Pertama-tama mian updatenya gak sekilat kemaren. Jujur aja sebenernya author publish nih ff masih tengah-tengah ulangan loh, sekarang aja masih ulangan. jadi mohon pengertiannya and keep reading ^^.

Maaf juga buat chap 2 buanyak banget typo. *bow* diusahain nih chap lebiiih baguss ^^

Balasan review kemarin :

Jaylyn Rui : Iya typonya banyak banget.. jadi maluu. Ini udah lanjut ne?

WulannS : Disini saya emang buat kkamjong agak gila#gubrak. Nee udah di lanjut^^

Adinda : Iya emang masih kaku, jujur aja saya bingung milih kata-kata hehe. Makasih udah suka, keep reading ne?

DianaSangadji : Waaah kalo kesweet-an nannti malah diabetes nih! Bahaya dong#plaak

zhiewon189 : huehehehe kai disini emang gesit. Kaya sabun(?) hehe mian updatenya gak sekilat yang kemarin^^

kyungieee : Musuhan atau enggak yaaa? Kasi tau gak yaaa? Patengin aja kelanjutannya ne? Niar lebih menarik hehe. Ne ini udah lanjut ^^

SiDer Tobat : author aja gak nyangka si Kai bisa jadi kayak gitu#plakk.

Tania3424 : Jujur aja nih author masih bingung LayHo mau disebelah mana. Tapi insyaAllah author masukin SuLay/LayHo oke?. Kai emang modus banget tuh!

ajib4ff : Sebenarnya sih bukan perang, hanya memperebutkan sesuatuu yang begitu berharga. Chanbaek itu manusia disini, baru KaiSoo yang wolf. Makasih buat doanya, keep redaing yaa^^

jenny : Author udah bukan ceria lagi, bisa dibilang rada GILA!#plakk. Mreka musuhan atau enggak liat kelanjutannya yaaw hehe^^

Minki 'Light Pearl' Kim : HEY YOU! PARK CHANYEOL IS MINE! But, THANK YOU BABE!—" makasih banyak sarannya, jadi chap selanjutnya saya akan lebih memerhatikan kalimat yang saya tulis^^. Kai pervert itu kan cocok banget dengan wajahnya itu loh yang errrr. Iya aku tetep nulis kok JO*eh?

Parkjc : taoris ya? Di chap ini mreka udah mulai author bawa. Typonya emang banyak. Keep reading ne?

Brigitta Bukan Brigittiw : emang bakalan ada peseteruan antar wolf ^^ haha disini saya emang buat kai berubah drastis pas ketemu D.O. gomawo udah baca ne?

siscaMinstalove : di chap ini author udah mulai serius kok mereka Cuma calon pemimpin dari white wolf dan black wolf. Hehe kalo warna kulit sih kebetulan kali#digamparKai. Disini HunHan dan TaoRis emang belum terlalu banyak dan belum jelas amat. Keep reading ne?

Cast : KaiSoo and the other couple~~~.

Warning : OOC, YAOI, BL and Typo(s)

Dislaimer : Kai milik D.O dan D.O milik saya dan Kai.

Happy reading^^

Sesampainya Kai dirumah, ia langsung disambut oleh maidnya yang setia menunggu perintah atau permintaan dari sang tuan. Kai yang merasa jengah diekori oleh dongwoon ia pun mengibaskan tangannya tanda 'mengusir' secara halus.

Ayahnya yang melihatnya memasuki ruang tamu langsung menyambutnya. "Kau sudah pulang? Ada yang ingin kubicarakan denganmu"sahutnya.

Mendengar ayahnya yang berbasa-basi kai langsung menyahutinya dengan wajah jengah. "Langsung saja, setauku Ayah tidak suka bertele-tele".

"huh. Kau ini tidak sopan sekali dengan Ayahmu sendiri kkamjong-ah" sekarang wanita yang menjemput Kai angkat bicara.

Merasa dikritik Kai pun kesal. "Dan kau Jessica ahjuma kenapa kau kemari? Merusak pemandangan saja" sahutnya dengan wajah mengejek.

Jessica yang merasa dicemoohkan, sekarng telah siap melawan kai dengan menerjangnya, namun terhenti dengan bentakan dari Appa Kai yang merasa tak dianggap.

"-APA KALIAN INGIN SAYA BUNUH SEKARANG HUH?" ucap Hankyung dengan mata birunya yang sudah dipenuhi dengan amarah.

Keadaan langsung sunyi. Kai maupun Jessica hanya mengatupkan mulut mereka rapat-rapat karena benar-benar takut akan dimangsa oleh Hankyung.

"Ini tentang The Moon kristal. Kai, kau harus dengar ini baik-baik. Karena aku ingin kau turun tangan dalam mencarinya. Ini sudah waktunya, kau suda dewasa sekarang." Ucap Hankyung pada anak semata wayangnya.

"Aku sudah pernah bilang Appa! Aku belum tertarik dengan kristal konyol it-"

"JAGA MULUTMU KKAMJONG!" tiba-tiba Jessica memotong kalimat Kai, dan melanjutkannya kembali. "Kau tidak tau kekuatan seperti apa yang terdapat dalam kristal tersebut. Kita harus mendapatkannya sebelum kristal itu dipersalahgunakan oleh white wolf."

"Aku tidak peduli itu." Respon kai dengan wajah datar. Eomma Heechul yang baru saja memasuki ruang tamu hanya menggeleng melihat respon anaknya. Seakan ia tau apa yang sedang dibicarakan.

Appanya yang melihat respon anaknya hanya menghela nafas panjang. Sudah ia duga akan seperti ini, ia tau bagaimana sifat anaknya yang keras kepala. Jadi ia membiarkan Kai yang meninggalkan ruang tamu dan mulaimenaiki tangga.

"oo iya. Appa! Eomma! Aku sudah punya calon ISTRI" pekik Kai dan melanjutkan menaiki anak tangga satu-persatu, namun lebih cepat.

"Apa-apaan dia itu? Masih bersekolah saja sudah berani berkata seperti itu. Dia sama sepertimu hankyung oppa." Jessica memincingkan sebelah alisnya.

Yang dikaatai hanya tersenyum melihat tingkah anaknya yang sedang kasmaran. Sementara heechul eomma hanya geleng-geleng gak jelas.

The Wolf

"Aku pulang" seru D.O setelah memasuki rumahnya, wajahnya masih agak lelah karena jarak halte bus lumayan jauh dari rumahnya yang bisa dibilang terpencil.

"Kau sudah pulang sayang? Bagaimana sekolahmu?" tanya jaejoong selaku eommanya D.O.

"yah, biasa aja eomma. Tapi, ada namja aneh dikelas loh!" seru D.O. yang spertinya antusias ingin mnceritakan kisahnya.

"oo ya? Aneh bagaimana? Kau sudah punya teman baru?" ucap sang eomma tak kalah antusisas meladeni anaknya, sambil mengiring D.O untuk duduk di sofa ruang tamu.

"udah punya kok. Namanya Baekhyun, kalau namja aneh namanya Kai. Dia tadi bilang sama aku kalau dia mau macarin aku eomma! Aneh kan?" jelas D.O panjang lebar nan polos namun diakhiri degan blushing.

"Uaaaah tampan enggak? Tapi aneh gitu, kayaknya Kyungsoo eomma suka kok! Lihat aja nih" goda jaejoong pada anaknya yang direspon senyam senyum malu oleh D.O.

Namun mereka mengalihkan pandangan mereka pada pintu yang terbuka dan melihat Yunho beserta dua orang lain yang mengikutinya.

"Appa!" seru D.O manja dan menghambur ke arah sang Appa.

"Eo? Kau teman dari pacarnya Park Chanyeol bukan? Temanmu yang agak pendek itu!" seru salah satu dari dua orang yang ikut dengan yunho tadi.

Merasa bahwa namanya di sebut D.O hanya cengo. "ne aku Kyungsoo. eung.. temanku yang kau maksud itu Baekhyun? Tapi kau siapa?" tanya D.O balik.

"aku Oh Sehun. Teman Park Chanyeol." Ucapnya sumringah. Mendengar hal tersebut Yunho langsung heboh! "dan yang ini adalah TAO" ucapnnya memperkenalkan namja yang satu lagi. Namja yang dikenalkan hanya tersenyum kearah D.O.

"WAH! Jika kalian bersekolah di tempat yang sama itu sangat bagus! Sehun, kau dapat menjaga Kyungsoo disana kan?" ucapnya lalu beralih dengan D.O. "Kau juga bisa belajar tentang mempertahankan diri bersama Sehun dan Tao. Pengalamannya lumayan bagus. Sebenarnya ia adalah bagian dari white wolf kau mengerti? Mulai sekarang kau harus berjaga-jaga untuk sesuatu yang mungkin terjadi kapanpun." Jelas Yunho panjang lebar sembari mengelus surai itam anaknya. D.O hanya memandangi Appanya seakan ia paham tentang semua ini.

Jaejoong pun mendekati D.O dan memeluknya. "Sebenarnya kami tidak ingin melibatkanmu sayang~."

"Aku tau eomma, aku mengerti keadaan ini. Aku akan membantu kalian" ucapnya sambil mengelus punggung ibunya. Setelah melepas pelukannya, ia beralih pada Sehun dan Tao.

"jadi kalian White Wolf juga? Jad mulai kapan kita akan mulai belajar?" tanya D.O pada Sehun dan Tao seraya merangkul mereke berdua.

The Wolf

"Informasi apa yang sudah kau dapatkan Wu Fan?" tanya seorang pemuda pada pemuda lain yang dipanggil dengan sebutan Wu Fan.

Yang disebut namanya hanya terdiam sejenak lalu menyahut. "Mereka benar-benar akan turun ke lapangan untuk mencari informasi lanjutan tentang The Moon kristal."

"Apa itu sudah pasti Wu Fan?" ujarnya kepada Wu Fan

"Luhan hyung, apa kau tidak bisa memanggilku kris sajaa eoh?." Gerutu Wu Fan eh, Kris maksudnya..

"Sudah pasti hyung." Lanjutnya pada Luhan.

"Baguslah kalau begitu. Kita bisa melapor pada Hankyung ahjussi nanti." Ujar Luhan pada Kris

The Wolf

Keesokan harinya di sekolah.

"Kyungie~~~ tunggu akuu" Kai memekik dari luar gerbang

D.O yang merasa bahwa iya dipanggil menghentikan langkahnya dan berbalik, sekilas iya tersenyum kecil saat melihat Kai tengah berlari menuju kearahnya.

"hosh. Kyungie.. berhenti dulu hosh. Aku capek." Kai mengusap keringat yang ada di dahinya

D.O hanya mengerjapkan matanya lucu sammbil setia menunggu Kai yang masih kelelahan.

"Nah! Kita masuk sekarrang!" Kai pun merangkul D.O memasuki areal sekolah. Sedangkan D.O sudah pasrah diseret sama Kai.

Sesampainya di kelas D.O sudah melihat Baekhyun bersaama kekasih tercintanya Park Chanyeol.

"kalian ikut tidak?" Baekhyun bertanya pada Kai dan D.O

"Tidak tau Baek" D.O menunduk

"kalau kau masih bingun ingin ikut dibidang apa, kau tidak perlu khawatir. Ikut saja, nanti para songsaengnim akan menyaring murid-murid yang ikut serta dan membaginya ke bidang-bidang yang ada" Chanyeol berceloteh

"Benarkah? Baiklah kalau begitu aku coba saja untuk mengikutinya" D.O berubah semangat

Baekhyun pun senang dan kembali bemesraan dengan Chanyeol. Sementera D.O melirik disekitarnya namun ia tidak melihat Kai. "Kemana dia.." D.O bergumam kecil.

The Wolf

"Kenapa kau bisa berada disini Luhan hyung?" Kai berbicara tanpa menatap orang yang berada disampingnya. Sekarang ia berada di taman belakang sekolah. Ia diseret oleh namja di sebelahnya sebelum memasuki kelasnya tadi.

"Nanti kau akan tau alasan aku berada disini. Tapi aku disini sekalian mengawasimu dan mengajarimu tentang skill wolf mu." Luhan tersenyum meremehkan.

"Aku tidak perlu belajar tentang itu hyung." Kai menatap sinis terhadap Luhan.

"Aku tidak peduli apa yang kau ucapkan. Aku tetap akan melatihmu." Luhan berlalu dan meninggalkan Kai di taman.

"Sial" Kai mengumpat pada apa yang baru saja terjadi. Sekarang ayahnya menyuruh sepupunya-Luhan- untuk mengajarinya menggunakan skill wolf yang ada padanya. Jujur saja Kai tidak pernah tertarik dengan hal tersebut.

The Wolf

Sekarang Kai, Baekhyun, dan D.O telah berada di ruang Aula kelas. Tak lama Baekhyun berteriak karena Chanyeol memasuki ruang Aula tersebut. D.O melihat Sehun juga datang bersama Chanyeol. Bahkan sekarang Sehun sudah menghampirinya dan Kai.

"Siapa dia Kyungsoo" Sehun menatap sinis terhadap Kai.

"dia tem—"

"aku calon Kekasihnya Kyungie" Kai memotong kalimat D.O.

Sehun hanya menyeringai. "Jelek sekali seleramu Kyungsoo" sehun mencondongkan tubuhnya kearah Kai.

Kai hanya memandangnya dengan tatapan datar. Tiba-tiba kepala sekolah sudah memasuki Aula dan sudah menaiki podium. Melihat itu Sehun menyingkir dari hadapan Kai dan menyeringai. D.O yang tak paham hanya mengerjapkan matanya kearah author. Eh? Sehun maksudnya.

"Perhatian sebentar. Untuk pentas senin nanti silahkan mendaftar saja pada wali kelas kalian masing-masing. Dan sekarang saya akan memperkenalkan beberapa oraang atau guru kita yang bertugas sebagai pelatih dan penanggung jawab untuk pentas seni nanti." Kepala sekolah memberi isyarat kepada orang-orang yang tepat berada di belakangnya.

"yang pertama Choi songsaengnim, sebagai pelatih dan penanggung jawab di bidang draama. Eunhyuk-ssi sebagai pelatih sekaliguus penanggung jawab untuk bidang Dance. Sungmin-ssi sebagai pelatih grub gabungan untuk acara pembukaan. Yesung songsaengnim akan menjadi pelatih dan penanggung jawab untuk bidang menyanyi. Dan yang terakhir adalah Luhan-ssi yang akan menjadi penata busana."

Deg

.

.

Kalimat terkhir membuat Kai mengumpat dalam hati 'sial! jadi ini yang ia lakukan disini?' Kai menatp tajam Luhan yang berada di podium. Sementara yang dipandang hanya menyunggingkan senyum penuh kemenangan.

"Mereka kan orang-orang yang hebat!" wanita penggosip yang berada disana mulai memulai aktivitas harian mereka yang dapat ditangkap oleh D.O dan Baekhyun.

"Kurassa acara nanti akan hebat " baekhyun menatap D.O semangat.

"sepertinya begitu. Eh? Itu Choi songsaengnim datang." D.o menunjuk Choi songsaengnim yang berjalan mendekat ke arah mereka.

"Kalian murid 1c kan? Ini formulirnya kalian akan di saring untuk ditempatkan di bidang yang tepat oleh kami. Jadi setelah ini kalian akan menampilkan sesuatu yang menjadi bakat kalian, terserah mau tampil secaara berkelompok atau sendiri. oke?" Choi songsaengnim mengatakannya dan pergi.

Ucapan choi songsaengnim membuat D.O dan Baekhyun melotot sempurna. Mereka lalu melempar pandangan satu sama lainnya.

"APA YANG AKAN KITA TAMPILKAN!" pekik mereka berdua dan membuat Chanyeol dan Kai yang awalnya sibuk dengan pikiran mereka sendiri untuk menghampiri mereka.

"Tenang Baekkie sayang~~. Kau bernyanyi saja. Suaramu kan baguus" Chanyeol berusha menghibur.

"yang bener?" baekhyun udah kayak mau nangis mandangin muka Chanyeol.

"iya baby~" chanyeol menghusap surai Coklat milik Baekhyun.

"Bagaimana kalau kita duet aja Baekki~" pekik Chanyeol membuat Baekhyun memandanginya poloos.

"Kamu nyanyi. Aku ng-rapp. Setuju nggak?" Chanyeol sudah berbinr sekarang.

"Tapi, mau lagu apaan?" Baekhyun menghela nafas berat.

"..."

"..."

"BABBY DON'T CRY!" Chanyeol memekik. "Bagaimana Baekkie~".

"euum Baiklah!" baekhyun pun setuju dan memulai latihan bernyanyi serta ng-rap. Smentara itu tak jauh dari mereka Kai juga sedang menghibur D.O

"Kau lakukan apa yang kau sukai saja Kyungie~~" Kai merangkul D.O yang termenung meratapi nasibnya yang tidak tau mau menampilkan apa.

"Kalau jelek gimana?" D.O mendongak dengan wajah yang hampir menangis.

"Tidak akan! Jika ada yang mengejekmu aku akan membunuh mereka." Goda Kai pada D.O. mendengarnya D.O hanya tersenyum.

"Baiklah. Akan aku coba melakukan sesutu yang aku suka. Seperti yang kau bilang padaku." D.O tersenyum pada Kai.

"Kau akan melakukan apa Kai?" D.O bertanya dengan matanya yang besar dan bulat menatap ke arah Kai.

"Kyungie~~ kenapa kau menatapku seperti ituuuu kau lucu sekaliiii~" Kai mencubiti pipi D.O

"Kai! Jangan cubiti terus dong! Sakit nih!" D.O menusap pipinya.

"Habisnya kau lucu sekali Kyungie~." Kai menggoda D.O lagi.

"ooo iya aku akan melakukan penampilan yang akan kupersembahkan untuk orang yang saya sukai saat ini. Dan dia sedang berada disini, tepat dihadapanku" Kai berbisik di telinga D.O.

Mendegar hal barusan D.O langsung blushing parah! Dan Kai hanya menyeringai melihatnya.

The Wolf

The other side.

"Duizhang!" Tao memekik saat melihat Kris yang baru memasuki are taman.

"My panda~" Kris memeluk Tao yang baru saja menghambur padanya.

"Duizhang lama sekali~ aku kira Duizhang lupa~" Tao bergelayut manja di pelukan Kris.

"Aku tidak akan lupa baby~" Kris balas memeluk Tao, namun dibalik itu Kris tersenyum pahit dan membatin 'Mianhae Tao~'.

The Wolf

Sekarang sudah dimulai acara penyeleksian sudah sebagian murid yang ada di aula ini telah menampilkan bakat mereka. Dan sekarang giliran ChanBaek untuk menampilkan bakat mereka.

"Kalian akan tampil berdua?" Luhan bertanya sambil sibuk dengan berkas-beras diatas mejanya.

"NE.. kami tampil berdua."Chanyeol menjawab mantap. Dan ia meminta pianis yang sedang duduk disana untuk melakukan hal yang iya inginkan. Yaitu mengiri ia dan Baekhyun bernyanyi. Setelah ia memberi tau lagu dan menyatakan siap sekarang sudah dimulai dengan dentuman piano yang sangat indah.

[Baekhyun]

Deoneun mangseoriji ma jebal nae simjangeul geodueo ga
geurae nalkaroul surog joha dalbit jochado nuneul gameun bam
na anin dareun namjayeot damyeon
huigeug anui han gujeorieot deoramyeon
neoui geu saranggwa bakkun sangcheo modu taewo beoryeo

[Baekhyun & Chanyeol]

Baby don't cry tonight eodumi geodhigo namyeon
Baby don't cry tonight eobseotdeon iri doel geoya
mulgeo pumi doeneun geoseun
nega aniya kkeutnae mollaya haetdeon
so Baby don't cry cry nae sarangi neol jikil teni

[Chanyeol]

eodukeom keomhan gotongui geuneul
wi ibyeorui munteoge naega muchamhi
neomeo jyeodo geuma jeodo
neol wihae seoramyeon gamdanghal teni
uh, daesin nareul julge birog nal moreuneun neoege
don`t cry, tteugeoun nunmul bodan
chadichan useumeul boyeojwo Baby,

Say no more (baby) no more (don`t cry)
jebal mangseori jineun marajwo
mulgeo pumi doel geu chalna
Say no more (baby) no more (don`t cry)
nunbusin sarameuro nameul su itge
charari geu kallo nal taewojwo

Akhirnya penampilan dari ChanBaek selesai. Banyak yang memuji penampilan mereka dan banyak yang member tepuk tangan.

Sekarang sudah ada murid bernama Chen yang sedang bernyanyi di depan. Baekhyun dan D.O yang dengerin tuh suara Cuma cengo. Suaranya keren pake banget! Sekarang nama Sehun yang disebutkan. D.O dapat melihat Sehun melangkah kedepan.

"Apa yang akan kau lakukan?" Luhan bertanya tanpa melihat wajah Sehun.

"Apa kau terbiasa berbicra seperti itu Luhan-ssi?" Sehun menyeringai.

Merasa disebutkan namanya. Luhan mendongakkan kepalanya dan menatap remeh Sehun. "Kau belum terlalu menarik untuk aku pandang saat berbicara denganmu."

"Baiklah! Akan kubuat aku sangat menarik di matamu, Luhan-ssi" Sehun mengambil posisi yang entah mau melakukan apa. Luhan hanya memandang angkuh seraya memicingkan sebelah alisnya.

Tak lama lagu milik EXO yang berjudul Two Moons. Bersamaan dengan lagu tersebut sekarang Sehun sudah menggerakkan tubuhnya sama persis dengan MV two moons itu sendiri. Hanya saja ekspresi Sehun yang angkuh pada saat menari sangat terlihat cocok dan sangat Keren. Sementara itu ekspresi Luhan sudah berubah agak terkejut melihat aksi Sehun tadi. Tak lama ia tersenyum setelah melihat Sehun menyelesaikan aktivitasnya.

"Bagaimana Luhan-ssi?" Sehun masih dengan wajah angkuhnya.

"Oke. Untuk kali ini saya mengakui kau memang berbakat." Luhan berbicara sambil mengalihkan pandangan yang tadi tertuju dengan kertas di genggamannya menuju kearah Sehun. "Tapi aku belum tertarik denganmu Sehun-ssi" Luhan berkata penuh penekanan dan ekspresi yang masih meremehkan.

"Cih! Kau semakin membuatku tertarik denganmu Luhan-ssi. Dan aku yakin aku dapat membuatmu seperti itu nantinya." Sehun beranjak dari tempatnya berdiri.

Para Pelatih, Guru-guru dan murid termasuk KaiSoo dan Chanbaek yang melihat kejadian barusan hanya cengo. Yang benar saja, murid bernama Oh Sehun secara langsung mengatakan ia tertarik dengan Luhan yang akan menjadi penata busana dalam acara ini. Berani bukan? Namun saat ini Luhan sudah acuh tak acuh dan kembali berkutat dengan kertas-kertas yang ada di genggamannya.

"Cih! Sok sekali kau Xi Luhan!" Kai menggerutu pelan.

"Do Kyungsoo" Choi songsaengnim memanggil nama D.O. yang disebut sudah panik yang mukanya unyu banget.

"Eum.. ne.." D.O bangkit dari tempatnya yang sekarang.

"Kau akan melakukan apa?" Luhan kembali bertanya.

"Eung. Itu… aku akan melakukan apa yang saya suka." D.O menjawab mantap.

"baiklah! Let's see what you like!" Choi songsaengnim memekik.

D.O menutup matanya. Para juri heran meihatnya.

"apa yang akan dia lakukan?" Eunyuk bertanya pada choi songsaengnim.

"I don't know!" jawab choi songsaengnim tanpa mengalihkan pandangannya pada D.o Kyungsoo.

Tiba-tiba D.O membuka matanya daaaaaaaaan..

Shes my black pearl~
She's my black pearl~

Luhan dan Yesung yang awalnya berkutat dengan kertas-kertas langsung mengalihkan pandangannya pada D.O.

jidoneun piryo eobseo nae mami neol garikyeo
gal giri heomnan haedo ijjeumeseo geureohgen motanda
han sido tteoreojyeo ijeobon jeogi eobtneunde
jeo meolli supyeongseon kkeuten
neoui moseubeul bol su itdamyeon

nan docheul ollyeo kkeut kkaji barame nal sidgo oh
geochireojin sumyeonui yodongeul jaewo

eodum soge pin kkot,
bada wie tteun dal, bimil gateun geu got,
my beautiful black pearl
eodum soge pin kkot,
bada wie tteun dal, bimil gateun geu got,
my beautiful black pearl

geochireojin sumyeonui yodongeul jaewo x3
She's my black pearl oh- She is my black pearl

D.O. telah menyelesaikan aktivitas menyanyinya yang dapat tepuk tangan dari juri. Sementara Luhan hanya tersenyum melihat D.O yang sangat terkejut akan respon yang sangat keren ini.

"Kau akan aku masukkan dalam bidangku!" pekik Yesung sarkatik.

D.O pun kembali ke tempat awalnya. Disana sudah ada Kai dengan senyuman yang merekah. "Kau keren sekali Kyungie~ aku tidak akan kalah darimu!" Godanya dm membuat D.O. malu pake banget!

Sekarang giliran Kai yang dipanggil. Dengan cekatan ia pergi ke depan. "Saya akan menari tapi saya butuh bantuan seseorang." Kai menjelaskan bahkan sebelum ditanya.

"Apa itu?" Eunhyuk bertanya.

"Aku butuh Do Kyungsoo berdiri disini. Sementara D.O sudah panik bin cengo merasa namanya disebut. Karena semua juri termasuk murid-murid yang berada disana telah memandanginya. Mau tidak mau ia pergi kedepan dan berdiri di samping kai.

"Oke. Kau hanya perlu berdiri disitu Kyungie~" Kai memberi isyarat dan lagu milik EXO yang berjudul My Lady sudah terdengar. Kai sudah memposisikan dirinya tepat di depan D.O dan menghadap ke arah D.O bukan pada juri.

She's my baby saehayan geu son kkeute
nogabeorin syokollatte You're walking into my door, oh yeah!

Kai mulai menggerakkan tubuhnya sama persis dengan teaser EXO yang menggunakan lagu ini. Namun bedanya ia hanya melakukannya untuk D.O semata. D.O hanya memerhatikan Kai yang sedang menari di hadapannya.

jom deo neol naege boyeojwo (Don't lie)
soljikhaejindamyeon (It
s gonna be easy)
dan han beondo neukkil su eopdeon dalkomhan hamoni
Don't be too late!

Lagu pun berhenti. Sekarang Kai memandangi D.O intens. Dia sekarang menghampiri D.O dan ia pun membuat posisi seperti orang yang akan melamar kekasihnya pemirsa!

"Kyungie~ah. Apa kau mau jadi pacarku?" Kai melakukan pengakuan di depan orang banyak!.

Sekarang Aula sudah sangat riuh akibat kelakuan Kai. Bahkan Baekhyun sempat memekik tadinya.

D.O hanya cengo dan malu memandangi Kai. "eung.. eeumm Kai.. kenapa kau melakukan ini?" D.O berbisik kearah Kai sambil melihat sekeliling.

"Karena aku menyukaimu Do Kyungsoo" Ucap Kai tegas.

-TBC—

UAAAAA gimana- gimana chap 3 ini? Pertama-tama saya jelasin kenapa saya pake lagu "baby don't cry"? karena saya ngebet banget! Sama bagian rap chanyeol di situuu... dan kalian silahkan bayangin sendiri pas bagian ChanBaek tadi.. kalo D.O saya pilih lagu "black pearl" soalnya saya suka banget bagian pembukaan di lagu ituuuuh! Bayangin yang bagus yaaa pasti feelnya juga dapet! Mohon review yang banyak.. ini udah mau klimaks(?) makasih banyaaaak *bow* oo iyaa lagu yang saya pake itu loncat-loncat bagiannya jadi vari sendiri biar ada kerjaan ne?#plakkk