Disclaimer:
Danball Senki series © Level-5
Warning:
The possibility of typo, OOC, and wrong genre.
Rated T.
.
.
Adventure
(411 words)
Sekelompok pasukan bersenjata mengejar Mizel dari belakang.
"Mizel, melompatlah!" seru Jin yang sedang bergantung pada tangga tali helikopter miliknya seraya mengulurkan tangannya pada Mizel.
Android tersebut tampak ragu. "Tapi—"
"—Percayalah padaku, aku pasti akan menangkapmu!" ujar Jin meyakinkan Mizel. "Cepatlah, sebelum mereka berhasil mendapatkanmu…!"
Mizel mengangguk pelan, lalu menekuk kedua lututnya, bersiap untuk melompat.
Namun—
—DOR!
Akibat tembakan yang—untungnya—meleset tadi, Mizel kehilangan keseimbangannya sehingga ia pun terjatuh begitu saja dari pesawat.
"Ah—"
"—MIZEL!" pekik Jin penuh kengerian saat melihat sosok yang dikasihinya terhuyung jatuh di hadapannya dengan tangan yang terjulur ke arahnya.
Jin berusaha meraih tangan tersebut, namun rupanya gaya gravitasi menyedot tubuh Mizel dengan begitu cepat sehingga Jin hanya mampu menangkap udara kosong.
"Kh…" tanpa berpikir sama sekali, Jin ikut melompat ke bawah tanpa mengenakan peralatan apapun. Persetan dengan parasut dan semacamnya; ia hanya ingin memenuhi kata-katanya pada Mizel bahwa ia akan menangkapnya.
"MIZEL…!" teriakan Jin seolah merobek udara, "RAIHLAH TANGANKU!" ujarnya seraya menjulurkan tangannya pada Mizel yang melayang jatuh di bawahnya.
Tentu saja Mizel merasa terkejut saat ia mengetahui bahwa Jin juga berada bersamanya di udara. Namun—entah kenapa—hal tersebut malah membuatnya merasa lebih baik. Android tersebut tersenyum kecil, kemudian balas memanggil nama pria yang dicintainya sambil mengulurkan tangannya ke atas, berusaha untuk menjangkaunya.
"JIIIIN…!"
Keduanya berusaha sekuat daya dan karsa mereka agar mereka bisa saling menggapai tangan pasangannya masing-masing. Mizel berusaha mejulurkan tangannya sepanjang yang ia bisa, sementara Jin berusaha untuk menaikkan kecepatan jatuhnya agar dirinya bisa mendekati Mizel secepat mungkin.
Sampai ketika jari-jari mereka akhirnya mulai bersentuhan, cahaya-cahaya harapan dalam hati mereka mulai bersinar terang. Kemudian dengan sedikit usaha ekstra, Jin berhasil mengaitkan salah satu jarinya pada jari milik Mizel—lalu menariknya dengan sekuat tenaga sehingga Mizel pun sedikit terhempas ke atas, membuat ketinggian mereka berdua di atas permukaan laut kini menjadi sejajar.
Jin lalu memeluk Mizel dengan erat, yang juga dibalas oleh sang android dengan memeluknya erat juga.
"…Terima kasih karena sudah menangkapku, Jin…" bisik Mizel pelan di telinga Jin. "Aku bersyukur karena Jin bersamaku… jadi aku tidak perlu merasa takut pada apapun lagi,"
"Aku juga," balas Jin dengan suara yang lembut, "Aku juga bersyukur karena akhirnya aku berhasil menangkapmu… sehingga aku tidak perlu takut akan kehilangan dirimu."
"Jin…" Mizel lalu menutup kedua matanya, dan Jin langsung mengerti apa yang diinginkan oleh Mizel.
Bibir mereka saling bertemu sebelum keduanya menghantam pemukaan laut dengan keras—
(—jika saja pelayan Jin tidak datang menyelamatkan mereka dengan menembakkan jaring penangkap ke arah mereka.)
.
.
[Previous: Crime | Next: (Under Construction)]
