7 Hari Dengan S.E.E.S
Day 4
Halo guys ketemu lagi dengan Auth-Ders dan di chap ini saya aka berusaha untuk membuat cerita yang bagus oke tanpa banyak basa-basi mari kita mulai fanfictnya, silahkan menikmati.
"Ders" ucap Junpei membangunkan Auth-Ders
"ada apa pei?" tanya Auth-Ders
"Ngak apa-apa cuman ngetes telinga" jawab Junpei
"haha lucu balas dendamnya" balas Auth-Ders dengan nada monotone
Pagi hari
"ders tolong buatin kopi dong kalau kamu ke dapur" ucap Junpei
"iya pei" balas Auth-Ders
5 menit kemudian
"nih kopinya" ucap Auth-Ders sambil jalan ke lobby
Sfx : slut (suara kepleset) Srash (suara kopi kenak junpei) crank (suara gelasnya pecah)
"yah hitam semua nih bajuku" ucap Junpei
"ehmmm yakin yang kamu masalahin bajumu doang? itu tadi gelas favoritnya Mitsuru lho."ucap Auth-Ders yang agak ketakutan
"hah? gelasnya Mitsuru!? kenapa kok pakai yang itu?" tanya Junpei yang kaget
"aku tadi sih maunya pas Mitsuru turun ngeliat kamu minum kopi pake gelas favotirnya dia" jawab Auth-Ders
dan orangnya yang lagi diomongin panjang umur karena muncul
"Ada apa ini kok ramai? ini masih pagi" tanya mitsuru yang baru saja turun dari tangga
Sfx : kreeeet (suara pintu dibuka perlahan-lahan)
"ngak apa-apa kok Mitsuru, ya kan ders? *Auth-Ders sudah hilang* oh S**t" ucap Junpei yang sudah tau akan dieksekusi
Diluar Asrama
"untung sempat lari, kalau enggak jadi patung es lagi" ucap Auth-Ders sambil mencari tempat sembunyi
"Persona!" suara Mitsuru dari dalam Asrama
SFX : Dar! (Evoker) Sing clang (BufuDyne)
"kasihan junpei ngak sempat kabur" pikir Auth-Ders
Siang hari
Sfx : cekreeeet (suara Pintu dibuka perlahan-lahan)
"udah aman belum ya?" pikir Auth-Ders sambi mengintip kedalam asrama
"oh ada patung Stupei" ucap Auth-Ders sambil melihat Junpei yang berusaha lari
"hmmm kayaknya ada yang kurang..." pikir Auth-Ders yang lalu berjalan ke Dapur mengambil termos
Sfx : fsssss
"sialan kau Ders! gue ditinggal gitu aja" ucap Junpei
"kan harus ngurus diri sendiri dulu baru ngurus orang lain" Balas Auth-Ders
"tapi ya ngak usah ninggal gitu aja! paling ngak ngomong dulu!" balas Junpei
"Kalo aku ngomong dulu aku juga jadi patug es stupei! terus yang melelehkan esnya siapa?" balas Auth-Ders
lalu kakak adik kembar (yang ngak keliatan sama sekali kalau kembar) masuk ke Asrama
"ada apa ini kok tengkar?" tanya Minato
"gara-gara dia!" jawab Junpei dan Auth-Ders menunjuk satu sama lain
"masalahnya apa sih? kok bertengkar kayak anak kecil aja?" tanya Minako
"Tanya kedia!" jawab Junpei dan Auth-Ders sambil menunjuk satu sama lain
"*sigh* kalian cepetan berenti bertengkar atau aku pake Armageddon lho" ucap Minato
"eh! jangan-jangan! lebih baik jadi patung es dari pada itu" ucap Junpei
"jangan jangan jangan jangan! nanti aku ngak bisa ikut UN" Ucap Auth-Ders
"jangan bertengkar makanya" balas Minato
Sore Hari
"Haduuuh laper" ucap Junpei
"sabar aja pei, katanya Fuuka sih udah mau matang masakanya" balas Auth-Ders
"sebentar-sebentar, Fuuka masak!? cepet matikan kompornya" Ucap Junpei yang tiba-tiba Panik
"di game sih katanya ngak enak, cuman ngak mungkin kayak gitu enggak enaknya pei" balas Auth-Ders
"Ders, aku beritau kamu, apapun yang terjadi jangan makan masakanya Fuuka, karenaitu lebih berbahaya dari pada Armageddon" ucap Junpei
"WAIT WHAT!? terus kenapa itu ngak jadi item buat mbunuh Nyx aja lho?" ucap Auth-Ders Yang shock
lalu mereka lari kedapur
"Fuuka jangan masak plis, kita makan telur ayam mentah enggak apa-apa kok" ucap Junpe
"jangan dengerin si stupe fuuka, kamu ngak usah masak, aku aja yang masak" Ucap Auth-Ders
"tapi masakanya sudah matang" ucap Fuuka
"TIDAAAAAK!" Teriak Auth-Ders dan Junpei
"wah lumayan ada ayam bakar siapa yang masak" tanya shinjiro sambil makan ayam bakarnya
"itu bukan ayam bakar i..." ucapan Fuuka terpotong karena
Sfx : Bruk (suara Shinjiro jatuh)
"cepat! panggil ambulans! ada kecelakaan!" ucap Junpei
Auth-Ders langsung lari ke lantai tiga
"minako Shinjiro pingsan habis makan masakanya Fuuka" ucap Auth-Ders
"APA!?" Ucap Minako yang kaget
Malam Hari di rumah sakit
"untung saja kalian datang tepat waktu, kita sempat menetralisirkan racunya" ucap Dokter ke Minako
"untung saja dok" balas Minako
"bila dilihat dari racunya tadi seperti pembunuhan berencana, apakah kalian tahu pelakunya?" tanya Dokter
"mohon maaf tapi saya tidak tahu dok"jawab Minako
"Pembunuhan berencana dari mana? itu kan itu masaka" ucapan Auth-Ders terhenti karena mulutnya Auth-Ders ditutup oleh Junpei
"lupakan saja dok, dia suka asal ngomong... Aduh!" Teriak junpei karena tanganya digigit oleh Auth-Ders
To Be Continued
"Fuuka,boleh tau ngak kamu bisa masak apa aja yang normal" Tanya Auth-Ders
"yang aku yakin sih cuman masak air" jawab Fuuka
"boleh liat ngak kalo masak air" tanya Auth-Ders yang ingin tahu
beberapa menit setelah air direbus tiba-tiba airnya berubah menjadi hitam
"what?" ucap Auth-Ders yang heran hingga mencoba merebus air sendiri
setelah beberapa menit airnya mendidih tanpe ada perubahan di warna
"tadi kok bisa? kan ngak ditambah apa-apa" pikir Auth-Ders
masakanya Fuuka masih menjadi misteri, masih di dunia
SFx : ting tung (suara ada pesan masuk lewat line)
terima kasih guys sudah membaca, semoga ini seru bagi kalian, aku anggap review kalian semua itu bertujuan memberi motivasi dengan bahasa kalian sendiri jadi enggak apa-apa kok kalau pakai bahasa kejam sampai ketemu besok
Well Better Say Than Sorry
Auth-Ders Sign Out
