Babies, I Love You
Title : Babies, I Love You
Writer : LeeHunHan947 (Lee)
Genre : Romance, Family
Rated : T
Main Casts :
.Kim Jong In (Kai)
.Do Kyung Soo (Dio)
Support Casts : HunHan, ChanBaek, SuLay, KrisTao, ChenMin and others
Warning : GS (Gender switch), OC (Original Character), OOC (Out of character), Typo(s), bahasa non baku
# LEEHUNHAN947#
Kai dan Kyungsoo berjalan beriringan masuk ke dalam kebun binatang yang cukup ramai itu. Wajar saja karena hari ini adalah Hari Minggu. Hari liburan untuk para keluarga. Terlihat banyak sekali pasangan bersama anak mereka berkeliling kebun binatang itu.
"Sepertinya aku mengenal mereka..." Ujar Kyungsoo saat melihat seorang yeoja dan seorang namja yang sedang mendudukan seorang yeoja kecil di atas bahunya. Mereka tertawa bersama saat melihat seekor gajah yang menyemburkan air dengan belalainya. Mini dan Moon terlihat menghampiri mereka membuat Kyungsoo semakin penasaran.
"Lu jie? Sehun-ah? Hai... Kita bertemu disini kekeke" ujar Kyungsoo saat menyadari jika yeoja dan namja itu adalah Luhan dan Sehun.
"Hai Kyunggie... Kau kemari juga? Dengan siapa? Mini dan Moon?" Tanya Luhan pada Kyungsoo.
"Ne, dan appa mereka. Mini dan Moon yang mengajakku untuk pergi bersama mereka. Karena aku tidak tega menolak ya sudah jadi kami pergi bersama. Jie-jie juga tumben sekali pergi ke sini dengan Sehun dan... Siapa gadis kecil yang duduk di bahu Sehun-ah, jie?" Tanya Kyungsoo saat menyadari ada seorang gadis kecil asing diantara mereka.
"Dia anak kami..." jawab Sehun dengan santainya.
"Hah? An-anak? Ka-kalian? I-ni?" Ujar Kyungsoo tak percaya dengan ucapan Sehun. Sementara Luhan hanya terkekeh saja.
"Wae? Kau terkejut, Kyunggie? Hahaha" tawa Luhan. Sementara Sehun hanya membalas dengan senyuman. Kyungsoo semakin menajamkan penglihatannya pada yeoja kecil yang mungkin kira-kira baru berusia satu setengah tahun. Yeoja itu sangat manis dan juga menggemaskan. Apalagi pipi putih chubbynya yang membuat Kyungsoo ingin mencubitnya.
"Ahjushi... Dia manis sekali... Siapa namanya?" Tanya Mini pada Sehun saat Sehun menurunkan yeoja kecil dan manis dari gendongannya.
"Namanya Yijun. Oh Yijun..." Ujar Sehun sambil masih memegangi kedua tangan Yijun yang baru bisa berjalan.
"Kyaaaa lucu sekali... Aku ingin mencubit kedua pipinya..." Mini terlihat sangat gemas melihat Yijun yang sedaritadi tersenyum padanya menampilkan 4 gigi yang baru tumbuh di bagian depan. Sangat terlihat menggemaskan.
"Lu jie... Jadi benar jika Yijun anak kalian? Lalu kenapa jiejie tidak pernah menceritakannya padaku? Dan dimana dia tinggal selama ini?" Tanya Kyungsoo yang masih sangat penasaran dengan Yijun.
"Hei ada apa ini? Loh ada Sehun dan Lu noona juga?" Ujar Kai yang baru saja datang menghampiri mereka.
"Oh Kai.. Ternyata kau kemari juga ya. Aku kira hanya ada Kyungsoo dan kedua anak kembar ini saja." Ujar Sehun saat menyadari kehadiran Kai. Sementara Luhan hanya membuang wajahnya. Mungkin ia masih kesal dengan Kai karena kejadian tadi pagi.
"Loh kalian sudah kenal dengan Kai? Bagaimana bisa?" Tanya Kyungsoo heran karena melihat Sehun dan Kai yang terlihat sangat akrab seperti sudah saling mengenal lama.
"Tentu saja. Kai ini temanku sejak SMA. Dan dia asistenku juga." Jelas Sehun membuat Kyungsoo menganggukan kepalanya.
"Ma... Ma... Ma..." ujar Yijun terbata-bata sambil berjalan ke arah Luhan. Sehun mengikuti kemana Yijun berjalan. Ia takut Yijun terjatuh karena masih belum begitu lancar berjalan sendiri.
"Ahh chagi... Mau mama gendong, hmm?" Luhan segera menggendong Yijun membuat Yijun tersenyum senang.
"Ya Sehun! Siapa anak ini? Sepertinya aku baru melihatnya." Tanya Kai pada Sehun.
"Dia anakku." Jawab Sehun santai membuat Kai membulatkan matanya terkejut.
"Mwo? Anakmu? Bagaimana bisa? Apa kalian..." Kai memandang ke arah Sehun dan Luhan bergantian.
"Sehun-ah!" Teriak seseorang membuat Sehun menolehkan kepalanya pada seorang yeoja yang melambaikan tangan padanya. Yeoja manis dengan rambut hitam kecokelatan yang di kuncir ke atas dan membuat wajahnya nampak lebih dewasa.
"Mian kami terlambat. Apa Yijun menangis?" Tanya yeoja manis itu pada Sehun dan Luhan tanpa memperhatikan Kai dan Kyungsoo yang menaikkan alis mereka bingung.
"Ahhh Yijun... Sini Lu biar aku saja yang menggendongnya..." Yeoja manis itu pun segera mengambil Yijun dari gendongan Luhan. Yijun nampak sangat senang dengan yeoja yang menggendongnya.
"Lalu dimana hyung, Lay jie?" Tanya Sehun pada Lay yang asik bercanda dengan Yijun.
"Mencariku?" Tanya seorang namja berwajah angelic yang tersenyum pada mereka.
"Suho hyung? Sejak kapan hyung ada di Korea? Bukankah harusnya hyung ada di China karena-"
"Untuk apa aku ada di China jika istri dan anakku sedang liburan disini." Jawab namja yang di panggil Suho itu.
"Maksudnya?" Tanya Kai yang tidak mengerti. Sementara Kyungsoo hanya terdiam. Ia sama sekali tidak mengenal siapapun orang yang baru datang itu.
"Aiishh kau ini! Kau lupa? Lay ini kan istriku! Dan Yijun itu anakku!" Ujar Suho dengan tegas. Sementara Sehun dan Luhan hanya terkekeh saja.
"Ahh Lay jie? Benarkah? Kenapa terlihat berbeda sekali? Dan.. Yijun ini... Bukan anak Sehun dan Luhan noona?" Kai memandang Suho-Lay-Yijun bergantian.
"Yijun tentu saja anak kami. Sehun dan Luhan memang sering mengaku jika Yijun anak mereka. Padahal sudah jelas jika Yijun itu darah dagingku dan Lay. Lihat wajahnya saja itu sangat mirip dengan kami. Sepertinya mereka memang sudah ingin cepat-cepat dinikahkan dan memiliki anak hahaha"
"Aishh hyung! Hentikan bercandaanmu yang tidak lucu itu!" Ujar Sehun sambil merangkul pinggang Luhan. Sementara Luhan hanya tersenyum.
"Tunggu-tunggu... Aku masih tidak mengerti..." ujar Kyungsoo sambil mengerjapkan matanya bingung.
"Oh? Siapa gadis ini Sehun-ah? Apa dia pacar Kai? Wah ternyata..." Ujar Lay saat menyadari keberadaan Kyungsoo. Lay melirik ke arah Kai sambil terkekeh kecil. Kyungsoo langsung menggelengkan kepalanya cepat-cepat mengklarifikasi pernyataan Lay tadi.
"Aniyo, jie... Dia tidak akan mungkin menjadi pacar dari appa yang kejam seperti Kai. Kyunggie ini temanku. Lebih tepatnya tetangga di apartmentku..." ujar Luhan sambil menepuk bahu Kyungsoo.
"Annyeonghasaeyo... Joneun Kyungsoo imnida..." Kyungsoo membungkukkan badannya sedikit saat memperkenalkan dirinya pada Lay dan tak lupa pada Suho juga.
"Annyeong Yixing imnida. Tapi kau bisa memanggilku Lay seperti yang lain jika kau mau..." ujar Lay sambil tersenyum pada Kyungsoo.
"Joneun Oh Junmyeon hyungnya Sehun. Tapi kau bisa memanggilku Suho jika kau mau..." ujar Suho sambil menunjukkan angelic smile nya.
"Oh lalu tadi Lu kau menyebut jika Kai itu 'appa' yang kejam? Apa maksudmu? Appa?" Tanya Lay yang merasa sedikit bingung dengan ucapan Luhan.
"Oh itu... Kai ini appa dari anak-anak kembar yang- loh dimana Mini dan Moon?" Luhan baru sadar jika ternyata Mini dan Moon tidak ada di antara mereka. Yang lain pun ikut memperhatikan sekeliling dan tak menemukan Mini dan Moon.
"Omo! Dimana mereka? Arrgghhh mati aku! Aku bisa dihajar noonaku jika ia tahu!" Kai berteriak frustasi.
"Kita cari mereka!"
"Tidak mungkin kita mencari bersamaan seperti ini. Sedangkan kalian kan tahu jika kebun binatang ini besar. Kita berpencar saja. Aku dan Lay ke sebelah utara, Sehun dan Luhan ke sebelah barat, dan kau Kai serta Kyungsoo ke sebelah timur. Bagaimana? Jika diantara kita ada yang menemukan mereka, kita segera menghubungi ya..." usul Suho. Mungkin karena ia lebih dewasa di bandingkan yang lain, jalan pikirannya lebih terbuka dan bijak dalam mengambil keputusan. Akhirnya mereka pun pergi ke arah yang telah di tentukan bermaksud untuk mencari kemana perginya Mini dan Moon.
.
.
.
# SULAY SIDE#
Suho dan Lay berjalan ke arah utara ke tempat yang di tunjuk Suho. Suho memandang sekelilingnya mencari kedua anak yang bernama Mini dan Moon itu. Lay sedikit merasa kerepotan mungkin karena Yijun yang sedaritadi bergerak resah di dalam gendongan sang mama. Ia berulang kali sengaja menurunkan tubuhnya sebagai tanda jika ia tidak mau digendong. Namun Lay menolaknya dan malah mempererat gendongannya. Dan jadilah Yijun yang terus bergerak-gerak resah.
"Yijun, jangan seperti ini... Mama kan jadi susah menggendongmu..." ujar Lay sambil membenarkan posisi Yijun di gendongannya.
"Nyanyanya" Yijun terus bergerak-gerak resah membuat Lay pusing.
"Baiklah-baiklah... Kau mau apa, hmm? Mau berjalan, begitu?" Tanya Lay yang dibalas teriakan senang dari Yijun.
"Waeyo Xingie?" Tanya Suho pada Lay yang tiba-tiba saja berhenti.
"Yijun meminta aku menurunkannya. Sepertinya ia ingin berjalan..." jelas Lay sambil memegangi kedua tangan Yijun yang kini sudah berdiri di atas kakinya sendiri.
"Hmm Xingie... Sebenarnya kau tahu bagaimana ciri-ciri anak yang di panggil Mini dan Moon itu? Aku tadi tidak memperhatikan mereka..." ujar Suho jujur karena saat ia datang menghampiri Lay, Sehun, Luhan berserta teman mereka, ia sama sekali tidak memperhatikan ada kedua anak kecil diantara mereka.
"Molla. Aku juga tidak tahu Myeonnie... Lalu bagaimana kita bisa mencari mereka jika ciri-cirinya saja kita tidak tahu..." Tanya Lay sambil sedikit membungkuk karena menyamakan tubuhnya dengan tubuh mungil Yijun.
"Molla. Aku juga tidak tahu tapi kita sudah terlanjur bilang kita akan membantu mereka mencari kedua anak itu. Kajja kita lanjutkan pencarian kita. Kita lihat saja anak-anak yang terlihat kebingungan. Mungkin saja kan anak itu yang dimaksud mereka..." usul Suho dan diangguki Lay. Akhirnya mereka berdua -plus Yijun, melanjutkan pencarian mereka dengan jalan perlahan menyesuaikan langkah kecil Yijun.
.
.
.
# HUNHAN SIDE#
Luhan dan Sehun berjalan ke arah barat. Mereka berjalan beriringan sambil memandang ke sekeliling mereka untuk mencari keberadaan Mini dan Moon. Karena kurang berhati-hati, Luhan tanpa sengaja menginjak kulit pisang yang dibuang sembarangan oleh seseorang dan membuatnya nyaris saja terjatuh jika Sehun tidak segera menahan tubuhnya.
"Gwenchana, Hannie?" Tanya Sehun sambil membantu Luhan untuk berdiri ke posisi semula.
"Gwen- ahh" keluh Luhan saat merasakan nyeri di pergelangan kaki kanannya. Mungkin sedikit terkilir.
"Wae? Apa kakimu terkilir?" Tanya Sehun khawatir karena melihat Luhan yang menggigit bibir bawahnya seperti menahan rasa sakit saat Luhan kembali berdiri seperti semula.
"Hanya sedikit sakit. Sebentar lagi aku rasa sudah akan segera baikan." Balas Luhan tak mau membuat Sehun khawatir.
"Kau yakin? Atau mau kita cari tempat duduk dulu untuk mengistirahatkan kakimu?" Usul Sehun namun di balas gelengan kepala dari Luhan.
"Aniya... Lebih baik kita lanjutkan pencarian kita. Aku khawatir dengan Mini dan Moon, Hunnie.." Luhan segera menggandeng tangan Sehun dan melanjutkan perjalanan bersama-sama. Luhan berjalan sedikit pincang dan itu membuat Sehun khawatir. Namun Luhan bersikeras untuk tetap melanjutkan pencarian mereka daripada harus istirahat sejenak.
Pada akhirnya Luhan pun berhenti berjalan. Ia lelah dan pergelangan kakinya terasa semakin nyeri saat Luhan memaksakan untuk berjalan. Sehun ikut menahan tubuh Luhan agar tidak terjatuh. Sehun menatap khawatir pada pergelangan kaki Luhan yang terlihat sedikit membengkak.
"Hannie... Kakimu bengkak. Kajja lebih baik kita duduk dulu. Kau perlu istirahat dan aku akan cari seseorang untuk mengobati kakimu." Usul Sehun sambil merangkul bahu Luhan dan membantu Luhan berjalan ke arah sebuah pondok. Sebuah pondok pelayanan masyarakat yang ada di kebun binatang itu sejenis unit kesehatan yang sengaja disediakan disana.
Sehun dengan perlahan membopoh tubuh Luhan. Tadinya Sehun berpikiran akan menggendong tubuh Luhan agar mereka cepat sampai ke pondok PelMas namun Luhan menolaknya. Mungkin malu karena pasti akan menjadi pusat perhatian pengunjung yang lain. Jadi ia lebih memilih dibantu Sehun berjalan. Berkali-kali Luhan meringis karena kakinya itu terasa semakin teramat nyeri dan sakit membuat Sehun sangat khawatir.
Sehun mendudukkan Luhan di sebuah kursi yang ada di depan pondok itu. Segera ia masuk ke dalam pondok mencari seseorang yang dapat menangani bengkak di kaki Luhan dan mengurangi rasa nyeri di kaki Luhan meninggalkan Luhan sendiri masih dengan ringisan sakit di bibirnya.
.
.
.
# KAISOO SIDE#
Kai dan Kyungsoo berjalan beriringan ke arah timur. Kai sedaritadi berteriak-teriak memanggil Mini dan Moon membuat beberapa pengunjung menoleh padanya. Mungkin heran karena Kai yang terlihat kesetanan terus berjalan dan berteriak-teriak. Sementara Kyungsoo, hanya memutar kepalanya dan mencari Mini dan Moon.
"Akhh mereka ini dimana sih?" Keluh Kai yang merasa kesal karena tak kunjung menemukan kedua keponakannya itu.
"Lebih baik kita duduk disana dulu. Aku tahu kau sudah lelah." Usul Kyungsoo sambil menunjuk ke arah sebuah kursi taman kosong di sebrang mereka.
"Baiklah." Jawab Kai dan langsung melangkahkan kakinya ke kursi kosong itu diikuti Kyungsoo di belakangnya.
"Hmm Kai... Dimana eomma Mini dan Moon? Kenapa mereka hanya bersama denganmu? Apakah eomma mereka..."
"Maksudmu? Noonaku? Ia sedang ada di Jepang karena sebuah pekerjaan." Balas Kai datar sementara Kyungsoo hanya menaikkan alisnya.
"Bu-bukan. Hmm itu... Aku bertanya dimana eomma Mini dan Moon? Hmm itu... Is-istrimu, Kai.." ujar Kyungsoo ragu-ragu.
"Istri? Hahaha aku saja belum punya pacar apalagi menikah. Mana mungkin aku punya istri hahaha..." Kai tertawa terbahak-bahak mendengar pertanyaan Kyungsoo.
"Ma-maksudmu? Bukankah Mini dan Moon itu... Anakmu?" Kyungsoo makin tidak mengerti. Ia mulai berpikir mungkin jika Kai memang tidak menganggap Mini dan Moon sebagai anaknya. Namun jika begitu kenapa Kai mau repot-repot mencari mereka seperti ini jika mereka menghilang?
"Ckck banyak sekali yang salah paham sih. Mini dan Moon tentu bukan anakku. Dia anak noonaku. Lebih tepatnya mereka adalah keponakanku." Jelas Kai perlahan berharap agar Kyungsoo mengerti ucapannya.
"A-aku kira me-mereka itu anakmu... Habis mereka memanggilmu 'appa'". Ujar Kyungsoo sedikit merasa tak enak karena salah mengira.
"Hahaha aku juga sudah bilang pada mereka jangan panggil aku 'appa'. Namun mereka menolak jadi yasudahlah mau bagaimana lagi..." ujar Kai sambil tersenyum.
-Aku jadi merasa tak enak sendiri. Aku kira jika Kai ini adalah appa Mini dan Moon sungguhan tapi ternyata bukan. Dan benarkah yang dia ucapkan tadi? Belum punya pacar? Benar- ahh apa yang aku pikirkan? Memang kenapa jika ia belum punya pacar Kyung? Aishhh- batin Kyungsoo.
"Astaga kemana perginya mereka sih?" Ujar Kai membuat Kyungsoo tersadar dari lamunannya. Ia sampai lupa tujuannya untuk mencari Mini dan Moon.
"Oh Kai! Bukankah itu Moon? Benar, bukan?" Tunjuk Kyungsoo pada seorang namja kecil dengan jaket berwarna biru yang sedang melihat burung berwarna pink yang biasa di sebut Flaminggo.
"Kau benar! Kajja kita kesana!" Ujar Kai sambil menarik tangan kiri Kyungsoo tanpa sadar.
Kyungsoo hanya terdiam saat Kai menarik tangannya. Ia jadi merasa sangat gugup. Jantungnya berdetak cepat, nafasnya tercekat dan pipinya terasa panas. Ia hanya bisa terdiam tanpa maksud untuk melepaskan genggaman tangan Kai yang terus menarik tangannya menyusul Moon ke arah yang bisa dibilang tak terlalu jaih dari posisi mereka tadi. Namun entah kenapa Kyungsoo merasa jarak di antara mereka jadi semakin jauh saat Kai menarik tangannya.
"Moon!" Panggil Kai membuat Moon menolehkan kepalanya.
"Appa!" Moon segera memeluk tubuh Kai saat mengetahui seseorang yang menghampirinya adalah Kai.
"Kau darimana saja? Kenapa tiba-tiba menghilang seperti itu? Kau tidak tahu apa betapa khawatirnya kami saat kau tiba-tiba menghilang, hmm?" Tanya Kai dengan nada bicara sedikit naik.
"Sabar Kai... Jangan bicara seperti itu... Lihat! Moon jadi takut kan.. Bicaralah dengan lembut meski aku tau kau sangat kesal padanya. Anak kecil tidak baik dibentak seperti itu..." ujar Kyungsoo lembut memperingatkan Kai.
Moon hanya terdiam sambil menatap Kai dengan tatapan takut. Matanya juga terlihat berkaca-kaca. Mungkin ia takut dengan bentakan Kai tadi. Kyungsoo yang melihatnya pun khawatir dan segera mendekatkan tubuh Moon ke dekatnya dan mengusap kepala Moon perlahan bermaksud menenangkannya agar ia tak menangis.
-Hangat... Oh astaga! Bagaimana bisa? Tapi... Tak apalah. Mian Kyungsoo...- batin Kai saat sadar jika ia masih menggandeng tangan Kyungsoo.
"Ahh mi-mianhae..." ujar Kai saat Kyungsoo tanpa sengaja menarik dan melepaskan tangannya dari genggaman Kai. Kyungsoo tak membalas apa-apa. Ia hanya tersenyum canggung pada Kai.
-Ishh kenapa aku malah jadi terlihat bodoh seperti ini sih? Pabboya Kai!- Kai menepuk jidatnya karena merasa dirinya jadi terlihat seperti orang bodoh.
"Oh ya Moon... Dimana Mini?" Tanya Kyungsoo pada Moon membuat Kai tersadar dari lamunannya. Ia jadi teringat dengan keponakannya satu lagi.
"Molla... Moon tidak tau... Tadi Moon ditinggal noona disini..." jelas Moon dengan wajah memelas.
"MWO?" Teriak Kyungsoo dan Kai bersamaan.
.
.
.
# SULAY SIDE#
Suho, Lay dan Yijun kini sedang duduk di salah satu restoran yang berada di kebun binatang itu. Mereka berniat untuk mengistirahatkan diri karena lelah mengitari kebun binatang sedaritadi. Yijun sedang memain-mainkan sendok yang ada di hadapannya di dalam pangkuan Lay. Sesekali Yijun ingin memasukkan sendok itu ke dalam mulutnya namun selalu di halangi oleh Lay.
"Andwae Yijun... Jangan masukkan sendok itu ke dalam mulutmu..." Lay menjauhkan sendok itu dari tangan Yijun.
"Nye dok dok yaa hueeeee" tiba-tiba Yijun menangis membuat Lay panik. Yijun berusaha meraih sendok yang dipegang dan diangkat tinggi-tinggi oleh Lay, menjauhkannya dari Yijun.
"Andwae, Yijun... Ahh Myeonnie... Apa yang harus aku lakukan?" Tanya Lay bingung karena Yijun yang masih terus mencoba menggapai sendok yang dipegang Lay.
"Aigoo... Anak appa... Tidak boleh ya sayang... Jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulutmu..." ujar Suho sambil mengambil Yijun dari pangkuan Lay.
"Dok dok nyonyo dok..." Yijun bergerak resah di dalam gendongan Suho. Ia bersikeras ingin meraih sendok yang di pegang oleh Lay.
"Andwae, sayang..." Suho mengusap rambut Yijun lembut berusaha memberi pengertian padanya.
"Maaf permisi, tuan, nyonya..." ujar seorang pelayan sambil membawa pesanan makanan mereka.
"Chicken Breast With Mushroom Sauce and Beef and Black Pepper Sauce Hot Plate..." Pelayan itu meletakan sepiring chicken di hadapan Lay dan sepiring beef di hadapan Suho.
"Segelas Rainbow mix berries dan Orange Juice..." kemudian pelayan itu meletakkan segelas orange juice di hadapan Lay dan gelas satunya di hadapan Suho.
"Maaf tuan, nyonya apa ada yang bisa saya bantu? Apa perlu saya ambilkan kursi duduk bayi untuk putri tuan dan nyonya?" Tanya pelayan itu sopan saat melihat Suho yang sedikit kesusahan mendudukan Yijun yang tidak bisa diam.
"Ah ya boleh... Terima kasih.." ujar Lay dan pelayan itu pun berlalu untuk mengambil kursi khusus bayi.
Beberapa menit kemudian pelayan itu membawa sebuah kursi bayi dan meletakkannya di dekat Lay. Suho mendudukan Yijun di sana dan memberikan sebuah biskuit yang sengaja Lay bawa untuk Yijun. Yijun masih cukup kecil untuk memakan makanan pesanan mereka. Yijun cukup menikmati biskuit vanilla kesukaannya. Sesekali Yijun memain-mainkan biskuitnya mencoba menarik perhatian kedua orang tuanya agar mau mengajaknya berbicara.
"Oh ya apa sudah ada yang menghubungimu, Myeonnie?" Tanya Lay di sela-sela acara makannya.
"Aniyo... Belum ada yang menghubungiku. Mungkin mereka juga belum menemukannya dan memutuskan untuk istirahat. Sudah siang dan sudah waktunya untuk makan siang." Jelas Suho yang diangguki oleh Lay.
Tak ada pembicaraan diantara mereka lagi. Mereka asik menikmati makanan mereka masing-masing. Yijun juga asik dengan dunianya meremas biskut yang dipegangnya menimbulkan remah-remah yang mengotori kursi duduknya serta pakaiannya. Namun ia tak peduli dan malah semakin asik dengan kegiatannya itu.
Drrtttt Drtttt
Tiba-tiba ponsel Suho bergetar di dalam saku celananya. Suho segera mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menghubunginya. Di layar ponsel itu terlihat jelas nama 'KAI'. Suho segera menggeser tombol hijau dan mendekatkan ponselnya ke telinga.
"Yeobosaeyo? Oh kau sudah menemukannya? Ahh baik-baik.. Mwo? Kembarannya terpisah? Yang yeoja? Baik-baik akan kami cari... Jika ketemu, kami akan segera menghubungimu... ne..."
Suho segera memutuskan sambungan teleponnya dan meletakkan kembali ponselnya ke dalam saku celananya. Tanpa banyak berbicara lagi, ia segera melanjutkan acara makannya. Lay hanya melirik sekilas ke arah Suho yang asik menikmati Beef And Black Pepper Sauce Hot Plate nya.
"Apa tadi Sehun?" Tanya Lay di sela makannya.
"Ani, tadi Kai. Dia bilang dia sudah menemukannya tapi hanya yang namja. Ia bilang jika kedua anak kembar itu terpisah." Jelas Suho mengutarakan apa yang tadi di dengarnya.
"Ohh kajja kita harus cepat habiskan lalu kita cari lagi anak kembar satunya." Ujar Lay yang di balas anggukan oleh Suho.
Setelah merasa kenyang, Suho, Lay serta Yijun melanjutkan perjalanan mereka mencari anak kembar yang hilang. Mereka berkeliling di bagian 'Bird Garden' atau kawasan burung. Suho dan Lay melihat ke sekeliling mereka. Siapa tahu mereka bisa menemukan salah satu anak kembar yang hilang itu. Mereka berjalan perlahan menyusuri tempat yang di penuhi banyak burung-burung cantik dan langka.
"Ahh yung yung hehehe" Yujin tertawa saat melihat ada sebuah burung dengan bulu berwarna-warni terbang tepat melewati atas kepalanya yang saat itu ia sedang digendong oleh Suho.
"Kau menyukainya, betul?" Tanya Suho pada Yijun yang dibalas anggukan antusias oleh Yijun.
Lay seketika berhenti di tempatnya. Ia fokus mendengarkan ke salah satu sumber suara. Suho yang melihatnya bingung karena Lay tiba-tiba berhenti dan diam seperti itu.
"Xingie, wae?" Tanya Suho pada Lay. Suho menaikkan alisnya bingun karena Lay yang hanya menyentuh bibirnya dengan jari telunjuk mengisyaratkan agar Suho untuk diam.
"Apa kau dengar? Aku mendengar ada seorang anak kecil yang menangis.." jelas Lay masih dengan posisinya tadi. Suho jadi ikut terdiam ikut mencari apa yang Lay dengar.
"Hiks hiks... Appa.. Hiks hiks" hanya suara itu yang dapat Suho dengar.
"Kau benar, Xingie... Oh itu dia anaknya!" Tunjuk Suho pada seorang yeoja kecil yang duduk di dekat sebuah pohon besar sambil menangis.
"Mungkin saja itu Mini! Cepat hubungi Kai atau Sehun dan bilang jika kita sudah menemukannya!" Usul Lay dan Suho buru-buru mengambil ponselnya.
.
.
.
# HUNHAN SIDE#
Sehun dan Luhan kini sudah berada di dalam sebuah kedai yang terdapat di kebun binatang. Sebuah kedai minuman yang populer dan ramai di kunjungi. Mereka masuk ke dalam kedai itu bermaksud untuk membeli segelas minuman dan mengistirahatkan diri mereka setelah lelah mencari Mini dan Moon. Pergelangan kaki Luhan juga sudah di perban dan rasa nyerinya sudah berkurang. Karena itu Luhan bisa melanjutkan pencariannya terhadap Mini dan Moon.
"Taro bubble tea seperti biasa..." ujar Sehun sambil menyerahkan segelas bubble tea rasa Taro favorite Luhan.
"Gomawo, Hunnie.." balas Luhan lalu menyesap bubble tea favoritnya.
"Apa kakimu benar sudah baik-baik saja, Hannie? Aku khawatir karena sepertinya bengkaknya masih belum hilang." Ujar Sehun sambil menyesap bubble tea rasa cokelatnya.
"Aniyo, kakiku sudah baik-baik saja kok. Tidak perlu khawatir, Hunnie..." Luhan mengelus tangan Sehun yang sedaritadi terjulur di hadapannya.
"Syukurlah. Tapi jika terasa sakit lagi, kau bilang padaku ya. Aku tidak mau keadaannya jadi bertambah parah." Sehun memperingati Luhan.
"Tentu, Hunnie..." balas Luhan sambil mencubit ujung hidung Sehun, merasa gemas dengan ekspresi yang di tunjukkan Sehun. Ekspresi cemas dan khawatir yang sangat Luhan sukai.
Drrttt Drttt
Sehun merasa ponselnya bergetar. Sehun segera merogoh saku celananya dan mengambil ponselnya melihat siapa yang menghubunginya. Dan Sehun hanya mendapati sebuah pesan masuk di ponselnya. Sehun melihat ke layar sentuh ponselnya dan terteralah nama Kai disana. Sehun mengklik pesan yang di kirim oleh Kai dan membacanya.
'Kami sudah menemukan Mini dan Moon. Sekarang lebih baik kita kembali ke tempat semula.'
Kira-kira begitulah isi pesan yang di kirim oleh Kai. Sehun mengetikan sesuatu dan kembali memasukkan ponselnya ke dalam saku celananya. Luhan memperhatikan Sehun yang tersenyum. Luhan sedikit penasaran kenapa Sehun tersenyum seperti itu setelah membaca pesan dari seseorang.
"Nugu? Apa seorang yeoja?" Tebak Luhan asal. Terdengar nada ketus dari bicaranya.
"Yeoja? Aigoo kau cemburu, eoh? Mana mungkin aku menghubungi yeoja lain apalagi saat sedang bersama pacarku yang cantik ini hehehe" ujar Sehun sambil mengelus rambut kecokelatan bergelombang milik Luhan.
"Jadi jika sedang tidak bersamaku, kau jadi berhubungan dengan yeoja lain, begitu?" Luhan mempoutkan bibirnya.
Ia kesal sekaligus cemburu. Bagaimana tidak? Sehun tampan, kaya, dan pintar juga. Pasti banyak yeoja yang mengantri ingin menjadi pacarnya. Di awal hubungan mereka saja pun, Luhan terkadang sering merasa cemburu. Ia sering melihat dengan mata kepalanya sendiri para yeoja bahkan para karyawati perusahaan tempatnya bekerja selalu mencuri pandang dan mencari perhatian pada Sehun. Apa terlalu berlebihan jika Luhan cemburu? Tidak kan? Cemburu itu wajar saja. Karena cemburu adalah tanda cinta.
"Aishh sudah berapa kali aku bilang. Hanya Hannie yang bisa membuatku jatuh cinta. Jadi mana mungkin aku memiliki hubungan dengan yeoja lain. Tadi itu Kai." Jelas Sehun membuat Luhan menundukkan kepalanya, merasa malu. Malu karena ia salah mengira dan menuduh Sehun yang tidak-tidak.
Sehun sangat memahami sikap cemburu yang ditunjukkan Luhan itu. Karena dari 2 tahun yang lalu, dimana mereka memulai menjalin sebuah hubungan, Luhan memang seorang yeoja yang cukup unik. Pada awalnya ia sangat sulit untuk di taklukan. Namun bukan Oh Sehun namanya jika ia tidak bisa menaklukan seorang yeoja dengan pesonanya. Pada akhirnya mereka pun menjalani hubungan. Sehun sempat mengira jika Luhan itu seorang yeoja yang cuek dan tak terlalu memusingkan Sehun dekat dengan siapapun. Namun Sehun salah. Luhan itu memiliki perasaan cemburu yang well terkadang sedikit berlebihan. Dan Luhan dulu memang sempat mengakui sifat cemburunya ini saat mereka baru dekat, saat sebelum mereka menjalin hubungan. Pada akhirnya Sehun pun memahaminya hingga bisa menjalin hubungan hingga sekarang.
"Kai bilang jika mereka sudah menemukan Mini dan Moon. Dan mereka menyuruh kita kembali ke tempat awal kita bertemu mereka." Jelas Sehun santai sambil menyesap bubble tea nya yang sudah tersisa setengahnya.
"Kalau begitu kajja kita kesana. Suho dan Lay juga sudah pasti sudah ada disana." Luhan segera bangkit dari posisi duduknya dan bermaksud beranjak dari kedai itu. Namun Sehun menahannya.
"Aku sudah bilang pada Kai jika kita tidak ikut kumpul disana." Balas Sehun membuat Luhan menaikkan alisnya, merasa bingung.
"Wae? Kenapa?"
"Kau lupa tujuan kita kemari?"
"Hmm bersenang-senang tentu saja. Lalu kenapa?"
"Tapi sedaritadi hanya kau yang bersenang-senang."
"Ihh apa sih maksudmu?"
"Hannie harus menemaniku bersenang-senang sekarang. Sedaritadi kan hanya kau yang bersenang-senang dan aku tidak. Apalagi saat ada Yijun. Kau selalu memperhatikannya dan aku selalu diacuhkan olehmu." Sehun mempoutkan bibirnya lucu membuat Luhan gemas melihat pacar yang lebih muda 2 tahun darinya itu.
"Ahh mulai deh manjanya. Mulai kekanakan lagi." Sindir Luhan namun Sehun hanya tersenyum membalasnya.
"Jebal..." Sehun memberikan puppy eyes nya membuat Luhan mau tidak mau menuruti keinginan Sehun.
"Baiklah-baiklah demi pacarku yang manja ini..." jawab Luhan akhirnya membuat Sehun tersenyum.
"Gomawo Hannie..." Sehun mengecup pipi kiri Luhan singkat membuat Luhan merona.
Sehun dan Luhan kini saling bergandengan mengelilingi kebun binatang itu. Sesekali mereka saling bercanda dan tertawa bersama saat melihat berbagai macam hewan yang melakukan tingkah lucu. Kini mereka sedang berada di depan kandang rusa. Ini merupakan inisiatif dari Luhan karena ia sangat menyukai rusa. Sehun hanya bisa mengikutinya untuk membuat dirinya senang.
"Hunnie lihat! Lihat! Anak rusanya lucu sekali ya..." ujar Luhan sambil menunjuk anak rusa yang sedang bermanja-manja kepada sang induk.
"Ani. Menurutku kau yang lebih lucu." Jawab Sehun santai sambil melingkarkan lengannya di pinggang langsing Luhan.
"Ishh aku kan tidak sedang bercanda, Hunnie..." Luhan memukul lengan Sehun perlahan sebagai balasan dari pernyataan Sehun tadi.
"Yah yah yah mereka pergi kemana..." keluh Luhan saat melihat anak rusa beserta induknya tadi pergi menjauhi mereka.
"Ishh jangan cemberut begitu! Kajja kita lanjutkan jalan-jalan kita! Kau kan sudah berjanji akan menemaniku bersenang-senang. Tapi dari tadi hanya kau yang senang-senang sendiri."
"Ne... Tapi..." baru saja Sehun akan berjalan tapi ia mengurungkan niatnya saat Luhan hanya diam tak berjalan mengikutinya.
"Hmm? Wae, Hannie?" Sehun mengelus pipi Luhan dengan lembut sedikit khawatir karena ekspresi wajah Luhan sedikit berubah.
"Gendong... Aku lelah..." ujar Luhan manja dan membuat Sehun tertawa.
"Uhhh sekarang siapa yang manja, hmm? Haa baiklah demi Hannieku tercinta, aku akan menggendongmu kemanapun hehehe" Sehun menjongkokkan tubuhnya di hadapan Luhan sebagai tanda jika ia siap mengendong Luhan.
Kini Luhan sudah ada di balik punggung Sehun. Mereka banyak mendapat pusat perhatian mungkin karena aksi mereka yang terlihat hmm romantis? Sehun dan Luhan sadar akan pandangan-pandangan pengunjung lain itu. Beberapa dari mereka ada yang saling berbisik dan tersenyum memandangi mereka. Namun Sehun dan Luhan hanya membalasnya dengan senyuman.
"Hunnie... Hunnie... Stop! Stop!" Teriak Luhan mencoba menghentikan Sehun untuk melangkah.
"Waeyo Hannie?"
"Itu! Kau lihat yeoja kecil itu? Yang disana yang sedang berjalan sambil menengok kanan kiri... Bukankah itu Mini ya?" Luhan menunjuk pada seorang yeoja kecil berjaket pink yang terlihat kebingungan seperti mencari seseorang.
"Ya, kau benar. Kajja lebih baik kita kesana sekarang!"
"Tung-tunggu! Turunkan aku, Hunnie... Jebal..." pinta Luhan.
"Hmm? Wae? Bukankah tadi kau yang meminta aku menggendongmu?"
"Aku tahu kau lelah. Sudahlah kajja kita kesana sebelum kita kehilangan jejak Mini." Luhan segera menggandeng tangan Sehun dan berjalan mendekat ke arah yeoja mungil yang terlihat mirip dengan Mini. Atau memang benar yeoja mungil itu adalah Mini?
"Mini?" Panggil Luhan dan yeoja mungil itu menengok. Seketika ia langsung tersenyum saat melihat Luhan dan Sehun.
"Ahjumma... Ahjushi..." Mini segera menghambur memeluk kaki Sehun dan Luhan. Sementara Sehun dan Luhan hanya saling berpandangan, terkejut.
"Kenapa kau sendirian disini, hmm? Dimana yang lain?" Tanya Sehun lembut sambil memutar kepalanya mencari keberadaan Kai dan yang lainnya.
"Molla... Aku tidak tahu... Tadi aku jalan-jalan dengan Moon tapi aku tidak tahu lagi Moon dimana sekarang. Padahal aku yakin tadi Moon berjalan di belakangku..." jelas Mini dengan penuh keyakinan.
"Haaa baiklah-baiklah.. Hunnie sepertinya kita harus kembali ke tempat awal kita tadi. Kau tidak mau kan membuat Mini terpisah dari appa dan kembarannya?" Ujar Luhan yang diangguki oleh Sehun.
Akhirnya mereka bertiga pun berjalan beriringan kembali ke tempat awal, tepatnya ke pintu masuk kebun binatang dimana mereka saling bertemu dan menyapa. Mini berjalan di tengah-tengah Sehun dan Luhan. Mini menggandeng tangan Sehun dan Luhan dengan kedua tangan mungilnya. Mereka benar-benar terlihat seperti keluarga. Banyak pengunjung yang memperhatikan mereka mungkin karena iri melihat keakraban mereka bertiga.
.
.
.
# KAISOO SIDE#
Moon kini berada di dalam gendongan Kai. Beberapa menit yang lalu Moon sempat mengeluh lelah dan meminta Kyungsoo untuk menggendongnya. Kyungsoo tentu tak menolak dan akan menggendong Moon. Namun sebuah tangan kekar menghalanginya. Ya, tangan itu adalah tangan milik Kai. Kai yang mengambil alih menggendong tubuh Moon. Ia tidak akan mungkin tega membiarkan seorang yeoja menggendong seorang anak kecil apalagi yang sudah sebesar Moon. Ia tak ingin membuat Kyungsoo kelelahan karena berjalan sambil menggendong tubuh Moon yang beratnya mungkin bisa menyamai sekarung beras. Dan pada akhirnya Kyungsoo hanya berjalan berdampingan dengan Kai yang menggendong tubuh Moon.
"Appa... Aku rindu eomma..." ujar Moon tiba-tiba di dalam gendongan Kai membuat Kai menatap Moon.
"Kau rindu eommamu?" Tanya Kai yang dibalas anggukan lemah dari Moon.
"Kapan eomma pulang ya appa? Aku rindu eomma..." ujar Moon sambil mempoutkan bibirnya.
"Hei jangan cemberut seperti itu... Ahjumma yakin tidak lama lagi eomma Moon juga akan kembali kok..." ujar Kyungsoo memberi pengertian pada Moon.
"Ahjumma... Ahjumma mirip sekali dengan eomma. Hmm boleh Moon panggil Ahjumma 'eomma'? Tanya Moon sambil memberikan senyumnya pada Kyungsoo.
"M-mwo? Eo-eomma?" Tanya Kyungsoo ulang. Moon membalas dengan sebuah anggukan. Kyungsoo melirik ke arah Kai yang ternyata memang sedang menatapnya.
"Hmm Kai?"
"Terserah padamu..." jawab Kai tahu maksud dari tatapan Kyungsoo padanya.
"Jebal..." Mohon Moon membuat Kyungsoo semakin bingung.
"Hmm baiklah.. Moon bisa memanggilku eomma." Jawab Kyungsoo akhirnya membuat Moon teriak gembira.
"Eomma... Eomma... Eomma..." teriak Moon tanpa henti membuat Kyungsoo sedikit malu karena teriakan Moon itu terdengar oleh pengunjung lain. Kai hanya terkekeh melihat ekspresi lucu Kyungsoo yang hanya tertunduk menyembunyikan wajah memerahnya.
Tanpa mereka sadari ada seseorang yang mengamati mereka. Tersungging sebuah senyuman di wajah orang itu saat melihat keakraban Kai-Kyungsoo dan Moon. Tanpa banyak berpikir lagi, orang itu langsung berjalan menghampiri Kai-Kyungsoo dan Moon.
"Annyeonghasaeyo..." sapa orang itu membuat Kai dan Kyungsoo menengok kepadanya.
"Ne?"
"Saya lihat kalian keluarga yang sangat harmonis. Bolehkan saya memfoto kalian?" Tanya orang itu.
"Ne?"
"Ah mianhamnida... Saya lupa memperkenalkan diri. Saya Park ChanYeol mahasiswa jurusan fotografi dari Tokyo University. Maaf jika tadi saya kurang sopan karena langsung meminta untuk memfoto kalian. Hmm sebenarnya saya kemari karena sedang mencari foto-foto untuk pameran saya sebagai nilai tugas akhir semester saya. Jadi... Bolehkan saya meminta bantuan untuk mengambil foto kalian?" Tanyanya berharap agar Kai-Kyungsoo mau membantunya.
Kyungsoo dan Kai saling menatap. Mereka saling bertanya apakah mereka akan membantu namja itu atau tidak. Namja yang mengaku bernama Park Chanyeol itu hanya menatap Kai dan Kyungsoo penug harap.
"Baiklah. Apa yang harus kami lakukan?" Tanya Kai yang menyetujui permintaan Chanyeol.
"Kamsahamnida... Jeongmal kamsahamnida... Kalian hanya berdiri disana dan aku akan memfoto kalian. Semudah itu saja." Jelas Chanyeol sambil mengarahkan Kai-Kyungsoo serta Moon berdiri di dekat sebuah patung berbentuk seekor singga yang ada di tengah-tengah kebun binatang itu.
"Sebaiknya namja kecil itu di turunkan dari gendongan dan berdiri di tengah-tengah kalian ahh sedikit maju ke depan. Lalu hmm tuan anda peluk pinggang istri anda dan ohh nyonya jangan berdiri terlalu jauh. Mendekatlah ke suamimu..." Chanyeol mengarahkan posisi bagi Kai-Kyungsoo dan Moon.
"Nah-nah seperti itu... Ohh tuan lebih dekat lagi dan tunjukkan keharmonisan kalian... Jangan kaku seperti itu..." arah Chanyeol lagi sambil mencoba membidik dengan kamera yang menggantung di lehernya.
Kai mengikuti arahan dari Chanyeol dan semakin mendekatkan tubuhnya dengan Kyungsoo. Tangan kirinya kini sudah melingkar pada pinggang ramping Kyungsoo. Kai merasa tangannya bergetar karena baru sekali ini ia melingkarkan tangannya pada pinggang seorang yeoja selain eomma dan noonanya. Kai tersenyum kikuk pada Kyungsoo begitupula dengan Kyungsoo. Pipi yeoja itu terlihat memerah merasa canggung dengan Kai. Lain Kai dan Kyungsoo, lain dengan Moon yang terlihat antusias. Namja kecil itu sedaritadi sudah siap di posisinya. Ia berdiri sambil melipat tangannya di depan dada tak memperdulikan suasana canggung antara Kai dan Kyungsoo yang berdiri di belakangnya.
"Nah begitu. Pertahankan seperti itu ya... hana dul set say cheers..."
KLIK
Chanyeol berhasil memfoto Kai-Kyungsoo dan Moon beberapa kali. Chanyeol mengecek hasilnya dan tersenyum puas karena hasil foto itu sangat bagus. Chanyeol berjalan kembali mendekat ke arah Kai dan Kyungsoo dan memberitahukan hasil fotonya pada mereka. Kai dan Kyungsoo tersenyum menanggapi hasil foto mereka. Moon terlihat antusias dan berulang kali menarik ujung baju Kai meminta Kai untuk menggendongnya agar ia bisa ikut melihat hasil foto itu.
"Hihihi ada Moon... Huaa appa dan eomma terlihat sangat manis..." puji Moon saat melihat hasil foto mereka.
"Terima kasih telah menyediakan waktu untuk saya foto. Oh ya apakah saya boleh meminta email anda? Saya akan mengirimkan foto ini untuk anda." Tanya Chanyeol ramah pada Kai dan memberikan selembar kertas dan sebuah pulpen pada Kai.
"Tentu." Kai mengambil kertas dan pena itu lalu menulis alamat emailnya dan memberikannya kembali pada Chanyeol.
"Kamsahamnida.. Maaf telah menggangu waktu anda... Saya permisi dulu..." pamit Chanyeol sambil membungkukkan badannya sopan.
"Kajja kita kembali! Mungkin Suho hyung sudah menunggu kita..." ujar Kai lalu berjalan kembali diikuti oleh Kyungsoo dan Moon di gandengannya.
.
.
.
Jam sudah menunjukkan pukul 14.30 KST saat ini. Namun kebun binatang itu masih saja terlihat ramai. Terlihat dari banyaknya pengunjung yang keluar masuk. Kai, Kyungsoo dan Moon kini sudah berdiri di dekat pintu gerbang masuk kebun binatang, menunggu kehadiran Suho dan lainnya. Sudah hampir 10 menit lamanya mereka berada disana namun tak terlihat juga kehadiran Suho atau lainnya. Kai merasa sedikit kesal karena ia tidak suka menunggu. Kai menghentak-hentakkan kakinya menimbulkan beberapa irama di atas tanah yang mereka injak.
"Maaf kami sedikit terlambat..." ujar Suho yang datang bersama Lay dan kedua yeoja mungil.
"Loh hyung siapa yeoja ini? Bukankah hyung bilang sudah menemukan Mini? Dimana Mini? Kenapa yang hyung bawa yeoja ini?" Tanya Kai yang terkejut mendapati Suho yang bukan membawa Mini melainkan yeoja lain.
"Ne? Jadi ini bukan Mini? Mian karena kami berdua sama sekali tidak tahu ciri-ciri Mini. Kami menemukan yeoja kecik ini menangis di Bird Garden kami mengira dia tersesat dan dia adalah Mini." Jelas Suho sejelas-jelasnya yang diangguki oleh Lay.
"Aigoo aku tidak tahu jika hyung benar-benar menemukan Mini. Lalu dimana Mini sekarang? Dan apa yang harus kita lakukan pada yeoja ini?" Tanya Kai frustasi.
"Hei! Hei! You! Kau menculik putriku, eoh?" Teriak seseorang membuat Suho menolehkan kepalanya.
"MWO? AKU TID-"
BUGHH
"MYEONNIE!"
.
.
.
TBC
.
.
.
Annyeong ketemu lagi dengan Lee disini hehe... Ini chap 3 ya chingu^^ gimana? Tambah gaje as always, right? Hehe mianhae aku gak bisa fast update karena lagi banyak kesibukan aku belakangan ini dan ini udah aku usahain fast update meski ya terbilang lama juga sih hehe...
Balasan Review~~
3K121418
Annyeong chingu..Ceritanya seru nih.. aku suka.. heheeSi Mini sama Moon jadi cupidnya Kaisoo ini mah.. hahahawow bukannya Sehun sama Luhan masih pacaran ya? kok udah punya anak? hihihihicepat update chap selanjutnya chingu.. penasaran nih.. :D
= Hai... Seru? Gomawo :) iya Mini dan Moon yang mempersetukan Kaisoo hehe duhduh jawaban untuk masalah anak HunHan ada di chap ini kok hehe ini udh di lanjut chingu :)
Gomawo udah review^^ Review lagi ne~
.
kyungie22
anyeooong... maaf reviewnya sedikit telat. aku baru selesai baca ff ini. semoga bisa fast update ya.
=Hai.. gwenchana :) ini udah di update kok mian kalo gak bisa fast ya :)
Gomawo udah review^^ Review lagi ne~
.
Hunhan sudah punya anak ? Wahh aku kira belum..Kaisoo pasti bakal pacaran kan ? Kalo perlu nikahin aja kekekkk
=Hai... Anak? Itu bukan anak sungguhan mereka kok.. mereka suka ngaku-ngaku aja hehe Kaisoo bakal pacaran? Hmm masih di rahasiakan bisa jadi ada crack pair di sini huahaha *bercanda*
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
Nolla Kim
Tbc aja jangan end. . , itu bneran anaknya hunhan mangnya udah nikah tu berdua. . ?#kepolanjut ne jangan lama"
=Hai.. Iya ini di TBC aja kok :) bukan kok bukan mereka belum punya anak. Kan masih pacaran hehe ini udah di lanjut kok chingu :) mian lama updatenya
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
HDHH
Hunhan udah punya anak jinjaa? O_O... Wah.. Moon n mini karakternya lucu.. Hunhan moment dibanyakin deong..lanjut trus neh
=Hai.. HunHan belum pny anak kok itu bukan anak mereka hehe iya di chap ini udah mulai di munculin sedikit moment" 3 couple HunHan KaiSoo SuLay kok
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
exocouple
Waahhh ceritanya seru, ayo dilanjutin lagi dong::)))))))?
=Hai.. Gomawo pujiannya :) ini udh di lanjut lagi kok chingu :)
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
rnsoul
huwaaaa lanjut ya, author.. bagus banget ffnya.. aku suka.. kyungie lembut bgt :)lah tapi itu hunhan udah punya anak? wow
=Hai.. Gomawo pujiannya :) tenang-tenang itu bukan anaknya HunHan kok hehe
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
Al
wkwknggemesin bnget sihh mini sama moonnyawhat hunhan udh punya ankk 0.0lanjut lagi yaa asap V
=Hai.. iya mereka ngegemesin banget ya hehe tenang itu bukan anak HunHan kok hehe ini udh dilanjut chingu :) mian slow update ya
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
elfkaisoo
lanjut lanjutttt
=Hai.. ini udh di lanjut chingu^^
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
kt
walaupun aku ktship, tapi aku juga suka couple lainnya, kecuali kray -_- ya... author... itu beneran anak hunhan?! jangan lupakan ktnya Y.Y
=Hai.. tenang" gabakal ada Kray"an kok disini. Disini official couple hehe bukan kok itu bukan anak HunHan chingu :) ditunggu aja ya KT munculnya kapan. Kmugkinan chap depan bakal ada mereka hehe
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
reader
ih lucu bgt deh ffnya wkwkwk, btw kaisoo kan ya yg diutamakan? aaaa pokoknya keren ffnya sama apdetnya kilat ya thor ehehehe
=Hai... Iya Kaisoo yg diutamakan kok :) tp bakal ada couple lain disini juga :) ini udh di update tp mian ya gabisa update cepet :(
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
exocansu
Sudah mulai ada benih benih cintakah diantara kaisoo? Kita tunggu selengkapnya di chap depan, cepet update ya thor :DSpecial lesson ada sequel? Yeyey cepet publish ne :P
=Hai.. kita lihat apa Kaisoo udh mkin dket skrg? Hehe iya Special Lesson ada sequel dan udh di publish kok.. gimana? Suka? Hehe
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
Ega EXOkpopers
Annyeong _Lanjut ya author Lee _
=Hai... Ini udah di lanjut kok chingu^^
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
rizd.o12
chapter dua semakin lucu nih. haha. seneng liat Kai dimarahin abis-abisan sama Luhan. ayo dilanjutin!
=Hai.. hehe Lulu di sini sedikit sangar ya chingu hehe iya ini udah di lanjut kok :)
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
kaysaiko
Mini, Moon makin hari makin ngegemisin jja tapi kasian coz punya Appa yg tukang tidur kayak Kai *inget part yg Mini&Moon nyoba ngebangunin Kai, jadi pengin nyeret Luhan kesitu buat nendang Kai ahaha..Keke Hunhan jg gak mau kalah sama Kai, punya anak jg ternyata lol Ok lanjutlah thor-nim,, keep writing ne
=Hai... Kai di tendang Lulu? Ksian dong Kainya.. nanti Lulu juga di marahin sm Kyunggie lagi.. Kyunggie cemburu loh hehe tenang itu bukan anak mereka klk hehe iya ini udh di lanjut :)
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
indaaaaaahhh
Haaahhh?hunhan udaah punya anaak?waaaahhh jdii ciluu belum percya ya klu kai tu pamannya minimon (?)hmmmm...mkin seruuuu... kyungsoo nanyaa? "dimnaa istri mu kaii?"haha.. trus dngan santainya kai jwab... "istrikuu? kan kau"hihiiyeheeett... chanbaek keluuaarrsmngaatt ;)
=Hai.. Bukan anak HunHan kok chingu hehe belum dia masih belum percaya kalo Kai itu pamannya Mini Moon nih.. Lulu keras kepala susah di jelasin hehe Mian ya Chanbaek baru keluar sedikit dan di chap ini moment nya belum ada. Tp chap depan bakal aku keluarin mereka sekalian couple lain yg belum muncul hehe
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
dorekyungsoo93
Lanjutkan thor jangan di delete
=Hai.. iya ini udh di lanjut kok chingu :)
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
zoldyk
Huaaaa.. Please update soon..
=Hai.. Here it is. Sorry for slow update hehe thanks for review^^ and review again please^^
.
.16
Woahhhhh udh di lanjur gomawoyo heehe ...Nah lo... Itu anak siapa yg ama hunhan? Apa bner anaknya mereka? Ko bsa? Kan belom nikah?Hayooo kaisoo udh mulai suka ehh... Wkwjwks ... Ciyeeeeethor kasih kaisoo moment yg sweet" dong ...plissss wkwkws...Lanjutt yoooo fightinggggg
=Hai.. Bukan Bukan itu bukan anak HunHan hehe ini udah ada moment Kaisoo nih.. gimana? Kurang sweet banget ya? Mian ya chingu :(
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
Syifaslsb
kyaaaaaaaaa KaiSoo unyu bangeeett Mini Moon jugaa hahahahaoya, itu anak HunHan? Maksud? Siapa? Beneran? Hah?._.trussss argh puyeng mau bilang apa yang jelas aku suka KaiSoo nya disini manis bangett diabetes nih sampe sampe wkwwwkkwkkk chapter depan kalo bisa fast update yaaa hihihiii trus KaiSoo nya tambah manis full'in ahahhaha /banyak maunya/ yowes sekian dulu, makasih thor udh dilanjuttt/bow/
=Hai.. Aniya itu bukan anak HunHan kok hehe ini udah ada moment Kaisoo nya kok.. plus moment couple Hunhan sm Sulay juga hehe
.
younlaycious88
anak Hunhan? anak drmn thor? dr EXO Planet? #plakkkkok anaknya br muncul? kmrn ngumpet dmn? *ditendang Hunhan*semoga aja next chapter Kaisoo menunjukkan getaran2 cinta wkwkwkwkwk
=Hai... bkn kok itu bkn anak HunHan hehe hmm sprtinya udh nih mreka udh makin deket hehe
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
candrasicoklatkeju0204
whaaaaaaaaaaaaaaaa?demi apa chingu?tdi bukanya crtnya sehun ma luhan msh pcran?kok tau2 bawa anak lagi?ini yg gk bres hunhan pa kia doang?tau semuanya?haduh2...next next dtnggu crtnya seru
=Hai.. itu bkn anak mereka kok hehe ini udh di next ya chingu :)
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
rahayuuni
Lanjutin ffnya thorr kerennnnnnn
=Hai.. ini udh di lanjut kok :) gomawo pujiannya :)
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
nisanolia
haha lucu ngebayangin Kaisoo moment kyk gini
=Hai.. iya nih semoga bener ad moment kyk gini ya hehe
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
luhanesu
ya lanjut atuh thor-nim...pokoknya harus lanjut..yah?yah?yah?*aegyeo bareng mini moon*...kkkkaku sukaaaaa thor, apalagi kaisoo momentnya...co cwiiitttt...mini moon nya juga tambah imut...boleh aq bawa pulang ke rumah ga tuh bocah?...haha...endingnya knpa gitu?aq kan jadi penasaran..apakah itu anak hunhan?ato anak siapakah?yang jelas aq tunggu chapter selanjutnya...ok? fast update kalo bisa...hihi *maap review nya kepanjangan*
=Hai.. ini udh di lanjut kok chingu :) eh Mini sm Moon jgn di bawa pulang dong.. nti dimarahin Kai loh hehe tenang itu bukan anak HunHan kok chingu hehe
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
sehunpou
Loh hunhan main punya anak aja-_- kyung juga baru tau?! Itu kaisoonya unyu ah mini sama moon juga huaaaa keren fast update ya:3
=Hai.. tenang itu bukan anak mereka kok hehe mian kalo gak bisa fast update ya :(
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
Kaisoo32
Lanjuttt thorr bagus bangett
=Hai.. Ini udah di lanjut kok chingu^^ Gomawo pujiannya^^
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
BluePink EXO-XOXO-COUPLE
Eh? Sehun... Luhan... Anak..?! Ugh, aku jadi bingung. HunHan udah nikah belum sih?! Belum?! Itu anak kandung, atau anak angkat? Atau mereka melakukan yang 'iya-iya' sebelumnya?Ugh, lanjut deh!
=Hai.. tenang chingu tenang itu bukan anak mereka kok.. HunHan pasangan baik-baik dan mereka belum melakukan yang 'iya-iya' kok tapi segera! *loh hehe
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
Jung Eun
heeeh?hunhan udh pnya anak? O.O?gak nyangka...itu bneran anknya apa bukan?lanjut!XOXO
=Hai.. tenang chingu itu bukan anak mereka kok hehe ini udah di lanjut ya :)
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
.
fuawaliyaah
hah Hunhan d ff ini udah punya anak? Bagaimana kok bisa? Apakah mereka mengadopsi? Tapi tak apalah punya adik bru. *Apaini
=Hai.. tenang chingu itu bukan anak mereka kok hehe jd pada salah sangka gini ya hehe well but one day they will have a baby hehehe *ketawa nista bareng Sehun* *canda*
Gomawo udah review^^ Review lagi, ne~
Hey hey hooo gomawo untuk semua readers yang udah review, fav dan follow hehe gak nyangka banget FF ini banyak yang suka hueee *ditendang* gomawo untuk kesetiaan kalian menunggu FF ini di update.. dan mianhae karena chap yang ini update nya jadi lama hikss
Oh ya untuk chap depan, aku mau minta pendapat dari kalian nih
1. Next chap Rated tetap T or jadi Rated M (NC inside)?
2. Next Chap Couple's Moment :
.KaiSoo?
.HunHan?
.SuLay?
.ChanBaek?
.KrisTao?
.ChenMin?
Untuk ChanBaek, KrisTao, and ChenMin, chap depan pasti ada mereka kok :)
Ayoayoayo mohon di jawab ya... Dan hanya boleh pilih hmm max 3 couple deh hehe aku tunggu ya jawabannya hehe dan akan aku usahakan fast update :)
Oke See You Soon^^ XOXO^^
