TITLE : INTO YOUR WORLD

CAST : KIM JONGIN – DO KYUNGSOO AND OTHER

GENRE : FAMILY – ROMANCE – HURT/COMFORT

RATED : T

Disclaimer : saya bukan pemilik dari karakter dalam cerita, tapi cerita ini milik saya.

Warning : Typo(s) – GS – bukan eyd – cerita pasaran –

Summary : Kyungsoo hanya ingin hidup bahagia dengan Jongsoo

HOPE YOU LIKE IT!

Happy reading^^

PAST

Kyungsoo sebelumnya tidak pernah menyangka jika dirinya akan melakukan hal senista itu dengan Jongin. Tapi Ia dan Jongin sendiri benar-benar diluar kendali sekalipun saat itu mereka dalam keadaan sadar 100%. Awalnya memang Kyungsoo tidak menyesali tentang itu karena Jongin sudah berjanji akan selalu dan selamanya bersama dengannya. Tapi, janji hanyalah janji, harapan hanyalah harapan, angan-angan hanyalah angan-angan, bukan fakta yang sudah pasti terungkap, tapi cerita yang berakhir dengan buih penyesalan. Jongin memutuskan hubungan mereka yang sudah berjalan 2 tahun dengan seenak dan semudah membalikan telapak tangan, padahal saat itu Kyungsoo sedang benar-benar membutuhkan figure laki-laki untuk ada disampingnya. Sebelumnya Ia berpikir untuk pergi ke Jepang saja dan hidup bersama adiknya, tapi Ia tidak ingin ada kabar miring yang mencuat dari tetangga disebelah rumahnya jika Ia dan Jimin terlibat dalam hubungan antar saudara atau incest. Jadi Ia memutuskan untuk tetap berada di Korea mengurus calon bayinya dan memilih untuk menyelesaikan kuliahnya dengan cepat karna sebelumnya Ia juga ditawari untuk masuk kekelas unggulan.

Kyungsoo menjalani hidupnya dengan benar, berkuliah di jurusan bisnis dan ekonomi, lulus dengan IP yang sempurna dan juga sebagai lulusan terbaik diangkatannya atau dikelas unggulan itu. Selama Kyungsoo mengalami masa dimana kodrat untuk wanita –mengandung- Ia sering dibantu oleh Baekhyun dan juga Chanyeol, mereka berdua terlewat overprotective pada Kyungsoo. Chanyeol takut jika Kyungsoo juga akan mengalami hal yang sama dengan Baekhyun –keguguran, begitu juga dengan Baekhyun. Mereka berdua tidak akan segan-segan untuk mengomeli Kyungsoo jika saja Kyungsoo melakukan pekerjaan berat dirumahnya, ter,asuk itu dalam konteks yang sebenarnya ringan namun mereka anggap hal berat contohnya; menyapu atau memasak.

Kyungsoo juga memberitahukan kepada adiknya –Jimin dan tanggapan laki-laki itu adalah;

"mwo? Aku akan jadi paman? Lucu sekali jaga kandunganmu Noona, aku benar-benar merindukanmu.."

Padahal, awalnya Kyungsoo mengira jika Jimin kan memaki-makinya ditelepon karena hamil pranikah, dan ditinggalkan oleh kekasihnya sendiri ketika sedang melewati masa-masa sulit itu. Tapi Kyungsoo berhasil melewatinya ; tanpa figure laki-laki –kecuali Chanyeol yang akan selalu disampingnya ketika Ia butuh, mengandung Jongsoo dan melahirkan Jongsoo, dan hal yang membuat Kyungsoo sangat bahagia adalah saat melihat Jongsoo keluar dari perutnya beralih kedalam gendongannya dengan tangisan sebagai awal penyambutan Jongsoo didunia. Hidupnya bahkan terlewat dengan sangat menyenangkan ketika Jongsoo benar-benar terlihat sangat sehat. Tapi yang menyedihkan adalah Chanyeol dan Baekhyun pindah ke London untuk jangka waktu 3 tahun setelah Jongsoo berumur 2 minggu.

Kyungsoo mencoba untuk hidup lebih mandiri dan tidak menggunakan barang-barang yang dibelikan Chanyeol dan Baekhyun termasuk itu ATM ataupun credit card. Siang itu, Ia membuat sedang membuat brownies untuk Ia berikan kepada tetangga barunya yang baru pindah 2 hari yang lalu. Sebenarnya Kyungsoo ingin membuat dan memberikannya saat itu juga, namun sitetangga barunya itu benar-benr sedang sibuk bolak-balik untuk membeli perabotan rumah yang dirasanya kurang.

TING TONG~

Suara bel dari arah pintu itu membuat Kyungsoo menghentikan aktivitasnya sejenak, dan melongok Jongsoo yang sedang tertidur pulas di box bayinya yang ada didekat ruang teve. Ia mengira jika saa itu adalah Chanyeol dan Baekhyun yang tiba-tiba saja datang untuk memberikan sebuah kejutan, ataupun Sehun dan Luhan yang tiba-tiba berkunjung kerumahnya ditengah padatnya jadwal kuliah mereka karena sudah berada di semester akhir, ataupun tetangga barunya yang Ia ketahui bernama Kim Junmyeon dan juga istrinya, Zhang Yixing. Kyungsoo sempat berkenalan kala Ia baru saja pulang dari pekerjaannya. Tapi semuanya jauh dari perkiraan Kyungsoo, ternyata orang asing yang benar-benar belum pernah Kyungsoo lihat. Dari gaya pakaian dan tatapannya, sudah dapat ditebak jika itu adalah orang kaya yang kelewat kaya atau kaya raya. Dengan senyuman ramahnya, Kyungsoo menyambut dengan tangan yang terbuka orang asing tadi, walalu sebenarnya Ia takut juga.

"Ah Tuan, ada yang bisa saya bantu?" Tanyanya ramah, suaranya selembut kulit bayi dan senyumnya semanis madu buatan para lebah. Orang asing itu memandangnya sinis, walau Kyungsoo tidak menyadari itu.

"Apakah kau yang bernama Do Kyungsoo?"

Kyungsoo mengangguk, masih dengan senyuman yang terpantri indah diwajah manisnya.

"Ah ya Tuan, saya Do Kyungsoo, ada perlu apa?"

"Aku tidak ingin berbasa-basi, hanya saja perkenalkan nama saya Kim Minho, ayah Kim Jongin.." Kyungsoo merasa Ia seolah dicekik dengan ganas oleh singa yang sedang kelaparan. Kyungsoo benar-benar merasa ingin tenggelam sekarang juga!

"Aku hanya ingin mengatakan sesuatu padamu, Do Kyungsoo. Saat ini anakku sedang tidak ada di Korea ataupun Asia. Jangan berharap aku akan merestui hubungan kalian berdua, aku tekankan sekali lagi, jangan pernah berharap jika aku akan merestui hubungan kalian.."

"Tapi saya.."

"Ya aku tau, kau sudah memiliki seorang anak kan? Aku tidak akan percaya begitu saja, kau ikir aku tidak tau jika kau adalah wanita murahan, wanita malam? Sama sekali tidak cocok dengan anakku yang bahkan jauh dari kata kurang. Ia tampan, semua orang mengakui. Kaya, semua orang tau itu. Pintar, semua orang paham itu dan kau?" Kyungsoo sebisa mungkin tidak menangis dan meluapkan segala emosinya itu kepada orang yang merupakan Ayah dari Kim Jongin, -mantan kekasih Kyungsoo yang masih sangat Kyungsoo cintai. Kyungsoo menghembuskan nafasnya pelan, mencoba tetap menjadi Kyungsoo yang tidak mudah tesulut emosi, dan Kyungsoo saat Ia masih duduk dibangku kelas 5 SD.

"Terserah Anda ingin mengatakan saya apa, silahkan sesuka hati Anda tapi perlu Anda tau, anak yang sudah saya lahirkan adalah anak saya dan juga Jongin. Saya tidak akan pernah berharap agar Jongin kembali kepada saya, ataupun menjadi Ayah dari anak saya walau pada faktanya Jongin memanglah Ayah biologis dari anak saya. Saya memang rendahan, murahan atau apapun tapi saya tidak akan dan tidak akan pernah untuk mengemis kepada Anda!" Dadanya naik turun, airmatanya masih setia menurut untuk bertahan ditampung pelupuk Kyungsoo.

"Anda boleh pergi sekarang.." Kemudian, Kim Minho –ayah Jongin pergi meninggalkan Kyungsoo dengan senyuman sinis yang terpantri diwajahnya yang sebenarnya terlihat lebih pantas untuk karakter orang berhati lembut, dan berkepribadian ramah kepada semua orang, nyatanya? Berkebalikan dengan karakter wajahnya.

NOW

Kyungsoo tidak pernah berfikir untuk meninggalkan Jimin sebelumnya; tapi opsi lain menghinggapi hatinya dan juga sikap traumaticnya yang membuat Ia harus pergi meninggalkan Jepang yang berati meninggalkan Jimin juga saat itu. Tapi Kyungsoo sudah memutuskan untuk menetap di Jepang dan tinggal bersama dengan Jimin dan Jongsoo. Hidupnya menjadi lebih baik karena Ia tidak harus bertemu dengan Jongin setiap hari ketika sedang bekerja sebagai sekretarisnya. Jadi Ia tidak akan mengalami tekanan batin yang sebelumnya menghantui pikirannya.

Sekarang, Ia sudah menggantikan posisi Jimin diperusahaan agar Jimin lebih focus kekuliahnya. Jongsoo sudah mulai bersekolah disekolah barunya 2 hari yang lalu, tentunya diantaar – jemput oleh Jimin setiap harinya. Tapi yang Kyungsoo herankan adaalah; Jongsoo sudah mulai merengek ingin dibelikan ponsel seperti Jimin, padahal Jongsoo tidak pernah diajari Kyungsoo untuk bermain ponsel. Awalnya Kyungsoo melarang, tapi percuma saja Jimin tetap akan membelikan Jongsoo ponsel yang sama persis dengan dirinya bahkan warna-nya pun sama.

~0~

"Bagaimana Hyung? Apakah kau menemukan secuil info tentang Kyungsoo?" Itu suara Jongin, dan yang diajak bicara –Jongdae tersenyum puas melihat hasil kerjanya selama seminggu ini berhasil –menyelidiki tentang Kyungsoo. Jongdae mengangguk masih dengan senyum puas yang bertambah lebar saat menatap Jongin membuat Jongin semakin dilanda kebingungan akibat sikap Hyung-nya itu.

"Ya Jongin, aku menemukannya! Ia tinggal di Jepang dirumahnya yang ada di Jepang tepatnya, dan sekarang Ia memimpin di perusahaan Do Corp bukankah kesempatanmu bagus? Cabang perusahaan kita yang ada di Jepang akan mengadakan rapat dengan Do Corp dua hari lagi! Dan yang perlu membuatmu lebih berterimakasih adaku lagi adalah, tadi siang Jongsoo menghubungi nomor kantor dan Ia ingin meminta nomormu, bukankah artinya anak itu baik-baik saja, dan merindukanmu hm?" Jongdae menaik-turunkan alisnya yang membuat Jongin benar-benar ingin meledak. Menyuruh Jongdae untuk mencari Kyungsoo ternyata sangat menguntungkan untuknya! Dalam waktu seminggu ini, Jongdae sudah membawa banyak kemajuan termasuk kabar tentang Jongsoo yang menghubungi nomor perusahaan.

"aaaaah gomawo hyung! Aku mencintaimu benar-benar mencintaimu! Kau yang terbaik" Jongin berhambur kepelukan Jongdae yang sedang berdiri didepan meja kerjanya.

"Ya Jongin, sama-sama, hyung hanya ingin melihat kau tersenyum itu saja sudah cukup untuk membuatku bahagia"

IKATAN SEORANG AYAH DAN ANAK MEMANGLAH KUAT, ADA DAN NYATA.

TBC~

HOLAAAAAA~~ saya kembali lagi dengan lanjutan fanfict ini, ini isinya flashback tapi cuma flashback kehidupan Kyungsoo setelah ditinggal Jongin, belum ke sudut Jonginnya. Saya nggak janji bakalan fast update. Dan sebenrnya chapter ini juga jelek banget, saya udah cek berkali-kali ide buntu banget gara-gara ya adalah intinya menyakitkan T.T

REVIEWNYA ya eonnideul/saengdeul semuaaaaaaa. ILOVEYOU^^~

Sign

anishi