak. "KAKAK?!", teriak ku, Elsword, Aisha, dan Rena. "menarik", kata Eve dan melanjutkan mengunyah makan siangnya (N: still with DAT POKER FACE :v).
"hahaha, ya aku minta maaf. Oh ya teman-teman perkenalkan. Ini Ara. Sebenarnya dia sepupu jauhku. Tapi saat masih kecil kita sering main bersama sudah seperti kakak adik", jelas Raven. "oh ya Ara, perkenalkan ini teman-temanku", lanjut Raven. "hai! Namaku Rena!", kata gadis berambut hijau. "mamangu ewcow", kata laki-laki berambut merah dengan mulut pennuh dengan makanan. "apa katanya?", tanya Ara. "katanya 'namaku Elsword' dia memang 'agak' bodoh jadi maklumi saja. Namaku Aisha, salam kenal", kata gadis berambut ungu dan terseyum. "namaku Chung salam kenal. Dan gadis yang berambut silver itu namanya-" "Eve", omonganku dipotong oleh Eve.
"salam kenal semuanya ini teman-temanku. Mereka membantuku di sekolah saat kakak tidak ada", kata Ara dan memperkenalkan temannya. "namaku Aren, salam kenal senpai", kata laki-laki berambut hitam dan memiliki mata biru dan ia membungkuk. "namaku Suichi, tapi orang-orang memanggilku Switch", kata laki-laki berambut hazel dan mata hazel, dan sukses mendapat satu buah pukulan tepat di kepala oleh gadis berambut biru sepunggung dan mata biru aqua. "kau harus belajar tatak ramah Suichi. Oh ya, nama ku Mirai salam kenal senpai", kata gadis itu dan membungkuk. "pss... oi Elsword", kata ku berbisik. "hm? Apa Chung?", jawab Elsword berbisik. "apa kita harus memberitahu mereka tentang Henir Time Space?", tanyaku. "hmmm... kupikir jangan dulu. Kurasa waktunya belum tepat. Untuk sekarang kita tidak akan ke Henir Time Space dulu. Minggu depa kita akan beritahu mereka", kata Elsword. "baiklah", jawabku. Waktu istirahat berbeda dari biasanya. Sekarang waktu istirahat lebih dipenuhi dengan canda dan tawa.
Setelah pelajaran selesai, Eve bilang dia ada urusan jadi pulang lebih awal. kami berkumpul sebentar bersama Ara dan teman-temannya juga, hanya tidak ada Eve. "aku ingin memberitahu ini teman-teman", kataku memulai pembicaraan. "hari minggu nanti, adalah hari ulang tahun Eve", lanjutku. "jadi aku sudah menyiapkan semua rencananya matang-matang. Dan aku butuh bantuan kalian semua untuk menyelesaikannya", lanjutku. "jadi persiapkan kalian. Itu saja sekarang ayo pulang", kataku dan kami pulang.
Me: pendek ya?
Switch: sepertinya begitu
Me: =,=
Elsword: udah ah gue lagi males duel sama lu
Me: sama
Mirai: Riview ya pemirsa :3 *makan cookies*
