Yo, minna gomen ne Ara updatenya lama cause banyak kegiatan sekolah, hehehe

Dan terima kasih yang udah men-review, follow, favorite dan yang sudah mau membaca sampai sekarang, terima kasih

Oh ya, cinta Uchiha itu melebihi Senju jadi wajar jika seorang Uchiha yang terkenal dingin menangisi orang yang sangat di cintainya (ini asli dari kata kata Manga-nya, lho hehe)

DISCLAIMER : MASASHI KISHIMOTO

PAIR : UCHIHA SASUKE X NAMIKAZE NARUTO (FEMALE)

GENRE : ADVENTURE(?), ROMANCE

RATING : T – M (mungkin)

WARNING : FEMNARU, TYPO, AFTER WAR, SASUKE BACK, ALUR CEPAT(mungkin?), PENDEK(mungkin?), OOC, OC, ACAK-ACAKAN DLL

IF YOU DISLIKE WITH THIS STORY, PLEASE PRESS BACK BUTTON, OK . . . :D

AFTER WAR IS GOOD TIME

CHAPTER 9

Saat ini terlihat Sasuke sedang memangku Naruto dengan Yuta masih berusaha menyelamatkan Naruto dengan sisa sisa tenaganya, keringat mulai bercucuran dari sekujur tubuh Yuta, sementara Sasuke tetap memangku Naruto dan menatapnya dengan khawatir

'Naruto, jangan tinggalkan aku, kumohon' batin Sasuke sambil memejamkan mata untuk menghentikan tangisnya yang tidak bersuara namun tetap tidak bisa

.

TAP TAP TAP

Terdengar suara beberapa orang yang sedang melompati dahan dahan dengan wajah panik

"apa yang terjadi disini?" Tanya Shibuki pada tiga ninja yang ada di depannya "dan bagaimana keadaan mereka?" lanjut Shibuki cemas ketika mengingat tempat pemimpin Takigakure yang hancur berantakan (tempat Sasuke dan dua ninja Takigakure)

"aku tidak tau" jawab Zuu lirih merasa bersalah karena rencana mereka gagal akibat dirinya. Ya, itulah yang ada di pikirannya

"sudahlah jangan salahkan dirimu sendiri, Zuu" kata Dai menenangkan sambil memegang bahu Zuu

"terima kasih" kata Zuu sambil tersenyum

"Naru-chan!" teriak Rukio ketika sudah samapi di tempat pertarungan Sasuke dengan Moi tadi dan melihat keadaan Naruto yang parah

Sasuke yang mendengar ada yang memanggil Naruto membuka matanya sebentar lalu memejamkan lagi agar tidak terlihat matanya yang merah sehabis menangis

"hey, kalian cepat bantu aku!" teriak Yuta ketika melihat teman temannya hanya berdiri mematung sambil melihat keadaan tempat pertarungan yang sudah rusak berat

"ha'I" jawab mereka serentak

.

.

.

Terlihat saat ini Naruto berada di tempat yang sekelilingnya banyak di tumbuhi berbagai macam bunga yang indah dengan suasana yang sangat tenang dan menyejukkan jiwa

"ugh . . . dimana ini?" Tanya Naruto entah pada siapa saat ia bangun dan mulai melangkahkan kakinya entah mau kemana

"hei, Naru-chan" kata sebuah suara dari belakang Naruto dan secara reflek Naruto membalikkan badannya dan matanya membulat ketika melihat siapa yang ada dihadapannya saat ini

"O . . ok . . okaa-san" kata Naruto terbata bata saat melihat sang Okaa-san yang saat ini tersenyum kepadanya lalu disusul di belakangnya ada sang Otou-san yang juga tersenyum kearahnya "Otou-san" lanjutnya pelan

"ya, Naru" kata Minato sambil tersenyum ketika Naruto memanggilnya walaupun lirih ia masih bisa mendengarnya

"Okaa-san . . . Otou-san . . !" teriak Naruto sambil berlari ke arah Kushina dan Minato lalu memeluk keduanya dengan erat

"Okaa-san . . . Otou-san . . ." kata Naruto lagi saat memeluk Kushina dan Minato

"ya, Naruto bagaimana kabar mu?" Tanya Kushina ketika Naruto sudah melepas pelukannya

"emm, baik bagaimana dengan Okaa-san dan Otou-san?" Tanya Naruto dengan senyum khasnya

"Okaa-san dan Otou-san baik baik saja" jawab Minato sambil mengacak ngacak rambut Naruto

"ck, Otou-san jangan acak acak rambutku" kata Naruto sambil melipat tangannya di depan dada dan mengerucutkan bibirnya

"haha, iya iya bagaimana kehidupan mu setelah perang, Naru?" Tanya Minato setelah selesai dengan tawanya

"emm, aku menjadi sedikit terkenal . . . emm, dan sedikit menyebalkan saat si Teme itu-" kata kata Naruto terpotong

"Teme?" Tanya Kushina dan Minato bingung

"hm, Sasuke Teme no Hentai" jawab Naruto dengan nada kesal

"hm, Sasuke . . . maksud mu Uchiha Sasuke?" Tanya Kushina yang di jawab dengan anggukan oleh Naruto

"memang apa yang dia lakukan padamu, Naru?" Tanya Minato penasaran

FLASH BACK ON

"apa yang mau kau lakukan, Teme?" teriak Naruto ketika dengan seenak jidatnya Sasuke memeluk Naruto dari belakang saat Naruto ingin memcuci piring yang baru saja ia gunakan untuk makan malam "cepat minggir aku ingin mencuci piring!" lanjut Naruto lagi dengan nada naik dua oktaf

"ck, apa kau lupa Dobe dengan apa yang kau katakana kemarin" kata Sasuke dengan seringai mesumnya -_- "kau boleh melakukan apapun kepadaku selama seminggu" lanjut Sasuke mengingatkan Naruto "seorang ninja tidak akan menarik kembali kata katanya" lanjut Sasuke lagi sambil meniup telinga Naruto

'ck, terkutuklah orang yang mengucapkan itu' batin Naruto mengutuk orang yang mengucapkan kalimat itu dan tanpa Naruto sadari ia juga mengutuk dirinya sendiri

"hehe, bisa nanti saja Teme, aku masih sibuk" kata Naruto dengan tawa hambar

"maaf, tuan putri aku tidak bisa menuruti perintah anda" setelah mengucapkan itu Sasuke langsung menjilat dan mengulum telinga Naruto dan Naruto yang mendapat 'serangan' dari Sasuke itu hanya mendesah

"ah~ . . . Teme~~~" Sasuke yang mendengar desahan indah Naruto itu mulai menggendong Naruto ala bridal style dan membawanya menuju kamar tanpa melepas kulumannya di telinga Naruto

FLASH BACK OFF

"APA!" teriak Minato, muncul daughter complexnya "ittai" lanjut Minato ketika kepala kuningnya mendapat hadiah jitakan dari istrinya

"bisakah kau diam Minato!" kata Kushina marah pada suaminya karena memotong cerita Naruto yang lagi seru serunya (menurut Kushina -_-) "bisa kau lanjutkan Naru-chan" kata Kushina dengan mata berbinar(?) "dan kau Minato jangan memnggangu atau aku akan . . . gezzzz" kata Kushina dengan muka garangnya sambil memainkan jari telunjuknya secara horizontal dari kiri ke kanan

"ha'I" jawab Minato sambil memelan ludah

"bagus, ayo Naru-chan lanjutkan" kata Kushina dengan mata berbinar(?) lagi dan membuat Naruto sweatdrop

"ha'I Okaa-san"

FLASH BACK ON

Setelah sampai kamar Sasuke langsung membaringkan Naruto di atas tempat tidur dan menindihnya lalu melumat bibir Naruto dengan tangan kanan menyusup ke dalam kaos yang digunakan Naruto lalu meremas payudara kiri Naruto yang masih terhalang kain dengan lembut sementara tangan kirinya menyusup ke dalam rok yang di kenakan Naruto dan menuju ke vagina Naruto yang sudah basah basah

"sepertinya kau menikmatinya, tuan putri" kata Sasuke di sela sela lumatannya dan hanya di balas dengan suara desahan yang keluar dari mulut Naruto dan hal itu membuat libido Sasuke naik dan secara perlahan Sasuke mulai menyingkirkan penghalang yang berada di bagian bawah Naruto lalu membuangnya ke sembarang arah setelah itu Sasuke sedikit melebarkan vagina Naruto dengan jari telunjuk dan jari manisnya lalu jari tengahnya menggesek gesek klitoris Naruto yang sudah menegang dan tak berapa lama cairan milik Naruto membasahi jari tengah Sasuke

"hosh . . . hosh . . . aku . . lelah . . Sukeh~" lirih Naruto dengan napas terengah engah

"maaf, tuan putri ini baru pemanasan saja" setelah mengucapkan itu Sasuke segera melepas semua penghalang yang ada di tubuh Naruto dan di tubuhnya kemudian dengan perlahan lidah Sasuke mulai menjilati lekuk tubuh Naruto dan hal itu membuat Naruto bergerak gerak tak jelas ke kiri dank e kanan sambil mencengkram seprai di bawahnya sementara tangan kanan Sasuke bermain di payudara Naruto meremas, memilin dan menarik puting Naruto yang mengeras dan membuat Naruto tak bisa menahan desahannya

"akh . . . ugh . . . Sukeh~" desah Naruto ketika Sasuke menjilat klitoris Naruto yang yang menegang dan desahan itu semakin keras ketika Sasuke memainkan klitoris Naruto

"Sukeh~~~" desah Naruto keras ketika ia kembali mengeluarkan cairan putih itu ke dalam mulut Sasuke dan dengan cepat Sasuke menjilati sisa sisa cairan Naruto, kemudian merangkak naik dan melihat wajah Naruto yang kelihatan sudah lelah, tapi Sasuke belum mau berhenti karena ia belum merasakan kenikmatan surge dunia. Lalu dengan perlahan Sasuke melebarkan kedua kaki Naruto kemudian memasukkan penisnya yang besar ke vagina Naruto secara perlahan agar tidak menyakitinya

"akh . . . ittai" kata Naruto lirih dengan air mata yang muali keluar dari sapphirenya ketika penis Sasuke yang besar masuk ke dalam tubuhnya

"cengkram pundakku jika sakit, seperti waktu kita pertama kali melakukan ini, Naruto" kata Sasuke agak serak yang hanya dib alas dengan anggukan oleh Naruto namun itu sudah cukup baginya untuk meneruskan kegiatannya

"akh!"jerit Naruto ketika Sasuke memasukkan penisnya dalam sekali hentakkan dan hal itu membuatnya mengeluarkan air mata lagi dan Sasuke pun sedikit meringis kesakitan saat pundaknya di cengkram dengan kuat oleh kuku kuku jari Naruto yang agak panjang lalu dengan perlahan Sasuke mulai bergerak maju mundur dengan tangan kiri meremas payudara kanan Naruto beberapa kali memilin dan menarik putting Naruto hingga memerah sementara payudara sebelah kiri Naruto di hisap dan di gigit di putingnya hingga memerah dan membuat Naruto meracau tak jelas dengan desahan desahan yang membuat Sasuke mempercepat tempo dan . . .

"NARUHHH!" teriak Sasuke ketika cairan putih kental miliknya keluar dan masuk kedalam tubuh Naruto, lalu Sasuke jatuh menimpa Naruto yang berada di bawahnya dan semenit kemudian Naruto mengeluarkan cairannya dan kemudian ikut terlelap bersama Sasuke yang sudah ia geser ke samping agar tidak membuatnya sesak dengan tubuh mereka yang masih menyatu

FLASH BACK OFF

"yah, itu yang membuatku kesal Okaa-san, si Teme itu terus melakukan itu tiap malam selama seminggu dan membuat Naru susah berjalan pagi harinya, tapi itu masih lebih baik dari yang pertama" kata Naruto dengan melipat tangannya di depan dada dengan mulut yang mengerucut

"eh? memang kenapa dengan yang pertama?" Tanya Kushina bingung sambil membersihkan tangannya yang berdebu sehabis memukul Minato hingga tak berdaya ketika daughter complexnya kambuh (ya iyalah kambuh anaknya di kayak gituin, Kushina-nya aja yang eee tidak jadi #di death glare Kushina)

"dia lebih ganas Okaa-san" kata Naruto sambil bergidik ngeri

"haha, akhirnya keinginan ku dan Mikoto tercapai, haha" kata Kushina dengan tawa nistanya -
_-

"eh? keinginan?" Tanya Naruto bingung dengan reaksi Okaa-sannya

"ya, Okaa-san dan Mikoto Okaa-sannya Sasuke ingin menyatukan keluarga kita masing masing dan Okaa-san kira itu akan gagal karena Okaa-san-" kata Kushina mengagntung membuat Naruto yang mengerti apa kelanjutan kaliamat itu langsung menunduk

"gomen ne Okaa-san, Naru membuat Okaa-san-"

"sudahlah Naru-chan yang terpenting sekarang kalian sudah menyatukan" potong Kushina sambil mengedipkan sebelah matanya

"arigatou Okaa-san" kata Naruto sambil memeluk erat Kushina

"ya, dan sebaiknya Naru segera kembali pasti Sasuke sedang menunggu Naru" kata Kushina setelah Naruto mel;epas pelukkannya

"eh? tapi Naru ingin bersama Okaa-san dan Otou-san lebih lama lagi" kata Naruto bingung

"belum saatnya Naru, jika sudah tiba saatnya kita semua pasti bertemu dengan keluarga Sasuke juga tentunya" kata Kushina sambil tersenyum bahagia lalu dengan gerakan cepatKushina memukul tengkuk Naruto dan membuatnya tak sadarkan diri

'gomen ne Naru Okaa-san dan Otou-san tidak ada di sampingmu saat kau membutuhkan seseorang untuk di mintai bantuan tapi sekarang ada orang lain yang bisa menggantikan tugas Okaa-san dan Otou-san. Semoga kalian bisa bahagia selam lamanya. Yah, walaupun kadang ada pertengkaran kecil tapi itu wajar hihihi sayonara Naru' batin Kushina ketika secara perlahan Naruto yang ada dalam pangkuannya mulai mengilang

"ugh . . . yang tadi skit sekali" kata Minato setelah sadar dari pingsannya akibat pukulan istrinya

"eh? dimana Naru?" Tanya Minato bingung ketika sampai ke tempat Kushina yang saat ini sedang duduk

"dia sudah kembali" kata Kushina sambil tersenyum

"aku harap Naru bahagia dengan bocah mesum itu" kata Minato yang langsung mendapat death glare gratis dari Kushina dan membuatnya sulit untuk menelan ludah "hahaha" tawa Minato hambar sambil menggaru garuk kepala kuningnya

.

.

.

"ugh . . . dimana ini?" Tanya Naruto bingung ketika membuka matanya, ia hanya melihat ruangan serba putih dengan seseorang yang berada di sampingnya sedang tidur. 'rumah sakit' batin Naruto ketika sudah mengetahui dimana ia berada sekarang

"ugh . ." lenguh Sasuke ketika kepala di pukul pukul pelan oleh seseorang "Naru" kata Sasuke ketika tau siapa orang yang memukul mukul kepalanya dan langsung memeluk orang itu erat "Naru, jangan tinggalkan aku lagi" kata Sasuke ketika memeluk Naruto

"hehe, ha'I dan gomen ne membuatmu khawatir" kata Naruto dengan cengiran khasnya

"apakah ada yang sakit?" Tanya Sasuke ketika sudah melepas pelukannya

"emm, tidak ada" jawab Naruto singkat "oh, ya Suke kita di rumah sakit mana?" tanya Naruto

"Konoha" jawab Sasuke sambil mengupas apel yang berada di samping ranjang Naruto

"eh? bagaimana bisa dan bagaimana aku bisa-"

"kau tau pemilik kedai yang kita kunjungi pertama kali saat sampai Takigakure?" potong Sasuke

"ya" jawab Naruto singkat

"dia adalah mantan ninja Takigakure yang di perintah Shibuki untuk menyelidiki tentang kegiatan mencurigakan di desa dan berhasil mengetahui siapa dalangnya namun ia dan tim-nya tertangkap dan di bunuh tapi ia bisa meloloskan diri dan di tengah perjalanan ia mengalami benturan di kepalnya dan itu membuatnya kehilangan sebagian ingatannya. Dan saat ia bangun ia berada di rumah kakek pemilik asli kedai yang kita kunjungi dan sebagai ungkapan terima kasih karena sudah di tolong dan tidak tau mau kemana karena ingatannya hilang dia bekerja di situ. Ketika kakek itu meningal ia menggantikannya untuk meneruskan usahanya. Dan perlahan ingatannya kembali saat kita membicarakan tentang penyerangan pemimpin Takigakure dan ingatannya kembali saat ia mendengar nama Moi karena ninja ninja Takigakure tidak ada yang tau nama asli pemimpin mereka dan ketika ingatannya kembali ia langsung menuju tempat pemimpin Takigakure dan menemukan aku dan yang lainnya sedang mencoba menyelamatkanmu dan sebagai ungkapan terima kasih karena telah mengalahkan Moi yang tak bisa ia lakukan dia menggunakan jutsu medis terlarang yang bisa menghidupkan orang dengan nyawanya sebagai gantinya" kata Sasuke menjelaskan panjang lebar dalam sekali tarikan napas(?)

"oh, begitu ya" kata Naruto dengan kepala menunduk

"ada apa, Naruto?" Tanya Sasuke sambil menyodorkan irisan apelnya

"tidak ada" kata Naruto sambil tersenyum dan mengambil irisan apel itu dari Sasuke

"ck, jangan cengeng seperti ini Naruto" kata Sasuke yang langsung memeluk Naruto saat Naruto hanya memengang apelnya dan tidak memakannya

"tapi . . . aku membuat-" kata kata Naruto terpotong saat Sasuke langsung menciumm bibirnya lembut

"sudah jangan menangis lagi" kata Sasuke dengan senyum yang membuat Naruto tenang dan menggukkan kepalanya sebagai jawaban dari kata kata Sasuke

10 Years Later

"ohayou Okaa-san, Otou-san" sapa lima orang anak pada sang Okaa-san yang sedang memasak dan sang Otou-san yang sedang meminum tea hangat

"Ohayou" sapa sang Okaa-san dan Otou-san

"oh, ya Otou-san apa ada misi yang menegangkan hari ini?" Tanya anak laki laki berumur sepuluh tahun dan berambut pirang dengan gaya rambut seperti sang Otou-san yaitu seperti pantat ayam dan mata onyx yang berbinar a.k.a Uchiha Ichi

"ck, jangan beri misi rank A pada Ichi dan Ike walaupun mereka sudah Jounin, Suke" kata sang Okaa-san yang saat ini sedang menghidangkan makanan di atas meja dan di balas dengan 'hn' oleh Sasuke

"ck, kenapa Okaa-san selalu melarang kami, sih" kata Ichi sambil mengerucutkan bibirnya, sungguh persis dengan sang Okaa-san jika permintaannya tak di turuti

"karena Okaa-san hawatir pada kalian Oni-chan" kata seorang anak laki laki yang berumur sekitar delapan tahun dengan rambut raven dan mata sapphire yang indah itu tersimpan sharingan a.k.a Uchiha Arazu

"hn" balas anak laki laki yang memiliki rambut hitam ke biru biruan sebahu biasa tidak seperti pantat ayam dan memiliki mata onxy a.k.a Uchiha Ike kembar dari Ichi namun memiliki perbedaan pada sifat dan rambut mereka

"ck, jangan berisik aku mau makan" kata anak laki laki yang memiliki rambut pirang sebahu dengan poni menutupi sebelah matanya yang memiliki mata sapphire yang juga memiliki sharingan di dalamnya a.k.a Uchiha Hazuke kembar dari Arazu sambil memutar kedua bola matanya

"ah, aku sudah selesai Okaa-san, Otou-san. Aku berangkat dulu" kata anak laki laki berumur tujuh tahun dengan rambut hitam ke biru biruan dengan poni yang menutupi mata sapphire-nya yang tentunya memiliki sharingan a.k.a Uchiha Itsuke si bungsu

"hah~ hati hati di jalan Itsuke" kata Naruto sambil membereskan piring Itsuke

"ya" balas Itsuke

"kalau begitu kami berangkat dulu" setelah Ichi mengatakan itu ia dan kembarannya serta dua adik kembarnya pergi keluar mengikuti jejak Itsuke

"ya" balas Naruto singkat lalu membersihkan meja makan dan memcuci semua peralatan makannya sementara Sasuke yang melihat semua kejadian yang ada di ruang makan ini hanya tersenyum 'inilah keluarga yang kuinginkan hidup dengan orang yang kucintai' batinnya bahagia

Yah, kehidupannya menjadi sempurna dan bahagia saat sepuluh tahun yang lalu ketika menikah dengan Naruto dan dikaruniai lima orang anak yang bisa membuatnya tambah bahagia

"eh? Suke kau belum berangkat?" Tanya Naruto

"aku ingin berangkat bersama mu" jawab Sasuke datar seperti biasa

"ck, baiklah Hokage-sama" jawab Naruto sambil melepas apron yang ia gunakan saat mencuci peralatan

"hn" gumam Sasuke lalu menggandeng tangan Naruto setelah selesai melepas apronnya

Dan keduanya berjalan menuju tempat Sasuke bekerja yaitu gedung Hokage dengan beberapa kali membalas sapaan pendudukan desa yang menyapa mereka saat lewat

Dan mereka sangat bahagia karena telah mendapat apa yang mereka inginkan selama ini yaitu kehangatan sebuah keluarga

THE END

Aduh bagaimana endingnya apa minna suka?

Gomen ne kalau chapter ini pendek, hehe

Untuk semuanya terima kasih sudah mau

-membaca

-menreview

-menfollow

-menfavorite

Arigatou Gozaimasu jika tanpa kalian mungkin Ara gak bisa sampai sini dan

Gomen ne, kalau Ara gak balas reviewnya sekali lagi gomennasai.