Ini adalah MURNI HASIL KARYA SAYA SAYA SENDIRI semua kejadian di dalam cerita ini bukan merupakan sambungan atau ciplakan dari ff lain.

WARNING !

Bahasa tidak baku, typo dan missing text bisa terjadi dimana saja.

Jangan jadi plagiat. OK!

.

.

.

FLASHBACK ON

" PARK JIMIN BODOH..TIDAK PEKA JIMINNIE PABO-_- kalau aku di posisi jimin. Pasti aku bakal langsung terima cintanya yoongi hyung. "

" jadi V "

" jadi apa hyung ?

.

.

.

Min Ki ARMY

.

.

.

THE BEAUTIFUL MOMENT

.

.

.

Happy reading !

.

.

.

" jadi V "

" jadi apa hyung ?

"jadi bagaimana kalau aku juga menyukaimu ?

jangan katakan kalau saat ini kau akan jadi sepeti jimin.? "

.

Jungkook sudah selesai dengan acara membersihkan dirinya di kamar mandi. Sebenarnya rencana awalnya adalah hanya ingin membersihkan wajah tapi jungkook berpikir kalau dengan mandi VIRUS jealous yang sedaritadi melengket di tubuhnya akan menghilang. ini semua gara-gara Baekhyun sunbae mantan biasnya author itu -_-"

Saat keluar dari kamar mandi, Golden magnae imut milik BTS ini merasa aneh dengan suasana dorm yang tidak seperti biasanya. " Dimana V alien kesayangan yang suka menyanyi memperagakan gerakan absurd? namjoon hyung Yoongi hyung dan Jin hyung apa mereka sudah tidur ? oh jimin dan hopi hyung ? apa semua sudah tidur ? " batinnya.

Jungkook mengedarkan pandangannya pada seluruh ruangan di dorm. Mata bulatnya menangkap dua orang sedang berhadapan seperti dalam perbincangan serius membuatnya penasaran hingga memunculkan ide di kepalanya untuk bersembunyi dan lebih dekat mendengarkan percakapan pria absurd cinta terpendamnya bersama Jhope hyung yang selalu membuatnya panas karena suka sok perhatian pada V.

" V ahh~ Kita sudah saling kenal sejak dulu bahkan sebelum bergabung di grup ini dan sejak kejadian ciuman itu aku – aku aku jantungku berdegup sangat cepat. Aku selalu melawannya aku bahkan sudah berusaha menghapus perasaanku padamu V tapi aku gagal apalagi melihatmu sangat dekat dengan jungkook aku merasa semakin kehilangan harapanku. Aku menyukaimu V "

V semakin mem-blank dengan pernyataan tiba-tiba dari Jhope. ADA APA MALAM INI ? ADA APA DENGAN HYUNG LINE ? V belum lama menyaksikan bagaimana yoongi menyatakan perasaannya pada jimin yang yang hanya bisa membeku di dalam sana. Oh tuhan sekarang v yang berada di posisi jimin. Apa yang harus v lakukan ? hyung line ini agresif rupanya.

" hyung kau tahu kan sejak dulu aku sangat sulit menolak seseorang yang sudah menyatakan perasaannya padaku? " Seketika tatapan blank milik V itu berubah menjadi tatapan hangat penuh makna. Yang ditatap hanya bisa memasang senyum nervous-nya.

" hopie hyung.. Aku ju–

Jungkook menggigit bibir bawahnya, mata bulatnya semakin membulat kala mendengarkan percakapan kedua hyungnya itu. belum selesai dengan kecemburuannya pada Baekhyun yang sudah lancang merangkul V di depan kamera saat berselca di acara musik tadi kini jungkook harus menahan amarahnya lagi untuk Hyung bawel yang suka mengomelinya. Bukan karena Jhope suka mengomel tapi Jhope menyentuh V kesayangannya. Dia menyatakan perasaan pada V. "APA INI ? SUSAH MENOLAK SESEORANG? KIM MURAHAN! KIM TAEHYUNG BRENGSEK" . bibir jungkook tertarik membentuk sebuah senyum kecut meremehkan, telinganya panas bahkan panasnya menjalar sampai ke hati dan matanya kini berkaca-kaca. Jungkook mengepalkan tangannya dan dengan keras menendang tempat sampah yang hanya berjarak beberapa centi dari kakinya.

BRAAKKK

V dan jhope yang sedang berada dalam mode serius terkejut hebat kemudian buru-buru menghampiri sumber suara keras itu. terlihat beberapa bungkusan snack, minuman, beberapa plastik dan masih banyak sampah lain yang berserakan disekitar tempat yang tak jauh dari ruang tamu dorm mereka. " Mwoya ? " Jhope membelalakkan matanya rahangnya rasanya mau jatuh, member pembersih yang sangat menghindari kata KOTOR itu naik pitam. Sekedar informasi saja moodmaker grup BTS ini sangat bersih orangnya, setiap hari ia bahkan rela membersihkan dorm dan tak jarang juga member lain jadi sasaran kemarahannya saat mereka meletakkan sembarangan pakaian kotornya atau membuang sampah sembarangan terutama Jungkook dan Yoongi.

Ditempat lain jungkook, namja yang sedang dalam puncak masa pubernya duduk di balik pintu menangis sambil memeluk kedua lutut berusaha menenggelamkan wajahnya. Tangisannya pecah mengingat bagaimana V bersama Jhope duduk berpegangan tangan di luar sana. V memang sudah berkali-kali mengakui rasa sukanya kepada Jhope di beberapa acara TV. V juga sering memberi jungkook perhatian lebih yang menurut jungkook itu adalah sinyal bahwa V juga menyukainya. Tapi sekarang semuanya berbeda. Saat ini jungkook lebih senang menyebut V sebagai Pemberi Harapan Palsu

.

Jimin keluar dari kamar setelah beberapa saat yang lalu terjebak dalam situasi mendebarkannya bersama yoongi yang harus berakhir tragis dengan satu tancapan kalimat tajam tepat di jantung jimin. AKU MEMBENCIMU PARK JIMIN. Jimin bisa apa ? jimin mah apa atu-_- lebih baik membiarkan yoongi sendiri dulu karena di saat yang sama suara keras yang entah apa itu terdengar di telinga jimin. Jadi jimin melangkahkan kakinya menuju ruang tengah dan menemukan V Kim Absurd dan hopie hyung si ibu kost sedang menatap horor beberapa sampah dan tempat sampah pemberian fans untuk Jhope yang tergeletak tidak berdaya di lantai dorm pria-pria kesepian ini, tatapan mereka terhenti pada sosok pendek nan bantet tapi seksi-_-

" kau yang melakukannya JIMIN ? "

" jangan asal bicara yah hyung, aku baru saja dari kamar "

" HANTU hyung... ini pasti hantu yang melakukannya"

" YAKKKKK KIM TAEHYUNG ! " –JiminJhope

PLAKKKKK

Kedua namja penakut Jimin dan Jhope dengan kompaknya mendaratkan tangannya di tubuh V. Sebenarnya v sengaja mengerjai kedua hyungnya yang sangat terkenal dengan imej penakutnya apalagi Jhope, tapi malah V yang harus jadi korban pendaratan darurat kedua tangan sakti duo J itu. V sih ketawa-ketawa saja karena pukulan mereka memang tidak begitu sakit pasalnya V sudah kebal pukulan apalagi pukulannya jimin itu sudah biasa bagi V meskipun belum ada yang bisa memecahkan misteri penyebab jimin suka memukul-mukul member lain.

.

Jungkook masih kecewa namun selang beberapa lama pemuda labil ini sudah bisa tersenyum lagi. Perasaannya sudah lebih tenang dan sudah siap menemui hyungnya yang sangat ribut diluar sana. Jungkook juga penasaran. Sebelum melangkahkan kaki keluar dari tempat persembunyiannya jungkook membersihkan sisa-sia air mata di pipinya dengan air kran di depannya lalu mulai menarik nafas dan mengambil langkah.

" oh jimin.. kau mengagetkanku. "

" habis ngapain ? "

" tidak ada "

" klo tidak ada kok mata mu merah ? "

" Aniya "

" oh tidak, jangan bilang kau melihat V dan hopie hyung ? "

" Huuuuuweeeeeee :'( "

Tangisan jungkook kembali pecah dalam pelukan hangat hyung yang selalu jadi tempat sandarannya saat bersedih entah kenapa mendengar perkataan jimin membuatnya merasa kasihan dengan dirinya sendiri. Jimin itu pengertian. bukan Cuma pada jungkook tapi jimin akan bersedia memberikan pundaknya untuk member lain saat bersedih dan DOWN yang terpenting Jimin itu tipe pendengar yang baik.

" sudahlah kook, bajuku sudah basah nih. Salahmu juga sih menolak waktu aku tembak. Kalau jadiannya sama aku kan gk bakal begini."

" Huweeeee Jimin Pendek "

PLAKKKKKK

"diamlah atau tanganku mendarat lagi di kepala besarmu itu. "

" Huweee Hyung Jahat"

"tempat sampah itu, pasti kau yang melakukannya kan ? kau tahu, gara-gara ulahmu aku yang jadi sasarannya hopie hyung. Padahalkan aku di kamar sejak tadi "

Di hadiahi satu pukulan bahkan bukan masalah bagi jungkook asal itu jimin karena saking dekatnya dengan jimin ia bisa merasakan kalau saat itu jimin benar-benar ingin menghiburnya jimin menunjukkan cara lain untuk memberinya kekuatan. Jimin itu unik. Lagipula itu kan Jimin, jungkook tidak akan menyia-nyiakan sedikitpun waktu untuk tidak membully-nya bahkan di saat sedang menangis jungkook tidak pernah kehabisan bahan untuk mengatai jimin meskipun jimin akan menendang atau memukul badannya. Tak jarang juga Yang di bully hanya bisa pasrah menerima perlakuan jungkook. kalau sudah begitu jungkook akan tertawa menang.

FLASHBACK OFF

.

.

.

THE BEAUTIFUL MOMENT

.

.

.

" Yoongi hyung bangunlah kita harus ke panggung sekarang ! "

" Bukankah ini kemeja yang tadi dipakai jimin ke sini ? "

Jimin memang sengaja menggunakan kemeja yang ia kenakan ke acara musik untuk menutupi paha mulus yoongi. Setidaknya staf atau siapapun yang berlalu lalang di dalam waiting room BTS tidak menyaksikan pemandangan seksi yang ditampilkan yoongi saat tertidur karena yoongi kalau sudah tertidur tidak akan peduli dengan penampilannya dan kalau boleh jimin juga ingin menutupi wajah imut itu. bagaimana bisa ada manusia yang bahkan saat tidurnya tidak kalah imutnya dengan saat bangunnya. Benar-benar langka Yoongi ini.

.

.

.

SEOUL 01: 50 AM KST

Malam ini semua member tidur lebih awal

Mungkin mereka lelah-_-)

Tapi tidak bagi seseorang. ia masih setia duduk di sofa ruang tamu dorm BTS yang tidak begitu luas memutar-mutar smartphone yang sedari tadi sudah ditangannya.

Bahkan televisi LED berukuran besar di ruang tamu dorm sama sekali tidak mampu membuat jimin tertarik untuk menyalakannya asal tau saja saat ini Jimin putus asa, sepertinya rencananya malam ini menembak gebetan manisnya gagal total karena semuanya sudah tidur bahkan Yoongi sang target juga sudah tertidur . Jimin jadi tidak tega membangunkannya apalagi hanya untuk menyatakan perasaan.

Semuanya tahu bahkan boneka super mario milik Seokjin juga tahu kalau Jimin bukanlah orang yang egois. jimin terkenal sebagai member yang paling baik dan punya hati yang tulus. Ia tidak pernah memaksakan kehendak pada teman-teman satu grupnya termasuk dalam urusan cintapun jimin tidak pernah mau memaksakan perasaan orang yang disukainya untuk mengikuti semua kemauannya. Pikirnya, Yoongi butuh waktu karena bagaimanapun jimin sempat mengecewakannya jadi jimin harus lebih bersabar. Apa sih yang tidak untuk Yoongi.

Jimin merasa mengantuk setelah beberapa kali menengok ke arah pintu kamar berharap seseorang yang ditunggunya menampakkan dirinya tapi tidak ada seorangpun di sana. Suara dorm yang sunyi yang hanya berlatar suara dengkuran seseorang dari dalam kamar member BTS, siapa lagi kalau bukan Rapmon leader pertama yang menyetujui hubungan sesama jenis. Entah kenapa saat ini jimin merasa suara dengkuran itu terdengar horor di telinganya. Sebagai member yang mendapat peringkat kedua ter-penakut setelah Jhope, ia memutuskan untuk segera masuk ke kamar bergabung bersama yang lain berharap bertemu pujaan hatinya Min Yoongi dalam mimpi.

BRUKK

CHU~

CHU~

Berjalan menuju kamar sepertinya akan menjadi aktifitas yang paling di sukai jimin dari semua aktifitasnya hari ini. Saat ia berlari kecil menuju kamarnya dan semua member jimin tidak tahu kalau ada oranglain yang berjalan berlawanan arah dengannya. Keduanya bertabrakan dan jatuh dengan posisi orang yang lebih pendek darinya itu menindihnya.

bibir mereka saling menempel satu sama lain.

OH MY GOD ! saat ini Jimin merasakan sesuatu yang paling manis dari semua yang termanis, bibirnya MIN YOONGI sang pujaan hati.

Yoongi spontan membulatkan matanya saat tubuhnya menindih seseorang. Bibirnya menekan sesuatu yang kenyal. Bibir tebal , bibir pemilik senyum kesukaannya, bibirnya park jimin bodoh yang sudah membuatnya kecewa. Jimin juga sadar tubuh mungil yang seharian ini ia rindukan sekarang sedang menindihnya dan tidak butuh waktu lama jimin memutar posisi. Sekarang tubuhnya yang menindih yoongi. Menatap yoongi di bawah sana dengan tatapan tajam seksi dan OH sangat menggoda bagi yoongi. Yoongi merona dibuatnya.

" Mianhae Hyung "

Jimin bersuara sebelum mempertemukan kembali bibirnya dengan bibir tipis milik yoongi. Sangat lembut, perlahan..dan pesan yang jimin kirimkan lewat lumatan pelan di bibir yoongi itu tersampaikan, JIMIN MENGINGINKAN YOONGI. Finally Kini yoongi tahu jimin juga menyukainya, pria yang sudah merebut perhatiannya jauh sebelum debut itu juga merasakan hal yang sama seperti yang yoongi rasakan.

Keduanya meluapkan perasaan mereka melalui ciuman lembut yang perlahan menjadi panas. Jimin menatap yoongi dengan tatapan tajam nan seksinya seperti vampir yang haus akan darah. lengan yoongi refleks melingkari leher kesukaannya, membuat si pemilik leher-pun semakin bersemangat melumat bibir manis yang baru ia rasakan malam ini. ibu jari jimin mengelus pelan pipi mulus hingga dagu yoongi membawanya lebih dekat agar bisa melumat bibir tipis merah jambu itu lebih dalam. Kalau dibolehkan, jimin ingin membuat bibir yoongi bengkak malam ini. TIDAKK apa yang sedang kau pikirkan park jimin ?

Saat yoongi sudah kehabisan nafas ia menggigit bibir jimin sebagai tanda agar jimin menghentikan aktifitasnya membiarkan yoongi-nya mendapatkan udara kembali. Jimin mengerti dan kali ini ia beralih mengecupi kemudian mengisap leher putih milik yoongi dengan penuh gairah.

"Jiminhhh"

Suara horor dengkuran sang LEADER MONSTER tergantikan oleh suara deru nafas memburu dua insan yang tengah beradu cinta tak jauh dari pintu kamar dorm minimalis itu, detak jantung keduanya yang berdetak tidak karuan, belum lagi suara desahan yoongi yang lirih tapi yakikan bahwa semua member BTS bisa mendengarnya mengingat jarak mereka yang tidak begitu jauh dari ranjang dimana semua member tertidur. keduanya tanpa rasa takut sama sekali padahal seseorang bisa memergoki aktivitas mereka yang masih terbilang terlalu cepat dilakukan oleh dua orang yang sama sekali belum memulai hubungan.

Untuk beberapa saat jimin tersadar, perbuatannya barusan akan menjadi masalah buatnya dan yoongi beberapa hari kedepan jika semua member, coordi noona atau bahkan fans jika melihat tanda yang ia tinggalkan di leher putih yoongi.

Jimin menyapu sekilas bibir yoongi kemudian memisahkan tautan bibirnya perlahan dengan tidak rela masih dengan tatapan tajam juga seksinya. Yoongi memiliki daya gravitasi yang sangat kuat hingga membuat bibir jimin selalu ingin menempel pada bibir manisnya yoongi.

" SEKARANG KAU MILIKKU MIN YOONGI "

~~ BERSAMBUNG CIEE ~~

HAHAHAHA / ketawa dulu :D

Maafkan author yang tiba-tiba punya pemikiran seperti ini. sumpah ini bukan maunya author tapi maunya jimin. / Plaakkkkk* / santai dong Jim-_-"

Mian kalau kependekan, mian kalau gk jelas /*bungkuk

Makasih untuk semua yang sudah mengkuti cerita ini sampai di chap ini. yang sudah mereview, memfovorite-kan dan memfollow FF ini. maaf review nya belum bisa di balas satu-satu. Next time. Ok ?

Chu~