Huang Minseok

Present

The Time

.

.

.

.

"Waktu yang akan menjawab semuanya"

Terinspirasi dari lagu Lee Hongki-I'm Saying

.

.

.

.

.

.

Qingdao China

Bocah berumur 5 tahun itu berlari menuju sebuah Rumah Mewah Nan Megah yang berada di pinggiran kota tersebut.

"Yifan gege !" teriak bocah bersurai hitam jelaga itu memanggil seorang bocah bersurai pirang yang lebih tua 2 tahun darinya yang sedang duduk ditaman pekarangan rumah yg bisa disebut sebagai taman bermain yang sangat luas.

"Yifan Gege han gege meninggalkan Zitao hiks~" adu bocah yang bernama Zitao tersebut dengan mata berkaca-kaca

"Memangnya Han gege pergi kemana hm?" Tanya Yifan sang bocah bersurai pirang tersebut sambil menepuk pelan kepala panda kecilnya itu.

"Han gege pergi kekorea hiks~ Zitao hanya punya NaiNai dan Yifan Gege sekarang Baba dan Mama pergi kesurga Han gege pergi kekorea gege harus janji agar selalu bersama Zitao Janji?" Tanya Zitao dengan wajah yang sangat menggemaskan.

"Ya gege janji Zitao"Jawab Yifan dengan mata bersungguh sungguh

Mereka tidak tau janji mereka dipermainkan oleh waktu dan takdir. Janji mereka membuat mereka terikat samapai mereka berdua terbiasa bersama. Sampai mereka berdua saling jatuh cinta.

Keegoisan Waktu dan Orang ketiga membuat mereka berubah


10 Years Later

Because I was surprised by the love that came to me secretly ,

Only the heart tingling memories have remained
Not knowing the tears welled up in your eyes and turning away from you

— I regret it

.

.

.

"Yifan gege~!" Zitao yang berumur 15 tahun kini masih sama dengan Zitao yang berumur 5 tahun dahulu Zitao tak pernah berubah Dia memanggil Yifan yang sekarang Kakak kelasnya Di Senior High School dengan berlari kecil tanpa memedulikan orang yang berada di sekitar lorong sekolah mereka tersebut.

"Sudah kubilang beberapa kali jangan memanggilku Yifan di sekolah dengan nada seperti itu aku tak mau lagi dikira menjadi pacarmu Huang dan jangan lupa panggil Aku Kris " Jawab Yifan dengan Nada Datar dan dingin yang terlalu kentara dan kemudian berbalik tanpa melihat mata Zitao yang telah berkaca kaca.

Ya, Yifan telah berubah menjadi Kris sekarang dia berubah karena ingin menepis rasa yang dianggapnya tabu tersebut. Yifan mencintai Tao melebihi kasih sayang Kakak ke adik.

"B-Baiklah K-Kris Gege aku hanya ingin memberitahu gege kalau aku mempunyai sahabat yang baik dan tampan dari keluarga Oh yang membantu perusahaan Baba dan Mama dahulu, Maafkan aku yang telah mengganggu mu gege" Ujar Tao dengan takut kemudian Berbalik meninggalkan Kris

"Tunggu Tao!" Ujar Kris sambil memegang erat sebelah tangan Tao "Aku ingin melihat yang mana sahabat mu yang katanya tampan itu,aku tunggu kau di atap sekolah pada jam istirahat jangan sampai terlambat dan jangan lupa bawa sahabat tampanmu itu" ujar kris seraya berbalik tanpa menunggu jawaban dari Tao.

" Baik gege tao tak akan terlambat lagi. Pai pai sampai ketemu Pada jam istirahat~!" Ujar tao setengah berteriak kepada punggung Kris yang mulai menjauh lalu berbalik menuju arah berlawan.

Kris hanya tersenyum sangat tipis sambil bergumam "Dasar panda kecil itu",

Kris sebenarnya menghindari Tao hampir 2 bulan belakangan ini karena ingin menepis perasaan yang dianggapnya tabu tersebut. Dia tau Tao merindukannya begitupun juga dengan dirinya tapi ego seorang Kris Wu sangatlah tinggi.

.

.

.

At Tao Class

"Shixun~~~~~~~~!" Teriak tao dengan heboh sambil berlari kebangkunya yang bersebelahan dengan seorang namja berkulit putih dan berwajah datar.

"Shixun~ akhirnya aku bertemu Yifan umm Kris gege selama hampir 2 bulan ini tak bertemu ahh~ dia makin tampan saja" Ujar Tao dengan sekali tarikan nafas. Matanya berbinar dan dia tampak yeoja yang sedang memikirkan kekasihnya.

"Oh ya? Dia bukan tak bisa bertemu denganmu Zitao ku yang manis tapi sengaja menghindarimu aku harus mengatakannya berapa kali sih agar kau sadar? Dan kau pasti habis kena marah olehnya lagikan karena memanggilnya Yifan? Berhentilah menyukai Wu Yifan brengsek itu Zitaoku" ujar Shixun panjang lebar sambil mengusap kepala Tao dengan lembut.

"Apa yang kaubicarakan sih Oh Shixun? Yifan gege tak brengsek dan sejak kapan kau berani mengumpat didepanku huh?" Ujar Tao sambil menepis tangan shixun yang mengusap kepalanya kemudian mencubit Bibir Shixun yang dianggapnya nakal karena berani menggumpat didepannya.

"Sejak kau bersedih karena gege mu itu cih" Balas Shixun sambil berdecih bosan.

"aish sudahlah jam istirahat nanti kau harus menemaniku ke atap sekolah ya?" Zitao yang sedangmalas berdebat dengan Shixun akhirnya mengalah dan mengalihkan pembicaraan tentang misinya untuk mempertemukan dua orang yang dia sayangi itu.

"hn" gumam shixun bertanda mengiyakan ajakan zitao tanpa benar-benar mengakhiri percakapan mereka karena salah satu Laoshi yang mengajar dijam pertama sudah memasuki kelas.

-SKIP -

-JAM ISTIRAHAT -

"Oh Shixun kenapa kau jadi lambat sekali sih. Cepatlah" Teriak Tao kearah Shixun yang sengaja melambatkan jalannya dibelakang Tao. Melihat Shixun yang tak menggubris teriakannya Tao pun berjalan sambil menghentak-henghentakan kakinya sambil bergumam memaki Shixun sang albino siput.

- Atap Sekolah-

Kris yang sedari tadi memandang awan memikirkan bagaimana cara ke galaxy/? Atau lebih tepatnya ngayal tersadar akibat keributan di tangga menuju keatap. Kris tau itu suara Zitaonya. Nya yang dimaksud disini Zitao adiknya. Kris masih tidak mau mengakui kalau dia sebenarnya menyukai Zitao.

"Astaga Shixun kau tahu ? kau payah sekali masa naik tangga segini saja sudah ngosh ngoshan seperti itu Kau harus rajin berolahraga albino lelet hahahahaha" Suara tawa Zitao yang lama lama makin keras terdengar membuat Kris segara bersembunyi Ke dekat tower air sekolah dia tidak tau mengapa dia harus tersembunyi tapi hatinya mengatakan bahwa dia harus bersembunyi.

"Ya ya ya terserah kau saja panda sayang" ucap shixun sambil menarik Zitao untuk segera keatap ia sempat mendengar Zitao bergumam "dimanasih kris gege?" sambil celingak celinguk seperti panda hilang.

"Ada apa dengan Kris gege mu itu Panda? Apa kau ingin meminta restu atas hubungan kita ke dia ya? Hahahaha" Ucap shixun menggoda zitao.

"Yaaaakk! Oh Shixun berhenti menggodaku" Teriak Tao sambil berusaha memukul Shixun yang masih terbahak bahak

"Kalian berisik sekali" Suara bass yang terdengar datar itu membuat Zitao membeku.

"Ahh Kris Ge Du Bui Qi" Ujar Zitao menunduk.

"Ck Sudahlah mana temanmu yang bernama Shixun yg maau kau kenalkan kepadaku?" Ujar Kris sambil menatap tajam anak laki laki pucat disebelah tao yang diyakininya bernama Shixun.

"Oh Ya~ Shixun ini Kris Gege, Kris Gege Ini Shix…"

"Gege tidak menyukai Shixun mu itu Tao-er"Potong Kris saat Zitao yang ingin memperkenalkan mereka ia tak menghiraukan keberadaan Shixun yang balas menatapnya tajam kemudian ia berlalu meninggalkan shixun dan tao.

"Kau tau Zitao ? Kris mu itu orang aneh" ucap Shixun sambil memandang Zitao yg masih membeku karena panggilan yg sangat dirindukannya itu.

"Zitao Kau Bodoh sekali"gumam Shixun berlalu meninggalkan Tao yang masih saja mematung.

"Hahh Cinta itu Ego WuYifan Keparat itu tinggi sekali"Gumam Shixun menuruni Tangga menuju kekelasnya.

"Hey Kau Oh Sehun" Seru Kris ketika dia melihat Shixun berjalan melewati dirinya

"Darimana Kau tahu nama Korea ku Tuan Wu Yifan?" Jawab Shixun dengan wajah datar dan tatapan menyelidik

"Aku bukan Zitao yang pelupa,Aku tahu kau Oh Sehun yang dulu Menyukai Luhan kemudian dicampakkan begitu saja oleh Rusa mungil itu Hahaha"Ujar Kris sambil menyeringai mengejek Shixun.

"Diam kau Wu! Aku sudah punya Zitao si panda manis yang selalu berada didekatku jadi kenapa aku harus memikirkan Luhan?"Balas Shixun Sengit Seketika Rahang Kris Mengeras Mematikan menandakan dia menahan amarahnya.

"Apa yang kau mau dari Zitao brengsek" Ujar Kris sambil menarik kerah shixun yang masih saja bersikap tenang

"Oh Kenapa kau begitu peduli dengan Zitao Tuan Wu? Apakah kau menyukainya?" Tanya Shixun sambil melepaskan tangan Kris dari Kerah seragamnya dia melihat Kris terdiam Sebentar kemudian menjawab

"Zitao itu akan selalu menjadi Adik dimataku tak lebih" Ujarnya

"Ya kau akan menyesali perkataanmu itu WuYifan" Jawab Shixun sambil berlalu dia sempat melihat Siluet Zitao tadi. Dia tau Zitao mendengar kali ini Zitao akan mempercayainya.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Ahahahaha akhirnya gue update juga .Chap 1 ini jauh banget dari prolognya dan kedepannya mungkin juga gitu. Dan maaf juga kalo tulisannya pada aneh gitu soalnya keyboard laptop gue banyak yg rusak tombolnya jadi harus make on screen keyboard. Oh ya makasih buat yg review di prolognya gue gatau mau ngomong apalagi Bagi Siders gue maklumin kok tapi lebih bagus lu reviem karena gue merasa perjuangan gue dihargai/apa setidaknya di fav kek atau di follow kek hahahaha maafin gue banyak bacot hehehe. Bye Readers