Swaggy-Land Present

Because of Transformation?

Chapter 3

Disclaimer: J.K. Rowling of course! Aku cuma pinjem tokohnya huahah

Cast: etc.

Rated: T semi M soalnya ada yang lumayan M hehe

Maaf chapter ini pendek banget sorry for typos and others.

Review please, thank youuu

Xxx

"Ok, polyjuice sudah siap. Lalu rambut siapa yang akan kalian ambil?" tanya Hermione pada Harry, Ron, dan Ginny. Mereka sedang membut polyjuice potion—di toilet moaning myrtle—yang akhirnya dalam seminggu selesai.

"Mione, sepertinya aku dan Ron tidak bisa membantu. Kita harus merawat peralatan quidditch untuk pertandingan selanjutnya," kata Harry.

"ok, tidak apa apa. Kalau kau Ginny, apa kau bisa membantuku?" tanya Hermione dengan penuh harap.

"eemm, sorry Hermione. Tapi sepertinya tidak bisa. Karena aku sudah janji pada Lavender untuk menemaninya beli make up di Hogsmeade," jawab Ginny menyesal.

"Jadi aku harus melakukan ini sendirian?" kata Hermione kecewa. "Well, baiklah. Aku sudah punya rambut Milicent dan seragam Slytherin. Jadi aku..."

"JANGAAAANN!" teriak ketiganya (Harry, Ron, Ginny). Ginny merebut botol kecil berisi rambut itu sebelum Hermione memasukannya kedalam polyjuice.

"Hey! Kenapa?!" protes Hermione.

"Jangan pakai rambut Milicent!"

"Memangnya yakin itu rambut milicent?!"

"bisa bisa itu rambut..."

"KUCINGNYA!" sahut mereka bertiga.

Hermione menghela nafas. "ok, jadi aku harus pakai rambut siapa?"

Ginny tersenyum, "tenang, aku sudah dapat yang lebih baik. Aku sudah punya rambut Pansy Parkinson." Ginny mengeluakan botol kecil berisi rambut dari jubahnya.

"bagaimana bisa?" tanya Ron.

"Kudengar Pansy sedang punya masalh rontok. Jadi aku tawarkan memakai sisirku. Dan benar saja, rambut rontoknya menempel di sisirku," ujar Ginny bangga.

"Bloody hell. Kau pintar, Ginny" puji Ron.

"Brilliant. Pakailah rambut itu Mione," kata Harry. Hermione mengambil rambut itu dengan ragu dan memasuka ke dalam ramuan dan meminum ramuan itu.

"aku mau muntah," Hermione berlari kedalam toilet dan menjatuhkan gelasnya. Walaupun sudah berkali kali minum polyjuice, dia tidak terbiasa.

Beberapa menit kemudia, Hermione keluar dari toilet dengan wujud Pansy dan pakaian asrama Slytherin, "Lihat aku. Aku mengerikan."

"Mione, kau tetap terdengar seperti dirimu," kata Ginny.

Ron tersenyum miring, "tenang, aku punya 'permen pengubah suara' buatan Fred. Kau mau?"

Hermione mengambil permen itu, "bagaimana pakainya?"

"tinggal kunyah permen itu dan bayangkan orang yang kau mau tiru suaranya. Efeknya 3 jam," jelas Ron. Hermione mengunyah permen itu dan membayangkan Pansy. "ah ha" Hermione mengetes suaranya dan benar benar berubah menjadi suara pansy.

"Excellent. Bawalah persediaan polyjuice ini. Karena sepertinya kau akan lama mengintrogasi Malfoy soal Slughorn" kata Harry.

"wish me luck"

Xxx

Hermione's POV

Ok, aku berjalan menuju asrama Slytherin. Aku takut ada orang yang mengenaliku, tapi ternyata tidak. Sukses.

"hai Pansy!" bahuku ditepuk seseorang yang ternyata...

"oh ha..hai, Daphne," sapaku balik. Ternyata dia adalah Daphne Greengrass. Fuh, sungguh menakutkan. Daphne memakai baju bebas dan membawa tas ransel.

"sedang apa kau disini? Bukankah mau ikut ke Hogsmade untuk membeli bunga?" kata Daphne.

"Bunga? Bunga untuk apa?"

"Blimey, Pansy! Kau lupa? Kita kan akan ke kediaman Crabbe untuk memperingati 1 tahun kematiannya. Bukankah tadi kau sudah pakai baju bebas, kenapa sekarang pakai seragam lengkap begitu?" tanya Daphne heran.

HAH? aku harus jawab apa?! "em..em begini Gre—daphne, aku kayaknya sedang tidak enak badan. Jadi aku tidak ikut ke kediaman Crabbe. Oh ya apa Mal—maksudku Draco ikut?" jawabku. Semoga saja Malfoy tidak ikut menjenguk Crabbe, kalau dia pergi, usahaku akan sia sia!

"Oh, Draco tidak ikut. Sepertinya dia malas dan masih trauma melihat Crabb meninggal dilahap api tahun lalu. Bye, pansy. Semoga kau lekas sembuh. Ohya, kau bisa berduaan di asrama bersama Draco. Beruntungnya!" Daphne berjalan pergi.

Ew.

"ahaha yeah ok ok baiklah" kataku.

Xxx

Aku berada didepan lukisan asrama Slytherin. Lukisan itu berkata, "password?"

Blimey! Apa tidak tau apa kata sandi asrama ini! Aku harus apa?!

Aku pun mematung diam di depan lukisan itu selama 30 menit sampai seseorang memanggilku, "pansy! Sedang apa kau?"

Urgh. Daphne lagi. "Ada apa? Bukannya kau mau ke Hogsmeade?"

"Aku lupa barangku hehe. Kau sedang apa disini?"

"A...aku..aku.. lupa kata sandi.."

"Yaampun Pansy, kau ini pelupa. Caputin Empunio," Daphne mengucapkan password dan selamat aku bisa masuk. Setelah daphne mengambil barangnya, diapun pergi.

Ok, petualangan mengerikan sesungguhnya baru akan dimulai.

To be continue...

Chapter 4 teaser:

Aku memasuki common room asrama Slytherin dengan canggung.

"Pansy?" panggilnya.

"Pansy, mari kita lakukan yang seperti biasanya. Aku sedang membutuhkanmu," aku mendengar Malfoy berkata itu disela-sela ciumannya. Gila. Ini gila. Memang ini tubuh Pansy, tapi aku bisa merasakan ciumannya!

Xxx

"Hai, Granger." Sapa Malfoy tiba-tiba. "Kau cantik"

"Aku mencintaimu. Sungguh."

Dia menarik tubuhku dan mulai menciumku didepan mereka semua.

Ini gila!

It's All End.