DF!
Disclaimer : Naruto milik Masashi Kishimoto
Cerita ini hanya untuk hiburan semata. Tidak ada keuntungan komersial yang kami dapat dari membuat cerita ini.
Genre : parody/ friendship
Rated : T
Chapter 14.
FACE
.
.
.
Di sebuah toko topeng, Sakura dan Ino tengah menimbang-nimbang hendak memilih topeng hewan yang mana yang akan mereka gunakan di pesta ulang tahun Godaime Hokage yang bertema 'Pesta Topeng'. Keduanya sibuk mencoba, melepaskan, mencoba, melepaskan, mencoba, melepaskan, mencoba, melepaskan, mencoba, melepaskan topeng demi topeng yang ada di toko itu hingga sang penjaga toko yang semula hobi mengintil mereka pun menyerah dan kembali ke konter tempat ia berjaga seharusnya.
"Gimana dengan topeng yang ini, Ino?"
Ino mengangkat bahu mendengar pertanyaan temannya. Ia sendiri pun tengah kebingungan menentukan topeng mana yang akan ia beli. Saat ia tengah menatap pantulan dirinya sendiri di cermin, mendadak Ino seolah teringat sesuatu.
"Eh, Sakura, melihat diriku yang ditutupi topeng seperti ini, aku jadi teringat …." Ino terdiam mendadak—membuat Sakura kepo mendadak.
"Teringat apa?"
"Teringat bahwa banyak orang yang memilih menyembunyikan wajah mereka di balik topeng." Ino melepaskan topengnya dan menatap Sakura dengan wajah serius. "Berpura-pura baik padahal itu hanya untuk menutupi kebencian yang mereka sembunyikan."
Alis Sakura mengernyit. Pembicaraan serius semacam ini sudah lama tidak mereka lakukan.
"Bermuka dua?" tanya Sakura memastikan. Ino mengangguk. "Ini tentang apa, sih?" tanya Sakura lebih lanjut.
Ino menjawab, "Yah, itu, lho, Sakura … tentang orang yang berpura-pura baik di hadapanmu, tapi menjelek-jelekkanmu di belakang."
"Hah?"
"Orang itu, yang sering memuji penampilanmu, yang sering berpura-pura mengiyakan semua perkataanmu, berpura-pura setuju dengan semua pendapatmu padahal di belakangmu ia menyindirmu, menjelek-jelekkan seleramu ….'
Sakura mengangkat alis lebih tinggi—makin kebingungan.
"Itu, lho, yang itu!"
Sakura seolah mendapat ilham. Ia menepuk tangannya.
"Oh, yang itu!"
"Iya, iya, yang itu!" ujar Ino sambil menunjuk Sakura.
Keduanya saling bertatapan dan kemudian tertawa garing sambil mengangguk-angguk.
"Ya, ya, yang itu."
"Ya sudahlah, ya, biarkan yang itu berkreasi …. Nah, ngomong-ngomong, menurutmu topeng mana yang cocok untukku?"
Dan keduanya pun kembali berkutat dengan topeng-topeng di hadapan mereka tanpa memedulikan semua orang yang sudah dibuat penasaran dengan ucapan mereka.
…
Problem?
***chapter 14. Owari***
Eh, tambahin dua chapter lagi deh, sebelum complete. :3
Selamat membaca!
Arigatou,
Devil Foxie
