Main Cast : Kim Jongin,Oh Sehun
Yang lain menyusul.
Desclaimer:
Pure Milik saya,tapi Member EXO Milik Tuhan,SM-E dan orang tua mereka.
HAPPY READING!
Zona Yaoi—Klik back kalau tidak suka.
^_^\/iss(peace)
Judul : Demi Misi Hidup dan Mati,Mari Kita akur sebentar?
Kim Jongin—pemuda sexy berkulit tan eksotis,ia tengah sibuk menyendiri saat ini.
Dibawah Pohon rindang dan paling besar dibandingkan pohon yang lainnya,ditempat paling tersembunyi dilingkungan sekolah bahkan Do Kyungsoo tak mengetahui tempat ini,walau pohon itu besar tetap saja dia kepanasan karena dedaunannya—rontok semua.
Untuk informasi saja, Ini masih Musim Gugur.
Wajahnya nampak pucat,tubuhnya mengigil seperti orang yang kedinginan padahal cuaca sangat panas,beberapa dedaunan menguning-kering menempel diatas kepalanya pun ia abaikan,sungguh dia seperti bocah tersudut yang terlupakan.
Miris—rupanya Efek insiden Ciuman tak disengaja itu masih membekas bagi Kim Jongin bahkan Lebih parah dibandingkan pihak Sehun.
"Xi Sehun—bedebah! Albino kampret!"umpat Jongin,matanya mendelik dengan tatapan kosong meski bibirnya tetap saja mengumpat.
Jongin masih terus mengumpat,dari ujung ke ujung pikirannya kacau balau membaur tak karuan dan berakhir buntu,hingga—
Geude Wolf Naega Wolf~Auuuuw
Dering Telfon membuat tubuhnya melompat kaget"What the!Dio-hyung?"
Jongin mengangkat dan suara Kyungsoo menyapa pendengarannya.
['Kau dimana,Jongin-ah?']
"Dimana saja—Hyung!"
Kyungsoo menukikan alisnya.
['jawab yang benar,Jongin-ah?']
Jongin terkekeh"aku ada dihatimu—Hyung!"
Kyungsoo mendengus.
Kenapa jawaban Jongin ngelantur begitu,mendadak Kyungsoo khawatir kalau-kalau Jongin kerasukan syaiton— begitu Kyungsoo menggeleng mengenyahkan pikiran tak senonohnya.
['aku tidak menjamin besok kau masih bernyawa jika masih saja menggombali Dio,KAI!']itu suara lain bukan suara Kyungsoo.
"ehehe,ada apa kau menghubungiku Dio-Hyung?"dan Jongin mencueki suara bass dan berisik itu yang baru saja mengancamnya.
Kyungsoo menyerah,karena Jongin tidak memberitahukan keberadaannya sekarang.
'bisakah kau datang ke kamar Asrama kita mengambil kertas partitur yang ku buat tadi aku mengambilnya sekarang itu terlalu Kemampuanmu,bagaimana kau tidak keberatankan?'
Disana Jongin tertawa merasa lucu"tentu saja itu tidak merepotkan,baiklah tunggu aku ! 5 menit pasti aku sampai!"dan sambunganpun terputus.
Menarik nafas sejenak lalu mengeluarkannya perlahan,Jongin memejamkan mata—berkonsentrasi—dia yakin kali ini Training tidak manusiawi yang dilakukan Kyungsoo seminggu lalu pasti akan berhasil,dan tidak sia-sia pinggangnya sempat keseleo waktu itu.
'Teleport'gumam Jongin.
Singh~ sosoknya menghilang dalam sekejab.
BRAK!
Jongin melongo,kenapa bisa menubruk pintu hingga engselnya lepas ,sudahlah itu bisa diperbaiki,batinnya cuek namun mendadak Tubuhnya bergerak-gerak heboh,karena pintu asing itu telah lepas dari engselnya alhasil tubuhnya tidak menempel pada apapun maka yang terjadi selanjutnya—tubuh tingginya terjatuh kelantai dengan jidat mencium lantai keramik yang putih bersih terlebih dahulu.
Mendongakan kepalanya,kedua matanya membola,ini bukan kamar Asramanya tapi Ini Pintu UKS—Heck,kenapa bisa dia nyasar begini.
Ia mengabaikan denyut nyeri pada keningnya,melihat sesuatu—ekhem didepan sana buru-buru ia berdiri. Lalu membungkuk-bungkuk ala Jepang bukan berniat untuk melakukan sopan santun tetapi—well,pinggangnya yang sudah sembuh kini kambuh lagi,kawan.
"sial-sial-sial?"umpatnya penuh minat,dengan susah payah dia memegangi pinggangnya yang kembali nyeri lalu menegakan tubuhnya,matanya memicing tajam"heh! Cheesy boy dan anda Guru Mesum! Kalau mau berbuat senonoh di Hotel sana, jangan di sini—"
Kretek! Terdengar suara tulang yang bergeser dari tempatnya.
Jongin memekik.
"pfft.."ini suara tawa tertahan dari dua manusia—Sehun dan Donghae.
"apanya yang LUCU,HAH!"bentak Jongin keras,tapi wajahnya memerah malu."albino kampret,Guru mesum!"ejek Jongin,membentak kurang ajar masa bodoh pada Lee Donghae yang pada kenyataanya seorang manusia berstatus Guru disekolahannya.
"HEH!"Sehun berseru.
"Kau dari Asrama Biru kan,karena aku berstatus Ketua Asrama Merah aku berhak bukan mengambil 50 poin dari Asramamu?"balas Guru Donghae santai dengan senyuman tampannya yang memukau—eungh mengerikan menurut kanannya mengambil Buku kecil dari saku celana dan menuliskan sesuatu disana.
Jongin mengutuk dirinya sendiri.
Dan Sehun tertawa keras."HAHAHA,mampus KAU COOKIES MAN!"
"Diam Kau,CHEESE BOY!"
Guru Donghae berkata lagi"ku kurang 5 poin untuk nilaimu karena sudah membentak Hunnie-chan~"
"APA?"
"Kenapa kau berteriak juga,Hunnie-chan~"
Sehun bergidik dia mengambil 5 langkah menjauh dari Guru Donghae,Donghae mengikuti langkah Sehun dan Sehun memundurkan langkahnya lagi"aku bersumpah,Sir—"Sehun melompat saat Guru Donghae hendak menangkap lengan kanannya"—Besok kau akan menemukan Ikan peliharaanmu si Mokpo itu tinggal tulangnya saja"dan menghela nafas lega ketika Guru Donghae mendadak mematung.
"uukh—kejamnya,wajahmu manis tapi bibirmu pedas sekali.Hunnie-chan~"sindir Guru Donghae,dia menuliskan sesuatu lagi di buku kecilnya"ku kurangi lagi pointmu, karena gara-gara kau Hunnie-chan berbicara tidak baik"
"KOK BEGITU?"seru Jongin tak terima,nilai hariannya itu sudah minus-minusnya kalau diambil terus apa yang tersisa, ia membatin mendelik tak percaya,Guru Donghae—sebegitu terobsesikah akan dirinya.
Suara Bel Pun berbunyi,"bersyukurlah, . Bel masuk berbunyi kalau tidak ku sodomi kau!"
Jongin mencibir dalam hati,Sehun semakin bergetar sama-sama menghela nafas lega ketika Guru Donghae menghilang dari pandangan mereka.
Crimson dan Manik madu bertubrukan saling berkedip bersamaan,"apa lihat-lihat minta ku colok matamu."
"Siapa yang li—"perkataan Jongin terhenti saat mendengar ocehan Sehun membuatnya merasa dejavu—aaakh benar juga, itukan awal dari semuanya.
Arus berbalik—kini Jongin tengah bernostalgia 4 jam yang lalu.
Flashback On
Jongin memandang nyalang pada pemuda yang punya tinggi sejajar dengannya.
Kemeja dan Blazer Merahnya basah kuyup kena tumpahan Kuah Ramen,yang tadinya ditenteng oleh Sehun namun insiden tak diinginkan yaitu sebuah tabrakan terjadi begitu Sehun tak beda jauh,Blazer Biru Sehun sama basah dengan milliknya.
Dadanya naik turun wajahnya memerah,Marah.
Tapi,dia mendapat satu bogem mentah didepan orang banyak—fansclubnya pula,lalu tubuhnya kini beraroma Pure Kuah Ramen yang berlemak dimana-mana itu.
Didepan umum,shit Masa bodoh .Dewan guru bahkan hampir angkat tangan karena mereka ketika bertengkar bisa dibilang punya didunia sendiri.
Bahkan Dewan Guru sempat mengibaratkan,mereka berdua—Bagaikan 2 serigala betina dan jantan yang terus berkelahi.
Dan Bagi para penonton alias para murid—kedua manusia itu adalah hal terlangka yang wajib ditonton disetiap detik keduanya mengingat itu Jongin merasakan kepalanya memanas—mengepul karena emosi.
Setelah sedikit melamun dan bernostalgia sejenak, akhirnya ia memutuskan untuk Melayangkan satu tendangan tidak membuat—cowok—ini mati hanya pingsan saja.
SREEET!
BUUGH!
melesat,Sehun bisa menangkap tendangannya dan bahkan bisa memperkirakan kemana tendangannya sedikit bergetar hanya sedetik saat pemuda itu menyeringai licik sekaligus tersenyum mencemooh,benar-benar berniat ingin bermusuhan dengannya.
BUAAAGH!
BRUUAK!
Damn,Lihatlah sekali lagi dia lengah dan menubruk beberapa kursi kantin yang berada merintih kesakitan,pinggul dan bongkongnya bukan main sakitnya Sehun ini benar-benar gila menendangnya dan kekuatannya tidak tanggung-tanggung pula.
Jongin yang biasanya tidak lemah kok,salahkan pinggang dan kakinya yang ternyata nyeri-nyeri karena training ground yang dilakukannya sehari yang lalu bersama—Hyungnya Do Kyungsoo acuh tak acuh malahan Hyung-nya itu lagi sibuk dengan pacar tercintanya—Exaclty,pacarnya adalah Gadget.
Kali ini matanya semakin nyalang,sorot matanya semakin yang tahu diri dan sadar akan situasi mengambil jarak 10 langkah merapatkah ke dinding antara takut dan ingin menonton kelanjutan acara action yang dilakukan dadakan oleh 2 biang onar yang mendadak jadi selebritis selama sebulan.
"Bagaimana tendanganku,dude! Feeling better,wanna again!"Sehun menatap Jongin yang sedang berusaha berdiri didepan sana,ia cekikikan merasa puas melihat wajah-yang sebulan ini menjadi musuh dadakannya tengah meringis kesakitan, ekspresi wajah—itu adalah hiburan tersendiri baginya. Berniat sekali mengibarkan bendera permusuhan selama entah 2 atau tiga tahun kedepan,Who knows?
Yang pasti dia merasa hidup dan bernafas lega ketika tangannya berhasil menonjok wajah angkuh itu.
Tak berada jauh dari tempat Jongin berdiri,ada dua berwajah kembar ganteng berambut pelangi yang lagi menghela nafas bosan,duo kembar bermarga Rudolf itu lebih memilih duduk dikursi yang berdiri dengan apik memandang malas saat kejadian selanjutnya yang pastilah sahabatnya yang bernama Jongin itu pasti aka—
"KURANG AJAR!"berteriak murka,wajah Jongin kini sudah semerah tomat busuk yang begitulah.
Ia melempar segala jenis benda yang ada dimeja kantin dari kecap botol,saos,tisu bahkan tempat tusuk gigi dan dia semakin mendelik kesal lemparannya meleset dan berserakan dilantai beruntung murid lain sudah menjaga jarak jika tidak pastilah benda-benda itu akan mampir dikepala yang salah.
Kyungsoo Shock bukan main ketika melihat Jongin yang bertarung dengan Mode tak keren,ckck entah kenapa Kyungsoo ingin mengubur diri saja.
"BERHENTI BERTERIAK,DAN JANGAN MAIN LEMPAR DONK!"salah seorang Cowok kembar si pemilik rambut warna-warni berteriak jengkel,pasalnya rambut dia yang sudah berwarna sedemikian rupa malah ditambah dengan warna kecap,ckck rambut dikepalanya itu sudah warna-warni dia tidak butuh warna lainnya.
"memangnya aku peduli! Kau tidak lihat! Seris ! KAU TIDAK LIHAT,HAH! DIA—"Jongin berteriak tetapi terhenti saat seorang pria berusia 30 tahunan berdiri didepannya,wajah dan ekspresi itu sangat ia berjengit saat menemukan Sehun si Gila tadi sudah berdiri disampingnya,memangnya dia selengah itu sampai tidak menyadari kesadaran dua orang ini.
" . !KELUAR!"
Hmmh—Dewan Guru,Angkat tangan.
Dan—pemilik kantinpun bertindak(daebakk Ahjussi).
GLUK!
Ke-enam(Sehun,Jongin,Luhan,Kyungsoo,dan Kembar Rudolf) orang itu serempak meneguk ludah bersamaan,bahkan mengangguk kompak lalu berbarengan keluar menuju pintu kantin meninggalkan segala kekacauan yang mereka buat,mereka memang BIANG ONAR tapi mereka masih menaruh HORMAT kepada yang LEBIH murid yang merasa iba membantu pemilik kantin tersebut,padahal hanya 2 orang tapi kekacauannya seperti dilakukan oleh satu RT—mengerikan.
# # #
"kau itu,apa-apaan! Seris ! KAU SADAR TIDAK, SI MONSTER ITU MENANTANGKU!"adu Jongin dikoridor sekali lagi,sembari menunjuk-nunjuk wajah disampingnya,mau tak mau niat Sehun yang ingin marah malah berubah menjadi ingin tertawa kencang,jarang-jarang melihat ekspresi cowok itu selain muka lempeng dan menyebalkan. Sehun membatin tidak sadar diri padahal diapun tak jauh beda membuat orang lain memberi julukan untuknya sebagai 'cowok menyebalkan nomor 2',siapa nomor 1-nya,sudah pasti itu Jongin dong.
Seris yang sejak tadi berjalan tenang hanya balas memandang tak niat kepada sahabatnya yang lagi-lagi kini sedang melemparkan tatapan tajam pada cowok berkulit putih kelebihan dosis itu—Sehun.
"apa lihat-lihat!"Sehun memulai pertengkaran lagi,dan sukses menarik perhatian siswa-siswi yang sejak tadi berusaha mencueki keberadaan keduanya"minta ku colok matamu!"sambung Sehun judes,Jongin mendengus jengkel,dia kadang heran sendiri apa Sehun tidak capek bertengkar terus dengannya?
"berisik,kau Cheese FERRET!"pada akhirnya dia membalas,tak kalah judes.
"KULIT KARAMEL!"Sehun masih membalas lagi.
"RAMBUT PITAK!"dan begitu juga dengan Jongin,pada dasarnya kedua manusia ini memang mempunyai tempurung KEPALA SEKERAS batu jadi mau bagaimanapun tidak akan ada yang sudi mengalah,Kecuali orang lain yang memisahkan keduanya,contohnya pemilik kantin tadi.
Senyum iseng dan mencurigakan tersemat dibibir Seris,dia membisikan sesuatu kepada sodara kembarnya Gibran yang anteng-anteng saja sejak tadi,mendengar apa yang dibisikan Seris mendadak wajah kalem Gibran berubah menjadi seringaian mencurigakan,Gibran mengangguk dan menyiapkan diri berdiri dibelakang Xi Sehun sedangkan Seris sendiri sudah bersiap dibelakang tubuh Jongin.
Keduanya terlalu sibuk untuk memperhatikan kelakukan mencurigakan si Kembar dan Luhan tak menyadari hal itu karena dua-duanya sama-sama sibuk dengan pacar mereka—Gadget.
"kau bilang kepalaku PITAK ! Daripada KAU RA—"
Shut!
CHU~
KYAAAAAAAAA! Dan teriakan para gadis yang mengidolakan Jongin sekaligus Sehun tengah berkoar tak terima bahkan ada yang pingsan saking terkejutnya.
Tetapi tak sedikit juga yang mengabadikan ciuman itu,ada yang bersiul-siul genit,ada yang berteriak—Yadong-yadong sekarang—Jongin berusaha untuk tidak menyumpal mulut siapapun pintu dengan kaos kaki baunya.
Dua kembar Rudolf itu terbahak-bahak,sebelum semua terlambat mereka berdua yang masih sayang nyawa tanpa berpikir dua kali langsung melesat pergi—dan itupun berhasil.
Jadi begini kalau di Replay, Seris tadi hanya menoyor bagian kepala sisi belakang milik Jongin lalu Gibran kedapatan menoyor kepala Sehun,dengan kekuatan tak main-main alhasil ciuman yang tak diharapkan itu terjadi, dan 2 korban itu kini tengah saling menunjuk dengan wajah membiru sekaligus merah,nyaris muntah.
Flasback Off.
"Heh! Cookies Man?"
Lamunan Jongin buyar saat itu ketika telinganya mendengar suara yang tak asing bagi telinganya.
"berhenti mema—"untuk kesekian kalinya,ucapan Jongin terpotong lagi kali ini bukan dirinya sendiri namun karena suara orang lain.
"apa yang kalian lakukan disini,dan SIAPA YANG MENGGUNAKAN SHIELD ? Jawab!"
Bertemu muka dengan Guru Kyuhyun adalah kesalahan besar.
Dan untuk pertama kali setelah 2 tahun terus-terus saling mengibarkan bendera perang.
Jongin dan Sehun,kini saling memandang seakan memakai Telepati,keduanya mengangguk bersamaan.
"heh,Cheese Boy?"
"cih! Baiklah,demi Misi Hidup dan kita Aku Sebentar?"
Wooooosh—Sehun menggunakan SHIELD BERWUJUD ANGINNYA ,Lalu keduanya berpegangan tangan.
Singh~ menghilang dari pandangan Guru Kyuhyun yang kini sedang mencak-mencak tak karuan.
"kalau kalian ku temukan, lihat saja!"ancam Guru Kyuhyun benar-benar serius, sedetik kemudian"apa yang ku lakukan?"tanyanya pada diri sendiri,lalu beranjak pergi dari situ.
TBC Or Completed? Readers.
Jeng-jeng-jeng.
A/N :
Ada penjelasan singkat, Sekolah ini berAsrama dan dibedakan menjadi Asrama Merah dan Asrama biru murid-muridnya berisi para pengguna Shield. Shield di sini sebutan bagi mereka yang memiliki kelebihan ,jadi jangan heran kalau seandainya menemukan bagian-bagian aneh dan diluar nalar.
SHIELD ITU TERDIRI DARI :
Wind Shield
Fire Shield
Air Shield,dan sebagainya nanti muncul seiring bertambahnya Chapter.
Fanfict ini gak begitu serius,dibawa santai aja yang penting bisa menghibur para Readers dibawa enjoyed yeth. Emotikon smile.
Untuk masalah Shield sendiri sudah pasti—ke 12 PANGERAN kita, kemampuannya sama seperti di MV Mama.
Awal mula dari semuanya dimulai,dan EXO .
Well, masalah moment-moment Kaihun belum banyak .Kan baru 2 Chapter hehe,sabar aja.
Disini Sehun dan Kai masih musuhan ,walau yeah ada ekhem moment keselip diakhir cerita tadi.
Lalu HaeHun,ini sebenarnya iseng doang habisnya Author gemes ngelihat kalau dua orang ini lagi berdiri bareng—photonya nemu diGoogle sih, ,kalau banyak yang suka bisa deh author banyakin juga momentnya tapi gak sebanyak Kaihun . Donghae punya alasan kok kenapa dia sebegitu terobsesinya dengan ,jujur author ngakak geli waktu bagian ini—kok kesannya Author menistakan Abang Donghae banget ya, informasi saja Donghae itu bias Author makanya author nistakan di #taboked.
SAATNYA BALES REVIEW-REVIEW :
Exolweareone9400 : bener,Kaihun memang musuhan buka pintu udah kejawabkan—Jongin siseme sekseh berkulit secoklat karamel# Naga bonar a.k.a Kris-Gege entar muncul kok tunggu aja. #kedip-kedip
: iya,Kaihun straight juga, Sehun emang manis,haha tapi Jongin belum ketumpahan manisnya Sehun,udah Abang Donghae duluan. Jongin boro-boro,cinta aja belum khahaha#ditendang. Yang ngGebrak pintu sampe jebol udah kejawabkan.
Dan masalah saran,thanks banget aja ngsih saran or kritik,author mah seneng banget .Sebagai author newbie saran dan kritik adalah bukti karya saya .Makasih authornya siapa readernya siapa, mah author yang bilang
Sehunaprillia : tenang aja dah,Haehun momentnya bisa diatur. #dicekekJongin
Daddykaimommysehun : pelan-pelan aja jgn dibawa pusing,ff author memang rada membingungkan tapi ini udah gaya penulisannya, Kaihun dibanyakin,WANI PIRO.# aja.
Ohunie :
Author Blue68 : heh,Abang Donghae noh ada yang setuju ama Elu bang.
Abang Donghae: terimakasih, *deepbow* pergi,beberapa saat kemudiaN dateng lagi ngebawa sesajen.
Author Blue68 : buat apaan, #negukludah-serem
Donghae : selametan.
Author : #nutup .Next.
YunYuliHun : Jreng-jreng,chukkae anda mendaptkan seonggok wajan bekas #uthordicincang. Syukur deh dibilang lucu,daripd dibilang kagak , padahal genrenya Romance/Supernatural,sebenarnya lebih tapi krena Cuma 2 genre yang tersedia jadi yang segitu .
*Komat-kamit*,moga-moga Chap.2 msih bkin ktawa dan bukanny bkin ngantuk .
Auliavp : haha, naksir dan tambahin lagi Dongek sgt terobsesi akan ,yang biasnya Dongek..please jgn bunuh saya.
#masangwajah-terharu, gomawo buat kata .
Minnie163 : Chukkae Minnie-ssi anda reader ke-2 yg mndptkan wajan bekas #authordikubur,tebakan anda benar.
Ohhhrika : *berlindungdibaliktubuhSehun* ekhem, mianhe moment Kaihunnya dikiiiiiiiit bgt#authorkabuur
Alasanny,Kaihun masih sring saling todong tangan, aja .
#masangwajah-terharu eps.2 , gomawo,hiksu—hiks,buat ucapan FIGTING-nya.
Hunhunie : hehe, sorry gaya penulisan author mmg beginilah adanya,ini bru awal mmg sdikit gak jelas, udah lanjut entah mengecewakan atau tidak.
Chan99 : ini authornya siapa readernya siapa, Makasih kembali dah. Harusnya author yg berterimaksih krena Chan99,sudi memberi review absurd #i'mhappy.
D.W Cokroleksono : kita kompakan,author jg agak geli tpi Donghae yg karakternya begitukan jarang,jadi yaah lucu ,kalau lucu jg sih #kgakykin
Tao,lagi entahlah author jg tidak tahu dia dimana #pasangmukabingung
oohSenna : hahaha, Dongek lumayan asem tmbhin lemon makin kecut,#authordihajar. Dichapter ini sudah terjawab, dan membuka pintu SI kamjong,Kai, Item,Cookies,aaah namanya KIM ,author khilaf salah menyebut abang Jongin.
LAST NOTE :
Jangan bosen review ne,oh ya kalau chap.2 mengecewakan please kritik/saranaja ne di kotak Review. Chapter depan , 3 atau 4 hari lagi,author pengen bener-bener maksimal,dan gak sembarang update, sekali update kalau lama berarti sekitar 2 chapter yang author update.
