Catching Feelings
(Chap. 6 Shock)
.
.
.
Judul : Catching Feelings (Chap. 6)
Author : Sam / SamKou
Genre : Yaoi, Romance, Brothership.
Cast : Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Oh Sehun, Xi Luhan (Byun Luhan) (EXO Members)
Pairing : ChanBaek, HunHan, HanYeol, BaekHun.
.
.
.
HAPPY READING!
.
.
.
-START-
.
.
.
-Baekhyun's POV-
.
Hari ini cerah seperti biasanya, aku senang sekali dan aku merasa sedikit lega. Terima kasih kepada Sehun, itu karena percakapan kami beberapa hari yang lalu. Aku tidak menyangka sedikit bercerita bisa membuatku sangat lega.
Mungkin aku harus lebih banyak bercerita, Sehun aku rasa juga pendengar yang baik. Kalau Luhan hyung, eum dia sudah cukup dipusingkan dengan masalah cintanya, jadi aku tidak boleh membebaninya. Lagipula aku tidak bisa... tidak bisa memberitahunya...
Ah iya! Hari ini aku berangkat sekolah sendiri tidak seperti biasanya yang selalu berangkat bersama Luhan hyung. Itu karena aku tidak mau setiap dia melihatku, dia akan selalu merasa tidak enak. Bukan berarti juga aku menghindarinya. Lagipula dia juga dijemput oleh Chanyeol, aku tidak mau berangkat bertiga dengannya. Ternyata aksinya cepat juga ckckck. Sehun-ah kau seharusnya juga seperti itu.
Tap Tap Tap
Aaahh~ yang dibicarakan akhirnya muncul...
.
-Baekhyun's POV End-
.
.
-Chanyeol's POV-
.
Hari ini waktunya memulai. Tadi aku menjemput Luhan untuk berangkat ke sekolah bersama. Oh tentu untuk benar-benar mendapatkan hatinya aku harus bersikap sebaik mungkin.
Oh iya jangan lupakan, kalau aku menjemput Luhan akupun harus membawa yang satunya. Siapa lagi, si Baekhyun itu ck. Tapi untunglah dia tidak ikut menumpang, meski tadi Luhan bersikukuh mengajaknya. Mungkin ia sudah merelakan saudaranya untukku. Karena melihat betapa sungguh-sungguhnya aku ingin mendapatkan Luhan, ehem maksudku dia sudah melihat malam itu kan.
Ah iya aku melupakan satu orang lagi yang aku tinggalkan, Sehun. Semenjak aku tinggal bersama keluarganya, aku dengan senang hati mengajak Sehun berangkat dengan mobilku. Tapi karena aku sudah ada prioritas utama jadi tidak apa sekali-kali tidak mengajaknya. Lagipula tadi ia dulu yang bilang ingin berangkat sekolah sendiri.
Tap Tap Tap
Hmmm~ anak itu disana rupanya...
.
-Chanyeol's POV End-
.
.
-Luhan's POV-
.
Hari ini Chanyeol datang untung menjemputku. Aku berniat mengajak Baekhyun agar aku tidak canggung dan karena aku juga tidak enak kepadanya. Tapi Baekhyun menolak, aku merasa Baekhyun sedikit menghindar dariku.
Aneh saja rasanya, kami selalu bersama-sama sepanjang waktu. Ya meski kamar kami terpisah. Tapi tidak bersamanya kami kali ini berbeda. Aku merasa Baekhyun menyembunyikan sesuatu, bukan.. bukan hanya perihal Chanyeol, tapi yang lain. Anak itu pintar menyembunyikan sesuatu, meski kami kembar dan kami saling mengerti. Tapi tetap saja ada suatu hal yang tidak mampu aku tembus...
Dan bukan hanya Baekhyun, Sehunpun begitu. Tidak dia tidak menjauhiku secara langsung, atau menghindariku. Tapi yang aku maksud seperti sesuatu di dalam hatiku. Keberadaannya dihatiku, entah keberadaannya di hatiku yang menjauh atau hatiku yang menjauhi keberadaannya...
Benar saja semuanya membuatku bingung, pikiranku selalu berputar disana, diantara Chanyeol, Baekhyun dan Sehun.
Tap Tap Tap
Oeh... dia sudah datang...
.
-Luhan's POV End-
.
.
-Sehun's POV-
.
Eum malas sekali aku hari ini. Meski langit cerah tapi aku merasa kurang bersemangat. Dan lagi apa ini sekarang? Para guru rapat dan meninggalkan pekerjaan rumah yang menumpuk. Tahu begitu tidak usah masuk saja. Ah malasnya~
Tapi enak juga, ruang seni sedang tak dipakai. Apa aku kesana saja ya? Daripada aku dikelas, nanti ketemu Chanyeol. Aku sedikit menghindar darinya, dia semakin mengusik ketenanganku. Setiap hari yang ditanyakannya selalu saja tentang Luhan, membuatku kesal. Bukan apa-apa sih hanya saja... arghhhhh. Baiklah aku sedikit cemburu, tapi aku tak bisa menyalahkan Chanyeol sepenuhnya, tapi tetap saja...
Kalau begini aku jadi kepikiran Baekhyun. Baekhyun juga menyukai Chanyeol kan, meski aku yang menyimpulkan. Tapi sepertinya memang begitu. Lalu apa yang dilakukannya? Apa dia juga kesal? Hah~ aku rasa tidak. Dia tidak mungkin kesal apalagi menyangkut Luhan. Anak itu kadang terlihat galak dan cerewet. Tapi sebenarnya dia anak yang baik. Ah ani, sangat baik. Beruntung sekali Chanyeol disukai oleh Baekhyun...
Tap Tap Tap
Oeh...
.
-Sehun's POV End-
.
.
-Author's POV-
.
.
"Sehun-ah!"
"Sehun-ah!"
"Baekhyun-ah!"
"Baekhyun-ah!"
.
Dua nama dipanggil dengan serempak. Membuat empat dari mereka sedikit terkejut. Benar mereka berempat bertemu dipersimpangan koridor sekolah. Tapi kenapa hanya dua dari empat nama yang disebut. Itu karena Baekhyun dan Chanyeol dengan serempak memanggil Sehun. Sedangkan Sehun dan Luhan yang serempak meanggil Baekhyun. Ow bukankah mereka sangat kompak? Mungkin, tapi ada sepasang orang yang tak suka dengan kekompakkan itu, dan sepasang yang lainnya? Eum sepertinya sedikit canggung.
.
"Ah Sehun-ah~" panggil Luhan saat mengetahui Sehun juga membutuhkan Baekhyun. Membutuhkan Baekhyun?
Sehun menatap Luhan dan memberikan senyuman manisnya. Luhan hampir membalas senyuman manis yang sepertinya Sehun tujukan untuknya, namun belum sempat itu terjadi, Sehun telah mengalihkan pandangannya kearah Baekhyun. Dan hal tersebut membuat Luhan sedikit kecewa.
'Sepertinya bukan untukku...'
.
"Ck" Chanyeol mendecak saat diketahui Baekhyun ikut-ikutan memanggil Sehun.
Dan Baekhyun yang mendengar decakan tidak suka Chanyeol, masa bodoh dengan itu. Tidak seperti yang biasanya, yang akan membalas apapun yang dilakukan Chanyeol. Apa itu karena Baekhyun merasa tidak enak dengan Luhan atau tidak enak dengan hatinya sendiri, mungkin...
.
"Ada apa memanggilku sambil teriak-teriak begitu? Aku tidak tuli" kata Sehun kesal sembari mengarahkan kata-katanya kepada Chanyeol.
"Dan... eum? Ada apa Baekhyun-ah?" kata Sehun dengan nada yang berbeda untuk Baekhyun.
"Ya! Kenapa nada bicaramu berbeda Sehun-ah!" kata Chanyeol tidak terima.
Tak ada respon dari Sehun, memang dia sedikit menghindar dari Chanyeol, tapi sialnya malah bertemu lagi plus ditambah ada Luhan juga.
"Kau juga Sehuna-ah, ada apa memanggilku? Ada sesuatu yang ingin kau katakan lagi?" tanya Baekhyun dengan matanya yang berbinar. Mungkin Sehun ingin bercerita padanya atau mungkin sebaliknya. Atau mungkin Sehun akan menunjukkan sebuah lagu yang menarik lagi? Atau apapun itu, Baekhyun akan menyukainya, yang jelas cepat pergi dari situasi ini, dimana ada Chanyeol berada.
Tapi mata Baekhyun lalu tertuju pada Luhan yang ada disamping Sehun saat ini. Luhan menatap kebawah. Sepertinya ia terlihat kecewa. Ah Baekhyun baru sadar...
'Ah~ bodohnya aku...' batin Baekhyun
.
"Ah! Iya aku sampai lupa. Aku tadi memanggilmu Sehun untuk mencari Chanyeol, itu…. kan kalian berdua sekelas" bohong Baekhyun tiba-tiba.
'Mungkin ini kesempatan….'
"Hah mencariku?" tanya Chanyeol bingung. Tidak biasanya Baekhyun mencari Chanyeol, alih-alih mencari, mungkin sebisa mungkin ia akan mengindari Chanyeol. Aneh pikir Chanyeol.
"Benar! Kang songsae memintaku untuk memanggilmu dan mengantarmu untuk menemuinya" akhirnya ide itu yang muncul.
'Ini kesempatan… kesempatan yang dibukakan Baekhyun.'
"Bukankah dia sedang rapat?" Luhan tiba-tiba ikut bertanya setelah beberapa waktu hanya berdiam. Dia juga merasa aneh dengan Baekhyun yang mau-mau saja disuruh untuk memanggil Chanyeol, bukankah dia pandai berkilah.
"Iya, tapi dia tadi keluar sebentar untuk berbicara sebentar denganmu. Maka dari itu ayo cepat ikut aku" Baekhyun langsung saja menarik lengan Chanyeol untuk mengikutinya.
'Baekhyun membuka kesempatan... kesempatan untuk Sehun untuk meraih cintanya... Atau mungkin juga untuk dirinya….'
"Hey! Tunggu! Jangan tarik-tarik aku!" Chanyeol hanya berteriak tanpa didengar Baekhyun yang terus menariknya.
"Bye bye Luhannie hyung! Bye bye Sehun-ah!"
'Bukankah arah ruang guru seharusnya kesana…' batin Sehun sedikit aneh.
"Ah~…" Sehun bergumam saat dilihat Baekhyun berhenti sejenak sambil menatapnya dengan senyuman aneh.
'Apa dia sengaja…'batin sehun kembali.
.
.
"Hey Hey Hey kenapa kesini? Ruang guru di sebelah sana kan?"
"Hei berhenti jangan menarikku terus, aku bilang berhenti!" Chanyeol kesal karena dari tadi Baekhyun terus menyeretnya tanpa mendengarkan teriakannya.
"Sudah sampai" tiba-tiba Baekhyun berhenti, lalu mengehentakkan tangan Chanyeol dan menghadap kearahnya.
"Kenapa disini, bukankah disini malah lebih jauh- oh sial!" akhirnya Chanyeol sadar setelah lama berteriak-teriak.
"Kau! Kau berbohong kan? Kau sengaja membawaku kesini agar- ah~" Chanyeol semakin mengerti. Chanyeol menatap Baekhyun, sedang Baekhyun hanya menyandarkan badannya di dinding. Oh iya, Baekhyun membawa Chanyeol ke gudang peralatan sekolah.
"Oh jadi ini caramu untuk menjauhkanku dari Luhan? Ternyata kau licik juga" sindir Chanyeol.
"Terserah apa katamu, aku malas. Aku hanya ingin memberi Sehun kesempatan" balas Baekhyun santai.
"Kesempatan? Untuk...?"
"Untuk berduaan dengan Luhan hyung"
"What?" Chanyeol sedikit terkejut, untuk apa meninggalkan Sehun berduaan dengan Luhan.
"Hah~ sudah kuduga kau terlalu bodoh untuk menyadarinya" sindir Baekhyun masih dengan sikap santainya, yang membuat Chanyeol kesal bukan kepalang. Sudah menarik-nariknya, menjauhkannya dari Luhan dan sekarang dengan entengnya mengatainya bodoh.
'Anak ini harus diberi pelajaran.' Pikir Chanyeol
"Dengar ya~ Bukan hanya kau yang menyukai Luhan hyung, hampir semua siswa-siswi disini menyukainya..."
"Sayangnya tak ada yang menyukaimu" balas Chanyeol cepat.
"Ops maaf... Tapi bisa kupastikan hanya aku yang mecintainya" tambah Chanyeol sekarang sudah mulai tenang.
"Jangan percaya diri. Dan satu lagi kuberitahukan, Sehunpun mencintainya mengerti!" Baekhyun tak mau kalah. Sepertinya berdebatan diantara mereka yang sudah beberapa hari mereka tinggalkan mulai kembali lagi.
"Dan yang lebih penting Luhan hyung pun begitu, dia juga mencintai Sehun"
"Dan kuberitahu juga. Luhan bukan kau, jadi yang aku tahu dia tidak mengatakan apa-apa tentang siapa yang ia cintai, tidak dengan mencintai Sehun." Mereka masih tak mau kalah satu sama lain masing-masing meninggikan ego mereka.
"Dan tidak dengan mencintaimu pula!" Baekhyun menekankan suaranya dan menatap Chanyeol, Chanyeol pun balas menatap Baekhyun dengan pandangan tak suka.
"Kau!" dan Chanyeol yang tadinya sudah mulai tenang terpancing emosi kembali, segera ia tutup matanya sebentar utuk menetralkan emosinya.
"Masalah Sehun. Oke, bukannya aku tidak tahu. Tapi aku sudah memberikan kesempatan padanya untuk jujur. Paling tidak dengan dirinya sendiri. Dan sayangnya dia melewatkan kesempatan. Dan sayangnya lagi, aku yang mengambil kesempatan itu"
"Ya, tapi tidak dengan mencium Luhan hyung di depan matanya!" Baekhyun masih tidak terima akan kejadian malam itu yang membuat semakin kesal.
"Itu terjadi begitu saja. Aku tidak merencanakan begitu, itu salahnya tiba-tiba dia muncul di depan kami" jawab Chanyeol, kenapa masih membahas masalah itu, pikir Chanyeol.
"Tapi kau sengaja melakukannya di depan mataku" Baekhyun sekarang mengadap Chanyeol dan berkacak pinggang.
"Akupun tidak merencanakannya. Itu salahmu- ah~..." Chanyeol berpikir sesuatu, mungkinkah?
"Memang kenapa? Ada yang membuatmu terusik dengan adegan itu? Kalau Sehun mungkin terusik, karena mungkin dia menaruh hati pada Luhan. Tapi... kenapa kau seperti terusik juga? Apa kau menyukai-" Chanyeol mulai menggoda Baekhyun.
"Tentu saja aku terusik bodoh! Bagaimana bisa Luhan hyung dicium oleh namja sepertimu. Kau tidak pantas menciumnya seperti itu?"
"Luhan tidak menolak" jawabnya enteng.
"Tentu saja karena dia terkejut"
"Luhan yang terkejut, atau kau eum?" kembali Chanyeol menggoda Baekhyun, ia dekatkan wajahnya kewajah Baekhyun. Baekhyun yang ditatap seperti itu refelaks memundurkan wajanya. Semburat tipis terlihat, Chanyeol menyeringai.
"Setiap orang pasti terkejut bodoh! Yang dicium ataupun yang melihat. Kau ini apa tidak peka, dasar!" Baekhyun berteriak untuk menghilangkan kegugupannya. Kali ini Chanyeol yang memegang kendali. Dan seringaian kembali muncul diwajahnya.
"Aku tidak mengerti kenapa Sehun bisa berlama-lama dekat denganmu. Kau itu berbeda sekali dengan Luhan" Chanyeol sudah berada dalam posisiya seperti sedia kala, namun tetap menatap Baekhyun tajam dan meremehkan.
"Karena Sehun berbeda denganmu" balas Baekhyun cepat.
"Hah~ Well terserah apa katamu. Aku tidak peduli. Selamat tinggal" cukup untuk perdebatan kali ini. Sudah membuat Baekhyun itu sudah lumayan, pikir Chanyeol. Ia tidak mau membuang waktu disini sementara Sehun berduaan dengan Luhan. Jadi ia memutuskan untuk menyusul mereka.
"Ya kau mau kemana?" teriak Baekhyun, saat Chanyeol meninggalkannya sendiri.
"Ya tunggu!" Baekhyun mengejar Chanyeol yang sudah agak jauh didepan sana.
"Ah~" tiba-tiba Baekhyun behenti...
.
.
Chanyeol meninggalkan Baekhyun begitu saja setelah perdebatan mereka. Chanyeol menuju ketempat dimana terakhir dia meninggalkan Sehun dan Luhan. Tapi mungkin saja mereka sudah pergi dan menuju ketempat lain. Tunggu, mungkin mereka mencari tempat sepi dan melakukan sesuatu atau tiba-tiba Sehun mengungkapkan cintanya. Oh tidak, itu akan membuat Luhan semakin bimbang.
Segera Chanyeol bergegas untuk menemukan mereka, ia butuh menemui Luhan dan meminta jawaban atas permintaannya malam lalu. Dan benar-benar tak menghiraukan Baekhyun yang tadi masih dengar suaranya. Tadi? Lalu kemana Baekhyun? Chanyeol sebenarnya sempat mendengar seperti suara rintihan dari belakang, iapun sempat berhenti sejenak untuk mencari dimana Baekhyun. Namun tak lama untuk segera ia langkahkan kembali kakinya.
.
.
"Ah~"
Baekhyun berhenti dalam pengejarannya, ia sedikti merintih. Merasakan kembali nyeri di mata kirinya. Ia berhenti sejenak dan segera merogoh sakunya dan mengambil botol kecil untuk segera di teteskannya dimata kirinya. Ia biasakan dulu matanya sembari mengedip-ngedipkan matanya. Dan kemudian segera melanjutkan acaranya mengejar Chanyeol meski nyerinya belum benar-benar hilang.
Tapi kenapa ia bersi-keras mengejar Chanyeol? Untuk Luhan kah? Untuk Sehun atau untuk dirinya sendiri? Mungkin pilihan terakhir benar tapi akan menjadi pilihan terakhir Baekhyun. Karena Luhan prioritas utama. Baekhyun tahu siapa yang Luhan inginkan...
.
.
.
"Dasar anak itu tidak berubah dari dulu" kata Sehun pelan.
"Eum? Siapa?" tanya Luhan yang masih bisa mendengar perkataan Sehun.
"Ah itu... Baekhyun hehehe" jawab Sehun malu-malu.
'Ummm berarti Sehun selalu memperhatikan Baekhyun ya...' pikir Luhan.
'Apa Baekhyun sengaja meninggalkanku dengan Luhan?' batin Sehun.
"Memikirkan Baekhyun?" tanya Luhan menyadarkan Sehun dari lamunannya.
"Ah i-iya"
"Baekhyun memang anak yang selalu menyenangkan" terang Luhan.
"Benar dia selalu membuat semua orang disekitarnya senang" tambah Sehun, mengingat percakapannya dengan Baekhyun tempo hari.
"Apa kau menyukai Baekhyun?" tiba-tiba saja pertanyaan itu terselip dimulut Luhan.
"Huum. Siapa yang tidak menyukai Baekhyun? Aku rasa tidak ada" jawab Sehun yang tidak tahu arah pertanyaan Luhan yang sebenarnya.
"Maksudku apa kau mencintai Baekhyun?" lirih Luhan, ia gigit bibir bawahnya karena gugup. Entah dari mana ia mendapatkan keberanian itu. Tapi ia sungguh penasaran.
Namun tak kujung ada jawaban yang keluar dari bibir Sehun. Luhan tak berani mengangkat kepalanya ia menunduk tanpa sadar sepasang tangan sudah menempel di bahunya. Tapi Luhan tak bergeming dari posisinya, ia takut saat ia mengangkat wajahya, ia mendapatkan jawaban yang tak diingikannya...
Namun tiba-tiba...
.
.
"Yah dimana mereka tadi? Sial!" gerutu Chanyeol saat mendapati Sehun dan Luhan sudah tak ada ditempat terakhir ia tinggalkan.
"Ah mungkin disana" Chanyeol terus melangkahkan kakinya menuju taman sekolah. Dan saat ia berbelok untuk menuju taman ia berhenti tiba-tiba.
DEG
Dihadapannya tertampang dua orang yang ia seang cari-cari. Namun sayang bukan dalam keadaan yang ia inginkan.
.
.
"Aduh mana si Chanyeol itu?" Baekhyunpun kembali mencari dimana Chanyeol berada.
"Ah disana!" saat Baekhyun melihat punggung Chanyeol. Kenapa Chanyeol hanya berdiri saja, pikir Baekhyun.
Segera Baekhyun menghampiri Chanyeol, namun ia sedikit heran kenapa Chanyeol hanya mematung disana. Dan segera ia dongakkan kepalanya kearah depan, arah yang ditatap Chanyeol tanpa mengusik Chanyeol sama sekali.
'Ah~' batin Baekhyun mengerti apa yang dilihat Chanyeol.
"Ehem" Baekhyun berdeham untuk menarik perhatian Chanyeol. Dan ternyata berhasil, Chanyeol segera mengalihkan pandangannya kearah Baekhyun dengan tatapan tidak suka.
.
"Apa sekarang kau jadi pihak yang terkejut?" tanya Baekhyun langsung.
"Apakah tadi cukup untuk memberimu jawaban?" tanya Baekhyun kembali. Tapi ia sudah tahu jawabanya sudah pasti Chanyeol terkejut.
"Luhan hyung sudah tak bimbang lagi aku rasa"
"Tahu apa kau?" akhirnya Chanyeol buka suara setelah keterkejutannya.
"Seperti yang kau lihat" jawab Baekhyun enteng sambil menunjuk kearah depan dengan dagunya.
"Luhan hyung mencintai-"
"Bisakah kau diam!" bentak Chanyeol lalu bergi meninggalkan Baekhyun.
"Ya, kau tidak usah membentakku seperti itu" teriak Baekhyun sambil mengejar Chanyeol.
"Kenapa kau cemburu?" tanya Baekhyun, membuat Chanyeol berhenti dan membalikkan badannya menghadap Baekhyun.
"Aku bilang Diam!" bentak Chanyeol lagi, kali ini ia mencengkeram bahu Baekhyu, tapi Baekhyun sepertinya tak takut.
"Kenapa? Jangan terkejut seperti itu"
"Itulah yang Sehun rasakan saat-"
CUP
Kalimat Baekhyun terhenti. Baekhyun terhenti karena merasakan ada yang memotong perkataannya... tepat dibibir. Baekhyun terkejut matanya melebar kaget dengan perlakuan Chanyeol.
Baekhyun berontak namun pegangan Chanyeol dibahunya sangat kuat. Chanyeol melumat Baekhyun dengan sedikit kasar karena ia sedikit merasa kesal. Namun kenapa harus meluapkannya kepada Baekhyun. Oke memang dari tadi Baekhyun juga membuatnya kesal, tapi tidak harus seperti ini.
"Sekarang apa kau menjadi pihak yang terkejut?" bisik Chanyeol tepat ditelinga Baekhyun saat sudah melepaskan ciumannya. Menatap Baekhyun yang memandang kesal, matanya berkaca-kaca sambil balas menatap Chanyeol. Chanyeol sedikit terkejut melihat Baekhyun yang seperti itu, namun rasa kesal telah mendominasi perasaannya saat ini dan memilih pergi begitu saja.
Dan Baekhyun hanya terdiam disana, masih benar-benar terkejut dengan perlakuan Chanyeol tadi.
Chanyeol menciumnya...
Tapi bukan dengan rasa cinta...
Seperti... kesal... atau... benci...
.
.
.
"Eum aku seperti mendengar suara Chanyeol" kata Sehun.
"Tapi bukankah dia sedang bersama Baekhyun dan Kang songsae" balas Luhan.
"Benar juga" Sehun hanya mengangguk.
Ah benar Sehun dan Luhan yang tadi dilihat Baekhyun dan Chanyeol. Tapi sebenarnya apa yang mereka lihat?
.
-Flashback-
.
"Maksudku apa kau mencintai Baekhyun?"
Sehun memegang bahu Luhan, namun Luhan masih saja menundukkan kepalanya. Lalu ia arahkan sebelah tangannya untuk membelai pipi Luhan.
Sehunpun heran dari mana ia mendapatkan keberanian. Namun tak apa, karena Baekhyun sudah memberinya kesempatan. Tapi bagaimana kalau Luhan menolak perlakuannya? Ah itu bisa dipikirkan nanti...
"Aku menyukai Baekhyu..." bisik Sehun tepat ditelinga Luhan, membuat Luhan merinding namun senag.
"Tapi orang yang memiliki wajah yang sama adalah ornag yang kucintai..." Luhan membelalak kaget dengan pernyataan Sehun. Apa... apakah yang dimaksud Sehun adalah dirinya?
Sehun segera memposisikan wajahnya didepan wajah Luhan. Ia melihat keterkejutan Luhan dan sedikit kebingungannya.
Sehun hanya tersenyum dan mengusap rambut Luhan dengan sayang.
"Ne" itulah jawaban dari pernyataan Luhan meski tak sempat terucapkan. Luhan membalas semyuman Sehun dengan tak kalah manis.
"Gomawo. Saranghae..."
Jadi begitulah, Sehun berhasil mengungkapkan perasaannya. Dan sepertinyas terbalaskan, jadi kekhawatirannya hilang.
Lalu kembali lagi apa yang dilihat Chanyeol dan Baekhyun?
Bukankah mereka melihat Sehun dan Luhan berciuman hingga mampu mebuat Chanyeol terkejut?
Oh tentu tidak, yang Chanyeol dan Baekhyun kira adalh ciuman hanyalah adegan saat Sehun membisikkan sesuatu ditelinga Luhan.
Ayolah mana berani Sehun melakukan hal seperti itu. Meski ia sudah lama mencintai Luhan tapi ia masih tak berani melakukan itu.
Kalau begitu rasa kesal yang diluapkan Chanyeol kepada Baekhyun lewat ciuman kasar tadi?
Itu mungkin Chanyeol suatu hari akan menyesalinya...
.
-Flashback End-
.
.
-Author's POV End-
.
.
.
-TBC-
Mind to review again?
Special thx buat para readers yg mereview FF ini ^^
bellHHC - Chanwolf - Syita - ajib4ff - chyshinji0204 - - Riyoung Kim - Byun Lalla Chan EXOtic CB - baekyeolssi - ohristi95 - -
