Ah, chapter sebelumnya gak memuaskan, ya ?

Ok, Ara akan buat lebih memuaskan, khukhukhu

DISCLAIMER : MASASHI KISHIMOTO

PAIR : UCHIHA SASUKE X NAMIKAZE NARUTO (FEMALE)

GENRE : ADVENTURE(?), ROMANCE

RATING : T – M (mungkin)

WARNING : FEMNARU, TYPO, AFTER WAR, SASUKE BACK, ALUR CEPAT(mungkin?), PENDEK(mungkin?), OOC, OC, ACAK-ACAKAN DLL

IF YOU DISLIKE WITH THIS STORY, PLEASE PRESS BACK BUTTON, OK . . . :D

AFTER WAR IS GOOD TIME

CHAPTER 8

Pagi ini Naruto bangun dengan wajah lesu dan kusut seolah tadi malam baru kerja lembur tapi memang benar tadi malam Naruto 'kerja lembur' dengan Sasuke walau Naruto tak menyadarinya karena mabuk. Lalu kaki jenjangnya membawanya ke dalam kamar dan Naruto masih belum sadar jika tubuhnya sekarang masih telanjang bulat kemudian di bukanya pintu kamar mandi tanpa mengetuknya dan

BRUKK

"eh?" gumam Naruto dengan mata sayu, masih belum sadar kalau dirinya saat ini sedang menindih Sasuke

"kau mau lagi, Dobe?" kata Sasuke dengan seringai di wajahnya namun Naruto masih belum sadar juga dan hal itu membuatnya sedikit kesal lalu

CUP

"kyaaa dasar TEME NO HENTAI!" teriak Naruto lalu berdiri menjauhi Sasuke sementara Sasuke masih terlentang di lantai kamar mandi dengan seringai di wajahnya

"ck, hentai bukannya kau yang hentai" kata Sasuke sambil mencoba berdiri dari posisinya

"enak saja kau yang hentai!" kata Naruto tidak terima

"hn, kau" kata Sasuke tenang

"tsk, memang apa buktinya, hah!?" Tanya Naruto kesal

"hn" gumam Sasuke sambil memandangi intens bagian leher sampai bawah tubuh Naruto. Naruto yang merasa di pandangi seperti itu pun lalu melihat ke bawah dan

"kyaaaa!" teriak Naruto lalu masuk ke dalam bak mandi dan menutup tirainya 'kenapa aku bisa telanjang bulat seperti tadi' batin Naruto saat berada di dalam bak mandi 'padahal aish sudah lah aku tak mau memikirkannya' lanjut batin Naruto

"dasar Dobe" kata Sasuke dengan senyum tipis di wajahnya lalu keluar dari kamar mandi

SKIP TIME

Saat ini Sasuke dan Naruto sedang berjalan jalan di desa Takigakure yang agak lengang di karenakan para Shinobi desa itu sedang melakukan misinya yaitu menyerang desa desa Shinobi kecil yang berada di dekat daerah mereka kemudian menyuruh sang pemimpin desa untuk tunduk di bawah pemimpin mereka

"hah~ aku tidak suka menggunakan pakaian seperti ini" kata Naruto mengeluh karena tidak suka memakai jubah dan topi bamboo

"ck, jangan terlalu banyak mengeluh, Dobe" kata Sasuke datar yang saat ini memakai pakaian yang sama

"tapi ini membuatku seperti orang aneh, Teme"

"kau memang aneh, Dobe" ejek Sasuke dengan seringai di wajahnya

"ck, apa kau tidak sadar jika di antara kita kaulah yang paling aneh!" kata Naruto tidak terima dengan nada naik satu oktaf dan membuat beberapa orang yang ada di sekitar mereka menoleh namun hanya sesaat kemudian mereka melanjutkan kegiata mereka yang tertunda akibat jeritan Naruto

"baka Dobe" kata Sasuke singkat yang membuat perempatan muncul di dahi Naruto

"terserah kau saja dasar Teme no hentai" kata Naruto sambil memalingkan muka

Jalan jalan mereka pun sekarang hanya di isi dengan ketenangan dan hal itu membuat Sasuke merasa ada yang hilang dari dirinya lalu di liriknya kesamping 'ternyata marah, eh? tapi tidak biasanya Dobe bertingkah seperti ini' batin Sasuke

"Dobe" pangil Sasuke

" . . . "

"Dobe" panggil Sasuke lagi

" . . . " masih tidak mau menjawab dan hal itu membuat perempatan muncul di dahi Sasuke lalu di tariknya tangan Naruto yang saat ini berada di depannya

"Dobe, ada apa deng-"

POFT

"-an mu" 'sial ternyata hanya bunshin, awas kau Dobe akan ku hukum kau!' batin Sasuke kesal

.

Di tempat lain saat ini Naruto sedang menikmati makanan kesukaannya yaitu ramen dengan penuh nafsu dan tidak memikirkan sama sekali apa yang akan Sasuke perbuat jika telah ia permainkan seperti itu

"rasakan itu Teme, hahaha. Tidak tau apa jika aku lapar" kata Naruto setelah selesai makan "paman ramennya lagi" lanjut Naruto dan membuat sang pemilik terheran heran 'dia lapar atau suka padahal sudah empat mangkuk di habiskan sekarang mau lagi' batin sang pemilik kedai 'ah tapi tak apa dengan begini uangku bisa bertambah dengan cepat' lanjutnya

.

"dimana kau, Dobe" gumam Sasuke yang sedari tadi sudah mencari Naruto kemana mana namun masih tidak ketemu juga dan itu membuatnya sedikit resah 'bukannya itu Zuu mungkin dia tau dimana Naruto berada' batin Sasuke ketika melihat Zuu masuk kedalam salah satu kedai lalu dengan cepat Sasuke mengikuti Zuu masuk kedalam dan mendudukkan dirinya ketika sudah menemukan Zuu yang saat ini sedang memakan dango

"Naruto" kata Sasuke singkat yang membuat alis Zuu saling bertaut bingung

"Naruto" beo Zuu

"hn, dimana?" Tanya Sasuke yang membuat Zuu sweatdrop

'ck, dasar orang pelit bicara tinggal katakan langsung saja kenapa, sih' batin Zuu sedikit kesal "eh? bukannya dia bersamamu Sasuke-san?" Tanya Zuu bingung karena biasanya dimana ada Naruto disitu pasti ada Sasuke

"menghilang" kata Sasuke singkat dan membuat perempatan muncul di dahinya

'bisakah orang ini mengatakan secara jelas' batin Zuu kesal namun harus ia tahan jika tidak ingin menjadi abu "kenapa bisa?" Tanya Zuu lagi belum sempat di jawab muncullah Yuta, Dai dan Rukio

"hei Zuu kenapa kau tidak menunggu kami?" Tanya Dai ketika sudah duduk di tempat yang sama dengan Zuu dan di ikuti Yuta serta Rukio

"maaf, tadi aku benar benar lapar" jawab Zuu sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal

"oh ya, Sasuke-san dimana Naru-chan?" Tanya Yuta yang tidak melihat Naruto di sekitar mereka

"menghilang" jawab Sasuke pelan namun masih bisa di dengar oleh ke empat ninja itu

"menghilang?" beo Yuta sambil melirik Zuu meminta untuk menjelaskan semuanya

"hah~ aku juga tidak tau" kata Zuu sambil menghela napas panjang

setelah itu Sasuke keluar dari kedai dengan gumaman yang membuat ke empat ninja itu sweatdrop

.

'sudang siang, sebaiknya aku kembali ke penginapan untuk istirahat' batin Naruto setelah puas berjalan jalan dan makan

Saat sudah sampai penginapan ia langsung menidurkan dirinya di kasur lalu selang beberapa menit kemudia ia sudah tertidur

.

Sasuke masih mencari Naruto hingga siang hari dan ia menghiraukan perutnya yang sudah berbunyi sejak tadi minta di isi yang ada di pikiranya saat ini adalah 'Naruto'

'Dobe, dimana kau?' batin Sasuke

Setelah itu Sasuke memutuskan untuk istirahat dulu di penginapan lalu mencari Naruto lagi dengan membeli makanan dulu, lalu setelah sampai di penginapan ia langsung menuju kasur dan menidurkan diri

"eh? kau sudah kembali Teme" kata Naruto baru keluar dari kamar mandi untuk buang air kecil

Mendengar suara orang yang sedari tadi ia cari itu membuat onyxnya terbuka dan memandang tajam ke arah Naruto

"darimana saja kau, Dobe?" Tanya Sasuke yang sudah mendudukkan diri di pinggir kasur dengan tatapan menusuk dan nada datarnya

"jalan jalan" jawab Naruto enteng seolah tidak merasa bersalah

"dan meninggalkan ku sendirian lalu mencarimu seperti orang bodoh" kata Sasuke masih dengan tatapan menusuk dan nada datarnya

"ck, sudahlah aku lelah, aku mau istirahat untuk nanti malam" kata Naruto yang saat ini sudah menidukan dirinya di atas kasur dengan Sasuke yang masih menatapnya tajam

"kau harus ku hukum" kata Sasuke yang saat ini sudah menidurkan dirinya di samping Naruto

"kau bicara apa, Teme?" Tanya Naruto yang saat ini sudah mulai terlelap

"hn" gumam Sasuke lalu membalikkan tubuh Naruto menghadap dirinya dan hal itu membuat Naruto jengkel

"ck, Teme aku mau istirahat" rengek Naruto

'ck, jika saja nanti malam bukan misi sudah kumakan kau, Dobe' batin Sasuke setelah mendengar rengekan Naruto

"peluk aku, Dobe"

"eh? baiklah" kata Naruto dengan mata yang sudah tertutup rapat

"Dobe" gumam Sasuke singkat lalu mengikuti Naruto ke alam mimpi

.

.

.

"hah~ ayo kita kembali ke penginapan" kata Yuta kepada tiga temannya

"ya, aku ingin beristirahat untuk nanti malam" kata Rukio yang saat ini berada di samping Yuta

"hm, aku juga ayo Yuta" kata Dai lalu berbelok ke kanan

"sampai ketemu nanti malam" kata Zuu lalu berbelok ke kiri di ikuti Rukio

.

Setelah sampai di penginapan Zuu dan Rukio langsung masuk dan

TING JLEB TING JLEB

"cih, kurang ajar" setelah berkata seperti itu pandangan Zuu menghitam. Pingsan

"Zuu" kata Ruiko lirih kemudian hal yang sama pun terjadi kepadanya. Pingsan

"cepat bawa mereka" kata seseorang yang muncull dari dalam kamar mandi. -_-

"ha'i kaicho" kata anak buahnya yang jumlahnya ada tujuh orang

.

.

.

Di tempat Yuta dan Dai pun mengalami hal yang sama mereka berdua pingsan akibat racun yang mengarah ke mereka berdua saat ingin membuka pintu tapi mereka masih sempat memberikan perlawanan kecil sebelum pandangan mereka menghitam

"cih, merepotkan cepat bawa mereka" kata sang kaicho kepada ke enam anak buahnya

"ha'I" jawab mereka serempak

.

.

.

Di tempat Shibuki, ia masih melawan empat ninja yang masih tersisa dari enam ninja yang mengepungnya tadi saat sedang menuju ke suatu tempat

"sebaiknya kau menyerah dan turuti perintah" kata sang kaicho

"menyerah? Di dalam kamus ku tidak ada kata menyerah!" kata Shibuki sambil maju meyerang walaupun sudah sangat kelelahan akibat menggunakan banyak chakra

"aku akan membuat kata itu ada di kamus mu" kata sang kaicho sambil memberi kode kepada tiga orang lainnya

"rasakan ini" kata ketiga orang itu lalu maju menghalangi Shibuki untuk menyerang sang kaicho

"sekarang" kata salah satu anak buahnya

"hm"

JLEB

"ugh, apa ini" kata Shibuki yang merasakan ada sesuatu yang menusuk lehernya setelah itu pandangannya menghitam

"bagus, cepat bawa dia" perintah sang kaicho

"ha'I" jawab ketiga anak buahnya serempak

SKIP TIME

Malam hari telah datang dan sekarang saatnya para ninja itu melakukan rencana yang telah mereka susun kemarin

"ck, jangan memasang wajah seperti itu Dobe" kata Sasuke datar seperti biasa ketika sudah sampai ketempat yang mereka semua tentukan

"urusai! jika kau tidak suka jangan lihat muka ku" kata Naruto ketus dengan tangan dilipat di depan dada

"hn, kau lebih menggoda ketika marah" kata Sasuke sambil berjalan mendekat kearah Naruto

"jangan dekat dekat, Teme!" kata Naruto dengan nada naik dua oktaf namun Sasuke tidak memperdulikannya

"satu menit saja sebelum pergi" kata Sasuke pelan namun masih dapat di dengar oleh Naruto dan entah kenapa Naruto tidak menolak atau melawan setelah Sasuke mengucapkan itu dan setelah itu hanya terdengar suara desahan dari keduanya

"ah, gomen ne kami telat" kata Zuu yang kemudian diikuti ketiga temannya

"hn, mana orang itu?" Tanya Sasuke ketika tidak melihat Shibuki

"sebentar lagi mungkin dia-" kata Dai terpotong

"ah, gomen ne tadi aku harus mengurus sesuatu dulu" kata Shibuki memotong perkataan Dai

"ayo kita harus segera melakukannya" kata Yuta memberi instrusi kepada yang lainnya dan di jawab dengan anggukan oleh semuanya

Setelah itu mereka semua pergi menuju ketempat dimana pimpinan Takigakure berada dan tak butuh waktu yang lama mereka semua sudah sampai di tempat dimana pemimpin Takigakure berada namun mereka tidak menemukan siapapun disana

"kenapa kau tertawa?" Tanya Naruto yang saat ini berada di samping Shibuki "apa ada yang lucu?" lanjut Naruto

"hahaha, dasar orang orang bodoh!" teriak Shibuki sambil tertawa lalu setelah itu muncullah asap putih yang menyelubunginya dan di susul oleh Zuu, Yuta, Dai serta Rukio

"siapa kau!" teriak Naruto setelah menjauh dari kepulan asap yang menyelubungi Shibuki

"siapa aku" beo orang itu "aku adalah Moi pemimpin desa ini dan orang yang akan membunuh kalian" lanjutnya

"apa yang kau lakukan dengan teman temanku? Dan dimana mereka sekarang?" Tanya Naruto beruntun

"ah, teman temanmu mungkin mereka semua sudah-" kata Moi menggantung "mati" lanjut Moi dan hal itu membuat Naruto dan Sasuke membulatkan matanya

"rasengan!" teriak Naruto marah lalu maju kedepan dengan bola chakra biru di tangan kanannya

"Naruto jangan gegabah!" teriak Sasuke namun Naruto tidak menggubrisnya

"rasakan ini!"

BLARRR

Terdengar bunyi ledakan yang cukup keras dari serangan Naruto dan hal itu menimbulkan asap yang cukup banyak di dalam ruangan itu

"haha, apa hanya itu yang kau punya kukira lebih dari ini ternyata aku salah" kata Moi keluar dari asap dengan seseorang yang berada di sampingnya

"sial! Rasa-"

"jangan gegabah Naruto kita belum tau persis apa kekuatan musuh" potong Sasuke sambil memengang tangan Naruto agar tidak melakukan hal hal bodoh

"tapi-"

"diam Naruto!" bentak Sasuke "jangan percaya kata katanya begitu saja, mungkin mereka semua masih hidup" lanjut Sasuke dengan tenang

"serang mereka!" teriak Moi kepada empat anak buahnya setelah itu keempat anak buah Moi mengepung Naruto dan Sasuke yang saat ini membentuk posisi melindungi punggung dengan kunai di tangan

"ayo" kata Sasuke singkat dengan mangekyu sharingan yang sudah aktif lalu mereka berdua maju

Naruto menghadapi dua ninja dengan keahlian taijutsu dan ninjutsu yang lumayan hebat dan hal itu membuatnya sedikit kualahan karena ia bertarung dengan kondisi tubuh yang kurang fit padahal kemarin malam kondisinya baik baik saja

"hosh . . . hosh"

"apa hanya ini kemampuan mu Namikaze Naruto, haha" kata musuh Naruto yang saat ini berada di sampingnya lalu

CRAZZ CRAZZ CRAZZ

"AARRRRGGGG!" teriak Naruto saat terkena sayatan sayatan dari musuhnya dan terpental kebelakang beberapa meter dan membentur tembok sampai hancur setelah terkena tendangan dari musuhnya

"Naruto!" teriak Sasuke ketika mendengar suara teriakan dari Naruto

"jangan lengah Uchiha!" kata musuh Sasuke yang saat ini berada di tepat di depannya

BUAGH

Tendangan dari musuhnya membuat Sasuke mundur beberapa meter kebelakang dengan darah segar dari mulutnya

"cih, rasakan ini" kata Sasuke pelan "Chidori!" teriak Sasuke sambil lari ke depan

"ck, Suiton : Suiryudan no jutsu" kata sang musuh lalu keluarlah naga air yang mengarah ke Sasuke namun bisa di hindari dengan mudah

"Suiton : Mizu no Tatsumaki" kata teman sang musuh lalu muncullah tornado air yang mengarah ke Sasuke dengan cepat "rasakan itu bocah tengik!" lanjutnya

BRUSSS POFT

"apa kita menang?" Tanya sang musuh pada temannya yang berada di belakangnya

"hm, kurasa begi- ARRGGGG!" teriakan sang teman membuatnya melirik kebelakang dan matanya mebulat ketika melihat sang teman terkena Chidori Sasuke di bagian dadanya dan darah segarpun menyiprat kemana mana setelah Sasuke mengeluarkan tangannya dari dada sang musuh

"awas kau rasakan ini!" katanya sambil membuat segel tangan "Suiton : Suishuu Gorugon" lalu muncullah naga air raksasa yang saat ini mengarah ke Sasuke

"Katon : Goryuka No Jutsu" lalu muncullah naga api raksasa dan dua naga dengan elemen berbeda itupun saling menghantamkan diri dan menimbulkan uap di sekeliling tempat itu

"sekali lagi Suiton : Sui-"

CRAZZZ JLEB CRAZZ

"ARRRGGGG!"

"rasakan itu" kata Sasuke singkat lalu meninggalkan tempat pertarungannya untuk meyusul Naruto karena jarak pertarungannya dengan Naruto agak jauh itupun di sebabkan oleh Naruto sendiri

.

"kau hebat juga ternyata bisa mengalahkan satu anak buahku yang memiliki kemampuan hebat namun sepertinya efek yang di buat olehnya cukup parah jadi pengorbanannya tidak sia sia, hahaha" kata Moi maju kearah Naruto yang saat ini tengkurap dengan napas yang tidak teratur serta darah yang menggenang di sekitar tubuhnya

"sekarang susul lah teman temanmu!" teriak Moi lalu menusukkan pedangnya ke arah Naruto

JLEEBB

"NARUTO!" teriak Sasuke dengan mata membulat ketika sampai di tempat Naruto berada

"ah, kau terlambat bocah kekasihmu sudah pergi, hahaha!" ucap Moi dengan tawa kemenangannya lalu menendang Naruto dengan keras yang menyebabkan Naruto terlempar hingga ke tempat Sasuke berada setelah sebelumnya mencabut pedangnya

"NARUTO!" teriak Sasuke sambil menidurkan Naruto di pangkuannya

"gom . . men ne Su . . ke aku ti . . ti . . dak bisa me . . mene . . pati janjiku" kata Naruto terbata bata dengan darah segar yang mengalir dari perutnya

"NARUTO!" teriak Sasuke lagi dan tak terasa cairan bening mengalir dari onyxnya

"ja . . ngan . . menangis . . Suke . . kau . . tam . . pak . . jelek . . jik . . ka . . menangis" kata Naruto dengan senyum tipis di bibirnya 'gomen ne Sasuke' batin Naruto. Setelah itu kedua sapphirenya yang indah tertutup . pingsan? sekarat?

"NARUTO!" teriak Sasuke dengan cairan bening yang masih mengalir dari onyxnya

"drama yang bagus, hahaha" kata Moi yang sedari tadi hanya diam menyaksikan

"KAU, BERANINYA KAU MEMBUAT NARUTO SEPERTI ITU" kata Sasuke penuh penekanan di setiap katanya setelah itu muncullah aura kegelapan dari belakang tubuhnya lalu membentuk ksatria memakai baju perang dengan perisai di tangan kiri dan pedang di tangan kanan

"fufufu~ sang pangeran marah, bagus karena akan lebih menarik, hahaha" kata Moi masih dengan nada mengejek

.

.

.

Di sisi lain Shibuki dan empat ninja Kirigakure pun mengalami hal yang sama setelah berhasil lolos dari musuh pertama sekarang datang lagi musuh kedua

"hei, Yuta sebaiknya kau duluan saja yang kesana yang ini biar kami berempat yang urus" kata Zuu memerintah

"tapi-"

"tidak ada tapi tapian, cepat mungkin saja mereka dalam keadaan kritis dan membutuhkan pertolongan" kata Zuu memotong "tenang saja disini masih ada Rukio dan Dai yang menguasai jutsu medis" lanjut Zuu ketika melihat tatapan Yuta yang khawatir

"benar, cepat susul mereka yang ini biar kami urus" kata Rukio sambil menghindari serangan lawan

"baiklah semoga kalian baik baik saja" kata Yuta sebelum pergi meninggalkan mereka berempat

"seandainya saja aku memperkirakan hal ini mungkin kejadiannya tidak seperti ini" kata Zuu merasa bersalah sambil membuat segel tangan dengan cepat

"sudahlah jangan salahkan dirimu terus" kata Dai yang saat ini sedang menghindari serangan lawannya

"jangan biarkan ada yang lari!" teriak sang ketua ketika melihat Yuta pergi dari tempat pertarungan

"hm, Suiton : Suishuu Gorugon"

.

.

.

Saat ini Yuta sudah hampir mencapai tempat dimana pemimpin Takigakure berada dan berbagai macam pemikiran berkecamuk di kepalanya tentang bagaimana keadaan teman temannya dan keadaan Naruto serta Sasuke

'semoga mereka semua baik baik saja' batin Yuta . Namun setelah sampai di tempat yang ia tuju segala hal hal positif yang ada di pikirannya kini berubah menjadi hal hal negative, lalu dengan cepat ia mencari dimana keberadaan Naruto dan Sasuke berada dan ketika menemukan keberadaan kedua orang itu keadaannya cukup mengenaskan dengan darah berada di sekeliling mereka (darah Naruto)

"Sasuke-san apa yang terjadi dengan Naru dan musuh?" Tanya Yuta panik ketika melihat keadaan Naruto

"cepat gunakan jutsu medismu!" teriak Sasuke panik dengan posisi masih memangku Naruto "dan kau tidak perlu khawatir soal itu aku sudah melenyapkannya dan SEKARANG CEPAT LAKUKAN SESUATU UNTUK NARUTO!" lanjut Sasuke dengan penekanan di setiap katanya

"ba . . baik" kata Yuta sedikit takut karena jarang sekali ia melihat Sasuke berteriak seperti tadi lalu dengan cepat ia gunakan jutsu medisnya untuk menolong Naruto

"lukanya sangat parah kita harus membawanya ke rumah sakit" kata Yuta menjelaskan

"kalau begitu ayo bawa Naruto" kata Sasuke masih panik

"tapi-"

"tapi?" beo Sasuke

"disini tidak ada rumah sakit yang layak" kata Yuta sambil menunduk

'Naruto, bertahanlah kumohon' batin Sasuke dengan air mata yang mulai mengalir lagi dari onyxnya sambil memeluk Naruto erat

To Be Continue . . .

Please RnR