Cast: Kris & Suho

.

All Cast Belong to God

.

.

.

.

.

.

Setelah puas memukuli Kris, Suho pun kembali melanjutkan menonton film yang sempat tertunda tadi. Begitu juga dengan Kris, tampaknya ia sudah tidak berminat lagi untuk menggoda Suho. Bukan tak berminat sih, sebenarnya Kris cuma tak ingin dipukuli lagi seperti tadi. Asal kalian tau saja kecil kecil seperti itu, kalau Suho sudah memukul tetap saja rasanya sakit.

.

.

.

"Setelah menonton film tadi, aku jadi ingin menjadi super hero juga." Mendengar itu Suho pun menoleh, menatap Kris yang sepertinya saat itu sedang berimajinasi

"Myun...coba kau tebak aku ingin menjadi apa"

"Superman?"

"Bukan."

"Batman?"

"Bukan juga, coba tebak lagi."

"Spiderman?" Tanya Suho ragu.

"No, yourman." Jawab Kris mantap, Suho terdiam beberapa saat mencoba mencerna jawaban Kris tersebut. Tak lama kemudian...

"Itu bukan super hero, bodoh!" Ucap Suho kesal, lalu melempar Kris dengan bantal yang ada disampingnya

"Yak kenapa malah melempariku dengan bantal?!"

"Itu karena kau menyebalkan!"

"Kau sendiri juga menyebalkan." Ucap Kris sambil menatap Suho datar

"Apa?! aku menyebalkan?"

"Iya, kau itu menyebalkan. Kau sadar tidak sih, setiap hari kau selalu membuatku semakin jatuh hati padamu. Belum lagi kalau sehari saja aku tak melihatmu, rasanya aku sangat kesal. Kesal karena sangat merindukanmu, tapi kau malah malas bertemu denganku. Aku juga sudah memintamu jadi kekasihku, tapi kenapa kau selalu menolakku." Setelah mengucapkan itu Kris pun menghembuskan napasnya panjang. Sementara itu, Suho bingung harus menanggapi Kris seperti apa. Baru kali ini Kris bicara seserius ini dengannya, biasanya kan Kris selalu menyebalkan.

"Yifan aku, aku..."

"Hah sudahlah Myun, lupakan saja kata kataku tadi. Aku rasa ucapanku tadi membuatmu tidak nyaman, benarkan?" Suho hanya diam saja, melihat itu membuat Kris mengusap wajahnya kasar.

Tanpa berbicara apapun Kris pun beranjak dari sana, tapi baru saja berdiri tangannya ditarik Suho dengan kencang, sehingga ia kembali terduduk. Kris pun menatap Suho datar, inginnya sih ia protes, tapi siapa sangka sebelum sempat mengucapkan sepatah kata pun yang ia dapat malah bibir lembut Suho menempel dibibirnya.

Kris jadi bingung, yang tadinya ia merasa bad mood sekarang ia malah bingung merasakan apa. Ia sudah tidak merasa kesal lagi. Yang Kris tau, ia hanya merasakan bibir lembut Suho yang masih menempel dibibirnya sekarang. Tak lama Suho pun menjauhkan bibirnya dengan bibir Kris.

"Yifan, aku sebenarnya..." Kris diam, tak berniat mengucapkan apa apa saat itu. Kris hanya menatap Suho yang saat ini menunduk, Kris sangat yakin kalau sekarang ini kedua pipi Suho pasti memerah.

"Sebenarnya aku menyukaimu." Mendengar itu, Kris pun tersenyum kecil. Ia sudah yakin kalau Suho akan mengatakan itu haha akhirnya Suho mengakui perasaannya juga.

"Bagus kalau kau menyukaiku. Kalau begitu mulai sekarang kau jadi kekasihku."

"Tapi..."

"Dan kali ini aku tidak menerima penolakan." setelah mengucapkan itu Kris pun mencium Suho dengan lembut.

.

.

.

.

.

.

Udahan udahan hahaha

makasih ya buat kalian kalian yang udah ripiu dichap sebelumnya :3 sori kalau ada typo dan isinya gak jelas banget haha ini aku kasih lanjutannya drabble lagi ._.

Gimme Your Review...

Please ('-' ) (._. ) ( ._.) ( '-')

Hahahaks