Disclaimer : I don't own bleach or it's characters. I own nothing.

Warnings :

OOC banget, gajeness overoad, typo, alay, EYD berantakan, tanda baca bersalahan.

Enjoy reading !

You are different Part 2 :D

"kita sudah sampai"

Akhirnya setelah berjam-jam diperjalanan akhirnya sampai juga di rumah si ukitake ini. Rumahnya itu hanya sebuah apartemen kecil. Sepi. Hanya itulah yang dapat kujelaskan tentang rumahnya.

"kau tinggal sendiri ?" tanyaku ingin tau

"iya" jawabnya singkat

"keluargamu ?"

"mereka tinggal di luar kota. Aku pindah kesini untuk sekolah"

"oh..."

"hei, kuchiki !"

"ya ?"

"kok bengong, sih ! ayo cepat kerjain tugasnya !"

"eh, iya..iya..."

*SKIP TIME*

"hei ukitake"

"ya ?"

"sebenarnya kau bisa menjahit gak sih ? masa dari tadi gak ada yang jadi sihh ?" tanya ku kesal. Soalnya daritadi itu ya kerjanya si ukutake ini hanya menguntai-untai benang saja.

"aku gak bisa menjahit..." katanya lirih (?) tuh kan benar dugaanku. Dia pasti gak bisa menjahit.

"kenapa gak bilang dari tadi sih ? kan jadi buang-buang benang kan ?"

"iya...iya.. maaf.."

"sini aku ajarkan"

"tumben kau baik. Biasanya kau selalu sinis padaku"

"sudah diamlah ! sini jarumnya !"

~ 1 jam kemudian ~

"susah, ya..." keluhnya.

"lebih susah mengajarimu yang tak ngerti-ngerti tau" kataku sinis

"kau yang menjelaskannya terlalu berbelit-belit !"

"itu sudah yang paling singkat, ukitake"

"huh dasar"

~ 2 jam kemudian ~

"yahh, kok jadinya baru segini sih ?" keluhnya. "gimana gak jadinya gak segini ? dari tadi kerjamu Cuma makan, nonton, main internet, komentar..."ujarku kesal. "yah, kamunya sih juga..." "juga apa ?" potongku kesal. "ih dasar ! yaudah deh, besok kita lanjutin aja di rumahku sepulang sekolah" ujarnya. "ya sudah. Aku pulang dulu ya, ukitake. Terima kasih, ya.."

*the next day* - di rumah rukia :D

"hei, ukitake ! bisakah kau berhenti nonton sejenak ?" ujarku kesal, karena sedari tadi kerja si ukitake itu hanya nonton saja.

"bentar... lagi seru, nih."

"emangnya, kamu nonton apa sih ?"

"ada lah sinetron"

"ah , kan masih bisa nonton besok ! ayo bantuin aku lahh"

"iya bentar... seru nih..."

"ukitake, aku serius !"

"iya.. lagi seru, nih.."

"kalau kamu nonton terus kapan selesainya ini tugas ?"

"kan masih ada 4 hari lagi."

"itu sebentar, kau tau ?"

"yah kan bisa ngerjain di rumah ku setiap hari"

"kan aku gak bisa setiap hari ke rumahmu"

"ya sudah. Begini aja deh. Gimana kalau besok dirumahmu saja deh ?"

"APA DIRUMAHKU ?!" ini gawat. Amat sangat gawat

"iya dirumahmu. Kenapa rupanya ?"

"ah, jangan...kan dari awal aku udah bilang kalau jangan dirumahku."

"ih, kenapa sih rupanya ? kau tak senang keberadaanku di rumahmu ?"

"bukan begitu, ukitake..."

"yahh, jadi kenapa ?"

"s-soalnya di rumahku ada... ehm.. ada.. pengganggu..." kataku lirih (?)

"heh, pengganggu ? apaan sih ? kamu gak jelas banget"

"ih, gak percaya"

"pokoknya besok di rumah kamu ! gak mau tau !"

"enggak !" tolakku

"iya !"

"enggak !" ini tidak akan selesai...

"iya iya iya !"

"baiklah besok di rumahku..." ujarku menyerah. Kalau aku gak mengalah, argumen ini tidak akan selesai dan tugas ini juga tidak akan tuntas.

"yeayyy !"

A/N :

Hai minna-san ! maaf kemarin gak ada author's notenya sama sekali, soalnya saya lupa... hehehehe... fic ini saya tulis di sekolah di kala kebosanan saya menghadapi pelajaran-pelajaran nan susah. Saya buat byakuyanya jadi ketua osis karena saya sudah bosan dengan cerita-cerita yang ketua osisnya cewek trus saya gak mau byakuya saya turun derajat (?). maaf ya jika ada kesamaan dengan fic2 dr kawan2 skalian soalnya saya bener-bener gak tau nih... tolong reviewnya ya kawan kawan...