•• .' •

Sepulang dari rumah taemin karna jongin usir,sehun lantas tak langsung pulang melainkan mampir ke sebuah pub malam langganannya, ia juga menghubungi luhan untuk menjemputnya karna ia tak membawa mobil

Tring'

Sebuah gelas beradu dengan gelas di genggamman sehun

" Luhan hyung" lirih sehun menatap orang itu

" Cih, masih bisa kau memanggilku hyung setelah tadi kau memanggil namaku lengkap denngan margaku sehun_shi" cibir luhan dan mendudukan tubuhnya di kursi single yang cukup tinggi di sebelah sehun

Sehun diam tak menjawab, ia masih asik Dengan minumannya,pikirannya kacau sekarang

" Terjadi sesuatu?" Tanya luhan ikut meneguk minumannya tanpa memandang seppupunya itu.

" Jongin tidak Mau memaafkanku,"lesu sehun

" Apa kau mencintainya"

" Sangat, melebihi apapun"yakinnya

luhan mulai memfokuskan pandangannya terhadap sehun "lalu apa yang kau lakukan selama ini padanya oh_sehun?"

" Menyakitinya" jawab sehun Lirih masih setia bermain Dengan gelas di tangannya

" Kau tahu itu dan bodohnya kau tetap melakukan hal bodoh itu,,"

Sehun meletakan gelasnya di meja dan Balik menatap luhan tajam " ayolah hyung biar bagaimanapun aku ini namja normal, seorang seme sejati yang bisa tergoda kapan saja melihat keseksyan seseorang, yah walaupun aku sudah punya kekasih" bela sehun

" Playboy" sehun mendelik mendengar ucapan luhan

"jangan munafik kau hyung, ibaratkan kucing di kasih ikan, dia pasti memakannya dengann senang hati bahkan gembira"

" Walaupun ikan itu beracun?" tanya luhan

" Ya_yahh mungkin" jawab sehun tak yakin, luhan menyeringai

" Kau seperti kucing yang di kasih makan ikan beracun sehun_ah" sehun memicingkan matanya

" Maksud hyung?"

" Kau terlalu senang menerima sentuhan seorang yeoja murahan tanpa memikirkan resikonya, lihatlah sekarang, jongin Memutuskanmu, dan kata menyesal tidak pantas untukmu"

" Hey jangan menyudutkanku XI LUhan, kau berucap seolah kau namja baik_baik saja" cibir sehun tak terima

" Mungkin dulu aku sama sepertimu sehun_ah,sama brengseknya, tapi seiring berjalannya waktu aku sadar, aku tidak bisa melepaskan my baozi, dia sangat berarti bagiku" sehun mulai menajamkan pendengarannya ia fokus menatap luhan yang sepertinya akan bercerita mungkin itu bisa membantunya.

"dulu aku sempat kehilangannya karna seorang bernama kim jongdae mengejar cintanya saat ia putus denganku, dari situ aku sadar bahwa aku tidak bisa melihat xiumin hyung bersama namja Lain selain diriku, aku berusaha sebisaku meminta maafnya untuk kembali menerimaku, namun saat itu kondisinya tak jauh beda dengan jongin,ia juga tak mau memaafkanku, aku tak menyerah sampai disitu karna aku sadar aku pantas mendapatkannya karna terlalu sering menyakitinya dengan tingahku"

" Lalu sekarang bagaimana hubunganmu dengan xiumin hyung?"

Luhan menyeringai sambil memainkan cincin di jjari manis tangan kanannya, sehun meliriknya dengan tatapan polos

" Kita akan menikah setelah lulus kuliah nanti sehun-ah"

" Mwo? bagaimana bisa?"

" Kau akan merasakan apa yang aku rasakan jika jongin sudah menemukan seseorang yang lebih baik darimu daan kau akan menyesal, kau hanya perlu berfikir untuk menemukan cara agar bagaimana orang yang teramat penting dalam hidupmu kembali padammu"

" Caranya?" Luhan melirik sehun malas, sepupunya itu terlalu bodoh, sayang ia memiliki wajah tampan saja.

" Aku kan sudah bilang, cari dan temukan, kau hanya perlu bersabar"

" Aishh aku tidak bisa bersabar, sehari tanpa jongin sudah membuatku gila" erang sehun frustasi

" Lalu kenapa kau bermain di belakangnya kalau kau sebenarnya amat teramat menyayanginya?"

" Yahhh itu naluri seorang seme hyung"

" Pabbo" dan luhanpun meneggak habis bir terakhirnya sebelum menyeret sehun untuk pulang

" Kajja bisa bahaya jika kita lama_lama di pub ini"

" Yahh hyung aku masih betah di sini"

" PULANG SE_KA_RANG"

PLAYBOY _

Sehun keluar dari mobilnya ia tampak kesal karna tadi pagi saat menjemput jongin di rumah taemin, tak seperti biasanya jongin sudah berangkat terlebih dahulu menggunakan kendaraan umun, sungguh sehun merasa hampa biasanya setiap pagi jongin akan duduk di sebelahnya dan berceloteh tak jelas menganggu sehun yang tengah menyetir, sehun merindukan ocehan jongin, bawelnya jongin dan,, er sentuhan jongin, jonginnya yang sexy.

Sehun menatap tajam namja yang sangat ia kenal yang tengah melangkah sendu memasuki halaman sekolah, sehun berlari mmengejar namja itu

" Jongin'ah" teriaknya sambil menarik tangan jongin

" Kenapa kau tak menungguku"

" Yahh lepas,," jongin terus melagkah dengan langkah lebarnya meninggalkan sehun setelah genggaman sehun terlepas

" Yahh yahh yahh tunggu aku" sehun terus mengekor di belakang jongin sesekali menarik jas almamater jongin. Membuat jongin risi dan mempercepat langkahnya kembali.

Sehun menyeringai melihat jongin kesal dan mempoutkan bibir sexynya yang selalu sehun kagumi Sehun kembali menarik narik almamater jongin sangat menaiki tangga menuju kelasnya di lantai 2

" Yahh yahh yahh jangan ganggu aku"jongin melepas jas almamaternya dan melemparnya ke arah sehun namun meleset

" Tidak kena" ejek sehun dan. Memeletkan(?) lidahnya membuat jongin semakin kesal dan menghentakan kakinya meninggalkan sehun

" Yahh tunggu aku" sehun kembali menarik tangan jongin dan memerangkapnya di dinding menghiraukan siswa lain yang memandang mereka berdua aneh, ini masih terlalu pagi untuk bermain kejar_kejaran atau mungkin bermesraan

" Apalagi,," kesal jongin

" Mianhe"

" Jangan ganggu aku lagi kau lupa kalau kita sudah putus". Dan ucapan jongin yang cukup keras itu sukses membuat bisik_bisik tak percaya dan teriakan histeris dari siswa_siswi di sekolahnya itu.

Pasangan paling heboh dan kelewat mesum di sekolahnya akhirnya 'PUTUS'

Sehun dan jongin menatap sekitar mereka yang berubah berisik, ada yang senang ada juga yang berbisik_bisik tak jelas Mendengar jongin dan sehun putus

" Lihat bahkan mereka senang mendengar kita putus" dengan kesal jongin mendorong tubuh kurus sehun dan berlari ke arah kelasnya

". Kenapa disini,, biasanya kau bersama sehun". Jongin menoleh saat seseorang menghampirinya Θȋ̝̊̅̄ ruang dance, ia sedikit tersentak takut_takut yang memergikinya membolos adalah. Salah satu anggota kedisiplinan Θȋ̝̊̅̄ sekolahnya, namun ia menghela nafas lega saat tahu siapa namja itu

" Kris hyung,, sedang apa kau disini" bukannya menjawab jongin malah balik bertanya

" Hanya lewat dan tak sengaja melihatmu,,jadi kenapa?" Jawab dan tannya kriis lagi

Wajah jongin muram seketika

" Aku putus dengan sehun " lirihnya

" Jadi berita itu benar,,? Kenapa? Bukankah kalian sudah lama bersama?"

Jongin menghela nafas dan membaringkan tubuhnya Θȋ̝̊̅̄ lantai tari itu mennatap langit_langit ruang dance dengan pikiranya yang membayangkan saat sehun ketahuan selingkuh " tidak cocok, mungkin" ragu jongin

Kris tersenyum

" Jadi ceritanya kau sedang galau dan membolos disini,, ckck menggelikan". Ujar kris dengan kekehan, jongin Menatap kris sekilas dan mempoutkan bibirnya

" ayolah jangan bertingkah seperti ini, kau sangat menggemaskan jongin_ah" ucap kris lagi namun kali ini sambil menarik ujung bibir jongin yang melengkung itu membuat jongin bangkit dan duduk menatap kris tajam

" Beraninya kau hyung" kris lagi_lagi terkekeh

" Jadi,, apa kau mau ku bantu melupakan sehun"

"Nde?" Jawab jongin tak mengerti maksud ucappan kris

" Apa yang paling kau suka selain sehuni"?" Tanya kris lagi membuat jongin bertambah bingung

'Apa yang. Aku. Sukai selain sehun' jongin meletakan tellunjuknya Θȋ̝̊̅̄ dagu, pose berfikir

" Menari?" Jawabnya kemudian

" Baiklah,, menarilah,, sekarang"

Sepanjang pelajaran pertama di kelas sehun,hanya ia habiskan dengan melamun, tak ada semangat di dalam dirinya untuk mendengarkan celotehan saem,

tak jauh beda dengan jongin, bahkan jongin membolos dan memilih menghabiskan jam pelajarannya di ruang dance

Pukk

Seseorang menepuk bahu sehun dan duduk di hadapan sehun, ia adalah chanyeol sahabat sehun

" Benar kau dan jongin putus?" Tanya chanyeol hati_hati takut menyinggung. Sehun.

Sehun diam tak menjawab dan masih setia memandang ke arah luar jendela kelasnya

" Kenapa,,,?" Tanya chanyeol lagi, namun sehun tetap bungkam

" Jangan merenung seperti ini tanpa melakukan apapun, kau tahu, jongin cukup sexy untuk manrik perhatian seorang kapten basket sekolah kita yang bernama kris itu"

Mendengar penuturan chanyeol sehun mengerutkan keningnya dan menatap chanyeol bingung

" Tadi saat di kantin baekhyun bilang, jongin tidak masuk kekelas dan memilih ruang dance sebagai tempat membolosnya, namun saat aku menuju kemari aku sengaja melewati ruang dance dan melihat kris tengah mengellus surai jongin, aku takut jongin akan berpaling secepat yang kau kira sehun'ah, apalagi satu sekolah sudah tahu berita putusnya kau dan jongin"

". Maksudmu?" Sehun mulai serius mendengarkan cerita chanyeol

" Lihatlah ke ruang dance, disana banyak siswa yang mendambakan jongin tengah berkerumun dengan wajah mesum, kau tahu, jujur aku juga tergoda melihat keseksian jongin kkeke" ucappp Chanyeol dengan suara mesumnya dan Θȋ̝̊̅̄. Akhiri dengan suara kekehanya

" Yahh jangan coba_coba mendekatinya jika kau tak Ingin mati di tanganku park chanyeol"

" "̮ ƗƗaƗƗaƗƗa "̮ ƗƗaƗƗaƗƗa "̮ kau tahu aku sangat menyayangi baekhyun, mana mungkin aku berpaling darinya, dan seharusnya bukan aku yang kau ancam begitu, datanglah ke ruang dance dan kau pasti menyesal karna menyia_nyiakan namja se sexy jongin"

Tak menungu waktu lama sehun langsung melest dan menerobos kerumunan namja dan yeoja yang berkumpul di depan ruangan dance

Matanya terbelalak sempurna saat sehun melihat Pakaian yang jongin gunakan , baju tanpa lengan yang gombrong dan transparan. Celana pendek selutut dan jangan Lupakan aliran keringat yang menetes di pelipis dan tubuh tannya membuat jongin terlihat begitu sexy, di tambah kini ia tengah menari dengan sexynya di tengah ruangan sana,"MY LADY" itulah musik yang mengalun mengiringi gerakan erotis jongin.

Sehun Menelan ludahnya kasar saat jongin menggerakan tangannya dari bibir turun keleher dan berakhir Θȋ̝̊̅̄. bawah perutnya, sungguh sexy.

"Shiiit" sehun merutuki tubuhnya yang mulai menegang, namun itu tak berlangsung lama saat dilihatnya jongin yang tersenyum manis ke arah kris yang tengah mengangga menataap jongin dan tanpa berkedip, sehun yakin kris sama dengannya tak tahan melihat kesexyan namja tan itu

Gerakan jongin semakin membuat tubuh sehun menegang , sehun melihat sekeliling dan, benar saja bukan hanya tubuh sehun yang menegang tapi namja yang berkerumun di ruang dance yang menonton pertunjukan dadakan jongin itu sama teganggya, mata sehun menatap tajam kris saat namja tampan nan tinggi idaman yeoja di sekolahnya itu mulai Mendekati jongin yang tengah terengah setelah menyelesaikan dancenya

OOoOo°˚°˚OOoO, lihatlah betapa sexynya jongin dengan keringat bercucur di tubuh exotisnya dan kaos transparan tanpa lengan membuat lekuk tubuhnya terlihat jelas, sehun merutuki jongin yang membiarkan kesexy_an tubuhnya terumbar begitu saja

" Pabbo" desisnya tak suka, ia tatap tajam ke arahh kris Yang saat ini menatap tubuh jongin dari atas kebawah seperti singga kelaparan.

" Lelah eoh" tanya kris sambil mengelap keringat jongin dengan sapu tangannya

" Apakah sudah lebih baik" jongin mengangguk dan meminum air mineral yang kris berikan Jongin tersenyum amat manis di hadapan kris membuat sehun semakin geram apalagi Kini ia lihat Kris hendak mengandeng tangan jongin keluar

sehun geram ia terlebih dahulu menampiknya dan menyeret jongin keluar," ikut Aku" jongin terkejut? yah tentu saja, sehun menariknya amat kasar.

" LEPAS, aku tahu kau marah, tapi apa hak mu sehun_ah, kau bahkan bukan siapa_siapaku lagi" jongin berteriak dan menarik paksa tangannya yang memerah akibat cengkraman tangan sehun yang terlalu kencang

" Kau tahu aku marah lalu menurutmu apalagi hah,," teriak sehun tak kalah kencang dari jongin membuat jongin terdiam, sungguh ini kali pertama semenjak mengenal dan menjalin hubungan dengan sehun, sehun berani membentaknya dan itu membuat dada jongin sakit.

" Kau tahu, aku tidak suka kau memamerkan kesexyanmu di hadapan orang lain, kau tahu namja yang kau panggil kris itu terus saja memelototi setiap lekuk tubuhmu saat menari, bahkan kulihat Ia menelan ludahnya dengan susah payah, dan aku tidak suka itu"

"Untuk itulah aku menari dengan pakaian tipis ini," sehun menatap jongin tajam, tak mengerti

" Maksudmu?"

" Aku hanya ingin menunjukan kepercayaan diriku. Terhadap tubuhku, meskipun aku kedinginan setengah mati, aku tidak peduli, dan aku akan membuat tubuhku panas dengan tarianku_"

" Jongin_ah"

"_kau kira hanya dirimu saja yang mengumbar ketampananmu kepada setiap orang, aku juga bisa sehun_ah,, dulu aku selalu menuruti apa katamu, dan apa kau menuruti apa kataku sehun_shi?, TIDAK, kau bahkan melupakan kekasihmu sendiri saat bersama namja yeoppo dan yeoja lain, cih,, aku terlalu polos untukmu"

" Aku tahu aku salah aku jan_"

" Aku tak butuh janjimu apalagi kata maafmu" sela jongin sambil menatap tajam sehun

". Baiklah aku tahu kau kecewa padaku, tapi aku mohon jangan pernah mengumbar ke_sexyanmu, cukup hanya aku yang melihatnya"

" Kau kira kau siapa hah,aku punya jalan hidupku sendiri tak perlu kau atur, aku mau bagaimana ya terserah aku , kau pikir kau siapa bisa mengatur hidupku, ingat kita sudah putus sehun_shi, dan carilah pendamping yang lebih baik dariku" hati sehun mencelos, pikirannya kacau, apakah jongin sungguh_sungguh dengan ucapannya, tubuhnya kini tak bisa berkutik

" Aku berani menjamin jongin_ah, namja dan yeoja diluar sanah banyak sekali yang ingin menyentuh tubuhmu, aku hanya ingin melindungimu, cukup hanya aku yang merasakannya"

" Egois, dan kau membiarkan tubuhmu sendiri di sentuh orang lain begitu maksudmu"

Sehun bingung menjawab apa, bagaimanapun ia berkata ia pasti akan selalu salah di mata jongin

" Kau tahu, semua namja hampir semuanya egois jongin_ah"

" Kau lupa bahwa aku juga seorang. Namja!"

" Lalu jika kau seorang namja kau akan mengumbar kesexyanmu begitu saja , itu maksudmu" nada bicara sehun mulai meninggi

" Semua namja seperti itu, sama sepertimu, tak terkecuali diriku, aku hanya mencoba setia padamu, namun kau bermain di belakangku, kesabaran manusia ada batasnya, dan kau tahu itu"

" Lalu apa maumu,"

" Jauhi diriku"

" Tidak bisa" sehun mencengkram pundak jongin tak menyetujui ucapan namja manis berkulit tan itu.

"Kau selalu menyakitiku sehun_ah, dan kenapa ku tidak boleh melakukan hal yang sama denganmu, kau licik" lirih jongin sambil menundukan kepalanya

" Mereka menatap lapar ke arahmu, aku tidak suka jonginie" cengkraman sehun di bahu jongin melemah

" Mereka tersenyum mesum ke arahmu, terus menatap setiap inci tubuh indahmu, kau tidak sadar seberapa sexynya dirimu saat menari kau membuat namja dan yeoja itu kelaparan akan tubuhmu, apa menurutmu aku tidak akan masalah dengan hal itu?"

Sehun menarik daku jongin agar dapat menatap manik hezel namja manis itu

" Aku tidak suka, jangan lakukan hal itu lagi" lirih sehun sambil mengelus lembut pipi jongin

"Apa kau lupa, kau juga sama seperti mereka pada awalnya!, mencuri_curi pandang pada bibir dan tubuhku karna itu kau tertarik padaku dan menjadikanku kekasihmu" jongin tersenyum kecut memandang sehun

"Apa kau sudah lupa sehun_ah" jongin sedikit menekankan kata_katanya

Sehun menunduk dan. Sedetik kemudian ia megangkat wajahnya memandang dalam manik jongin " Yah, kau benar" jawabnya mantap

" Tapi, aku pikir itu wajar terjadi padaku, siapa yang tidak suka melihat kesexy_anmu, hanya orang bodoh yang tak menyadari hal itu, aku pikir kau tak keberatan dengan hal itu Dan mau menerimaku, kau tahu setelah mengenalmu aku sadar kau tak sepertti namja nakal yang aku kenal, 2th lebih menjalin hubungan denganmu itu membuatku nyaman walau kita sering bertengkar, hingga sekarang aku sadar, aku mungkin terlalu buruk untukmu" ucapan sehun melemah

" Apa maksudmu? Aku tak mengertu" Tatapan jongin mulai menyelidik

"Aku adalah namja Brengsek yang dengan tulus mencintaimu jongin_ah,seorang playboy yang tak pernah menjadi kekasih terbaik untukmu,"

" Siapa yang tidak tahu kau namja playboy kekasih dari seorang kim jongin di sekolah kita sehun_ah, bahkan guru_gurupun semuanya tahu kita memiliki hubungan dan berkencan"

" Yahh kau benar, namun aku sadar ini salahku,,"

" Yahh karna kau terlalu perduli terhadap para fansmu dan menerima sentuhan demi sentuhan,memuaskan hasratmu benar begitu? Sungguh tidak adil, aku terus mengalah kau terus berulah, kita sama sekali tidak cocok"

" Dan aku rasa kau benar, kita tidak saling cocok satu sama lain" tubuh jongin menegang mendengar penuturan sehun,

'apakah sehun akan mengatakan hal yang tak di inginkannya'

"Mungkin kita tidak di takdirkan Untuk selalu bersama jadi,," jongin mengepalkan tangannya tidak siap mendengar kata_kata sehun selanjutnya ia tatap namja tampan di hadapannya itu tajam

" Aku terima kata putusmu"

DEG

Jongin merasa nyawanya tercabut seketika itu juga, sehun,, sehun menerima kata puTusnya, semudah itukah setelah apa yang selama ini mmereka jalin dan lakukan bersama'

"Berbahagialah, Sampai ada lelaki yang setia padamu, Aku akan sendiri menunggumu"

Jongin terdiam tak mengerti maksud ucapan sehun, ia terus pandangi tubuh tegap sehun yang kini mulai menjauh meninggalkannya,

Setetes air mata mengalir mengiringi langkah sehun yang pergi meninggalkannya sendiri.

". Pabboya "

((TBC dulu yah,, ))