Enter the Night Kings

By : Skyking22. Regalia

.

.

.

Rated : T~M (For Mild Languange, Blood, Violence, and Adult contents.)

Genre : Sci-fi

Warn : Di chapter ini, untuk mengenang jasa beliau (Baca aja di bawah beliau itu siapa), saya khususkan chapter ini berkaitan dengan Agama Islam. Maaf kalo ada yang bukan beragama Islam.

Oh iya lupa Assalamualaikum .

.

.

Disclaimer : KHR! Bukan punya saya, melainkan milik Amano Akira.

Saya turut berduka atas meninggalnya salah satu Ulama terbesar kita, Almrh. Jefri Al Buchori, sumpah, meskipun saya nggak pernah liat secara langsung, tapi saya kadang dengerin ceramahnya di TV. Selain enak di dengar, beliau juga mengajarkan hal-hal yang baik namun secara santai. Bener, enak banget ceramahnya. Tapi, menurut saya sih... Buat para Reader ato semualah, cepat-cepat tobat ya. Saya juga susah banget buat tobat gak gambar Ecchi #PLAK.

.

Don't like Science? Then don't read!

.

.

.

Kedua mata lelaki berambut biru gelap tersebut masih tertutup, membuktikan bahwa dirinya masih tidur. Agito Wanijima, karena terlalu kelelahan bertarung dengan Hibari kemarin, membuat anak remaja laki-laki tersebut kelelahan dan menibulkan banyak luka dan goresan di tubuhnya.

"SAHUUUUUUUUUUR! SAHUUUUR!"

Agito tersentak mendengar suara Ikki yang berteriak sambil membunyikan bedug di masjid dekat rumahnya. Udah mukulnya kenceng, pake Toa lagi.

"ADUUUUUHHH! BERISIK BANGET SIH!"Agito segera berlari keluar rumahnya dan menuju Masjid di sebelah rumahnya sambil ngelemparin Ikki dengan bantal.

"Aduh!"Ikki mengerang kesakitan, ia lalu menoleh ke arah Agito. Dilihat muka saingannya tersebut masih dipenuhi dengan iler(?).

"Berisik banget tahu!"Agito menjerit, "Kau tahu gak aku lagi tidur?!"

"Agito! Kau lupa ya?! Kau janji bakal puasa bersamaku hari ini!"Ikki melotot.

"Hah?"Agito mengerjapkan matanya, lalu teringat, "Oh iya! Lupa! Ya udah, emang kita ada makanan buat sahur?"

"Ada lah!"Ikki senyum-senyum najong, "Nih! Lihat!"Mata Agito terbelalak ketika melihat di belakang Ikki terdapat banyak makanan. Sashimi, Onigiri, Sambel terasi.. (Loh?)

"Woo! Hebat banget kau! Dapet dari mana?"

"Ssst! Jangan beritahu siapa-siapa ya!"Ikki ngedipin satu mata layaknya kaisar bencong di Blok M, "Aku nyolong dari rumah Hibari!"

"Hoh!"

.

.

.

"Ngomong-ngomong..."Ikki bertanya ketika mereka sedang berjalan-jalan di Kota Namimori pada jam setengah tujuh pagi, "Kenapa kau niat puasa hari ini?"

"Ng..? Nggak tahu deh.."

"Mau ganti yang kemaren ya?"

Ikki ditabok, "Gila lu, lu kira gue mens apa yak. Gue cowo."

"Sori, sori."

Seketika, ada seorang gadis yang memakai seragam Namimori dengan rok di atas paha yang sangat pendek tentunya, lewat di sebelah Agito dengan naik motor.

"Gile."Agito berkata ketika gadis itu pergi, "Pahe-Pahe klimaks bro."

"Hah? Apaan tuh pahe-pahe klimaks?"

"Paha-Paha klimaks, ego."Agito menghela nafas, "Kalo ada remaja cewe naik motor, trus roknya di keatasin gitu kan paha-nya keliatan, nah itu namanya Pahe-Pahe klimaks."Agito mendesah lagi, "Gila! Si Hibari ternyata mesum juga ya! Netapin peraturan yang bikin semua murid perempuan disana pake rok sependek itu!"

"Oh.. Iya..."Ikki manggut-manggut, sebenarnya dalam ati dia bilang begini : Lah di Jepang kan emang make rok-nya gitu dari jaman kapan tau.. Hmm.. Ternyata Agito orangnya jadul banget ya...

Ikki lalu memunculkan ide, "Oh! Gimana kalo begini! Kita usul ama Hibari aja!"

"HAH?!"

.

.

.

"Kalian lagi."Seru Hibari ketika melihat Agito dan Ikki yang berdiri di depan meja sang prefek, "Mau apa kalian, para herbivora?"

"Fu-"

"Hush Agito!"Ikki mencubit bibir Agito, "Lagi puasa juga! Jaga omongan!"

"Cih..."

"Begini loh, Hibari. Jadi, kita mau ngusulin buat murid-murid perempuan Namimori biar pake rok-nya agak panjangan dikit.."Kata Ikki langsung to the point.

"Hnnn..."Hibari menyeringai, mungkin kalo Author ada disitu, Author bakal nabok Hibari pake pisau ginsu.

"Jadi..?"

"Memangnya kenapa kalian punya usul seperti itu?"

Agito ama Ikki diem. Tapi, Agito tiba-tiba menyela.

"Kami, orang islam (?), mungkin kau tidak mengetahuinya, tapi di dalam kitab suci kami yaitu Al-Quran, terdapat ayat yang membicarakan tentang aurat manusia pada Surah An-Nahl ayat 14.."

Ikki nangis, bukan nangis terharu, melainkan nangis karena kegoblokan Agito yang kelewat batas. Agito! Itu mah bukan tentang aurat, tapi tentang penyembelihan hewan, bego!

"Hmmm..."Hibari sok ngerti, padahal berhasil di tipu daya dengan kegoblokan Agito, "Kalian boleh juga jadi guru Agama disini.. Kalau begitu, usul kalian akan kuterima apabila kalian dapat mengajari apa saja terhadap 3 anak bermasalah disini..."

"Mukuro, Gokudera dan Yamamoto..."

.

.

.

Agito dan Ikki hanya bengong ketika melihat 3 berandalan kelas Namimori di depan mereka. Mukuro, dengan muka mesum sekaligus rambut nanas, Gokudera, dengan rambut berwarna putih yang mungkin udah ubanan kali ye?, Yamamoto kayaknya yang paling normal disini.

"O-Oke semua.."Agito memulai pelajaran, "Kami berdua akan mengajari kalian semua. Jadi, kami akan memberikan beberapa pertanyaan pada kalian.."

"Kufufufufu..."

"Cih!"

"Hahahahahhaa..."

Respons yang sungguh tidak bisa dipungkiri.

"Oke! Pertama, kau Yamamoto! Karena kau termasuk ranking paling bawah disini!"Ikki mengelus-ngelus dagunya yang botak licin, "Pertanyaannya sangat gampang! Tapi perlu pemikiran lama! Hanya 1 pertanyaan!"

"Baik!"

"Kau lebih suka Haru-chan atau Chrome-chan?!"

"APA?!"

"JAWAB!"

"Uh..."Yamamoto tertawa-tawa kecil, "Kurasa.. Haru-chan lebih menyenangkan..."

"APA?!"Gokudera marah, bukan gara-gara Mukuro terus ngelemparin dia kotak susu, tapi marah karena Haru-nya diambil sama Yamamoto.

"DUDUK!"

"TAPI-"

"Kau lulus, Yamamoto! Sekarang giliran Gokudera! Oh ya, kau bisa keluar sekarang, Yamamoto."

"ASIIIK! GUE SUKA GAYA LO!"

.

.

.

"Apa-apaan tuh?! Pertanyaan gak bermutu! Cih!"

"Okeee...! Sekarang kau Gokudera!"Agito lalu membuka lembar pertanyaannya, "Apa mahluk hidup terkuat bila seukuran dengan manusia?"

"Fuh! Gampang!"Gokudera tertawa sinis, "Palingan hanya macan atau-"

"SALAH!"

"APA?!"

"Makanya otakmu kayak octopus sih..!"

"Apa kau bilang?!"

"Jawabannya adalah laba-laba.."

"Apa? Kenapa?! Bagaimana bisa hewan sekecil itu bisa-"

"Tentu saja bisa."

Agito menjelaskan, "Karena Laba-laba termasuk hewan yang memiliki Eksoskeleton yang kuat, gerakan yang lincah, bentuk tubuh yang berkemampuan tinggi serta kemampuan khusus seperti benang dan racun.."

Ikki melanjutkan, "Di antara mahluk Avertebrata yang memonopoli tingkat atas pun, Laba-Laba disebut sebagai predator terkuat di muka bumi dengan keunggulannya yang menonjol.."

"Aku masih tidak mengerti!"

"Lagipula, laba-laba juga termasuk hewan yang mandiri kan..?"Agito menyeringai, "Pada saat anak laba-laba dilahirkan, mereka akan dikejar oleh induk mereka, dan karena itulah, mereka harus berlari cepat sebelum induk mereka memangsa mereka.."

"Itu termasuk pertahanan diri dan kasih sayang orangtua looh.."Ikki tersenyum, "Mereka tidak mau anak-anak mereka menjadi lemah karena akan dimangsa oleh mahluk lainnya.."

"SIAAALL!"Gokudera menggebrak meja, menyadari kesalahannya.

"Baik, tinggal kau ya,Mukuro?"

"Kufufufufuu.."

"Huuh! Benci aku melihat mukamu!"Agito mendecakkan lidahnya, "Baiklah, akan kuberi pertanyaan yang sangat susah padamu! Silahkan dipilih..."

"Tenang saja~ Tenang saja~"

"Pertanyaannya adalah :

Apakah kamu adalah orang yang sangat jelek?

A. Ya, benar sekali.

B. Mengikuti Jawaban A.

C. Follow dong jawaban B!

D. Semuanya benar.

Mukuro sweatdropped.

.

.

.

Thanks for all reviews! Sorry for the late update! I'm nothing without my readers.. So, the last, Arigatou Gozaimasuuu~