Nee, saya kembali ^O^/

Naruto © Masashi Kishimoto

Warning : OOC, TYPO, Gaje, Bahasa nonformal dan formal kecampur, Dan lain-lainnya!

Happy reading!

Don't like? Don't read!

.

.

.

Otou-san

"Hn, moga-moga dia pintar."Kata Suke, yang lainnya langsung menatap Suke,

"Hahaha! Sekolah kita itu terkenal Suke! Tak mungkin menerima orang bodoh!"Kata Nega, yang mewakili 3 lainnya yang tertawa.

"Mungkin saja!"Kata Suke lalu mereka tertawa bersama, setelah itu mereka melanjutkan mengerjakan tugas mereka yang menumpuk. Tapi, tiba-tiba Tachi berhenti menulis.

"Nee, murid baru ya? Hahh.."Ucap Tachi pelan tapi, masih bisa didengar oleh yang lainnya.

"Memang kenapa?"Tanya Nega sembari menutup buku PRnya.

"Ehn? Tak apa-apa sih."Jawab Tachi lalu mulai mengerjakan PRnya lagi. " Nega, kau sudah selesai?" Tanya Tachi lagi. Nega mengangguk.

"Yup, habis Tachi-nee bengong mulu."Kata Nega sembari tiduran di tempat tidur Suke, Tachi melirik Suke yang sepertinya juga sudah selesai mengerjakan tugasnya. 'Apa hanya aku yang belum mengerjakan semua tugas ini? Hahh,,, melelahkan.'Batin Tachi lelah.

"Tachi-nee~"Panggil Nega pada Tachi yang hampir mulai mengerjakan tugasnya.

"Nani?"Tanya Tachi sembari menoleh pada Nega.

"Nee~ bagaimana keadaan bokura-kun?"Tanya Nega mendadak yang membuat Tachi merona.

"Ugh, kenapa kau tanya keadaan Bokura padaku!" Bantah Tachi dengan wajah merah padam, Nega tertawa keras sedangkan yang lain hanya menggelengkan kepala saat melihat Nega menggoda Tachi tanpa henti.

"Lho? Kok masih nanya~ diakan P.A.C.A.R.M.U~"Kata Nega sekali lagi yang membuat wajah Tachi semakin memerah.

"DIAM!"Teriak Tachi yang mebuat Nega diam mendadak.

"A-ampun Nee-chan…."Kata Nega ketakutan dan pelan, Tachi hanya melihatnya diam.

"Jangan pernah menggodaku!" Bentaknya tanpa ampun. Nega hanya mengangguk ketakutan dan berlari kearah Ruiji.

"Dia, Mirip Kyuubi-basan"Bisik Nega pada Ruiji yang memilih menyibukan dirinya dengan tugas.

"Namanya juga anaknya, tentulah sama."Balas Ruiji tenang. Nega menggembungkan pipinya!

"Beda! Tau gak, wajahmu itu sangat mirip Kyuubi-basan! Sedangkan Tachi-nee enggak."Kata Nega sembari mulai rilexs dan tiduran kembali di kasur Suke.

"Hahh… besok itu jadwalnya biology, sama Orochimaru-sensei ya…"Kata Nega dengan menerawang.

"Hee? Memangnya kenapa?"Tanya Tachi yang sudah tak marah Nega hanya melirik Tachi dan setalah itu Tachi menutup bukunya.

"Masih tanya? Ya, kan gurunya aneh banget! Terus gitu, aku kasian ama murid baru itu."Jawab Nega. Tachi mengngguk mengerti.

"Iya juga ya."Kata Tachi mengerti, lalu merebahkan tubuhnya ke kasur.

"Tapi, walaupun BakaOro seperti itu dia tak pernah sekalipun marah-marah."Kata Suke yang berhasil mendaptkan jitakan keras dari Tachi,

"Iya! Kita gak dimarah-marahi! Tapi, langsung dibuat eksperimen anehnya!"Geram Tachi. Suke hanya meringis kesakitan.

"Tapi,setidaknya jangan jitak aku keras-keras!"Bentak Suke, Tachi tak mau kalah dan langsung menjitak kepala Suke sekali lagi.

"Heh! Heran aku sama kamu, gimana cara kamu loncat kelas sih?!"Tanya Tachi langsung membalas tatapan sinis itu.

"Terserah!"Kata Suke akhir, anak lainnya pun hanya menatap tak berkedip.

"Apa?!"Kata Suke dan Tachi berbarengan. Nega DKK hanya terdiam manis.

"Ano, PRnya sudah selesai ya?"Tanya Nega canggung dan ketakutan.

"Hn? Ck, belum."Kata Suke gemas. Yang lainnya pun, (Khususnya para cowok) hanya menghela nafas.

"Tapi, tugas ini belum tentu dinilai kan!"Kata Ruiji sebal, dan mendapat anggukan dari Suke dan Shika.

"Dari pada kita dihukum kayak dulu? mending aku buat PR deh."Sahut Tachi, Suke dan para cowokpun hanya menghela nafas.

"Kenapa di sekolah kita ada guru gila kayak dia sih~"Erang Nega dengan jengkel. Tachi menatapnya dengan malas.

"Hanya ada 1 jawaban!"Kata Tachi tiba-tiba, yang lainnya lansung menatap Tachi serius.

"Jawabanny! TAKDIR!"Kata Tachi pdengan penekanan kata "Takdir". Semuanya cengo mendengarnya. Tachi tertawa.

"Udahlah, mending ngerjain biar cepet selesai!"Kata Shika dengan cuek. Semuanya hanya merespon dengan mulai mengerjakan PR. Setelah beberapa jam kemudian, mereka selesai mengerjakan PR. Semua pulang ke apartement masing-masing . Suke, duduk di meja makan. karna mereka akan makan malam.

"Hey, kenapa melamun Suke?"Tanya Sang ibu,-Naruto. Pada Suke. Suke menatap ibunya dalam.

"Tak ada."Jawab Suke lalu memakan menatap Suke diam.

"Baiklah, makan makananmu sampai habis."Kata Naruto, setelah itu mereka makan dengan khidmat.

Sedangkan di tempat lain~

"Tou-san, kita berangkat malam ini?"Tanya seorang anak pada ayahnya. Ayahnya hanya menatap dan mengelus puncak kepalanya.

"Tentu saja Ryuuko."Jawab Ayahnya, atau lebih sering dipanggil Itachi Uchiha. Sedangkan anaknya, Ryuuko hanya mengangguk.

"Sasuke! Cepatlah!"Panggil Itachi pada sang adik. Sasuke bergegas turun dan memasukkan semua barang-barangnya ke mobil.

"Sudahkan."Jawab Sasuke tenang. Itachi dan Ryuuko menatap Sasuke dengan aneh.

"Baiklah,baiklah. Ayo berangkat."Kata Itachi dan dijawab anggukan oleh Ryuuko dan Sasuke. Lalu mereka bersama-sama berangkat menuju Oto. Ryuuko tertidur dalam perjalanan. Sedangkan Itachi focus menyetir, Sasuke sendiri sibuk mendengar lagu dari MP3nya. Perjalanan mereka sangatlah cepat. Tak ada waktu untuk menginap. 1 hari penuh mereka lewatkan. Dan, akhirnya mereka sampai di Oto. Itachi melajukan mobilnya ke mension Uchiha yang berada di Oto. Membutuhka 15 menit untuk sampai. Dan, pada pukul 01.00 pagi mereka sampai di Mension Uchiha. Itachi memakirkan mobilnya. Dan mengangkat tubuh Ryuuko ala Brith style*. Dan tanpa membangunkan Ryuuko yang tertidur. Sedangkan Sasuke dengan sendirinya udah membawa koper dan barang-barangnya untuk masuk. Setelah semua beres mereka tertidur dan akan merasakan hari esok~ (Dramatis banget yak -_-)

Ryuuko Pov

Tok Tok Tok~

"Ryuuko! Ayo bangun!"Panggil seseorang yang membuatku terbangun dari tidurku.

"Ugh,iya-iya, aku bangun!"Jawabku lemah. Lalu aku mendengar suara drap langkah yang semakin menjauh. Ahh~ padahal, baru kemaren malem sampai di Oto. Itupun aku tak sadar dan di gendhong oleh Otou-san.

Lalu,aku beranjak berdiri dan mulai berjalan ke kamar mandi untuk mandi (Tentulah untuk mandi la apa lagi? -_-)setelah itu, memakai seragam baruku. Dan mulai berjalan ke ruang makan.

Aku menarik salah satu kursi di meja makan dan mendudukinya.

"Nee Ryuuko, nanti kau akan aku antar ke sekolah barumu oke?"Kata Tou-san sembari memakan makanannya. Aku hanya mengangguk mengerti dan memakan makananku.

"Terus?! Aku?!"Bantah Sasuke-Jii-san. Aku menatapnya heran. Tumben Sasuke-Jii-san menunjukan sikapnya.

"Ahh. Kau juga ikut kami. Mudahkan"Kata Tou-san Jii-san menatap Tou-san dengan geram.

"Cih, baiklah-baiklah!"Jawab Sasuke Jii-san yang akhirnya menyerah. Hahh,,, padahal aku ingin makan dengan tenang.

"Ryuuko. Aku akan membawakanmu bekal. Oke?"Kata Tou-san penuh perasaan. Aku mengangguk dan Tou-san langsung beranjak dari duduknya. Ternyata Tou-san pergi ke dapur untuk membuatkan bekal untukku.

"Hahh."Hela nafas Sasuke Jii-san. Aku netapnya dengan heran. Sasuke Jii-san menatapku balik. Aku langsung mengalihkan pandanganku.

"Ini."Kata Otou-san sembari menyerahkan Bento padaku. Aku terseyum dan mengambilnya. Ku selesaikan acara makanku ini dan mengajak Tou-san utnuk Berangkat. Kan gak lucu kalo hari pertama udah telat.

Setelah itu kami berangkat bersama. Ternyata tak butuh lama aku sampai di sekolahku, yaitu OHS.

"Apa Tou-san harus mengantarkanmu ke ruang kepala sekolah?"Tanya Tou-san padaku saat aku sudah keluar dari mobil. Aku berfikir sebentar.

"Tidak. Aku bisa sendiri kok."Kataku penuh perasaan agar tak menyinggung Tou-san. Tou-san mengangguk mengerti.

"Baiklah. Tou-san pergi dulu, Hey Sasuke jangan bengong saja! Cepat pindah kedepan! Jangan dibelakang mulu!"Kata Jii-san menengok Tou-san dengan kaget."Ada apa Sasuke?"Tanya Tou-san heran. Aku pun juga heran.

"Ti-tidak."Kata Sasuke-Jii-san dengan gugup. Tapi, tak lama kemudian Sasuke-Jii-san turun dan masuk ke depan.

"Baiklah. Kami pergi dulu Ryuuko."Kata Tou-san lalu pergi. Yosh, baiklah, semangat saja melakukan ini semua. Selama aku bisa bertahan. Ya, selama.

Aku berjalan dengan melirik kanan kiri, siapa tau ada ruangan yang bertuliskan "Kepala Sekolah."

"Nee, nyari apa?"Tanya seseorang sembari menepuk pundakku. Aku menoleh padanya dan menatapnya. Dia, perempuan.

"Ahh, iya. Aku mencari ruang kepala sekolah. Kau tau dimana?"Tanyaku sopan. Kulihat dia mengangguk.

"Tentu saja. Ayo ikut aku!"Katanya dengan semangat, dia langsung berjalan pergi. Aku hanya mengikutinya. Tak lama kemudian kami sampai di Ruang kepala sekolah.

"Terimakasih."Ucapku. dia tersenyum dan mengangguk.

"Sama-sama! Senang bisa membantu!"Jawabnya dengan senang lalu mulai beranjak pergi, aku langsung menghentikannya. Dengan memegang tangannya.

"Siapa namamu?"Tanyaku dengan lembut. Dia tersenyum.

"Hyuuga Nega. Itu namaku , bisakah kau lepaskan tanganmu?"Katanya lembut, sepertinya aku mengenal logatnya.

"Owh, maafkan aku."Kataku meminta maaf. Dia tersenyum dan pergi. Hahh,,, gadis yang err- aneh. Sudahlah aku harus masuk ke ruang kepala sekolah. Kuketuk pintu kepala sekolah, kubuka pintu itu ketika mendapat ijin masuk.

"Ohayou, Tsunade-san."Sapaku ramah. Tsunade-san menatapku dalam.

"Kau murid baru itukan? Siapa namamu bocah?"Tanya Tsunade-san dengan, err, tidak sopan?

"Nama saya Uchiha Ryuuko salam kenal!"Ucapku sembari membungkukkan badanku. Tsunade-san syok saat mendengar "Uchiha". Hee? Kenapa? Dia sangat kaget?

"Ke-kenapa?"Tanyaku heran padanya. Tsunade-san menatapku dengan tajam.

"Tolong, Shizune. Antar anak ini ke kelasnya!"Perintahnya pada wakil kepala sekolah. Aku hanya menurut ketika Shizune-san mengantarkanku. Aku berjalan dengan santai. Sesantai Shizune-san. Kami berjalan dan melewati beberapa kelas. Kami, akhirnya sampai. Kelas 3F. wahh… sepertinya kelasnya bagus. Shizune menyuruhku untuk menunggu di depan pintu. Sedangkan, Shizne-san masuk ke kelas itu dan berbicara dengan guru. Setelah berapa lama, Shizune-san menyuruhku masuk.

"Silahkan masuk."Kata Shizune-san. Aku mengangguk dan masuk. Ketika aku memasuki kelas itu, banyak yang menyoraki ku. Ehm, seperti ini.

"Kyaa! Keren!","Huwaa,,, cocok jadi Seme(?)","Ugh! Mau kah kau jadi pacarku?!" dan lain-lainnya. Tapi, aku melihat seseorang yang familiar**. Aku menatapnya serius. Diapun juga menatapku syok. Aku mengenal logatnya. Siapa?siapa dia?!

TBC!~

*tulisannya gimana sih T^T aku gak tau tulisannya!

**Familiar atao apalah itu tulisannya juga gini bukan? T^T

~(*_ *~) (~ *_ *)~

Anisa : Gyaa,, Minna! Gomenasai!T^T sudah lama tak updet dan err, saya banyak tugas apalagi bakal ada kenaikan kelas 8 buatku T0T jadi aku harus belajar full. Dan lagi, banyak masalah di sekolah.

Suke : wew, Ryuuko akhirnya kau muncul -_-

Ryuuko : O-Otou-sama T^T kenapa harus kena penyakit!

Anisa : Suka-suka gue lah :P

Tachi : -dibelakang Anisa, Terus jitak kepala Anisa-

Anisa : Ittaii! TTOTT

Tachi : Cepet sembuhin Tou-san gua!

Anisa : Hiksu! T.T iya-iya. Tapi mana Tou-san lo?

Tachi : Tuh, pacaran ma Kaa-san.

Nega : Masa ortu pacaran!

Shika : Setuju~

Ruiji : penutupan yok~ tuh ortu pada pacaran semua!

Anisa : Okelah! Thanks untuk :

Bunga Kasih, Guest, namy alice, CindyAra, Afra-chan D. Rueyuzaki,Ruega Kaiba, Gia-XY,RyanFujoshiSN,Ness Kurama Desu,KyouyaXCloud,Uzumaki Scount 36, Abi PutraRamadhan,ACS,Kaname, Nakamura Nezumi,Dee-Chan Tik, Wonkyuhomintaoris all, Armelle 'Aquamar' eira,AAind88,Kirei Neko.

Nega & Tachi : Minna! Mohon Reviewsnya! :D Flame? Tak masalah! Buat kami itu motivasi :)

Anisa : saya mau hiatus dah kayaknya -_- mau belajar, nilai pada merah semua T.T