Vocaloid isn't Mine

This Fic inspired by My Favourite Audio Drama Yandere Onna Noko

==== Warning! =====

My first Pic, Miss. Typo yang bertebaran dan eksis dimana-mana. Titik,koma,tanda seru dan tanda-tanda lainnya yang tidak beraturan, sangat tidak sesuai dengan EYD

Please give me review, terima saran dan lain-lain lastly happy reading.

Genre : Romance (Bloody romance tetap dianggap dengan romancekan? )

Rating : K+/T mendekati M

== Voca Yandere Onna noko Rin Route : You Are My Brother, So you are mine ==

Jam sudah menunjukan pukul 08:20 yang artinya sudah waktunya Len pulang kerumahnya, setelah sempat menolak ajakan Miku untuk makan bareng dulu dirumahnya, Len langsung pulang kerumah karena dia merasa tidak enak beberapa hari ini selalu meninggalkan Rin untuk makan malam dirumah Miku. Oleh karena itu sebagai perayaan dia mempunyai pacar, Len memilih melakukan pesta kecil-kecilan dengan Rin. Alasan Len tidak mengajak Miku untuk ikut dalam acara pesta ini karena Len tidak ingin melihat Miku dan Rin berantem.

Len pun kadang bertanya-tanya kenapa mereka berdua sangatlah saling bermusuhan dari kecil, dimana Miku dan Rin bertemu pasti akan terjadi pertengkaran baik kecil seperti hina-hinaan sampai yang parah seperti lempar-lemparan barang pecah belah.

Tidak beberapa lama Len sudah sampai dirumah mereka yang lumayan besar untuk hanya ditempati oleh dua orang, tapi inilah kenyataannya ayah dan ibu mereka berdua adalah pasangan yang Lovey-Dovey, jadi kapanpun ada waktu buat bulan madu mereka akan selalu menghilang dari rumah mereka.
Len memasuki rumahnya dan tak lupa menaruh semua peralatan sekolahnya sebelum memasuki ruang keluarga, dan diruangan itu dia dapat melihat Rin sedang menonton tivi diatas sofa dengan warna kuning seperti warna rambut yang mereka miliki,

" Rin-nee, belum tidur ? "

" Belum,Nee-chan masih belum ngantuk "

" Oh begitukah, Oh ya nee-chan aku tadi sempet ngebuat Orange shortcake ditoko "

" Eh... beneran? itu buat Nee-chan semua-kan ? " ucap Rin yang mendengar kata Orange dari mulutnya Len

" err... Aku juga mau nyicip nee-chan, emang Nee-chan gak takut gemuk makan yang manis-manis melulu "

" enggak nee-chan kan punya kemampuan pengolahan Gula yang hebat "

" Iya, Iya aku nyicip dikit aja, nee-chan ambil pisonya sana "

" Okay... "

" Nee-chan selalu saja begini"

Sosok Rin yang kembali dengan cepat dari pencariannya akan benda sakral yang dinamakan piso kue pun berakhir, dengan senjata tambahan yaitu garpu dan sendok yang ada ditangannya Rin sudah menyiapkan diri untuk menghabiskan nyawa yang dimiliki sebuah orange Shortcake yang dibawa Len.

" Haha Okay nee-chan ayo cepat potong kuenya! "

" Len aja deh, Nee-chan yang milih aja, "
" Yaelah Nee-chan aja yang motong aku yang milihnya "

Ini adalah kebiasaan keluarga Kagamine saat pemotongan kue maka akan ada syarat, yaitu yang memotong memilih bagian kue yang terakhir. Hal ini dilakukan agar bagi pemotongnya dia bisa berlaku adil dan tidak semena-mena saat proses penjagalan sang kue yang malang itu.

" gak mau pokoknya Len yang motong aku yang milih!"
" Nee-chan, yang motong nanti Nee-chan yang milih pertama gimana ?"

" Um okedeh! Tapi nee-chan yang milih pertama ya! "

Seperti dugaanku begitu diberikan kata-kata itu, dia langsung memotong kue itu secara tidak adil shortcake mini yang kubawa itu terbagi menjadi 4/5 bagian untuknya dan 1/5nya untukku, ah sudahlah lagipula aku tidak begitu menyukai hal-hal yang manis begini.
sesudah selesai upacara pemotongan orange shortcake itu kami pun memulai acara memakan Orange shortcake itu..

" Em... " ketika aku memasukkan potongan kue itu kedalam mulutku, hal yang aneh terjadi..

" jiiii.. "

" Nyam... " yap Rin-nee tidak memakan bagiannya dan dia malah dengan kurang kerjaanya memandangiku yang memakan orange shortcake

" Jiiii... "

" Nee-chan ?"

" Ada apa Len-kun ? "

" Kenapa Nee-chan tidak memakan kuenya "

" oh soalnya muka Len yang lagi makan kue itu cute, makanya nee-chan ingin mengabadikan momen ini "

" Nee-chan lebay ah! "

" Enggak lebay kok, kalau Boleh mungkin Nee-chan bakal ngambil foto kamu dan jualin kepada anggota fans clubmu, nee-chan yakin pasti nee-chan bakal dapet duit banyak buat beli berkilo-kilo jeruk "

" ah, gak mungkin lagipula mana ada yang mau foto, orang gak penting kayak aku "

" Len-kun! Kamu gak boleh ngomong kayak gitu, kalau kamu ngomong kayak gitu lagi nee-chan bakal nyekek kamu !"
" Iya, iya Nee-chan makanya cepetan makan kuenya masak Cuma aku aja yang makan, akukan juga mau lihat wajah nee-chan yang imut pas lagi makan kue "

" wajahku imut? " mendengar kata-kata Len muka Rin menjadi merah semerah tomat yang baru saja masak dari tangkainya.

" Haha iya dong, Nee-chan kan, Nee-chan ku yang paling kawai! "

" Sou.. ka " Muka Rin makin memerah mendengar pernyataan Len itu dan untuk menghilangkan rasa malunya Rin pun memulai acara memakan kuenya

" Oh ya ngomong-ngomong nee-chan bisakah kau bantu aku? "

" Len-kun perlu bantuan apaan ? tenang aja kalau Nee-chan bisa pasti nee-chan bantuin!"

" Er... besok bisa gak temenin aku ngomong ke Miku kalau aku udah punya pacar sekarang, aku gak enak kalau gak ngasih tau dia "

" Apa Katamu? "

" Besok tolong temenin aku ketemu Miku"

" Bukan yang itu!"

" Nee-chan, kenapa? Muka nee-chan jadi serem gitu" Len yang mendengar bentakan Nee-channya menjadi sangat ketakutan, karena dia tau kalau Nee-channya sangatlah mengerikan jika sedang marah

" Er.. maksudnya bagian aku udah punya pacar? "

" ... "

" Nee-chan? Apa Nee-chan baik-baik saja ? "

" Gadis sialan itu menyatakan cintanya padamu ?" Mendengar pertanyaan Rin, Len mengetahui kalau gadis ynag dimaksudnya dengan gadis sialan itu adalah Miku, yap semenjak kecil mereka berdua tidak pernah akur setiap kali Rin dan Miku bertemu pasti akan terjadi pertumpahan darah, yap meskipun korbannya yang berdarah-darah biasanya hanya Len yang mencoba menengahi mereka berdua tapi pertarungan mereka sangatlah epik dan terkenal sehingga dikenal dengan legenda " pertarungan untuk seorang Len : Imouto VS Wanna be wife "

" tidak, bukan Miku "

" Oh... syukurlah itu artinya kau berbohong kan kalau kau punya pacar ? "

" Tidak memangnya Nee-chan pikir aku gak bakal pacaran ama orang lain selain Miku apa ?"

" Iya " satu kata tapi rasanya ngejlebbb banget dihati Len, yap meskipun Len populer dikalangan cewek-cewek dia lebih dikenal sebatas best-friend bagi cewek-cewek itu. Karena itu jika benar Len pacaran semua orang pasti akan berfikir kalau dia berpacaran dengan Miku Hatsune, gadis yang sudah terkenal dikalangan tetangga sebagai gadis yang benar-benar menyukai Len.

" Well sayangnya aku dapet pacar dan dia bukan Miku "

" Oh... Lalu ? "

" Aku ingin minta bantuan Nee-chan untuk mengatakan hal itu pada Miku, karena aku gak sanggup kalau ngeliat Miku sedih, " yap Len sebenernya takut untuk menyatakan aku cinta padamu kepada Miku, meskipun dia tau perasaan Miku dia takut kalau mereka pacaran hubungan mereka akan berububah, seandainya Miku Menyatakan cintanya Len tidak akan menolaknya hanya saja dia terkadang takut mengatakannya karena akan adanya kemungkinan Miku membencinya saat pacaran dan saat masa-masa itu berakhir dia akan menjauh dari hidup Len.

" Kenapa kau meminta bantuanku, dan juga kenapa kau bisa-bisanya mencari pacar baru Len! "

" Tunggu sebentar kenapa Nee-chan jadi marah-marah, bukannya harusnya Nee-chan senang tidak akan ada yang menghina Nee-chan lagi "

" Memang kau pikir aku peduli dengan apa yang orang lain katakan, selain itu bukankah kau sudah berjanji akan menikahiku Len! "

" Nee-chan, hal itu kukatakan waktu aku kecil, karena itu sebaiknya Nee-chan Lupakan saja kata-kata itu, dan cari pacar biar Nee-chan gak dikatain sebagai penyuka sesama jenis sana! "

Sedikit gosip gelap disekolah mereka tentang Len dan Rin, yaitu mereka berdua adalah pasangan incest atau penyuka sesama jenis alasannya simple, sang kakak yang kuudere disekolahannya tidak pernah sediktpun memandang laki-laki lain selain adiknya sebagai calon pacar, ini dibuktikan dengan sifatnya yang overposesive tiap kali ada cewek yang ingin dekat dengan adik kecilnya itu,sedangkan gosip lainnya sebagai penyuka sesama jenis adalah karena pas kelas 1 ada yang memaksa Len untuk bercrossdresser didalam pemantasan drama cinderella kelas Len saat itu, dan akibat dari sifat Len yang terlalu manis untuk seorang cowo banyak Orang mengatakan dia menyukai sesama jenis, untuk Rin dia dikatakan sebagai penyuka sesama jenis karena dia hanya memiliki teman perempuan dan satu-satunya cowok yang dia anggap penting adalah adik tercintanya.

" Kenapa? " Rin mulai menangis dan menatap Len dengan tatapan kosong, pupilnya mulai kehilangann kecerahannya dan dalam sekejap suasana menyenangkan ditempat itu menjadi sangatlah dingin meskipun kipas angin diruangan itu hanya berjalan ditombol tengah.

" Nee-chan yang kenapa ? asal Nee-chan tau selama ini banyak cewek takut buat deketin aku karena mereka takut ama Nee-chan "

" Kenapa kau berkata seperti itu Len ?"

" ... Aku hanya ingin mengatakan kalau aku kurang suka dengan sifat Nee-chan yang terlalu Overprotective itu "

" Apa kau membenci Nee-chan karena itu "

" Aku tidak membenci nee-chan, aku hanya membenci sikap Nee-chan yang seperti itu"

" Kau membenci Nee-chan dengan sikap begitu, kau pikir Nee-chan MELAKUKAN INI UNTUK SIAPA! "

" AKU MELAKUKAN INI KAU PIKIR UNTUK SIAPA ! AKU MELAKUKAN INI AGAR TIDAK ADA YANG MENGGANGGU KITA, AGAR KITA BERDUA BISA MENIKAH!"

" KAU PIKIR APA NIATKU MENGAJAKMU UNTUK PERGI KE PERANCIS SETELAH KITA MENYELESAIKAN SEKOLAH KITA !"

" AKU HANYA INGIN MENIKAH DENGANMU LEN! "

" Nee-chan kau itu gila! "

" AKU GILA KATAMU! AKU YANG SELALU MENJAGAMU, AKU YANG SELALU MENYAMBUTMU TIAP KAMU PULANG KERJA, AKU YANG SELALU MENYIAPKAN SARAPAN DAN BEKALMU INI ? ITU TIDAK MUNGKIN! "

" PPPPPPRAANNG! " Rin langsung melempar kue orange yang dibuat oleh Len tadi kearah muka Len , dan piring yang menemani kue tadi ditempatnya pun terpecah ketika piring itu bertabrakan dengan kulit putih Len. Len sempat terdorong kebelakang akibat tabrakan antar benda itu sementara Rin..

" Sriinggg "

" Stab! "

" Stab! "

" STAB! "

" Kau lihat ini Len ? seluruh isi boneka beruang ini keluar dari tubuhnya, dan kalau Len terus-terusan mengatakan Lelucon seperti aku punya pacar, atau Len tidak ingin menikah denganku aku tidak menjamin kalau Len tidak akan berakhir seperti boneka "

" Baiklah Nee-chan aku mengerti , aku akan mengatakan hal itu pada Miku sendiri "

" Tidak aku yang akan mengatakan hal itu pada Miku dan kurasa kau lebih baik, "

" Lebih baik?"

" Belajar untuk tinggal berduaan bersamaku ! "

" Apa maksudmu Nee-chan ? "

" Well mulai hari ini kamu tidur, dikamar AKU! Dan KITA BAKAL MELEWATI MALAM BERDUAN SAJA HAHAHAHAHAAHAHAHAHAHHHA! "

" Nee-chan gila,!"

" Len kenapa kau masih saja mengatakan lelucon aneh seperti itu!, ah kalau begini caranya mau tak mau aku harus memberimu hukuman Len! "

" Kau pikir aku takut! "

" Kau tidak perlu takut, karena hukumanku akan terasa sangat manis "

Dengan ancang-ancang untuk berlari, Rin menerjang kearah Len dan dengan sedikit gerakan judo yang dia pelajari sejak dari kecil dia menjatuhkan Len dan Mengunci seluruh tubuhnya dengan pisau dilehernya, dan tanpa babibu sebuah ciuman mendarat dibibir Len. Len ingin melawan tapi dia tahu kalau dia melawan Rin pasti akan membunuhnya, karena berbeda dengan Len yang easy-going, Rin adalah orang yang serius.

Beberapa detik terlewati sebelum akhirnya Rin melepaskan ikatan ciuman yang menyatukan mereka, sementara Len hanya bisa terlihat sangat Shock Rin terlihat sangatlah senang

" Itu adalah ciuman pertama-ku Len bagaimana rasanya, Oh ya bibirmu terasa sangat manis tadi, aku tidak tahu apakah itu bekas Sisa Krim Orange tadi ataukah karena itu bibirmu ? "

" ... "

" Len kau jadi penurut sekali sekarang, bagaimana kalau kita memulai acara tidur bersamanya lebih cepat! Kau juga pasti tidak sabaran untuk tidur bareng Nee-chan kan ?"

" ... "

" Len meskipun kamu sok-sokan Dandere nee-chan tau kamu pasti seneng kan ? "

" ... "

" Len kalau kamu gak jawab Nee-chan bakal sangat marah! "

" I..iya Aku seneng bisa tidur bareng Nee-chan " Len hanya bisa menjawab dengan ketakutan ketika melihat Rin hendak mengayunkan pisau ditangannya kearah mata Len..

" Baiklah kalau Gitu ayo kita berangkat sekarang! "

== Voca Yandere Onna noko Rin Route : You Are My Brother, So you are mine ==

Dikamar Rin, Len sangatlah Terkejut saat memasukinya. Simple karena dia tidak pernah menyangka kalau kamar kakak yang selama ini dia anggap perfect ternyata tidaklah dipenuhi buku-buku pelajaran ataupun rumus-rumus fisika atau kimia yang menempel didinding-dindingnya, yang tertampang baik dikotak buku dan juga sarung tidurnya adalah foto-foto Len baik saat dia menkadi Shota saat berumur 6 tahun, maupun saat dia menjadi shota diumurnya yang ke-16 tahun.

" Nee-chan apaan maksud semua ini ? "

" HEHEHEHEHEHEE kau mungkin tidak menyadarinya tapi Nee-chan adalah penggemar terberatmu, Nee-chan bahkan sebenarnya sudah tahu kalau Len tadi ditembak cewek, tapi Nee-chan sama sekali tidak menyadari kalau Len ternyata mau menerimanya "

" ... "

" Baiklah Len sekarang ayo kita tidur! "

" Tapi ini masih jam 09:30 "

" Enggak usah mikirin jam pokoknya Len tidur aja bareng Nee-chan SEKARANG! "

" Baiklah Nee-chan, " jawab Len Lemah

Mereka pun tertidur dengan nyenyak itu adalah apa yang dipikirkan oleh Len, ketika waktu sudah mencapi sekitar 12:00 Len mencoba keluar untuk mencari bantuan tapi ketika dia sedang hendak menggerakkan kakinya dia merasa ada yang aneh dengan kakinya, sebelum sempat dia melihat apa yang salah dengan kakinya dia dapat merasakan kalau sebuah pisau sedang menusuk kakinya...

"GAHHHHH! DARAH DARAH KAKIKU BERDARAH ! "

" DIAM! APA YANG INGIN KAU LAKUKAN TADI,LEN ! AKU TAHU KAU INGIN MELARIKAN DIRIKAN! "

" Tidak, Nee-chan maafkan Aku, aku hanya ingin pergi kekamar mandi !

" Oh begitu tenang saja, kalau begitu Nee-chan tadi takut, kalau Len melarikan diri dan dia diculik oleh orang lain, maafkan Nee-chan ya "

Begitu mendengar kebohongan Len, Rin langsung mengambil kotak P3k yang lagi-lagi memiliki stiker foto Len dikotaknya, dan seperti seorang ahli bidang kesehatan, dia membalut dan menjait luka yang baru saja dia berikan kepada Len dengan hati-hati, dan tak lupa sedikit alkohol untuk membersihkan kumannya..

" UH... "

" LEN- kun! "

" Aaa ada... apa lagi Nee-chan? "

" Muka kesakitanmu sangatlah manis, Nee-chan ingin melihatnya lagi bolehkah ? " Ujar Rin yang langsung mengarahkan gunting yang digunakannya tadi untuk menggunting pembalut luka Len yang baru saja dia pasang

" HE... HENTiKAN NEE-GYAHHHHHH! " jeritan Len hanya membuat Rin merasakan ekstasi akan kenikmatan yang tiada tara saat melihat wajah Len yang kesakitan itu, dan akhirnya dengan penuh nafsu rin mengulangi hal itu sampai 4 kali, dia baru berhenti ketika akhirnya Len-pingsan akibat kekurangan darah...

== Voca Yandere Onna noko Rin Route : You Are My Brother, So you are mine ==

Keesokan harinya, Len terbangun dengan keadaan lemas dan hampir tidak bisa untuk berdiri. Tentu saja setelah pembantaian yang Rin lakukan tadi malam, saat ini Len sudah terlihat sangatlah pucat. Muka putihnya yang makin bertambah putih akibat hilangnya hemoglobin-hemoglobin didalam tubuhnya itu.

" Jadi... Len kau sudah baikan? "

" Menurutmu ? "

" Maafkan aku Len, hanya saja aku gak tahan soalnya kamu kawai banget! "

" ... "

" Oh ya sebelumnya ayo kita lakukan ritual pagi yang biasa dilakukan seorang suami istri yaitu "MORNING KISSU!." " Rin mencoba mendekati Len tapi sebelum sempat Rin mendekati adiknya itu. Len sudah mendorong dirinya

" GyaHHH! "

" Ah... " Len sangat ketakutan ketika dirinya menyadari dia secara tak sadar mendorong RIn

" hAHAAHAHAA gak papa kok,Len aku tau kamu pasti trauma karena malem tadi, jadi kali ini Nee-chan maafin kok... "

" ... " Len tetap menunjukan muka yang ketakutan sampai akhirnya

" TING TONG " Suara bel mebuyarkan ketakutan Len, dia sempat menolah kearah luar lewat jendela kamar Rin untuk melihat siapa yang datang...

" Gadis dengan rambut putih? Hm, kurasa kita tidak mengenal diakan? Tidak ada salahnya membiarkan... hei Len MAU KEMANA KAU! " Rin langsung saja mengejar Len yang dengan bantuan dinding mencoba berjalan keluar,

" Oh Len kau harus istirahat, kamu tidak boleh berjalan seperti itu nanti kau bisa "

" BRAKKKK "

" Jatuh seperti itu " Rin dengan gampangnya menjatuhkan Len dengan menendang 1 kaki Len sehingga dia kehilangan keseimbangannya. Tetapi Len tetap tidak mau menyerah dengan segenap kekuatannya dia...

" OH! Len-kun merangkak seperti bayi kecil yang baru belajar merangkak, dia merangkak dengan pelan dan sangatlah hati-hati membuatku sangat ingin memeluk dia dan menggendongnnya! "

" BRAKKKK " Lagi-lagi Len terjatuh akibat kaki Rin yang kali ini menendang tangannya saat dia merangkak tadi.

" Tapi boong hehehe ! Ah Len kalau kau sangat ingin menerimanya, biar Nee-chan saja yang menerimanya ! "

" TEP! " Len dengan tenaga terakhirnya mencoba menahan Rin yang lagi-lagi ditepis dengan mudahya oleh Rin kali ini dengan cara menginjak tangan Len.

" GAHHHH! "

" Ah Len kamu ini gimana sih, tadi kamu pingin banget nerima dia, eh sekarang kamu malah gak mau Nee-chan nerima dia jadi cowok jangan plin-plan dong?! "

" Tenang saja Nee-chan akan menyambutnya tentunya dengan senyuman yang besar diwajah Nee-chan! "

Ucap Rin meninggalkan Len yang masih terkapar dilantai itu.

== Voca Yandere Onna noko Rin Route : Epilogue ==

" Oh jadi Len sudah sekolah ? "

" Ya maaf ya Haku, katanya dia mau jemput pacarnya kok malah kebalik gini jadinya kamu yang jemput dia " ucap Rin sambil membungkuk

" Ah gak papa Rin-chan dan maaf udah ganggu pagi-pagi "

" Iya gak papa kok, eh kalau ketemu Len suruh bilang kedia supaya kenalin pacarnya dengan cara yang lebih baik jangan kayak gini "

" Iya, iya sampai jumpa disekolah nanti Rin-chan "

Beberapa saat setelah Haku pergi

" Rin itu siapa ?" seorang perempuan penggosip yang sangat Rin benci tiba-tiba muncul didepannya, seorang tante-tante yang sangat Rin benci karena dia seenaknya menyebarkan gosip hubungan incest antara Rin dan Len, yang mengakibatkan terpisahnya ranjang tidur Rin dan Len beberapa tahun lalu...

" Dia pacarnya Len '"

" Loh bukannya Len itu pacaran ama Miku ?"
" Enggak kok, selama ini saya pikir juga gitu gak taunya kemaren dia pulang-pulang langsung nyogok aku buat minta maaf soalnya dia udah dapet pacar tanpa laporan-laporan ama kau dulu, makanya aku tau kalau pacarnya pasti bukan Miku, kalau Miku pasti udah nyebar gosipnya kemana-mana tante.

" Oh... ngomong-ngomong kok semalem dirumah kamu rame banget, emang Lennya kamu apain ?"

" Well aku kesel soalnya Len gak pernah bilang-bilang, makanya begitu tau aku malemnya main hantu-hantuan dikamarnya Len "

" Oalah... itu toh, tapi kadang-kadang aneh juga ya Len kalau lawan preman sepuluh orang pun pasti dibales, giliran sama hantu dia ketakutan, hahahha "

" hahahahah, ya udah tante kalau gitu Rin juga mau berangkat bentar lagi jadi mau siap-siap "

" Oh gitu, kalau gitu Salam buat Len tanyain makan-makannya kapan ? "

" Iya nanti pasti dikasih tahu tante... "

Rin masuk kembali kedalam rumahnya dengan tersenyum simpul, karena dia tahu pulang sekolah nanti dia bisa bermain bersama Len untuk waktu yang sangat lama.

" Ingat Len jangan mencoba untuk kabur atau... "

" Len hanya bisa menurut ketika Rin dengan entengnya menggendong Len dan menaruhnya dikamar dan memborgol kakinya dengan kasur Rin...

" SABAR YA LEN! SETELAH AKU PULANG KITA AKAN BERMAIN UNTUK WAKTU YANG SANGAT LAMA! SAMA SEPERTI SAAT KITA KECIL, KITA AKAN BERMAIN SANG PANGERAN DAN PUTRI TIDUR " ucap Rin dengan senyumannya dan tak lupa dia memberikan ciuman kebibir Len sebelum akhirnya beranjak kesekolah...

== Voca Yandere Onna noko Rin Route : END ==

OWARI!

COPAS DARI CHAPTER 1 dan 2 dengan sedikit EDITAN

. Well Updatan chap depan gak tau kapan XD
*digamparin

Well ini ceritanya beda dengan fic-fic lainnya karena mulai CHAPTER 2 dia bakal kayak VN dia terbagi menjadi 3 route

Chapter 2

Miku Route : You are my friend so you are Mine! (yandere type : Possesive ) Miku yang menang dari Pollingnya XD

Chapter 3

Rin Route : Our Promise to be always together (yandere type : Stalker)

Dan untuk chapter depan masih ada satu lagi

Luka Route : Money can buy everything (Yandere type : violent )

Jadi chapter 2,3, ama 4 gak berhubungan sama sekali alias berdiri sendiri-sendiri (the hell is this?)

Silahkan bagi yang mau saran buat nyiksa Len XD .

Dan bagi yang mau minta background Miku please Review karena kalau banyak yang review buat ane semangat buat ngerjain ni fic abal-abal XD

Dan mohon maaf karena banyaknya Miss typo yang bertebaran dimana-mana ane sebagai penulis baru mohon maafnya dan keikhlasannya untuk memberikan sedikit koreksi tapi tolong jangan dengan kata-kata kasar dan Flame ya XD
# soalnya hati penuliskan Lemah

Lastly please jangan lupa review dan saran kira-kira gimana caranya nyiksa si Len and see you in next chap !