Realm of God (part 1)

Dislaimer: i am not own Everything.

A/n;

France: Dewa cinta dan hasrat

nyo!france; dewi cinta dan kecantikan


Elizabeta mengenakan gaun berwarna biru laut yang didominasi warna putih. Ia juga mengepang rambutnya dan menghiasnya hanya dengan sebuah bunga yang disematkan di telinganya. "Tuan Gilbert tadi bilang kedatangan tamu,kira - kira siapa yang datang?" kata Eliza sambil memandang cermin dihadapannya.

Di taman Pandenium,

"Mon Ami, dimana pengantinmu?"tanya pria berambut pirang.

"Francis,"kata Gilbert pelan.

"Gilbert jawab pertanyaanku. Apa malam pertama kalian menyenangkan?"tanya Francis gencar. "Francis berhenti menanyakan hal mesum seperti ini" balas Gilbert.

"Mon ami,kau tidak menyenangkan."gerutu Francis. "Jezz Fran,kau meninggalkan ku hanya untuk menanyakan hal itu" kata seorang gadis berambut pirang yang muncul tiba - tiba entah darimana. "Francoise mon cher"kata Francis yang menyapa adik kembarnya itu.

Gilbert hanya bisa menggarukan kepalanya. Jika dua dewa dewi ini sudah berada di istananya dapat dipastikan para dewa maupun dewi akan ada di istananya. "Kalian berdua bisa menolongku?" kata Gilbert tiba - tiba membuat Francis dan adik kembarnya saling berpandangan.

Elizabeta baru saja akan meninggalkan ruangan saat Francis dan Francoise muncul di hadapannya. "Ah jadi ini pengantin dewa kematian yang terkenal" kata Francis.

"Fran! jangan seperti itu. Kau menakutinya" tegur Francoise. Elizabeta hanya bisa menatap sepasang dewa kembar dihadapanya ini dengan tatapan bingung. "Maafkan kelakuan kakakku Francoise,Dewi cinta dan kecantikan dan ini kakakku Francis Dewa cinta dan hasrat"kata Francoise memperkenalkan dirinya dan Francis.

"Elizabeta,senang bertemu denganmu" balas Elizabeta. "Gilbert sedang pergi menemui dewa wabah penyakit"kata Francis yang membuka pakaian Eliza dan mengambil beberapa helai gaun.

"Ah" respon Eliza bingung.

"Sepertinya Gilbert belum memberitahukanmu soal pesta jamuan makan malam" kata Francoise. Elizabeta hanya menganggukan kepalanya. Tanpa disadari mereka berdua Francis telah meninggalkan ruangan. "Francoise,boleh aku bertanya sesuatu?"tanya Elizabeta.

"Tentu saja"jawab Francoise ceria.

"Bagaimana cara kerja dewa?"tanya Elizabeta. "Kami bisa bekerja sendiri atau bekerja sama dengan orang Dewa kematian harus bekerja sama dewa waktu dan dewa penjaga dunia roh. Terkadang juga karena emosi dewa."Jelas Francoise.

Mengetahui terkadang suasana hati dewa dapat mempengaruhi nasib dunia membuatnya ingin tahu apakah yang terjadi didesanya karena emosi sesaat atau ada hal lain .Hal itu yang berada dipikiran Elizabeta.

"Baiklah waktunya mempersiapkan dirimu untuk pesta"kata Francoise.