Disclaimer : VOCALOID punya Yamaha dan Crypton FM
Fic ini punya Isa Orange Lover dan Lala Strawberry Lover
Warning: Lebay, Bahasa Campur, OOC, Typo(s), Miss Typo(s), dll
"Ternyata Luka itu baik juga ya." Ucap Luki dalam hati sambil tersenyum sendiri.
"Luka,sini dulu sebentar ada yang ingin aku bicarakan!" panggil Luki pada Luka dan Luka menuju ke sana.
"Bicara tentang apa?" tanya Luka.
"Kamu mau nggak jadi pacar aku?" tanya balik Luki.
"Hm.., ma-mau." Jawab Luka terbata-bata dengan wajah memerah.
"Yeeee.., akhirnya gue gak jomblo lagi." Ucap Luki.
Keesokan harinya atau hari minggu Luka diajar naik mobil dengan Luki, tapi sewaktu diajar naik mobil Luka melihat orang gila.
"Kyaaaaaa! ada orang gila, Luki! tolooong!" Teriak Luka pada Luki.
"Ciluk mbaaa!" orang gila itu menutup mukanya dengan kedua tangannya dan kemudian membuka tangannya saat berada disamping mobil Luka.
"Kabuuurr!" Luki kemudian mengambil alih mobil Luka dan mengtamcapkan gasnya menuju rumah Luka.
Keesokan harinya Luka pergi menjemput Miku dan setelah menjemput Miku, Luka menuju kesekolah dengan Miku menggunakan mobil. Saat sudah sampai disekolah Luka memparkir mobilnya diparkiran sekolah dan saat hendak menuju kekelas...
"Pagi.." Sapa Luki pada Luka dan Miku.
"Juga.." Balas Luka sementara Miku pergi menuju ke kelasnya.
"Morning semuanya..!" Sapa Gumi dengan suara yang sangat besar atau lebih tetapnya berteriak.
"Siapa tuh yang bicara?" tanya Luki.
"Jangan-jangan orang gila yang kemarin." Jawab Luka.
"Enak aja bilangin gue orgil, guekan orang paling cantik disekolah ini.." Ucap Gumi gak terima dibilangin orang gila.
"Ciluk mbaa..!"orang gila yang Luka dan Luki temuin kemarin berada didekat pagar Vocaloid High School dengan gaya yang kemarin ia pakai.
"Kyaaaaaaa!" Luka dan Luki langsung lari menuju kekelas mereka.
"Luka dan Luki, kamu kenapa sih?" tanya Miku yang heran melihat Luka dan Luki habis berlari
"Tadi ada orang gila, Miku." Jawab Luka sedangkan Miku hanya ber-Oh-ria.
"Gakupo, lo dari mana aja sih 2 hari ini gak pernah masuk?" tanya Luki pada Akaito yang baru datang kesekolah.
"Gue dari kampung gue." Jawab Akaito dan Luki hanya ber-Oh-ria, dan tak lama kemudian lonceng tanda pelajaran dimulai pun berbunyi.
Teeengg..., teeenggg..., teengg...
setelah lonceng berbunyi pak Kiyoteru langsung masuk dikelas Luka.
"Anak-anak sekarang kita akan melaksanakan ulangan." Ucap Kiyoteru.
"Gakupo, lo tadi malam udah menghapal gak?" tanya Gakupo pada Akaito.
"Belum, kan gue baru pulang dari kampung gue." Jawab Akaito.
"Hei! sudah bicaranya, nanti dimarahin sama pak Kiyoteru." Bisik Len pada Gakupo dan Akaito yang lagi bicara, dan mereka berduapun berhenti bicara.
"Rin...Rin...!" panggil Kaito dan Akaito dengan volume yang sangat rendah pada Rin.
"Apaan sih?" tanya Rin yang mulai terusik.
"Jawabannya dong, aku punya uang lo." Jawab AKaito.
"Iya deeh.." Rin memberi lembarannya kepada AKaito dan Akaito maupun kaito langsung mengsalinkan jawaban ulangan Rin ke lembaran ulangannya.
"Kalian lagi bikin apa?" tanya Kiyoteru yang melihat Kaito dan Akaito mengsalinkan jawaban ulangan Rin.
"Lagi salin jawaban pak..., dari Rin pak jawabannya. Kita berdua yang paksa Rin.." Jawab Kaito kelewatan jujur sedangkan Akaito menepuk jidatnya sendiri saat mendengar jawaban Kaito.
"Keluar..!" teriak Kiyoteru dan Kaito maupun Akaito pun keluar dari kelas.
Tak terasa bel pulang berbunyi semuanya pun keluar dari sekolah dan ada juga yang masih tetap tinggal disekolah atau kelas.
"Aduh...sa-sakit.." Keluh Luka sambil menaruh tangannya bagian jantungnya.
"Sini, Miku antar kamu pulang." Tawar Miku yang melihat Luka kesakitan.
"Emangnya ka-kamu bisa naik mobil, Mi-miku?" tanya Luka.
"Tentu saja, Miku kan udah bisa naik mobil." Jawab Miku dan kemudian Luka memberi kunci mobilnya ke Miku kemudian Miku mengantar Luka kerumahnya. Sesampainya dirumah Luka...
"Kamu siapa dan kenapa anak saya?" tanya Yuuma kawatir melihat Luka.
"Miku temannya Luka, om. Tadi Luka kesakitan disekolah." Jawab Miku.
"Jangan-jangan penyakit jantungnya kambuh lagi..." Ucap Yuuma dengan volume yang sangat kecil.
"Wahh... ternyata Luka kaya raya." Puji Miku yang baru melihat rumah Luka.
"Om, kata Luka dia mau rayain hari ulang tahun dia?" tanya Miku.
"Iya, dia memang mau ngerayain ulang tahun dia." Jawab Yuuma sedangkan Miku hanya ber-Oh-ria.
"Hm.., kalau begitu Miku mau pamit dulu ya.." Pamit Miku pada Yuuma.
"Iya dan hati-hati ya dijalan." Ucap Yuuma. Sesampainya Miku diluar rumah Luka, Miku langsung menolpon sopirnya untuk mengantarnya pulang.
TBC~
Akhirnya fic ini sudah jadi...
Review kritik, saran, komentar dll..
