EPILOG
.
.
Leeteuk, Heechul, Kangin, Yesung, Siwon, Ryeowook, dan Kyuhyun berada dalam van yang dikemudikan Kim Seunghwan –salah satu manager Super Junior. Mereka dalam perjalanan kembali dari mengantarkan dua member tercintanya untuk menjalani kewajiban negara.
"Hiks,"
Suara isakan itu memecah hening sekaligus mengundang banyak kepala tertuju pada seorang namja bertubuh atletis.
"Sudahlah Siwon-ah, kau jangan bersedih lagi. Aku juga tidak pernah berfikir akan mengirimkan dua member sekaligus pergi wamil."
"Bukan karena itu, Leeteuk-hyung. Aku sedih karena mereka pergi bersenang-senang tanpa aku."
"Wamil itu bukan untuk bersenang-senang, Siwon-ah." Leeteuk menjelaskan. Tapi ia sendiri ragu, apa yang tidak menyenangkan jika Eunhae sudah bergabung? Apalagi jika ditambah Siwon? Leeteuk geleng-geleng kepala memikirkan kira-kira kekonyolan apa yang akan dibuat Eunsihae.
Mereka kembali dalam keheningan. Sampai tak lama kemudian mobil van itu berhenti.
"Ada apa, hyung?" tanya Ryeowook menyadari ini bukan kawasan apartement mereka.
Seunghwang tersenyum, "Kalian tahu tidak, apa perjanjian Donghae pada Presedir Lee agar ia bisa ikut wamil bersama Eunhyuk?"
"Schedule-nya diperpadat, kan?" tebak Kyuhyun.
"Hahahahaha. Kalian pikir hanya itu? Memangnya Presedir Lee hanya memikirkan soal uang? Dia juga mengkhawatirkan formasi Super Junior yang semakin berkurang jika 4 member pergi wamil dalam periode yang bersamaan," jelas Seunghwan lagi.
Lama mereka diselimuti kebingungan. "Lalu?"
"Jadi… tadi itu syarat lainnya," Seunghwan mencoba memberi petunjuk.
Tapi sepertinya ucapannya tidak banyak membantu. Mereka masih memasang wajah bingung.
"Ah, sepertinya aku tahu!" ujar Kyuhyun tiba-tiba.
Tidak lama sampai Yesung mengikuti ekspresi Kyuhyun. Lalu kemudian Heechul, Kangin, dan Leeteuk.
"Tapi… bagaimana mungkin?" Leeteuk terlihat paling senang.
Ryeowook masih kebingungan. Kyuhyun terkikik, namun akhirnya ia berbaik hati membisikinya.
"Mwo?! Jinjja?!" seru Ryeowook tak percaya.
"Ada apa sebenarnya?"
Yang lain tertawa menikmati kebingungan Siwon.
Srak.
Pintu van itu digeser dari luar.
"Ya ampun, di sini benar-benar penuh. Apakah masih ada tempat untukku?"
"Hey yo! What's up baby! Yo!" Heechul heboh. Ia pun langsung merangkul sosok itu. Kemudian diikuti para member yang menyambutnya dengan gayanya masing-masing. Suasana van itu –meski sesak namun tampak dipenuhi keceriaan.
"Mwo?! Sebenarnya apa yang terjadi?" Siwon masih di ambang kesadaran. Apakah yang dilihatnya ini nyata?
"Hahaha… Kau belum mengerti juga Siwon-ah? Presedir Lee membolehkan Donghae pergi wamil dengan syarat ia harus bisa menambah jumlah member yang aktif di Super Junior."
Siwon mematung. Sekali lagi ia menatap wajah yang tengah tersenyum di ambang pintu itu.
"Annyeonghaseyo. Super Junior Kibum imnida," Namja pemilik killer smile itu telah kembali.
.
.
END
bener2 END kali ini!
Hahaha... author cuma ingin sedikit menyinggung Siwon... hidup trio koplak Eunsihae! \(^o^)/
