Warning : ooc, yaoi , crack pair
Rated : T
Pairing : SiwonxKyuhyun
WK
"Ini gila…" Gumam Kyuhyun yang tengah berjalan dengan cepat menuju atap sekolah. 'Guru itu gila, kemarin ia menghinaku sekarang ia ingin menjadi kekasihku'
"Kyuhyun –ah tunggu!" Kyuhyun berhenti berjalan ketika ia mendengar Donghae memanggilnya, ia menghela napas dan berbalik badan.
"Apa? Jangan berbicara tentang seonsaengnim gila itu !" Perintah Kyuhyun kesal, Donghae menggeleng lalu menepuk pundak Kyuhyun.
"Kau belum mendengar penjelasan kami Kyu, kau—"
"Aku tidak mau mendengar penjelasan kalian tentang makhluk bodoh bernama Veela itu" Umpat Kyuhyun lalu buru – buru berjalan menuju atap sekolah.
"Tapi Kyu—" Kyuhyun tak menghiraukan Donghae dan terus berjalan.
"Cho Kyuhyun, kau itu bodoh sekali"
WK
Kyuhyun menatap lingkungan sekolahnya dari atap, sekarang ia hanya berharap bahwa semua ini hanyalah mimpi buruk.
Kyuhyun menampar pipi –nya "Bangun kau pemalas, Cho Kyuhyun!" Ia menggeleng.
"ini pasti mimpi, mustahil seonsaengnim ingin menjadi kekasihku. Dia gila, benar – benar gila" gumam Kyuhyun sambil berjalan mondar - mandir tak karuan.
"Kau membuatku pusing" Kyuhyun tersentak lalu cepat berbalik kearah pintu atap, ia melihat seseorang tengah tersenyum padanya.
"Seon… Seonsaengnim?" Wajah Kyuhyun seketika pucat, mau apa dia kemari.
"Penglihatan yang jelas, Kyuhyun –ah" Ejek Siwon namun kali ini berbeda, suaranya begitu lembut dan merubah suffix –ssi menjadi –ah.
"A.. Apa yang kau lakukan disini? Mengapa kau memanggilku Kyuhyun –ah? Siapa yang mengizinkanmu memanggilku seperti itu? Dan—"
"Tenanglah, Aku bingung mengapa kau tidak banyak bertanya tentang Fisika saat aku dikelas, sedangkan disini kau bertanya seperti kereta yang tiada hentinya, tidak seperti Sungmin –ssi" Lagi – lagi Siwon mengejek Kyuhyun, dan kali ini cukup membuat Kyuhyun kesal.
"Kalau begitu mengapa kau tidak memilih Sungmin sebagai pasangan Veela –mu, seon-saeng-nim?" Kyuhyun membalikan badannya menatap lingkungan sekolahnya yang cukup indah jika dilihat dari atap sekolah.
Kyuhyun mendengar tawaan pelan dari Siwon, ia mendengus kesal.
'apa sih yang ia tertawakan?' Pikir Kyuhyun.
Tiba – tiba ia merasakan sebuah tangan melingkar dipinggangnya dan ia merasakan hembusan napas ditengkuknya, benar – benar nyaman.
'tunggu! Nyaman? Apakah aku baru saja mengucapkan nyaman? Ini benar – benar gila!' Kyuhyun menggelengkan kepalanya dan berusaha melepaskan pelukan Siwon pada tubuhnya, namun itu semua sia – sia.
"A… Apa yang kau lakukan? Lepaskan!" Perintah Kyuhyun sambil menggeliat berusaha agar ia terlepas dari pelukan Siwon.
"Aku memelukmu, kau tau? Kau begitu menggemaskan ketika kau cemburu." Bisik Siwon tepat ditelinga –nya, Kyuhyun bergidik merasakan napas Siwon menghembus telinganya.
"Ce.. Cemburu? Aku cemburu? Yang benar saja" Kyuhyun mengelak dengan apa yang diucapkan oleh gurunya yang mungkin sebentar lagi menjadi kekasihnya?
"Kau cemburu aku memuji Sungmin –ssi, kan? Tenang, cinta, Aku hanya akan menyayangimu dan tidak ada orang lain." Ucap Siwon, Kyuhyun membulatkan matanya. 'CINTA? SAYANG?' Kyuhyun menghentakan kakinya kesal karena tingkah gurunya yang semakin gila, Kyuhyun memutuskan untuk menendang anggota vital yang berada diselangkangan gurunya itu.
"AWW!" Teriak Siwon lalu dengan refleks memegang organ pentingnya itu yang tentu saja melepaskan Kyuhyun dari pelukannya, Kyuhyun tertawa puas.
"Jangan sekali lagi kau memanggilku CINTA dan aku tidak peduli kau akan menyayangi siapa!" Ucap Kyuhyun penuh penekanan, ia buru – buru berjalan meninggalkan Siwon tapi tiba – tiba langkahnya terhenti dan ia –pun berbalik menghadap Siwon.
"Dan aku tidak dan tidak akan pernah cemburu, ingat itu kau ahjussi mesum!"
Kyuhyun membanting pintu atap, meninggalkan Siwon yang masih merasa kesakitan karena tendangan Kyuhyun yang bisa dibilang cukup keras.
"Ketika marah ia benar – benar seperti anak kucing yang mencoba menjadi harimau" Siwon tertawa dan sedikit meringis, lalu berjalan meninggalkan atap menuju ruangannya.
WK
Bel pulang sekolah berbunyi, anak – anak segera berpergian keluar kelas untuk meninggalkan sekolah, tetapi tidak dengan Kyuhyun, Donghae dan Sungmin.
"Kyu, apakah sesuatu telah terjadi saat di atap?" Tanya Sungmin yang kini duduk dikursi tepat didepan meja Kyuhyun dan Donghae.
Kyuhyun mengangguk "Guru itu gila! Dia memanggilku 'cinta', dan mengatakan agar aku tidak usah khawatir karena dia hanya akan menyayangiku." Umpat Kyuhyun sambil memukul – mukul meja, beberapa detik kemudian ia mengelus tangan –nya karena kesakitan.
"Kau banyak bertingkah…" Ejek Donghae disampingnya, Sungmin tertawa dan Kyuhyun mendengus lalu menatap Sungmin yang sudah mulai mengontrol dirinya untuk berhenti tertawa.
"Ehm… Kyu, maukah kau mendengar penjelasan kami?" Tanya Sungmin, ia tidak mau kejadian saat istirahat terulang lagi.
"Baiklah, akan aku dengarkan" Jawab Kyuhyun.
"Kyu, kau tidak bisa menghindar dari Siwon - seonsaengnim" Ucap Sungmin, Kyuhyun menggeleng.
"Tidak mungkin, aku pasti bisa menghindar dari ahjussi mesum itu!" Geram Kyuhyun, Donghae tertawa pelan.
"Kau adalah seorang tunduk, Cho Kyuhyun." Kyuhyun menyerngit lalu menatap Donghae, Donghae mendengus karena ia tau Kyuhyun tidak mengerti dengan apa yang ia ucapkan.
"Kenapa kau bisa bodoh seperti ini sih?" Tanya Donghae kesal, Kyuhyun menatap Donghae tajam. Tentu saja Donghae tidak melihatnya karena sedang melirik Sungmin yang tengah menggeleng gemas dengan tingkah kedua sahabatnya ini.
"Kyu, ada dominan dan tunduk dalam hubungan Veela. Biasanya Veela itu sendiri yang menjadi dominan dan pasangannya menjadi tunduk." Jelas Sungmin, dan lagi – lagi Kyuhyun menyerngit.
"Dominan adalah seme dan tunduk adalah uke." Jelas Donghae yang dijawab oleh anggukan Kyuhyun, Donghae menghela napas.
"Kau Sungmin, jelaskan kepada dia bahasa yang mudah dimengerti oleh otak udang –nya" Lanjut Donghae, Kyuhyun melempar buku tebal ke kepala Donghae dan Sungmin lagi – lagi terawa dengan tingkah kedua sahabatnya.
"Kau Lee Donghae berhenti mengoceh seperti ikan dan Kau Lee Sungmin jelaskan aku tentang makhluk bodoh bernama Veela itu." Sekarang giliran Donghae yang menyerngit setelah mendengar apa yang Kyuhyun perintahkan kepadanya.
"Aku baru tau ikan mengoceh. Sudah berapa lama kau tinggal di laut, Kyu?" setelah bertanya lagi – lagi Donghae mendapat lemparan buku sebagai jawabannya.
"Kau masih belum menjadi miliknya, Kyu. Pasti diluar sana banyak Veela yang akan memburumu." Jelas Sungmin, Kyuhyun –pun mengangguk sambil bergidik 'Diburu satu Veela saja sudah begitu mengerikan, gimana diburu oleh banyak Veela' Pikir Kyuhyun.
"Lalu bagaimana agar aku bisa menjadi milik ahjussi mesum itu?" Tanya Kyuhyun penasaran, Sungmin mengangkat satu alisnya heran.
"Sudah kuduga, Kyuhyun sudah mulai menyukai Siwon – Seonsaengnim!" Kata Donghae dengan suara yang cukup keras. Kyuhyun sudah mulai mengangkat kursi –nya setelah mendengar apa yang Donghae katakan, Donghae mundur beberapa langkah menjauh dari Angry Kyuhyun "Wow wow.. Aku akan diam jika kau meletakan kembali kursi itu diposisi awalnya, ok?" Ucap Donghae takut, Kyuhyun membanting kursi lalu duduk kembali.
"Kau akan menjadi miliknya jika kau telah—"
"Sungmin –ssi" Sungmin, Kyuhyun dan Donghae cepat – cepat menghadap pintu kelas mereka. Kyuhyun untuk kesekian kalinya menghela napas.
"Kau ahjussi mesum! Apa yang kau lakukan disini? Pergi!" Usir Kyuhyun, Siwon menggeleng lalu menghampiri 3 orang muridnya itu.
"Sungmin –ssi saya menghargai kecerdasan anda, tapi bisakah kau tidak mengatakan apapun tentang Veela kepada Kyuhyun –ku" Sungmin menundukan kepalanya, Kyuhyun menatap Siwon kesal.
"Apa hakmu melarang Sungmin menceritakan tentang Veela kepadaku?" Tanya Kyuhyun geram, ia mengepalkan kedua tanganya.
"Kyuhyun, sayangku. Ada saatnya kau mengetahui tentang Veela dan aku yang akan memberi taumu secara langsung" Jelas Siwon dengan halus, Kyuhyun meludah dengan panggilan 'manis' dari Siwon.
"Berhenti memanggilku 'Kyuhyun –ku, Sayangku, dan Cintaku'!" Kata Kyuhyun kesal, jika ia seorang naga sekarang ia telah mengeluarkan api dari mulutnya.
Siwon menggeleng "Ayo kita pulang" Siwon menggandeng tangan Kyuhyun tanpa menghiraukan ucapan Kyuhyun sebelumnya.
Tentu saja Kyuhyun langsung melepaskan tangan Siwon "Kau bukan orang tuaku yang bisa seenaknya saja menyuruhku pulang!" Kyuhyun menggertakan giginya kesal, Siwon tertawa pelan.
"Aku bukan orang tuamu, tapi aku pasanganmu cinta" Jawab Siwon, Kyuhyun membulatkan matanya lalu menatap Sungmin dan Donghae.
"Terima saja Kyu, kau harus menerimanya. Percaya padaku" Bisik Donghae yang duduk tepat disampingnya, kali ini entah mengapa ada dorongan dari batinnya untuk mengikuti saran Donghae.
"Baiklah, kali ini aku akan mengikuti saranmu. Tapi kalian tetap berhutang penjelasan kepadaku" Ucap Kyuhyun kepada Donghae dan Sungmin, mereka berdua tentu saja menganggukan kepala sebagai jawabanya.
"Ayo kita pulang Kyuhyun –ah" Ajak Siwon sekali lagi lalu berjalan keluar kelas sambil menggenggam tangan Kyuhyun yang kini mengikutinya dibelakang.
Kyuhyun mendesah pelan, tangan gurunya ini terasa begitu hangat dan ia menginginkan lebih, mungkin pelukan Siwon? Tiba – tiba ia menggeleng dengan sedikit blush diwajahnya.
'Apa yang kau pikirkan Cho Kyuhyun? Kau membencinya! Kau tidak menginginkan pelukannya!'
Tanpa Kyuhyun sadari, Siwon menatap Kyuhyun gemas. Ia tau persis apa yang sedang pasangan kecilnya ini pikirkan.
Siwon berhenti berjalan dan melepaskan tangan Kyuhyun, lalu Siwon duduk dikursi koridor sekolah sembari merentangkan kedua tangannya.
"Kemarilah cinta…"Kata Siwon mengisyaratkan Kyuhyun untuk memeluknya.
Kyuhyun menengok-kan kepalanya kekiri, ia tidak berani menatap Siwon dengan wajah merahnya. Sebenarnya ia lebih takut dengan reaksi Siwon ketika mengetahui mukanya merah karena pikiran cabul yang tadi Kyuhyun pikirkan.
"Kemarilah.. Aku tau apa yang kau pikirkan dan kau tak usah malu kepadaku, Sayang" Ucap Siwon lembut. Batin Kyuhyun mendorong dia untuk melangkahkan kakinya menuju pelukan Siwon, namun pikirannya yang masih bisa berpikir secara rasional tentu saja menolaknya.
'Aku memeluk ahjussi mesum? Hell no!' Pikir Kyuhyun lalu ia menggeleng. Siwon tertawa pelan, gemas dengan tingkah pasangan kecilnya itu.
"Kemarilah…" Bujuk Siwon sekali lagi, dan sepertinya batin Kyuhyun menang untuk kedua kalinya. Kyuhyun berjalan pelan sambil mengutuk batin gilanya menuju Siwon dan memeluknya. Kyuhyun menghirup aroma Siwon yang sangat membuatnya nyaman, ia tidak ingin melepaskan pelukannya.
Siwon tersenyum ketika merasakan Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya terhadap Siwon dan ia merasakan hidung kyuhyun berada ditengkuknya. Siwon mengeratkan pelukannya terhadap Kyuhyun lalu berbisik pelan "Aku mencintaimu, pasangan kecilku"
WK
Wow 2 chapter dengan 30 review? Dapatkah saya mendapatkan 100 review untuk ff ini hehehe…
For me it's amazing! I wanna say thanks to you all who do wrote review, thanks for your supports^^ I really am appreciate that.
For the ones who being silent reader, would you mind to review please?^^
