TITLE : INTO YOUR WORLD
CAST : KIM JONGIN – DO KYUNGSOO AND OTHER
GENRE : FAMILY – ROMANCE – HURT/COMFORT
RATED : T
Disclaimer : saya bukan pemilik dari karakter dalam cerita, tapi cerita ini milik saya.
Warning : Typo(s) – GS – bukan eyd – cerita pasaran –
Summary : Kyungsoo hanya ingin hidup bahagia dengan Jongsoo
HOPE YOU LIKE IT!
Happy reading^^
Mungkin atau hanya mungkin, Jongin bisa saja menarik Kyungsoo lagi dengan mudah untuk masuk kedalam kehidupannya seperti dulu. Tapi, kali ini Jongin tidak ingin dan tidak akan pernah melakukannya lagi sekalipun itu memang Ia yang sangat menginginkannya. Konsepnya beda; Ia menyayangi dan mencintai Kyungsoo jadi Ia akan rela Kyungsoo dengan siapa saja tetapi juga ingin Kyungsoo bersama dengannya. Ya, aneh memang tapi percayalah pada dasarnya seseorang bernama Kim Jongin bukanlah pembual jika sudah menyangkut tentang perasaan.
~0~
Jepang
Kyungsoo sedang menyiapkan sarapan untuk Jimin dan juga Jongsoo, mereka berdua masih mandi bersama sejak tadi seperti biasa pasti bermain air. Kyungsoo tersenyum kecut, sebenarnya Ia merindukan Jongin munafik kalau Ia bilang Ia tidak merindukan Jongin. Hanya saja Ia benar-benar harus merelakan Jongin dan menjalani kehidupannya tanpa seorang suami hanya dengan adik kesayangannya dan juga putra kesayangannya. Mungkin kalian bertanya apakah Kyungsoo tidak berfikir untuk mencari seseorang untuk menggantikan Jongin? Jawabanyya adalah tidak Ia sudah terjebak dengan hatinya yang hanya mencintai dan menyayangi seorang Kim Jongin.
"Jimin, Jongsoo! Cepat selesaikan acara 'mandi' kalian!" Teriaknya lumayan nyaring karena jarak dapur dan kamar mandi cukup jauh.
"Ya noona!" Itu suara Jimin –tentu saja tidak mungkin kan Jongsoo memanggilnya dengan sebutan 'Noona' menggelikan sekali.
"Jongsoo-ya ganti pakaianmu cepat, kalau tidak mau Hyung tinggal!" Jimin memang menyuruh Jongsoo untuk memanggilnya Hyung karena dirinya merasa belum pantas untuk dipanggil Ahjussi.
"Ne ne Hyung. Tunggu sebentar lagi.. ya ya jangan tinggalkan Jongsoo Hyung!" Teriak Jongsoo saat dilihatnya Jimin mulai menuruni tangga dengan santainya.
"Hahahaha, Hyung hitung sampai sepuluh. Satu. Dua. Ti-" belum sempat Jimin menyelesaikan hitungannya, Jongsoo sudah berdiri didepannya dengan pakaian rapi dan tampang sadis yang menurun dari ayahnya –mungkin.
"Eoh, adik Hyung sudah selesai? Hebat sekali sudah bisa pakai baju sendiri" Jimin mengacak rambut Jongsoo yang memang pada dasarnya masih berantakan. Jongsoo bilang Ia sebal menyisir rambut jika basah karena rambutnya memang tidak kuat jadi mudah rontok.
"Aish! YA! Hyung menyebalkan!" Teriaknya kemudian terjadilah adegan kejar-kejaran antara bocah TK dengan seorang mahasiswa yang masih pantas untuk disebut seorang bocah, karena sifat childlishnya.
~0~
"Eomma! Jimin hyung jahat pada Jongsoo" Teriak Jongsoo saat sudah sampai di meja makan. Bocah itu mempoutkan bibirnya dan membuat Jimin mencubit pipi bocah itu dengan ganasnya.
"YA! Hyung sakit jahat Jimin hyung jahat, Eommaaaa~~" rengeknya manja yang membuat Jimin terkekeh.
"Eoh, noona besok pagi ada meeting ya?" Tanya Jimin sembari menerima piring yang sudah berisi nasi dari Kyungsoo. Kyungsoo mengangguk dan tersenyum.
"Ya, jadi maaf ya besok Noona tidak bisa menemanimu dan Jongsoo sarapan. Tapi tenang saja Eomma akan membuatkan kalian sarapan. Jongsoo makan sayurnya!" Teriak Kyungsoo yang membuat Jongsoo mendongak dan cengengesan tidak jelas.
"Tidak enak Eomma, itu membuatku mual. Ish~" Gerutunya memandang jijik sayur yang ada dipiringnya itu. Kyungsoo menggelengkan kepalanya "benar-benar mirip Jongin" batinnya miris. Move on Kyungsoo saatnya move on. Okay abaikan.
"Pantas saja kau pendek begitu tidak pernah mau makan sayur sih!" Sindir Jimin kepada Jongsoo tapi Kyungsoo sudah sedikit meradang ini menyangkut tinggi badan. Ya sih Ia memang tidak setinggi Jimin yang hampir setara dengan Jongin, tapi Ia rajin makan sayur kok.
"Diam kau Hyung!" Teriak Jongsoo sebal dan memakan nasi dan sosis goreng tanpa sayurnya itu. Kyungsoo menggelengkan kepalanya dengan senyum malaikat yang semua orang akan terpesona melihatnya termasuk Jongin.
~0~
Korea Selatan
Jongin sedang berisap untuk pergi ke Jepang, sebenarnya boleh saja Jongin mengambil penerbangan esok hari, namun Ia ingin menyiapkan 'sesuatu' yang Ia harap akan membuahkan hasil untuk kedepannya, jadi Ia memutuskan untuk berangkat hari ini bersama Jongdae tentu saja.
"Kau sudah siap Jongin?" tanya Jongdae. Jongin mengangguk dan membawa kopernya keluar kamar.
"Eoh, kita hanya disana 1 hari kau membawa banyak sekali baju sepertinya" Jongin tersenyum lirih –tidak disadari Jongdae.
"Aku butuh liburan juga Hyung" Jawabnya asal. "Bilang saja ingin bertemu Kyungsoo" Jongdae membatin.
Jongin dan Jongdae sudah dibandara saat ini, beberapa menit lagi keberangkatan mereka.
Jepang
Jongin merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku karena duduk saja dari tadi di pesawat.
"Eoh, Tuan Muda Kim akhirnya anda sampai juga. Mari saya bawakan kopernya" Ucap orang kepercayaan keluarga Jongin yang ada di Jepang.
"Okay, terimakasih Ahjussi!"
Jongin berjalan dibelakang Jongdae dan orang kepercayaan keluarganya itu. Paman Lee bilang Ia tidak bisa langsung menjemput Jongin karena masih banyak rapat yang harus Ia hadiri.
~0~
Jongin merebahkan dirinya dikasur empuknya, rasanya lega sekali...
Ya, malam ini Ia akan mengajak Kyungsoo bertemu. Kebetulan Ia sudah mendapatkan nomor telepon Kyungsoo dari Jongdae. Jangan tanyakan darimana Jongdae mendapatkan nomor Kyungsoo yang terpenting adalah Jongin mempunyai nomor Kyungsoo. Sudah, itu saja.
Ia meraih ponsel yang sedari tadi Ia nonaktifkan itu kemudian menyalakannya. Langsung saja Ia mendial nomor Kyungsoo. "semoga berhasil" batinnya bersorak senang.
"TERSAMBUNG YEAH.." teriaknya senang bukan main.
"Hallo, Do Kyungsoo disini. Ada yang bisa saya bantu?" suara Kyungsoo mengalun indah ditelinga Jongin.
"Hallo Kyung.. Bagaimana kabarmu?"
"J-jongin?!" Kaget Kyungsoo. Tentu saja siapa yang tidak kaget disaat kau sedang memikirkan orang yang kau rindukan, kau sayangi, dan kau cintai tiba-tiba saja Ia menelfonmu. Ingat! Menelfonmu!
"Ya ini aku, kau ada waktu malam ini?"
"Sepertinya ada. Kenapa?" Jawab Kyungsoo sedikit datar. Ingat Kyungsoo kau harus move on!
"Temui aku di restoran XXX, jam 7 malam. Kumohon"
"Akan kuusahakan." Jawab Kyungsoo dan kemudian mematikan ponselnya karena Ia sudah tidak kuat lagi untuk bicara dengan Jongin.
"Semoga kau benar-benar datang Soo,." Ucap Jongin lirih dengan senyuman yang sama lirihnya juga.
~0~
Jongin benar-benar menyiapkan segalanya. Restoran yang Ia sewa memang sangat memuaskan dalam hal pelayanan. Ia sudah rapi dengan kemeja putihnya, dasi, celana jeans hitam dan juga sepatu santainya. Tidak ingatkah Ia berapa umurnya sekarang? Ya sih, walaupun baru menginjak yang ke 26 tahun tetap saja pada faktanya Ia adalah seorang ayah. Ingat dan catat. AYAH!
Sesekali Ia meilirik ke jam tangan yang bertengger ditangan kirinya. 5 menit lagi jam 7 malam, dan Ia cukup khawatir jika saja Kyungsoo tidak datang. Gemercik lonceng terdengar beberapa detik kemudian, itu menandakan ada seseorang yang baru membukanya. Jongin tersenyum lebar saat dilihatnya Kyungsoo dengan atasan kemeja berwarna putih, dan rok selututnya berwarna hitam. Apakah mereka berdua memang sebenarnya jodoh? Dan Jongin semakin bahagia lagi saat dilihatnya Kyungsoo datang tidak sendiri tetapi bersama buah hati mereka.
"APPA!" Teriak Jongsoo semangat dan langsung menerjang Jongin yang masih tersenyum dengan senyum idiotnya. Kyungsoo menyusulnya dan langsung duduk dihadapan Jongin.
"Yah! Appa kenapa meninggalkan Eomma dan Jongsoo waktu itu eoh? Jongsoo merindukan Appa! Menyebalkan, aish!" Anak itu memukul lengan Jongin cukup keras, sedangkan Jongin hanya tersenyum dan membawa Jongsoo kedalam pelukan hangatnya.
"Appa juga merindukanmu sayang.." Jongin masih memluk hangat Jongsoo dan mengelus rambut hitam legam anak satu-satunya itu.
"Kau mengabaikan Eomma, Jongsoo?" Kyungsoo bertanya sebal seolah Ia menjadi obat nyamuk antara Jongin dan Jongsoo.
"YA! Eomma mengganggu Jongsoo dan Appa"
BUKANKAH MEREKA MEMANG TERLIHAT SEPERTI KELUARGA BAHAGIA? ATAU MEMANG MEREKA DITAKDIRKAN UNTUK MENJADI KELUARGA YANG BAHAGIA?
TBC~
HAIIIII. Saya kembali dengan lanjutan ff ini :D ada yang kangen sama saya? /g.
Berapa lama ya, uh hampir 2 bulan ya hehe maaf ya. Tugas sekolah, ulangan banyak banget terus bentar lagi UKK jadi yah. Padahal saya jarang banget belajar._. wkwkwk :D do'akan saya ya semoga UKKnya sukses dan bisa naik kelas :D
Okay sekian, tetep review ya SORRY FOR TYPO, saya males ngedit
I LOVE YOU )))
See you in next chapter^^
Sign
anishi
