The New Generation Of Fighters
Discaimer : M. Kishimoto & I. Ichibumi.
Pairing : NaruKyuu (Bisa nambah seiring jalannya cerita)
Genre : Adventure, Romance, Fantasy, Supernatural.
Summary : Naruto hanyalah Manusia biasa yang lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja. Kehidupannya yang awalnya biasa berubah sejak dirinya bertemu dengan dua Sosok Combatant yang mendiami tubuhnya. Sejak saat itulah dirinya berubah menjadi Pribadi yang berbeda, bahkan dirinya yang biasa berbicara 'Dattebayo!' pun ikut berubah menjadi 'Jintachou!' akibat kedua makhluk yang mendiami tubuhnya tersebut. Bagaimanakah kehidupan Naruto sekarang? Let's See.. (Bad Summary) AU!
Warning : Tripple Crossover, OC, OOC, Abal, Gaje, Typo's, HalfGodlike!NaruKyuu, Smart!NaruKyuu, etc..
Terima kasih untuk Review para Reader untuk Chapter kemarin. Nah, Sebelum membaca isi Chapter 3, kita terlebih dahulu masuk kedalam sesi Jawaban Review untuk chap 2 kemarin..
[Madara Ootsutsuki] Sorry bang. Saya salah tulis kemarin, yang Kyuubi harusnya jadi Kitsune. Sekali lagi maaf kalau kesalahan itu mengganggu kenyamanan membaca anda.
[Yuki Uzumaki Naruto] Masalah pair masih menjadi pertimbangan, kalau soal usulan pair anda, nanti saya fikirkan.
[ ] yah, usulan anda akan saya pertimbangkan, menarik juga usulan anda itu, hehe.
[ ] Perdamaian. Sebenarnya disini Naruto Nertral, gak nyari kedamaian ataupun berpihak pada salah satu Fraksi. Tapi, nanti dia akan menghadapi Konflik yang cukup rumit dengan musuhnya nanti.
[The KidSNo OppAi] belum, disini alurnya Issei belum menjadi iblis.
[Alvinstreetteam27] Foto Kyuubi sudah saya Upload di akun Fb saya, jadi silahkan anda melihatnya kalau penasaran.
[Raditya2403] Mode Inferto? Mm, kayaknya tidak deh, hehe.
[Alta0shappire & AoiKishi] kemarin itu kesalahan dalam penulisan sob. Maaf ya, hehe.
[ .5] tidak ada, hanya ada Kyuubi saja. Karena kedelapan Bijuu lainnya sudah mati di zaman mereka.
[ .104] sebenarnya nanti ada Combatan yang menjadi rekannya, dan ada juga yang jadi musuhnya.
[Andra38] yah, saya usahakan agar tidak terlalu Godlike, dan kan di warning sudah ditulis kalau kekuatan Naruto hanya sebatas HalfGodLike, yah setidaknya untuk saat ini. Mungkin akan bertambah seiring jalannya cerita nanti, tapi saya usahakan tidak terlalu kok.
[Ryoko] Baraka? Ada. Dan lebih sadis lagi? Siap-siap saja, hehe.
[Ardie agregor & Jasmin DaisynoYuki] pairnya disini mash menjadi pertanyaan sendiri bagi neon, lengkapnya silahkan tengk di A/N dibawah.
[ ] Aremageddon. Wah, sepertinya itu ide yang menarik, nanti saya fikirkan.
[Black knight] Bisa dong, Naruto bisa ngeluarin kemampuan kedua Combatan yang ada di tubuhnya, tapi tidak terlalu sempurna.
Yup. Sesi Tanya-Jawab berakhir sampai disini. Selamat membaca isi Chapter 3…
[:+:]
[:+:]
[:+:]
Pagi Hari : Kuoh Akademy
Naruto dan Kyuubi kini sedang berada didalam kelas mengikuti pelajaran Ekonomi dengan Materi Jurnal Penyesuaian. Terlihat guru yang sedang menjelaskan Materi didepan kelas adalah seorang laki-laki tua dengan ekspresi jenaka saat menjelaskan materinya.
Kyuubi yang mendengarkan penjelasan guru yang ada didepannya itu hanya terdiam menyimak apa yang disampaikan oleh lelaki tua itu. Lain halnya dengan Naruto yang duduk disampingnya, Namikaze muda itu sekarang tengah tertidur diantara lipatan tangannya yang dia letakkan di atas mejanya. Entah dia kelelahan akibat pertarungannya kemarin malam, err entahlah.
"Hey Naru, jangan tidur terus, nanti kau dihukum sensei loh." Bisik Kyuubi yang mendekatkan mulutnya ke telinga kekasihnya.
Namun tak ada jawaban yang dikeluarkan oleh Naruto, Kyuubi yang melihat itu pun menghela nafas. Lalu gadis yang mengaku Uzumaki itu pun kembali memandang dan menyimak perkataan lelaki tua yang ada didepan kelasnya itu.
Akhirnya, setelah puluhan menit pelajaran itu, bel tanda Istirahat terdengar. Sang guru yang mengajar dikelas itupun menutup pelajarannya dan keluar dari kelas itu setelah membereskan semua peralatan mengajarnya.
Dan secara ajaib, setelah sensei tua itu menghilang dbalik pintu kelas, Naruto langsung terbangun mengagetkan Kyuubi yang ada disampingnya.
Para murid yang ada dikelas itu pun langsung berhamburan keluar kelas dengan raut wajah cerah mereka masing-masing, tujuannya tentu pergi kekantin Akademy ataupun ketempat tongkrongan mereka masing-masing.
Sekarang, yang tersisa dikelas itu hanya Kyuubi, Naruto, dan Akeno Himejima. Akeno yang melihat Naruto langsung memasang senyum cerah nan palsunya. Dengan langkah ringan, gadis keturunan salah satu petinggi malaikat jatuh itu melangkah menuju tempat duduk Naruto.
Setelah sampaipun, Akeno melebarkan senyumnya saat melihat Naruto menatap dirinya. Kyuubi yang melihat Naruto dan Akeno saling bertatapan pun mengeluarkan Deathglare miliknya. Yah, tipikal gadis cemburuan.
"Mau apa kau kesini Himejima?" tanya Kyuubi dingin.
Akeno yang melihat tatapan Kyuubi langsung gugup, dan mendengar ucapan dingin Kyuubi barusan entah kenapa membuat Bulu kuduknya berdiri.
"Err begini, aku ingin mengajak Naruto-kun pergi kekantin Kyuubi-san." Jawab Akeno polos yang dibuat-buat.
Seringai tipis pun tercipta dibibir ranum sang Bijuu setelah mendengar jawaban Akeno barusan, Naruto yang melihat seringai itu menaikkan sebelah alisnya.
"Ahh, aku minta maaf Himejima-san, tapi Naruto dan aku ada acara sekarang, jadi Naruto tidak bisa ikut denganmu." Ucap Kyuubi sambil tetap mempertahankan seringaian miliknya.
Naruto yang mendengar ucapan kekasihnya itu kembali menaikkan sebelah alisnya, sehingga kedua alisnya kini sama tinggi(?). dia heran dengan apa yang diucapkan oleh gadisnya itu, seingatnya dia dan gadisnya itu tidak pernah janjian melakukan sesuatu hari ini. Ingin rasanya dia bertanya pada gadisnya itu, namun dia harus menahan keinginannya bertanya setelah Kyuubi menatapnya dengan seringai tipis yang masih menempel di bibir gadis itu.
Akeno yang mendengar ucapan gadis berrambut merah yang ada didepannya itu pun sedikit kecewa. Namun saat mendengar kata 'Acara' barusan, kekecewaannya digantikan dengan rasa penasaran karena ingin mengetahui acara apa yang akan dilakukan oleh kedua orang yang ada didepannya itu.
"Kalau boleh tau, apa acara kalian itu?" tanya Akeno lagi.
"Oh, sekali lagi maafkan aku Himejima-san, aku tak bisa memberitahumu akan hal itu. Dan sepertinya sekarang kami berdua harus pergi." Balas Kyuubi dengan nada datarnya.
Setelah mengucapkan itu, Kyuubi langsung menarik tangan Naruto untuk ikut dengannya. Naruto yang tak tau apa yang akan dilakikan gadisnya itu hanya pasrah sambil mengucapkan kata maaf pada Akeno sebelum jarak mereka menjauh.
Akeno yang melihat itu pun kembali kecewa, dengan langkah berat, dia pun berjalan keluar kelas menuju tempat Sahabat Crimsonnya dengan raut wajah mendungnya.
Beralih ke Naruto.
Naruto dan Kyuubi sekarang tengah berjalan berdampingan di koridor dengan Kyuubi yang masih menautkan tangannya ke tangan Naruto. Tak jarang, kedua insan itu ditatap dengan tatapan kagum oleh para siswa maupun siswi yang melihat mereka. Kyuubi yang ditatap begitu hanya cuek, tak peduli sedikitpun. Sedangkan Naruto, Namikaze muda itu terlihat gugup saat melihat dirinya ditatap dengan tatapan kagum dan kadang Genit oleh para siswi itu.
"Sebenarnya kita mau kemana Kyuu?" tanya Naruto bingung.
"Nanti kau tau sendiri Naru, jadi jangan banyak tanya oke." Balas Kyuubi tanpa mengalihkan pandangannya.
Naruto yang mendengarnya pun kembali menghela Nafas. Dia bingung dengan gadisnya ini. Tapi beberapa saat kemudian, kebingungannya terganti dengan senyum simpul saat mereka berhenti berjalan dan berdiri didepan pintu yang bertuliskan Music Club. Dia tau sekarang apa yang akan dilakukan oleh kekasihnya itu.
"Jadi, Lady Crimson ingin mengenang masa lalu eh?" tanya Naruto sambil terkekeh dengan pandangan yang tertuju pada wajah cantik Kyuubi.
"Ya, kau tau. Aku rindu dengan saat-saat itu Naru." Jawab Kyuubi dengan Ekspresi malu-malu.
Naruto yang melihatnya pun kembali tersenyum dan mengelus surai Merah milik gadisnya. Kyuubi yang dierlakukan begitu tentu saja memerah. Dengan cepat, Naruto langsung menarik Kyuubi masuk kedalam ruangan itu.
Ruang Klub Musik.
Naruto dan Kyuubi yang sudah berada didalam langsung disambut oleh tiga orang Siswa yang kelihatan seangkatan dengan mereka berdua.
"Perkenalkan, namaku Katsumi. Posisiku di Drum." Ucap laki-laki berrambut hitam jabrik beriris coklat memperkenalkan dirinya.
"Namaku Masaki, posisiku di Bass." Sambung laki-laki berrambut hijau muda beriris Orange terang.
"Dan namaku Tetsuya. Posisiku di Keyboard dan Melody. Salam kenal." Timpal laki-laki berrambut abu-abu beriris Violet.
Naruto dan Kyuubi yang melihat dan mendengar ketiga laki-laki didepannya itu tersenyum dan menganggukkan kepala mereka masing-masing.
"Perkenalkan, namaku Naruto. Dan ini kekasihku, Kyuubi. Salam kenal." Ucap Naruto memperkenalkan dirinya dan juga memperkenalkan kekasihnya.
Naruto dan Kyuubi menjabat tangan ketiga laki-laki yang menjadi member Klub itu bergantian. Setelah itu, Naruto mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan dan melihat peralatan-peralatan musik yang bisa dibilang cukup lengkap.
"Jadi, dimana anggota kalian yang lainnya?" tanya Naruto setelah kembali memandang mereka bertiga.
"Yah, bisa dibilang hanya kami bertigalah yang menjadi anggota Club ini. Para siswa maupun siswi di Akademy ini kurang berminat untuk ikut bergabung di Club ini." Jawan Tetsuya.
Naruto dan Kyuubi cukup terkejut mendengar ucapan si rambut Abu-abu itu. Dari ratusan penghuni Akademy ini, hanya mereka bertiga yang masuk Club Musik ini? Sungguh disayangkan. Itulah yang ada difikiran Naruto dan Kyuubi.
"Begitu ya. Hey, boleh kami berdua bergabung di Club ini?" tanya Naruto, yah dia dan gadis Bijuu itu lumayan tertarik dengan Club ini.
Mendengar ucapan Naruto barusan. Katsumi, Misaki, dan Tetsuya sangat senang karena mereka akhirnya mempunyai Anggota baru di Club mereka.
"Kalau begitu, selamat bergabung di Club ini Naruto-san, Kyuubi-san." Ucap Katsumi dengan nada senangnya.
Naruto dan Kyuubi tersenyum mendengar dan melihat tingkah ketiga rekan baru mereka, lalu mereka mengangguk dan tertawa.
"Jadi, apa keahlian kalian Naruto-san, Kyuubi-san?" kali ini Misaki yang bertanya.
"Keahianku di Gitar dan Fokal, sedangkan Kyuu hanya di Fokal saja." Jawab Naruto didukung dengan anggukan oleh Kyuubi.
"Begitukah? Ahh akhirnya Club ini lengkap sekarang, bukan begitu Misaki, Katsumi!" seru Tetsuya senang.
"Benar!/Tentu!" seru Misaki dan Katsumi bersamaan.
Naruto dan Kyuubi sekali lagi tertawa melihat kekompakan ketiga rekan barunya, lalu Naruto mendekat kearah Tetsuya dan membisikkan sesuatu ditelinga pemuda Abu-abu itu. Cukup lama mereka berdua berbisik-bisik ria sambil sesekali Tetsuya menganggukkan kepalanya.
Dan beberapa saat kemudian, Naruto dan Tetsuya selesai dengan acara mereka, Naruto langsung mengambil Gitar yang tak jauh darinya itu dan mendekat kearah Kyuubi sambil tersenyum. Sedangkan Tetsuya sendiri kini sedang berembuk dengan kedua sohibnya.
"Sekarang kita akan menyanyikan lagu kesukaanmu itu, siapkan dirimu Lady Crimson." Bisik Naruto pelan di telinga kanan Kyuubi.
Kyuubi yang mendengar bisikan itu kembali memerah, dengan pelan dia menganggukkan kepalanya dan berjalan menuju Kursi yang kosong di samping Naruto yang beranjak ke kursi itu tadi. Oh iya, di Club itu tersedia beberapa kursi untuk para Member di Club itu.
Setelah beberapa saat menyiapkan peralatan masing-masing kini Naruto yang duduk bersama Kyuubi didepan ketiga rekannya. Kyuubi memegang Microfon miliknya sedangkan Naruto, Naruto memasang Microfonnya di penyangga Microfon didepannya tepat beberapa senti dari mulutnya. Dan juga tersedia 4 buah pembesar suara model Speaker Coaxicial Besar dalam kondisi hampir Full Volume yang tersambung dengan peralatan Musik Naruto dan ketiga rekannya.
"Kalian siap?" tanya Naruto ke ketiga rekan barunya.
"Siap!" seru mereka bertiga serempak yang sudah di posisi mereka masing-masing. Tetsuya di depan Keyboardnya, Katsumi yang sudah memegang Stick Drumnya, dan Masaki yang sudah siap dengan Bass yang dibawanya.
Naruto mulai memainkan Gitarnya dengan cekatan dan menghasilkan suara yang terkesan lembut dan santai. Beberapa saat kemudian, Naruto mendekatkan mulutnya ke Microfon miliknya dan mulai mengeluarkan suaranya. Diikuti oleh petikan Bass Masaki dengan tempo pelan.
I remember what you were on the first day
You came into my life and I thought "Hey"
You know this could be something
Kyuubi yang berada di sebelah Naruto hanya memasang senyum simpulnya sambil memejamkan matanya menikmati suara petikan Gitar kekasihnya.
'Cause everything you do and words you say
You know that it all takes my Breath away
And now I'm left with nothing
Kyuubi langsung membuka matanya dan mendekatkan Microfon miliknya karena bagiannya akan dimulai bersama dengan Naruto.
So maybe it's tru-u-ue
That I can't live without you
Maybe two-o-o
Is better than one
Mereka berdua tidak sadar kalau sekarang beberapa murid sudah berada diambang pintu Club dan menyaksikan mereka dengan tatapan kagum, serta beberapa diantaranya terlihat merekam pertunjukan Naruto cs itu dengan Gadget mereka masing-masing.
But there's so much ti-i-ime
To figure out the rest of my life
And you're already got me coming undone
I'm thinking two, is better than one
Naruto yag sudah selesai dengan bagiannya pun menjauhkan mulutnya dari Microfon miliknya. Dan Tetsuya, Katsumi, dan Masaki pun mulai memainkan peralatan mereka dengan Kyuubi yang sudah siap mengeluaran suaranya.
I remember every look upon your face
Naruto kembali mendekatkan mulutnya ke dekat microfonnya sambil tetap memainkan Gitarnya untuk menyambut bagian Kyuubi.
The way you roll your eyes the way you taste
You make it hard for breathing.
Setelah lirik yang dinyanyikan Naruto selesai, kini giiran Kyuubi lagi.
'Cause when I close my eyes and drift away
I think of you and everything's okay
I'm finally now believing
Para siwa maupun Siswi yang melihat dan mendengar perpaduan suara Naruto dan Kyuubi yang sangat Kompak tak henti-hentinya kagum. Ketiga rekan baru Baruto yang melihat para penonton itu kini semakin bersemangat memainkan alat musik mereka masing-masing.
Maybe it's tru-u-ue
That I can't live without you
Maybe two-o-o
Is better than one
But there so much ti-i-ime
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
I'm thinking two, is better than one
Barulah, setelah menyanyikan lirik itu, Naruto dan Kyuubi sadar kalau saat ini banyak murid yang sedang menonton mereka serta menatap mereka dengan pandangan kagum. Namun hal itu tentu tidak menghentikan Naruto memainkan Gitarnya, dia tetap memainkan gitarnya.
Dan beberapa detik setelahnya, ketiga rekan Clubnya menghentikan alat musik mereka masing-masing karena lagu aslinya begitu. Dan kini hanya Naruto yang memainkan Gitarnya serta kembali mendekatkan mulutnya ke dekat Microfonnya.
I remember what you were on the first day
You came into may life and I thought "Hey"
Setelah menyelesaikan lirik itu, Tetsuya beserta kedua sohibnya kembali memainkan alat musik mereka masing-masing dengan serempak. Serta Kyuubi kembali mendekatkan Microfonnya karena sekarang dia akan kembali bernyanyi bersama Naruto.
Maybe it's tru-u-ue
I can't live without you
Maybe two-o-o-o
Is better than one
Kyuubi dan Naruto bernyanyi bersamaan dengan sangat kompak, dan Naruto menaikkan sedikit volume suaranya saat mengucapkan lirik terakhir.
But there's so much ti-i-ime
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking
Ooh-Ooh-Ooh
I can't live without you
'Cause baby Two-o-o-o
Is better than one
There so much ti-i-ime
To figure out the rest of my life
But I've figured out with all that's said and done
Two, is batter than one..
Perpaduan suara Naruto dan Kyuubi terdengar begitu indah di telinga para pendengar yang kini semakin terkagum-kagum dengan pasangan kekasih itu. Setelah lirik diatas selesai, Tetsuya dan Katsumi berhenti memainkan alat musik mereka sehingga kini hanya Naruto dan Misaki yang masih terus memainkan Gitar dan Bass mereka.
Naruto dan Kyuubi saling pandang dan mengeluarkan senyum senang mereka masing-masing, kemudian mereka bersiap untuk menyanyikan bait terakhir dari lagu yang mereka nyanyikan.
Two, is better than one..
Setelah menyelesaikan bait tadi, Naruto dan Misaki menutup musik yang mereka mainkan dengan lembut dan tenang.
Dua detik setelahnya, suara riuh dan pekikan antusias para murid yang menyaksikan dan mendengar lagu yang dinyanyikan Naruto dan Kyuubi serta Tetsuya cs. Di antara para murid itu juga terlihat semua anggota Osis dan Club penelitian Ilmu Gaib yang juga menyaksikan mereka.
Naruto yang melihat itu pun hanya tersenyum, sama seperti Kyuubi dan Tetsuya cs. Namun tak lama setelah itu, suara bell tanda masuk terdengar. Para murid yang menyaksikan pertunjukan Naruto tadi satu persatu mulai meninggalkan Club Musik tersebut, hingga akhirnya yang tersisa di ruang club itu hanya mereka berlima.
"Sumpah! Tadi itu keren sekali Naruto-san, Kyuubi-san!" seru Katsumi senang sambil mengacungkan jempolnya kearah Naruto dan Kyuubi.
"Haha, syukurlah kalau kalian suka. Yah, sebenarnya kekasihku ini ingin mengenang masa lalu kami saat berada di London 2 tahun yang lalu." ucap Naruto sambil tertawa.
Perkataan itu kembali membuat Kyuubi mengeluarkan semburat tipis di kedua pipi putihnya karena Naruto mengungkit kembali masa-masa menyenangkannya bersama Naruto dulu. Sebaliknya, perkataan Naruto tadi membuat Katsumi, Masaki, dan Tetsuya bingung.
"Apa maksudmu Naruto-san?" beo Tetsuya.
"Sebelumnya, apa kalian tau tentang Lord Shappire dan Lady Crimson?" tanya Naruto sambil memandang Tetsuya cs satu-persatu.
Mendengar ucapan Naruto tadi, kembali Tetsuya beserta kedua sohibnya menaikkan alis mereka bingung. Lord Shappire dan Lady Crimson? Tentu mereka kenal dengan kedua orang yang dimaksud oleh Naruto itu.
"Lord Shappire dan Lady Crimson? Tentu kami kenal, penggemar musik mana yang tidak kenal dengan mereka berdua? Mereka adalah pemenang kompetisi Duet Internasional yang diadakan 2 tahun yang lalu yang diadakan di London. Tapi setelah kemenangan mereka dan menjadi pemusik terkenal berkat Musik yang dinyanyikan oleh mereka, tapi 6 bulan kemudian eksistensi mereka didunia Musik hilang bagaikan ditelan bumi. Memang kenapa Naruto-san?" tanya Tetsuya diakhir kalimatnya.
Dan setelah difikir-fikir oleh mereka bertiga. Mendadak mereka bertiga membulatkan mata mereka karena baru menyadari beberapa hal. Pertama, Naruto tiba-tiba berbicara soal London dan menanyakan tentang Lord Shappire dan Lady Crimson. Kedua, lagu yang dinyanyikan oleh Naruto dan Kyuubi tadi adalah lagu Boys Like Girls ft. Taylor Swift yang berjudul Two Is Better Than One, lagu yang sama seperti lagu yang membawa Lord Shappire dan Lady Crimson mencapai kemenangan di Kompetisi dunia itu. Ketiga, mereka baru menyadari kalau warna Iris Naruto dan Kyuubi sama seperti Lord Shappire dan Lady Crimson (Lord Shappire dan Lady Orange memakai topeng porselen polos saat tampil di kompetisi). Dan yang terakhir, suara Naruto dan Kyuubi sangat mirip dengan suara kedua Finalis Kompetisi dunia itu.
"T-tunggu! J-jangan bilang k-kalau kalian ini.."
"Ya, kami adalah kedua Orang itu, Lord Shappire dan Lady Crimson." Potong Naruto disusul dengan anggukan Kyuubi.
"A-APA!"
Mereka berteriak saking syoknya mengetahui siapa sebenarnya Naruto dan Kyuubi, rekan baru mereka itu. Naruto dan Kyuubi sendiri sedikit Sweatdrop melihat kekompakan ketiga rekan Clubnya itu dalam keterkejutan mereka.
"Ya, kami adalah kedua orang itu. Dan bisakah kalian tidak terlalu lebay seperti itu, terkejut sih terkejut, tapi tidak sebegitunya kali." Ucap Naruto masih dalam mode Sweatdropnya.
Tetsuya dan kedua sohibnya akhirnya tenang setelah mendengar perkataan Naruto barusan. Mereka tak habis pikir dengan apa yang mereka alami hari ini. Bayangkan, tiba-tiba saja kau kedatangan dua orang baru yang ingin masuk ke Clubmu dan kedua orang itu ternyata adalah orang-orang yang tak terduga, man! Mimpi apa mereka semalam.
"Aku benar-benar tidak menyangka kalau kalian adalah Lord shappire dan Lady Crimson Naruto-san, Kyuubi-san. Sungguh, kami sungguh terkejut." Ucap Masaki.
"Ya-ya. Oh iya, sebaiknya kita kekelas masing-masing, pelajaran sudah mulai dari tadi. Satu lagi, aku harap kalian merahasiakan siapa kami sebenarnya." Ucap Naruto.
Setelah itu, Naruto langsung menarik Kyuubi dari ruang Club itu setelah melihat Tetsuya dan kedua sohibnya mengangguk mengerti dengan perkataannya.
Skip : Sepulang Sekolah.
Akhirnya, waktu yang paliing membahagiakan bagi para Siswa maupun Siswi Kuoh Akademy datang juga, apa lagi selain Pulang sekolah. Kalian bisa lihat ekspresi kebahagiaan yang terpancar dari setiap wajah remaja-remaja itu. Dimana saat ini, berbondong-bondong para warga sekolah itu berhamburan keluar dari gerbang Akademy menuju rumah mereka masing-masing.
Begitu juga dengan pasangan yang satu ini, Naruto dan Kyuubi. Mereka berdua terlihat berada diantara para murid yang tengah berjalan keluar dari lingkungan Akademy itu.
Kyuubi juga terlihat menggandeng tangan Naruto yang setia berada disampingnya. Kedekatan mereka itu tak jarang membuat para siswa maupun siswi yang berjalan disekitaran mereka iri setengah mati melihat kemesraan Naruto dan Kyuubi.
Oke, kesampingkan itu dulu dan kita Skip saja beberapa saat.
Setelah berjalan cukup lama, akhirnya mereka berdua sudah sampai didepan rumah mereka. namun tiba-tiba langkah mereka terhenti saat melihat serang laki-laki paruh baya berrambut hitam dengan pony depan berwarna pirang. Jangan lipakan Ekspresi janggal yang terpasang lelaki itu saat melihat bentuk tubuh Kyuubi yang tak jauh darinya.
"Ahh, akhirnya kalian muncul juga. Kalian tau, kakiku sampai pegal karena terlalu lama berdiri didepan pintu rumah kalian ini." Ucap lelaki itu yang ternyata adalah Azazel, Gubernur Malaikat Jatuh.
"Untuk apa kau kesini Mesum! Kalau kau hanya ingin melihat tubuhku saja, aku sarankan kau enyah dari sini sebelum kepalamu kuledakkan dengan Bijuudama milikku." Kata Kyuubi pedas pada Azazel.
Azazel yang mendengar ucapan pedas Kyuubi barusan langsung saja bergidik ngeri. Yah, dia akui memang, Bijuudama milik sang Ratu Bijuu itu tak bisa diremehkan, pernah sesekali dia hampir bertemu Shinigami saat gadis itu melempar Mini Bujuudama miliknya saat Azazel yang ketahuan mengintip belahan dada gadis itu dulu saat pertemuan petama mereka bertiga.
"Oh Lady Crimson, betapa hinakah diriku di pandanganmu sehingga dirimu sangat membenciku, pria yang tampan ini." Ucap Azazel Dramatis yang sukses membuat Naruto dan Kyuubi Sweatdrop.
"Sudahlah Azazel, langsung saja keintinya. Untuk apa kau kesini? Apa pesananku sudah jadi?" tanya Naruto sambil berjalan kearah Azazel diikuti oleh Kyuubi.
"Oh Naruto sahabatku baikku. Tak bisakah dirimu menyambut sahabatmu yang tampan ini dengan sesuatu yang membuat diriku senang nan bahagia?" tanya Azazel yang masih saja ber Dramatis ria.
Buagh!
"Hey! Apa-apaan itu!" teriak Azazel setelah menerima Bogem milik Naruto yang tiba-tiba mendarat di wajah mesumnya.
"Hentikan Nada anehmu itu Azazel. Dan seriuslah sedikit." Ucap Naruto dengan suara datarnya.
"Ehem, baiklah. Begini, aku datag kesini karena benda yang kau inginkan itu sudah selesai kubuat, dan ini dia.." ucapan Azazel kini terdengar serius dan kini dia sedang mengambil sesuatu didalam Kimono coklat yang sekarang dipakainya.
Dan benda yang dikeluarkan Azazel adalah dua buah Kunai cabang tiga yang ditutupi oleh kain putih. Dan kedua kunai itu pun langsung diserahkan kepada Naruto. Naruto yang menerimanya hanya tersenyum sambil memainkan kedua Kunai itu.
Oh iya, kedua Kunai cabang tiga itu berwarna Perak dengan kanji yang bertuliskan Scorpion di gagangnya yang berwarna Kuning. Kedua Kunai itu memiliki panjang sekitar 20 cm. Naruto yang sudah selesai melihat-lihat kunai itu pun kembali mengalihkan pandangannya kearah si tua Azazel.
"Baiklah, terima kasih telah membuatkanku Kunai-kunai ini." Ucap Naruto lagi.
"Itu tak masalah, dan sesuai perjanjian kita. Karena pesananmu itu sudah jadi, sekarang sebagai imbalannya kau harus memantau kondisi para bawahanku yang membangkang itu. Jangan ragu untuk membunuh mereka, kalau mereka sudah berbuat sesuatu yang sudah lewat dari batas kewajaran." Ucap Azazel kembali serius.
Naruto yang mendengar ucapan itu pun kembali menganggukkan kepalanya. Azazel yang melihat itu pun tersenyum, lalu pandangannya beralih kearah Kyuubi yang sedari tadi diam disamping Naruto.
"Ah Naruto, sebenarnya aku ingin satu imbalan lagi." Ucap Azazel yang kembali mengarahkan pandangannya kearah Naruto.
"Apa itu Azazel?" tanya Naruto menaikkan sebelah alisnya.
"Hehehe. Bisakah kau menyuruh kekasihmu ini membuka bajunya dan memperlihatkan tubuhnya padaku, beberapa waktu terakhir ini aku belum mencuci mata." Ucap Azazel sambil tertawa mesum.
Dan dia detik setelahnya, tiba-tiba saja udara di sekitar mereka turun Drastis. Azazel yang merasakan Killing Intens didekatnya kini mulai sesak Nafas.
Pemilik Killing Intens itu ternyata adalah Kyuubi. Gadis Bijuu itu kini tengah dalam Mode Liarnya. Dimana rambutnya kini melayang-layang membentuk sembilan ekor yang berkibar-kibar. Iris Ruby-Crimsonnya yang tadinya biasa kini berpupil Vertikal yang memberikan kesan Liar bagi pemiliknya.
Azazel yang awalnya berniat kabur tak kesampaian karena kerah Kimono miliknya lebih dulu di cengkram oleh Kyuubi. Kini Azazel tengah berkeringat dingin tak berani mengeluarkan sepatah katapun dari bibirnya.
"Kau! Gagak Mesum Sialan! MATI SAJA SANA!"
Buaghhh!
"AARRRGGGHHHHHHH!"
Wuusssshhhhh!
Tanpa basa-basi lagi, Kyuubi langsung memukul tulang hidung Azazel dengan sangat keras sehingga membuat Gubernur Mesum itu berteriak kesakitan dan terbang dengan sangat cepat menjauh dari tempat Naruto dan Kyuubi.
Naruto yang melihat kejadian itu hanya berkeringat dingin. Dengan cepat, Naruto langsung melarikan dirinya kedalam rumahnya karena takut kalau nanti dia yang jadi korban keganasan Kyuubi selanjutnya.
.
.
.
[To Be Continue]
.
.
.
[Omake]
Di sebuah tempat yang tidak diketahui.
Sebuah fenomena aneh terjadi di dalam hutan yang cukup lebat dan rimbun. Fenomena itu berupa kemunculan sebuah Portal berwarna Orange kemerahan.
Dari dalam Portal itu, muncullah dua sosok berjubah hitam polos dan memakai tudung sehingga wajah mereka tidak kelihatan oleh tudung yang kedua sosok itu pakai.
Kedua sosok itu perlahan mengalihkan perhatiannya ke segala penjuru disekitaran mereka, salah satu diantara kedua sosok itu perlahan berjongkok dan menyentuh tanah yang ada dibawahnya.
"Tidak salah lagi. Mereka ada disini." Ucap sosok yang sedang berjongkot tersebut.
"Ya, aku juga merasakan aura mereka dari sini." Balas sosok yang satunya.
"Baiklah, sekarang kita berpisah disini. Aku akan pergi ketempat Sub-Zero dan Scorpion yang saat ini mereka berada di posisi yang sama. Sedangkan kau pergilah ke timur, ketempat Aura milik Liu Kang berada." Ucap sosok yang masih berjongkok.
"Baiklah kalau itu maumu. Sampai jumpa lagi." Setelah mengucapkan kata barusan. Sosok yang sedang berada disamping sosok yang berjongkok itu menghilang meninggalkan hembusan dedaunan kering.
'Akhirnya, kita akan berjumpa lagi.. Sub-Zero." Ucap Sosok tersebut sambil perlahan berdiri.
[Omake End]
.
.
.
Yo! Balik lagi dengan Neon. Gimana chapter ini? Bagus kah atau jelek? Semoga para reader sekalian suka ya, hehe.
Oke, dichapter ini Neon buat Songfic untuk yang pertama kalinya. Sebenernya Neon dipaksa sih ngebuatnya sama adiknya mantan Author yang sudah berhenti didunia perfanfican karena dia berkerja di kapal pesiar sekarang sekaligus sepupu Neon sendiri, yah sepupu Neon yang ber Penname Kamikaze999.
Oke, untuk chapter ini mungkin Neon hanya akan meminta saran dari anda semua. Begini, sebenarnya pair Naruto disini rencananya saya akan kasih dua, Kyuubi dan satu lagi Generasinya Frost, kekasih Sub-zero. tapi melihat review sebelumnya yang mengatakan tidak usah harem pairnya, itu yang membuat Neon bingung.
So, begini saja lah. Neon akan kasih pertanyaan yang menentukan Pair Naruto. "Apakah anda sekalian ingin Naruto berpair dengan Generasi Frost itu juga, atau tetap hanya Kyuubi saja?" mohon dijawab ya..
Satu lagk. Kalau ada tempat para reader tidak mengerti di chapter ini, silahkan sampaikan pertanyaan anda melalui kolom Review. Dan juga bagi anda yang berniat memberikan, saran, kritikan, maupun masukan-masukan untuk fic ini, neon sangat mempersilahkannya. Jadi Review ya.
Akhir kata.. SEE YAA!
Blue Neon Phantom, Out!
