The Cupid of YunJae

Cast:Kim Jaejoong (25 years old)

Jung Yunho (25 years old)

Jessica Jung as Jessica Lee (23 years old)

Leeteuk as Leader of Angel (28 years old)

Shim Changmin as Cupid of Yunho (20 years old)

Kim Junsu as Cupid of Jaejoong (23 years old)

Author: Kim Fabia/Kinomoto Fabia

Genre:Humor, Fantasy, Romance

Summary:Dua malaikat cinta (cupid) putus asa, Junsu dan Changmin tak sengaja bertemu untuk menyatukan YunJae yang sudah lama terpisah. Bagaimana usaha kedua malaikat ini untuk menyatukan YunJae sementara Yunho akan menikah 1 hari lagi?

Warning:no edit, typo(s) everywhere, yaoi ^^

Story Copyright ©Kim Fabia/Kinomoto Fabia

"Ya! Shim Changmin! Lepaskan aku!" Junsu berteriak meronta-ronta minta dilepaskan.

Tanpa menghiraukan omelan Junsu, Changmin terus terbang dengan kecepatan tinggi tanpa melepaskan cengkeramannya dari tangan Junsu. "Ya! Hyung! Kalau kau kebanyakan bergerak, bisa kupastikan kau langsung jatuh ke bawah sana" ujar Changmin tanpa melihat kea rah Junsu. Matanya menatap tajam kea rah Gunung Bukhasan yang masih beberapa kilometer lagi disana, seolah mencari sesuatu.

"Ngomong-ngomong, kita mau kemana?" tanya Junsu yang masih berada di cengkeraman Changmin.

"Gunung Bukhasan" jawab Changmin singkat.

"Ye? Untuk apa kesana?" tanya Junsu lagi.

Namun kali ini Changmin diam saja, tak menjawab pertanyaan Junsu. Dia yakin, kalau dia mengatakan untuk apa mereka kesana, Junsu pasti sudah menolak habis-habisan atau mungkin dia langsung kabur dari cengkeraman Changmin saat itu juga bagaimana pun caranya.

Senyum lebar langsung muncul di wajah Changmin ketika ia mendapati sosok samar-samar berpakaian serba hitam yang hinggap di salah satu dahan pohon pinus yang jaraknya tak jauh dari tempat ia terbang sekarang.

"Apa kita sudah sampai?" tanya Junsu yang menyadari jika Changmin memerlambat terbangnya.

"Sebentar lagi" ujar Changmin tanpa memandang Junsu. Dan senyum Changmin makin lebar saja ketika mendapati sosok yang dinantinya telah berada disana, dengan tampang setengah juteknya. "Yo! Kyuhyun!" teriak Changmin sembari melambaikan salah satu tangannya kea rah orang bernama Kyuhyun yang hanya dibalas lirikan.

Lain Changmin, lain lagi reaksi Junsu yang langsung membeku seketika begitu mendengar nama Kyuhyun. Oh! Ayolah! Siapa sih yang tak kenal seorang Cho Kyuhyun? Putra dari sang panglima perang di neraka–Cho Heechul–yang yah kalau ditanya prestasinya dalam menjahili dan menjahati orang tak perlu ditanya lagi. Dan Junsu yakin hanya orang gila yang mau berurusan dengan Kyuhyun! Dan tentunya bukan dia orang gilanya.

Krieetttt….

Suara pelan derak ranting saat kaki jenjang Changmin mendarat di ranting rapuh pepohonan pinus menyadarkan Junsu tepat pada waktunya karena sedetik kemudian Changmin langsung melepasnya tanpa aba-aba dan memilih memeluk Evil didepannya yang sudah ia anggap sahabat ini.

"Ya, ya, ya! Minggir! Lepaskan pelukanmu! Menjijikkan!" komentar Kyuhyun yang dengan sadisnya mendorong Changmin menjauh darinya. Untung saja Changmin mempunyai keseimbangan yang bagus, kalau tidak dia pasti sudah jatuh dengan tidak elitnya.

"Ya! Jangan jutek begitu. Kau pasti merindukan sahabatmu yang tampan ini kan?" ujar Changmin dengan senyum nakalnya yang menyebalkan. Kyuhyun hampir saja terpeleset mendengar omongan Changmin.

"Cih! Maaf saja kalau aku harus naksir dengan malaikat gadungan sepertimu! Lebih baik juga si ajhussi malaikat itu" ujar Kyuhyun dengan sadisnya. Baik Changmin maupun Junsu tau persis siapa yang disebut Ajhussi Malaikat, siapa lagi kalau bukan Leeteuk. "Cepat katakan apa maksud kedatanganmu kesini" lanjutnya.

"Tentu saja kami ingin meminta bantuanmu"

"Aku tidak ikut-ikutan" ujar Junsu yang kini tengah terbang diantara Changmin dan Kyuhyun.

"Hohoho….siapa si pantat bebek ini?" ujar Kyuhyun dengan tidak sopannya menyodok pantat Junsu dengan ranting pohon.

"Ya! Dasar bocah kurang ajar!" teriak Junsu yang segera mencabut tongkatnya dan mengarahkannya ke Kyuhyun. Otomatis Kyuhyun tangan langsung siaga dan bersiap menarik pedang yang ada di pundaknya. Namun sebelum semua itu terjadi, Changmin lebih dahulu berhasil merebut tongkat Junsu.

"Kita disini bukan untuk bertengkar, okay?" lerai Changmin.

"Si pantat bebek itu duluan yang mulai" ujar Kyuhyun setengah emosi.

"Mwo?! Pantat bebek katamu?! Bilang sekali lagi pantat bebek dan akan kupenggal kepalamu!" balas Junsu tak kalah emosi.

"Cih! Memangnya kau bisa? Kau kan hanya malaikat kelas menengah" ejek Kyuhyun dengan smirknya yang menyebalkan.

"Jadi kau menantangku, begitu?" balas Junsu yang kini sudah berhasil mengambil kembali tongkatnya dari Changmin. Yah, jangan salah sangka dulu meski Junsu dan Changmin malaikat kelas menengah tapi kemampuan mereka setara dengan malaikat kelas atas. Mereka diturunkan menjadi malaikat kelas menengah gara-gara insiden 5 tahun yang lalu, gagal memersatukan YunJae.

"Jangan bertengkar okay?" ujar Changmin dan kini ia menatap Kyuhyun dengan tatapan memohon. Kyuhyun mendengus melihat tatapan Changmin.

Dan setelah suasana cukup tenang, barulah salah satu dari mereka buka mulut. "Jadi, bagaimana bisa kita bertemu dengan Kyuhyun? Kau tidak mengiriminya pesan untuk bertemu disini kan?" tanya Junsu curiga. Pasalnya ia yakin sekali jika Changmin sedari tadi bersamanya.

Changmin cengengesan. "Tenang, hyung. Aku tadi hanya menyuruh Taemin untuk ke perbatasan neraka dan mengatakan jika aku perlu bertemu dengan Kyuhyun" ujar Changmin dengan santainya.

Junsu hanya bisa speechless melihat kelakuan sahabat sekaligus partnernya ini. Bisa dia bayangkan Taemin pasti tadi ketakutan setengah mati diutus oleh Changmin ke perbatasan neraka. Hah, ia hanya bisa berharap semoga saja saat ini Taemin tidak disidang oleh Onew apalagi Leeteuk.

"Oke, langsung saja ke inti permasalahannya. Jadi begini, kami sengaja meminta pertolonganmu untuk menyatukan YunJae–"

"Bukankah itu tugas kalian para cupid?" potong Kyuhyun. Lagi pula ia jadi bingung, sejak kapan seorang iblis harus mengurusi kebahagiaan orang lain?

"Ya! Makanya dengarkan dulu penjelasanku!" omel Changmin. Ia menarik nafas dalam-dalam sebelum melanjutkan kembali ceritanya. "Kami memintanya karena kami tidak yakin jika mereka bisa bersatu jika hanya dengan kemampuan kami" ujar Changmin yang langsung melempar deathglare saat melihat Kyuhyun hendak memotongnya lagi,"Aku tau ini terdengar sangat konyol dan mungkin saja kita bertiga bisa langsung dipecat dari jabatan masing-masing jika rencana ini tidak berjalan dengan mulus. Jadi aku mohon dengan sangat, bantulah kami" ujar Changmin panjang lebar.

Kyuhyun mulai mengerutkan kedua alisnya pertanda bingung saat Changmin tiba-tiba menyeret-nyeret dirinya secara tidak langsung. "Aku? Kenapa aku harus dipecat juga? Memang apa salahku? Dan sebenarnya seperti apa sih rencanamu?"

"Jadi begini, kami–maksudku aku dan Junsu nyaris gagal memersatukan YunJae–"

"WHOA! YUNJAE YANG LEGENDARIS ITU?!" Kyuhyun mendadak histeris mendengar nama YunJae. Mungkinkah dikehidupan sebelumnya dia YunJae shipper? (¬_ ¬). "Oke. Lanjutkan" ujar Kyuhyun seolah tak terjadi apa-apa.

"Jika kami gagal memersatukan YunJae, maka otomatis kami akan dipecat dan YunJae hanya tinggal sejarah, okay? Dan kami sengaja bertemu denganmu untuk meminta tolong hal ini. Tentunya kau tak mau kalau kisah mereka tinggal sejarah kan?"

"Lagi pula bagaimana bisa begitu?" tanya Kyuhyun.

"Ini gara-gara kecerobohan Changmin yang entah bagaimana ceritanya panah cinta Yunho bisa di ambil oleh Jessica, cupid Go Ahra, dan menembakkannya ke Ahra juga menembakkan panah cinta Ahra ke Yunho. Dan yah begitulah kira-kira kejadiaannya" ujar Junsu tanpa memandang Changmin sedikit pun.

Oke. Kali ini giliran Kyuhyun yang melempar deathglare kea rah Changmin yang tengah bersembunyi di belakang Junsu dengan pose sangat tidak elit.

"Kalau begitu, apa tugasku?" ujar Kyuhyun yang mendadak semangat. Sebagai salah seorang Evil pengagum kisah cinta YunJae, tentu saja Kyuhyun tak mau kisah ini berakhir begitu saja. Kalau dia memang dibutuhkan untuk menyelamatkan kisah cinta ini, maka dengan senang hati dia akan melakukannya.

"Tugasmu adalah mencabut panah cinta Ahra yang ditembakkan pada Yunho" ujar Changmin sembari merogoh cermin yang ia bawa ditasnya dan mengetuknya pelan dengan tongkatnya. Tadaa….kurang dari 5 detik cermin itu langsung memunculkan adegan tadi siang saat Yunho jalan-jalan dengan Ahra dan menunjukkannya pada Kyuhyun. "Kau lihat panah yang menancap di jantung Yunho?" tanya Changmin.

Kyuhyun mengangguk pelan. "Dan setelah itu?" tanyanya tanpa melepaskan pandangannya dari cermin yang menampilkan sebuah benang transparan berwarna kuning kemerahan yang melingkar di jari kelingking Yunho dan Ahra.

"Setelah itu langsung kau potong benang berwarna kuning kemerahan yang melingkar di jari kelingking Yunho dan Ahra. Setelah itu secepat mungkin aku akan menembakkan panah cinta Jaejoong ke Yunho" jawab Junsu mewakili Changmin karena sepertinya malaikat setinggi tiang listrik itu sudah tak sanggup bercerita lagi.

"Kalau begitu, kenapa tidak kalian saja yang memutusnya sendiri?" tanya Kyuhyun.

"Itu akan melanggar kode etik malaikat. Jangan tanya apa itu kode etik malaikat. Penjelasannya panjang" ujar Changmin yang telah menemukan kembali keberaniannya. "Lagi pula, itu akan lebih mudah jika yang melakukannya adalah Evil macam kau. Kan tugas iblis salah satunya membuat manusia menderita. Tapi jika ini gagal, bukan hanya aku dan Junsu yang dipecat dari jabatan kami, melainkan kau juga!" lanjut Changmin penuh penekanan. "Bagaimana? Kau setuju?"

Kyuhyun terdiam sejenak sembari menimbang-nimbang keputusannya. Sebenarnya ia ingin sekali membantu Changmin dan Junsu mengingat ia juga merupakan fans fanatic YunJae. Tapi ia juga tak mau sampai ketahuan membantu mereka berdua. Masih bagus kalau rencananya berhasil? Kalau tidak? Bisa-bisa dia dibuang oleh ibunya sendiri ke Bumi.

"Baiklah. Aku akan bantu sebisaku. Dan akan kupastikan rencana besok berhasil" ujar Kyuhyun akhirnya. Changmin dan Junsu langsung berpelukan senang. "Tapi sebelum itu bisakah kalian memastikan satu hal?"

Junsu dan Changmin saling memandang satu sama lain sebelum akhirnya mengangguk.

"Apa?" tanya Changmin.

"Bisakah kalian merahasiakan hal ini dari siapa pun?" pinta Kyuhyun. Dipandanginya Changmin dengan pandangan was-was.

Changmin menepuk bahu Kyuhyun pelan sebelum berkata, "Tenang saja. Semuanya pasti aman" ujarnya yang membuat Kyuhyun terenyum lega.

TBC

Jangan kecewa yah semuanya kalo pendek, soalnya ini udah aku atur biar alurnya tetep kayak semula, maksudnya pembagian chapternya. Jadi yah, beginilah jadinya. Bukan apa-apa, hanya saja aku gak mau pembagian chapternya jadi ada yang nanggung dan semacamnya. Jja! Author siap menampung kritik maupun saran dalam bentuk apa pun asal bukan bash ^^