Title: MY TWINS
Cast : Cho Kyuhyun, Kim (Cho) Kibum, Shim Changmin
Genre: Brothership, Friendship, and Crime
Chapter : 2 of...
.
.
Yeaaaaay...udah chap 2 aja nie...
Gomawo buat yang sudah nyempetin baca, ngasih semangat n review buat chapter sebelumnya
Semoga chapter ini gak ngecewain ya guys
Happy reading ^^
.
.
Sabtu, 27 Maret 2004, 09.00 KST
JUNIOR 2, GEDUNG B, BLUE JUNIOR HIGH SCHOOL
"Sst...Kibum-ah", lirih seorang remaja yang mencoba memanggil teman sekelasnya saat kelas berlangsung.
Sret...krekps
Puk
"Sst...ya bum-ah, sst..., ya Cho Kibum"
Sret...krekps
Puk
"Aish, ya awas kau Cho Kibum,...huh..., kalau saja kertas yang ku gunakan untuk melemparimu ini semurah permen karet, sudah dari tadi aku melemparimu ribuan kertas, sayang kan jadi terbuang sia-sia, ohhh mianhae my book", sungut lirih seorang namja childish nan tinggi yang kini duduk dibangku paling belakang.
"Jika kau tau kalau harga kertas dibukumu mahal, seharusnya tidak usah kau robek dan dilempar ke Kibum, Changmin-ah"
Namja yang merasa disebutkan namanya tersebut, dengan sedikit ragu membalikkan badannya kebelakang dan...
"Hehe, mian seongsaengnim ^^ v, peace", jawab Changmin dengan senyum polos lima jari.
Seongsaengnim yang diketahui bermarga Jung tersebut hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan ajaib dari salah satu anak didiknya dikelas yang kini ia ajar, kelas ekslusive yang siswa dan siswinya diisi oleh anak yang memiliki kemampuan belajar diatas rata-rata.
Tapi sedetik kemudian, sepertinya Jung seongsaengnim harus merubah gaya geleng-gelengnya menjadi gaya mengelus dada, Changmin si anak ajaib ini ternyata sudah berdiri didepannya dengan gagah dan jangan lupakan matanya yang terlihat berkobar-kobar, hingga selanjutnya kita dapat dengar...
"HUH INI SEMUA SALAH KIBUM... SEONGSAENGNIM, KALAU SAJA TADI AKU PANGGIL DIA MENENGOK KEARAHKU, KHAN KERTAS-KERTAS ITU TAK JADI KORBANNYA", koar changmin penuh semangat sambil menunjuk-nunjuk Kibum yang duduk tepat disamping kirinya dan kertas yang dianggapnya sebagai "KORBAN" secara bergantian.
"Changmin-ah?", panggil Jung seongsaengnim dengan suara lirih nan menunjukkan amarah.
"NE JUNG SEONGSAENGNIM", masih dengan semangat yang membara.
"Kau tau apa yang sedang kita semua lakukan dikelas ini?"
"Nde, saengnim, Jung Seongsaengnim menerangkan materi pra sejahtera dan kita semua mendengarkan dengan baik", jawab changmin dengan anggukan pasti.
"Hemm, materi pra sejarah Changminnnnn...lalu, apa kau mendengarkan dengan baik apa yang aku sampaikan ha?"
"Aniyo, saengnim, karna otakku saat ini tidak dapat berpikir jernih, kau tau sem..., saat ini otakku sedang dibanjiri berbagai pertanyaan", jawab Changmin dengan jujur.
"Dan kau ingin Kibum membantumu menjawab semua pertanyaan-pertanyaanmu?"
"Yup, saengnim pintar sekali, HUAAAAAAAAAA, aku bangga punya saengnim yang pintar dan cantik", ucap Changmin kagum dan tak lupa dengan senyum polos yang dia hadiahkan pada guru cantiknya ini karna bisa mengerti jalan pikirannya, namun...sepertinya uri Changmin kita terlalu cepat menyimpulkan semuanya.
"CEPAT AMBIL KERTAS-KERTAS ITU, KAMU BUANG KETEMPAT SAMPAH, DAN BERDIRI DIHALAMAN GEDUNG INI, TEMANI SAHABATMU ITU SAMPAI JAM ISTIRAHAT, MENGERTI!".
"Oh, sahabatku?, maksudmu Kyuhyun, saengnim?, sepertinya dia kesiangan lagi, huh harusnya dia menerima tawaranku kemarin untuk membangunkannya setiap pagi", monolog Changmin yang tidak peka akan situasi horor disekitar guru cantiknya itu.
"Jika kau lakukan itu, pasti jatah sarapan dirumahku habis sebelum satu anggota keluargaku menyentuhnya changmin", balas Kibum malas
"HAHAHAHAHAHAHA"
"YA, SHIM CHANGMIN, KAU MEMANG FOOD MONSTER", celetuk salah satu siswa dikelas itu yang ikut menimpali ucapan Kibum.
"HAHAHAHAHAHAHAHA"
"YA, KALIAN..."
"SEMUANYA DIAM", sergah Jung Seongsaengnim sebelum changmin menyelesaikan perkataannya.
"SHIM CHANGMIN, CEPAT BERESKAN SEMUA KEKACAUAN YANG KAU BUAT"
"NDE CAPTAIN", dengan membentuk gerakan hormat dikepalanya, Changmin melangkah dengan mantap dan semangat mengambil kertas-kertas didekat kaki kibum dan keluar dari kelas tercintanya.
Huh, apakah kalian berpikir ia adalah anak baik yang selalu menurut apa yang diperintahkan gurunya, kurasa tidak, ia hanya senang bisa bertemu dan bermain dengan sahabatnya seperguruannya lagi daripada mendengarkan ceramah Jung Seongsaengnim yang menurutnya sangat jauh melenceng dari materi yang seharusnya diberikan hari itu.
.
.
.
HALAMAN GEDUNG B
Drap...drap...drap..
"YOEBOOOOOO", teriak Changmin pada Kyuhyun yang kini sedang berdiri bermandikan terik matahari pagi seorang diri.
Merasa namanya dipanggil oleh suara yang jelas-jelas ia kenal, Kyuhyun pun menengok kesisi kanannya dan tak jauh ia bisa melihat Changmin sang sahabat tercintanya itu sedang berlari sambil merentangkan kedua tangannya.
"Aish, anak itu sepertinya sudah mulai gila karna terobsesi bermain di film bollywod bersama Kajol, ck ck ck".
Drap...drap...drap...
Greeeppppp
"YOEBOOOOOO, BOGOSHIPPO, NOUMU NOUMU BOGOSHIPPO", ucap Changmin histeris sambil menggoyang-goyangkan badannya kekanan dan kekiri dan jangan lupakan badan Kyuhyun yang masih dipeluknya ikut bergerak seirama.
Merasa risih dengan kegilaan sahabatnya ini, Kyuhyun dengan cepat melepas pelukan Changmin yang menurut Kyuhyun itu adalah pelukan maut, bayangkan saja uri Kyuhyun sudah megap-megap setelah lepas dari Changmin.
Plak...plak..plak
Tiga pukulan sayang Kyuhyun daratkan pada kepala Changmin sebagai balasan untuk pelukan sayang yang barusan ia terima.
"KAU INGIN MEMBUNUHKU CHANG CHANG"
"Ish, ANIYO KYU KYU, aku memelukmu bukan membunuhmu, hati-hati kalau bicara."
Plak..plak..plak
"Ish, SAAAAAAKKKKKKIIIIIIIIITTTTTTTT, CHO KYUHYUNNNNNN", teriak Changmin.
Walaupun dapat kita simpulkan Changmin disini yang awalnya sebagai tersangka pembuka tindak kekerasan pada Kyuhyun, tapi harus kita akui bahwa kini Changminlah yang menjadi korbannya, dan sebagai sahabat yang baik menurut Changmin, ia bersumpah tidak akan pernah membalas sedikitpun kelakuan sahabat sejak Ia TK tersebut, walaupun Kyuhyun memukulnya ratusan kali.
Waw, Shim Changmin, kau pantas mendapatkan penghargaan sebagai sahabat terbaik, beruntung sekali kau Tuan Muda Cho.
Selang beberapa menit setelah insiden pemukulan oleh Tuan Muda Cho, Kyuhyun meminta maaf dengan tulus dan mengelus TKP pemukulan tangan sadisnya tersebut, "Hehe, rasakan itu..., mianhae".
"NDE KYU-AH", jawab Changmin semangat setelah sedikit lepas dari rasa sakit dikepalanya, perubahan mood yang cepat, ingatkan Changmin si anak ajaib.
PLOK
"HIGH FIVE, BEST FRIEND", teriak ChangKyu bersamaan.
"HAHAHAHAHAHAHA", tawa bahagia mereka berdua yang tanpa mereka sadari sudah membuat halaman Gedung B tersebut sedikit ramai ditengah-tengah kesibukan setiap siswa yang diam mendengarkan materi yang diberikan oleh para guru, huh... tapi biarlah, bukankah sebagai seorang remaja mereka harus seperti itu, bersenang-senang menikmati hidup, bermain-main dan sedikit membuat onar, sebelum semuanya berubah, ya berubah...kita tidak tau bukan.
Setelah Changmin datang dan menemaninya berdiri dihalaman, mood Kyuhyun meningkat menjadi sangat baik, Kyuhyun bisa bermain-main dan mengobrol tentang game dengan Changmin sambil menunggu masa hukumannya habis karena Ia terlambat tadi.
Tapi sepertinya ada yang mengganjal diotak jenius Kyuhyun...Ahhhh "Ting"...BENAR JUGA...
"YA Changmin-ah, kau tidak mengikuti kelas Jung Seongsaengnim hah?", tanya Kyuhyun penasaran.
"HAHAHAHA, kau mau menebak kenapa aku bisa ada disini?", tawar Changmin dan jangan lupakan kedua alis Changmin yang bergerak senada naik dan turun untuk mendukung wajahnya yang sedang melontarkan pertanyaan konyol tersebut.
"Why not!"
Dengan telunjuk yang diletakkan didagu dan berjalan memutari Changmin, Kyuhyun pun mencoba memecahkan kasus tersebut, eh ralat, menjawab pertanyaan tersebut ala Sherlock Holmes.
Krik...krik..krik...
"YA!, Kyuhyun, kenapa lama sekali huh...ituuuuu hanyaa pertanyaaaaannn yang mudah Kyuhyun", ucap Changmin dengan gemas tanpa melupakan penekanan pada kata "mudah"nya itu.
"Hah, kenapa kau jadi tidak sabaran...", pouty Kyuhyun yang menjadikan wajahnya tampak manis.
.
.
"10 menitttttt Kyuhyunnnnnnnn, 10 MENIT AKU MENUNGGUMU UNTUK MENJAWAB PETANYAAN ITU, PABBO".
"YA, KAU YANG PABBO, BAGAIMANA KAU MENGAJUKAN PERTANYAAN YANG JELAS TIDAK AKU TAU APA YANG MENYEBABKAN KAU DIBERDIRI DISINI HUH, SEMENTARA DARI KELAS DIMULAI AKU SUDAH BERDIRI DIHALAMAN INI, PABBO."
"HUH, SEHARUSNYA KAU MEYERAH DAN BERTANYA PADAKU PABBO."
"MENYERAH, HUH TERIMA KASIH, ITU TIDAK ADA DALAM KAMUS SEORANG CHO KYUHYUN, DAN KAU YANG PABBO CHANGMIN!", tunjuk Kyuhyun didepan wajah Changmin.
"KAU!"
"KAU!"
"KAU!"
.
.
.
5 menit kemudian
"Huh...huh...huh...Changmin-ah, aku capek...".
"Nde, Kyu-ah, aku capek dan laparrrrrrrrrrrrr", rengek Changmin sambil mempouty mulutnya
"Ish kau ini...kemarilah, aku punya makanan".
"Haha, kau memang sahabat terbaikku Kyuuuuuuu, I LOVE YOUUU", dengan segera, Changmin menyusul Kyuhyun yang telah lebih dulu berjalan kesebuah pohon rindang yang berjarak 5 meter dari tempat mereka tadi dihukum.
"HUAAAAAAA, nasi goreng spesial tanpa sayur yang penuh dengan ayam goreng..., buatan eommamu Kyu?", tanya changmin yang telah mendudukkan pantat seksinya direrumputan.
"Yup", jawab kyuhyun singkat sembari mengangsurkan satu sendok ke Changmin.
"Changmin-ah, kau tau, sahabatmu ini sanggggaaaaaattttlaaaahhhhh hebat..."
"Hebat kenapa?"
Dengan suasana angin yang semilir yang mengalir disekitar mereka dan suap demi suap nasi goreng spesial tanpa sayur dengan ayam goreng yang dengan setia tercerna sempurna dimulut keudanya, Kyuhyun menceritakan kronologi kejadian yang dia alami dirumah tanpa sedikitpun menghilangkan emosi-emosi buatan Kyuhyun untuk menambah dramatis kejadian yang ia alami.
"HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA, itu seru sekali Kyu, tapiiiiiiiiiii..."
"Tapiiiiii...", sergah Kyuhyun penasaran.
"Tapi kau seharusnya mengambil roti bakar juga Kyuuuu atau apel, atau jeruk, atau pisang, atau semua yang ada dimeja makanmu Kyuuuuuuuu..."
"Eh..kenapa begitu, ini sudah cukup Chang"
"Itu tidak cukup Kyu, nasi goreng ini sangat kurang sebagai upah menemanimu disiniiiii", rajuk Changmin.
"YA, MEMANGNYA AKU TAU KAU JUGA DISINI MENEMANIKU HUH", sungut Kyuhyun yang tidak terima disalahkan oleh sahabatnya tersebut karna sedikit mengambil jatah bagi mereka,
"Ishhhh, kau tidak mengerti aku Kyuuu", rajuk Changmin yang kini matanya sudah sedikit berkaca-kaca...
" Ara, ara, besok lagi aku akan ambil jatah yang banyak, ok".
"OKE", acungan jempol Changmin ia berikan, menandakan ia setuju atas tawaran Kyuhyun tadi.
Wahh, Kyu oppa, sepertinya kau juga pantas mendapatkan penghargaan sebagai sahabat yang mengerti sahabatnya, haha.
"Keunde...Changmin-ah, kau belum menceritakan kenapa kau bisa ada disini huh", sepertinya uri Kyuhyun masih penasaran mengapa Changmin bisa menemaninya sekarang.
"Ehemm, dengarkan kisah ini baik-baik nae aega, kisah ini dimulai saat...", dengan mengubah gaya duduknya menjadi bersila tegap dan penuh wibawa selayaknya seorang ayah, Changmin menceritakan kisah bersejarahnya tersebut kepada Kyuhyun yang kini menjadi anak dadakan dari Shim Changmin, sebaiknya kita biarkan saja...
"Begitu rupanya..., Changmin boeji...", smirk evil Kyuhyun keluar bersamaan dengan anggukan pelan Changmin yang kini telah menyelesaikan ceritanya.
"Nde, nae aega Kyuhyun.."
"Apakah kau berpikiran sama denganku boeji"
"Pastinya...tapi tidak hari ini ne, kita cari waktu yang sangat tepat"
"Oh, arraseo".
Tak lama kemudian, terdengarlah tawa nista mereka berdua,"HUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA".
TBC.
"Bersenang-senanglah menikmati hidup ini, sedikit bermain dan membuat onar ku rasa tak ada salahnya, sebelum semuanya berubah, ya berubah...kita tidak tau bukan" - chapter 2.
Interaksi KyuBum dichapter 2 ini blum keliatan khan, tapi tenang aja, dichapter depan aku coba hadirin buat teman-teman semuanya, tapi kalau untuk konflik, sabar ya ini masih chap awal jangan terlalu dibuat tegang ne, sedikit demi sedikit ntar juga keliatan kok. So, saran dan kritik tetep diterima buat keberlangsungan hidup FF ini #alay...
Tuk beberapa review yang bertanya mengenai kepastian apakah KyuBum disini akur, disimpulkan sendiri ne...Cipp dah See You Nex Chapter...
Bow bareng ChangKyuBum...
Thanks For : Desviana407, Gnagyu, Augesteca, Chairun, Rini11888, MingKyuMingKyu, , Awaelfkyu13, Vha Chandra, Dewiangel, Kyufiie99, Guest, Kyukyu, Kiki, Cuttiekyu, Lilian, Dyayudya, AhrastringsElf, n All readers
