MY TWINS

Cast : Cho Kyuhyun, Kim (Cho) Kibum, Shim Changmin, Appa dan Umma Cho, Member SUJU

Genre: Brothership, Friendship, and Crime

Warning: OOC, Penggunaan umur disini bukan sesuai aslinya ya

Chapter : 3 of...

.

.

Gomawo untuk tetep baca n review dichapter sebelumnya, Jadi semangat buat ngelanjut...

Sok atu, kita lanjut lagi ceritanya nde ^^, mumpung lagi jadi pengangguran ni hahaha, update ASAP.

Happy Reading Guys

.

.

.

" Diluar cuaca cukup terik Kibum-ssi, apa kau juga mau menyusul saudara kembarmu dan sahabatnya yang ajaib itu?", tanya Jung Seongsaengnim yang sorot matanya cukup mengintimidasi.

"Aniyo seongsaengnim", lirih Kibum yang terkesan cukup dingin dan dalam.

"Baguslah, jadilah anak yang baik dan penurut,...ehem...baiklah kita lanjutkan kembali anak-anak", tutur Jung seongsaengnim yang kini kita tau ia kembali menjelaskan materi yang jelas-jelas tak akan dihiraukan lagi oleh Kibum.

"Huh, lucu sekali opera ini, Cho Kibum berperan sebagai anak yang baik dan penurut, sedangkan Cho Kyuhyun yang bahagia berperan sebagai anak keras kepala dan semaunya sendiri...saudara kembar yang SANGAT TIDAK IDENTIK", sinis Kibum dalam hati.

.

.

.

10.00 KST, Waktu Istirahat

Kreek

Sreek...Bruk

"Huh PANASSSSSSNYAAAAA, HUAAAAAAAA AKUUU HAUUUUUSSSSSSS", koar Kyuhyun yang kini tengah terlentang diatas meja tempatnya duduk dalam kelas.

"Nadoooooooooo Kyuuuuuuuuu, KENAPA KAU MENGAJAKKU MAKAN DAN DUDUK DIBAWAH POHON KYU, HUKUMAN KITA DITAMBAH KHAN!", oceh Changmin yang juga mengikuti gaya Kyuhyun terlentang diatas beberapa meja yang sengaja Ia geser tuk menampung tubuh jenjangnya tersebut.

"Bum bum...Ya! Bum bummmmm", rengek Kyuhyun pada Kibum sambil menarik-narik lengan baju sang hyung tanpa sedikitpun menggubris ocehan Changmin.

"Nde Kyunnie, waeyo?", ucap Kibum ringan tanpa mengalihkan sedikitpun matanya pada buku yang kini tengah dibacanya.

"Aku hauuuussssss bum bummm, bolehkan aku minta minummu, em?", rayu kyuhyun dengan sedikit mengeluarkan aegyo yang ternyata cukup gagal pemirsa, kekekeke.

Kalian pasti bertanya, apakah Kyuhyun dan Kibum sekelas?, dan jawabannya adalah, Yap, Kyuhyun dan Kibum berada dikelas yang sama, itu berarti Kyuhyun dan Changmin juga sekelas bukan. Mari sedikit bercerita mengenai gambaran posisi mereka duduk saat seongsaengnim mengajar dikelas, Kibum dan Changmin duduk dalam satu deret horizontal dibarisan akhir ujung sebelah kiri, Kibum didekat jendela dan tepat disampingnya Changmin, sedangkan Kyuhyun, duduk tepat didepan sang kakak.

Sreeett

Kibum membuka tas pundaknya dan mengambil botol minum miliknya yang didominasi warna merah pada sang adik.

Glup...glup...glup...

"Ahhhhh, segarrrrrnyaaaaa, gomawo bum bum, kau penyelamatku", tutur Kyuhyun dengan polos.

"Emm, kenapa tak dihabiskan?"

"Bolehkah?"

"Kenapa tidak, kau sangat haus bukan?, habiskan saja, aku tidak haus."

Kyuhyun yang menganggap senyum tulus diwajah Kibum sebagai tanda bahwa Ia diperbolehkan mengahabiskan bekal minum Kibum itu, tanpa ragu lagi, Kyuhyun pun membuka kembali tutup botol yang sebelumnya telah ia tutup dengan rapat, tetapi sebelum air itu masuk kedalam mulut Kyuhyun...

"Chang...Kau mau minum?", tawar kyuhyun yang kasian melihat tampang Changmin yang sudah menyerupai ikan yang kepanasan, mirip diserial kartun favorit Kyuhyun, Spongebob, hahaha.

"HUAAAAAA, gomawoo Kyu-ah", celoteh Changmin yang kini bangkit dari tidurnya saat mendapat air surga bagi keberlangsungan nyawanya, hah kau terlalu mendramatisir Chang.

Glup...glup..glup

"Ah segarnya, gomawo Kibum-ah", ucap Changmin seraya mengangsurkan kembali botol minum ke Kibum.

"Emm, hahaha", tawa renyah Kibum pun terdengar.

"Kyu?", panggil Kibum.

"Ne?"

"KAU BAIK SEKALI KYUUUUU, HAHAHA", jawab Kibum ceria sambil mengacak-acak tatanan rambut adik kembarnya.

"HAHAHAHA, DAN KAU LUCU KYU", timpal Changmin tak mau kalah, terbukti kini jari-jari panjangnya sudah mendarat dipipi cubby Kyuhyun untuk mengetes kelenturan pipi tersebut.

"YUA..YUA..MBUMH MBUMH NDANGAN MENGCHAH-NGACAH LAMHBUTHKU (read: YA! YA!, bum bum jangan mengacak-ngacak rambutku) 'sreet' cubitan dipipi Kyuhyun pun terlepas, ... DAN KAU SHIM CHANGMIN JANGAN PERNAH MENGETES KELENTURAN PIPIKU INI DENGAN MENCUBITNYA, ATAU KALIAN AKAN MENERIMA BALASAN DARI KU, MENGERTI!", cecar Kyuhyun kesal pada Kibum dan Changmin yang telah berhasil membuat dirinya tampak mengenaskan dengan rambut yang berantakan dan pipi yang memerah. Ohhh Kyuu, kasiannya dirimu, hahaha

"Benarkah itu Kyuuu, Kami tidak takut, HAHAHAHAHAHA", balas ChangBum kompak yang kini keduanya sudah lari keluar dari kelas mereka.

"YA! KALIAN KESINI, JANGAN KABUR"

"HAHAHAHAHA...", tawa ChangBum menggelegar di Lorong Gedung B.

Lorong Gedung B kini semakin ricuh saat ChangKyuBum berlarian sepanjang lorong tersebut, haaaah, sepertinya jam istirahat kali ini ChangBum akan menghabiskannya dengan berlari dan berlari menghindari Kyuhyun dari acara balas dendamnya, biarlah selama mereka bisa menikmatinya maka nikmati saja bukan...

.

.

.

Cho Kibum, sosok yang diawal cerita dikenalkan oleh Kyuhun sebagai seorang yang berkaca mata tebal dan cupu bukanlah sosok yang sebenarnya melekat pada diri Kibum, sama seperti Kyuhyun, Kibum adalah seorang remaja yang tampan, dengan rambutnya yang hitam legam seperti rambut sang ibu, perpaduan yang sempurna dengan kulit putih bersihnya, ia memang berkaca mata, tetapi hanya kaca mata baca saja yang akan Ia gunakan saat Ia membaca, sedangkan untuk kesehariannya Ia memilih untuk tidak menggunakannya. Untuk kata cupu, sepertinya kita harus melatih kemampuan mata Kyuhyun dalam menilai penampilan seseorang, dalam berpakaian memang Cho Kibum lebih rapi dan tertata dibandingkan Kyuhyun yang urakan atau berantakan, Ia menggunakan seragam sekolah dengan benar, mengancingkan jas seragamnya dengan rapi, sangat teratur bukan, walaupun demikian berkat kemampuan Kibum yang pandai menata bentuk rambutnya, dengan cara berpakaian yang seperti itu ditambah dengan imagenya sebagai anak yang baik dan penurut, jelas tidak menghalangi Ia memiliki fans yang jumlahnya menandingi fans penggemar kyuhyun di BJ High School.

.

Sedangkan Cho Kyuhyun, sang adik yang berjarak 5 menit dari Cho Kibum, adalah sosok yang cukup bertolak belakang dengan kembarannya, dari segi fisik ia memang sedikit lebih tinggi dari sang kakak, memiliki kulit yang tampak lebih pucat dengan rambut dark brown turunan dari sang ayah, dari segi sifat, Kyuhyun termasuk remaja yang keras kepala, tak ingin diatur dan tak teratur, tak teratur dari kegiatan kesehariannya ataupun cara bicaranya yang ehem...cukup tajam, perbedaan dua sifat yang sangat sempurna bukan. Eitsss, walaupun mereka berbeda, mereka tetaplah anak kembar bukan, pastinya mereka memiliki kemiripan, mari kita daftar, pertama mereka sama-sama tampan sempurna secara fisik, itu terbukti dari terkenalnya mereka berdua dikalangan siswa putri dilingkungan BJ High School maupun di Blue Senior High School, selain itu, keduanya sama-sama pintar dengan tingkat intelegensi yang WAW, ingatkan... mereka masuk kelas ekslusive yang dihuni oleh siswa dan siswi yang memiliki kemampuan belajar yang tinggi, Kibum sang kakak ber-IQ 138, sedangkan Kyuhyun sang adik ber-IQ 130, perpaduan yang sempurna bukan untuk dijadikan pacar idaman, hahaha

.

Kemudian untuk sekolah yang ditempati oleh si kembar, Blue Junior High School atau BJ High School, adalah sekolah satu atap yang berada dilingkungan yang sama dengan Blue Senior High School, salah satu sekolah terbaik di Korea Selatan yang ada di Kota Nowon, walaupun sang Appa adalah donatur terbesar disekolah tersebut, dua bersaudara Cho itu tidak mendapatkan suatu hak istimewa yang ia dapatkan karena kedudukan sang Appa, terbukti dari kemampuan mereka yang dapat dengan mudah melewati seleksi ketat yang diselenggarakan untuk masuk menjadi siswa BJ High School, khususnya yang diperuntukkan untuk menjadi siswa dikelas ekslusive yang hanya berisikan 20 orang.

.

.

.

Sepertinya cerita perkenalan dari kedua Tuan Muda Cho tersebut cukup panjang ne, dan sekarang kita tengok lagi mereka berdua beserta sahabat ajaib Kyuhun, Changmin. Pukul 11.00 KST, emmm sepertinya dikelas mereka Lyn seongsaengnim tengah memberikan materi matematika dengan serius namun tetap terkesan santai, itu terbukti dari seluruh siswa dan siswinya yang sangat menikmati pelajaran tersebut termasuk si kembar, ohh jangan lupakan wajah serius uri Kyuhyun ne...apakah aku melupakan satu hal?, Yap, uri Kyuhyun selain menggilai semua hal yang berbau Games dan pesawat, Ia juga sangat menggilai yang namanya matematika, walaupun Ia tidak pernah tertarik untuk mengikuti olympiade, tapi Ia sangat jenius dalam hal ini. Kita biarkan saja mereka belajar, bukankah itu yang seharusnya mereka lakukan, walaupun keadaan mereka cukup lelah mengingat kegiatan istirahat mereka tadi yang dihabiskan dengan berlari dan berlari disepanjang lorong Gedung B.

.

.

.

.

19.00 KST, Ruang Makan Kediaman Keluarga Cho

Ting..ting..ting..

Bunyi sendok dan garpu dapat kita dengar di ruang makan keluarga Cho tersebut, itu artinya sang pemilik rumah kini sedang menikmati makan malamnya bersama sikembar, lalu kemanakah sang sulung Cho, Cho Ahra, gadis 16 tahun itu kini sedang berada dikediaman neneknya dari sang appa yang ada di Australia, sejak lulus dari BJ High School, Ahra memutuskan untuk tinggal disana atas permintaannya sendiri, ia ingin belajar mandiri, katanya, haha, atauuuu ingin bebas dari kekangan sang Appa?, hanya Ahra dan Tuhan yang tau bukan. Oke kita kembali ke acara makan malam mereka.

Tak

Sendok dan garpu secara serempak diletakkan diatas piring oleh Sang kepala keluarga, ia sudah selesai dengan acara makannya dan kini dengan wajah tenang dan penuh wibawa, menatap kedua anak laki-lakinya senang, karena mereka makan masakan eommanya dengan cukup lahap, sepertinya mereka menghabiskan semua energinya disekolah tadi.

"Bagaimana sekolahmu tadi Bummie?", tanya sang appa memecah keheningan suasana makan dikeluarga Cho.

"Seperti biasa appa, tak ada yang spesial dan menarik", tutur Kibum santai, atauuuu terkesan datar.

"Mwo, tak ada yang spesial dan menarik, kau tidak salah Bum Bum?", sergah Kyuhyun cepat, Ia tidak terima karena menurutnya saat jam istirahat tadi Ia, Kibum dan Changmin bermain sangat seru dan itu sangat menarik buat Kyuhyun.

"Panggil Kibum dengan 'Hyung', Kyu", perintah Appa Cho.

"Aish, shirro, Bum bum hanya beda 5 menit dari aku appa...", kekeh Kyuhyun.

"TETAP SAJA CHO KYUHYUN, JAGA SOPAN SANTUN MU", bentak Tuan Cho.

"Arraseo, Kibum Hyung, mianhae."

"Huh, biarlah tuk kali ini saja aku memanggilnya 'Hyung', daripada aku dimarah Appa dan uang sakuku berkurang, AHHHHHHHH andweee, aku tidak bisa menabung lagi untuk membeli kaset game", inner Kyuhyun.

"Ehem, sudah sudah jangan bertengkar ne...", tutur Eomma Cho yang mencairkan suasana.

"Benarkah itu Kyunie, coba ceritakan apa yang kau dan Kibum lakukan disekolah tadi, emm selain kau dihukum berdiri dihalaman, arachi?", ucap sang eomma memperingatkan Kyuhyun, hah ibu selalu tau apa yang terjadi pada anaknnya bukan, apalagi kejadian yang sangat rutin akan dialami oleh sang bungsu saat Ia telat bangun dan terlambat datang ke sekolah.

"Aishhh, eommaaaaaa, aku tidak akan terlambat jika setiap pagi eomma membiarkanku berangkat dengan tenang", lanjut Kyuhyun membela diri.

"HAH, TAK AKAN PERNAH EOMMA LAKUKAN SELAMA KAU SELALU BANGUN KESIANGAN DIHARI AKTIF SEKOLAH, CAMKAN ITU CHO KYUHYUN", omel sang eomma yang tidak terima disalahkan oleh sang anak.

Disisi lain, sang appa yang mendengar perdebatan sang anak dan ibunya hanya bisa mengurut pelipisnya, menandakan bahwa Ia cukup pusing dengan kelakuan ibu dan anak tersebut.

"Kyuhyun sangat mirip denganmu yoebo..", inner sang appa.

"Kalian seperti anak kecil saja", lerai Kibum, ehh, apakah kalimat ini cocok digunakan untuk melerai perdebatan.?

Ck...bunyi decakan bersamaan terdengar dari sang bungsu dan sang oemma, Kibum yang mendengar decakan itu hanya mengangkat kedua bahunya tanda Ia tak peduli.

"Guere, ceritakan apa yang kau dan Bummie alami disekolah Kyu...", tawar sang Appa.

Kyuhyun pun memperbaiki posisi duduknya agar nyaman untuk bercerita, tak lama kemudian terdengarlah celoteh riang Kyuhyun beserta mimik wajah-wajah yang sesuai dengan alur cerita sebagaipelengkap kesempurnaan ceritanya.

Sementara Kyuhyun asyik dengan ceritanya yang sangat lucu sehingga sang appa dan oemma serta beberapa maid yang mendengar cerita kyuhyun tertawa terbahak-bahak, Kibum kini tengah asyik dengan pikirannya, walau begitu orang-orang disekitarnya tidak menyadari karena wajah dan ekspesi Kibum yang juga terlihat menikmati cerita Kyuhyun. Kau sangat berbakat dalam berekting Cho Kibum.

.

.

.

.

02.00 KST, Kamar KyuBum

"Bisakah kita berganti posisi, kau kakaknya dan aku adiknya, kau berperan sebagai Cho Kibum dan aku berperan dengan Cho Kyuhyun, kau jadi anak yang baik dan penurut, sedangkan aku menjadi anak yang keras kepala dan bebas, bagaimana? Kau mau khan?", monolog Kibum pada Kyuhyun yang kini tidur nyenyak disampingnya.

"Kekekekeke, pastinya tak mau bukan?", kekeh Kibum yang kini ia merubah posisinya dari menyamping mengahadap Kyuhyun menjadi terlentang melihat langit-langit kamarnya dengan Kyuhyun yang didominasi warna baby blue dan miniatur-miniatur pesawat berbagai jenis yang tergantung indah dilangit kamar mereka.

"Kau sangat menikmati hidupmu, tertawa lepas, melakukan semua semaumu, cat kamar, dekorasi, serta gantungan dilangit-langit pun, semua sesuai dengan keinginanmu, bahkan kita bukanlah saudara kembar yang lemah salah satunya, kita sama-sama memiliki fisik yang kuat dan tak ada cacat sedikitpun, tidak seperti cerita-cerita diopera lainnya,...tetapi kenapa hanya kau yang mendapatkan semuanya, HANYA KAU.." , desis Kibum dengan tajam dan jangan lupakan tangan kanannya yang mengepal kuat sehingga membuat kukunya memutih.

Sreett...Kibum kembali memiringkan badannya menghadap ke Kyuhyun.

"Bisakah..."

.

.

"Bisakah aku menggantikan posisimu, menggenggam erat kehidupanmu dan kebebasanmu...".

.

"Ya...aku pasti bisa,...walaupun aku..."

.

.

"Harus melenyapkanmu..."

.

.

.

.

10 tahun kemudian, Seoul, 27 Maret 2014, 23.00 KST

BLIZ...BLIZ...

BLIZ...

Suara kamera wartawan tampak menghiasi pendengaran siapapun yang berada di pelataran gedungmewah Yongsan Landmark Toweryang baru saja dijadikan saksibisu pemberian penghargaan bergengsi bagi para musisi di Negeri Gingseng ini.

"Leeteuk-ssi, selamat atas keberhasilan kalian dalam memenangkan Daengsang Award tahun ini", ucap salah satu wartawan diantara puluhan wartawan dari berbagai media yang kini tengah mengerubungi dan menunggu tanggapan dari lead sebuah group music terkenal, Super Junior.

"Leeteuk-ssi, bagaimana tanggapan anda?", tanya wartawan lainnya.

Leeteuk yang ditunggu tanggapannya, kini hanya diam berdiri dan menundukkan kepalanya seraya memegang erat piala Daengsang tersebut.

"Leeteuk-ssi, gwencana?", tanya wartawan yang sama, Ia cukup khawatir mengingat Leeteuk tidak memberikan tanggapan sama sekali.

Merasa ada yang aneh dengan leadernya, member lainnya yang berwajahkan oriental china memberanikan diri untuk menegur, "Hyung...Gwencanayo?", lirih Hanggeng.

"..."

Tak ada jawaban lagi...dan kini terlihat raut panik bercampur khawatir tidak hanya pada member SUJU saja tetapi juga para wartawan yang berniat mewawancarai mereka, tapi itu tidak berlangsung lama, wajah-wajah yang awalnya panik dan khawatir, kini langsung berubah menjadi wajah yang terkejut tatkala sang leader...

.

.

"HUUUUUUUAAAAAAAAAAAAAA ' SROOOOOOTTTTTTTTTTT ', AKUUUUUUU SANGAAAAAATTTTTTT TERHARUUUUUUUUU,"

'SROOOOTTTTTTTT'

"Gomawo buat semua ELF yang terus setia mendukung kami, gomawo appa, eomma, adjhusi, adjhuma, yang telah mendo'akan kami, GOMAWOOOOOOOOOOOOO", celoteh Leeteuk yang kini telah membungkukkan badannya sebagai tanda Ia berterima kasih atas dukungan dan do'a yang diberikan kepada mereka.

"Hiks...Hiks...Gomawoooo, hiks...hiks...' SROOOOOTTTT '.

Leetek yang merasa sudah selesai dengan acaranya membersihkan ingus yang keluar dari hidungnya dengan tissue yang entah didapatnya dari mana, kini menatap bingung pada para wartawan yang tengah memandanginya dengan tatapan heran sekaligus jijik...

"Emm, baiklah Leeteuk-ssi, terima kasih atas tanggapannya, sekali lagi selamat untuk kalian semua", setelah selesai membungkukkan badan, para wartawan itu segea meninggalkan tempat dadakan conference prees tersebut, meninggalkan personel SUJU dalam keheningan.

"Hah, kenapa mereka cepat sekali mewawancarai kita, bahkan baru dua kalimat yang aku keluarkan, ck", decak kesal Leeteuk.

PUK...Leeteuk pun menoleh kebelakang.

"Waeyo, Hyuk-ah?", tanya Leeteuk pada Eunhyuk yang disinyalir sebagai orang yang melakukan pemukulan ringan terhadap punggung sang leader.

"Kau ingat berapa umurmu Hyung?"

"28 tahun...Waeeee?", sungut Leeteuk, ingat Ia tidak terlalu suka dengan topik usia ketika berada diantara para anggota SUJU sekaligus dongsaeng-dongsaengnya tersebut, Yup, Leuteuk adalah yang paling tua usianya, maka dari itu Ia dipiih untuk dijadikan leader dalam group musik ini, selain dari segi usia, Leeteuk tetap pantas dijadikan sebagai Leader karena sifat kepemimpinan dan kewibawaannya yang diacungi jempol, yaaaa, walaupun sifat kekanakannya sering keluar, seperti yang kalian saksikan barusan.

"Kau terlalu kekanakan saat wawancara tadi hyung", peringat Kibum tajam.

Setelah Kibum menyelesaikan ucapannya, segera Ia dan para member SUJU lainnya terkecuali Leeteuk, berjalan menuju van mereka mengingat hari sudah sangat malam dan sudah saatnya khan mereka istirahat.

"Huhhh, kekanakan dari mana, aku khan hanya mengekspresikan perasaan yang ku rasa dan itu semua adalah hal yang wajar, dasar kalian ini, ck", decak Leeteuk yang kini sudah beranjak menyusul member lainnya yang satu per satu dari mereka sudah duduk nyaman di van.

.

.

.

Super junior atau yang disingkat dengan SUJU adalah grup music atau tepatnya salah satu boy band terbaik didunia, tujuh tahun meniti karier bersama, boy band yang terdiri dari 12 member ini, yaitu Leeteuk, Tan Hanggeng, Kim Heechul, Kim Yesung, Kim Kang-in, Shindong, Lee Sungmin, Eunhyuk, Donghae, Siwon, Ryeowook, dan Kibum, seperti kebanyakan grup musik terkenal lainnya juga mengalami masa-masa sulit saat mereka mengawali karir bermusik, persaingan pasar musik Korea yang padat, berita-berita buruk yang kadang kala sedikit merusak kekompakan mereka,tingkah para antifans mereka yang cukup mengganggu, tetapi dengan berjalannya waktu, mereka dapat melewatinya dengan baik dan kini terbukti mereka mampu menjadi yang terbaik di Korea, jangan lupakan bahwa kini mereka juga sudah menjelajah ke negeri Eropa dan hanya piawai dalam bernyanyi dan dance, beberapa member SUJU juga piawai dalam bemain dalam drama ataupun menjadi presenter dalam acara-acara televisi yang memiliki ranting tinggi. Sebagai tambahan informasi, penghargaan Daengsang ini, mereka peroleh untuk album mereka yang ke tujuh.

.

.

Dorm SUJU, Apartement Star City, Kawasan Gwangjin.

"HUAAAAAA, AKU LELAH SEKALIIIII..", celoteh Donghae setelah terlentang dengan sangat manisnya disofa panjang ruang keluarga di dorm mereka.

"Ya!, Hae, jangan bergaya seperti itu, kau semakin mirip dengan ikan asin yang akan dikeringkan, terlentang ditempat penjemuran".

"Hahahahahahaha", tawa ringan seluruh member terkecuali Donghae mengiringi celetukan Eunhyuk yang telah mengikuti jejak Donghae dan anggota SUJU lainnya beristirahat sejenak diruang keluarga yang biasa mereka gunakan untuk menonton TV, DVD, bermain games, berkumpul ataupun melepas lelah seperti yang sekarang mereka lakukan.

Sreek

"Kibumieeeeee, kenapa kau juga menertawakanku, ha, kau kan adik kesayangankuuuuu?", rajuk Donghae yang protes setelah Ia bangkit dari posisi tak elitenya

"Aku tidak menertawakanmu hyung, hanya membenarkan sebuah kenyataan yang ada didepan mataku, hem", jawab Kibum santai dengan senyum yang Ia buat sepolos mungkin diwajah lelahnya.

"Hah, sudahlah sebaiknya kita segera membersihkan diri dan beristirahat, hari sudah larut", perintah sang leader.

"Arraseo hyung", kompak member SUJU terkecuali Leeteuk.

Setelah mendengar seruan dari sang leader, satu per satu para anggota SUJU pun memasuki kamar mereka masing-masing. Biarkanlah mereka istirahat ne, bukankan hari ini mereka melewati hari yang melelahkan sekaligus menyenangkan, hahaha.

.

.

TBC

.

Selamat malam semuanya, semoga esok kalian mendapatkan hari yang menyenangkan.

Semoga saja.

.

Catatan : Dorm SUJU dichap ini aku buat satu tempat aja ya, jadi kamar-kamar mereka bersebelahan gitu, oce biar gak terlalu ribet, hahaha...

Chapter ini sudah lebih panjang dari sebelumnya bukan, so, jangan diprotes agy ya, haha, ini juga udah megap-megap, ^^ peace, becanda kok..

Diriview kemarin ada yang bertanya dimana hurtnya, hehe sabar ya, ntar lagi juga muncul, tapi gak tau dichap berapa, #Doenggg.

Cippp, konflik udah sedikit muncul khannn dan interaksi KyuBum juga udah saya ada-adakan, walaupun belum banyak, hahaha, SABAR YAAAAA...Thanks tuk semua Reviewnya...

Tapi tetep, Review pleeaaaasssseeeeeee buat keberlangsungan FF ini.

Thanks for:

MingKyuMingKyu, Desviana407,Fuawaliyaah,Dyayudya,Rini11888, Guest, Awaelfkyu13, Dewiangel, Kiki, Kyufiie99, Hanna Shinjiseok, Leemelteuk, Fiwonkyu0201, SujuELF, Ristiti, n all readers.