Cast : KyuMin and the other cameo~~~.
Warning : OOC, YAOI, BL, Kependekan, GAJE, and Typo(s)
Dislaimer : KyuMin milik Tuhan YME. Kyuhyun milik Sungmin, dan Sungmin milik Kyuhyun
HAAIII~~~ ini FF debut sayaaa~~~#gaknanya!
Cerita ini 100% hasil pemikiran otak saya. memang sih saya dapet idenya pas nonton School 2013. Jadi kalo ada kemiripan itu wajar~ dan saya memang ngambil situasi yang sama dengan School 2013. Tapi konfliknya beda kok. Cuma situasi aja~~ ~~
Kali ini saya buat KyuMin. Heehe okelah selamat membaca~~ jangan bosan untuk memberikan Review pada saya~ apalagi ini FF debut. Pasti sangat berharga review anda~~
.
WARNING! YAOI HERE!
NO BASH NO FLAME YAA~~~
.
.
.
.
.
Baby Flame
.
.
Happy reading^^
.
.
"Bagaimana keadaan anak saya dok? Bukankah seharusnya dia tidak mengalami sakit seperti ini lagi?"ibu Kyuhyun bertanya pada dokter yang menangani Kyuhyun setelah keluar dari kamarnya.
"ya. Seharusnya ia tak mengalami lagi. Apa mungkin ada sesuatu yang ia lewatkan?" dokter tersebut menatap ibu Kyuhyun meminta penjelasan.
"Maksud dokter?" Ibu Kyuhyun sedikit mengkerutkan keningnya tanda ia tidak mengerti
"ia akan kembali merasakan sakit seperti ini disaat ia ingin mengingat sesuatu." Dokter tersebut membenarkan letak kacamatanya sembari menjelaskan.
"Entahlah dok. Setahuku dia sudah mengingat semuanya." Ibu Kyuhyun menatapi dokter dengan penuh harap.
"Imo. Aku rasa aku tau apa yang belum Kyuhyun oppa ingat" tiba tiba seorang gadis datang dan mengikuti perbincangan tersebut.
"Eoh? Kenapa kau disini Seulgi?" Ibu Kyuhyun sedikit terkejut saat mendapati keponakannya tiba tiba ikut ambil suara dalam perbincangannya.
"aku sedang liburan Imo. Jadi aku memutuskan untuk mengunjungi Imo!"
.
.
.
[*****]
"Baiklah, aku pulang dulu min."
Sungmin hanya mengangguk lemah. Tenaganya sudah ia pakai untuk menangis tadi.
"Aku senang bisa mengetahuinya sekarang. Senang bisa menjadi sahabatmu lagi Min" Kibum beranjak dari depan rumah Sungmin dan semakin menjauh dari pandangan Sungmin.
Sungmin tersenyum simpul. Hatinya sedikit lega setelah menceritakan semuanya pada sahabat lamanya itu. Namun masih tetap ada yang mengganjal dihatinya.
Kyuhyun. Orang itulah yang masih tidak bisa Sungmin mengerti. Apa sebenarnya yang terjadi? Apa dia lupa? Atau sengaja? Entahlah. Sungmin hanya berharap ini cepat selesai. Karena... karena ia merindukan orang yang sangat ia sayangi itu.
.
.
.
.
.
[*****]
"Kyuhyun hari ini tidak masuk, dia sakit." Ucap PSY songsaengnim seraya menutup lembar surat keterangan dokter yang ia baca barusan.
"AAHH! Orang kaya gak asik nih pake acara sakit" Shindong nyolot dan langsung mendapatkan tatapan yang seolah berkata 'jaga mulutmu' dari PSY songsaengnim.
Sungmin dan Kibum bertatapan atau bisa dibilang hanya sekedar melirik sekilas. Sakit? Oh entahlah Kibum tidak terlalu memikirkan hal tersebut, jadi dia tidak perlu khawatir bahwa Kyuhyun menunggunya semalaman. Dan Sungmin hanya mengira ngira sakit apa yang Kyuhyun alami, bagaimanapun Sungmin masih sangat menyayangi Kyuhyun. Salahkan saja hatinya yang tidak bisa mengikuti kerja otaknya.
"langsung sakit?" Changmin sedikit meringis pelan. Bahkan seperti berbisik. Ia mengira ngira apakah ini berhubungan dengan kebaikannya mengantarkan dokumen penting kepada Kyuhyun? Oh ayolaaah Changmin hanya berniat baik saat ini. Changmin pun tidak tenang selama pelajaran berlangsung. Jika Changmin berpikir ulang tentang apa isi dari dokumen tersebut, wajar saja Kyuhyun shock. Aaahhh tapi entahlah! Changmin benar benar tidak bisa berfikir saat ini. dia hanya berpikir untuk meneruskannya tanpa harus memikirkan tuan muda Cho yang tiba tiba sakit itu.
.
.
.
.
[*****]
"Kyu,.. Kau harus makan sayang" Seorang wanita paruh baya mulai pasrah karena anak semata wayangnya tidak mau makan sejak kemarin malam. Sejak kejadian dimana Kyuhyun ditemukan di sebuah kafe dalam keadaan pingsan.
Wanita tadi pun hanya meletakkan nampan berisi bubur yang telah ia buat untuk anaknya itu diatas meja nakas. Sembari ia bangkit dan memberikan sebuah kecupan hangat di dahi Kyuhyun. "Jangan seperti ini. kumohon?" wanita itu hendak meninggalkan Kyuhyun tetapi di tahan oleh tangan besar Kyuhyun.
"Apa ada sesuatu yang ibu sembunyikan? Jujur saja, ada sesuatu yang mengganjal di pikiranku saat ini." Kyuhyun bangkit dan duduk di atas ranjang sembari menatap ibunya tajam.
"Bukan Imo oppa!" tiba tiba Seorang yeoja cantik memasuki kamar Kyuhyun dan membuat Kyuhyun beserta ibunya mengalihkan pandangan kearahnya.
"Imo tidak tau apa apa" tambahnya lagi.
"Eo? Seulgi? Kau sudah pulang dari Kanada?" Kyuhyun bertanya. Ia sedikit terkejut saat mendapati adik sepupunya dirumahnya saat ini.
"Aku sedang liburan oppa. Oh dan Imo. Serahkan saja padaku." Seulgi tersenyum manis kearah ibu Kyuhyun. Dan ibu Kyuhyun yang seakan mengerti pun bangkit.
"baiklah. Aku tinggalkan kalian berdua" Ibu Kyuhyun pun beranjak keluar dari kamar Kyuhyun.
"Kupikir kau akan mengingatnya tanpa harus dibantu. Ternyata otakmu itu tidak sejenius yang kukira." Yeoja yang dipanggil dengan sebutan Seulgi mendudukkan dirinya diatas ranjang tepat di hadapan Kyuhyun saat ini.
"Apa masih ada yang kulupakan?" Kyuhyun menatap Seulgi dengan tatapan penuh tanya. Kyuhyun mengenyampingkan ejekan dari Seulgi untuk saat ini.
"Baiklah. Aku akan memberitahukan padamu" Seulgi pun membenarkan posisinya dan hendak berbicara lebih banyak dengan Kyuhyun.
"tapi kau harus mentraktirku nanti oke?" Seulgi memiringkan kepalanya lucu.
Kyuhyun memutar bola matanya jengah. "ya ya ya. Aku akan mentraktirmu nanti" Kyuhyun meyahut dengan wajah malas.
"Baiklaaah. Aku akan beri tau segala yang aku tau padamu"
.
.
.
.
.
[*****]
Bel pulang sekolah pun berbunyi membuat semua murid berhamburan keluar dan pergi meninggalkan neraka yang mereka sebut dengan 'sekolah'. Sungmin pun beranjak membawa tas gendongnya pergi meninggalkan kelasnya. Baru saja Kibum hendak menyusul Sungmin, namun Changmin menghalangi jalannya.
"Aku ingin bicara sebentar" Changmin membuka percakapan.
Akhirnya Kibum menyetujuinya dan mengikuti Changmin yang mulai melangkahkan kakinya menuju atap sekolah. Kibum hanya mengikuti sembari menerka apa yang akan Changmin katakan padanya. Sekilas Kibum dapat melihat keseriusan dimata Changmin tadi.
"Kau Dark Haksaeng kan Kibum-ssi?" Changmin menatap kearah Kibum serius. Sedangkan Kibum sedikit terkejut dengan apa yang dikatakan Changmin barusan. Sungguh sudah sangat lama Kibum tidak mendengar kata kata itu.
"Dari mana kau tau?" Kibum tidak menjawab pertanyaan Changmin. Malahan ia berbalik bertanya pada Kibum.
"Kau bersama Sungmin dan Kyuhyun kan?" Kibum malah menambahkan pertanyaannya. Sungguh mereka berdua seakan tidak sedang bertanya karena mereka berdua hanya melontarkan kalimat tanya tanpa ada seorangpun yang ingin menjawab.
"Apa maumu?" Lagi lagi Kibum kembali bertanya.
"Saat ini hubungan kalian sedang tidak baik kan? Biar kubantu meluruskan." Changmin bersandar pada tembok seraya menyodorkan sebuah berkas pada Kibum.
"Apa ini?" Kibum meraih berkas tersebut dan memicingkan alisnya tak mengerti.
"Baca saja! Mumpung masih ada aku, kau bisa bertanya jika ada yang tidak kau pahami. Aku tunggu disini." Changmin membenarkan posisinya.
Sedangkan Kibum dengan ragu membuka berkas tersebut. Dan kembali dahinya berkerut saat melihat berkas tersebut mengulas tentang Kyuhyun. Kibum memutuskan untuk langsung membacanya saja, karena jika ia bertanya belum tentu Changmin akan menjawab pertanyaannya.
Setelah beberapa menit membaca, Kibum membulatkan matanya saat menemukan sebuah topik hebat dalam bacaanya. Dengan cepat ia menatap Changmin yang sudah memasang senyumnya.
"Aku ingin kau menjelaskan tentang kecelakaan ini!" Kibum berucap tegas. Dan disanggupi oleh Changmin dengan adanya anggukan dan senyuman yang mengiringi.
.
.
.
.
[****]
Sungmin menghentikan langkahnya saat melihat sesosok namja yang sedang berdiri dihadapan rumahnya. Dan beberapa saat setelahnya namja tersebut berbalik kearahnya. Seketika Sungmin membeku dan tercekat. Tenggorokannya seakan kering begitu saja saat melihat namja itu adalah Kyuhyun. Bahkan sampai saat Kyuhyun melangkah mendekat kearahnya, Sungmin masih membeku dengan tatapan tak percaya.
"Ming." Kyuhyun mendekat dan bergumam lirih.
Sungmin merasakan bahwa pandangannya mengabur. Semua kabur akubat genangan air mata yang menggenang di kedua bola matanya. Bisa ia pastikan beberapa detik lagi air mata akan meluncur dari sana.
"Maaf" Kyuhyun menundukkan kepalanya. Menatap kearah sepatunya seakan ia sedang berbicara dengan sepatunya saat ini.
"Maafkan aku Ming." Kyuhyun mendongakkan kepalanya dan memebranikan diri untuk menatap Sungmin kali ini. dan dapat sungmin lihat juga mata Kyuhyun yang berkaca kaca saat ini.
.
.
.
.
-TBC-
Semlekooommm. Saya ngapdet ini ff lagii~~. Oh ya dan Seulgi itu rookies di SM. Yang pengen tau search aja. Hehe. Dia cantik loh.
Para readers tercintaaah Maaaaaf banget soalnya lamaaaa banget apdetnya. Soalnya ada sesuatu hal yang buat saya nggak bisa lanjutin ff ini beberapa waktu lalu. Maaf maaf maaf dan maaf. Tapi saya usahakan untuk tetep apdet ini ff.
Dan maaaaf lagi karena pendek. Soalnya saya sekarang di tengah tengah exam. Jadi nggak bisa panjang panjang. Ini aja karena besok libur jadi saya sempetin buat ngetik. Sekali lagi maaf yaaa. Dan maaaf juga jika ff ini mengecewakan T.T hiks.
Dan terimakasih yang mau Review. Dan bersediakan review lagii?
BIG THANKS TO
KobayashiAde. pumpkinsparkyumin. Chisana Yuri. CharolineElf. ammyikmubmik. Maximumelf. leefairy. 7D. QyuDevi78. RillaKyuming97. WineCouple. Joyer Cloudsomnia. Chu. Ketiban KyuMin. abilhikmah. Sissy. Yefah Joyer Cloudsomnia. Rini11888. sary nayolla. Chella-KMS. lee sunri hyun
