MY TWINS

Cast : Cho (Kim) Kibum, Member SUJU

Genre: Brothership,Friendship, Hurtand Crime

Warning : OOC, Penggunaan umur disini bukan sesuai aslinya ya, n Fokus cerita di tahun 2014 ya..

Chapter : 4 of...

.

.

Gomawo buat temen-temen yang udah ngereview n mampir di FF Re, buat yang kemaren agak kesel n emosi dichap 3, aku harap bersabar ne...hahaha

Trus untuk even Daengsang Award yang ada dicerita Chap kemaren memang sengaja Re buat tidak sesuai dengan aslinya, So, Kyu Kyu nya kgak ada dah, mianhae ^^

Semua pertanyaan direview kemaren akan terjawab seiring bertambahnya chapter...

So, tetep ikutin ceritanya ya...Happy Reading Guys

.

.

Ingat fokus ceritanya ditahun 2014 ya, saat Kibum sudah menjadi member SUJU.

Dorm SUJU, Apartement Star City

28 Maret 2014 08.00 KST

Kring...kring...

Klek..

"Ne, Yoboseo", sapa Yesung diline telepon pribadi dorm.

"Ne, yoboseo Yesung-ah, apakah kalian sudah bangun semua?", jawab seseorang diseberang line telepon.

"Nde Ajussi, sekarang kami akan sarapan, wae guende Ajussi? Apakah ada hadiah dari fans yang datang? hehe".

"Hahaha, kau sudah tau rupanya, aku menelpon hanya memastikan apakah kalian sudah bangun, cha hadiah-hadiah ini akan segera aku antarkan ke dorm kalian", jawab Han Ajussi yang ternyata adalah salah satu karyawan kebersihan yang bekerja di Apartement mewah tersebut, walaupun mereka baru sebentar saling mengenal, hubungan antara Han Ajussi dengan member SUJU sangatlah dekat, para member SUJU sudah menganggap Han Ajussi seperti ayah mereka sendiri, begitu pula Tae Won atau yang dikenal dengan Han Ajussioleh member SUJU adalah seorang namja berusia 50 tahun yang kini hidup sebatangkara, jika kalian bertanya dimana anak atau istrinya, jawabannya adalah mereka telah tenang disurga, mereka meninggal karena sebuah kecelakaan sebelas tahun yang lalu.

"Ghamsahamnida Ajussi, maaf kami selalu merepotkan."

"Haha, tak masalah, Ajussi tutup ne".

"Nde Ajussi"

Tut...

.

.

"Han Ajussi, Hyung?", tanya Ryeowook saat Yesung sudah duduk manis dikursi makannya.

"Um, Ajussi bilang, Ia ingin mengantarkan beberapa hadiah dari fans, waaahhh nasi goreng dengan ayam goreng, perpaduan yang sempurna Wookie, hehe", tutur Yesung senang, yap bagaimana tidak senang, nasi goreng dan ayam goreng buatan Ryeowook adalah salah satu ehhh salah dua makanan favorit dari si namja penggemar kura-kura ini.

"Wookie hyung, bisakah kau ingat bila aku tak suka jika kau memasak nasi goreng yang dipadukan dengan ayam goreng? Kurasa itu kurang pas", ucap Kibum sedikit dingin.

"Emmmmmm, bumieeeee...", rajuk Yesung tak terima.

"Mianhae Wookie hyung, aku tak bermaksud menyinggung", ucap Kibum seraya meminta maaf, Ia tahu perkataannya barusan menyinggung hyungnya yang lebih tua beberapa bulan tersebut. Tapi mau bagaimana lagi, sejak awal Kibum bergabung dengan SUJU, Kibum sudah memberitahukan hal ini, bahwa Kibum sangat sangat membenci ayam goreng, para member SUJU berpikir bahwa Kibum alergi dengan ayam, tetapi Kibum menjelaskan bahwa Ia tidak menyukai ayam goreng bukan karena alergi tetapi karna mengingatkannya pada suatu hal yang sangat ia benci dalam hidupnya, sejak saat itulah para member SUJU jarang sekali memakan ataupun memasak ayam goreng, bila para member menginginkannya, maka para member sebelumnya harus berbicara terlebih dahulu pada Kibum dan secara otomatis Kibum tidak akan menyentuhnya dan lebih memilih pergi kekamar atau menonton TV bila mereka sedang berada di dorm. Suasana seperti itu sebenarnya membuat para member yang lainnya merasa tidak enak hati pada Kibum, tetapi bagaimana lagiiiiii, kadang mereka tidak tahan mengatasi godaan lezatnya ayam goreng yang menggiurkan...

"Gwenchana Bumie, mianhae, aku lupa memberitahumu terlebih dahulu", jawab Ryeowook dengan senyuman yang terlihat dipaksakan.

.

.

Setelah terjadi sedikit perdebatan, suasana meja makan tersebut sedikit agak canggung

"Ehem, Hyung, bagaimana kalau kita mengadakan perayaan karena kita memenangkan Daengsang, emm? Otte?", tanya Siwon mencoba mencairkan kembali suasana meja makan mereka dan sepertinya berhasil, topik yang ditanyakan Siwon menarik member lainnya untuk tidak larut dari acara suka tidak suka terhadap ayam goreng.

"Ahhh, geure..perayaan yang sederhana saja, kita minta pada Sooman Adjushi untuk memberi kita libur, yaaa itung-itung kan sebagai hadiah kerja keras kita, otte Leeteuk hyung?", timpal Sungmin.

"Tak usah kalian minta pun, Sooman-ssi sudah memberi kalian libur selama empat hari, terhitung mulai hari ini?", ucap prince manager yang entah sejak kapan sudah duduk manis menikmati sepiring nasi goreng dan ayam goreng buatan wookie oppa kita, haha.

"Sejak kapan kau ada disitu hyung?", tanya Shindong heran.

"Ah, molla andwe, sebaiknya kau tanya saja sama authornya ne, sudah jangan ganggu aku makan, aku lapar".

"Lalu...bagaimana dengan semua kontrak yang harus kita kerjakan, bukankah seharusnya siang ini kita punya jadwal?", tanya Kibum penasaran.

"Emm, bheunuar ithue...(read: emm, bener itu)".

Plak..

"YA! TELAN DULU MAKANAN YANG ADA DIMULUTMU MONKEY!", oceh Heechul pada Eunhyuk yang menurutnya tak sopannn.

Uhuk..uhuk..

"Ya!, Chullie hyung, jangan pukul kepala my monkey, jadi tersedak khan...uhhhhhhh, kasiannnnnn", oceh Donghae sambil memberi Eunhyuk minum dan mengelus-elus punggungnya.

Glup..

"Apa katamu ikan asin? My monkey...SEJAK KAPAN AKU JADI MONYET PABBO!", ucap Eunhyuk tak terima.

"Bisa-bisanya ikan asin ini menghinaku, ck...sahabat macam apa itu", Inner Eunhyuk.

"Aku tau apa yang ada dalam pikiranmu LEE HYUKJAE!", sindir Donghae.

"Sooman-ssi, sudah mengatur semuanya, termasuk kontrak yang seharusnya menjadi jadwal kalian terutama jadwalmu Kibum, pihak sponsor yang menginginkanmu bersedia menunda rekaman iklan yang kau bintangi, entahlah apa yang Sooman-ssi lakukan, hahaha, aku pun tak ingin tau," ucap Prince Manager bernama lengkap Kim Jung Hoon, yang membuat semua member SUJU cengo mendengar kalimat terakhirnya.

"Manager yang aneh", inner member SUJU jangan lupakan efek geleng-geleng kepala yang entah disengaja atau tidak terjadi secara serempak.

"Cha, aku sudah selesai sarapan dan menyampaikan pesan dari Sooman-ssi, aku pulang sekarang ne...SELAMAT BERLIBUR ANAK-ANAK...", celoteh Prince Manager riang seraya meninggalkan ruang makan.

.

.

Oke lupakan sang Prince manager kita, kembali ke ruang makan.

"Kita sudah mendapat libur, jadi perayaan itu tetap adakan Leeteuk Hyung?", tanya Hankyung yang sedari tadi diam menikmati sarapannya.

"..."

"Leeteuk hyungggggg, kenapa kau diam sajaaaaaaa", rajuk Ryeowook yang sedari tadi memperhatikan sang leader.

"Leeteuk hyung?", tegor Kang-in yang cukup merasa aneh karena sedari tadi sang hyung hanya menunduk dan terdiam, tanpa sedikit pun menyentuh makanannya.

"..."

Para member terkecuali Leeteuk, Heechul dan Kibum, diam dan saling berpandangan untuk meminta penjelasan dari yang lainnya.

"Ck, kalian ini serasa tak tau tabiat Leeteuk saja", ucap Heechul memberi klue kepada yang lainnya.

Tapi sepertinya para member tidak begitu paham akan klue yang diberikan Heechul.

"Leeteuk hyung tidak ingin mengadakan perayaan yang menurutnya menghabiskan hasil keringatnya, ck...pelit sekali kau hyung", decak malas Kibum.

"Hyung, bisakah sifat pelitmu kau titipkan dahulu ke kandang ddakoma", ucap Yesung dengan gemas.

"Yesung-ah...perlu kau ketahui, aku bukannya pelit, AKU HEMAT,...HEMAT, ingat itu", ucap Leeteuk yang tidak terima Ia diberi label pelit.

"Ahhhhh, ara, ara, kali ini aku yang traktir untuk perayaan keberhasilan kita memenangkan Daengsang Award".

Adakah yang tau ucapan siapa barusan ?

Siwon?

Sungmin?

Hangkyung?

Atau Yesung?

.

.

.

Kibum, yup seseorang yang mengucapkan kalimat barusan adalah Cho Kibum. Hah sepertinya Ia sudah tertular kerendahhatian Siwon oppa.

Mengetahui ada orang yang akan membiayai semua biaya perayaan mereka yang katanya sederhana tapi tetap mengeluarkan uang banyak dalam hal konsumsi, membuat semua member terkecuali Kibum terdiam dan menatapnya tidak percaya, ketidakpercayaan mereka ditambah dengan lanjutan ucapan Kibum yang mengatakan bahwa...

"Dan kita bisa mengadakan perayaan dirumahku".

"Dirumahmu Kibum?", tanya Hangkyung memastikan.

"Yup, dirumahku, tetapi kalau kalian tidak mau, kita bisa menyewa temp...".

"YA, KITA MAU", potong member SUJU cepat.

"Tumben sekali Kibum, kau kan tidak pernah mau rumahnya kita kunjungi?", tanya Siwon menyelidik.

"Ehem, bukannya tidak mau hyung, hanya saja aku belum menemukan waktu yang tepat untuk mengajak kalian kerumahku", ucap Kibum malas.

"Lalu saat-saat sekarang ini menurutmu adalah waktu yang tepat begitu? Ck...", decak Heechul yang merasa alasan Kibum kurang masuk akal.

"Nde, noona ku, Ahra noona esok akan tiba di Korea, jadinya aku ingin mengadakan acara penyambutannya sekaligus perayaan keberhasilan kita...bukankan kalian semua penasaran dengan noonaku yang asli hah..", jelas Kibum.

"Huaaaaaaaa, Ahra Noona, akhirnya aku bisa melihat aslinya, pasti sangaaaaattttttt cannnnttiiiiikkkkkkkk", celoteh Donghae yang kini tengah bergaya layaknya seseorang yang menunggu kedatangan sang pujaan hati dengan mata yang berbinar-binar.

"Bagaimana kalau kita taruhan Hae?", tawar Eunhyuk seraya kedua alis matanya digerakkan dengan seirama, turun dan naik secara berulang-ulang.

"Aniya, aku tak akan pernah membiarkan noona ku kalian jadikan bahan taruhan, atau...kalian akan menyesal", peringat Kibum yang membuat EunHae mengkerut dikursi masing-masing saat merasakan aura hitam keluar dari tubuh Kibum #Lebay oppa..

.

.

"Cukup...cukup, sekarang kita semua setuju bukan bahwa perayaan kita akan diadakan lusa hari di rumah Kibum", ucap Leeteuk dengan tenang.

"Kibum, apakah kau perlu bantuan untuk menyiapkan pesta perayaan kita?", lanjut Leeteuk memastikan, karena bisa menutup kemungkinan bukan mereka tidak usah susah-susah berbelanja demi keperluan mereka berpesta mengingat Keluarga Cho adalah salah satu keluarga pengusaha terkaya di Korea Selatan itu, mereka bisa saja meminta bantuan para maid yang jumlahnya bisa sangat banyak untuk mengatur keperluan pesta.

"Tidak usah hyung, gomawo, nanti semua maid yang dirumahku yang mengurus semuanya", ucap Kibum dengan tenang, tetapi EunHae melihatnya sebagai salah satu bentuk kesombongan.

"Geure, kita bisa bersantai, HAHAHAHAHA", celoteh Leeteuk bahagia.

"Masalah pesta perayaan sudah selesai bukan, ja, saatnya mencuci piring dan merapikan meja makan", perintah eomma wookie, hahaha.

"SHIROE WOOKIEEEEEE"

"GOMAWO BUAT SARAPANNYA"

"SEMANGAT WOOKIEE"

Koar para member SUJU yang kini secara serempak pergi meninggalkan Ryeowook dan Sungmin sendiri dengan piring-piring kotor mereka terkecuali piring Kibum, ingat Kibum tak akan berselera makan bila ada ayam goreng bukan. Baiklah kita tinggalkan Ryeowook dengan piring-piring kotornya, tenang saja ada Sungmin oppa yang akan membantunya membereskan kekacauan ini...

.

.

Ting Tung...Ting Tung...

Kegiatan mari berebut remote TV berhenti tiba-tiba saat para member SUJU mendengar suara bel pintu dorm mereka berbunyi, Donghae yang mendapat tatapan mata seluruh member terkecuali Ryeowook dan Sungmin pun mau tak mau berdiri dan rela melepas remote TV yang ada digenggamannya itu, Heechul yang mendapat kesempatan untuk memegang remote TV dari Donghae, dengan antusias mengganti channel TV yang awalnya menayangkan kartun finding nemo menjadi acara pegelaran fashion show pakaian pria mahal dan tentunya dari para desaingner dunia. Oke biarkan saja kegiatan Heechul oppa tersebut, 'yaaaa sapa tau bukan mereka kebagian jatah saat Heechul berniat memesan pakaian-pakaian itu, hahaha lumayan bukan pakaian mahal yang gratis' pikir para member SUJU.

.

.

Klek..

Saat pintu terbuka, Donghae disambut senyuman lembut dari Han Ajussi yang kini datang dengan kedua tangannya dipenuhi dua kantong besar yang sudah dapat dipastikan berisi hadiah-hadiah dari para fans mereka.

"Aigooo, Ajussiiiii, sini ku bantuuuuuu", ucap Donghae seraya merebut salah satu kantong besar ditangan kanan Han Ajussi.

"Haha, gomawo, Donghae-ah"

"Kajja, Ajussi masuklah, apakah Ajussi sudah sarapan?", tanya Donghae pada Han Ajussi yang kini keduanya tengah menuju keruang keluarga, tempat para member SUJU berkumpul.

"Nde, Donghae-ah, Ajussi sudah sarapan setelahmenyelesaikan pekerjaan Ajussi tadi, mangkanya Ajussi sedikit agak lama mengantar hadiah-hadiah ini", tutur Han Ajussi sambil tersenyum.

.

.

"Oh Ajussi, kau sudah datang, aigooooo banyak sekali hadiah dari fans hari ini", tutur Leeteuk yang sedikit tidak percaya.

"Hahaha, pasti banyak, bahkan nanti siang sepertinya dorm mu akan kebanjiran hadiah para fans kalian sebagai ucapan selamat atas kemenangan kalian dalam Daengsang Award tahun ini, cukae buat kalian semua ne, Ajussi sangat bangga pada kalian", ucap Adjushi bijak dan jangan lupakan sorot matanya yang menggambarkan kebanggan pada anak-anaknya itu.

"GOMAWO AJUSSI", tutur member SUJU bersamaan.

Tak lama kemudian terdengarlah tawa bahagia dari seluruh member SUJU dan Han Ajussi yang memenuhi ruangan tersebut.

.

.

"Ja, Ajussi, pekerjaan Ajussi sudah selesai bukan? Bagaimana jika Ajussi membantu kami membuka semua hadiahini, emm?", tawar Sungmin yang kini telah duduk manis di karpet ruang TV bersama Ryeowook.

"YA!, Min Hyung dan kau Wookie, sejak kapan kalian ada disampingku hah?", tanya Eunhyuk yang kaget dengan keberadaan mereka yang tiba-tiba.

"Aku mau membuka hadiah yang berwarna merah itu", ucap Ryeowook yang tidak memperdulikan pertanyaan Eunhyuk, hah sepertinya Ia masih sedikit kesal dengan Eunhyuk.

Dan kegiatan pagi menjelang siang itu mereka habiskan dengan membuka semua hadiah berbagai macam ukuran dan berbagai macam warna kertas yang membungkusnya, seluruh mata member SUJU pun selalu berbinar senang saat mengetahui isi dari hadiah-hadiah yang diberikan kepada mereka. Han Ajussi pun ikut tersenyum melihatnya, hingga semua senyum dan kebinaran mata mereka hilang karena isi dari salah satu hadiah terakhir yang dibuka oleh mereka, tepatnya Kang-in yang membukanya.

.

.

.

"Lagi?", ucap Kang-in tak percaya.

"..."

Tak ada satu pun yang menjawab pertanyaan Kang-in, semuanya terdiam dan menatap tak suka dengan isi hadiah yang kini telah tergeletak dikarpet, tepatnya ditengah-tengah mereka, karena dari awal mereka telah duduk melingkar dengan para hadiah berada ditengah lingkaran tersebut, sepertinya Kang-in melemparkannya, Ia sedikit ngeri dengan isi hadiah tersebut.

"Sudahlah, jangan kalian pikirkan seperti kejadian-kejadian kemarin, arraseo, kita buang saja nde", tutur Han Ajussi menenangkan karena kini Ia melihat anak-anaknya sedikit merasa takut dengan isi hadiah tersebut.

"Aniyo Ajussi, kali ini jangan dibuang", tutur Kibum yang membuat semua mata mengarah kepadanya seakan meminta penjelasan atas ucapannya itu.

"Ini sudah masuk dalam kategori teror, lebih baik kita melaporkannya kepada polisi, setidaknya kita mendapat perlindungan sewaktu-waktu teror itu mengarah pada tindak kriminal yang lebih ekstrim", jelas Kibum seakan mengerti maksud tatapan mereka.

"Bumiee, jangan menakut-nakuti akuuuu", ucap Ryeowook takut, terbukti kini Ia telah menenggelamkan badannya dipunggung Yesung.

"Baiklah, aku akan memberi tahu Hyung Manager untuk mengurus semua ini, sebaiknya kita tenang ne, jangan sampai kita terlihat panik atau takut oleh pelakunya, Ia akan merasa sangat puas dengan teror yang Ia lakukan, arrasoe!", tegas Leeteuk.

"Nde Arrasoeyo Hyung", jawab semua member.

"Han Ajussi?", panggil Hangkyung.

"Arraseo, aku akan merahasiakan ini, kalian tenang saja", jawab Han Ajussi pasti.

"Gomawo Ajussi".

.

.

.

.

Van SUJU,Dua hari kemudian, 29 Maret 2014, 09.00 KST, Kediaman Keluarga Cho di Seoul.

"Cha...kita sudah sampai, tinggalkan semua permasalahan yang akhir-akhir ini mengganggu kita, hari ini kita harus menikmati perayaan keberhasilan kita, ARRASEO!", koar Leeteuk memberi semangat pada para dongsaengnya.

"ARRASEO HYUNG", ucap semangat para member SUJU minus Kibum.

Ada yang bertanya kemana Kibum? Hahahaha, jelas Ia sudah ada dirumahnya bukan, Ia adalah tuan rumah disini.

.

.

.

"Bumieeeeee, KAMI DATANGGGG", teriak Heechul saat memasuki rumah megah keluarga Cho, emmm sepertinya Chullie oppa lupa dengan selogan sopan santunnya saat memasuki rumah orang,

"Hyung, dimana letak sopan santunmu ha?", timpal Eunhyuk sadis, dendam terbalaskan hahahaha.

"Aku tak peduli", ucap Heechul...

"Jongkiiiiiiiii-ah, kau disni juga?", tanya Heechul senang pada sahabatnya itu saat Ia tak sengaja melihat Jongki mengobrol ringan dengan Kibum didepan pintu masuk kediaman Cho, sepertinya Jongki baru saja sampai sama seperti para member SUJU.

"Nde, tak hanya aku, anak-anak FT Island lainnya, Shinee, dan TVXQ juga ada didalam, Kibumie yang mengundang kami", jawab Lee Jongki seraya tersenyum pada Heechul.

"Oh jincha?, pesta perayaan ini pasti akan meriah", celoteh Leeteuk senang.

"Ada Appa dan Eomma hyundeul juga didalam", timpal Kibum.

"Uri appa eomma?", Tanya Shindong memastikan.

"Yup, kajja kita masuk, kita mulai perayaan ini", ajak Kibum.

.

.

.

Pesta perayaan mereka dan acara penyambutan Ahra berlangsung dengan lancar dan meriah, terlihat sekali mereka menikmati acara tersebut terlebih lagi EunHae, kedua sejoli itu tampak sibuk mengikuti Ahra dan menarik perhatian Ahra disetiap kesempatan walaupun terkadang mereka mendapatkan deathglare gratis dari Kibum yang merasa sang noonanya terganggu dengan kelakuan ajaib mereka. Setelah acara inti dari perayaan tersebut berakhir, para orang tua lebih memilih mengobrol secara terpisah dari anak-anak merekadi ruang utama kediaman keluarga Cho dan yang lebih muda lebih memilih untuk berkumpul, mengobrol, dan bermain beberapa permainan dihalaman belakang rumah Kibum yang ternyata luas nan sejuk.

.

.

.

Berbeda dengan suasana halaman belakang atau ruang utama kediaman keluarga Cho yang dipenuhi dengan aura kegembiraan, dipojok ruang keluarga Cho, kita dapat merasakan aura yang sebaliknya, terlihat seorang namja kurus berperawakan tinggi tengah berdiri memandangi sebuah photo besar keluarga Cho yang dipajang diatas perapian, sorot matanya menatap sedih gambar sepasang suami istri,Cho Yeung Hwan dan Cho Hanna, beserta satu anak laki-laki dan satu anak perempuanmereka, Cho Kibum dan Cho Ahra, yang tersenyum bahagia. Namja itu ingat sekali photo itu diambil sekitar delapan tahun yang lalu, dua tahun setelah kejadiantragis terjadi dikeluarga namja itu semakin memuncak tatkala Ia memutar kembali kilasan kejadian demi kejadian yang Ia lihat dengan mata kepalanya sendiri, cola yang ada digelasnya kini terlihat bergetar, menggambarkan bahwa Ia sedang mencoba menahan emosinya agar tidak berteriak dan mengeluarkan kalimat cacian pada sang takdir, Ia tidak ingin mengacaukan segalanya, Ia sudah bersumpah untuk itu.

.

.

Setelah dirasa emosinya stabil, namja itu kembali membuka matanya yang sempat Ia tutup saat Ia rasa emosinya akan meledak, Ia cukup kaget dan sedikit terlonjak kebelakang saat anak perempuan pemilik rumah memergokinya diruangan itu, Ahra hanya tersenyum lembut sambil mengusap bahu kanan namja tersebut, berusaha untuk menyampaikan nasehatnya lagi bahwa semua akan kembali seperti sedia kala saat waktunya telah tiba.

.

"Sebaiknya kau bergabung dengan mereka Changmin-ah", tutur Ahra yang sekali lagi memperlihatkan senyum tenangnya pada Changmin sebelum Ia keluar dari ruangan itu, menyisakan Changmin yang kini tengah menunduk dalam.

.

.

TBC

.

Mungkin sedikit bingung ne, kenapa dichap kemaren loncat langsung ke 10 tahun kemudian, lalu apa yang dilakuin sama kibum ke kyuhyun, kok kyuhyunnya tiba-tiba ngilang apalagi dichapter ini juga kgak nongol, haha tak apa aku pun yang nulis juga bingung..#Lho

Becanda kok, alur cerita ini memang dibuat Maju Mundur, jadi yang menjadi inti cerita itu teman-teman bisa ngefokusin cerita saat tahun 2014 saja, untuk masa remaja ChangKyuBum atau sepuluh tahun lalu dianggap sebagai kisah masa lalu, jadi apa yang terjadi saat ini di tahun 2014 itu dipengaruhi oleh kejadian-kejadian masa lalu yang masih dirahasiakan oleh diriku tentunya, yang nantinya aku coba masukin sedikit demi sedikit dichapter-chapter selanjutnya.

Oce sekian cuap-cuapnya, semoga gak ada yang bingung ya...Hayooooo, ada yang mau nebak apa isi dari hadiah yang dianggap teror oleh Kibum?

Atauuu mau menebak kejadian apa yang terjadi 10 tahun lalu pada Keluarga Cho?

Cip ditunggu reviewnya...

Thanks to:

Desviana407, FiWonKYU0201,Fuawaliyaah, Rini11888, Kyufit0327, Kyufiie99, Awaelfkyu13, Dewiangel, Silent reader, SujuELF, Hanna Shinjiseok, MingKyuMingKyu, Ristiti, Dyayudya, n All Reader.